Berita Terbaru
Dunia Dosen | e-learning | Tips & Trik
4 Tips Kuliah Daring Agar tidak Garing, Dosen Wajib Tahu!

SEVIMA.COM – Sepakat gak, kalau kuliah daring ternyata membutuhkan lebih banyak energi dan kreativitas. Selama masa social distancing seperti ini, seluruh kegiatan perkuliahan akan dilakukan dari rumah. Namun, ternyata perkuliahan yang dilakukan secara online dirasa menjenuhkan. Nah untuk menghindari mahasiswa stres, dosen harus memberikan pembelajaran online yang sedikit berbeda agar perkuliahan menjadi lebih efektif dan menyenangkan. Langsung saja cus kita bahas tips kuliah daring agar gak garing. 4 Tips Kuliah Daring Agar tidak Garing 1. Pilih Desain Sederhana Guna Menghindari Stres Mahasiswa Gunakan desain penyampaian materi yang sederhana, kan prinsip pembelajaran daring harus mencapai tujuan pembelajaran. Anda bisa gunakan slide power point, video, podcast, maupun mencari referensi dan sumber belajar relevan di internet. Baca juga: 5 Tips Kuliah Online Agar Lebih Efektif 2. Pilih Mode Pembelajaran yang Sederhana Pilih mode pembelajaran yang sederhana dan sebisa mungkin variatif, bergantian atau gabungan mode belajar yang sifatnya synchronous atau satu waktu dan beda tempat serta asynchronous atau beda waktu dan beda tempat. 3. Padukan Tool Pembelajaran Online dengan Sosial Media Manfaatkan LMS seperti SEVIMA EdLink padukan dengan media sosial populer yang banyak digunakan mahasiswa seperti Youtube, Instagram, dan Spotify. 4. Berikan Tugas yang Sederhana tapi Berimpek Karena situasi seperti tugas kuliah bisa diubah dengan format yang lebih sederhana dan memiliki manfaat yang luas. Contoh mahasiswa diberikan tugas untuk merancang dan mengeksekusi social campaign melalui media sosial. Itulah 4 tips yang bisa Anda lakukan agar perkuliahan online menjadi lebih hidup. Bagi rekan-rekan dosen yang belum punya platform untuk kuliah online, coba deh aplikasi EdLink untuk memulai kuliah online di kampus Anda. Semangat berkuliah online ya!

Kisah Sukses
Dunia Kampus
...
Dunia Kampus | siAkad Cloud | Teknologi
siAkad Cloud Bantu Digitalisasi Pelayanan & Kegiatan Akademik Kampus Di tengah Pandemi

