Berita & Artikel

Teknologi

Agu

12

2019

...
siAkad Cloud | Teknologi
Mengapa Banyak Yang Memilih Siakad Cloud?

SEVIMA.COM – Pendatang baru yang menjadi primadona. Iya, begitulah gambaran umum tentang siAkad Cloud, sebuah solusi yang memberikan kemudahan kepada perguruan tinggi dalam membangun Sistem Informasi Akademik tanpa perlu repot menyediakan infrastruktur IT maupun menambah tenaga SDM. SiAkad Cloud sudah membantu 100 perguruan tinggi lebih dalam memberikan pelayanan prima untuk civitas kampus. Nah kira-kira mengapa perguruan tinggi banyak memilih Siakad Cloud untuk menjadi solusinya, berikut alasanya: Mengapa Banyak Yang Memilih Siakad Cloud?: 1. Siakad Cloud Sangat Mudah Digunakan Siakad Cloud yang dikembangkan SEVIMA didesain dengan tampilan dan menu-menu yang mudah dioperasikan dengan tidak menghilangkan informasi penting yang ingin disampaikan. Siakad Cloud sistem informasi pengelolaan kampus yang terbukti handal dan dapat diimplementasikan di kampus anda secara instant. Dan mudah untuk diadaptasikan sesuai dengan kebutuhan dan perubahan (peraturan, proses bisnis) di setiap perguruan tinggi. 2. Siakad Cloud Sesuai Dengan Regulasi Ristekdikti Siakad Cloud dibangun dalam upaya memudahkan pengelolaan data yang selalu mengikuti arahan dan peraturan sesuai kebijakan pemerintah sehingga selalu disempurnakan dan diperbarui sesuai peraturan Ristekdikti. Dan dengan siAkad Cloud pastinya tidak perlu ribet lagi dalam pelaporan ke forlap PDDIKTI, karena siAkad cloud juga dilengkapi dengan modul PDDIKTI Integrator, jadi anda tidak perlu susah-susah untuk melakukan proses penginputan data 2 kali untuk pelaporan ke Feeder PD DIKTI. Anda dapat berfokus pada pelayanan untuk para civitas akademia. 3. Siakad Cloud Dapat Diandalkan Siakad Cloud dirancang untuk mengakomodasi kebutuhan sistem akademik pada Perguruan Tinggi seperti sistem pengambilan mata kuliah, format transkrip nilai, pengelolaan data mahasiswa dan dosen, pengelolaan program studi dan lain-lain. Sehingga Siakad Cloud sangat bisa diandalkan dalam manajemen akademik bahkan untuk proses Akreditasi kampus. 4. Telah Digunakan oleh Banyak Perguruan Tinggi Berbagai perguruan tinggi kecil hingga besar, baik perguruan tinggi swasta maupun negeri telah mempercayakan sistem informasi akademik mereka kepada Siakad Cloud. Mereka terus memberikan masukan dan saran untuk kesempurnaan produk Siakad Cloud. Dengan baiknya komunikasi yang terjalin antara staf support kami dengan civitas perguruan tinggi, maka berbagai kesulitan dan masalah dapat diatasi dengan cepat. 5. Siakad Cloud Dikembangkan oleh Perusahaan yang Solid dan Fokus Siakad Cloud dikembangkan oleh PT Sentra Vidya Utama (SEVIMA) yang sudah berpengalaman lebih dari 16 tahun, dan cukup dewasa untuk dikatakan sebagai pengembang sistem informasi untuk perguruan tinggi terbaik. Siakad Cloud dibangun berdasarkan pengalaman SEVIMA dalam mengimplementasikan Sistem manajemen Kampus di berbagai kampus ternama di Indonesia. 6. Support Terjamin Kami memiliki tim support yang telah berpengalaman baik dalam masalah implementasinya diberbagai perguruan tinggi swasta maupun negeri serta dengan beberapa masalah yang dihadapi kampus terutama tentang pelaporan PDDikti. Semua kami support dengan penuh. 7. Siakad Cloud Terus Berinovasi Siakad Cloud terus melakukan perbaikan mulai dari pertama kali rilis hingga sekarang, ini membuktikan kami terus berinovasi dan berkembang, sehingga perguruan tinggi dapat terus memperoleh kemudahan-kemudahan baru dikemudian hari. Kami tahu, terpadunya administrasi perguruan tinggi anda dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi perguruan tinggi anda, dan memungkinkan setiap stakeholder mendapat kepuasan terhadapat layanan kampus anda. Yuk dapatkan sistem informasi manajemen akademik kampus sesuai dengan regulasi Ristekdikti: siakadcloud.com

Agu

07

2019

...
Featured | SIM SEVIMA | Teknologi
Kenapa Software Akuntansi Biasa Tidak Cocok Untuk Perguruan Tinggi?

