Pencarian Kategori "Teknologi"


SEVIMA.COM – Komputasi awan atau Cloud computing adalah penggabungan teknologi komputerisasi dan internet, dimana data mulai dari skala kecil hingga besar tersimpan di server internet, yang memungkinkan kita dapat mengakses data kita dari berbagai lokasi dan melalui berbagai platform. SaaS merupakan salah satu dari tiga jenis layanan Cloud Computing yang umum ditawarkan oleh penyedia layanan Cloud. Tiga jenis layanan itu adalah SaaS (Software as a Service), PaaS (Platform as a Service), IaaS (Infrastructure as a Service). Yuk kita bahas lebih detail. 1. Software as a Service (SaaS) Software as a Service (SaaS), layanan Cloud pada jenis ini disediakan dalam bentuk perangkat lunak. Contoh dari SaaS adalah Google Apps (Docs, Spreadsheet, dll), Office 365, dan Adobe Creative Cloud. Pada Layanan SaaS pengguna layanan hanya perlu menggunakan aplikasi tersebut tanpa harus mengerti dan mengurus bagaimana data disimpan atau bagaimana aplikasi tersebut di maintenance, karena hal tersebut merupakan service yang disediakan penyedia layanan. Keuntungan: Pengguna dapat langsung memanfaatkan layanan secara gratis atau dengan bayar biaya sewa tanpa harus mengeluarkan investasi untuk membuat sendiri (in-house development) atau membeli lisensi yang relatif mahal. Ketersediaan dan reliabilitas aplikasi terjamin oleh penyedia layanan. Pengguna hanya perlu fokus pada data miliknya. Perangkat yang dibutuhkan oleh pengguna juga hanya komputer dan internet. Kerugian: Pengguna tidak memiliki kendali penuh atas aplikasi yang disewa. Pengguna tidak dapat dengan seenaknya mengubah fitur-fitur yang disediakan karena SaaS bersifat multi-tenant sehingga fitur-fitur yang dibuat adalah fitur yang umum (tidak bisa spesifik terhadap kebutuhan pengguna tertentu). Pada beberapa aplikasi, kustomisasi dapat dilakukan dengan skala dan fungsi yang terbatas. 2. Platform as a Service (PaaS) Platform as a Service (PaaS), layanan Cloud pada jenis ini disediakan dalam bentuk platform yang dapat dimanfaatkan pengguna untuk membuat aplikasi diatasnya. Contoh PaaS adalah Amazon Web Service, Microsoft Azure, Facebook, dll. Hal-hal yang dapat dilakukan pengguna layanan PaaS adalah membangun aplikasi, upload aplikasi, testing, dan mengatur konfigurasi. Keuntungan: Pengguna dapat membuat aplikasi sendiri dengan banyak fitur yang sudah tersedia seperti keamanan platform, OS, sistem database, web server, dan framework aplikasi. Pengguna dapat lebih fokus pada pengembangan aplikasi. Fitur utama dari PaaS biasanya adalah skalabilitas yang tinggi. Ketika aplikasi yang kita upload mulai digunakan oleh banyak user maka secara otomatis layanan PaaS akan menskalakan aplikasi kita menjadi lebih baik dalam melayani pengguna aplikasi kita. Sedangkan ketika aplikasi kembali sepi, maka akan diskalakan ulang sehingga biaya yang dibayarkan benar-benar sesuai dengan yang kita gunakan saat itu. Kerugian: Fitur keamanan yang disediakan oleh layanan PaaS adalah keamanan platform, bukan keamanan aplikasi kita. Jadi kita tetap harus memperhitungkan resiko keamanan dari aplikasi kita sendiri. 3. Infrastructure as a Service (IaaS) Infrastructure as a Service (IaaS), layanan Cloud jenis IaaS pada dasarnya adalah fisik kotak server dan komputer virtual. IaaS menyediakan perusahaan dengan sumber daya komputasi meliputi server, jaringan, storage dan ruang data center. Keuntungan: Pengguna tidak perlu membeli komputer dan peralatannya secara fisik, melakukan pemeliharaan rutin, dan melakukan konfigurasi perangkat. Kerugian: Pengguna harus terhubung ke Internet untuk menggunakannya, serta jika membutuhkan penambahan sumber daya harus menghubungi pihak penyedia layanan. Pengguna mengurus sendiri OS, keamanan, […]

