Pencarian Kategori "Dunia Dosen"


SEVIMA.COM – Selalu melakukan revolusi dan inovasi dalam suatu ilmu adalah hal yang paling dinanti. Untuk itu, webinar gratis diadakan untuk membantu anda siap menjadi kampus merdeka di masa depan dalam 90 hari. Dalam acara ini, anda akan ditemukan dengan para ahli yang akan mengajak anda membahas langsung mengenai pentingnya membangun talenta yang siap sebagai lulusan terbaik di masa depan. Selain itu, penerapan metode pedagogi blended learning juga akan diulas lebih detail di sektor pendidikan tinggi. Ditambah lagi dengan pemanfaatan pada kemajuan ekonomi digital sekarang juga akan diikut sertakan dalam penerapan metode yang satu ini. Kegiatan ini sangat cocok untuk anda jadikan referensi dalam menghadapi kendala selama covid 19 ini. Meskipun banyak kendala yang terjadi selama pandemic ini, bukan berarti anda mundur dalam berproses. Inilah saatnya anda melakukan perubahan. Pada kesempatan ini, SEVIMA bekerjasama dengan Lithan academy mengedakan webinar yanga akan mengundang narasumber langsung dari pakarnya, yang akan dilaksanakan pada: Hari: Rabu Tanggal: 1 Juli 2020 Jam: 15:00 – 17:30 (WIB) Tamu Kehormatan Wikan Sakarinto, S.T., M.Sc., Ph.D., (Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia) Pembicara utama Leslie Loh – CEO dan pendiri Lithan Alamat pembukaan Uman Suherman, AS, M.Pd  (Kepala LLDikti Wilayah Jawa Barat & Banten)  Beliau akan membagikan wawasan tentang bagaimana pendidikan tinggi dapat bermanfaat bagi siswa ketika mereka lulus. R. Ricky Agustiady, SE., MM., Ak., CFrA (Sekretaris Jenderal ABPPTSI wilayah Jawa Barat dan Ketua YPKP) Panel Pembicara Tn. Shoeb Kagda (Konsultan Media dan Pendiri Forum Pendidikan Indonesia, platform multi-pemangku kepentingan untuk semua pemain sektor pendidikan.) Dadan Rahadian (Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Telkom) Tn. Norman Sasono (CTO Platform Pembayaran dan e-Wallet DANA Indonesia) Jan Lambrechts  (CEO Epitome, sebuah perusahaan analitik tenaga kerja.) Bagaimana cara pendaftarannya? Untuk mengikuti kegiatan ini, anda bisa langsung mendaftarkan diri disini GRATIS: events.lithan.com/sevima Jadi tunggu apalagi? Semakin banyak referensi yang akan anda dapatkan, maka anda akan semakin siap dalam menghadapi kampus merdeka di masa depan. Kami tunggu kehadiran anda.

Baca Selengkapnya »