SEVIMA.COM – Dewasa ini, sistem manajemen keuangan menjadi kebutuhan di segala lini, mulai dari perusahaan, pengusaha, start up hingga institusi perguruan tinggi. Manajemen keuangan sangatlah penting untuk diimplementasikan karena berkaitan dengan kegiatan penyimpanan dana, pemeriksaan, pengelolaan, perencanaan dan pengendalian yang dilakukan oleh organisasi tertentu. Pemanfaatan teknologi informasi memiliki manfaat yang luar biasa besar, terutama bagi instansi pendidikan. Dengan menggunakan teknologi informasi, perguruan tinggi dapat menyediakan, mengelola, dan melaporkan keuangan dengan mudah, cepat, dan akurat. Selain itu, sistem informasi bagi manajemen memiliki manfaat untuk membantu terutama saat proses pengambilan keputusan. Dalam akuntansi, Anda pasti mengenal sistem informasi manajemen keuangan atau sistem informasi yang berhubungan dengan masalah akuntansi. Sistem informasi keuangan memiliki peran penting untuk kemajuan perguruan tinggi, dengan adanya sistem manajemen keuangan perguruan tinggi bisa melakukan semua kegiatannya dengan lebih efektif dan efisien. Namun, terkadang perguruan tinggi belum mengetahui harus menggunakan sistem manajemen keuangan yang seperti apa yang cocok dengan proses manajemen dan pelaporan keuangan perguruan tinggi. Beberapa perguruan tinggi di Indonesia memakai cara alternatif yaitu mengimplementasikan sistem akuntansi seperti, sistem informasi akuntansi Jurnal, Zahir dan software akuntansi lainnya, padahal sistem ini tidak untuk perguruan tinggi namun untuk perusahaan. Kalau kita cermati, banyak sekali perbedaan pengelolaan keuangan di perusahaan dan instansi perguruan tinggi, berikut alasan kenapa software keuangan atau akuntansi biasa tidak sesuai dengan proses manajemen keuangan kampus atau perguruan tinggi: Kenapa Software Akuntansi Biasa Tidak Cocok Untuk Perguruan Tinggi? 1. Beda Fokus Pertama, software akuntansi biasa seperti Jurnal, Zahir dll. memiliki fokus utama lebih ke perusahaan, dagang/perusahaan waralaba sehingga fitur yang ada, tentu saja fokus untuk jual beli barang/jasa, bukan untuk kebutuhan pengelolaan keuangan perguruan tinggi. 2. Tidak Terintegrasi Dengan Keuangan Akademik Karena bukan diperuntukkan untuk perguruan tinggi sudah dapat dipastikan Software akuntansi biasa sulit bahkan tidak bisa diintegrasikan dengan keuangan akademik, khususnya keuangan akademik yang ada di sistem informasi akademik SEVIMA. 3. Mekanisme Manajemen Anggaran Kurang Terkadang di beberapa Software akuntansi biasa, belum ada mekanisme manajemen anggaran sampai dengan pertanggungjawaban penggunaan anggaran seperti yang ada di perguruan tinggi. 4. Tim Support Tidak Berpengalaman Di Perguruan Tinggi Untuk tim support dari software akuntansi biasa biasanya lebih fokus dan berpengalaman dalam masalah-masalah yang sering dihadapi oleh perusahaan dagang/ perusahaan waralaba dan belum tentu paham betul permasalahan keuangan yang ada di perguruan tinggi. 5. Beda Tujuan Perbedaan yang paling menonjol dalam pengelolaan keuangan di perusahaan dan perguruan tinggi adalah perusahaan cenderung mencatat penjualan/biaya operasional agar bisa memonitor untung/rugi dan berinvestasi. Sedangkan perguruan tinggi cenderung membutuhkan mekanisme anggaran dalam mengatur alokasi dana untuk menunjang dan meningkatkan mutu operasional perguruan tinggi. Nah, bagaimana sudah jelas bukan kalau software akuntansi biasa itu tidak cocok dengan perguruan tinggi. Sekarang pertanyaan besarnya adalah adakah software akuntansi atau sistem informasi keuangan yang memang diperuntukkan untuk perguruan tinggi? tentu jawabannya ADA, yaitu SEVIMA Finance Cloud. Finance Cloud merupakan sistem informasi manajemen keuangan yang di desain khusus untuk memudahkan pengelolaan keuangan perguruan tinggi serta berbasis cloud. Karena dikhususkan untuk perguruan tinggi, software akuntansi Finance Cloud mempunyai fitur-fitur yang memang diperlukan untuk memudahkan manajemen keuangan kampus. Bahkan pada saat launching SEVIMA […]