Baca Selengkapnya »

SEVIMA.COM – Sebagai dosen tentunya anda tidak pernah lepas dari kegiatan mengevaluasi mahasiswa atas kegiatan belajarnya. Dengan kegiatan evaluasi ini, anda akan mengetahui sejauhmana hasil belajarnya, sehingga dapat memberikan rekomendasi apa yang sebaiknya diberikan kepada mahasiswa sebagai tindak lanjut kegiatan evaluasi tersebut. Salah satu kegiatan evaluasi dalam pembelajaran di kelas adalah pengukuran melalui pemberian tes atau ujian kepada mahasiswa. Tes biasanya untuk mengukur sejauhmana suatu pokok-pokok materi tertentu yang sudah diserap oleh anak didik. Ada banyak jenis dan cara memberikan tes kepada mahasiswa seperti UAS, UTS, karya ilmiah atau metode lain. Ada juga dosen yang suka dengan Metode Quis, metode ini bisa menjadi cara alternatif yang bisa digunakan dosen untuk memberikan penilaian kepada mahasiswanya. Secara teknis, metode ini bisa digunakan dosen ketika kelas mata kuliah yang dimaksud akan dilaksanakan atau sudah dilaksanakan. Nah, ada aplikasi yang rekomended banget nih untuk anda para dosen agar dapat memudahkan dalam evaluasi belajar mahasiswa yang lebih efektif dan menyenangkan yaitu dengan Quis Online yang ada di aplikasi SEVIMA EdLink. Fitur Quiz online yang ada EdLink ini didesain untuk membuat evaluasi pembelajaran bisa dilakukan dengan lebih efektif yaitu secara gamification instan melalui proyektor di Kelas, jadi mahasiswa lebih terpacu untuk berkompetisi meraih prestasi yang lebih tinggi. Kapan fitur Quiz Online ini bisa digunakan? Nah, fitur ini bisa digunakan kapan saja oleh dosen, bisa setiap akhir perkuliahan tatap muka atau waktu lain, bukan hanya pada waktu Quiz/UTS/UAS saja. jadi bisa digunakan untuk Pre-Test & Post-Test. Tujuan Quis Online bukan menggantikan Quiz manual yang cuma dipindah ke HP, namun mengubah cara belajar menjadi lebih asyik, menyenangkan dan meningkatkan minat mahasiwa untuk belajar yang pada akhirnya meningkatkan prestasi mereka. Hal seperti ini yang menjadi misi SEVIMA untuk merubah cara belajar yg lebih efektif. Quiz Online EdLink juga dapat digunakan dengan mengakses alamat situs: http://edlink.id/. Ada banyak kelebihan dengan menggunakan SEVIMA EdLink, antara lain anda dapat mengelola soal, kelas, melampirkan file multimedia untuk pertanyaannya, menampilkan soal pada waktu tertentu, dapat diakses dari komputer manapun yang terhubung ke internet, memungkinkan mahasiswa untuk menyelesaikan dan meninju ulang jawaban quiznya, dan sebagainya. SEVIMA EdLink akan mengubah perkuliahan dan cara belajar lama kamu menjadi jauh lebih mudah dan menyenangkan, seperti belajar online, berbagi informasi dan bersosialisasi secara bersamaan di mana pun, kapan pun. Edlink disajikan dengan tampilan yang menarik dan mudah digunakan untuk kamu semua terutama yang berjiwa muda. Yuk download EdLink Sekarang: http://bit.ly/SEVIMAEdLink / http://edlink.id/

Baca Selengkapnya »

