Berita & Artikel

Akreditasi

Agu

28

2020

...
Akreditasi | Event SEVIMA
Pentingnya Manajemen Keuangan Perguruan Tinggi untuk Akreditasi

SEVIMA.COM – Perguruan tinggi memiliki tugas untuk mengelola keuangan berdasarkan prinsip-prinsip pengelolaan keuangan sehingga uang yang beredar dapat dimanfaatkan secara optimal. Perguruan Tinggi juga memiliki kewajiban untuk menghasilkan laporan keuangan berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang mencakup neraca, laporan operasional, arus kas, dan catatan atas laporan keuangan. Guna meningkatkan wawasan dan kompetensi ketatakelolaan bagi tenaga kependidikan Perguruan Tinggi, khususnya dalam manajemen keuangan dan akuntansi sehingga dapat mendukung penerapan manajemen keuangan yang transparan dan akuntabel dan juga untuk akreditasi kampus. SEVIMA mengundang khususnya pimpinan atau bagian keuangan kampus untuk mengikuti Webinar “Pentingnya Manajemen Keuangan Perguruan Tinggi untuk Akreditasi”. Segera daftar, hanya untuk 80 peserta: bit.ly/webinar-keuangan-kampus

Jul

03

2020

...
Akreditasi
Panduan Sukses Asesmen Lapangan Secara Daring BAN-PT 2020

SEVIMA.COM – Akreditasi merupakan kegiatan penilaian sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan berdasarkan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (Pasal 55 ayat (1) Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012). Akreditasi adalah kegiatan penilaian untuk menentukan kelayakan Program Studi dan Perguruan Tinggi. Akreditasi dilakukan dengan tujuan untuk: 1. menentukan kelayakan Program Studi dan Perguruan Tinggi berdasarkan kriteria yang mengacu pada Standar Nasional Pendidikan Tinggi; 2. menjamin mutu Program Studi dan Perguruan Tinggi secara eksternal baik di bidang akademik maupun non-akademik untuk melindungi kepentingan mahasiswa dan masyarakat. Dalam keadaan normal, kegiatan asesmen lapangan dilakukan oleh asesor dengan mengunjungi lokasi Perguruan Tinggi (face to face mode) dengan jadwal dan agenda kegiatan sesuai dengan ketentuan instrumen akreditasi yang digunakan. Namun demikian, terhitung sejak Maret 2019 kunjungan ke Perguruan Tinggi tidak dapat dilakukan karena adanya pandemi COVID – 19. Selama masa darurat COVID-19 Pemerintah menetapkan kebijakan physical distancing dan pengendalian transportasi dalam rangka pencegahan penyebaran COVID – 19. Baca juga: Mau Akreditasi, Ini Persiapan yang Harus Anda Lakukan Sampai dengan akhir Mei 2020, belum ada kejelasan kapan pandemi COVID – 19 akan berakhir dan kapan kebijakan physical distancing serta pengendalian transportasi akan dicabut. Sementara, Perguruan Tinggi sangat menantikan proses dan hasil asesmen akreditasi sebagai bentuk pertanggungjawaban publik dan melindungi kepentingan mahasiswa dan masyarakat. Melihat kondisi di atas, merujuk pada ketentuan dalam Pasal 1 angka 1 Peraturan BAN-PT Nomor 5 Tahun 2020, maka DE BAN-PT mengambil langkah untuk melaksanakan Asesmen Lapangan secara Daring. Terkait dengan hal tersebut, DE perlu menyusun Panduan Asesmen Lapangan secara Daring sesuai dengan kebutuhan dan kriteria penilaian sebagaimana diatur dalam instrumen akreditasi yang digunakan. Panduan ini dimaksudkan sebagai acuan dan panduan bagi panel asesor untuk melaksanakan Asesmen Lapangan Daring. Panduan lengkapnya bisa download disini Untuk bapak ibu yang ingin menyiapkan Asesmen lapangan dengan mudah dan sesuai dengan regulasi dengan BAN-PT bisa dengan sistem Akreditasi Cloud; akreditasicloud.com 

Jul

01

2020

...
Akreditasi | Dunia Kampus
Jangan Salah! Status Akreditasi Kampus Tak Lagi Model A, B, dan C Tapi?