Jul

15

2019

...
SEVIMAPay | Teknologi
SEVIMAPay Memudahkan Mahasiswa Bayar Tagihan Pendidikan Tepat Waktu

SEVIMA.COM – Seiring dengan perkembangan zaman, pemanfaatan teknologi dapat dijadikan solusi tepat, salah satunya terkait dengan masalah pembayaran tagihan. Saat ini, teknologi sudah merambah hampir ke seluruh sektor kehidupan manusia, tak terkecuali urusan pendidikan. SEVIMAPay merupakan platform pembayaran pendidikan terbaik di era digital ini. Melalui teknologi dan sistem yang tidak diragukan lagi keamanan & status hukumnya, kini SEVIMAPay hadir dengan sistem pembayaran era digital sekaligus menjawab tantangan zaman salah satunya di bidang pembayaran tagihan uang kuliah. Pemilik perguruan tinggi/universitas dan Lembaga Pendidikan tidak perlu lagi pusing membangun IT Infrastruktur untuk menyediakan kanal pembayaran terbaik bagi mahasiswa untuk menunaikan tagihan mereka, tidak lagi dipusingkan dengan penagihan bulanan dan rekonsiliasi, karena platform SEVIMAPay memberikan kemudahan Lembaga Pendidikan untuk melakukan hal tersebut dengan mudah, real-time dan terintegrasi. Dengan SEVIMAPay kini bayar tagihan seperti tagihan kuliah menjadi sangat mudah karena dapat dilakukan di berbagai tempat seperti Indomaret, Internet / SMS banking / ATM dari bank-bank seperti Mandiri, BNI, BNI Syariah, dll. bahkan di Tokopedia. SEVIMA sebagai pengembang platform SEVIMAPay ini telah berpengalaman lebih dari 16 tahun di bidang pendidikan khususnya perguruan tinggi, menjadikannya sebagai salah satu penyedia platform pembayaran online yang tepat untuk perguruan tinggi anda. Melalui platform SEVIMAPay juga, seluruh tagihan kampus dapat termonitor dengan baik sehingga mahaiswa tidak akan telat melakukan pembayaran tagihan. Dengan SEVIMAPay semua tagihan kuliah seperti uang SPP dan lain-lain, akan lebih mudah dibayarkan oleh mahasiswa atau orang tua para mahasiswa. Tunggu apalagi, yuk segera revolusi pembayaran di perguruan tinggi Anda menjadi lebih mudah, praktis dan aman dengan sevimapay.com

Jun

26

2019

...
Aplikasi Online | Dunia Kampus | Teknologi
Ini 10 Website yang Harus Diketahui Seorang Dosen

SEVIMA.COM – Apakah Anda seorang dosen? Dunia “perdosenan” memang menarik hati untuk di tulis, salah satu tujuannya memberi perspektif dan informasi tentang dunia perdosenan. Undang-undang tentang dosen mewajibkan dosen yang mengampu di semua jenjang pendidikan harus lulus magister. Malah ada aturan administratif yang menjelaskan bahwa dosen yang ingin naik jabatan fungional ke Lektor Kepala harus sudah selesai pendidikan doktor atau S3. Kita tahu seorang dosen memiliki tugas yaitu Tri Dharma perguruan tinggi yaitu Pendidikan dan pengajaran, Penelitian serta Pengabdian kepada masyarakat (PKM). Dari Tridharma tersebut jangan sampai seorang dosen tidak mengetahui informasi-informasi yang diberikan oleh Kementrian Ristek Dikti yang menaungi para dosen di Indonesia. Saat ini, informasi tentang dosen dan lainnya di sebarkan oleh media yang bernama Website. Dengan memiliki akses internet seorang dosen dapat mengetahui semua informasi mengenai dinamika profesinya. Berikut, 10 Website yang Harus Diketahui Seorang Dosen 1. ristek.dikti.go.id Pertama website ristek.dikti.go.id ini website resmi kementrian riset dan teknologi pendidikan tinggi ini sangat penting di ketahui oleh seorang dosen. Isi dari website ini merupakan informasi kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh Kementrian Ristek Dikti. Serta berita-berita terbaru tentang informasi pendidikan di Indonesia. 2. forlap.dikti.go.id Dikenal dengan Forlap, website ini merupakan pangkalan data / pusat data yang terintegrasi, di website ini seorang dosen dapat melihat profil dirinya serta profil mahasiswa, program studi , fakultas serta Kampusnya. Untuk profil dosen sendiri seperti jenjang akademik dan track record mengajar nya. 3. simlitabmas.dikti.go.id Simlitabmas merupakan website yang disediakan oleh kementrian ristek dikti untuk pengajuan dana dan proposal penelitian. Pada website ini seorang dosen dapat mengupload proposal penelitian serta membaca informasi tentang penelitian dan pengabdian keapda masyarakat. 4. serdos.dikti.go.id Ini salah satu website penting untuk diketahui seorang dosen yang sedang mengajukan sertifikasi dosen. Pada website ini bila seorang dosen sudah mendapatkan panggilan serdos, maka ia akan mengisis CV, Deskripsi diri dan persepsi di website ini. Bagi kamu seorang dosen yang sudah tersertifikasi, pasti tidak asing lagi dengan website ini. Baca juga: Mau Ikut Sertifikasi Dosen, Ini Syarat & Tips Yang Harus Anda Tahu 5. sinta2.ristekdikti.go.id Website Sinta merupakan singkatan dari science dan techonology index, merupakan website yang mencatat semua citasi penelitian seorang dosen. Sumber data yang di ambil hasil citasi itu dari google scholar dan indexing scopus. Jadi jika anda seorang dosen belum mendaftar silahkan mendaftar, tetapi pendaftaran tidak dapat di lakukan setiap saat. Menunggu dibuka oleh admin sinta. 6. arjuna.ristekdikti.go.id Website Arjuna merupakan singkatan dari akreditasi jurnal nasional. Pada website ini berisi tentang bagaimana tata cara, syarat dan jurnal-jurnal yang terakreditasi oleh Ditjen Dikti. Baca Juga: Cara Mudah Membuat Jurnal Ilmiah yang Benar dan Baik 7. garuda.ristekdikti.go.id Website Garuda singkatan dari gerbang rujukan digital merupakan sumber untuk mencari jurnal bagi para dosen dan peneliti. Saat ini artikel yang ada di databases garuda sebanyak 560.000 dan 5000 jenis jurnal. 8. banpt.or.id Website BAN-PT atau singkatan dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi merupakan satu-satunya badan akreditasi yang memperoleh wewenang dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi, website ini juga sangat penting diketahui seorang dosen. Baca Juga: Cara Mengajar Dosen […]