SEVIMA.COM – PDDIKTI Feeder atau yang dikenal Feeder Dikti adalah sebuah aplikasi dari Dikti yang diberlakukan sejak periode semester 2014/2015 Genap. Feeder Dikti digunakan untuk melaporkan data-data perguruan tinggi, seperti data-data mahasiswa, akademik dll. Feeder Dikti ini menggantikan sistem pelaporan sebelumnya yang menggunakan EPSBED. Penggunaan Feeder Dikti ini sudah hampir seluruh perguruan tinggi di Indonesia telah menggunakannya. Pelaporan ini biasanya di lakukan setiap semester dengan ketentuan operator juga harus menyesuaikan pelaporannya yang semula menggunakan EPSBED, dan sekarang juga harus mulai melakukan pelaporan data dengan web service PDDIKTI Feeder. Yang dilaporkan itu biasanya: – Data mahasiswa – Data dosen – Data kelas kuliah – Data KRS mahasiswa – Data Ajar Dosen – Data AKM – Nilai akademik mahasiswa – Dll Setiap semester memang banyak yang akan di laporkan ke DIKTI, oleh karena itu dibuat lah sistem pelaporan yang bertujuan untuk meng-efesiensi kan hal itu. Namun terjadi masalah baru, Feeder Dikti ini tidak menyediakan fitur Import Data Ke Feeder, yang artinya para operator harus menginputkan satu persatu data – data yang akan di laporkan ke dalam aplikasi feeder ini. Ya satu persatu!. Tentunya hal ini akan memakan banyak tenaga dan waktu, sementara itu data yang harus diinputkan berjumlah ribuan. Tapi ada solusi yang diberikan oleh Dikti terhadap masalah ini. PDDikti sudah menyediakan API Webservice yang bisa digunakan oleh programmer agar data yang awal diinputkan secara manual ke aplikasi feeder dikti, sekarang inputnya bisa melalui webservice ini. Namun ternyata muncul juga masalah baru. Disetiap kampus ternyata tidak semua memiliki Programmer handal. Sedangkan untuk dapat menggunakan API Webservice dari Dikti ini harusnya programmer yang sudah memiliki skill yang handal. Demi tercipta kelancaran dalam pemprosesan data, dll. Padahal dalam pengimplementasian API Webservice ini, akan terciptanya efisiensi data dalam pelaporan dari pihak kampus ke Dikti itu sendiri. Kenapa ? karena operator dari kampus cukup melakukan Import data yang berupa MS.Excel ke dalam webservice dan nantinya akan tersinkronkan ke dalam aplikasi Feeder dari Dikti. Mudah bukan ? Untuk karena itu, dalam menyelesaikan masalah pembuatan API Webservice dari Dikti ini, dari pada melakukan pelatihan untuk programmer dan memaksakan untuk programmer yang skillnya belum mumpuni, yang tentunya akan memakan waktu sangat lama, alangkah lebih efesiennya kita menggunakan jasa dari IT Development untuk menangani kasus ini. Salah satu tools yang sudah menggunakan API Webservice dan sudah terintegrasi dengan aplikasi feeder dikti ini adalah ProFeeder sebuah tools untuk memudahkan operator kampus dalam pelaporan data dari perguruan tinggi yang juga bisa disinkronisasikan atau bisa di integrasikan dengan sistem akademik kampus (bagi kampus yang sudah memiliki sistem akademik). Operator cukup mengisi data excel yang berisikan lengkap data yang akan dilaporkan dan nanti bisa Import dan masuk ke PDDIKTI Feeder. Mudah kan?? Dan bagi rekan-rekan yang belum punya sistem akademik atau SIAKAD, dan masih ribet tentang permasalahan proses administrasi akademik dan juga pelaporan PDDikti Feeder bisa menggunakan sistem informasi akademik berbasis cloud, yang sudah membantu banyak kampus di Indonesia: siakadcloud.com

Baca Selengkapnya »

SEVIMA.COM – Surabaya, Sesuai dengan pesan CEO SEVIMA Bapak Sugianto Halim, S.Kom, MMT. PT. SEVIMA akan senantiasa membantu meningkatkan kemajuan IT khususnya di Surabaya dengan membantu para Startup untuk bisa maju dan berkembang. Dan kali ini giliran CTO SEVIMA, Bapak Mahendri Winata memberikan bekal terkait “Product Architecture & Choosing The Right Platform” kepada para Startup yang ikut dalam IDX Incubator Surabaya pada hari Sabtu (15/12/2018) Kemarin. Progam mentoring ini adalah tahap lanjutan dari rangkaian kegiatan IDX Incubator Surabaya agar para startup ini mampu melompat ke level berikutnya. Foto dokumentasi:

Baca Selengkapnya »

