Berita & Artikel

Featured

Agu

19

2020

...
Featured | Mau Kuliah
Bingung Mau Lanjut Kuliah Dimana, Cari Kampus Berbasis Online di Maukuliah.id

SEVIMA.COM – Sulit memang menjadi lulusan dan sedang mencari perkuliahan di situasi seperti ini. Pastinya banyak sekali dari kamu yang masih bingung untuk menentukan kampus impian. Belum lagi semua sistem perkuliahan yang sekarang ini berubah drastis. Tentunya banyak hal yang tidak bisa dilakukan seperti keadaan sebelum pandemi. Salah satunya pada sistem seleksi dan sistem pembelajaran perkuliahan. Banyak pertimbangan yang harus dipilih agar perkuliahan yang akan kamu jalani bisa berjalan seperti semestinya. Nah, jangan khawatir dulu guys! Di masa yang serba tidak pasti seperti ini, kamu bisa memilih kampus yang sudah menerapkan sistem perkuliahan online. Dengan menggunakan sistem daring, kegiatan perkuliahanmu akan terlaksana seperti semestinya. Akhir-akhir ini banyak kampus yang menyediakan sistem perkuliahan online. Sistem perkuliahan online dinilai sebagai salah satu solusi yang tepat di tengah pandemi seperti ini. Dalam sistem perkuliahan online, setiap mahasiswa bisa belajar dan mengerjakan tugas mereka di rumah masing-masing. Saking banyaknya kampus yang menyediakan sistem daring terkadang buat kamu bingung memilih kampus mana yang tepat. Nah lho, bingung lagi kan? Baca juga: Gak Usah Bingung Mau Kuliah di Mana, Cari di Maukuliah.id Aja Memang, memilih kampus memang bukan perkara yang mudah. Butuh pertimbangan yang pas dan matang untuk menentukannya. Terlebih dengan sistem pembelajaran online seperti ini. Kamu harus pas dalam menentukan kampus yang tepat buatmu. Eits, tenang dulu guys! Semua keresahan itu bisa kamu temukan solusinya di maukuliah.id. Disini kamu akan menemukan informasi seputar kampus yang menyediakan perkuliahan online terbaik di Indonesia. Pastinya akan banyak sekali informasi yang bisa kamu dapatkan disini. Di platform yang satu ini, kamu bisa menemukan berbagai macam informasi terkait dengan perkuliahan online ini. Disini kamu tidak hanya menemukan informasi seputar kampus dengan sistem perkuliahnnya saja lho. Tapi kamu juga bisa membandingkan kualitas perguruan tinggi satu sama lain. Menarik bukan? Yakin deh, saat kamu membuka platform yang satu ini, kamu akan mendapatkan manfaat yang tak terhingga. Segala keresahan kamu di masa pandemi seperti ini pasti akan terjawab semua di maukuliah.id. Pilih kampusmu tepat sasaran kuliahmu pun akan lancar. Selamat mencoba dan good luck!