Jun

20

2019

...
Dunia Kampus | SEVIMAPay | Teknologi
Pentingnya Integrasi Pembayaran Kampus dengan Bank

SEVIMA.COM – Apa itu integrasi pembayaran kampus dengan Bank? maksud dari integrasi pembayaran kampus dengan bank adalah semua pembayaran tagihan kampus seperti untuk pembayaran spp atau pembayaran mahasiswa secara umum bisa dilakukan melalui di teller Bank, ATM, Ibank Personal/Mobile Banking serta e-channel bank lainnya. Lalu, mengapa perlu integrasi pembayaran dengan Bank? apakah tidak cukup kah dengan meminta teller Bank untuk datang ke Kampus dan menerima pembayaran mahasiswa dalam rentang periode pembayaran mahasiswa? Atau cukup transfer saja ke rekening Rektor, tidak perlu datang juga bisa kan? Nah ini pointnya, yuk ambil kopi untuk simak penjelasanya. Setidaknya ada beberapa hal yang harus diperhatikan dan menjadi pertimbangan Anda (Kampus) untuk integrasi pembayaran kampus dengan Bank sebagai berikut. Ada 7 Alasan Kenapa Pembayaran Kampus Anda Harus Integrasi dengan Bank: 1. Kenyamanan Pembayaran Keuntungan pertama yang dirasakan jika kampus anda menggunakan akses pembayaran integrasi dengan Bank adalah kenyamanan pembayaran bagi mahasiswa. Jadi mahasiswa bisa bertransaksi online, dan mahasiswa anda tak perlu repot membawa uang tunai, karena transaksi ini dapat dilakukan secara langsung lewat ATM atau bahkan dengan menggunakan gadget dan akses internet. 2. Tersedia Banyak Cara Pembayaran Tahukah Anda jika pembayaran melalui karsir kampus itu sangat menguras tenaga dan memakan banyak waktu, karena sistem pembayaran yang manual dan banyak kesulitan. Pembayaran dengan integrasi dengan bank terdiri dari banyak cara pembayaran dan memudahkan mahasiswa. Pembayaran dapat dilakukan di teller Bank, ATM, Ibank Personal/Mobile Banking serta e-channel bank lainnya. 3. Pencatatan Transaksi Dengan bertansaksi secara online dan terintegrasi dengan Bank, semua mutasi anggaran kampus anda akan tercatat dengan baik, akurat serta dapat diakses kapan saja. Dengan begitu, para pegawai kampus anda dapat fokus dengan tugas yang lebih penting lagi, karena pencatatan sudah terekam. Jadi pelaporan ke pimpinan pun menjadi lebih mudah. 4. Otorisasi Lebih Cepat Karena sudah terintegrasi dengan Bank, kampus anda bisa membayar secara online, jadi proses otorisasi yang biasanya memakan waktu saat melakukan pembayaran, dan antrian yang panjang, kini lebih cepat dilakukan. Transaksi pembayaran uang kuliah dapat lebih cepat diselesaikan karena pengecekan sudah secara otomatis. 5. Dapat Dilakukan Dimana Saja Dengan menggunakan akses pembayaran online, mahasiswa anda dapat melakukan transaksi dimana saja, termasuk saat mahasiswa anda diluar kota. Hal ini tentu berbeda dengan penggunaan uang cash yang mengharuskan mahasiswa anda pergi ke kampus hanya untuk melakukan pembayaran atau her regestrasi, padahal waktu liburan kuliyah masih panjang dan mereka masih di kampung halaman yang jauh dari kampus. 6. Kampus Lebih Terlihat Profesional Perguruan tinggi yang mengikuti kemajuan teknologi, dapat dilihat dari sistem yang dipakai saat ini, dengan menggunakan sistem yang handal dapat menunjukan bahwa perguruan tinggi tersebut profesional. Salah satu sistem yang mendukung kemajuan perguruan tinggi dengan menggunakan pembayaran online untuk transaksi mahasiswanya, tentu kampus akan lebih terlihat profesional dan kredebilitas kampus terjaga. Bahkan sistem pembayaran online ini dapat mempermudah pendaftar atau mahasiswa baru dalam pembayaran, dan sudah pasti branding kampus pun meningkat. 7. Transaksi yang Lebih Aman Salah satu kelemahan uang tunai yaitu rawan pencurian. Sementara jika kampus Anda terintegrasi dengan Bank, misalnya dengan kartu debit atau kredit, Anda hanya tinggal melaporkan kepada penerbit kartu […]

