Berita & Artikel

Teknologi

Okt

13

2020

...
Success story | Teknologi
Pandemi Jadi Momentum IAIN Parepare Transformasi Digital Menyeluruh

SEVIMA.COM – Dari awal tahun 2020, IAIN Parepare telah berproses melakukan transformasi digital. Hal ini menjadi momentum yang sangat tepat karena bersamaan dengan terjadinya pandemi COVID-19, yang menjadi batu loncatan sangat besar bagi dunia pendidikan. Tak hanya proses belajar mengajar, operasional serta administrasi akademik pun harus dilakukan secara daring guna mencegah penyebaran virus corona.  Bapak Ir.Sufyaldy M.Kom, selaku Kepala Unit Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (TIPD) mengungkapkan beberapa bulan terakhir ini, seluruh unit kerja dipimpin oleh Kepala Biro AUAK sedang melakukan reengineering proses bisnis secara maraton untuk menyempurnakan proses yang dirasa kurang valid sekaligus beradaptasi dengan sistem yang berjalan saat ini.  Baca juga: Keren! Universitas Lancang Kuning Sukses Pelaporan PDDikti 20192 dan Jadi yang Terbaik Proses Migrasi Ternyata Tidak Semudah yang Dipikirkan Sudah cukup lama unit TIPD melakukan proses benchmarking untuk menentukan langkah yang tepat dalam mengaplikasikan teknologi baru. Proses pemindahan data yang sangat besar menjadi fokus utama yang harus betul-betul dipikirkan dengan matang dalam pelaksanaan serta mitigasi resikonya. “Diskusi panjang telah Kami lakukan, tentunya dengan berbagai resistensi. Karena menciptakan culture atau budaya dengan mengadopsi sesuatu yang baru itu tidak mudah. Jauh lebih sulit daripada mengimplementasikan teknologinya sendiri.”, ujar alumni Profesi Insinyur Informatika UNHAS ini. Sebelumnya, IAIN Parepare telah memiliki aplikasi akademik yang digunakan sejak tahun 2010. Dan seiring berjalannya waktu, aplikasi ini dirasa sudah sangat tidak kompatibel untuk menangani proses bisnis IAIN Parepare yang kian berkembang. Baca juga: Institut Ilmu Sosial dan Budaya Samawa Rea Menjadi Pionir Kampus Go Online di Sumbawa Dari evaluasi yang dilakukan, kata Pak Aldy, sistem yang dulu itu sudah cukup kompleks namun transaksinya belum terlalu banyak. Sedangkan untuk sekarang, setelah institusi berkembang dari STAIN menjadi IAIN, tentunya mau tidak mau harus bertransformasi secara digital. Karena sistem sudah tidak memadai untuk menangani 33 program studi, kebutuhan dari manajemen dan pimpinan, serta mengikuti perubahan regulasi yang cepat. Apabila aplikasi lama terus dikembangkan, maka akan menghabiskan biaya serta resiko yang lebih besar.  Respon Positif dari Seluruh Civitas Akademik Langkah besar dari TIPD dengan mempertimbangkan kebutuhan stakeholder ini diharapkan juga dapat melancarkan operasional di IAIN Parepare utamanya karena pada saat ini semua diharuskan untuk bekerja dari rumah atau work from home. Delivery aplikasi dilakukan bertahap mulai dari modul kepegawaian dengan fitur absensi online yang dirasa sangat membantu ketika WFH diterapkan, sehingga akhirnya para dosen maupun staff  mulai tertarik untuk melakukan eksplorasi fitur yang lain. Banyak fitur yang diminta oleh admin fakultas belum ada di sistem lama, sekarang sudah terakomodir di sistem baru. Dari sisi dosen saat ini juga dapat memantau progress dan history mahasiswa dengan form bimbingan akademik, hingga early warning system untuk mahasiswa yang akan di DO. Baca juga: Siap Adaptasi Kebiasaan Baru, Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR Kerjasama dengan SEVIMA Komitmen pimpinan yaitu di masa pandemi agar semua bisa 100% dilakukan secara daring, membuat inti bisnis pendidikan dan pengajaran juga harus dibawa go online. Dengan memanfaatkan platform LMS EdLink, menurut Pak Aldy dapat mengefisiensikan proses panjang yang dilakukan oleh unit TIPD dalam integrasi data antara platform e-learning sebelumnya dengan sistem akademik. Konten pembelajaran juga dapat diaudit dengan mudah oleh […]

