Berita & Artikel

Sep

09

2020

...
Dunia Kampus | Event SEVIMA
FREE Webinar: Perencanaan Survey Kualitas pada Konsumen

Badan Kejuruan Teknik Industri Persatuan Insinyur Indonesia (BKTI-PII) kembali menyelenggarakan FREE WEBINAR dalam rangka Program E-learning Teknik dan Manajemen Industri: Manajemen Mutu Seri-2 Materi: Perencanaan Survey Kualitas pada Konsumen Instruktur: Andri Hermawan, MT, (Cand. Ph.D.) Hari/tanggal: Selasa, 15 September 2020 Waktu: 09.30 – 12.00 WIB Pendaftaran Free Webinar (Gratis) : http://bit.ly/FreeWebinarDiklat Pendaftaran Kursus Bersertifikat: http://bit.ly/Kursus_Bersertifikat_15Sept Fasilitas: Modul, Grup Discussion, Ujian Online, Sertifikat Kursus dari BKTI-PII Umum: 150.000,- Khusus: 75.000,- (Mahasiswa dan Fresh Graduate) Kelompok Mahasiwa/Fresh Graduate minimal 10 orang: 50.000,- per orang (harus dari kampus yang sama)

Sep

09

2020

...
Featured | Kampus Merdeka
Apa Itu Merdeka Belajar Kampus Merdeka?

SEVIMA.COM – Apa yang dimaksud merdeka belajar Kampus merdeka? Dulunya kampus menjadi tempat untuk belajar bagi mahasiswa dan juga dosen secara tatap muka langsung. Pada program pembelajaranya sebuah kampus seringkali menerapkan konsep pembelajaran dimana dosen menjadi seorang sumber utama. Ini tentunya akan menjadikan mahasiswa kurang mandiri dalam menyelesaikan berbagai upaya pemecahan masalah yang harus di selesaikan. Selama ini pada dasarnya sebuah kampus sendiri menerapkan sistem pembelajaran dengan SKS yang hampir keseluruhan mengharuskan adanya kegiatan belajar didalam kelas. Ini menunjukkan kurangnya kemerdekaan belajar yang harus dijalankan oleh setiap mahasiswa dalam melakukan pembelajarannya. Apa itu Merdeka belajar? Merdeka belajar adalah memberi kebebasan dan otonomi kepada  lembaga pendiikan, dan merdeka  dari birokratisasi, dosen dibebaskan dari birokrasi vang berbelit serta mahasiswa diberikan  kebebasan  untuk memilih  bidang yang mereka sukai. Menurut Nadiem Makarim Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Merdeka Belajar – Kampus Merdeka merupakan kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, yang bertujuan mendorong mahasiswa untuk menguasai berbagai keilmuan yang berguna untuk memasuki dunia kerja. Kampus Merdeka memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memilih mata kuliah yang akan mereka ambil. Adanya konsep belajar merdeka tentunya bertujuan untuk memberikan keleluasaan kepada mahasiswa untuk belajar diluar kampus. Konsep tersebut terus dikembangkangkan oleh kemendikbud sebagai upaya untuk mendapatkan calon pemimpin masa depan yang berkualitas. Baca juga: Panduan Kemedikbud Ospek Kampus Dilakukan secara Online Apa Itu Kampus Merdeka? Kampus merdeka pada dasarnya menjadi sebuah konsep baru yang membiarkan mahasiswa mendapatkan kemerdekaan belajar di perguruan tinggi. Konsep ini pada dasarnya menjadi sebuah lanjutan dari sebuah konsep yang sebelumnya yaitu merdeka belajar. Ini merupakan sebuah implementasi dari visi misi yang dimiliki oleh Presiden Joko Widodo guna menciptakan adanya SDM yang lebih unggul. Perencanaan pada konsep kampus merdeka ini pada dasarnya hanya perlu untuk mengubah peraturan menteri saja. Konsep kampus yang merdeka rencananya akan segera dilangsungkan untuk mendapatkan kualitas pembelajaran yang lebih berkualitas. Dalam penerapannya, konsep ini nantinya mahasiswa akan diberikan keleluasaan selama dua semester pada program belajarnya untuk melakukan kegiatan diluar kelas. Konsep ini pada dasarnya menjadikan mahasiswa untuk lebih bersosialisasi dengan lingkungan diluar kelas. Jadi, mahasiswa nantinya secara tidak langsung akan diajak untuk belajar caranya hidup di lingkungan masyarakat. Pada dasarnya kebijakan tersebut bertujuan untuk dapat mengenalkan adanya dunia kerja pada mahasiswa sejak dini. Sehingga kemudian mahasiswa akan jauh lebih siap kerja setelah nantinya lulus dari sebuah perguruan tinggi yang tersedia. Menteri Nadiem pada dasarnya telah menciptakan sebuah terobosan yang akan mendorong mahasiswa untuk bisa belajar selama dua semester diluar kampus. Perencanaan kampus merdeka menjadi sebuah upaya untuk memberikan kesempatan bagi mahasiswa dalam menentukan mata kuliah yang nantinya akan diambil. Tujuan dari penerapan kampus yang merdeka adalah agar mahasiwa nantinya memiliki kemampuan untuk menguasai beragam keilmuan yang berguna didunia kerja nantinya. Dalam kampus yang merdeka sendiri ada empat hal yang disampaikan oleh menteri nadiem makarim. Empat hal tersebut akan dibahas secara lengkap didalam pembahasan dibawah ini agar Anda bisa lebih paham akan hal tersebut. Baca juga: 4 Poin Kebijakan ‘Kampus Merdeka’ Menteri Nadiem Makarim 4 Kebijakan Kampus Merdeka Ala Nadiem Makarim 1. Mengubah PTN satker menjadi sebuah PTN BH Dalam kebijakan kemendikbud dalam kaitannya dengan penerapan kampus […]