SEVIMA.COM – Sadar atau tidak, saat ini teknologi menjadi kunci bagi manusia untuk tetap mempertahankan aktivitas kehidupan maupun bisnis selama masa pandemi COVID-19. Kemudahan yang ditawarkan teknologi memang sangat membantu aktivitas masyarakat dalam kondisi physical distancing. Selain membantu dalam sektor bisnis, teknologi seperti telekonferensi pun dimanfaatkan di dunia akademis seperti perguruan tinggi. Platform e-learning seperti EdLink kebanjiran pengguna sejak kebijakan pembelajaran dari rumah di berlakukan. Lambat laun, perilaku ini akan menjadi hal yang biasa. Mereka yang sebelumnya tak mengenal platform e-learning EdLink, kini menjadi pengguna harian demi melangsungkan studi di tengah pandemi. Penggunaan Teknologi Edukasi selama Pandemi Penerapan teknologi dalam dunia edukasi akan semakin masif mengingat masyarakat yang sudah terbiasa dengan aktivitas selama masa pandemi. Hal ini senada dengan prediksi masa depan setelah pandemic berakhir menurut Forbes. Salah satu prediksi yang disebut Forbes adalah maraknya kegiatan yang dilakukan secara digital termasuk kegiatan akademis. Konsep pemanfaatan teknologi di tengah pandemi saat ini menjadi cerminan penerapan digitalisasi kampus atau sering disebut smart campus di perguruan tinggi. Smart campus adalah konsep kampus atau perguruan tinggi yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk mengintegrasikan berbagai aktivitas sivitas akademika. Manfaat smart campus adalah untuk mempermudah aktivitas hingga memangkas proses menjadi lebih praktis. Baca juga: Sudahkah Kampus Anda Menjadi Smart Campus? Siakad Cloud membantu 100 perguruan tinggi lebih dalam memberikan pelayanan prima untuk civitas kampus, bahkan di musim pandemi ini siAkad Cloud juga memudahkan kampus dalam melakukan pendaftaran mahasiswa baru secara online (siakadcloud.com/mitra-siakadcloud). Kami Berkomitmen untuk Membantu Perguruan Tinggi Di tengah pandemi, kami terus beradaptasi. Kami berinovasi untuk membantu perguruan tinggi dalam menjalankan kegiatan akademik yang sesuai dengan pedoman new normal, seperti; 1. PMB Online Memastikan perguruan tinggi Anda tetap bisa sukses penerimaan mahasiswa baru 2. CBT Online Memudahkan tes penerimaan mahasiswa baru yang lebih cepat dan akurat 3. Pembayaran Online Memastikan pembayaran yang lebih mudah agar calon mahasiswa terbantu 4. Kuliah Online Memastikan pembelajaran di kampus Anda tetap berjalan dengan baik 5. Bimbingan Online Memudahkan mahasiswa tetap bisa bimbingan online 6. Absensi Online Memastikan pegawai/dosen kampus tetap bisa bekerja dari rumah Kemudahan ini hanya beberapa contoh manfaat siAkad Cloud yang sudah dirasakan sivitas akademika di Indonesia. Secara lebih luas, siAkad Cloud dapat mengakomodir beragam aktivitas sivitas akademika melalui sistem yang terintegrasi. Baca juga: 10 Digitalisasi yang Harus Dilakukan Perguruan Tinggi di Era Disruptif Kami tahu meski tidak sepenuhnya terganti oleh kegiatan digital, diprediksi penyelenggara kegiatan akan mengombinasikan kegiatan online dan offline. Dengan demikian, penerapan konsep smart campus dengan siAkad Cloud di Indonesia dapat menjadi solusi tepat untuk menyambut masa depan perguruan tinggi pascapandemi. siAkad Cloud bisa digunakan mahasiswa dan dosen untuk mengetahui jadwal kuliah, absensi, pembayaran kuliah, nilai, Kartu Rencana Studi (KRS) hingga kalender akademik. Fitur dalam aplikasi ini dibedakan bagi mahasiswa dan dosen sehingga lebih relevan dalam menunjang aktivitas pendidikan. Dan masih banyak manfaat lainnya yang bisa di dapat perguruan tinggi, Anda bisa cek disini: siakadcloud.com

...
Dunia Kampus | e-learning | Featured
Mendikbud: Pembelajaran Jarak Jauh akan Permanen

SEVIMA.COM – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim mengatakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bisa diterapkan secara permanen usai pandemi virus korona (covid-19). Hal ini diungkapkan Nadiem dalam rapat kerja dengan Komisi X DPR. Menurut analisis Kemendikbud, pemanfaatan teknologi dalam kegiatan belajar-mengajar akan menjadi hal yang mendasar. “Pembelajaran jarak jauh, ini akan menjadi permanen. Bukan pembelajaran jarak jauh pure saja, tapi hybrid model. Adaptasi teknologi itu pasti tidak akan kembali lagi,” kata Nadiem. Baca juga: Penting! Ini 7 Tips Mengajar Dari Mendikbud Di Masa Pandemi Covid-19 Dia mengatakan, pemanfaatan teknologi ini akan memberikan kesempatan bagi sekolah melakukan berbagai macam modeling kegiatan belajar. “Kesempatan kita untuk melakukan berbagai macam efisiensi dan teknologi dengan software dengan aplikasi dan memberikan kesempatan bagi guru-guru dan kepala sekolah dan murid-murid untuk melakukan berbagai macam hybrid model atau school learning management system itu potensinya sangat besar,” tuturnya. Menurut Nadiem, hal ini terbukti dalam pelaksanaan pembelajaran jarak jauh selama pandemi Covid-19. Ia menilai, para guru dan orangtua akhirnya mencoba beradaptasi dan bereksperimen memanfaatkan teknologi untuk kegiatan belajar. “Walau sekarang kita semua kesulitan beradaptasi dalam PLJ, tapi belum pernah dalam sejarah Indonesia kita melihat jumlah guru dan kepala sekolah yang bereksperimen dan orangtua juga bereksperimen beradaptasi dengan teknologi,” ucapnya. “Jadi ini merupakan sebuah tantangan dan ke depan akan menjadi suatu kesempatan untuk kita,” kata Nadiem. Baca juga: 5 Pekerjaan Paling Banyak Dibutuhkan Menurut Mendikbud Nadiem Makarim Nadiem menambahkan, Kemendikbud melakukan perumusan kurikulum hingga asesmen PJJ. Kurikulum itu disusun dengan mempertimbangkan penyederhanaan belajar dan fokus kepada aspek literasi, numerasi, dan pendidikan berkarakter. Tim dari Kemendikbud, yakni Balitbang, sedang mempersiapkan kurikulum itu. Selain kurikulum PJJ, lanjut dia, Kemendikbud juga menyiapkan modul pembelajaran. Dengan modul tersebut, siswa dapat belajar di rumah secara mandiri. Modul itu juga membantu guru melakukan PJJ. Kemendikbud juga menyusun modul untuk para orang tua dalam mendampingi anaknya belajar. Sumber: https://nasional.kompas.com/read/2020/07/02/14445511/mendikbud-setelah-pandemi-covid-19-pembelajaran-jarak-jauh-akan-permanen