SEVIMA.COM – Tuntutan stakeholder terhadap penyelenggara pendidikan semakin tinggi. Keberhasilan organisasi/penyelenggara pendidikan dinilai dari keluaran peserta didik yang mempunyai ketrampilan serta kemampuan beradaptasi dengan cara-cara kerja yang baru dan segala jenis lingkungan. Apa itu ISO 21001:2018 ? Standar ISO 21001: 2018 adalah sistem manajemen organisasi pendidikan yang disesuaikan dari ISO 9001: 2015. Standar ini disusun khusus untuk sektor pendidikan dalam mencapai tujuan dan menjalankan fungsi utamanya, yaitu memberikan pendidikan yang bermutu. Standar ISO 21001 ini memiliki prinsip-prinsip yang mendorong lembaga pendidikan untuk menjadi lebih bertanggung jawab secara sosial dan menyediakan layanan pendidikan yang dapat diakses dan adil bagi peserta didik. Standar ISO 21001: 2018 membantu lembaga pendidikan dalam meningkatkan kepuasan peserta didik, tenaga pendidik dan kependidikan, serta penerima manfaat lainnya. Persyaratan standar ISO 21001: 2018 bersifat umum dan dapat diterapkan oleh semua lembaga yang berbasis kurikulum, baik formal maupun informal, mulai dari taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi, atau mulai dari lembaga kursus dan pelatihan dengan metode tatap muka langsung hingga pembelajaran elektronik (e-learning). Apa Tujuan Standar ISO 21001: 2018? Tujuan utama dari Standar ISO 21001: 2018 adalah untuk mengevaluasi apakah lembaga pendidikan telah memenuhi kebutuhan peserta didik dan penerima manfaat layanan pendidikan lainnya. Melalui pemenuhan klausul Standar ISO 21001: 2018, lembaga pendidikan akan dapat menyediakan produk dan layanan pendidikan yang dapat memenuhi persyaratan yang diharapkan dari pihak-pihak berkepentingan. Baca juga: Hadapi New Normal, dengan Update Strategi Pembelajaran Digital Apa Manfaat ISO 21001: 2018? Penerapan suatu system harus dapat memberikan dampak dan manfaat positif bagi lembaga, begitu pula dengan penerapan Standar ISO 21001: 2018. Berikut kami paparkan manfaat penerapan ISO 21001: 2018, baik manfaat secara umum maupun manfaat secara bisnis. Secara umum, penerapan ISO 21001: 2018 akan: a. Menyelaraskan kegiatan lembaga dengan kebijakan, misi dan visi lembaga, b. Meningkatkan tanggung jawab sosial dengan menyediakan pendidikan berkualitas yang inklusif dan adil untuk semua peserta didik, c. Sebagai proses dan alat evaluasi yang tepat untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi, d. Meningkatkan kredibilitas lembaga Pendidikan, e. Peningkatan berkelanjutan melalui pemantauan terus-menerus untuk meningkatkan proses pembelajaran. Adapun manfaat secara bisnis, penerapan ISO 21001: 2018 akan: a. Meningkatkan daya saing dan meningkatkan kualitas pendidikan karena ISO 21001: 2018 mengadopsi praktik terbaik dari industri pendidikan yang diakui secara internasional, b. Meningkatkan kepuasan peserta didik dan penerima manfaat lainnya sehingga berpengaruh terhadap reputasi, c. Meningkatkan kepercayaan publik bahwa lembaga memiliki standar mutu pendidikan yang diakui secara internasional. Saatnya Perguruan Tinggi Anda Berstandart Internasional SEVIMA berkerjasama dengan Intertek Academy akan mengadakan pelatihan online dengan durasi 3 jam yang akan mengupas ISO SNI 21001: 2018. Pelatihan akan membahas: Pengenalan: – Sistem Manajemen Organisasi Pendidikan (SMOP) – Prinsip-prinsip (SMOP) – Pendekatan proses dan PDCA Interprestasi: – Klausul 4: Konteks Organisasi – Klausul 5: Kepemimpinan – Klausul 6: Penerapan – Klausul 7: Dukungan – Klausul 8: Operasional – Klausul 9: Evaluasi Kinerja – Klausul 10: Peningkatan Saatnya meningkatkan kepercayaan publik bahwa lembaga perguruan tinggi Anda memiliki standar mutu pendidikan yang diakui secara internasional. Yuk daftar Webinar disini: bit.ly/6285731353398 (Pak Dicky).

Baca Selengkapnya »