Okt

01

2020

...
SIM SEVIMA | Teknologi
Cara Update Patch PDDikti Feeder 3.4 Terbaru

SEVIMA.COM – Pada tanggal 30 September 2020 Kemendikbud PDDikti merilis Patch PDDikti Feeder versi 3.4. Pangkalan Data Pendidikan Tinggi atau yang biasa dikenal dengan PDDIKTI merupakan kumpulan data penyelenggaraan kegiatan Pendidikan Tinggi di seluruh Perguruan Tinggi yang terintegrasi secara nasional. Data yang ada dalam aplikasi ini akan terhubung dengan forlap, di mana data-data dalam feeder akan dikirim ke forlap. Aplikasi ini nantinya akan membantu perkembangan perguruan tinggi dengan mengirimkan informasi-informasi terkait penyelenggaraan kegiatan. Aplikasi ini juga bersifat wajib untuk perguruan tinggi dibahwah naungan Ristekdikti. Berdasarkan Permenristekdikti nomor: 61 tahun 2016 pada pasal 10 butir (7) dan Pasal 12 butir (3), perguruan tinggi yang tidak menyampaikan laporan secara benar akan mendapat sanksi. Baca juga: UNIPMA Berhasil Mengirimkan Pelaporan PDDikti 100% Berikut tata cara update PDDikti Feeder versi 3.4: Pengguna Feeder Lama 1. Download installer Patch Feeder 3.4 pada laman http://pddikti-admin.kemdikbud.go.id 2. Install patch feeder 3.4 tanpa melakukan UNINSTALL FEEDER dan tidak perlu PREFILL 3. Silahkan buka aplikasi feeder 3.4, dan login kedalam aplikasi Pengguna Feeder Baru 1. Download installer Fresh Feeder 3.2 pada laman http://pddikti-admin.kemdikbud.go.id 2. Lakukan generate prefill pada laman http://pddikti-admin.kemdikbud.go.id, download file prefill hasil generate. 3. Install Fresh Feeder 3.2 4. Download installer Patch Feeder 3.3 pada laman http://pddikti-admin.kemdikbud.go.id 5. Install Patch Feeder 3.3 4. Download installer Patch Feeder 3.4 pada laman http://pddikti-admin.kemdikbud.go.id 5. Install Patch Feeder 3.4 6. Lakukan Push Prefill sesuai petunjuk pada aplikasi Feeder 3.4 7. Silahkan buka aplikasi Feeder 3.4, dan login kedalam aplikasi Baca juga: Tips Untuk Universitas Baru Agar Lancar Pelaporan PDDikti Baca juga: Cara Mendapat Akun Feeder PDDikti Untuk fitur pembaharuan di versi 3.4 ini adalah: 1. Set Expired Date (masa berlaku Feeder 3.4 hingga 28 Februari 2021 2.Tampilan (Perubahan halaman depan dan pemindahan halaman dashboard 3. Validasi restore pada web Service 1: mahasiswa pt, kelas-kuliah. Nilai dan Kuliah_mahasiswa 4. Perbaikan input/edit aktifitas kuliah mahasiswa, priode perkuliahan dan checkpoint I/II 5. Perubahan Label tatap muka pada aktifitas mangajar dosen menjadi minggu pertemuan 6. Penambahan keterangan kelas untuk program kampus merdeka Semoga membantu, jangan lupa dishare agar teman-teman operator kampus lain pada tahu. Oh iya, apakah ada solusi biar tidak ribet update ini itu ketika Feeder PDDikti ini ada update? silahkan gabung di profeeder.sevima.com