...
Akreditasi | Dunia Kampus
Jangan Salah! Status Akreditasi Kampus Tak Lagi Model A, B, dan C Tapi?

SEVIMA.COM – Benarkah status akreditasi kampus tak lagi model A, B, dan C? Badan Akreditasi Nasional-Perguruan Tinggi (BAN-PT) adalah lembaga resmi akreditasi yang memperoleh wewenang dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan tinggi. BAN PT telah mengeluarkan Regulasi IAPS 4.0 dan IAPT 3.0 yang merupakan instrumen terbaru untuk melihat kualifikasi perguruan tinggi dan kualitas program studi pada Perguruan Tinggi Negeri dan Perguruan Tinggi Swasta. IAPS 4.0 dan IAPT 3.0 ini lebih memudahkan perguruan tinggi dalam pelaporan status akreditasi perguruan tinggi maupun program studi. Instrumen ini telah didukung oleh teknologi monitoring yang menyeluruh dan pembinaan perguruan tinggi yang lebih baik. Perubahan ini didasari banyaknya perubahan pada tantangan masyarakat, kompetensi baru, dan dunia kerja yang sudah berubah. Baca juga: Mau Akreditasi, Ini Persiapan yang Harus Anda Lakukan Status Akreditasi Kampus Terbaru adalah Baik, Sangat Baik, Unggul Salah satu yang berubah pada Peraturan BAN-PT Nomor 1 Tahun 2020 adalah istilah peringkat akreditasi atau peringkat terkareditasi menjadi Unggul, Baik Sekali dan Baik atau Tidak Terkareditasi untuk Akreditasi yang dilakukan dengan IAPS 4.0 dan IAPT 3.0 . Mekanisme ini tertuang dalam Peraturan BAN-PT Nomor 1 Tahun 2020 Pasal 1 Nomor 8 yang berbunyi: Peringkat Akreditasi atau peringkat Terkakreditasi adalah hasil akreditasi yang dilakukan pleh BAN-PT yang terdiri atas: a. A,B dan C untuk akreditasi yang dilakukan dengan menggunakan Instrumen Akreditasi 7 Standart; dan b. Unggul, Baik Sekali dan Baik untuk Akreditasi yang dilakukan dengan IAPS 4.0 dan IAPT 3.0 Jadi perlu diingat kalau perguruan tinggi yang sudah melakukan akreditasi dengan IAPS 4.0 dan IAPT 3.0 status akreditasinya bukan lagi “A”, “B”, dan “C”, melainkan berubah menjadi Akreditasi Baik, Sangat Baik, Unggul, dan Tidak Terakreditasi. Oh iya, kalau bapak ibu bingung melakukan penyesuaian dengan mekanisme akreditasi terbaru dari BAN-PT tentang IAPS 4.0 dan IAPT 3.0 ini, ada kabar baik nih sistem Akreditasi Cloud sudah mengakomodir semuanya secara otomatis. Untuk lebih tahu lebih detail, bisa langsung cek disini: akreditasicloud.com

...
Dunia Dosen | Dunia Kampus | e-learning
Siap Menjadi Kampus Merdeka di Masa Depan hanya dalam 90 Hari