SEVIMA.COM – Tradisi SEVIMA adalah kembangkan wawasan dengan terus belajar dan berinovasi, karena tuntutan dari kebutuhan konsumen saat ini semakin tinggi dan persaingan bisnis semakin ketat. Untuk itu, pelatihan dibutuhkan agar seluruh karyawan mampu mengikuti perkembangan dunia kerja maupun bisnis sesuai dengan jabatannya. Pelatihan juga dilakukan untuk meningkatkan produktivitas, etos kerja, disiplin, sikap, keterampilan, dan keahlian tertentu agar bisa bekerja lebih maksimal serta lebih baik. Pelatihan Design Sprint ini sangat cocok untuk Tim di SEVIMA, seperti kita tahu Design sprint adalah suatu metode untuk membangun konsep produk dan prototipe melalui lima tahapan dalam waktu lima hari, termasuk dalam penciptaan beberapa fitur untuk sebuah website lama. Design Sprint pada dasarnya digunakan untuk menyelesaikan permasalahan melalui desain secara cepat. Dengan mengikuti pelatihan ini diharap Tim SEVIMA dapat mengembangkan produk-produk yang dapat bermanfaat dan menjadi solusi untuk semua konsumen terutama bagi perguruan tinggi di Indonesia. Foto Dokumentasi: SEVIMA Take IT Easy

Baca Selengkapnya »

Makin Mudah & Cepat Bayar Uang Kuliah Dengan SEVIMAPay

 

Admin SEVIMA

 

07 November 2018

SEVIMA.COM – Buat kamu yang masih suka merasa kesulitan saat ingin melakukan pembayaran uang kuliah karena sedang jauh dari kampus dan Bank, mulai sekarang kamu tidak perlu khawatir, karena kamu bisa melakukan pembayaran uang kuliah melalui smartphone kamu lho. Sudah waktunya bayar uang kuliah? Tidak perlu ribet, dengan SEVIMAPay bayar uang kuliah sangat mudah dan aman. SEVIMAPay mengatasi berbagai permasalahan di bagian keuangan, terutama di pembayaran uang kuliah mahasiswa. Permasalahan pembayaran tidak hanya dirasakan oleh bagian keuangan tapi juga bagi mahasiswa. Bagian keuangan kesulitan saat bayar uang kuliah karena antrian panjang waktu pembayaran. Petugas bagian keuangan yang kurang memadai di satu tempat jadi kasir pasti penuh sehingga kesulitan menerima pembayaran uang kuliah. Pembayaran melalui SEVIMAPay tentu sangat membantu mahasiswa terutama mahasiswa dari luar kota. Tidak perlu datang langsung ke kampus untuk mengurus pembayaran karena bisa melakukan pembayaran melalui smartphone. Sehingga pembayaran dapat dilakukan 24 jam dimana saja melalui ATM, Internet/Mobile Banking atau teller bank. Setelah melakukan pembayaran melalui transfer, bisa langsung mengakses Sistem Akademik Kampus untuk melakukan segala aktivitas akademik. Bagaimana cara pembayarannya? berikut ini beberapa tutorial pembayaran SEVIMAPay melalui berbagai channel: 1. Cara Pembayaran SEVIMAPay via Kasir INDOMARET 2. Cara Pembayaran SEVIMAPAY Melalui ATM BRI 3. Cara Pembayaran SEVIMAPay Melalui Teller Bank BNI 4. Cara Pembayaran SEVIMAPay Melalui BCA Mobile 5. Cara Bayar Tagihan Mahasiswa SEVIMAPay via ATM Mandiri SEVIMAPay telah dikembangkan oleh SEVIMA dan terintegrasi langsung dengan Sistem Informasi Akademik dan telah diimplementasikan di beberapa kampus di Indonesia, saatnya kampus anda memberlakukan perkembangan teknologi terkini, segera hubungi kami di : (031) 8722719 atau bisa lewat email: support@sevima.com SEVIMA Take IT Easy

Baca Selengkapnya »