Agu

13

2020

...
Featured | Pengetahuan IT
5 Problem yang Dihadapi Dosen Saat Kuliah Online

SEVIMA.COM – Hampir seluruh perguruan tinggi telah memberlakukan sistem belajar jarak jauh atau kuliah online untuk seluruh mahasiswanya. Sistem kuliah online ini untuk mencegah penyebaran pandemi virus Covid-19 yang sampai saat ini belum jelas akan sampai kapan. Dalam melaksanakan kuliah online biasanya dosen dan mahasiswa akan membuat group WhattsApp, menggunakan Google Classroom atau tool yang lain. Namun ternyata rata-rata dosen banyak yang menemukan beberapa kendala ketika melakukan perkuliahan secara online. Mungkin karena tool yang digunakan belum mendukung sepenuhnya kebutuhan mereka. Berikut 5 masalah yang sering dihadapi dosen saat kuliah online 1. Dosen mengajar di banyak kelas, harus bikin kelas satu persatu Bisa Anda bayangkan jika seorang dosen mengajar di beberapa kelas atau malah mengajar mata kuliah yang berbeda, betapa banyak grup WhattsApp yang harus dibuat. Harus bikin kelas satu persatu, lalu invite mahasiswa satu per satu lagi. Duh, pasti sangat melelahkan bukan! 2. Belum lagi absenin mahasiswa yang ikut kelas, terus direkap ulang Pasti Anda salah satunya, sudah bikin grup perkelas, waktu kuliah online bingung bagaimana cara absen mahasiswa dan memastikan kalau mereka beneran mengikuti perkuliahan. Apa harus absen di grup, dengan bilang “Hadir”? Wahh, pasti waktu Anda akan terbuang banyak hanya untuk memantau kehadiran, sayang banget bukan. 3. Harus cek dan beri nilai tugas / kuis tiap mahasiswa Penugasan adalah salah satu kegiatan yang harus dilakukan untuk mengukur dan menilai apakah mahasiswa telah memahami materi yang disampaikan dosen. Namun, bagaimana jika Anda harus memberi nilai satu-persatu mahasiswa Anda secara manual, duh melelahkan bukan? apalagi kuliah berikutnya sudah menunggu. 4. Memory penuh share materi dan tugas dari mahasiswa Ketika waktu pengumpulan tugas datang, pernah gak Anda merasakan beberapa aplikasi di HP tidak berfungsi dengan baik (ngelag) karena memori penuh, dan ternyata yang bikin penuh adalah berkas-berkas tugas dari mahasiswa. Duh! 5. Harus install banyak Aplikasi, ribet mau pakai yang mana Bingung mau menggunakan tool apa yang cocok dengan Anda dan menyesuaikan dengan mahasiswa Anda, jadi harus install beberapa aplikasi. Belum lagi ketika mau konferensi video harus install aplikasi yang berbeda, hemm. Tentu ini tidak boleh dibiarkan, karena akan menguras Produktifitas Anda dan juga membuang banyak waktu. Untuk menjawab problem-problem dosen itu, tidak adil rasanya kalau tidak memberikan solusi yang konkrit. Nah untuk membantu perkuliahan online Anda menjadi lebih efektif dan efisien SEVIMA EdLink bisa sedikit meringankan pekerjaan Anda, karena EdLink sudah dirancang khusus untuk perkuliahan online kampus di Indonesia, jadi bisa mengakomodir permasalahan Anda di atas. Gunakan sekarang! EdLink.id

Jul

20

2020

...
Featured | Mau Kuliah
Kerjasama SEVIMA dan AltoShift untuk Permudah Pencarian di Maukuliah.id

SEVIMA.COM – Untuk memudahkan pengguna dalam melakukan pencarian perguruan tinggi dan jurusan di platform Maukuliah.id SEVIMA jalin kerjasama dengan AltoShift. AltoShift merupakan pengembang Smart Search Technology untuk meningkatkan kemampuan fitur pencarian di sebuah aplikasi/platform. Sedangkan Maukuliah.id sendiri adalah platform yang membantu siswa dalam mencari dan membandingkan informasi perguruan tinggi dan program studi di seluruh Indonesia. Maukuliah.id juga memberikan informasi mengenai dunia perkuliahan, memberikan ulasan yang sangat jelas dan lengkap buat para calon mahasiswa yang ingin memasuki dunia perkuliahan. Smart Search Permudah Pencarian Kampus & Prodi Dengan adanya fitur Smart Search dari AltoShift ini akan memberikan kemudahan lebih bagi para pengguna Maukuliah.id ketika mencari perguruan tinggi atau jurusan yang ingin di cari oleh calon mahasiswa. Secara teknis Smart Search ini akan menampilkan hasil pencarian ketika pengguna membubuhkan kata kunci (kampus atau prodi) tertentu, sehingga pengguna Maukuliah.id lebih cepat dan akurat dalam menemukan kampus atau jurusan. Semoga pengembangan Smart Search dari AltoShift ini memberikan dampak yang baik untuk pengguna dan perkembangan platform Maukuliah.id. Nah, untuk teman-teman yang ingin cari perguruan tinggi atau program studi, yuk coba kehandalan Smart Search dari AltoShift yang sudah diterapkan di: Maukuliah.id