Sep

08

2020

...
Dunia Kampus | Featured
Download Buku Panduan Merdeka Belajar Kampus Merdeka

SEVIMA.COM – Panduan Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Tahun ini 2020 Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan mengeluarkan sebuah buku saku tentang Panduan Merdeka Belajar – Kampus Merdeka. Buku saku tentang Panduan Merdeka Belajar – Kampus Merdeka ini sebagai pengejawantahan Permendikbud Nomor 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi yang menjelaskan bahwa terdapat empat amanah kebijakan terkait Merdeka Belajar – Kampus Merdeka. 4 Amanah kebijakan Merdeka Belajar – Kampus Merdeka 1. Kemudahan pembukaan program studi baru 2. Perubahan sistem akreditasi perguruan tinggi 3. Perubahan perguruan tinggi menjadi badan hukum 4. Dan hak belajar tiga semester di luar program studi Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi pada alinea kedua mengatakan bahwa Kebijakan Merdeka Belajar – Kampus Merdeka dilaksanakan dalam rangka mewujudkan proses pembelajaran di perguruan tinggi yang otonom dan fleksibel sehingga tercipta kultur belajar yang inovatif, tidak mengekang, dan sesuai dengan kebutuhan mahasiswa. Kebijakan ini juga bertujuan untuk meningkatkan link and match dengan dunia usaha dan dunia industri, serta untuk mempersiapkan mahasiswa dalam dunia kerja sejak awal. Untuk mendapatkan buku saku tersebut silakan download dengan mengelik LINK di bawah ini: Buku Panduan Merdeka Belajar Kampus Merdeka

Agu

31

2020

...
Dunia Kampus | Info Kuliah | Tips & Trik
Mudah! Ini Cara Mendapatkan Kuota Internet Gratis dari Kemendikbud

SEVIMA.COM – Kegiatan sekolah dan kuliah daring akan mendapat dukungan kuota/pulsa gratis dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Nah, bagaimana cara mendapatkannya? Menteri Kemdikbud, Nadiem Makarim akan mencairkan subsidi kuota untuk mendukung Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi setiap siswa. Penyaluran bantuan akan berlangsung selama 3-4 bulan ke depan, mulai dari September 2020. Bantuan untuk siswa, guru, mahasiswa, dan dosen besarannya berbeda. Untuk siswa, subsidi kuota mencapai 35GB, sedangkan guru mendapat 42GB. Sementara, mahasiswa dan dosen masing-masing mendapat 50GB secara gratis. Kabar tersebut disampaikan langsung oleh Mendikbud, Nadiem ketika mengadakan Raker bersama komisi X DPR RI di gedung MPR/DPR RI, Senayan. “Kami sudah mendapat persetujuan untuk anggaran sebesar 9 triliun untuk tahun ini yang akan kami kerahkan untuk pulsa atau kuota data bagi siswa, guru, mahasiswa, dan dosen, selama 3 hingga 4 bulan kedepan,” ujarnya pada Kamis (27/8/2020). Cara Dapatkan Kuota Gratis Kemendikbud – Perguruan Tinggi: 1. Mahasiswa terdaftar aktif di masing-masing kampus 2. Mendaftarkan nomor telepon ke pihak kampus Catatan: pengumpulan nomor telepon biasanya bersifat daring, melalui situs resmi kampus Baca juga: Kemdikbud Bagi-bagi Pulsa, Yuk Update Data Mahasiswa dan Dosen 3. Operator seluler akan menyalurkan bantuan berbentuk pulsa – Sekolah: 1. Sekolah mendata nomor tiap siswa dan guru 2. Sekolah mendaftarkan nomor itu ke Data Pokok Pendidikan (Dapodik) 3. Pemilahan operator tiap nomor 4. Penyaluran data ke nomor masing-masing siswa/guru Tak hanya itu saja, jika nantinya masih ada siswa yang belum mendapatan subsidi kuota internet ini, maka masih ada tahapan berikutnya. Artikel disadur dari berbagai sumber media online.