SEVIMA.COM – Biasanya kegiatan dosen membimbing mahasiswa dilakukan secara tatap muka karena akan lebih mudah dalam berkomunikasi antara dosen dan mahasiswa. Namun, saat pandemi Covid-19 ini pemerintah menganjurkan untuk work from home (WFH). Salah satu tugas dosen adalah membimbing mahasiswa. Biasanya kegiatan ini dilakukan dengan tatap muka. Nah, bagaimana menyiasati keadaan agar bimbingan tetap berjalan lancar meski tengah menjalani WFH? Sehingga bimbingan pun dilakukan secara daring. Namun, bagaimana agar dalam membimbing mahasiswa menyelesaikan tugas akhirnya dapat efektif? Berikut tips membimbing mahasiswa tugas akhir selama WFH. 5 Tips Membimbing Mahasiswa Tugas Akhir Selama WFH Untuk Anda para dosen yang membimbing mahasiswa tugas akhir, coba praktikkan tips ini. Cara ini bisa membantu Anda mengatasi bimbingan selama WFH dengan tenang. 1. Membuat Grup Pertama yang perlu dilakukan dosen adalah membuat grup dengan mahasiswa bimbingan. Media pertemuan secara daring memang sangat dibutuhkan dan perlu dimaksimalkan dalam situasi sekarang. Dosen bisa membuat grup chat seperti media sosial atau platform LSM seperti EdLink yang sudah digunakan banyak perguruan tinggi untuk proses kuliah daring. Dosen perlu memaksimalkan kegunaan grup chat untuk melaksanakan tugasnya. Dosen juga menyampaikan motivasi di grup tersebut agar semangat mahasiswa tetap terjaga. Baca juga: Cegah Corona, Beberapa Kampus Ternama Gunakan EdLink Untuk Kuliah Online 2. Kontrol Setiap Progres Melalui Grup Dosen juga bisa mengontrol setiap progres melalui grup, menanyakan setiap perkembangan mahasiswa dalam mengerjakan tugas akhir. Setiap perkembangan akan semakin mudah dimonitor dan apabila terdapat masalah bisa segera diatasi. Perkembangan ini bisa diketahui secara periodik. 3. Sering Membagikan Bahan Literatur di Grup Dosen bisa lebih sering membagikan bahan literatur di grup. Dosen memberikan informasi terakait bahan bacaan yang bisa digunakan mahasiswa menulis tugas akhir. Nah, bagaimana dengan mahasiswa yang tugas akhirnya di laboratorium? dosen bisa berperan dalam mengarahkan mahasiswa untuk menggunakan studi literatur sebagai pelengkap tugas akhir. Selain itu dosen bisa mengarahkan mahasiswa untuk mencari data penelitian yang relevan dengan tugas akhir secara daring jika datanya memang bisa didapatkan secara daring. Kemudian dosen bisa menyarankan mahasiswa untuk menggunakan fasilitas e-learning agar mahasiswa menyelesaikan tugas akhir sesuai ketepatan waktu. 4. Bimbingan dengan Video Conference Tak ada salahnya melakukan video conference untuk mengetahui secara lebih lengkap proses penelitian mahasiswa. Dengan video conference dosen juga bisa menanyakan progres dan kabar mahasiswa, agar tidak bosan dan memudahkan memahami arahan dosen. Baca juga: 5 Hal yang Dapat Meningkatkan Kualitas Dosen Dengan adanya komunikasi yang terjalin tidak hanya sebatas bimbingan tugas akhir. Akan tetapi terjalin pula komunikasi yang bisa menumbuhkan kedekatan emosional dengan video conference. Bimbingan seperti ini bisa dilakukan di platform siAkad Cloud. Siakad Cloud merupakan sistem informasi akademik online untuk memudahkan proses akademik di perguruan tinggi. Saat ini siAkad Cloud juga sudah tersedia fitur “Bimbingan Proposal/Tugas Akhir” secara online. Tentu dengan bimbingan online di siAkad Cloud mempunyai kelebihan tersendiri, yaitu hanya butuh 1 platform untuk semua hal, mulai dari proses KRS hingga bimbingan tugas akhir online. Berikut salah satu contoh gambar mahasiswa saat melakukan bimbingan online di siAkad Cloud. 5. Menjaga Kesehatan Untuk mengimbangi kegiatan lain selama WFH, dosen dan mahasiswa juga harus jaga kesehatan. Tidak bisa dipungkiri, ketika menjalankan […]

Baca Selengkapnya »