Jun

14

2019

...
Artikel Jaringan | Teknologi
Kelebihan dan Kekurangan Cloud Computing, AMANKAH?

SEVIMA.COM – Kelebihan dan kekurangan Cloud Computing, lebih dulu kita pahami tentang Cloud Computing (komputasi awan) yaitu gabungan pemanfaatan teknologi komputer (komputasi) dalam suatu jaringan dengan pengembangan berbasis internet (awan). Sederhananya adalah Cloud Computing merupakan cara suatu komputer bekerja sama dengan layanan internet untuk melakukan aktifitas yang berhubungan dengan data. Yang nantinya data dari komputer akan disimpan kedalam internet. Seperti yang awan yang digambarkan dalam jaringan tersebut, bahwa di dalam jaringan tersebut ada sesuatu yang abstraksi atau yang disembunyikan. Sehingga yang dimaksud disini adalah bahwa orang lain dapat mengakses melalui internet sistem informasi layaknya user namun dia tidak bisa melihat secara detail bagaimana prosesnya. Setiap komputer yang menggunakan komputasi awan berarti ia menjadikan internet sebagai pusat server untuk menyimpan data dan mengelola aplikasi pengguna. Bagi pengguna yang menggunakan teknologi cloud computing dalam menjalankan program, maka tidak perlu baginya proses instalasi dan pengguna bebas mengakses data pribadi melalui komputer dengan syarat terhubung internet. Dalam penggunaan suatu hal pasti tidak terlepas dari segala kekurangan dan kelebihan. Begitu juga dengan penggunaan cloud computing. Cloud computing memiliki beberapa kekurangan dan kelebihan. Diantaranya dijabarkan seperti dibawah ini: Kelebihan dan Kekurangan Cloud Computing A. Kelebihan Cloud Computing 1. Mudah Di Akses dimana saja Karena menggunakan cloud computing data kita tersimpan di dalam server di internet maka mudah bagi pengguna untuk mengakses data dimanapun dan kapanpun asal terhubung dengan internet. 2. Murah Penggunaan cloud computing sangat hemat biaya untuk alokasi perangkat keras. Cloud computing juga tidak memerlukan maintenance dan mengurangi pemakaian listrik. 3. Hemat Kelebihan lain dari cloud computing, dengan adanya sistem komputasi awan memungkinkan perusahaan atau instansi untuk mengurangi infrastruktur komputer yang memerlukan biaya pengadaan dan perawatan cukup besar. 4. Fleksibel Ketika data yang kita punya terlalu besar maka ia otomatis menambah kapasitas hanya dalam hitungan menit dengan melakukan self-provisioning. Sehingga tidak perlu melakukan penambahan jumlah komputer. 5. Ketersediaan Data Sistem yang digunakan cloud computing sudah didesain high availability, sistem tersebut sudah berada pada data center yang sudah menjamin ketersediaan listrik, pendingin, dan lainnya yang sudah menjadi fasilitas pendukung selama 24 jam. 6. Skalabilitas Penggunaan layanan cloud yang menyediakan dan menawarkan penyimpanan sesuai dengan permintaan pengguna, jadi di sini pengguna dapat dengan mudah melakukan manajemen data baik untuk mengurangi atau mereproduksi data yang akan disimpan di server cloud. 7. Aman Jadi tidak perlu ragu lagi untuk menggunakan cloud computing karena sudah pasti aman dan terjamin asalkan mencari partner yang memang sudah mempunyai mempunyai sertifikat atau terstandarisasi ISO untuk menjamin keamananya. B. Kekurangan Cloud Computing 1. Bergantung Pada Koneksi Internet Internet merupakan satu-satunya jalan menuju cloud computing. Ketika tidak ada koneksi internet di tempat Anda, atau jalur internet menuju cloud provider sedang bermasalah, secara otomatis akses ke mesin cloud computing Anda akan terputus. Nah dari sinilah hambatan terbesar yang tengah terjadi di Indonesia, karena belum semua seluruh wilayah telah terjangkau oleh akses internet. 2. Harus Cari Vendor Yang Sudah Standarisasi untuk Menjamin Keamanan Dengan menggunakan sistem komputasi awan berarti Anda mempercayakan sepenuhnya atas keamanan dan kerahasiaan data-data kepada cloud provider. Untuk itu anda harus mencari partner cloud […]