Agu

31

2020

...
Info Sentra Vidya Utama
Kemdikbud Bagi-bagi Pulsa, Yuk Update Data Mahasiswa dan Dosen

SEVIMA.COM – Dalam rangka pemutakhiran data kontak mahasiswa dan dosen pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti), Dirjen Dikti menghimbau kepada seluruh Pemimpin Perguruan Tinggi untuk melakukan Pemutakhiran Data Dosen dan Mahasiswa di perguruan tinggi masing-masing. Perlu disampaikan bahwa data kontak tersebut akan dimanfaatkan untuk beberapa keperluan antara lain pemberian bantuan kuota internet untuk mahasiswa dan dosen, aplikasi portofolio mahasiswa serta aplikasi kampus merdeka. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah Surat dari Dirjen Dikti Nomor 813/E.E17TI/2020 tanggal 21 Agustus 2020 tentang Pemutakhiran data pada Pangkalan DataPendidikan Tinggi. Yth. 1.Pemimpin Perguruan Tinggi Negeri; dan 2.Kepala LembagaLayanan PendidikanTinggiWilayah I-XFV; Dalam rangka pemutakhiran data kontak mahasiswa dan dosen pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti), bersama surat ini kami sampaikan hal-hal sebagai berikut: Kami menghimbau kepada Pengelola PDDikti disetiap perguruan tinggi agar melakukan: Pemutakhiran data kontak mahasiswa terdaftar yaitu data Nomor Induk Kependudukan (NIK), alamat domisili, nomor telepon, nomor HP, dan email. Pemutakhiran data kontak dosen yaitu data Nomor Induk Kependudukan (NIK), alamat domisili, nomor HP, dan email. Pemutakhiran data mahasiswa dapat dilakukan pada aplikasi PDDikti Feeder melalui menu detail mahasiswa, tanpa pembukaan periode pelaporan. Pemutakhiran data dosen dapat dilakukan pada Laman PDDikti melalui menu dosen atau melalui aplikasi SISTER PDDikti. Mohon pemutakhiran data dilakukan selambat-lambatnya hingga 11 September 2020. Perlu kamisampaikan bahwa data kontak tersebut akan dimanfaatkan untuk beberapa keperluan antara lain pemberian bantuan kuota internet untuk mahasiswa dan dosen, aplikasi portofolio mahasiswa serta aplikasi kampus merdeka. Sekiranya diperlukan informasi lebih lanjut terkait pemutakhiran data kontak mahasiswa dan dosen, dapat menghubungi pengelola PDDikti di Sekretariat Ditjen Pendidikan Tinggi melalui aplikasisigap.kemdikbud.go.id. Demikian informasi ini disampaikan. Atas kerjasamanya diucapkan terimakasih. a.n. Direktur Jenderal Sekretaris Direktur Jenderal ttd Paristiyani Nurwardani NIP 196305071990012001 Tembusan: 1. SekretarisJenderal; 2. DirekturJenderal Pendidikan Ti 3. DirekturJenderal Pendidikan Vokasi; 4. Pit. KepalaPusdatin Cara update data mahasiswa dan dosen melalui siAkad Cloud:  Cara update data mahasiswa dan dosen melalui GoFeeder Cloud:

Agu

28

2020

...
Event SEVIMA | Mau Kuliah
Promosi Efektif Perguruan Tinggi Melalui Media Digital