SEVIMA.COM – Selalu melakukan revolusi dan inovasi dalam suatu ilmu adalah hal yang paling dinanti. Untuk itu, webinar gratis diadakan untuk membantu anda siap menjadi kampus merdeka di masa depan dalam 90 hari. Dalam acara ini, anda akan ditemukan dengan para ahli yang akan mengajak anda membahas langsung mengenai pentingnya membangun talenta yang siap sebagai lulusan terbaik di masa depan. Selain itu, penerapan metode pedagogi blended learning juga akan diulas lebih detail di sektor pendidikan tinggi. Ditambah lagi dengan pemanfaatan pada kemajuan ekonomi digital sekarang juga akan diikut sertakan dalam penerapan metode yang satu ini. Kegiatan ini sangat cocok untuk anda jadikan referensi dalam menghadapi kendala selama covid 19 ini. Meskipun banyak kendala yang terjadi selama pandemic ini, bukan berarti anda mundur dalam berproses. Inilah saatnya anda melakukan perubahan. Pada kesempatan ini, SEVIMA bekerjasama dengan Lithan academy mengedakan webinar yanga akan mengundang narasumber langsung dari pakarnya, yang akan dilaksanakan pada: Hari: Rabu Tanggal: 1 Juli 2020 Jam: 15:00 – 17:30 (WIB) Tamu Kehormatan Wikan Sakarinto, S.T., M.Sc., Ph.D., (Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia) Pembicara utama Leslie Loh – CEO dan pendiri Lithan Alamat pembukaan Uman Suherman, AS, M.Pd  (Kepala LLDikti Wilayah Jawa Barat & Banten)  Beliau akan membagikan wawasan tentang bagaimana pendidikan tinggi dapat bermanfaat bagi siswa ketika mereka lulus. R. Ricky Agustiady, SE., MM., Ak., CFrA (Sekretaris Jenderal ABPPTSI wilayah Jawa Barat dan Ketua YPKP) Panel Pembicara Tn. Shoeb Kagda (Konsultan Media dan Pendiri Forum Pendidikan Indonesia, platform multi-pemangku kepentingan untuk semua pemain sektor pendidikan.) Dadan Rahadian (Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Telkom) Tn. Norman Sasono (CTO Platform Pembayaran dan e-Wallet DANA Indonesia) Jan Lambrechts  (CEO Epitome, sebuah perusahaan analitik tenaga kerja.) Bagaimana cara pendaftarannya? Untuk mengikuti kegiatan ini, anda bisa langsung mendaftarkan diri disini GRATIS: events.lithan.com/sevima Jadi tunggu apalagi? Semakin banyak referensi yang akan anda dapatkan, maka anda akan semakin siap dalam menghadapi kampus merdeka di masa depan. Kami tunggu kehadiran anda.

Event Terbaru
Semua Berita
...
Aplikasi Online | Dunia Kampus | Teknologi
Perbedaan Blended Learning dan E-Learning