Sep

29

2020

...
e-learning | Teknologi
SEVIMA EdLink, Aplikasi LMS Terbaik Karya Anak Bangsa

SEVIMA.COM – Aplikasi Learning Management System atau lebih biasa disebut sebagai LMS, merupakan salah satu bentuk platform yang sangat diperlukan untuk melakukan pembelajaran online. Di Indonesia sendiri banyak perguruan tinggi yang telah menggunakan aplikasi LMS ini dalam melakukan pembelajaran daring. Aplikasi Learning Management System yang sering digunakan biasanya; Google Classroom, Edmodo, Moodle dsb. Sayangnya, LMS tersebut kebanyakan berasal dari luar negeri, bukan buatan dari karya anak bangsa Indonesia sendiri. Sehingga beberapa sistem dan penggunaannya pun terkadang tidak sesuai dengan sistem pembelajaran di Indonesia. SEVIMA EdLink, Aplikasi LMS Karya Anak Bangsa Nah, sebenarnya ada Learning Management System (LMS) asli dari Indonesia yang telah banyak digunakan perguruan tinggi yaitu SEVIMA EdLink. EdLink merupakan platform unggulan karya anak bangsa yang memiliki kualitas setingkat dengan produk keluaran luar negeri. EdLink diyakini mampu memberikan kualitas terbaik dalam membantu para mahasiswa dan dosen dalam menjalankan studi secara online. Menariknya lagi, seluruh ruang dan fasilitas yang disediakan oleh EdLink ini sudah disesuaikan dengan kultur pembelajaran di Indonesia. Jadi tidak usah diragukan lagi, jika aplikasi yang satu ini akan sangat mudah untuk dioperasikan.     Saat ini SEVIMA EdLink sendiri telah dimanfaatkan oleh 270 perguruan tinggi, dan memudahkan pembeljaran daring 150.000+ Mahasiswa dan 7.000 Dosen di beberapa perguruan tinggi di Indonesia. Diantaranya Politeknik Negeri Payakumbuh, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya, Universitas BSI Bandung, dan masih banyak lagi. Setelah menggunakan aplikasi tersebut, mereka merasakan kemudahan dan sangat terbantu  dalam melakukan proses pembelajaran. Sehingga, dalam interaksi dalam proses belajar mengajar yang mereka lakukan menjadi lebih menarik. Baca juga: Terbukti! SEVIMA EdLink Tingkatkan Minat Belajar di Tengah Pandemi Covid-19 Program apa saja yang tersedia di SEVIMA Edlink? Membahas tentang SEVIMA EdLink, gak afdol rasanya kalau tidak membahas detail program yang ada di dalam platform ini. Disini kita akan mengupas tuntas tentang program yang ada di aplikasi ini.  1. Presensi online mahasiswa  Presensi mahasiswa memang kadang suka bikin ribet. Mahasiswa harus buka laptop dulu dan mungkin ada juga yang masih dilakukan secara konvensional. Di tengah pandemi yang seperti ini, SEVIMA EdLink memberikan kemudahan untuk para pelaku dunia pendidikan, lho. Di dalam SEVIMA EdLink sudah dilengkapi dengan presensi mahasiswa yang cukup diakses melalui smartphone. Wah, mudah sekali bukan. Dengan demikian, mahasiswa akan lebih mudah mengaksesnya dimanapun dan kapanpun.   2. Video konferensi jarak jauh Akhir-akhir ini, pembelajaran hanya bisa dilakukan melalui online saja. Jadi, sebagai pelaku di dunia pendidikan, anda harus pandai mengatur dan memilih aplikasi yang terbaik untuk peserta didik anda.  Dalam SEVIMA EdLink sudah disiapkan ruang untuk melakukan perkuliahan jarak jauh dengan menggunakan video konferensi. Dengan menggunakan video konferensi ini, semua sistem belajar mengajar akan sangat mudah dan leluasa dalam pelaksanaannya.  Baca juga: 7 Aktivitas yang Bisa Dilakukan Dosen di SEVIMA EdLink 3. Jadwal perkuliahan online Seringnya cekal karena lupa dengan jadwal perkuliahan pasti akan bisa diminimalisir bila menggunakan SEVIMA EdLink. Disini para mahasiswa akan menikmati fasilitas jadwal perkuliahan yang tersedia di dalam aplikasi. Sehingga mahasiswa akan lebih mudah dalam menjalankan perkuliahan.  Menariknya lagi, dalam sistem ini juga terdapat notifikasi jadwal perkuliahan yang bisa membantu siswa saat memulai perkuliahan tersebut. Jadi, bisa dipastikan kalau anda menggunakan SEVIMA EdLink, kejadian seperti […]

Sep

22

2020

...
Featured | Teknologi
Daftar Laman & Aplikasi yang Bisa Menggunakan ‘Kuota Belajar’, Ada SEVIMA EdLink