SEVIMA.COM – Beberapa waktu lalu, SEVIMA x maukuliah.id sempat mengadakan webinar dengan tema “Branding Kampus” dan ternyata mendapatkan antusiasme yang cukup tinggi serta feedback positif dari para peserta. Banyak dari bagian humas kampus yang mendapatkan insight bagaimana menerapkan habit baru dalam promosi kampus mereka. Nah, pada webinar seri lanjutan kali ini, kita akan membahas lebih dalam lagi mengenai cara promosi yang efektif melalui media digital. Hal ini sangat diperlukan untuk mendukung perguruan tinggi agar dapat melakukan promosi yang baik dan tepat sasaran kepada target audience kampus. Yaitu calon mahasiswa atau orang tua mahasiswa di masa pendaftaran mahasiswa baru saat ini. Webinar kali ini dengan narasumber : – Fajar Gilang R. (CEO Republika Mahasiswa) – Fadli Okiama (Marketing communications of TMM, Berpengalaman sebagai marketing Universitas Bunda Mulia & Wiyatamandala School of Business) Hari, Tanggal : Selasa, 1 September 2020 Jam : 13.30 – selesai Tempat : ZOOM Link Daftar: http://bit.ly/webinar-konten2 Mari menilik serta berdiskusi apakah strategi promosi yang Anda lakukan selama ini sudah tepat? Seperti apa sih yang menarik bagi calon mahasiswa? Bersama praktisi yang telah berpengalaman dalam dunia digital marketing kampus dan juga content creator muda di bidang pendidikan.

Agu

28

2020

...
Akreditasi | Event SEVIMA
Pentingnya Manajemen Keuangan Perguruan Tinggi untuk Akreditasi

SEVIMA.COM – Perguruan tinggi memiliki tugas untuk mengelola keuangan berdasarkan prinsip-prinsip pengelolaan keuangan sehingga uang yang beredar dapat dimanfaatkan secara optimal. Perguruan Tinggi juga memiliki kewajiban untuk menghasilkan laporan keuangan berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang mencakup neraca, laporan operasional, arus kas, dan catatan atas laporan keuangan. Guna meningkatkan wawasan dan kompetensi ketatakelolaan bagi tenaga kependidikan Perguruan Tinggi, khususnya dalam manajemen keuangan dan akuntansi sehingga dapat mendukung penerapan manajemen keuangan yang transparan dan akuntabel dan juga untuk akreditasi kampus. SEVIMA mengundang khususnya pimpinan atau bagian keuangan kampus untuk mengikuti Webinar “Pentingnya Manajemen Keuangan Perguruan Tinggi untuk Akreditasi”. Segera daftar, hanya untuk 80 peserta: bit.ly/webinar-keuangan-kampus

Agu

28

2020

...
siAkad Cloud | Success story
Institut Ilmu Sosial dan Budaya Samawa Rea Menjadi Pionir Kampus Go Online di Sumbawa

SEVIMA.COM – Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya Samawa Rea (IISBUD SAREA) merupakan salah satu institusi pendidikan tinggi yang tergolong baru di Sumbawa, namun dengan inovasi dan kreatifitasnya IISBUD Sarea semakin berkembang dan menjadi kampus favorit di Sumbawa. Saat ini Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya Samawa Rea telah memiliki 3 (tiga) Fakultas dengan 7 (tujuh) Program Studi jenjang Strata 1 (S1), yakni : Fakultas Ilmu Hukum dengan prodi: Ilmu Hukum, Fakultas Ilmu Sosial: Ilmu Pemerintahan dan S1 Sosiologi, Fakultas Ilmu Budaya: Sastra Indonesia, Ilmu Sejarah, Seni Tari, Seni Musik. Pada era teknologi saat ini, IISBUD Sarea paham betul bahwa pemanfaatan teknologi menjadi hal yang utama. Pemanfaatan teknologi dalam sistem pendidikan IISBUD Sarea merupakan langkah transformasi digital yang diambil untuk menjadi kampus digital. Baca juga: Siap Adaptasi Kebiasaan Baru, Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR Kerjasama dengan SEVIMA Apalagi di tengah badai Pandemi Covid-19 ini, serta menyambut tahun ajaran baru kali ini, IISBUD Sarea membutuhkan sistem yang handal untuk mengakomodir aktivitas akademik agar bisa dilakukan secara daring. Untuk itu, IISBUD Sarea bekerjasama dengan SEVIMA dalam mengimplementasikan siAkad Cloud. Implementasi siAkad Cloud ini merupakan bukti nyata untuk meningkatkan kualitas pelayanan IISBUD Sarea kepada mahasiswa, seperti perbaikan tata kelola kampus, permudah penyebaran info-info kepada mahasiswa atau dosen, serta mempermudah perlaporan PDDikti yang menjadi kewajiban setiap kampus kepada pemerintah. Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya Samawa Rea menjadi perguruan tinggi pertama di pulau Sumbawa yang akan menjadi pionir perubahan tata kelola kampus yang tertib dan efesien di NTB dan NTT. Baca juga: Genjot Pelayanan Berkualitas Berbasis Digital, POLNUSTAR Pelatihan Online siAkad Cloud Kedepannya, dengan adanya sistem informasi akademik SIAKAD Cloud dapat meningkatkan pelayanan dan kinerja di bidang sistem informasi akademik di IISBUD Sarea. Diantaranya penerimaan mahasiswa baru, pembayaran mahasiswa, tes seleksi masuk kampus, absensi pegawai, bimbingan skripsi bahkan perkuliahan, semua bisa dilakukan secara online. Bagaimana dengan kampus anda, siap adaptasi dengan kebiasaan baru, dan siap go online seperti kampus IISBUD SAREA? siAkad Cloud bisa membantu kampus anda. Check it Out: siakadcloud.com