SEVIMA.CO.ID – Perkembangan teknologi yang semakin pesat terus membuat sistem pendidikan di Indonesia lebih baik dan lebih maju mengikuti negara lain. Sistem pendidikan terus mengalami perkembangan dari yang hanya menggunakan sistem konvensional beralih ke sistem yang serba digital. Awalnya proses belajar mengajar hanya terjadi di ruang kelas, namun sekarang proses belajar mengajar tak terikat oleh ruang dan waktu. Sistem pendidikan sekarang yang serba digital menghasilkan suatu metode belajar yaitu Blended Learning dan E-Learning. Metode E-Learning dan Blended Learning telah populer di kalangan pelajar Indonesia. Metode E-Learning atau Elektronik Learning merupakan suatu cara dalam proses belajar mengajar yang menggunakan media elektronik dan menggunakan internet sebagai perantara dalam proses belajar mengajar tersebut. Sedangkan Blended Learning adalah suatu cara dalam proses belajar mengajar yang menggabungkan, mengkombinasikan dan memadukan sistem pendidikan konvensional dengan sistem yang serba digital. E-Learning dan Blended Learning memiliki kesamaan karena menggunakan komputer dan internet sebagai perantaranya. Namun E-Learning dan Blended Learning merupakan metode pembelajaran yang berbeda. Dimana dengan menggunakan metode E-Learning tidak adanya hubungan timbal balik dalam proses belajar mengajar. Sedangkan dengan menggunakan metode Blended Learning terdapat interaksi secara langsung berupa diskusi langsung dalam proses belajar mengajar. Baca Juga: Pengertian dan Manfaat Model Pembelajaran Blended Learning Sebelum metode Blended Learning sudah ada metode yang sangat familiar yaitu E-Learning. Namun dalam implementasinya ternyata E-Learning saja tidak cukup karena masih terdapat berbagai kendala. Dengan E-Learning tidak adanya interaksi dalam proses pembelajaran. Proses belajar mengajar tentu membutuhkan suatu sistem yang dapat melakukan proses secara dua arah. Feedback tentu diperlukan agar hasil belajar lebih baik dan sempurna. Walaupun banyak materi yang didapat dengan menggunakan E-Learning, proses belajar yang dapat dilakukkan dimana saja dan kapan saja namun tetap saja kurang efektif dan efisien. Blended Learning dikembangkan untuk menyempurnakan metode E-Learning. E-Learning dan Blended Learning dapat menjadi solusi mengatasi masalah pendidikan di Indonesia dalam hal perataan pendidikan di Indonesia. Metode E-Learning sedang dijalankan dalam sistem pendidikan di Indonesia dan akan melakukan transformasi ke Blended Learning. Baca Juga: SEVIMA & HarukaEdu Siap Bantu Perguruan Tinggi Buka Kelas “Online” Dengan adanya Blended Learning pembelajaran dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja menggunakan internet. Pelajar dapat mengakses materi secara leluasa dan dituntut dapat belajar secara mandiri karena bahan ajar tersimpan secara online. Antara pengajar dan yang diajar dapat memberikan feedback baik berupa pertanyaan dan saran secara realtime. Sehingga diskusi serta tanya jawab antara dosen dan mahasiswa tidak hanya berlangsung di jam pelajaran namun juga dapat berlangsung di luar jam pelajaran. Dosen juga dapat mengontrol pelajaran mahasiswa, mahasiswa juga dapat menggali materi yang akan disampaikan dan proses pemberiaan tugas pendukung dapat diinformasikan dengan lebih mudah. Tentunya proses belajar mengajar menjadi lebih efisien dan lebih efektif karena komunikasi dan interaksi antara dosen dan mahasiswa dapat terus terjadi bukan hanya saat jam pelajaran. Adanya program kuliah dengan Blended Learning maka jadwal kuliah akan fleksibel sehingga mahasiswa dapat menyeimbangkan kegiatan akademik dan non akademik. Blended Learning juga dapat mengurangi biaya pendidikan dan meningkatkan hasil pembelajaran. Sehingga proses pembelajaran tidak hanya berlangsung di kelas namun juga memanfaatkan dunia maya. Sehingga Blended Learning dapat diterapkan pada perguruan […]

...
Info Sentra Vidya Utama | SIM SEVIMA
SIM E- Office

SEVIMA.COM – Tinggalkan cara lama mengorganisir dokument surat Menyurat anda, Sistem Informasi E-Office menjadi solusi tepat untuk mempermudah dalam mengelola dokument sebuah instansi, perguruan tinggi ataupun perusahaaan anda. Sistem Informasi E-Office adalah suatu Sistem Informasi yang dibangun untuk memberikan kemudahan kepada pengguna dalam menyajikan berbagai informasi terkait surat, berkas dokumen, dan disposisi yang valid, akurat dan aktual secara tepat dan cepat secara online. Berikut Fitur – Fitur yang SEVIMA kembangkan antara lain: Fitur Baca Surat Masuk Fitur Baca Surat Masuk berfungsi untuk mempermudah peengguna dalam melihat tampilan hasil scan dokumen fisik yang di lampirkan ke dalam surat. Fitur Daftar Surat keluar Fitur Daftar Surat Keluar berfungsi untuk mempermudah pengguna dalam melakukan pencarian berdasar filter maupun kata kunci. Dilengkapi dengan fasilitas memonitor status Surat tersebut pada masing – masing penerima Surat (khusus surat keluar dengan tujuan dalam instansi). Fitur Melihat Disposisi Fitur Melihat Disposisi berfungsi untuk mempermudah pengguna dalam memberikan laporan pelaksanaan disposisi. Dilengkapi juga dengan fitur melihat Surat yang menjadi dasar disposisi. Fitur Tampilan Mobile Tampilan disesuaikan dengan kebutuhan mobile yang bersifat ringkas. Fitur Tampilan Mobile Lihat Surat Fitur Tampilan Mobile Lihat Surat ialah versi lebih ringkas untuk melihat isi Surat Masuk. Fitur Laporan Fitur Laporan berfungsi untuk mempermudah pengguna dalam menentukan kriteria apa saja untuk data dari laporan yang akan ditampilkan. Fitur Input Surat Masuk Fitur ini dilengkapi dengan fasilitas scan langsung dari mesin scanner. Fitur Melihat Disposisi Fitur Melihat Disposisi berfungsi untuk mempermudah pengguna dalam memberikan laporan pelaksanaan disposisi. Dilengkapi juga dengan fitur melihat Surat yang menjadi dasar disposisi. Jangan ragu lagi untuk bekerjasama dengan kami. PT Sentra Vidya Utama (SEVIMA) sebagai partner Perguruan Tinggi di Indonesia telah berpengalaman dalam mengembangkan Aplikasi Sistem Informasi Management yang terintegrasi dengan pembayaran Host to Host maupun Aplikasi Sistem Informasi berbasis Mobile. Anda tidak perlu ragu untuk mempercayakan pembuatan Sistem Informasi Management anda kepada kami. Hubungi kami di : (031) 8722719 atau bisa lewat email: support@sevima.com SEVIMA : Take IT Easy Baca juga: [Academic Cloud] Sistem Informasi Akademik Berbasis Cloud Dapatkan Aplikasi Handal SEVIMA Gofeeder Versi 2.0 100% Gratis (Success Story) Kemdikbud RI dan SEVIMA Bekerjasama dalam Mengembangan e-Office (Success Story) Departemen Perhubungan Bekerjasama dengan SEVIMA dalam Pengembangan Aplikasi SIAKAD STTD Bekasi