SEVIMA.COM – Bagi akademisi tidak bisa lepas dari tiga unsur utama pendidikan dan pengajaran, penelitian atau research education, ketiga pengabdian masyarakat yang harus dilaksanakan dimanapun ia berada. Karena keberadaan seorang akademisi ditunggu-tunggu peran serta dalam kehidupan masyarakat, baik tenaganya, pikirannya, pengetahuannya, ilmunya dan ide, gagasannya serta kontribusi dan dedikasinya untuk umat manusia pada umumnya. Tahap /Langkah-Langkah Membuat karya tulis ilmiah Pada tahap-tahap tertentu penulis dalam karya ilmiah perlu memperhatikan alur proses dalam memproduksi tulisannya melalui proses yang tidak singkat, akan tetapi perlu upaya yang dilakukan, diantaranya: a. Tahap persiapan atau perencanaan Perencanaan merupakan bagian yang tidak bisa dilepaskan bagi seorang penulis karya tulis ilmiah, karena dengan merencanakan segala aspek dari apa yang akan dibahas dan dikaji dapat ter-sampaikan dengan adanya perencanaan. Maka dari itu alangkah baik nya sebelum menulis karya ilmiah lebih baik dituliskan rencana yang mau ditulis itu apa, (pilih topik masalah, rumusan tujuan, telusuri topic, identifikasi pembaca, dan tentukan cakupan atau ruang lingkup karya ilmiahmu sendiri). b. Tahap pengumpulan informasi Adapun bahan dari pengumpulan informasi dalam pembuatan karya ilmiah sebagai berikut ini: 1) Manfaat perpustakaan 2) Memanfaatkan internet 3) Kelola dan pilah bahan-bahan pustaka 4) Membuat ringkasan dan melakukan paraphrase 5) Membuat kutipan 6) Membuat daftar instrumen wawancara, observasi dan pertanyaan yang dipersiapkan c. Tahap Pelaksana Draf Setelah direncanakan, selanjutnya adalah pelaksanaan yang harus dipersiapkan dengan baik diantara, menyiapkan bahan referensi yang cukup sesuai dengan tema yang akan dibahas itu apa, dan bagaimana pelaksanaan dalam membuat karya tulis ilmiah, seperti buku, jurnal ilmiah, Prosiding, laporan ilmiah, semua memiliki petunjuk teknis yang berbeda, dan masing-masing dari kita dalam membuat karya ilmiah ditentukan oleh tujuan, termasuk pemenuhan tugas yang diberikan seperti halnya saat kuliah. Baca juga: Anti Keteteran! Ini 5 Tips Mengatur Waktu Saat Kuliah Online d. Tahapan menulis draf 1) Mengekspresikan ide-ide kedalam bentuk tulisan kasar 2) Mengembangkan ide kreatif yang masih bersifat tentative 3) Konsentrasi pada ekspresi atau gagasan, bukan pada aspek mekanik 5. Tahapan revisi 1) Memperbaiki ide dalam karangan karya tulis ilmiah yang berfokus pada penambahan, pengurangan, penghilangan, penataan isi sesuai dengan kebutuhan pembaca 2) Membaca ulang seluruh isi draf data, atau referensi yang akan dijadikan bahan sehingga memudahkan kita untuk mereduksi kedalam bahan yang siap jadi 3) Sharing atau berbagai pengalaman tentang draf kasar dengan berbagai teman untuk menemukan apa yang menjadi kekurangan kelebihan 6. Tahap penyuntingan 1) Memperbaiki dan mengevaluasi perubahan-perubahan aspek mekanik karangan (huruf capital, ejaan, struktur kalimat, tanda baca, istilah, kosakata, format karangan). 2) Memperbaiki karangan pada aspek kebahasaan dan kesalahan menarik yang dilakukan guna meminimalisir kesalahan yang terjadi 7. Tahap publikasi 1) Tulisan yang kita buat akan berarti dan lebih bermanfaat jika dibaca orang lain 2) Sesuaikan tulisan dengan media publikasi yang akan kita tuju. Baca juga: 5 Tips Kuliah Online Agar Lebih Efektif Selama Social Distancing 8. Evaluasi Apa perlu kah evaluasi dilakukan dalam membuat karya ilmiah, bagi penulis sangat perlu, karena dengan evaluasi dapat mengukur kemampuan kita untuk bisa mengerjakan, maupun menyelesaikan apa yang bisa kita lakukan dalam membuat karya ilmiah yang bagus, terutama bagi pemula atau yang akan memulai membuat […]

Baca Selengkapnya »