SEVIMA.COM – Mulai hari ini, Selasa (22/9/2020) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan menyalurkan kuota internet gratis kepada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), siswa, guru, mahasiswa, dan dosen. Kemendikbud membagikan kuota internet gratis ini menjadi dua, yaitu untuk kuota umum dan kuota belajar. Kuota umum adalah kuota yang digunakan mengakses seluruh laman dan aplikasi dan aplikasi, sedangkan kuota belajar hanya dapat dipakai mengakses laman dan aplikasi pembelajaran. Nah, khusus untuk yang terakhir. Kemendikbud telah menyusun daftar-daftar aplikasi mana saja yang bisa diakses. Hal ini juga berlaku untuk layanan video conference, website, dan website kampus. Baca juga: Asik! SEVIMA EdLink Masuk di Daftar Aplikasi Pembelajaran ‘Kuota Belajar’ Kemendikbud Besaran kuota internet gratis untuk PAUD sebesar 20 GB per bulan, di mana bila dirinci 5 GB untuk kuota umum dan kuota belajar 15 GB. Untuk pelajar dari jenjang pendidikan dasar dan menengah mendapatkan kuota internet gratis 35 GB per bulan dengan rincian 5 GB untuk kuota umum dan kuota belajar 30 GB. Sementara untuk kuota internet gratis bagi pendidik PAUD dan jenjang pendidikan dasar dan menengah akan memperoleh 42 GB per bulannya. Secara detail, 5 GB kuota umum dan 37 GB kuota belajar. Sedangkan, kuota internet gratis mahasiswa dan dosen sama-sama mendapatkan 50 GB per bulan yang mana rinciannya 5 GB untuk umum dan 45 GB kuota belajar. Baca juga: Cara Cek Nama di PDDikti Kemendikbud untuk Dapat Kuota Gratis Berikut daftar aplikasi dan layanan yang bisa diakses kuota internet gratis dari pemerintah, yakni sebagai berikut: Aplikasi – Aplikasi dan website Aminin – Aplikasi dan website Ayoblajar – Aplikasi dan website Bahaso – Aplikasi dan website Birru – Aplikasi dan website Cakap – Aplikasi dan website Duolingo – Aplikasi dan website Edmodo – Aplikasi dan website Eduka system – Aplikasi dan website Ganeca digital – Aplikasi dan website Google Classroom – Aplikasi dan website Kipin School 4.0 – Aplikasi dan website Microsoft Education – Aplikasi dan website Quipper – Aplikasi dan website Ruangguru – Aplikasi dan website Rumah Belajar – Aplikasi dan website Sekolah.Mu – Aplikasi dan website Udemy – Aplikasi dan website Zenius – Aplikasi WhatsApp Baca juga: Cara Dosen Daftar Kuota Gratis Kemendikbud, Pengisian Data di PDDikti Video Conference – Cisco Webex – Google Meet – Microsoft Teams – U Meet Me – Zoom Website – aksi.puspendik.kemdikbud.go.id/membacadigital – bersamahadapikorona.kemdikbud.go.id – bse.kemdikbud.go.id – buku.kemdikbud.go.id – cambridgeenglish.org – elearning.gurudaringmilenial.id – guruberbagi.kemdikbud.go.id – icando.co.id – indihomestudy.com – infomedia.co.id – kelaspintar.id – lms.seamolec.org – mejakita.com – melajah.id – pijarmahir.id – pijarsekolah.id – rumahbelajar.id – setara.kemdikbud.go.id – suaraedukasi.kemdikbud.go.id – tve.kemdikbud.go.id – www.indonesiax.co.id – www.wekiddo.com Website Kampus – Akademi Keperawatan Aisyiyah Padang – Akademi Manajemen Informatika Dan Komputer Serang – Akademi Telkom – Asosiasi Pendidikan Tinggi Informatika dan Komputer – BIna Sarana Informatika Jakarta Timur – Disdik Kalteng – Edlink Sevima – Edlink Sevima – IAIN BUKITTINGGI – Institut Agama Islam Negeri Jember Setidaknya tercatat sebanyak 401 website kampus yang bisa diakses oleh kuota belajar ini. Untuk melihat kampus mana saja yang terdaftar, bisa dilihat disini: http://kuota-belajar.kemdikbud.go.id/

Sep

17

2020

...
Aplikasi Online | siAkad Cloud | Teknologi
Cara Agar Penerapan Sistem Informasi Akademik Mengalami Kesuksesan