SEVIMA.COM – Setiap perguruan tinggi memiliki kewajiban untuk melakukan pelaporan data secara berkala kepada pemerintah melalui suatu sistem pelaporan yaitu PDDIKTI Feeder. PDDIKTI adalah Pangkatan Data Pendidikan Tinggi oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi yang dapat diakses melalui https://forlap.ristekdikti.go.id/. Namun dengan kurangnya tenaga IT dan belum tersedianya data yang sesuai dengan ketentuan dari PDDIKTI serta harus terintegrasi dengan Dikti, maka setiap perguruan tinggi membutuhkan sistem yang dapat membantu meningkatkan pelayanan tersebut. Dengan SEVIMA GoFeeder dapat meningkatkan pelayanan dan memudahkan pelaporan ke PDDIKTI. SEVIMA GoFeeder terintegrasi dengan Sistem Informasi Akademik perguruan tinggi sehingga mampu memenuhi kebutuhan untuk pengelolaan administrasi yang dapat menujang pelaporan ke PDDikti. Selain itu dengan Tim IT yang sudah sangat professional dan akses data selama 24 jam. Sehingga SEVIMA GoFeeder Cloud andalan dalam memberikan solusi untuk menunjang peningkatan pelayanan kampus. Lengkap dengan maintenance dan pelatihan terkait cara penggunaan SEVIMA GoFeeder Cloud oleh tim SEVIMA. Tersedianya beberapa modul GoFeeder yang lengkap dengan cara penggunaan setiap modul tersebut. Dengan terintegrasi langsung dengan PDDIKTI maka pelaporan data menjadi lebih cepat dan mudah dengan SEVIMA GoFeeder Cloud. SEVIMA GoFeeder Cloud membantu perguruan tinggi dalam pelaporan ke Feeder PDDIKTI dan membantu dalam mengelola Sistem Informasi Akademik. Menggunakan bantuan cloud maka pihak perguruan tinggi tidak perlu mengeluarkan biaya besar untuk hardware karena akan ditangani oleh bidang IT dan dapat diakses selama 24 jam dengan keamanan data yang terjamin. Selain itu SEVIMA GoFeeder Cloud memiliki fitur absensi online, custom laporan, terintegrasi dengan Aplikasi Mobile EdLink untuk melaksanakan perkuliahan. SEVIMA GoFeeder Cloud memiliki fitur tambahan untuk mengevaluasi kehadiran mahasiswa, dengan sistem yang terintegrasi secara realtime sehingga proses absensi akan langsung tercatat setiap jadwal perkuliahan. Sehingga kecurangan mahasiswa dalam proses daftar hadir mahasiswa saat perkuliahan. Untuk mengimplementasikan Sistem Informasi Akademik online dibutuhkan akses jaringan yang stabil, selain itu untuk mengembangkan sistem informasi akademik dari server yang masih konvensional juga membutuhkan biaya yang besar. Maka dari itu perguruan tinggi menengah kebawah sangat sulit untuk mengimplementasikannya. Solusi SEVIMA GoFeeder untuk manajemen administrasi akademik di lingkungan kampus, dengan data yang terintegrasi dan menggunakan teknologi Cloud Computing. Terlebih lagi membantu dalam pelaporan dengan Forlap Dikti. Hadirnya SEVIMA GoFeeder sangat membantu perguruan tinggi. Apalagi SEVIMA GoFeeder Cloud telah membantu banyak perguruan tinggi dalam managemen kampus, dan akreditasi ke Ban-PT. Segera gunakan SEVIMA GoFeeder Cloud di Kampus anda. Hubungi kami di : (031) 8722719 atau bisa lewat email: support@sevima, rekan-rekan juga bisa download GoFeeder/Siakad GRATIS di Gofeeder.sevima.com SEVIMA : Take IT Easy

Baca Selengkapnya »