Agu

26

2020

...
siAkad Cloud | Success story
Siap Adaptasi Kebiasaan Baru, Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR Kerjasama dengan SEVIMA

SEVIMA.COM – LSPR Communication and Business Institute, yang sebelumnya dikenal dengan nama London School of Public Relations (LSPR) Jakarta, berdiri sejak tahun 1992. Perubahan nama menjadi LSPR Communication and Business Institute pada tahun 2020 seiring dengan bertumbuhnya institusi pendidikan tinggi yang satu ini. LSPR sekarang terdiri dari dua fakultas yaitu di bidang Komunikasi dan Bisnis. Saat ini Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR menyelenggarakan 7 (tujuh) Program Studi, yaitu Ilmu Komunikasi Program Magister, Ilmu Komunikasi Program Sarjana, Ilmu Komunikasi Program Sarjana Program Pendidikan Jarak Jauh yang diselenggarakan di Provinsi Bali, Desain Komunikasi Visual Program Sarjana, Manajemen Program Sarjana, Pariwisata Program Sarjana, dan Bisnis Jasa Program Sarjana. Baca juga: Genjot Pelayanan Berkualitas Berbasis Digital, POLNUSTAR Pelatihan Online siAkad Cloud Guna mempertahankan aktivitas akademik kampus dan meningkatkan kewaspadaan atas penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19), LSPR Communication & Business Institute mengambil langkah preventif dan mitigasi, guna mengantisipasi penyebaran virus corona sebagai bentuk perhatian kepada kesehatan seluruh sivitas akademika. Salah satu langkah konkrit LSPR Communication & Business Institute adalah melakukan kerjasama dengan SEVIMA untuk memudahkan aktivitas pembelajaran daring dan aktivitas akademik secara online. Saat ini optimalisasi sistem informasi teknologi adalah sebuah keharusan. Infrastruktur IT yang reliabel, maju, dan inovatif adalah sebuah hal yang sangat dibutuhkan oleh LSPR Communication & Business Institute untuk menyambut kebiasaan baru. Baca juga: UNIPMA Berhasil Mengirimkan Pelaporan PDDikti 100% Oleh karena itu LSPR Communication & Business Institute menggandeng SEVIMA untuk mengimplementasikan sistem informasi akademik online SIAKAD Cloud dan aplikasi pembelajaran online SEVIMA EdLink. Kedepannya dengan adanya sistem informasi akademik SIAKAD Cloud dan SEVIMA EdLink dapat meningkatkan pelayanan dan kinerja di bidang sistem informasi akademik di LSPR Communication & Business Institute. Diantaranya penerimaan mahasiswa baru, pembayaran mahasiswa, tes seleksi masuk kampus, absensi pegawai, bimbingan skripsi bahkan perkuliahan, semua bisa dilakukan secara online. Bagaimana dengan kampus anda, siap adaptasi dengan kebiasaan baru, dan siap go online seperti Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR? siAkad Cloud bisa membantu kampus anda. Check it Out: siakadcloud.com Foto dokumentasi Tim SEVIMA bersama Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR (foto diambil sebelum ada Covid-19):  

Agu

25

2020

...
Featured | Lawan Covid-19
Panduan Kemedikbud Ospek Kampus Dilakukan secara Online