SEVIMA.COM – Sistem informasi akademik saat ini banyak digunakan oleh perguruan tinggi untuk mengatur sistem manajemen, keuangan dan operasional lainnya. Namun perlu diketahui bahwasanya proses pengembangan sistem informasi manajemen dalam sebuah perguruan tinggi tidaklah mudah, tingkat keberhasilannya berbeda-beda tergantung bagaimana cara yang dipilih oleh sebuah perguruan tinggi tersebut. Dan terlepas dari itu, ada beberapa faktor pendukung yang mempengaruhi sebuah keberhasilan implementasi sistem informasi manajemen dalam perguruan tinggi. Sesuai dengan pengalaman SEVIMA sebagai konsultan IT pengembangan sistem informasi untuk Perguruan Tinggi. Baca juga: siAkad Cloud Bantu Digitalisasi Pelayanan & Kegiatan Akademik Kampus Di tengah Pandemi 5 Faktor yang Mempengaruhi Keberhasilan Penerapan Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) 1. Memiliki Planning yang Matang Dalam sebuah proyek tentu harus ada yang namanya planning. Pengembangan sistem informasi tidak bisa dilakukan secara tiba-tiba, banyak hal yang harus dibicarakan dengan semua yang terlibat, seperti operator P T, dekan dan para pimpinan kampus. 2. Pemilihan Vendor Pengembang Sistem Informasi Akademik yang Tepat Pemilihan pengembang sistem informasi merupakan tahap yang sangat fital, jika kampus Anda salah memilih vendor pengembang, presentasi keberhasilan pengembangan sistem bisa jadi sangat kecil. 3. Mempunyai Roadmap Pengembangan Sistem yang Jelas Sebelum sistem informasi di kembangkan atau dibuat, Anda sebagai user harus menanyakan kepada vendor pengembang, bagaimana roadmap pengembangan sistem informasi akan dikembangkan, supaya arah sistem yang akan dikembangkan sesuai dengan tujuan dan keperluan kampus. Baca juga: Genjot Pelayanan Berkualitas Berbasis Digital, POLNUSTAR Pelatihan Online siAkad Cloud 4. Testing Sistem Informasi Sebelum sistem diluncurkan ada baiknya untuk melakukan sejumlah uji coba atau yang sering kita kenal dengan UAT (User Acceptance Testing) terhadap sistem tersebut. Uji coba ini dilakukan untuk menemukan hal-hal yang masih tidak sesuai dengan kebutuhan perguruan tinggi atau memeriksa error sebuah sistem. 5. Pemahaman Sumber Daya Manusia Setelah tahap uji coba selesai, dan sistem informasi sudah dapat bekerja secara maksimal. Selanjutnya dibutuhkan sosialisasi sistem informasi kepada seluruh sivitas akademik kampus yang terlibat. Keberhasilan implementasi sistem informasi manajemen di perguruan tinggi dipengaruhi oleh banyak hal. Mulai dari perencanaan hingga pengelolaan dari sistem informasi itu sendiri. Untuk menunjang keberhasilan dari implementasi sistem informasi manajemen, segala tahapan dalam implementasinya sebaiknya dilakukan dengan baik dan maksimal, tentunya untuk hasil yang maksimal pula. Berbicara tentang implementasi sistem Informasi Akademik, sistem yang handal dan pengalaman sebuah pengembang Sistem Informasi sangat penting. Untuk itu Perguruan tinggi jangan sampai salah memilih partner dalam mengembangkan sebuah sistem informasi. PT Sentra Vidya Utama (SEVIMA) sudah berpengalaman lebih dari 13 tahun di dunia pengembangan sistem informasi untuk Perguruan Tinggi, sehinga mampu menemukan masalah klasik di kampus beserta SOLUSI-nya sevima.com/produk-layanan

Sep

15

2020

...
Teknologi | Tips & Trik
5 Tips untuk Kampus Agar Lancar Menyelenggarakan KRS Online

SEVIMA.COM – Sebentar lagi musim tahun ajaran baru, mahasiswa baru akan melakukan registrasi dan mahasiswa aktif akan melakukan herregistrasi dan pelaksanaan KRS (Kartu Rencana Studi). Apa itu KRS? KRS adalah sebuah lembar khusus berisi daftar mata kuliah yang akan kamu ambil pada satu semester. Pengisian KRS biasanya dilakukan pada awal tiap semester. Selain mata kuliah yang diambil dan jumlah SKS (Satuan Kredit Semester), terdapat pula informasi data mahasiswa, berupa nama, Nomor Induk Mahasiswa, fakultas, jurusan, dan tahun masuk kuliah. Agar tidak semarawut, berikut: 5 Tips untuk Kampus agar Penyelenggaraan KRS Online Lancar 1. Pastikan Sudah Tersedia Sistem KRS Online Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah mempunyai sistem informasi akademik (SIAKAD) yang siap untuk di gunakan dalam penyelenggaraan KRS Online. 2. Siapkan Channel pembayaran yang mudah Hal yang tak boleh terlewatkan adalah channel pembayaran yang mudah, agar proses pembayaran saat herregistrasi lebih lancar. Biasanya Pembayaran menjadi syarat mahasiswa bisa melakukan KRS. 3. Pastikan Aplikasi dan SERVER memadai Agar tidak terjadi Server overload, maka siapkan Server yang memadai dan sekiranya mampu untuk menampung mahasiswa yang akan mengakses. Kalau tidak mau susah bisa pakai siAkad Cloud. 4. Pertimbangkan jumlah mahasiswa Karena jumlah mahasiswa, menentukan segalanya, seperti terkait SERVER, jumlah petugas KRS, Dosen wali pun harus disesuaikan. 5. Siapkan dan sediakan Waktu KRS yang cukup Karena KRS ini harus dilakukan dan penting, maka waktu pelaksanaan sangat perlu diperhatikan. Kalau bisa disediakan juga waktu untuk perbaikan KRS. Itulah 5 tips yang bisa kampus Anda terapkan agar pelaksanaan KRS di kampus Anda bisa terlaksana tanpa hambatan. Kita semua tahu, betapa pentingnya KRS dan sistem informasi akademik ini bagi civitas kampus terutama bagi mahasiswa. Di era modern saat ini, sistem yang handal sangat diperlukan oleh perguruan tinggi, seperti sistem informasi siAkad Cloud yang siap membantu Anda dalam pelaksanaan KRS yang lebih lancar.