SEVIMA.COM – Datangnya Covid-19 di seluruh belahan dunia memang benar-benar membawa dampak yang sangat luar biasa. Tak terkecuali perubahan drastis yang terpaksa harus dilakukan oleh setiap perguruan tinggi. Banyak perubahan dan strategi baru yang harus dipikirkan, terlebih wabah ini membuat seluruh kegiatan terpaksa harus dihentikan secara mendadak. Namun, perubahan yang mendadak ini tidaklah mudah untuk dilakukan oleh beberapa perguruan tinggi, mungkin saja masih banyak yang belum bisa menemukan rencana terbaik yang akan diterapkan di tengah situasi yang sangat tidak kondusif seperti ini. Hal ini rupanya sangat perlu diperhatikan agar tidak membawa dampak yang kurang baik. Untuk itu, dukungan dari luar agar proses belajar mengajar di dalam perguruan tinggi memang benar-benar sangat diperlukan. Di tengah situasi yang seperti ini, kami tergugah untuk memberikan support kepada para akademisi agar dapat menemukan rencana terbaik pasca pandemic ini. Maka dari itu, sebagai bentuk kepedulian dengan pendidikan di negeri tercinta, SEVIMA bekerjasama dengan LITHAN Academy Singapore mengajak seluruh dosen dan perguruan tinggi untuk mengikuti “Webinar on Future Ready University in 90 Days”. Kapan Webinar on “Future Ready University in 90 Days” ini akan dilakukan? Webinar on Future Ready University in 90 Days akan diadakan pada tanggal 28 Mei 2020. Dimulai pukul 15.00 (waktu Singapura) hingga 17.30 (waktu singapura) kalau di Indonesia (14.00-16.30). Untuk itu, jangan lupa untuk menandai kalender anda untuk mengikuti kegiatan ini. Apa saja yang bisa anda dapatkan dalam kegiatan ini? Dalam proses kegiatan ini tentunya akan membahas tentang rencana terbaik yang bisa anda terapkan untuk perguruan tinggi anda. Selain itu, para pembicara juga akan mengulas tentang manfaat media digital yang merupakan satu-satunya kunci agar seluruh kegiatan di dalam dunia pendidikan tetap terlaksana dengan baik. Selain itu, pembahasan menarik lain juga akan disampaikan dalam seminar ini, salah satunya membahas tentang keberadaan media digital bisa dikolaborasikan dengan metode pembelajaran pedagogi dalam proses belajar mengajar. Seperti yang kita tahu, pembelajaran pedagogi memang sudah dikenal dengan belajar adalah bekerja, bekerja adalah belajar. Disini para pemateri juga akan mengulas lebih detail mengenai pembelajaran pedagogi ini. Siapa saja pembicara yang akan mengisi “Webinar on Future Ready University in 90 Days”? Akademisi Professor Claire Ozanne, Vice Provost, Academic Partnerships and International, University of Roehampton, London UK Bharat Agarwal, President of Vishwakarma University, India. Dr Lily Chan, CEO & Vice Chancellor of Wawasan Open University, Malaysia. Sandy Darmowinoto, Vice Rector OF President University, Indonesia. Pimpinan EdTech Giridhar Nayak,         CEO & Founder of SAMBAASH. Jan Lambrechts,       CEO & Founder of EPITOME. Leslie Loh,                 CEO & Founder of LITHAN Academy. Dengan menghadirkan para pembicara yang professional tersebut, tentunya anda akan mendapatkan masukan dan metode pembelajaran agar bisa sukses dalam menghadapi seluruh kegiatan pendidikan kedepan. Sangat menarik bukan? Pengalaman dan ilmu tersebut tentunya tidak bisa anda dapatkan di tempat lain. Jadi, sudahkah anda siap untuk mendapatkan ilmu baru dari para ahli? Bagaimana cara pendaftarannya? Untuk mengikuti kegiatan ini, anda bisa langsung mendaftarkan diri disini GRATIS: https://bit.ly/Sevima-Reg Tentunya anda akan mendapatkan ilmu yang bisa langsung diterapkan di perguruan tinggi anda dengan tepat. Sebelum terlambat, mari lakukan perubahan terbaik pada dunia pendidikan bersama-sama. Kalau buka anda, […]

Baca Selengkapnya »