...
siAkad Cloud
Revolusi Industri 4.0, Kampus Harus Siapkan SDM & Fasilitas yang Mumpuni

SEVIMA.CO.ID – Teknologi setiap saat terus berkembang dan tidak dapat dibendung oleh siapapun. Pada era disrupsi seperti saat ini akan merubah berbagai aktivitas manusia, termasuk di dalamnya bidang ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) serta pendidikan tinggi. Saat ini perguruan tinggi di Indonesia harus mengantisipasi semakin pesatnya perkembangan teknologi yang terjadi dalam era revolusi industri 4.0. Kurikulum dan metode pendidikan pun harus menyesuaikan dengan iklim bisnis dan industri yang semakin kompetitif dan mengikuti perkembangan teknologi dan informasi. Sebelumnya tentu perguruan tinggi harus mempersiapkan SDM yang berkompeten dan juga fasilitas yang mendukung. Salah satu aspek fasilitas terpenting yaitu data kampus dan Informasi yang harus tersampaikan dengan baik untuk kalangan pendidik maupun yang dididik. Bila di era yang tengah memasuki revolusi industri 4.0 ini masih terdapat permasalahan dalam penyaluran informasi yang terhalangi dikarenakan permasalahan pada Sistem yang belum mampu dimiliki bagi sebuah instansi pendidikan sangatlah tidak elok, langkah yang dapat dipilih yaitu dengan memanfaatkan teknologi cloud dalam penerapan sistem informasi di lingkungan instansi pendidikan Anda. Kenapa cloud? kerena cloud dapat menjadi solusi dari permasalahan yang sering dikeluhkan para praktisi Perguruan Tinggi ketika ingin menggunakan Sistem Informasi bagi kampus mereka yaitu; biaya pengadaan infrastruktur yang mahal, sulit diimplemnetasiskan  dan memerlukan banyak waktu dan membutuhkankan tambahan tenaga IT dalam pemeliharaanya dll. Yuk dapatkan demo gratis siakad berbasis cloud disini: siAkadcloud.com SEVIMA : Take IT Easy

...
Dunia Kampus | siAkad Cloud
Tantangan Perguruan Tinggi di Era Revolusi Industri 4.0