Jul

08

2020

...
e-learning | Featured | Teknologi
Terbukti! SEVIMA EdLink Tingkatkan Minat Belajar di Tengah Pandemi Covid-19

SEVIMA.COM – Pandemi Covid-19 melanda diberbagai Negara tak terkecuali di Indonesia. Untuk memutus rantai persebaran Covid –19 pada pemerintah memberikan intruksi semua lembaga pendidikan diminta untuk belajar dari rumah. Hal ini tentu akan berpengaruh pada kegiatan belajar mengajar yang biasanya dilakukan secara tatap muka tetapi sekarang diharuskan kegiatan belajar mengajar dilakukan secara daring berbasis internet. Agar proses pembelajaran tetap berlangsung serta materi kuliah tetap tersampaikan meskipun mahasiswa belajar dari rumah maka sarana pembelajaran berbasis internet yang sesuai adalah penggunaan aplikasi SEVIMA EdLink. EdLink merupakan platform pembelajaran berbasis jejaring sosial yang diperuntukan untuk perguruan tinggi dan membantu dosen, mahasiswa untuk berkolaborasi dalam belajar mengajar. Baca juga: Cegah Corona, Beberapa Kampus Ternama Gunakan EdLink Untuk Kuliah Online Beberapa hari lalu kami dapat testimoni dari salah satu mahasiswa bernama Silfester Hulu dari STP Dian Mandala Sumatra Utara, begini menurutnya: “Saya berterima kasih banyak pada EdLink, karena dengan EdLink saya bisa mengikuti perkuliahan online dengan baik, seperti mengirim tugas dan belajar di rumah dengan baik. Saya juga semakin rajin belajar berkat EdLink. Pokoknya EdLink luar biasa. Terima kasih EdLink karena jasamu sangat bermanfaat.” Lanjut dia Selain manfaat yang didapat oleh mahasiswa juga bermanfaat bagi dosen dan perguruan tinggi. Pembelajaran dengan teknologi atau biasa disebut e-learning merupakan solusi yang tepat karena terbatasnya kegiatan tatap muka di tengah wabah pandemi covid-19 pada saat ini. Dengan pembelajaran e-learning dosen dan mahasiswa bisa belajar di mana saja dan kapan saja. Dalam pelaksanaan pembelajaran e-learning harus menggunakan media yang menghubungkan antara dosen dan mahasiswa dan SEVIMA EdLink adalah salah satu media yang dapat membantu kegiatan belajar secara daring. edlink.id

Jul

03

2020

...
Dunia Kampus | e-learning | Featured
Mendikbud: Pembelajaran Jarak Jauh akan Permanen