Jul

21

2020

...
siAkad Cloud | Teknologi
10 Kelebihan Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Online

SEVIMA.COM – Salah satu kegiatan penting dalam sebuah perguruan tinggi adalah Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB). SPMB ini tujuan untuk menyaring dan menemukan bibit unggulan yang memungkinkan untuk mencetak lulusan yang terbaik nantinya. Namun penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi saat ini sedang mendapat ujian, karena adanya pandemi Covid-19. Untuk mengatasi hal tersebut, saat ini sudah ada sistem untuk melakukan seleksi penerimaan mahasiswa baru secara online. Dengan adanya SPMB Online calon mahasiswa hanya mendtafarkan diri lewat sistem yang nantinya langsung terintegrasi. Calon mahasiswa juga tidak perlu antri lama – lama dan pihak administrasi tidak capek lagi harus layani satu – satu. Berikut 10 Keunggulan proses PMB Online dengan siAkad Cloud: 1. Proses pendaftaran yang simple dan mudah bagi calon mahasiswa 2. Terintegrasi dengan sistem pembayaran online 3. Terintegrasi dengan Computer Based Test (CBT) 4. Proses penilaian dan ranking otomatis 5. Terintegrasi dengan modul keuangan mahasiswa, biaya daftar ulang mahasiswa baru. 6. Pembuatan Nomor Induk Mahasiswa (NIM) secara otomatis 7. Dapat melayani ribuan calon mahasiswa tanpa crowded tanpa antri 8. Tidak merepotkan panitia PMB 9. Calon mahasiswa bisa daftar dan ujian, anytime anywhere, tergantung regulasi kampus 10. Pendaftaran dilakukan secara online dan kampus akan terlihat profesional Itulah beberapa kelebihan atau manfaat penerimaan mahasiswa baru secara online, jadi tunggu apalagi ayo saatnya kampus Anda go digital untuk proses pendaftaran mahasiswa baru yang lebih efektif dan efisien. Mahasiswa senang pihak kampus pun tenang. Tunggu apalagi yuk coba gratis disini: siakadcloud.com

Jul

15

2020

...
Dunia Kampus | siAkad Cloud | Teknologi
siAkad Cloud Bantu Digitalisasi Pelayanan & Kegiatan Akademik Kampus Di tengah Pandemi

SEVIMA.COM – Sadar atau tidak, saat ini teknologi menjadi kunci bagi manusia untuk tetap mempertahankan aktivitas kehidupan maupun bisnis selama masa pandemi COVID-19. Kemudahan yang ditawarkan teknologi memang sangat membantu aktivitas masyarakat dalam kondisi physical distancing. Selain membantu dalam sektor bisnis, teknologi seperti telekonferensi pun dimanfaatkan di dunia akademis seperti perguruan tinggi. Platform e-learning seperti EdLink kebanjiran pengguna sejak kebijakan pembelajaran dari rumah di berlakukan. Lambat laun, perilaku ini akan menjadi hal yang biasa. Mereka yang sebelumnya tak mengenal platform e-learning EdLink, kini menjadi pengguna harian demi melangsungkan studi di tengah pandemi. Penggunaan Teknologi Edukasi selama Pandemi Penerapan teknologi dalam dunia edukasi akan semakin masif mengingat masyarakat yang sudah terbiasa dengan aktivitas selama masa pandemi. Hal ini senada dengan prediksi masa depan setelah pandemic berakhir menurut Forbes. Salah satu prediksi yang disebut Forbes adalah maraknya kegiatan yang dilakukan secara digital termasuk kegiatan akademis. Konsep pemanfaatan teknologi di tengah pandemi saat ini menjadi cerminan penerapan digitalisasi kampus atau sering disebut smart campus di perguruan tinggi. Smart campus adalah konsep kampus atau perguruan tinggi yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk mengintegrasikan berbagai aktivitas sivitas akademika. Manfaat smart campus adalah untuk mempermudah aktivitas hingga memangkas proses menjadi lebih praktis. Baca juga: Sudahkah Kampus Anda Menjadi Smart Campus? Siakad Cloud membantu 100 perguruan tinggi lebih dalam memberikan pelayanan prima untuk civitas kampus, bahkan di musim pandemi ini siAkad Cloud juga memudahkan kampus dalam melakukan pendaftaran mahasiswa baru secara online (siakadcloud.com/mitra-siakadcloud). Kami Berkomitmen untuk Membantu Perguruan Tinggi Di tengah pandemi, kami terus beradaptasi. Kami berinovasi untuk membantu perguruan tinggi dalam menjalankan kegiatan akademik yang sesuai dengan pedoman new normal, seperti; 1. PMB Online Memastikan perguruan tinggi Anda tetap bisa sukses penerimaan mahasiswa baru 2. CBT Online Memudahkan tes penerimaan mahasiswa baru yang lebih cepat dan akurat 3. Pembayaran Online Memastikan pembayaran yang lebih mudah agar calon mahasiswa terbantu 4. Kuliah Online Memastikan pembelajaran di kampus Anda tetap berjalan dengan baik 5. Bimbingan Online Memudahkan mahasiswa tetap bisa bimbingan online 6. Absensi Online Memastikan pegawai/dosen kampus tetap bisa bekerja dari rumah Kemudahan ini hanya beberapa contoh manfaat siAkad Cloud yang sudah dirasakan sivitas akademika di Indonesia. Secara lebih luas, siAkad Cloud dapat mengakomodir beragam aktivitas sivitas akademika melalui sistem yang terintegrasi. Baca juga: 10 Digitalisasi yang Harus Dilakukan Perguruan Tinggi di Era Disruptif Kami tahu meski tidak sepenuhnya terganti oleh kegiatan digital, diprediksi penyelenggara kegiatan akan mengombinasikan kegiatan online dan offline. Dengan demikian, penerapan konsep smart campus dengan siAkad Cloud di Indonesia dapat menjadi solusi tepat untuk menyambut masa depan perguruan tinggi pascapandemi. siAkad Cloud bisa digunakan mahasiswa dan dosen untuk mengetahui jadwal kuliah, absensi, pembayaran kuliah, nilai, Kartu Rencana Studi (KRS) hingga kalender akademik. Fitur dalam aplikasi ini dibedakan bagi mahasiswa dan dosen sehingga lebih relevan dalam menunjang aktivitas pendidikan. Dan masih banyak manfaat lainnya yang bisa di dapat perguruan tinggi, Anda bisa cek disini: siakadcloud.com

Jul

08

2020

...
e-learning | Featured | Teknologi
Terbukti! SEVIMA EdLink Tingkatkan Minat Belajar di Tengah Pandemi Covid-19

SEVIMA.COM – Pandemi Covid-19 melanda diberbagai Negara tak terkecuali di Indonesia. Untuk memutus rantai persebaran Covid –19 pada pemerintah memberikan intruksi semua lembaga pendidikan diminta untuk belajar dari rumah. Hal ini tentu akan berpengaruh pada kegiatan belajar mengajar yang biasanya dilakukan secara tatap muka tetapi sekarang diharuskan kegiatan belajar mengajar dilakukan secara daring berbasis internet. Agar proses pembelajaran tetap berlangsung serta materi kuliah tetap tersampaikan meskipun mahasiswa belajar dari rumah maka sarana pembelajaran berbasis internet yang sesuai adalah penggunaan aplikasi SEVIMA EdLink. EdLink merupakan platform pembelajaran berbasis jejaring sosial yang diperuntukan untuk perguruan tinggi dan membantu dosen, mahasiswa untuk berkolaborasi dalam belajar mengajar. Baca juga: Cegah Corona, Beberapa Kampus Ternama Gunakan EdLink Untuk Kuliah Online Beberapa hari lalu kami dapat testimoni dari salah satu mahasiswa bernama Silfester Hulu dari STP Dian Mandala Sumatra Utara, begini menurutnya: “Saya berterima kasih banyak pada EdLink, karena dengan EdLink saya bisa mengikuti perkuliahan online dengan baik, seperti mengirim tugas dan belajar di rumah dengan baik. Saya juga semakin rajin belajar berkat EdLink. Pokoknya EdLink luar biasa. Terima kasih EdLink karena jasamu sangat bermanfaat.” Lanjut dia Selain manfaat yang didapat oleh mahasiswa juga bermanfaat bagi dosen dan perguruan tinggi. Pembelajaran dengan teknologi atau biasa disebut e-learning merupakan solusi yang tepat karena terbatasnya kegiatan tatap muka di tengah wabah pandemi covid-19 pada saat ini. Dengan pembelajaran e-learning dosen dan mahasiswa bisa belajar di mana saja dan kapan saja. Dalam pelaksanaan pembelajaran e-learning harus menggunakan media yang menghubungkan antara dosen dan mahasiswa dan SEVIMA EdLink adalah salah satu media yang dapat membantu kegiatan belajar secara daring. edlink.id

Mei

13

2020

...
Dunia Kampus | Featured | Teknologi
10 Alasan Mengapa Perguruan Tinggi Harus Menggunakan Tanda Tangan Digital

SEVIMA.COM – Hai sobat Sevima, kita tahu penggunaan tanda tangan sudah tidak bisa dilepaskan dari keseharian kita. Bagaimana tidak, tanda tangan memiliki berbagai fungsi penting bagi kita semua seperti untuk membuktikan identitas, menjaga integritas suatu surat atau dokumen, atau untuk melakukan koreksi pada suatu surat/ dokumen sebagai bukti disetujuinya perubahan tersebut. Nah, seiring dengan perkembangan teknologi, tanda tangan pun ikut mengalami perkembangan dan transformasi. Transformasi dari tanda tangan biasa kini bisa berbentuk tanda tangan digital. Tanda tangan digital tidak hanya digunakan untuk perusahaan, kini sudah masuk ke dunia pendidikan tinggi.  Beberapa perguruan tinggi gunakan tanda tangan digital Banyak perguruan tinggi di Indonesia yang telah memanfaatkan tanda tangan digital untuk mendukung tata kelola perguruan tinggi yang lebih baik. Kita tengok beberapa perguruan tinggi yang sudah menerapkan tanda tangan digital ini; a. Pertama di Indonesia, ITB Terbitkan Ijazah Digital b. UNNES Sosialisasikan Digital Signature Dan masih banyak lagi tentunya, apalagi di situasi pandemi Covid-19 ini, tanda tangan dari rumah sangat memudahkan. Lalu, mengapa perguruan tinggi Anda harus menggunakan tanda tangan digital? Berikut adalah 10 alasannya; 1. Meningkatkan kepuasan civitas kampus Prosedur sistem yang ribet-ribet di kampus anda akan banyak berkurang dengan tanda tangan digital/elektronik ini. Seperti di ITB yang dimudahkan dalam ijazah digital, atau Unnes juga bisa digunakan untuk tanda tangan dari rumah (working from home) di masa pandemi ini. Oleh karena itu, kepuasan semua pihak meningkat. 2. Lebih hemat waktu Kampus anda bisa memangkas waktu yang dibutuhkan untuk pencetakan dokumen, pemindaian dokumen yang telah ditandatangani, penyimpanan dokumen, hingga proses pengiriman dokumen oleh pihak ketiga. Dari tempat Anda berada di mana pun, Anda bisa tetap menandatangani dokumen dan langsung mengirimkannya kembali melalui surel dalam hitungan menit. Waktu yang dihemat juga dapat digunakan untuk meningkatkan mutu perguruan tinggi dengan cara yang lebih efisien. Teknologi ini juga meniadakan risiko kehilangan dokumen. Saat ini, pencarian kembali berkas menjadi lebih mudah. Baca juga: Strategi Kampus Menghadapi Wabah Covid-19 3. Lebih hemat biaya Perguruan tinggi anda tidak perlu lagi menganggarkan budget khusus untuk membeli kertas, pulpen, tinta printer, hingga biaya ekspedisi dan penyimpanan. Selama Anda memiliki smartphone atau komputer yang terkoneksi ke internet, penandatanganan dan pengiriman dokumen bisa dilakukan tanpa biaya tambahan. 4. Ramah lingkungan (penghijauan) Saat ini, pemanasan global adalah masalah yang menjadi perhatian semua orang. Jika menggunakan tanda tangan digital, berbagai perguruan tinggi menjadi semakin ramah lingkungan dengan menghemat banyak kertas dan menggunakan sedikit bahan habis pakai. 5. Sah di mata hukum Legalitas tanda tangan digital di Indonesia sudah memiliki payung hukum melalui Undang-Undang Republik Indonesia No 11 Tahun 2008 Pasal 11 Ayat 1 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, serta Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik (PP PSTE). Peraturan ini menjelaskan bahwa tanda tangan digital berfungsi sebagai alat autentifikasi dan verifikasi dalam transaksi elektronik. Tanda tangan digital bisa digunakan untuk menunjukkan persetujuan penanda tangan atas informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang ditandatangani dengan tanda tangan digital. Dengan kata lain, tanda tangan digital memiliki kekuatan dan akibat hukum yang sah selayaknya tanda tangan manual. Baca juga: Adapt or Die, Ini 7 Inovasi Perguruan […]