Jun

12

2019

...
Artikel Jaringan | Pengetahuan IT | Teknologi
Apa Itu Computing Cloud? Dan Apa Perbedaan SaaS, PaaS, dan IaaS?

SEVIMA.COM – Komputasi awan atau Cloud computing adalah penggabungan teknologi komputerisasi dan internet, dimana data mulai dari skala kecil hingga besar tersimpan di server internet, yang memungkinkan kita dapat mengakses data kita dari berbagai lokasi dan melalui berbagai platform. SaaS merupakan salah satu dari tiga jenis layanan Cloud Computing yang umum ditawarkan oleh penyedia layanan Cloud. Tiga jenis layanan itu adalah SaaS (Software as a Service), PaaS (Platform as a Service), IaaS (Infrastructure as a Service). Yuk kita bahas lebih detail. 1. Software as a Service (SaaS) Software as a Service (SaaS), layanan Cloud pada jenis ini disediakan dalam bentuk perangkat lunak. Contoh dari SaaS adalah Google Apps (Docs, Spreadsheet, dll), Office 365, dan Adobe Creative Cloud. Pada Layanan SaaS pengguna layanan hanya perlu menggunakan aplikasi tersebut tanpa harus mengerti dan mengurus bagaimana data disimpan atau bagaimana aplikasi tersebut di maintenance, karena hal tersebut merupakan service yang disediakan penyedia layanan. Keuntungan: Pengguna dapat langsung memanfaatkan layanan secara gratis atau dengan bayar biaya sewa tanpa harus mengeluarkan investasi untuk membuat sendiri (in-house development) atau membeli lisensi yang relatif mahal. Ketersediaan dan reliabilitas aplikasi terjamin oleh penyedia layanan. Pengguna hanya perlu fokus pada data miliknya. Perangkat yang dibutuhkan oleh pengguna juga hanya komputer dan internet. Kerugian: Pengguna tidak memiliki kendali penuh atas aplikasi yang disewa. Pengguna tidak dapat dengan seenaknya mengubah fitur-fitur yang disediakan karena SaaS bersifat multi-tenant sehingga fitur-fitur yang dibuat adalah fitur yang umum (tidak bisa spesifik terhadap kebutuhan pengguna tertentu). Pada beberapa aplikasi, kustomisasi dapat dilakukan dengan skala dan fungsi yang terbatas. 2. Platform as a Service (PaaS) Platform as a Service (PaaS), layanan Cloud pada jenis ini disediakan dalam bentuk platform yang dapat dimanfaatkan pengguna untuk membuat aplikasi diatasnya. Contoh PaaS adalah Amazon Web Service, Microsoft Azure, Facebook, dll. Hal-hal yang dapat dilakukan pengguna layanan PaaS adalah membangun aplikasi, upload aplikasi, testing, dan mengatur konfigurasi. Keuntungan: Pengguna dapat membuat aplikasi sendiri dengan banyak fitur yang sudah tersedia seperti keamanan platform, OS, sistem database, web server, dan framework aplikasi. Pengguna dapat lebih fokus pada pengembangan aplikasi. Fitur utama dari PaaS biasanya adalah skalabilitas yang tinggi. Ketika aplikasi yang kita upload mulai digunakan oleh banyak user maka secara otomatis layanan PaaS akan menskalakan aplikasi kita menjadi lebih baik dalam melayani pengguna aplikasi kita. Sedangkan ketika aplikasi kembali sepi, maka akan diskalakan ulang sehingga biaya yang dibayarkan benar-benar sesuai dengan yang kita gunakan saat itu. Kerugian: Fitur keamanan yang disediakan oleh layanan PaaS adalah keamanan platform, bukan keamanan aplikasi kita. Jadi kita tetap harus memperhitungkan resiko keamanan dari aplikasi kita sendiri. 3. Infrastructure as a Service (IaaS) Infrastructure as a Service (IaaS), layanan Cloud jenis IaaS pada dasarnya adalah fisik kotak server dan komputer virtual. IaaS menyediakan perusahaan dengan sumber daya komputasi meliputi server, jaringan, storage dan ruang data center. Keuntungan: Pengguna tidak perlu membeli komputer dan peralatannya secara fisik, melakukan pemeliharaan rutin, dan melakukan konfigurasi perangkat. Kerugian: Pengguna harus terhubung ke Internet untuk menggunakannya, serta jika membutuhkan penambahan sumber daya harus menghubungi pihak penyedia layanan. Pengguna mengurus sendiri OS, keamanan, […]