SEVIMA.COM – Benarkah status akreditasi kampus tak lagi model A, B, dan C? Badan Akreditasi Nasional-Perguruan Tinggi (BAN-PT) adalah lembaga resmi akreditasi yang memperoleh wewenang dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan tinggi. BAN PT telah mengeluarkan Regulasi IAPS 4.0 dan IAPT 3.0 yang merupakan instrumen terbaru untuk melihat kualifikasi perguruan tinggi dan kualitas program studi pada Perguruan Tinggi Negeri dan Perguruan Tinggi Swasta. IAPS 4.0 dan IAPT 3.0 ini lebih memudahkan perguruan tinggi dalam pelaporan status akreditasi perguruan tinggi maupun program studi. Instrumen ini telah didukung oleh teknologi monitoring yang menyeluruh dan pembinaan perguruan tinggi yang lebih baik. Perubahan ini didasari banyaknya perubahan pada tantangan masyarakat, kompetensi baru, dan dunia kerja yang sudah berubah. Baca juga: Mau Akreditasi, Ini Persiapan yang Harus Anda Lakukan Status Akreditasi Kampus Terbaru adalah Baik, Sangat Baik, Unggul Salah satu yang berubah pada Peraturan BAN-PT Nomor 1 Tahun 2020 adalah istilah peringkat akreditasi atau peringkat terkareditasi menjadi Unggul, Baik Sekali dan Baik atau Tidak Terkareditasi untuk Akreditasi yang dilakukan dengan IAPS 4.0 dan IAPT 3.0 . Mekanisme ini tertuang dalam Peraturan BAN-PT Nomor 1 Tahun 2020 Pasal 1 Nomor 8 yang berbunyi: Peringkat Akreditasi atau peringkat Terkakreditasi adalah hasil akreditasi yang dilakukan pleh BAN-PT yang terdiri atas: a. A,B dan C untuk akreditasi yang dilakukan dengan menggunakan Instrumen Akreditasi 7 Standart; dan b. Unggul, Baik Sekali dan Baik untuk Akreditasi yang dilakukan dengan IAPS 4.0 dan IAPT 3.0 Jadi perlu diingat kalau perguruan tinggi yang sudah melakukan akreditasi dengan IAPS 4.0 dan IAPT 3.0 status akreditasinya bukan lagi “A”, “B”, dan “C”, melainkan berubah menjadi Akreditasi Baik, Sangat Baik, Unggul, dan Tidak Terakreditasi. Oh iya, kalau bapak ibu bingung melakukan penyesuaian dengan mekanisme akreditasi terbaru dari BAN-PT tentang IAPS 4.0 dan IAPT 3.0 ini, ada kabar baik nih sistem Akreditasi Cloud sudah mengakomodir semuanya secara otomatis. Untuk lebih tahu lebih detail, bisa langsung cek disini: akreditasicloud.com