SEVIMA.COM – Hai Sobat Sevima ! Bagaimana kegiatan kuliah onlinemu dari rumah? Ya, kami tahu, salah satu masalah ketika kuliah online dari rumah adalah kuota internet. Lagi asik mengerjakan tugas, eh, tahu-tahu tidak bisa internetan karena kuota tiba-tiba habis. Apa lagi di masa pandemi seperti ini, butuh effort lebih untuk beli pulsa. Nah, dalam rangka mendukung upaya pemerintah mengantisipasi penyebaran virus COVID-19 atau virus corona dengan mengimbau belajar dari rumah, SEVIMA EdLink menjalin kerjasama dengan Telkomsel dan XL Axiata untuk menghadirkan Paket Bebas Akses EdLink Web + Mobile. Buat sobat Sevima yang menggunakan provider Telkomsel ada Paket Ilmupedia 30Gb, dan buat pengguna XL ada kuota sebesar 2Gb / hari, jadi kalau sebulan bisa 60Gb. Lumayan banget ya, untuk meringankan beban kuota mahasiswa dan dosen mengakses kuliah online di EdLink Web + Mobile. Perlu dipahami sobat, kamu tetap harus punya Kuota Reguler untuk mengakses EdLink ini, dan aplikasi seperti Youtube, Zoom, Games Online, FB, WA tetap akan memotong paket data reguler kamu. SEVIMA juga tidak bertanggung jawab jika provider tiba-tiba menarik program ini tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Karena promo ini bisa berakhir sewaktu-waktu tergantung kebijakan provider masing-masing. Yuk, kita ucapkan terima kasih untuk Telkomsel dan XL Axiata yang sudah turut membantu meringankan beban kuota mahasiswa dan dosen untuk tetap belajar dari rumah. Semoga membantu ya sobat Sevima!

Baca Selengkapnya »

SEVIMA.COM – Untuk membantu dunia pendidikan agar tetap bisa belajar di rumah, SEVIMA sebagai konsultan IT yang berfokus pada pendidikan telah memberikan beberapa terobosan untuk mendukung program pemerintah. Nah, kali ini SEVIMA akan memberikan terobosan baru untuk menunjang belajar di rumah melalui kerjasama dengan salah satu penyedia kursus online ternama Udemy dengan menggratiskan materi-materi kursus online yang berkualitas yang selama bulan April 2020. Bagi rekan-rekan Bapak/Ibu Dosen atau mahasiswa yang tertarik bisa daftar dan mengikuti “150 Course Online secara GRATIS” di Udemy.com melalui Link berikut : bit.ly/sevima_udemy Semoga kolaborasi SEVIMA dan Udemy ini bisa bermanfaat bagi Bapak/Ibu Dosen pengajar yang telah bekerja keras selama masa wabah Corona / COVID-19 ini.

Baca Selengkapnya »

SEVIMA.COM – Munculnya virus Corona di Indonesia selama beberapa pekan ini membuat beberapa kegiatan harus diupayakan untuk dilakukan di dalam rumah saja. Pemerintah pun sudah menganjurkan seluruh masyarakat untuk melakukan social distancing agar virus yang sedang melanda di seluruh Negara ini bisa berkurang di Indonesia. Selain itu, pemerintah juga sudah mulai mengambil keputusan agar para pelajar melakukan seluruh aktivitas di dalam rumah. Hal ini juga berimbas kepada sistem perkuliahan di Indonesia. Seluruh kegiatan belajar mengajar serta ujian yang biasa dilakukan dengan sistem tatap muka pun harus dilakukan dengan sistem perkuliahan daring. Seluruh kegiatan tersebut diberikan melalui sistem online. Sehingga seluruh mahasiswanya dapat mengakses kegiatan tersebut di rumah masing-masing. Nah, beberapa perguruan tinggi ternama sudah mulai melaksanakan sistem perkuliahan tersebut dalam sistem online. Pihak perguruan tinggi tersebut memanfaatkan Siakad Cloud dan EdLink sebagai perantara proses belajar mengajar mereka. Kampus yang menggunakan SEVIMA EdLink Beberapa kampus telah menggunakan SEVIMA EdLink untuk memulai kuliah online di perguruan tingginya. Berikut contohnya: – Video conference – Diberbagai kampus EdLink sudah digunakan oleh banyak perguruan tinggi, bisa Anda cek disini: edlink.id Bagaimana cara mendapatkan EdLink ini? Cara yang dipakai pun dinilai cukup sangat mudah. Bisa diakses di edlink.id atau download EdLink pada Playstore dan sudah terintegrasi dengan siAkad Cloud jika pihak perguruan tinggi telah menggunakan siAkad Cloud. Kemudian mahasiswa akan dengan mudah bisa mengakses aplikasi ini sebagai pengganti perkuliahan tatap muka selama masa social distancing ini. Apa saja sih fasilitas yang bisa dimanfaatkan di EdLink ini? Banyak sekali fasilitas yang bisa kamu pergunakan di dalam EdLink ini. Fasilitas tersebut tidak kalah menariknya dengan perkuliahan tatap muka. Disini mahasiswa akan diberikan seperangkat video konversi untuk proses pembelajaran mereka. Tidak hanya itu, sistem penugasan, ujian dan absensi pun juga bisa dilakukan di dalam aplikasi ini. Yang lebih menarik, mahasiswa dan dosen bisa berkomunikasi dan berdiskusi satu sama lain di laman diskusi pada aplikasi ini. Bagaimana sih cara pengoperasian pada aplikasi ini? Hal pertama yang dilakukan adalah akses edlink.id atau mendownload aplikasi EdLink pada Playstore. Setelah menginstalnya, anda bisa melakukan registrasi atau login akun. Biasanya jadwal ujian serta pertemuan perkuliahan yang dulunya sudah tercatat pada KRS di siAkad Cloud sudah muncul di dalam EdLink ini. Setelah dosen melakukan pengunggahan data mengenai materi ujian atau materi, mahasiswa pun bisa mengaksesnya di dalam laman masing-masing sesuai dengan kebutuhan di dalam perkuliahan tersebut. Meski seluruh kegiatan ini dilakukan di dalam rumah, namun mahasiswa masih bisa menggunakan kesempatan belajar mengajar ini melalui EdLink dengan maksimal. Untuk itu, bagi kampus anda yang masih mengalami kesulitan untuk menjalani perkuliahan online, anda bisa mencoba untuk beralih pada EdLink. Semoga dengan diberlakukanya sistem social distancing ini, merebaknya virus corona di Indonesia bisa mereda. Sehingga masyarakat bisa melakukan kegiatan tanpa disertai rasa takut. Stay safe everyone! Jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan.

Baca Selengkapnya »

SEVIMA.COM – Lagi happening banget nih istilah kuliah online atau e-learning, apakah kampus Anda ada rencana memulai program kuliah online?. Kita tahu, saat ini metode pembelajaran sudah berbeda dengan metode belajar beberapa tahun ke belakang. Yuk cek aplikasi apa yang bisa membantu kamu untuk melakukan sekolah hingga kuliah online. 1. Ruangguru Ruangguru merupakan perusahaan teknologi terbesar di Indonesia yang berfokus pada layanan berbasis pendidikan. 2. Zenius.net Zenius.net merupakan aplikasi yang menyediakan produk dan jasa untuk kegiatan belajar secara online. 3. Google Classroom Google Classroom adalah aplikasi daring untuk menunjang kegiatan belajar dengan memanfaatkan akun Gmail sebagai layanan lingkup pendidikan online. 4. SEVIMA EdLink Sevima EdLink adalah aplikasi berbasis android yang dikhususkan untuk dunia pendidikan dalam membantu dosen/guru menghemat waktu, menjaga kelas tetap teratur, dan meningkatkan komunikasi dengan mahasiswa. edlink.id 5. Microsoft Microsoft juga menyediakan aplikasi belajar online, peserta didik dan pendidik berhak menggunakan Office 365 Education gratis, peserta didik cukup memasukkan alamat email sekolah saja. 6. Moodle Merupakan aplikasi yang dapat diakses secara gratis untuk kegiatan belajar secara online. 7. Blackboard CourseSites Blackboard adalah merupakan aplikasi sekaligus portal penyedia layanan pendidikan online yang dapat diakses secara gratis, dan biasanya digunakan oleh berbagai universitas. 8. Schoology Schoology adalah aplikasi LMS (Learning Management System) yang memiliki banyak fitur yang dapat digunakan untuk kegiatan belajar mengajar secara gratis, biasanya beberapa universitas juga menggunakan aplikasi ini. 9. Latitude Learning Latitude Learning adalah portal layanan LMS pendidikan yang bisa digunakan oleh 100 pengguna sekaligus dalam satu kelas. 10. Edmodo Edmodo adalah platform microblogging pribadi yang dikembangkan untuk guru dan siswa sebagai aplikasi penunjang kegiatan belajar mengajar secara online. 11. Quipper Quipper merupakan perusahaan teknologi pendidikan, yang menyediakan layanan produk/jasa pendidikan bagi siswa di Indonesia. Yaps, sekarang Anda bisa memilih aplikasi yang cocok untuk rencana kuliah online di kampus Anda, namun untuk kampus yang baru memulai untuk program kuliah online aplikasi SEVIMA EdLink sangat cocok untuk memulainya. Anda bahkan mendapat support penuh penggunaan aplikasi ini untuk penerapannya dari tim SEVIMA.