SEVIMA.COM – Pesatnya perkembangan teknologi di era revolusi industri 4.0 sangat berpengaruh terhadap karakteristik pekerjaan yang ada saat ini, di mana ketrampilan dan kompetensi menjadi hal pokok yang perlu diperhatikan. Karena di era revolusi industri 4.0 integrasi pemanfaatan teknologi serta internet yang begitu canggih dan masif juga sangat mempengaruhi adanya perubahan perilaku dunia usaha dan dunia industri, perilaku masyarakat dan konsumen pada umumnya. Karakteristik di era revolusi industri tersebut meliputi digitalisasi, optimation dan cutomization produksi, otomasi dan adaptasi, interaksi antara manusia dengan mesin, value added services and business, automatic data exchange and communication, serta penggunaan teknologi informasi. Oleh karena itu, dunia pendidikan dan industri harus mampu mengembangkan strategi transformasi industri dengan mempertimbangkan sektor sumber daya manusia yang memiliki kompetensi di bidangnya. Menurut Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohammad Nasir menyampaikan bahwa tantangan revolusi industri 4.0 harus direspon secara cepat dan tepat oleh seluruh pemangku kepentingan di lingkungan Kemenristekdikti agar mampu meningkatkan daya saing bangsa Indonesia di tengah persaingan. Untuk itu Pendidikan Tinggi wajib merumuskan kebijakan strategis dalam berbagai aspek mulai dari kelembagaan, bidang studi, kurikulum, sumber daya, serta pengembangan cyber university, dan risbang hingga inovasi. Salah satu langkah utama yang harus dilakukan oleh perguruan tinggi adalah memperbaiki pengelolaan data kampus dan Informasi yang harus tersampaikan dengan baik untuk kalangan pendidik maupun yang dididik. Dengan adanya Sistem Informasi yang handal akan meningkatkan daya saing terhadap kompetitor dan daya tarik bagi calon mahasiswa. Berbagai tantangan sudah hadir di depan mata, sudah siap kah Perguruan Tinggi menyiapkan generasi penerus bangsa di era Revolusi Industri 4.0 dan persaingan global? Yuk dapatkan demo GRATIS Siakad berbasis cloud disini: siAkadcloud.com

...
Info Sentra Vidya Utama | Job Vacancy
Lowongan Kerja SEVIMA Oktober 2016

SEVIMA.COM – Hallo rekan-rekan Sevima, bagi Anda, para lulusan terbaik dan bertalenta di bidang Teknologi Informasi atupun yang mempunyai skill desain dan komunikasi yang baik, khususnya yang ingin menjadi profesional dalam bidang pengembangan perangkat lunak. PT Sentra Vidya Utama (SEVIMA) memiliki rekam jejak lebih dari 12 tahun sebagai perusahaan Indonesia yang mengabdikan diri membangun produk sistem informasi untuk Institusi, Perguruan Tinggi maupun Perusahaan di seluruh Indonesia. Bergabunglah bersama kami sebagai team kerja, kami berkolaborasi selama office hour (5 days work), melakukan perjalanan dinas bertemu dengan klien-klien di seluruh Indonesia, bekerja dengan sistem operasional standar, melalui jenjang karir yang menantang dan melakukan hal-hal menyenangkan khas perusahaan IT seperti; futsal club, badminton, gowes bareng, employee gathering, dan masih banyak lagi kejutan menyenangkan. Dan pada saat ini Sevima lagi membuka untuk tiga lowongan, yaitu sebagai: Programmer, Marketing dan UI Designer. Segera kirim CV dan Lamaran Anda untuk dapat mengikuti seleksi di: careers@sevima.co.id Dengan Ketentuan, – Programmer + Usia < 35 thn + Bisa bekerja dalam tim + Fast learner, fleksibel, dan mudah mempelajari hal baru + Memahami PHP, Jquery, Code Igniter (CI) + Menguasai SQL dan CSS + Menguasai Pemrograman android/mobile (nilai tambah) – Marketing + Pria atau wanita min 20 th + Pendidikan diploma semua jurusan + Mempunyai pengalaman 1 tahun dalam marketing + Mahir berkomunikasi dan mudah bergaul + Berpenampilan menarik + Mandiri dan hobi Travelling + Pengalaman organisasi menjadi nilai plus + Bersedia ditempatkan di Jakarta -UI Designer + Kreatif, inovatif, dan memiliki selera desain baik + Pendidikan minimal SMK + Menguasai software design + Menguasai front-end web (HTML, CSS, JQuery) + Familiar dengan wordpress & bootstrap + Menyertakan portofolio hasil desain SEVIMA: Take IT Easy Baca juga: Lowongan Kerja Marketing PT Sentra Vidya Utama (SEVIMA) Terbaru 2016 Lowongan Kerja Programmer Sevima Lowongan Kerja Programmer Mobile/Android Sevima Inilah 6 Bahasa Pemrograman Baru dan Menarik Untuk Kamu Pelajari 2016