Mar

10

2020

...
Akreditasi
Indikator Penting untuk Peningkatan Akreditasi Perguruan Tinggi

SEVIMA.COM – Menilai suatu perguruan tinggi yang bagus, tidak hanya sekadar menilai dari segi akademik saja. Perlu beberapa faktor yang harus dilengkapi dan dipenuhi agar suatu universitas tersebut mendapatkan akreditasi yang mumpuni. Untuk itu, pastinya butuh persiapan yang khusus dan rencana yang matang agar universitas tersebut bisa lolos akreditasi sesuai standar BAN-PT. Menurut penjelasan dari pihak BAN-PT, peringkat yang terakreditasi baik adalah dapat memenuhi standar nasional pendidikan tinggi. Sehingga perguruan tinggi tersebut baru bisa dikatakan dapat terakreditasi baik sekali atau terakreditasi unggul. Selain itu, proses akreditasi baik sekali dapat ditetapkan berdasarkan kualitas program studi dan perguruan tinggi yang nantinya mampu bersaing di tingkat nasional. Sedangkan standar akreditasi unggul, dapat dilihat dari hasil kolaborasi antara perguruan tinggi dan program studi yang bisa berjaya di tingkat saing internasional. Nah, apa saja yang termasuk dalam kriteria penilaian akreditasi. Berikut penjelasannya. 1. Mutu kepemimpinan dan kinerja tata kelola Dalam kriteria ini, penilaian yang paling diutamakan adalah mengenai visi dan misi serta tujuan yang startegis dari perguruan tinggi tersebut. Perguruan tinggi difokuskan untuk menargetkan seluruh program-program yang dimiliki dengan efektif dan terarah untuk mewujudkan seluruh visi dan misi dari perguruan tinggi tersebut. Selain itu, penilaian juga mengarah pada sistem tata pamong, tata kelola dan kerjasama yang dilakukan oleh pihak perguruan tinggi tersebut. Terlebih perguruan tinggi tersebut juga diarahkan untuk melakukan peningkatan pada sistem sumber daya manusia yang relevan dengan perguruan tinggi tersebut. Sehingga segala visi dan misi akan tercipta dengan baik bila diimbangi dengan pemberdayaan sumber daya manusia. Tidak hanya itu, penilaian di bidang teknologi dan kerjasama juga sangat berperan dalam peningkatan penjaminan mutu internal. Baik kerjasama di bidang akademik maupun non akademik yang dapat memicu perguruan tinggi mampu bersaing di jajaran regional, nasional, maupun internasional. Sehingga, dengan adanya penilaian ini perguruan tinggi dapat mempersiapkan diri dan memperbaiki diri secara internal sebelum proses penilaian akreditasi berlangsung. 2. Mutu produktivitas luaran dan capaian Setiap perguruan tinggi pasti mencetak lulusan setiap tahunnya. Yang mana hal tersebut akan siap bersaing dengan kompetitor lain di luar perguruan tinggi. Maka dari itu, penilaian ini sangat penting sekali untuk keberlangsungan peningkatan produktivitas dari perguruan tinggi tersebut. Itulah mengapa, setiap alumni di dalam perguruan tinggi sangat penting untuk didata dan dilakukan tracer study, agar perguruan tinggi tersebut mampu memetakan lulusannya. Bisa dikatakan bahwa semakin banyaknya alumni yang berprestasi dari perguruan tinggi tersebut, maka semakin baik pula penilaian yang di dapat. Tidak hanya lulusan saja, produk penelitian dan inovasi dalam perguruan tinggi sangat diperlukan untuk mencetak suatu keberhasilan dalam akreditasi perguruan tinggi. Pengembangan penelitian menjadi salah satu yang hal yang sangat penting untuk peningkatan riset dan peningkatan sumber daya manusia yang baik di lingkungan perguruan tinggi tersebut. Sehingga, semakin banyaknya penelitian dan inovasi yang dihasilkan, maka semakin produktif pula perguruan tinggi tersebut. Lulusan dan penelitian tentunya memiliki benang merah dengan pengabdian masyarakat. Ketiga hal ini merupakan suatu output dari produktivitas pada perguruan tinggi.  Setiap kegiatan yang dilakukan oleh perguruan tinggi, seperti pengabdian kepada masyarakat, merupakan suatu bentuk dukungan dari perguruan tinggi terhadap lingkungan dan masyarakat. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat tersebut, bisa menambah nilai […]

Nov

12

2019

...
Akreditasi | Dunia Kampus
5 Cara Mengetahui Akreditasi Program Studi Kesehatan di Situs LAM-PTKes

