10 Cara Mengatasi Stress untuk Programmer, Dijamin Manjur

Bagikan ke :      
Diposting oleh | Januari 10, 2017
programmer-stress

SEVIMA.COM – Programmer, sebuah kata yang terdengar keren di abad ini bahkan telah memiliki slogan yang sering diucapkan “ I’m Programmer, I Have No Life”, memang menjadi seorang programmer atau developer itu pekerjaan yang keren bahkan mengelahakan Superman. Pekerjaan superman aslinya cuma wartawan, dan kemampuan supernya sudah ada secara default dari lahir, sedangkan jika anda jadi programmer, anda harus mendapatkan “kekuatan super” anda sedikit demi sedikit, dan jangan dikira anda hanya balajar bahasa pemrograman saja itu cukup, anda harus belajar apapun yang diminta client, misalnya anda membuat program untuk Universitas, anda harus belajar manajemen akademik, menjadi seorang operator kampus, anda juga harus beerfikir menjadi rektor, membuat program pembayaran, anda harus paham akutansi dll, apapun yang diminta oleh client atau bos anda, artinya anda siap  jadi apa saja. Supergrammer-man.

Memang ada banyak hal pemicu yang menjadikan seorang programmer stress, seperti terlalu lama didepan monitor layar komputer, banyaknya bug, deaddline, pc/laptope error, kadang juga permasalahan pribadi, seperti keluarga sampai percintaan dan lain-lain.

Yang dimaksud stress disini adalah bentuk ketegangan dari fisik, psikis, emosi maupun mental dan ketegangan ini dapat mempengaruhi kinerja keseharian seseorang programmer. Bukan stress yang tingkat akut atau gangguan mental.

Bagaimana, anda seorang programmer atau developer yang sering stress? Anda harus baca cara ini untuk mengurangi jika/ketika anda mengalami stress, siapa tahu bisa mengubah gaya hidup anda menjadi lebih baik, dan menjadi programmer yang produktif dan mempunyai hidup yang sehat.

Terus bagaimana supaya gak stress?

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan agar programmer tidak stress, setidaknya dapat mencegah. Hal-hal itu adalah :

Jangan di depan komputer melulu, berhenti sejenak dan hubungi orang tersayang

call-family

Kebiasaan yang sering dilakukan oleh para programmer adalah dia tidak bisa lepas dari komputer atau laptopnya. Ini merupakan kebiasaan buruk dimana programmer tidak tahu kapan dia harus rehat atau berhenti sejenak melihat pekerjaannya. Pergi dari komputer, hubungi orang tersayangmu, atau mungkin berbaring sejenak untuk menyegarkan pikiran bisa melepaskan diri dari stres. Siapa tahu dengan begitu solusi akan muncul.

Manfaatkanlah waktu istirahat, dan pergi keluar jangan di dalam kantor saja

makan-siang

Manfaatkanlah waktu istirahat makan siang, untuk membeli makanan diluar kantor, supaya kamu tidak bosan didalam kantor saja dan bisa menghirup udara luar. Makan siang adalah istirahat yang harus dinikmati, kalau bisa diskusi masalah hal selain pekerjaan, bercanda dan nonoton film ditempat makan misalnya, ingat waktu makan siang adalah istirahat, jadi istirahatkan pikiran Anda dari pekerjaan untuk sejenak. Jika Makan siangmu sudah dijatah oleh kantor, kamu bisa memanfaatkan waktu istirahat untuk sholat berjamah di masjid terdekat (bagi yang muslim). Dan tips ini ampuh, karena sudah dapat pahala, stress tentang kodingpun mereda.

Dengarkan Musik, jangan sampai ruang kerjamu seperti kuburan

listen-to-music

Cara ini juga telah terbukti melalui survei bahwa ampuh dalam mengatasi stres untuk programmer. Mendengarkan musik yang anda sukai selama 30 menit dapat menghilangkan rasa stres yang anda punya (Menurut Penelitian pada tahun 2008 yang dilakukan University of Maryland School of Medicine).

Buka situs Humor, bikin dirimu terhibur dan tertawalah lepas

smile

Bukalah situs yang menyediakan konten yang dapat membuatmu tertawa. Ya, tertawa juga terbukti dapat mengatasi stres secara signifikan atau malah menghilangkan rasa stress tersebut. Banyak situs yang menyediakan konten lucu seperti situs 9gag.com atau 1CAK.com dan masih banyak lagi, di youtube juga banyak video lucu, bisa anda jelajahi disitu, dan cari yang bisa membuat anda tertawa lepas. Intinya carilah sesuatu yang bisa membuat anda (programmer) tertawa. Karena menurut peneilitian, tertatawa dapat merangsang endorphine, serotonin dan metanonin untuk keluar. Dimana ketiga zat ini memberikan manfaat yang baik untuk otak sehingga tubuh menjadi lebih tenang. Cara ini juga terbukti ampuh untuk mengatasi stres pada programmer.