SEVIMA.COM – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim mengatakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bisa diterapkan secara permanen usai pandemi virus korona (covid-19). Hal ini diungkapkan Nadiem dalam rapat kerja dengan Komisi X DPR. Menurut analisis Kemendikbud, pemanfaatan teknologi dalam kegiatan belajar-mengajar akan menjadi hal yang mendasar. “Pembelajaran jarak jauh, ini akan menjadi permanen. Bukan pembelajaran jarak jauh pure saja, tapi hybrid model. Adaptasi teknologi itu pasti tidak akan kembali lagi,” kata Nadiem. Baca juga: Penting! Ini 7 Tips Mengajar Dari Mendikbud Di Masa Pandemi Covid-19 Dia mengatakan, pemanfaatan teknologi ini akan memberikan kesempatan bagi sekolah melakukan berbagai macam modeling kegiatan belajar. “Kesempatan kita untuk melakukan berbagai macam efisiensi dan teknologi dengan software dengan aplikasi dan memberikan kesempatan bagi guru-guru dan kepala sekolah dan murid-murid untuk melakukan berbagai macam hybrid model atau school learning management system itu potensinya sangat besar,” tuturnya. Menurut Nadiem, hal ini terbukti dalam pelaksanaan pembelajaran jarak jauh selama pandemi Covid-19. Ia menilai, para guru dan orangtua akhirnya mencoba beradaptasi dan bereksperimen memanfaatkan teknologi untuk kegiatan belajar. “Walau sekarang kita semua kesulitan beradaptasi dalam PLJ, tapi belum pernah dalam sejarah Indonesia kita melihat jumlah guru dan kepala sekolah yang bereksperimen dan orangtua juga bereksperimen beradaptasi dengan teknologi,” ucapnya. “Jadi ini merupakan sebuah tantangan dan ke depan akan menjadi suatu kesempatan untuk kita,” kata Nadiem. Baca juga: 5 Pekerjaan Paling Banyak Dibutuhkan Menurut Mendikbud Nadiem Makarim Nadiem menambahkan, Kemendikbud melakukan perumusan kurikulum hingga asesmen PJJ. Kurikulum itu disusun dengan mempertimbangkan penyederhanaan belajar dan fokus kepada aspek literasi, numerasi, dan pendidikan berkarakter. Tim dari Kemendikbud, yakni Balitbang, sedang mempersiapkan kurikulum itu. Selain kurikulum PJJ, lanjut dia, Kemendikbud juga menyiapkan modul pembelajaran. Dengan modul tersebut, siswa dapat belajar di rumah secara mandiri. Modul itu juga membantu guru melakukan PJJ. Kemendikbud juga menyusun modul untuk para orang tua dalam mendampingi anaknya belajar. Sumber: https://nasional.kompas.com/read/2020/07/02/14445511/mendikbud-setelah-pandemi-covid-19-pembelajaran-jarak-jauh-akan-permanen

Jun

29

2020

...
Featured | Lawan Covid-19
Bagaimana Cara PTS Bertahan saat Pandemi?

SEVIMA.COM – Perguruan Tinggi Swasta (PTS) harus mempertimbangkan pengeluaran di masa pandemi virus korona (covid-19). PTS sebisa mungkin melakukan efisiensi akibat memburuknya finansial kampus. “Dalam situasi ini maka tak ada jalan bagi PTS untuk melakukan efisiensi di segala lini, menunda pembangunan dan pembelian sarana prasarana yang tidak mendesak,” kata Rektor Universitas Widya Mataram, Edy Suandi Hamid yang disadur dari Medcom.id. Pemasukan PTS diprediksi akan tersendat dari mahasiswa sebagai sumber keuangan. Dia menyebut kondisi ekonomi mahasiswa yang rentan bisa jadi berimbas terhadap kemampuan finansial kampus. “Ini situasi yang sangat sulit, bagi mahasiswa dan PTS, utamanya PTS kecil menengah. Di satu sisi menghadapi penundaan pemasukan dari uang kuliah mahasiswa, dan potensi penurunan mahasiswa baru,” jelas Edy. Banyaknya mahasiswa lama yang mengajukan cuti juga menjadi persoalan. Sebab, kampus harus tetap membiayai operasional, termasuk gaji dosen dan karyawannya. Edy mengatakan berat bagi kampus mengambil kebijakan pemotongan gaji karyawan atau bahkan merumahkannya. Namun, kata dia, situasi itu bukan isapan jempol bila tak ada perubahan kondisi finansial. “Namun tentu itu kalau sudah tidak ada jalan lain. Jalan lain itu misalnya pemotongan gaji, minta dukungan Badan Penyelenggaranya menutup kekurangan, meminjam pihak ke tiga dan sebagainya,” lanjut Edy. Edy menuturkan perguruan tinggi harus prihatin dan kerja keras atas kondisi ini. Satu-satunya peluang yang bisa dioptimalkan adalah digencarkannya penerimaan mahasiswa baru. “Usaha promosi, cari mahasiswa baru juga harus dilakukan, karena bagi PTS, cash flownya sangat bergantung pada mahasiswa. Ini bisa juga mencarikan sponsor beasiswa bagi mahasiswa barunya dari perusahaan atau pihak lainnya,” ujarnya Untuk perguruan tinggi yang ingin bertahan di masa sulit ini, yuk bergabung di WEBINAR “Normal Baru: Strategi Perkuat Sistem & Keuangan Perguruan Tinggi” segera Daftar Gratis! disini: bit.ly/pinteksevima sumber: https://www.medcom.id/pendidikan/news-pendidikan/3NOGz9pN-efisiensi-semua-lini-cara-pts-bertahan-saat-pandemi