SEVIMA.COM – Cara cek status akreditasi program studi kesehatan di Situs LAM-PTKes. LAM-PTKes adalah kepanjangan dari Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan. Salah satu tugas utama dari LAM-PTKes adalah sebagai badan akreditasi yang mempunyai wewenang untuk melaksanakan sistem akreditasi nasional pada program studi di profesi bidang kesehatan di perguruan tinggi seluruh Indonesia. Seperti yang diketahui kewenangan pemberian akreditasi tersebut pada awalanya dilakukan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Namun semenjak LAM-PTKes selaku badan akreditasi yang independen mulai beroperasi pada bulan Maret 2015 lalu. Kewenangan pemberian akreditasi pada program studi di profesi bidang kesehatan diamanatkan kepada LAM-PTKes, dengan tetap dalam evaluasi (pengawasan) BAN-PT. Baca juga: Cara Mengecek Status Akreditasi Universitas Termudah Secara Online Sementara status akreditasi pada setiap program studi kesehatan tersebut, baik akreditasi terhadap Perguruan Tinggi Negeri (PTN)/ Perguruan Tinggi Swasta (PTS) maupun dari berbagai status perguruan tinggi seperti Universitas, Insitut, Sekolah Tinggi, Politeknik dan Akademi. Dan untuk melihat hasil akreditasi tersebut dapat dilihat secara online dengan mengakses situs website resmi milik LAM-PTKes. 5 Cara Mengetahui Akreditasi Program Studi Kesehatan di Situs LAM-PTKes: 1. Masuk ke situs website resmi LAM-PTKes di http://lamptkes.org/ 2. Pada bagian menu situs pilih panel “Tentang Akreditasi”, kemudian pilih sub menu “Diktori Hasil Akreditasi” atau bisa langsung kiln link berikut: https://lamptkes.org/Database-Hasil-Akreditasi 3. Pilih/tulis nama program studi dan juga perguruan tinggi, lalu klik cari data 4. Jika masih kesulitan, pada bagian tabel pojok kanan atas “Search”, masukkan nama institusi pada kotak kosong pencarian yang ingin di lakukan pengecekan, misalnya ketik nama perguruan tinggi “Universitas Diponegoro”. 5. Maka dalam hitungan kurang dari sedetik akan tampil status akreditasi program studi di Institusi tersebut, mulai dari “Jenjang”, “Perguruan Tinggi”, “Program Studi”, “No.SK”, “Thn.SK”, “Peringkat Akreditasi”, “Tgl.Kadaluwarsa” dan “Status Kadaluwarsa”. Sebagai tambahan agar mendapatkan hasil pencarian program studi kesehatan di perguruan tinggi yang lebih spesifik dapat mengunjungi link berikut ini http://lamptkes.org/akreditasi/database/databasehasilakreditasi. Setelah itu pilih pada bagain “Jenjang” yang mana ingin dipilih, mulai dari: D3, D4, S1, Profesi, S2, Spesialis dan S3. Kemudian pada pilihan “Nama Perguruan Tinggi” dan “Nama Program Studi”, masukan sesuai nama institusi yang ingin dicari. Sementara pemberian peringkat akreditasi pada program studi yang terdaftar di LAM-PTKes, biasanya mendapatkan peringkat dari A, B dan C. Dimana peringkat akreditasi yang diberikan kepada program studi pada perguruan tinggi tersebut, dapat menjadi tolak ukur terkait akan kualitas kampus kesehatan itu. Maka bagi para calon mahasiswa terkait peringkat akreditasi, dapat menjadi pertimbangan sebelum menyesal di kemudian hari.  

Nov

11

2019

...
Akreditasi | Featured | SIM SEVIMA
Grand Launch Solusi Untuk Meningkatkan Akreditasi Kampus

SEVIMA.COM – Salah satu faktor yang meningkatkan jumlah pendaftar di perguruan tinggi Anda adalah adanya akreditasi yang baik, karena akreditasi yang baik adalah nyawa dari perguruan tinggi. Karena pentingnya Akreditasi, sudah barang tentu kegiatan akreditasi tidak boleh dipandang sebelah mata jika kampus Anda tidak ingin kalah saing dengan perguruan tinggi lain. Namun, masih banyak dari perguruan tinggi yang masih merasa kesulitan dalam proses akreditasi. Untuk itu, hari ini (Senin, 11/11/2019) SEVIMA meluncurkan produk terbaru SEVIMA Akreditasi Cloud sebagai jawaban bagi para pengelola perguruan tinggi untuk persiapan akreditasi yang singkat dan akreditasi kampus pun meningkat. Anda bisa bayangkan, persiapan akreditasi perguruan tinggi dan prodi hanya tinggal tarik data saja, tanpa harus lembur berhari-hari. Untuk keunggulan lainnya Anda bisa cek disini: http://akreditasicloud.com/ Keahlian SEVIMA dari Pengalaman & Kiprah Di Bidang Pengembangan Sistem untuk Perguruan Tinggi SEVIMA Akreditasi Cloud dikembangkan oleh PT Sentra Vidya Utama (SEVIMA) yang sudah berpengalaman lebih dari 16 tahun dan sudah cukup dewasa untuk dikatakan sebagai pengembang sistem informasi untuk perguruan tinggi terbaik. Berbekal keyakinan dan inovasi yang berkesinambungan, SEVIMA Akreditasi Cloud akan segera menjadi sistem akreditasi/penjaminan mutu perguruan tinggi yang akan membantu permasalahan akreditasi perguruan tinggi saat ini. Ada HARGA KHUSUS untuk Grand Launch SEVIMA Akreditasi Cloud ini, segera dapatkan DISKON, silakan kunjungi: akreditasicloud.com

Okt

17

2019

...
Akreditasi | Dunia Kampus
Cara Pemanfaatan APT 3.0 Dalam SAPTO Dengan 9 Kriteria