SEVIMA.COM – Pandemi virus corona berdampak pada segala lini, tak terkecuali kehidupan kampus. Terkait dengan masa orientasi studi dan pengenalan kampus (ospek), Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) bahkan mengeluarkan panduan khusus untuk ospek mahasiswa baru tahun 2020. Pada intinya, ospek tidak boleh dilakukan secara tatap muka. Saat dikonfirmasi, Plt. Dirjen Dikti Nizam membenarkan adanya panduan tersebut. “Pengenalan mahasiswa baru dilakukan secara daring (online), materi yang akan diberikan dalam ospek sudah diatur dalam panduan Dikti.” kata Nizam dilansir dari Kompas.com, Kamis (25/6/2020). Baca juga: Telkomsel, XL dan Indosat Kompak Berikan Kuota Belajar Online Murah Pemberian materi Mengenai bentuknya, pemberian materi dilakukan dengan metode ceramah atau metode lain. Tergantung kondisi daring serta memanfaatkan media kreatif/teknologi informasi yang familiar dengan generasi milenial. Sehingga mahasiswa bisa tetap tinggal di rumah masing-masing sambil menyimak materi ospek. Menurut panduan dari Dikti, kegiatan ospek dilaksanakan 2-5 hari. Dimulai pukul 07.00-17.00 atau disesuaikan dengan karakteristik serta kebutuhan setiap institusi. Materi apa saja yang akan didapat oleh para mahasiswa baru? Berikut ini panduan dari Dikti: 1. Pembinaan kesadaran bela negara Materi yang akan didapat maba adalah tentang kesadaran bela negara. Hal ini penting karena ini merupakan bagian dari upaya membangun sistem pertahanan negara. Selain itu juga merupakan upaya yang strategis dalam rangka menumbuhkan sikap dan perilaku setiap warga negara. 2. Kehidupan berbangsa dan bernegara Materinya berupa pemahaman tentang Pancasila sebagai dasar negara atau ideologi negara. Tak hanya itu, tapi juga Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhineka Tunggal Ika. 3. Pembinaan gerakan nasional revolusi mental Revolusi mental adalah tentang Indonesia melayani, bersih, tertib, mandiri, dan bersatu. 4. Sistem Pendidikan Tinggi di Indonesia Materi tersebut terdiri atas: – Pengenalan sistem pendidikan tinggi di Indonesia – Kebijakan Merdeka Belajar: Kampus Merdeka – Program membina mahasiswa melalui General Education, yaitu sebuah pendekatan dalam pembelajaran yang menekankan keterkaitan antar cabang ilmu dalam rangka membangun basis yang lebih luas dalam keilmuan dengan saling berdialog antara mahasiswa dari berbagai macam disiplin ilmu. – Pengenalan nilai budaya, etika, tata krama, norma kehidupan kampus, plagiarisme, pencegahan pelecehan seksual di kampus, penyalahgunaan narkoba, dan anti korupsi dan terampil serta bijak dalam berkomunikasi melalui media sosial. – Pembentukan karakter mahasiswa yang menghargai kemanusiaan dan membangun kesehatan mental mahasiswa. – Pencegahan dan penanggulangan intoleransi, radikalisme, terorisme, dan penyebaran paham-paham yang bertentangan dengan ideologi negara. Kiat sukses/motivasi belajar di perguruan tinggi (akademik dan non akademik) serta menggali jiwa kewirausahaan, prospek dan peluang kerja setelah lulus dari perguruan tinggi – Materi lain yang dipandang perlu sesuai dengan kebutuhan mahasiswa dan perguruan tinggi – Kegiatan kemahasiswaan dan organisasi kemahasiswaan. Baca juga: Kuliah Online, Apa Saja yang Bisa Dijadikan Indikator Penilaian? 5. Perguruan tinggi di era revolusi industri 4.0 Mahasiswa akan diajak beradaptasi dengan kondisi saat ini, yaitu era revolusi industri 4.0. Selain itu juga mengenal kehidupan baru pasca pandemi (new normal). Materi tersebut penting, mengingat saat ini masyarakat perlu bertahan hidup di tengah pandemi. 6. Kesadaran lingkungan hidup dan hadapi bencana Mahasiswa perlu menyadari pentingnya merawat lingkungan hidup dan bersiap siaga menghadapi bencana yang bisa datang sewaktu-waktu. Perguruan Tinggi dapat mendeskripsikan materi lebih […]