SEVIMA.CO.ID  – Surabaya, Informatics Creative Festival (ICF) adalah acara rutin yang diadakan Program Studi Teknik Informatika Universitas Surabaya. Pada tahun 2018 ini, tema yang diusung adalah “IT for Nation”, yaitu penggunaan teknologi informasi dalam mendukung kehidupan bangsa dan negara yang lebih baik. Seiring dengan 50 tahun Ubaya, ICF 2018 memiliki dua acara spesial, yaitu Hackathon 50 Jam Membuat Aplikasi dan GameXplosion, lomba yang mengikutsertakan 50 karya aplikasi dan game dari mahasiswa maupun alumni Teknik Informatika Ubaya. CEO SEVIMA, Bapak Sugianto Halim S.Kom., M.MT berpartisipasi di ajang Penjurian Hackathon 50 Jam yang diselenggarakan oleh UBAYA dengan topik “IT For Nation” ini. Acara Hackathon merupakan upaya UBAYA untuk merangkul kreativitas mahasiswa maupun alumni UBAYA dalam menghasilkan inovasi digital, khususnya dalam mendukung kehidupan bangsa dan negara yang lebih baik. Ide yang lahir dari kreativitas keseluruhan peserta hackathon ini sangatlah beragam, mulai dari inovasi game pembelajaran, aplikasi sistem informasi maupun aplikasi Android, yang tentunya memiliki daya guna dan daya tarik tinggi. Karya teknologi yang ada membuktikan bahwa Hackathon 50 jam membuat aplikasi merupakan ajang yang tepat dalam mengembangkan inovasi dan terobosan baru di bidang teknologi. Bapak Sugianto Halim sebagai CEO SEVIMA dan telah malang melintang di dunia teknologi informasi selama 15 tahun ini mengungkapkan: “Selain sebagai bagian dari dewan juri, SEVIMA juga ingin meningkatkan kemajuan IT khususnya di Surabaya dengan membantu para Startup untuk bisa maju dan berkembang melalui kegiatan mentoring dan pelatihan yang diberikan gratis kepada 4 Pemenang Lomba Hackathon ini”. Hackathon 50 jam membuat aplikasi sendiri berakhir dengan kemenangan beberapa tim yang berhasil menarik perhatian dewan juri lewat inovasi yang mereka buat. Selain uang tunai, sesuai dengan ungkapan CEO SEVIMA, tim pemenang juga mendapatkan kesempatan untuk bergabung dalam program pelatihan dan mentoring dari SEVIMA serta kesempatan belajar mengembangkan bisnis. Dengan hadiah tersebut, inovasi yang dihasilkan diharapkan bisa berkembang menjadi produk teknologi yang tak hanya bermanfaat dari segi fungsi tetapi juga bernilai dalam mendukung kehidupan bangsa dan negara Indonesia yang lebih baik. SEVIMA Take IT Easy

Baca Selengkapnya »

SEVIMA.CO.ID – Pengadaan atau mengembangkan sebuah sistem informasi akademik (siakad) di perguruan tinggi adalah hal yang harus dilakukan agar segala aktivitas civitas akademika yang berkaitan dengan kampus dapat terpantau dan terorganisir dengan baik. Hal ini tentunya membutuhkan banyak informasi dan data yang saling berkaitan. Tekhnologi terus update, implementasi sistem informasi akademik tak lagi menggunakan perangkat sederhana, kini sudah ikut berkembang seiring dengan kemajuan teknologi yang semakin tak terkendali. Saat memilih teknologi yang akan digunakan untuk mengembangkan sistem informasi kampus, terdapat berbagai pilihan yang dapat diambil. Pilihan-pilihan tersebut tentunya membawa dua konsekuensi, yakni kelebihan dan kekurangan. Rata-rata Universitas di Indonesia pada tahap awal pengembangan, akan muncul pertanyaan. Haruskan sistem informasi tersebut dibangun sendiri? Ataukah cukup dengan meneyewa aplikasi? Jika ingin membangun sistem informasi akademik sendiri, banyak hal yang perlu disiapkan. Berikut beberapa hal yang perlu disiapkan: 1. Perencanaan Harus ada perencanaan yang matang, seperti prencanaan akan kebutuhan-kebutuhan sistem, persiapan untuk desain rancang bangun (implementasi), menggambarkan bagaimana suatu sistem teknologi informasi dapat dibentuk dapat berupa perencanaan, penggambaran, pembuatan skesta atau pengaturan dari beberapa elemen yang terpisah kedalam satu kesatuan yang utuh dan berfungsi. Dan perencanaan yang lainnya. 2. Biaya Biaya yang dikeluarkan juga cukup besar karena harus menyediakan berbagai perangkat keras dan lunak, ditambah untuk membayar tenaga ahli yang akan mengembangkan sistem informasi tersebut. Infrastruktur yang harus direncanakan untuk jangka panjang dan juga harus dikembangkan tepat waktu. 3. Perawatan dan keamanan Sistem informasi juga butuh perawatan dan keamanan. Selain harus menyediakan tempat yang cukup luas untuk menyimpan berbagai perangkat, biaya pemeliharaan juga harus dikeluarkan. Maka, jika ingin mengembangkan sistem informasi sendiri, perlu benar-benar dipersiapkan dengan matang. Melihat begitu kompleksnya persiapan yang harus dilakukan dan membutuhkan biaya yang tidak sedikit, untuk itu SEVIMA menawarkan solusi yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan perguruan tinggi yaitu Sistem Informasi Akademik tanpa SERVER. Implementasi sistem tak hanya sekedar menggunakan komputer dan memiliki aplikasi. Lebih dari itu, tetap dibutuhkan perawatan, keamanan dan integrasi dengan berbagai program yang mendukung. siAkad Cloud memiliki modul yang lengkap untuk pengelolaan manajemen akademik perguruan tinggi; yakni Admisi, Registrasi, Pembayaran, Akademik, portal untuk Mahasiswa bahkan pelaporan ke PDDikti. Dengan dukungan cloud computing, proses instalasi dapat dilakukan dengan mudah dan cepat dan didukung dengan layanan operasional selama 24/7. Bicara tentang masalah keamanan, siAkad Cloud menjamin keamanan dan kerahasiaan data yang disimpan di server dan telah menerapkan teknologi Disaster Recovery Center yang akan menjamin keamanan data saat kejadian yang tidak diinginkan kampus. Semua pelaporan yang diolah dalam siAkad Cloud sudah disesuaikan dengan standar pelaporan feeder PD DIKTI. Penyesuaian kurikulum yang mudah juga membuat pengelolaan data mahasiswa lama dan baru tidak menjadi masalah yang berarti. Terakhir, penggunaan siAkad Cloud dapat mengurangi biaya pengembangan karena tidak membutuhkan tenaga ahli pengembang dan tanpa biaya pemeliharaan. Ini adalah solusi bagi permasalahan sistem informasi akademik jaman now. Ingin minta DEMO, rekan-rekan bisa langsung kunjungi: siakadcloud.com SEVIMA : Take IT Easy