SEVIMA.COM – Tujuan utama pengembangan instrumen APT 3.0 adalah sebagai upaya membangun budaya mutu di Perguruan Tinggi. Instrumen APT 3.0 berorientasi pada output dan outcome dan terdiri dari 2 bagian yaitu: 1) Laporan Laporan Kinerja Perguruan Tinggi (LKPT) dan Laporan Evaluasi Diri Perguruan Tinggi (LED). LKPT berisi data kuantitatif yang secara bertahap akan diambil dari Pangakalan Data Pendidikan Tinggi (PD-Dikti) yang memuat capaian indikator kinerja perguruan tinggi. Indikator ini disusun BAN-PT secara khusus dengan mempertimbangkan kekhasan perguruan tinggi tersebut. Sebelumnya kita harus tahu dulu perubahan standar dan kreteria instrument Ban-PT sebelum dan sesudah SN dikti 2015 (Permenristekdikti No. 44 2015): – Sebelum SN Dikti 2015: 7 standar BAN PT: 1. Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran 2. Tatapamong dan manajemen 3. Mahasiswa 4. Sumber Daya Manusia 5. Kurikulum 6. Keuangan, Sarana/Prasarana 7. Riset dan Kerjasama – Sesudah SN Dikti 2015: 9 Kriteria SN Dikti 2015: 1. Visi, Misi, Tujuan dan Strategi 2. Tata Pamong, Tata Kelola dan Kerjasama 3. Mahasiswa 4. Sumber Daya Manusia 5. Keuangan, Sarana dan Prasarana 6. Pendidikan 7. Penelitian 8. Pengabdian kepada Masyarakat 9. Luaran dan Capaian Tridharma Selain itu, ada tambahan dua dokumen utama akreditasi instrumen baru BAN PT yang harus dilakukan perguruan tinggi yaitu; A. Akreditasi Pogram Studi: I. Dokumen Laporan Evaluasi Diri Program Studi II. Dokumen Laporan Kinerja Akademik Program Studi B. Akreditasi Perguruan Tinggi: I. Dokumen Laporan Evaluasi Diri Perguruan Tinggi II. Dokumen Laporan Kinerja Perguruan Tinggi Syarat perlu dan syarat wajib pada instrumen baru Berikut dokumen yang disubmit pada Akreditasi Perguruan Tinggi 3.0. Untuk lebih detail tentang LED dan LKPT bisa Anda lihat contohnya disini: Panduan Perguruan Tinggi dan Prodi Usulkan Akreditasi Ke BAN-PT Untuk penilaian dan status seperti ini; Itulah cara pemanfaatan APT 3.0 dalam SAPTO dengan 9 kriteria baru dari BAN-PY. Tulisan ini disadur dari materi Pak Afrizal & Ahmad Nur Rahman yang disampaikan dalam Workshop PDDikti di Bandung yang berjudul Pemanfaatan APT 3.0 dalam SAPTO. Semoga membantu.