Mei

27

2019

...
Dunia Kampus | Teknologi
Quiz Online EdLink, Evaluasi Belajar Mahasiswa yang Efektif & Menyenangkan

SEVIMA.COM – Sebagai dosen tentunya anda tidak pernah lepas dari kegiatan mengevaluasi mahasiswa atas kegiatan belajarnya. Dengan kegiatan evaluasi ini, anda akan mengetahui sejauhmana hasil belajarnya, sehingga dapat memberikan rekomendasi apa yang sebaiknya diberikan kepada mahasiswa sebagai tindak lanjut kegiatan evaluasi tersebut. Salah satu kegiatan evaluasi dalam pembelajaran di kelas adalah pengukuran melalui pemberian tes atau ujian kepada mahasiswa. Tes biasanya untuk mengukur sejauhmana suatu pokok-pokok materi tertentu yang sudah diserap oleh anak didik. Ada banyak jenis dan cara memberikan tes kepada mahasiswa seperti UAS, UTS, karya ilmiah atau metode lain. Ada juga dosen yang suka dengan Metode Quis, metode ini bisa menjadi cara alternatif yang bisa digunakan dosen untuk memberikan penilaian kepada mahasiswanya. Secara teknis, metode ini bisa digunakan dosen ketika kelas mata kuliah yang dimaksud akan dilaksanakan atau sudah dilaksanakan. Nah, ada aplikasi yang rekomended banget nih untuk anda para dosen agar dapat memudahkan dalam evaluasi belajar mahasiswa yang lebih efektif dan menyenangkan yaitu dengan Quis Online yang ada di aplikasi SEVIMA EdLink. Fitur Quiz online yang ada EdLink ini didesain untuk membuat evaluasi pembelajaran bisa dilakukan dengan lebih efektif yaitu secara gamification instan melalui proyektor di Kelas, jadi mahasiswa lebih terpacu untuk berkompetisi meraih prestasi yang lebih tinggi. Kapan fitur Quiz Online ini bisa digunakan? Nah, fitur ini bisa digunakan kapan saja oleh dosen, bisa setiap akhir perkuliahan tatap muka atau waktu lain, bukan hanya pada waktu Quiz/UTS/UAS saja. jadi bisa digunakan untuk Pre-Test & Post-Test. Tujuan Quis Online bukan menggantikan Quiz manual yang cuma dipindah ke HP, namun mengubah cara belajar menjadi lebih asyik, menyenangkan dan meningkatkan minat mahasiwa untuk belajar yang pada akhirnya meningkatkan prestasi mereka. Hal seperti ini yang menjadi misi SEVIMA untuk merubah cara belajar yg lebih efektif. Quiz Online EdLink juga dapat digunakan dengan mengakses alamat situs: http://edlink.id/. Ada banyak kelebihan dengan menggunakan SEVIMA EdLink, antara lain anda dapat mengelola soal, kelas, melampirkan file multimedia untuk pertanyaannya, menampilkan soal pada waktu tertentu, dapat diakses dari komputer manapun yang terhubung ke internet, memungkinkan mahasiswa untuk menyelesaikan dan meninju ulang jawaban quiznya, dan sebagainya. SEVIMA EdLink akan mengubah perkuliahan dan cara belajar lama kamu menjadi jauh lebih mudah dan menyenangkan, seperti belajar online, berbagi informasi dan bersosialisasi secara bersamaan di mana pun, kapan pun. Edlink disajikan dengan tampilan yang menarik dan mudah digunakan untuk kamu semua terutama yang berjiwa muda. Yuk download EdLink Sekarang: http://bit.ly/SEVIMAEdLink / http://edlink.id/

Mei

14

2019

...
Dunia Kampus | Teknologi
ProFeeder: Aplikasi Web Service untuk Import Data Feeder