Baca Selengkapnya »

Absensi Online dengan QR-CODE (SEVIMA GoFeeder)

 

Admin SEVIMA

 

16 Agustus 2018

SEVIMA.CO.ID – Salah satu cara mencegah mahasiswa titip absen ya absensi online dengan QR-Code. Saat ini praktek sistem absensi di beberapa perguruan tinggi masih dilakukan dengan secara konvesional. Dimulai dari proses pengisian daftar hadir hingga pencatatan ulang daftar hadir masih dilakukan dengan cara manual. Sehingga hal tersebut memungkinkan mahasiswa untuk melakukan kecurangan ketika absen. Selain itu kemungkinan besar akan terjadi kesalahan dalam verifikasi data absensi dan membutuhkan tenaga serta waktu yang cukup lama untuk verifikasi semua data. Absensi Online dengan QR-CODE sangat tepat untuk menjadi jawaban dan solusi untuk mengatasi kecurangan mahasiswa dan mengurangi terjadinya kesalahan. Sebagai fitur tambahan di aplikasi SEVIMA GoFeeder, dengan tujuan memudahkan dalam memantau kehadiran seluruh mahasiswa saat perkuliahan. Fitur absensi online dengan teknologi QR Code ini sangat memudahkan dosen dan manajemen kampus untuk mengevaluasi kehadiran mahasiswa. Pembangunan sistem absensi mahasiswa dengan menggunakan teknologi QR Code yang akan di integrasikan dengan sistem informasi akademik GoFeeder sebagai media penyimpanan data. Sistem tersebut terhubung secara realtime, sehingga setiap proses pengisian daftar hadir akan tercatat setiap kali ada jadwal perkuliahan. Sistem dapat mengotomatisasi segala kegiatan absensi dimulai dari proses pengisian daftar hadir, hingga proses verifikasi data. Selain itu dengan memberi QR Code pada setiap mahasiswa dapat mengurangi kecurangan ketika melakukan pengisian daftar hadir kuliah. Cara kerja dari fitur ini adalah setiap mahasiwa pengguna SEVIMA dibuatkan oleh sistem kode QR Code khusus di menu profil miliknya dan di KTM, kemudian ketika pengguna akan memasuki tempat kuliah, mahasiswa menunjukkan kode tersebut ke pengabsen, kemudian akan di scan, bisa dengan HP langsung atau laptop,bagaiamana sangat solutif dan inovatif bukan? Yuk tonton video story mudahnya absensi online dengan QR-CODE: SEVIMA : Take IT Easy

Baca Selengkapnya »