Sep

26

2019

...
Akreditasi
Panduan Perguruan Tinggi dan Prodi Usulkan Akreditasi Ke BAN-PT

SEVIMA.COM – Kita tahu, sesuai ketentuan Bandan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT), mulai tanggal 1 April 2019, maka perguruan tinggi dan program studi (prodi) wajib menyampaikan usulan akreditasi melalui Sistem Akreditasi Perguruan Tinggi Online (SAPTO) sesuai Peraturan BAN PT NO 2/2019. Instrumen baru ini disebut Instrumen Akreditasi Program Studi (IAPS) 4.0, yang terdiri dari: 1. Laporan Kinerja Program Studi (Format dapat diunduh di link berikut: LKPS) 2. Laporan Evaluasi Diri (Format dapat diunduh di link berikut: LED) 3. Borang Data Kuantitatif (Isian LKPS) Untuk Cara Pengusulan IAPS 4.0 1. Untuk pengusulan IAPS 4.0 harus diusulkan oleh Unit Pengelola Program Studi (UPPS), bukan oleh Program Studi (Prodi) 2. Unit Pengelola Program Studi, bisa: Perguruan Tinggi, atau Fakultas, atau Sekolah, atau Departemen/ Jurusan Selanjutnya melampirkan sesuai dengan statuta dan SOTIK /OTK PT 3. VMTS Perguruan Tinggi – VMTS UPPS – Scientific Vision (Visi kelimuan) Program program 4. LED dan LKPS fokus pada pengembangan Program Studi yang akan diakreditasi (sehingga LED unik) 5. Kriteria Pendidikan, Luaran, dan Capaian merupakan kekuatan Program Studi Dokumen yang di submit pada Akreditasi Program Studi 4.0: Laporan Kinerja Program Studi yang diatas, terdiri dari: – Halaman muka – Identitas pengusul – Identitas tim penyusun – Borang indikator kinerja utama: 1. Tata Pamong, Tata Kelola, dan Kerjasama Kerjasama: Kerjasama Tridharma terdapat tabel. 2. Mahasiswa Kualitas Input Mahasiswa: Tabel berisi Seleksi Mahasiswa (Untuk PS yang diakreditasi) Mahasiswa Asing/ Foreign Student: Tabel; Mahasiswa asing dapat terdaftar untuk mengikuti: 1). Program secara penuh waktu (full time) atau 2). Program paruh waktu (part time) mahasiswa yang mengikuti kegiatan pertukaran studi, credit learning, atau kegiatan lain yang relevan. 3. Sumber Daya Manusia Profil Dosen: Tabel 1; Dosen tetap di UPPS yang ditugaskan di Program Studi yang terakreditasi. 1) Bidang keahlian sesuai pendidikan tertinggi, 2) Diisi dengan nomor sertifikat pendidikan professional, 3) Diisi dengan lembaga penerbit sertifikasi dan bidang sertiikasi, wajib untuk program Vokasi/Terapan, 4) Dosen yang ditugaskan di Program Studi (DTPS) mengajar mata kuliah di program studi. Isi dengan nama mata kuliahyang diampu pada saat TS-2 s.d TS. Tabel 2; Dosen Pembimbing Tugas Akhir. Diisi dengan nama dosen yang menjadi pembimbing utama, diisi dengan data jumlah mahasiswa yang dibimbing Tugas Akhir pada Program Studi yang diakreditasi, diisi dengan data jumlah mahasiswa yang dibimbing Tugas Akhir pada Program Studi lain di Perguruan Tinggi/UPPS. Tabel 3; Setara Waktu Mengajar Penuh (SWMP) Dosen tetap di UPPS. Tabel 4; Dosen Tidak Tetap di UPPS. Tabel 5: Dosen Industri/Praktisi. Kinerja Dosen: Tabel 1; Pengakuan/ Rekognisi DTPS. Tabel 2; Penelitian DTPS. Tabel 3; Pengabdian kepada Masyarakat DTPS. Tabel 4; Publikasi Ilmiah DTPS. Tabel 5; Karya Ilmiah DTPS yang disitasi dalam 3 tahun terakhir Tabel 6; Produk/Jasa DTPS yang Diadopsi oleh Industri Masyarakat (diisi oleh PS Vokasi) Tabel 7; Luaran Penelitian /PkM Lainnya DTPS Tuliskan luaran penelitian dan luaran PkM yang dihasilkan oleh DTPS dalam 3 tahun terakhir. Jenis dan judul luaran harus relevan dengan bidang Program Studi. 4. Keuangan, Sarana, dan Prasarana 5. Pendidikan Kurikulum dan Pembelajaran Tabel; Kurikulum, Capaian Pembelajaran dan Rencana Pembelajaran Tabel a; Penggunaan Dana. Tuliskan […]

Jul

08

2019

...
Akreditasi | Dunia Kampus
6 Unsur Utama Tata Kelola Perguruan Tinggi Yang Baik