...
Dunia Kampus
Strategi Branding Perguruan Tinggi Untuk Menarik Minat Mahasiswa Baru

SEVIMA.COM – Pendidikan merupakan suatu hal yang mempunyai prioritas penting saat ini, pendidikan yang baik bisa dijadikan modal investasi masa depan. Pendidikan yang baik dan berkualitas dapat menentukan karir seseorang dalam dunia kerja sehingga menjadi lebih profesional, oleh karena itu pendidikan pada tingkat perguruan tinggi saat ini dipandang penting oleh masyarakat. Jumlah perguruan tinggi yang banyak, menyebabkan terjadinya persaingan yang ketat dalam mendapatkan calon mahasiswa, berbagai potensi dan keunggulan yang dimiliki perguruan tinggi akan dikerahkan semaksimal mungkin, untuk menghadapi persaingan tersebut, jadi sangat penting bagi perguruan tinggi melakukan branding untuk mengenalkan kampus mereka. Oleh karena itu perguruan tinggi harus memiliki “branding” yang baik untuk tetap eksis menghadapi persaingan antar perguruan tinggi, apalagi perguruan tinggi asing juga makin gencar melakukan promosi untuk menarik minat calon mahasiswa baru di Indonesia. SEVIMA akan berbagi strategi branding yang cocok untuk meningkatkan minat mahasiswa baru pada universitas tinggi yang anda kelola: 1. Akreditasi Pertama kali yang akan di lihat oleh para calon mahasiswa atau stakeholder tentunya akreditasi, oleh karena itu sangat penting bagi perguruan tinggi negeri maupun swasta melakukan akreditasi yang dilakukan oleh BAN-PT. Dan ini strategi branding yang sangat bagus untuk diterapkan, akreditasi bukan hanya menarik minat calon mahasiswa akan tetapi juga menarik beberapa instansi untuk bekerjasama. Kenapa kampus yang terakreditasi baik banyak peminatnya, alasanya jelas, bagi calon mahasiswa kampus yang terakreditasi lebih terlihat berkualitas dan tentunya akan mempengaruhi untuk digunakan dalam dunia kerja. 2. Peningkatan Kualitas Jasa Melalui Sistem Informasi Ya, pada saat ini teknologi sudah sangat membantu instansi pendidikan, dan ini sangat bermanfaat untuk digunakan alat branding kampus untuk menarik mahasiswa baru dengan pelayanan yang serba canggih. Memang sistem informasi dapat meningkatkan kualitas pelayanan seperti, pelayanan dalam hal PMB, keakademikan, SDM serta seleksi pegawai, training dan pelatihan, serta sistem penggajian menjadi lebih cangging. Dan tentu kampus yang menggunkan sistem informasi lebih terlihat profesional, dan pastinya menarik minat para calon mahasiswa. Dengan mengembangkan sistem informasi, kampus juga dapat banyak sekali manfaat, seperti: laporan-laporan yang tertata rapi sehingga memudahkan para pegawai, dan memperoleh data yang detail dan valid untuk data evaluasi, serta dapat dibuat data pegambilan keputusan oleh pimpinan untuk kemajuan kampus tentunya. Jika anda menggunakan Sitem Informasi yang dikembangkan Sevima, akan mendapat bayak kelebihan salah satunya terintegrasi dengan PDDikti Feeder, dan jelas pelaporan akan semakin mudah. 3. Chief Marketing Officer Kampus juga perlu memiliki chief marketing officer (CMO), tentu dengan tugas  pokok untuk memasarkan atau branding kampus. Memang pada saat ini dirasa sangat penting untuk sebuah kampus untuk memiliki chief marketing officer (CMO), karena dengan adanya pusat marketing kampus, pemasaran dan promosi jadi lebih teroganisir dan tertuju pada sasaran yang tepat. Akan tetapi biasanya di sebuah instansi pendidikan bagian ini di handel oleh bagian humas kampus. 4. Promosi Kegiatan promosi merupakan komponen prioritas dari kegiatan branding dan pemasaran. Dengan adanya promosi maka konsumen (calon mahasiswa) akan mengetahui bahwa kampus mempunyai banyak program yang bagus untuk para calon mahasiswa baru. Kegiatan promosi banyak yang mengatakan identik dengan dana yang dimiliki oleh instansi. Semakin besar dana yang dimiliki oleh suatu instansi pendidikan maka umumnya akan […]