Bermain Game, asal jangan berlebihan

uno

Bermain game juga dapat mengatasi stres untuk programmer, asal jangan terlalu berlebihan, dan jangan bermain yang game strategi penuh dan menguras otak, seperti game DOTA 2. Jadi jika anda kalah bukannya mengatasi stres malah menambah stres. Jadi, saran saya, mainkan game yang mainnya tidak pakai mikir banget seperti GTA, main kartu Uno, Uno Stacko dan lain – lain.

Cari hobi yang tidak berhubungan dengan komputer, jangan bilang hobimu ngoding

bersepedah

Bekerja di bidang komputer tidak harus memiliki hobi yang ada hubungannya dengan komputer. Jangan bilang hobimu adalah ngoding, cari hal lain seperti olahraga, memasak, memancing, traveling, hiking, dan masih banyak hal lain yang bisa dilakukan untuk dijadikan hobi selain ngoding. Jangan sampai hidupmu benar-benar berada di dunia programming saja, sampai-sampai kamu menikahi kodingmu. Jangan, sekali lagi jangan.

Hangout bareng teman, atau orang terkasih

hangout

Hilangkan stress dengan menyempatkan waktu di akhir pekan bersama teman-teman atau orang terkasih. Apa yang bisa dilakukan? Banyak. Nonton film, main game, jalan-jalan, atau mungkin bakar-bakar jagung di belakang rumah juga seru. Dalam satu minggu kamu punya waktu dua hari untuk bersenang-senang dan beristirahat, gunakanlah sebaik mungkin dan jangan terlalu memikirkan pekerjaan, ada jatahnya sendiri.

Ambil Cuti, Istirahatkan dan manjakan Dirimu

Mature man with hat over his head sleeping on a sofa isolated on white background

Jangan takut mengambil libur atau cuti jika tingkat stress sedang tinggi. Ambil cuti sekitar 1 atau 2 hari untuk full istirahat di rumah dan tidak memikirkan pekerjaan. Tidak perlu pergi liburan ke tempat yang jauh seperti pantai atau gunung, yang kamu butuhkan adalah istirahat maka gunakanlah waktu cutimu untuk istirahat. Manjakan dirimu.

Rumah untuk istirahat, dan Quality time bersama keluarga

quality-time

Tinggalkan laptop di kantor, jangan buka komputer rumah untuk mengerjakan pekerjaan, jadikan rumah benar-benar untuk istirahat. Membaca buku, main game, makan malam bersama keluarga, quality time dengan istri/suami (kalau udah punya), gunakan waktu luar kantor itu untuk diri sendiri. Jika punya projek di luar kantor, itu bisa menunggu.

Managemen waktu

time-management

Semua cara yang telah disebutkan sebelumnya kadang sulit diterima bila stress diakibatkan karena manajemen waktu yang buruk. Pekerjaan masih menumpuk dengan deadline yang sudah dekat karena sejak awal tidak berusaha untuk mengerjakan dengan baik dan efektif. Mempelajari cara manajemen waktu yang baik adalah hal tepat untuk mencegah hal ini terjadi. Jangan menunda-nunda pekerjaan, tentukan target setiap awal hari dan evaluasi pekerjaan di akhir hari apakah sudah mencapai target atau belum, instropeksi diri tiap akhir hari bila tidak mencapai target dan merencanakan apa yang akan dilakukan esok hari. Bila waktu ter-manage dengan baik, tingkat stress tidak akan terlalu tinggi di saat-saat deadline kecuali bila ada hal eksternal lain yang mengganggu.

Atur juga pola makan anda dan makan yang sehat nan bergizi, serta jangan lupa untuk rutin berolahraga supaya hidupmu ter-manage dan sehat.

Kesimpulan

Sebenarnya semua pekerjaan itu berat, setiap pekerja pasti pernah mengalami stress dan merasa tidak kuat untuk melanjutkan pekerjaannya. Tapi bila saat bekerja kita bisa menggunakan waktu dengan baik, efisien, dan efektif, pekerjaan yang terasa berat dapat diselesaikan dan kemungkinan untuk mendapatkan stress akan kecil. Ingat tidak ada yang lebih penting dari kesehatanmu, maka nikmati dan berbahagialah.

Bagaimana rekan? Mungkin rekan-rekan programmer ada strategi sendiri untuk mengatasi stress, bisa share di kolom dikomentar..

SEVIMA : Take IT Easy

Baca juga:

Komentar