SEVIMA.COM – Tata kelola kampus atau perguruan tinggi sangat penting terutama di era modern yang serba kompetitif seperti saat ini. Setiap perguruan tinggi pun memiliki profilnya masing-masing. Serta ketika kita melihat profil tersebut selalu ada keunggulan dan prestasi yang telah diraihnya. Yang menjadikan sebuah perguruan tinggi berkualitas tidak terlepas dari tata kelolanya. Banyak versi dan indikator untuk menjelaskan tentang tata kelola yang baik, misalnya oleh Bappenas, UNDP tentang good governance. Salah satu yang dapat dipandang cocok untuk PT, adalah tentang ciri good governance, yang dimodifikasi sebagai berikut: 6 Unsur Utama Tata Kelola Perguruan Tinggi Yang Baik 1. Transparansi Transparansi, yaitu tentang sejauh mana kebijakan regulasi, program, kegiatan dan anggaran PT diketahui, dan dipahami oleh sivitas akademika sehingga mereka dapat berpartisipasi secara aktif. 2. Pengorganisasian Pengorganisasian, yaitu tentang sejauh mana pimpinan PT mampu menerapkan berbagai prinsip pengorganisasian, seperti menetapkan tata hubungan kerja, rincian tugas pokok, fungsi/wewenang serta melakukan directing (pengarahan). 3. Partisipasi Partisipasi, yaitu tentang sejauh mana proses pengambilan keputusan strategis PT melibatkan secara partisipatif stakeholders eksternal dan internal, sehingga stakeholders dapat mendukungnya secara aktif. 4. Responsivitas Responsivitas, yaitu tentang sejauh mana kebijakan, regulasi, dan pengalokasian anggaran mendapat dukungan dan tanggapan positif dari sivitas akademika. Efisiensi dan Efektivitas, yaitu tentang seberapa besar upaya pimpinan PT untuk membuat sivitas akademika faham, dan dapat memberi komitmen yang tinggi terhadap kebijakan, regulasi, dan program yang ditetapkan oleh pimpinan. 5. Akuntabilitas Akuntabilitas, yaitu tentang seberapa jauh tingkat pertanggungjawaban pimpinan PT dalam menjalankan tugasnya. 6. Kepemimpinan Kepemimpinan, yaitu tentang sejauh mana kepemimpinan PT mampu menciptakan suasana kerja yang kondusif, dan mampu memotivasi sivitas akademika untuk bekerja secara produktif dalam mencapai visi dan misi PT. Perlu dikemukakan bahwa unsur-unsur utama tersebut tidak dipenuhi secara terpisah, melainkan harus dipenuhi secara integratif. Di era modern seperti saat ini, banyak cara untuk melengkapi 6 unsur utama tata kelola perguruan tinggi yang baik seperti yang dijelaskan diatas, salah satunya dengan penggunaan teknologi, seperti penggunaan sistem informasi manajemen akademik yang dapat merealisasikan transparansi, pengorganisasian, responsivitas dan unsur-unsur lainnya. Sistem informasi manajemen akademik TERLENGKAP No 1 di Indonesia dan sudah sesuai dengan regulasi Ristekdikti adalah siAkad Cloud yang dapat memudahkan kampus Anda dalam mengelola Proses PMB, Registrasi, Pembayaran Akademik, Portal Mahasiswa dan Pelaporan PDDIKTI. Refrensi: http://ejournal.iainkendari.ac.id/shautut-tarbiyah/article/viewFile/45/35

Jul

01

2019

...
Akreditasi | Aplikasi Online | SIM SEVIMA
Universitas Airlangga Goes to 500 Top World University Ranking

SEVIMA.COM – UNAIR menjadi salah satu kampus yang ditunjuk oleh pemerintah melalui Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristek Dikti) untuk menjadi universitas kelas dunia, dan saat ini UNAIR menduduki peringkat 651-700 QS World University Rankings. Untuk itu, UNAIR terus memperbaiki kualitas mutu internal dan eksternal kampus untuk mengejar rangking 500 dunia. Salah satu aksi nyata UNAIR adalah pengembangang Sistem Manajemen Penjaminan Mutu Internal yang bekerjasama dengan SEVIMA. Kenapa SPMI ini penting untuk mengejer rangking 500 dunia? tentu karena hal terpenting untuk mencapai ranking yang baik ialah dengan menerapkan pola Continuous Quality Improvement (CQI) dengan meningkatkan mutu internal terlebih dahulu, baru dapat dipastikan proses ranking atau akreditasi juga akan lebih baik. Dan kemarin Jumat, (28/6/2019) Universitas Airlangga dan SEVIMA telah melakukan penandatangan MoU kerjasama dalam mengembangkan Sistem Penjaminan Mutu Internal guna memudahkan proses kegiatan penjaminan mutu kampus UNAIR. Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang dikembangkan SEVIMA sudah mengakomodir 9 standar BAN-PT terbaru. Dan untuk audit internal unit kerja akademik sudah based on akreditasi dan instrumen khusus. Nah, bagaimana dengan kampus Anda, sudah mempunyai Sistem Akreditasi? Yuk konsultasikan masalah akreditasi Anda, sekarang. Kontak Kami.