SEVIMA.COM – PDDIKTI Feeder atau yang dikenal Feeder Dikti adalah sebuah aplikasi dari Dikti yang diberlakukan sejak periode semester 2014/2015 Genap. Feeder Dikti digunakan untuk melaporkan data-data perguruan tinggi, seperti data-data mahasiswa, akademik dll. Feeder Dikti ini menggantikan sistem pelaporan sebelumnya yang menggunakan EPSBED. Penggunaan Feeder Dikti ini sudah hampir seluruh perguruan tinggi di Indonesia telah menggunakannya. Pelaporan ini biasanya di lakukan setiap semester dengan ketentuan operator juga harus menyesuaikan pelaporannya yang semula menggunakan EPSBED, dan sekarang juga harus mulai melakukan pelaporan data dengan web service PDDIKTI Feeder. Yang dilaporkan itu biasanya: – Data mahasiswa – Data dosen – Data kelas kuliah – Data KRS mahasiswa – Data Ajar Dosen – Data AKM – Nilai akademik mahasiswa – Dll Setiap semester memang banyak yang akan di laporkan ke DIKTI, oleh karena itu dibuat lah sistem pelaporan yang bertujuan untuk meng-efesiensi kan hal itu. Namun terjadi masalah baru, Feeder Dikti ini tidak menyediakan fitur Import Data Ke Feeder, yang artinya para operator harus menginputkan satu persatu data – data yang akan di laporkan ke dalam aplikasi feeder ini. Ya satu persatu!. Tentunya hal ini akan memakan banyak tenaga dan waktu, sementara itu data yang harus diinputkan berjumlah ribuan. Tapi ada solusi yang diberikan oleh Dikti terhadap masalah ini. PDDikti sudah menyediakan API Webservice yang bisa digunakan oleh programmer agar data yang awal diinputkan secara manual ke aplikasi feeder dikti, sekarang inputnya bisa melalui webservice ini. Namun ternyata muncul juga masalah baru. Disetiap kampus ternyata tidak semua memiliki Programmer handal. Sedangkan untuk dapat menggunakan API Webservice dari Dikti ini harusnya programmer yang sudah memiliki skill yang handal. Demi tercipta kelancaran dalam pemprosesan data, dll. Padahal dalam pengimplementasian API Webservice ini, akan terciptanya efisiensi data dalam pelaporan dari pihak kampus ke Dikti itu sendiri. Kenapa ? karena operator dari kampus cukup melakukan Import data yang berupa MS.Excel ke dalam webservice dan nantinya akan tersinkronkan ke dalam aplikasi Feeder dari Dikti. Mudah bukan ? Untuk karena itu, dalam menyelesaikan masalah pembuatan API Webservice dari Dikti ini, dari pada melakukan pelatihan untuk programmer dan memaksakan untuk programmer yang skillnya belum mumpuni, yang tentunya akan memakan waktu sangat lama, alangkah lebih efesiennya kita menggunakan jasa dari IT Development untuk menangani kasus ini. Salah satu tools yang sudah menggunakan API Webservice dan sudah terintegrasi dengan aplikasi feeder dikti ini adalah ProFeeder sebuah tools untuk memudahkan operator kampus dalam pelaporan data dari perguruan tinggi yang juga bisa disinkronisasikan atau bisa di integrasikan dengan sistem akademik kampus (bagi kampus yang sudah memiliki sistem akademik). Operator cukup mengisi data excel yang berisikan lengkap data yang akan dilaporkan dan nanti bisa Import dan masuk ke PDDIKTI Feeder. Mudah kan?? Dan bagi rekan-rekan yang belum punya sistem akademik atau SIAKAD, dan masih ribet tentang permasalahan proses administrasi akademik dan juga pelaporan PDDikti Feeder bisa menggunakan sistem informasi akademik berbasis cloud, yang sudah membantu banyak kampus di Indonesia: siakadcloud.com

Des

18

2018

...
Event SEVIMA | Teknologi
Bantu Start Up, CTO SEVIMA Berikan Bekal “Product Architecture & Choosing The Right Platform”

SEVIMA.COM – Surabaya, Sesuai dengan pesan CEO SEVIMA Bapak Sugianto Halim, S.Kom, MMT. PT. SEVIMA akan senantiasa membantu meningkatkan kemajuan IT khususnya di Surabaya dengan membantu para Startup untuk bisa maju dan berkembang. Dan kali ini giliran CTO SEVIMA, Bapak Mahendri Winata memberikan bekal terkait “Product Architecture & Choosing The Right Platform” kepada para Startup yang ikut dalam IDX Incubator Surabaya pada hari Sabtu (15/12/2018) Kemarin. Progam mentoring ini adalah tahap lanjutan dari rangkaian kegiatan IDX Incubator Surabaya agar para startup ini mampu melompat ke level berikutnya. Foto dokumentasi: