Berita & Artikel

Dunia Kampus

May

15

2018

...
Dunia Kampus | Kunjungan Kampus
60 Mahasiswa STTQ Gresik Belajar “Mengembangkan Budaya Profesional Berbasis IT” di SEVIMA

SEVIMA.CO.ID – Surabaya, Sebanyak 60 Mahasiswa dari Program Studi Teknik Industri Sekolah Tinggi Teknik Qomaruddin Gresik pada Selasa, 15 Mei 2018 melakukan kunjungan industri ke SEVIMA Surabaya. Kunjungan ini dalam rangka mempelajari bagaimana “Manajemen proyek IT dan Mengembangkan Budaya Profesional berbasis  IT” di perusahaan SEVIMA. Acara kunjungan ini dimulai dengan berkeliling SEVIMA Office yang disambut oleh tim SEVIMA. Di beberapa ruangan, mahasiswa Program Studi Teknik Industri Sekolah Tinggi Teknik Qomaruddin Gresik ini mendapat beberapa knowledge langsung dari masing-masing Project Manager tentang manajemen projek IT yang telah dilakukan oleh Tim SEVIMA. Setelah puas berkeliling SEVIMA Office, dilanjutkan dengan penyampaian materi dari beberapa pemateri yang telah disiapkan SEVIMA. Materi pertama dimulai dengan presentasi company profile dari Bapak Sugianto Halim (CEO & System Analyst) SEVIMA. Kemudian dilanjut dengan materi dari Azmi Yoga (PIC & Project Manager SEVIMA GoFeeder). Azmi Yoga sendiri menyampaikan tentang “Scrum” yaitu sebuah metode dalam manajemen proyek untuk industri IT, Azmi Yoga membuka materi tentang Scrum ini dengan santai dan penuh humor, Azmi Zoga menyampaikan materi yang cukup berat ini dengan menyenangkan sehingga teman-teman mahasiswa dapat menangkap materi dengan mudah. Bukan hanya menjelaskan materi, bapak Azmi Yoga juga meyuruh para mahasiswa mempraktikan secara langsung metode yang telah di sampaikan, agar nantinya pemahaman para mahasiswa bisa langsung diterapkan. Dan acara kunjungan ini di tutup dengan pemberian cindra mata dari kedua pihak,  bukan hanya cindra mata, teman-tema STT Qomarudin Gresik juga membawa makan khas asli gresik untuk diberika  kepada SEVIMA. Dan dilanjutkan dengan foto bersama untuk mendokumentasikan acara ini. Terakhir, SEVIMA mengucapkan terimakasih atas kunjungannya teman-teman Program Studi Teknik Industri Sekolah Tinggi Teknik Qomaruddin Gresik, semoga apa yang disampaikan bermanfaat. Sampai jumpa di lain kesempatan! SEVIMA : Take IT Easy

May

14

2018

...
Akreditasi | Dunia Kampus
Sukses Akreditasi dengan 4 Fungsi Utama SEVIMA QA Lite (2)

SEVIMA.CO.ID – Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mempersiapkan akreditasi. Simulasi adalah salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menjadi lebih siap menghadapi proses pengisian akreditasi. Lalu, apakah cukup hanya dengan melakukan simulasi pengisian butir akreditasi saja? Tentu untuk mendapatkan hasil akreditasi yang maksimal perlu mempersiapkan sesuatu yang lain. Dokumen pendukung salah satunya. Kegiatan administrasi yang cukup banyak terkadang menjadi kendala dalam mempersiapkan dokumen pendukung yang disyaratkan pada saat mengisi butir akreditasi. Padahal kelengkapan dokumen pendukung akan menjadi kunci saat pengajuan akreditasi. Untuk itu, QA Lite telah menyediakan fasilitas inventarisasi dokumen pendukung borang akreditasi. Fasilitas tersebut akan memudahkan kampus anda untuk mempersiapkan dan mengunggah dokumen pendukung yang disyaratkan pada setiap butir akreditasi, sehingga dikemudian hari dokumen pendukung borang tersebut dapat ditampilkan saat evaluasi dan penilaian akreditasi. Baca juga: Permudah Proses Pencatatan Data riwayat dosen dan tenaga kependidikan untuk Akreditasi Bagaimana dengan kampus anda? Sudahkah melengkapi dokumen pendukung akreditasi kampus anda? Permudah mempersiapkan dan mengunggah dokumen pendukung yang disyaratkan pada setiap butir akreditasi dengan SEVIMA QA Lite? bisa langsung kunjungi & download di: gofeeder.sevima.com, atau langsung bergabung bersama 1000 perguruan tinggi lebih yang telah menggunakan SEVIMA GoFeeder di : https://www.facebook.com/groups/sevimagofeeder/ SEVIMA Take IT Easy

Apr

25

2018

...
Akreditasi | Dunia Kampus | Event SEVIMA
Prof. Moses Kaget, Ada Aplikasi yang Dapat Memudahkan Proses Akreditasi

SEVIMA.CO.ID – Surabaya, Dalam acara Workshop Gofeeder v.3 yang diadakan pada tanggal 19 April 2018 kamarin di Hotel Santika Premiere Gubeng, SEVIMA mengundang Prof. Moses Laksono Singgih, beliau adalah asesor BAN-PT untuk progam studi AIPT dan Ketua Pusat Jaminan Mutu ITS 2009-2013. Alamat website beliau bisa diakses di www.moseslsinggih.org. Prof. Moses menjadi salah satu pemateri yang sangat di tunggu di acara tersebut, tentunya selain bapak Wawan Gunawan dari PDDikti. Dalam acara tersebut Prof. Moses menyampaiakan materi tentang akreditasi PT, beliau banyak sekali sharing tentang pengalamnya sebagai seorang asesor BAN-PT dan permasalahan yang sering terjadi di perguruan tinggi ketika akreditasi. Beliau juga sharing tentang pengalaman ketika menjadi seorang pejabat di ITS yang bertanggung jawab menjadi Ketua Pusat Jaminan Mutu ITS 2009-2013, lewat segudang pengalam itu, tentu banyak sekali ilmu yang dapat di sharingkan kepada perguruan tinggi yang datang di acara Workhsop GoFeeder v.3. Dalam sela-sela penyampaian materi, Prof. Moses meyinggung tentang SEVIMA GoFeeder, awalnya beliau tidak tahu tentang aplikasi GoFeeder. “Saya sebelumnya tidak tahu GoFeeder, setelah Pak Halim (CEO SEVIMA) menjelaskan kepada saya, aku batin gitu ya, seandainya dulu saya mengerjakan akreditasi dan ada GoFeeder dan ITS menggunakan, itu pasti nyamanya luar biasa”. Ujar Prof. Moses. “Selain proses akreditasi secara manual itu lama, tapi kalau menggunakan progam komputer menjadi lebih cepat dan akurat.” Lanjut Prof. Moses. Awal mula dikembangkan, SEVIMA GoFeeder ini memang bertujuan untuk menjawab dan menjadi solusi bagi perguruan tinggi menengah kebawah dari permasalah tentang lamanya proses penginputan butir akreditasi dan juga memangkas waktu untuk pelaporan ke PDDikti. SEVIMA memandang bahwa perguruan tinggi menengah kebawah juga berhak mendapat sistem yang handal dan dapat meringankan pekerjaan operator PT. Ingin tahu tentang SEVIMA GoFeeder? Let’s Check: gofeeder.sevima.com atau bisa langsung bergabung dengan 1000 lebih PT pengguna GoFeeder di Grup Facebook GoFeeder: https://www.facebook.com/groups/sevimagofeeder/ SEVIMA Take IT Easy

Apr

24

2018

...
Dunia Kampus | Event SEVIMA
23 Mahasiswa S2 Sistem Informasi ITS Kunjungi SEVIMA untuk Riset

SEVIMA.CO.ID – Surabaya, SEVIMA mendapat kunjungan dari S2 Sistem Informasi ITS pada Selasa, 24 April 2018. Kunjungan ini dalam rangka mempelajari bagaimana manajemen proyek IT di dunia industri secara langsung. Materi pertama dimulai dengan presentasi company profile dari Bapak Sugianto Halim (CEO & System Analyst) SEVIMA. Kemudian dilanjut dengan materi dari Mahendri (PIC & Project Manager siAkadCloud.com). Mahendri sendiri menyampaikan tentang Scrum & Agile yaitu sebuah metode dalam manajemen proyek untuk industri IT, Mahendri membuka materi tentang Scrum & Agile ini dengan santai dan penuh humor, Mahendri menyampaikan materi yang cukup berat ini dengan menyenangkan sehingga teman-teman mahasiswa dapat menangkap materi dengan mudah. Dan dilanjutkan dengan berkeliling SEVIMA Office yang disambut oleh tim SEVIMA. Di beberapa ruangan, mahasiswa S2 Sistem Informasi ITS ini juga mendapat beberapa knowledge langsung dari masing-masing Project Manager tentang manajemen projek IT yang telah dilakukannya. Wah pasti menang banyak nih teman-teman S2 Sistem Infromasi ITS. Terakhir, SEVIMA mengucapkan terimakasih atas kunjungannya teman-teman S2 Sistem Informasi ITS, semoga apa yang disampaikan bermanfaat. Sampai jumpa di lain kesempatan! SEVIMA Take IT Easy

Aug

18

2017

...
Akreditasi | Dunia Kampus
Inilah Hasil Pemeringkatan PTN Terbaik Indonesia 2017

SEVIMA.COM – Usai perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-72 di lapangan kawasan Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PUSPIPTEK) Serpong, Menristekdikti Mohamad Nasir mengumumkan klasterisasi dan pemeringkatan perguruan tinggi (PT) tahun 2017 kelompok non politeknik dan politeknik. Dilansir dari laman kelembagaan.ristekdikti.go.id, bahwa Menristekdikti didampingi Sekjen Kemenristekdikti Ainun Naim, Dirjen Kelembagaan Iptek dan Dikti Patdono Suwignjo dan pejabat eselon I lainnya serta Tim Klasterisasi Perguruan Tinggi Indonesia 2017. Pengumuman pemeringkatan PT yang sudah dilakukan oleh Kemenristekdikti sejak tahun 2015 ini bertujuan untuk membangun landasan klasifikasi dan pemeringkatan PT guna perbaikan terus menerus PT maupun untuk menilai tingkat kesehatan organisasi PT di Indonesia. Hasil pemeringkatan PT ini juga merupakan landasan bagi pembentukan kebijakan peningkatan kualitas dan/atau untuk kepentingan pembinaan PT. Pada tahun 2017 dihasilkan 5 (lima) klaster PT di Indonesia, dengan komposisi: klaster 1 berjumlah 14 PT; klaster 2 berjumlah 78; klaster 3 berjumlah 691, klaster 4 berjumlah 1,989, dan klaster 5 berjumlah 290. Ada 14 PT terbaik (klaster I) tahun 2017 kelompok non politeknik, yaitu: Universitas Gajah Mada (score 3,66) Institut Teknologi Bandung (3,53) Institut Pertanian Bogor (3,45) Universitas Indonesia (3,38) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (3,23) Universitas Diponegoro (3,08) Universitas Airlangga (2,99) Universitas Brawijaya (2,97) Universitas Hasanuddin (2,96) Universitas Negeri Yogyakarta (2,86) Universitas Sebelas Maret (2,85) Universitas Andalas (2,74) Universitas Pendidikan Indonesia (2,73) Universitas Padjadjaran (2,72) Pada tahun 2017 ini, pemeringkatan untuk kelompok politeknik juga diumumkan oleh Kemenristekdikti. Pertimbangannya karena pengembangan politeknik atau pendidikan vokasi telah menjadi prioritas dan tuntutan pemerintahan Jokowi-JK untuk mencetak lulusan yang memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan industri nasional. Pemeringkatan kelompok politeknik ini merupakan upaya pemerintah melalui Kemenristekdikti untuk lebih mendorong peningkatan kualitas pendidikan vokasi melalui revitalisasi politeknik. Pada tahun ini dihasilkan 5 (lima) kluster politeknik dengan komposisi: klaster1 berjumlah 10 politeknik; klaster 2 berjumlah 19; klaster 3 berjumlah 53, klaster 4 berjumlah 54, dan klaster 5 berjumlah 52. Peringkat PT terbaik (klaster 1) tahun 2017 untuk kelompok politeknik ini adalah: Politeknik Elektronik Negeri Surabaya ( Score 2,24) Poiteknik Negeri Sriwijaya (1,96) Poiteknik Negeri Semarang (1,96) Poiteknik Negeri Malang (1.95) Poiteknik Negeri Jakarta (1,91) Poiteknik Negeri Jember (1,88) Poiteknik Negeri Bandung (1,85) Poiteknik Negeri Lampung (1,84) Poiteknik Negeri Medan (1,82) Poiteknik Negeri Pontianak (1,71) Diharapkan hasil pengelompokan/klasterisasi ini dapat mendorong perguruan tinggi di Indonesia untuk terus melakukan perbaikan mutu secara berkelanjutan dan memutakhirkan datanya di Pangkalan Data Perguruan Tinggi (PD DIKTI) secara teratur, sesuai amanat Pasal 56 UU No.12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. Adapun detail dari rangking setiap perguruan tinggi masing-masing dapat diakses melalui laman kelembagaan.ristekdikti.go.id (pemeringkatan.ristekdikti.go.id) dengan dengan memasukkan 6 (enam) digit kode perguruan tinggi masing-masing yang tercatat pada PD DIKTI Kemenristekdikti. Untuk detail cara ngeceknya, anda bisa baca panduanya disini: Cara Mengetahui Pringkat Perguruan Tinggi Versi DIKTI Sumber: Kelembagaan.ritekdikti.go.id Image: http://uabt.ub.ac.id/

Jun

06

2017

...
Dunia Kampus
Mengenal dan Cara Lengkap Membuat NIDN, NIDK, NUP untuk Dosen Baru

SEVIMA.COM – Seblumnya kita kenalan dulu dengan istilah NIDN, NIDK dan NUP. NIDN adalah kepanjangan dari Nomor Induk Dosen Nasional yaitu nomor induk yang diterbitkan oleh Kementerian untuk dosen yang bekerja penuh waktu dan tidak sedang menjadi pegawai pada satuan administrasi pangkal/instansi lain.

Jun

05

2017

...
Dunia Kampus | Tips & Trik
6 Tips Menjadi Mahasiswa Berprestasi & Disenangi Dosen

SEVIMA.COM – Menjadi mahasiswa berprestasi di kampus tentu suatu hal yang membanggakan. Meski demikian, untuk mewujudkannya diperlukan kerja keras sehingga tidak mudah. Jika kamu ingin menjadi mahasiswa berprestasi tapi tak tahu caranya, berikut ini beberapa tipsnya: 1. Review materi kuliah Tugas mahasiswa bukan sekadar datang untuk kuliah. Tapi, kamu juga harus memahami materi yang diberikan dosen. Supaya kamu memperoleh nilai yang bagus saat ujian, tentu yang dilakukan adalah belajar. Review kembali materi kuliah yang diajarkan secara rutin sehingga kamu enggak sistem kebut semalam saat ujian tiba. 2. Dekat dengan dosen Mahasiswa berprestasi identik dekat dengan dosen. Sebab, dosen akan memercayakan beberapa tugas atau tanggung jawab kepadanya. Dekat dengan dosen memang banyak manfaatnya. Salah satunya, kamu akan mendapat berbagai informasi dan mudah mendapat rekomendasi jika dibutuhkan. 3. Asah skill Mahasiswa berprestasi enggak cuma pintar di kelas. Kamu harus mengombinasikan hard skill dan soft skill. Ikutlah kursus atau pelatihan yang kamu sukai untuk menunjang karier di masa mendatang. 4. Jalin jaringan yang luas Berprestasi tapi enggak punya banyak teman tentu percuma. Bangun jaringan dengan memperluas pergaulan. Jangan jadi mahasiswa kuper atau antisosial. 5. Berorganisasi Menyeimbangkan kuliah dan berorganisasi memang tak mudah. Jika tak cerdik membagi waktu, alhasil nilai jadi jeblok. Oleh karena itu, pilih organisasi atau UKM yang sesuai hobi dan passion. Sebab, berorganiasi akan memberikan banyak pengalaman yang enggak kamu dapat saat berada dalam kelas kuliah. 6. Menerima masukan Jangan merasa benar sendiri karena berprestasi. Manusia tak luput dengan salah. Lagi pula, kamu hidup dalam lingkungan masyarakat, sehingga harus mau menerima masukan dari orang lain. Jadikan kritik sebagai bahan introspeksi diri supaya bisa lebih baik lagi ke depan. Source: Okezone Rekan-rekan juga dapat membaca beberapa tips bermanfaat lainya disini: Tips dan Triks

May

23

2017

...
Dunia Kampus | Tips & Trik
Cara Mengetahui Pringkat Perguruan Tinggi Versi DIKTI

SEVIMA.COM –  Data peringkat perguruan tinggi di indonesia yang paling valid, tentu versi Dikti, karena Dikti lah yang mempunyai data lengkap tentang seluruh perguruan tinggi yang ada di indonesia, baik dari perguruan tinggi negeri sampai swasta. Penting bagi kita semua mengetahui pringkat suatu universitas, apalagi bagi temen-temen yang mencari kampus yang pas untuk melanjutkan studinya ke jenjang perkuliyahan, karena banyak maupun sedikit pringkat universitas akan mempengaruhi lulusannya dalam dunia kerja, selain skill para alumni pastinya. Lalu bagaimana cara mengetahui pringkat perguruan tinggi? Tenang, sebelumnya perlu dipahami dulu bahwa peringkat perguruan tinggi akan diperbarui tiap tahunnya. Dan inilah cara mengetahi peringkat perguruan tinggi versi Dikti: 1. Buka laman resmi Pemeringkatan Dikti: http://pemeringkatan.ristekdikti.go.id/index.php 2. Setelah itu masukan kode universitas/perguruan tinggi yang ingin dilihat 3. Jika belum tahu kode perguruan tinggi, silahkan ikuti petunjuk ini, cara mengetahui kode perguruan tinggi 4. Buka laman forlap pddikti, perguruan tinggi: http://forlap.dikti.go.id/perguruantinggi 5. Lalu silahkan tulis wilayah universitas yang ingin dicari, jika tahu lingkup koordinasi bisa ditulis, dan jangan lupa jenis perguruan tinggi juga ditulis agar lebih spesifik, seperti contoh saya akan mencari kode kampus ITS, maka saya tulis jawa timur dan jenis perguruan tinggi institut, seperti dalam gambar: 6. Jika berhasil, tampilanya seperti digambar dan anda sudah menemukan kode perguruan tinggi 7. Lalu kembali ke laman resmi pemeringkatan dikti dan masukan kode perguruan tinggi yang sudah anda peroleh dari forlap lalu klik cari 8. Jika berhasil tampilanya akan seperti gambar, dan anda berhasil mengetahui pringkat perguruan tinggi yang diinginkan: Itulah cara mengetahui pringkat pergruan tinggi versi Dikti, semoga bermanfaat dan selamat mencoba. Untuk yang ingin tahu peringkat perguruan tinggi pada tahun 2016 di Pdf bisa dilihat disini. Dan bagi rekan-rekan yang ingin tahu cara cek akreditasi prodi maupun akreditasi pergruan tinggi anda bisa cek disini lengkap: Cara Mengecek Status Akreditasi Universitas Termudah. Baca juga: Cara Mengecek Status Akreditasi Perguruan Tinggi & Prodi  Pedoman Penting Pelaksanaan Penjaminan Mutu untuk Akreditasi Pentingnya Akreditasi Bagi Perguruan Tinggi Strategi Branding Perguruan Tinggi Untuk Menarik Minat Mahasiswa Baru

May

22

2017

...
Dunia Kampus
Inilah 24 Standar Nasional Dikti Yang Akan Dijadikan Penilaian Akreditasi Tahun 2018

SEVIMA.COM – Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) mulai 2018 akan menggunakan sistem penilaian akreditasi Perguruan Tinggi (PT) maupun institusi sesuai Pemenristekdikti Nomor 44 Tahun 2015. Seperti dilansir laman Suara Merdeka, menurut Koordinator Perguruan Tinggi Swasta Wilayah VI Jawa Tengah Prof Dr DYP Sugiharto MPd Kons, penggunaan sistem tersebut sesuai dengan Permenristekdikti Nomor 44 Tahun 2015 mengenai standar nasional pendidikan tinggi yang baru akan diberlakukan  pada Desember 2017. “Dalam standar nasional pendidikan tinggi ada 24 standar yang harus dilakukan oleh perguruan tinggi. 24 Standar tersebut dibagi dalam tiga darma perguruan tinggi, delapan standar pendidikan, delapan standar penelitian dan delapan standar pengabdian,” kata Prof DYP Sugiharto usai penyerahan Sertifikat AIPT Peringkat A kepada Unika Soegijapranata di kampus setempat, Senin (20/2). Standar nasional pendididkan tinggi tersebut akan menjadi dasar acuan seluruh proses berikutnya termasuk proses akreditasi. Lalu apa yang akan diakreditasi oleh BAN-PT, yaitu 24 standar tersebut. “Setiap perguruan tinggi wajib melakukan apa yang menjadi ketentuan Permenristekdikti tersebut, bukan pilihan. BAN – PT akan mengecek apakah perguruan tinggi atau Institusi sudah melakukan 24 standar tersebut,” tambahnya. Sekarang proses akreditasi masih mengacu pada tujuh kriteria dan beberapa instrumen belum pada standar nasional pendidikan tinggi. Kedepannya menjadi sembilan kriteria. “Peraturan ini dibuat untuk melindungi masyarakat karena saat ini perguruan tinggi adalah badan otonom,” tambah pria yang menyebut sampai hari ini belum ada perguruan tinggi maupun institusi yang turun grade dan diharapkan tidak ada. Kepala Seksi Penilaian Kinerja Perguruan Tinggi II Direktorat Pembinaan Kelembagaan PT Kemenristekdikti Dian Indra SH MM menyatakan, proses standarisasi baru disusun petunjuk pelaksanaannya dan teknis. Proses standarisasi PT ini untuk menaikkan standar perguruan tinggi dan institusi. “Kendalanya banyak, masing-masing Perguruan Tinggi dan Institusi memiliki permasalahan. Misalnya kesiapan tenaga pengajar atau dosen, apakah sudah memenuhi jumlah minimal atau belum,” jelasnya. Mengenai banyaknya perguruan tinggi atau institusi yang belum siap, Direktur Pembinaan Perguruan Tinggi melakukan program pembimbingan untuk meningkatkan kualitas PT. “Kami melakukan sosialisasi, kunjungan, memanggil tim task force dan melakukan bimbingan melalui asessor. Kami tugaskan beberapa asessor untuk membimbing tapi hak mereka akan hilang saat universitas atau institusi tersebut dilakukan visitasi,” paparnya. (Source: kopertis12) Baca juga info terkait Akreditasi: Cara Mengecek Status Akreditasi Perguruan Tinggi & Prodi Pentingnya Akreditasi Bagi Perguruan Tinggi Pedoman Penting Pelaksanaan Penjaminan Mutu untuk Akreditasi Strategi Branding Perguruan Tinggi Untuk Menarik Minat Mahasiswa Baru

May

10

2017

...
Dunia Kampus
[INFOGRAFIK] Akreditasi Perguruan Tinggi dan Prodi 2017

SEVIMA.COM – Penjaminan mutu perguruan tinggi secara internal dan eksternal yang belum berjalan optimal menjadi faktor penyebab rendahnya mutu lulusan. Hal itu tecermin dari akreditasi institusi ataupun program studi yang belum ideal, yang juga berpengaruh terhadap kualitas lulusan yang harus mengikuti uji kompetensi. Dilansir dari laman kompas, menurut Direktur Penjaminan Mutu Ditjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi -Aris Junaidi, dalam sebuah acara di Kemristek dan Dikti, Jakarta, Jumat (5/5), hasil akreditasi berkaitan erat dengan jumlah kelulusan peserta uji kompetensi kelulusan mahasiswa. Aris mencontohkan data hasil kelulusan uji kompetensi bidang kesehatan. Uji kompetensi saat ini dilaksanakan buat dokter, dokter gigi, bidan, perawat, dan ners. Ada juga untuk guru. Semakin baik akreditasi PT, semakin tinggi pula kelulusan pesertanya. Di PT terakredirasi A, kelulusan uji kompetensinya di atas 80 persen, sedangkan yang terakreditasi B mencapai 70 persen. Adapun yang terakreditasi C kelulusannya di bawah 30 persen. Dari 4.472 PT di Indonesia saat ini, baru 50 PT yang memiliki akreditasi A. Program studi berakreditasi A sebanyak 2.512 prodi dari 20.254 prodi terakreditasi. “Budaya mutu harus jadi komitmen setiap perguruan tinggi. Hal ini dimulai dengan melaksanakan sistem penjaminan mutu internal (SPMI) di program studi dan institusi masing-masing PT,” kata Aris. Menurut Aris juga, meski penjaminan mutu jadi komitmen, anggaran yang disediakan bagi Direktorat Penjaminan Mutu baru sekitar 0,2 persen dari total anggaran Kemristek dan Dikti yang totalnya Rp 39 triliun. Dalam mengejar sistem penjaminan mutu eksternal PT oleh Badan Akreditasi Nasional PT, ujar Aris, banyak PT yang tidak memperhatikan proses SPMI. Padahal, jika SPMI di institusi sudah berjalan, penilaian mutu eksternal pun akan lebih baik. Kepala Subdirektorat Sistem Penjaminan Mutu Internal Syahrul Aminullah mengatakan, pihaknya mengembangkan sejumlah program untuk memperkuat penjaminan mutu internal di tiap PT. Hal ini ditempuh dengan membentuk Klinik SPMI mobile yang mempunyai 235 fasilitator untuk membantu PT yang ingin menyiapkan SPMI di institusinya. Dirangkum dari laman Kompas.com dengan judul “Penjaminan Mutu Perlu Dioptimalkan”. Baca juga: Cara Mengecek Status Akreditasi Perguruan Tinggi & Prodi Pentingnya Akreditasi Bagi Perguruan Tinggi Pedoman Penting Pelaksanaan Penjaminan Mutu untuk Akreditasi Strategi Branding Perguruan Tinggi Untuk Menarik Minat Mahasiswa Baru