Baca Selengkapnya »

SEVIMA.COM – Merebaknya wabah Covid-19 di Indonesia pemerintah menghimbau masyarakat untuk melakukan social distance. Dengan melakukan social distance, maka akan mengurangi peluang penyebaran kasus Covid-19 di Indonesia. Untuk itu beberapa sekolah mengharuskan siswanya untuk belajar di rumah. Beberapa perkuliahan di kampus juga melakukan hal yang sama yaitu mengharuskan mahasiswa kuliah dari rumah. Selain itu pelaksanaan wisuda yang harusnya dilaksanakan dekat-dekat ini juga ditunda. Berikut langkah-langkah yang bisa dilakukan kampus untuk mencegah penyebaran virus Corona di kampus. 1. Mengampanyekan pola hidup sehat Salah satu penyebab utama tersebarnya virus Corona adalah pola hidup yang tidak sehat. Untuk itu, perguruan tinggi turut berkontribusi dalam mengampanyekan pola hidup sehat. Para mahasiswa dihimbau untuk melakukan perilaku hidup sehat dengan sering mencuci tangan menggunakan sabun atau alcohol based-handrub, menerapkan etiket batuk, mengonsumsi makanan sehat agar meningkatkan daya tahan tubuh, dan meminimalkan kegiatan dari keramaian yang kurang diperlukan. 2. Memanfaatkan sistem e-learning Beberapa instansi pendidikan yang telah mengumumkan kepada peserta didiknya untuk melakukan kegiatan belajar mengajar di rumah. Dengan berkembangnya teknologi saat ini, anjuran social distance tersebut bukan menjadi suatu permasalahan. Seluruh kegiatan tersebut dilakukan melalui sistem online dan tentunya bisa diakses di rumah. Nggak cuma itu, kampus juga bisa menyediakan skema pembelajaran blended system, jadi program pembelajaran ini memadukan antara pertemuan face to face di dalam kelas dan sistem online sesuai dengan sistem kredit semester dengan memanfaatkan Learning Management System (LMS) seprti SEVIMA EdLink. Dengan begitu, pelaksanaan program belajar masih bisa berlangsung dengan efektif. 3. Penangguhan perjalanan Melihat begitu meluasnya penyebaran virus Corona, kampus harus menghimbau dosen atau mahasiswanya untuk melakukan penangguhan perjalanan ke luar negeri, terutama ke negara-negara yang terdampak Covid-I9. Selain itu, bagi mahasiswa yang baru saja melakukan perjalanan ke luar negeri (terutama negara-negara yang termasuk red-alert) diharapkan untuk membatasi interaksi dengan civitas akademika lainnya maupun anggota keluarga selama 14 (empat belas) hari sejak kepulangannya ke Indonesia. Terutama untuk tiap unit kerja kampus juga dihimbau untuk aktif melakukan upaya kewaspadaan terhadap Covid-I9 dengan melakukan penyebaran informasi atau literasi kesehatan tanpa menimbulkan kepanikan, berkoordinasi dengan cleaning service agar lebih sering membersihkan tempat yang sering terpegang tangan dengan disinfektan, serta menjaga higiene diri dan sanitasi lingkungan di berbagai tempat. Itulah beberapa langkah yang bisa dilakukan kampus. Kita sama-sama berdoa agar musibah virus corona ini segera berakhir dan semua kegiatan bisa berjalan sebagaimana mestinya.

Baca Selengkapnya »