Jun

25

2020

...
Event SEVIMA | Featured | Info Kuliah
Pendaftaran BEASISWA SEMESTA 2020 Dibuka!

SEVIMA.COM – Beasiswa SEMESTA merupakan Beasiswa Full Scholarship Sarjana yang menjadi program rutin SEVIMA untuk membantu lulusan SMA/SMK yang berprestasi di bidang teknologi informasi untuk bisa mendapatkan ilmu baik dari kuliah dan juga bekerja langsung di SEVIMA untuk membangun talenta-talenta terbaik di Indonesia. Untuk Periode ke 2 di tahun 2020 ini SEVIMA membuka kesempatan bagi adik-adik yang baru lulus atau sudah lulus maksimal 2 tahun yang lalu, untuk ikut serta mengikuti ajang kompetisi ini. Bisa Kuliah Gratis sambil menjadi programmer handal di SEVIMA. Siapa yang bisa ikut Beasiswa SEMESTA Beasiswa kuliah kerja SEMESTA ini dapat diikuti oleh siswa-siswa yang telah selesai menempuh pendidikan SMA/K, terutama untuk mereka yang tertarik dengan bidang IT dan Programming. Syarat peserta Lulusan SMA, SMK dan sederajat (maksimal 2 tahun setelah lulus) Diutamakan lulusan SMK IT / RPL Menguasai program Git Bersedia ditempatkan di kantor Sevima di Surabaya Tidak terikat kontrak kerja, kuliah, atau beasiswa lainnya. Mekanisme beasiswa Beasiswa SEMESTA akan memilih 3 orang yang memiliki talenta di bidang yang telah ditentukan. Para pemenang akan mendapat beasiswa kuliah di program Binus Online Learning dan/atau Pendidikan Jarak Jauh Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PJJ PENS) dan kontrak kerja dengan Sevima. Berikut detail hadiah yang akan diterima oleh para pemenang: Subsidi biaya kuliah hingga Rp. 55 juta sampai lulus kuliah Kontrak kerja dengan Sevima selama 4 tahun Selain itu, pemenang juga akan mendapatkan uang saku yang akan diberikan sebanyak sekali dengan jumlah: Juara 1: Rp. 3 juta Juara 2: Rp. 2 juta Juara 3: Rp. 1 juta Proses Seleksi Beasiswa SEMESTA Beasiswa SEMESTA akan menyaring seluruh pendaftar menjadi 3 pemenang melalui 3 tahapan proses seleksi, antara lain: Seleksi Administrasi / Berkas Seleksi Computer Based Test (CBT) Seleksi Hackaton Seluruh proses seleksi beasiswa kuliah kerja ini dilakukan secara daring / online. Tanggal Penting Beasiswa SEMESTA Kandidat penerima Beasiswa SEMESTA akan melalui beberapa macam proses seleksi, mulai dari seleksi administrasi hingga seleksi teknis bersama tim Sevima. Proses ini akan berlangsung sejak tanggal 20 Juni 2020 hingga 12 September 2020. Pendaftaran 20 Juni 2020 – 7 Agustus 2020 Pengumuman kelulusan seleksi administrasi 13 Agustus 2020 Test Tahap 1 29-30 Agustus 2020 Pengumuman Test Tahap 1 1 September 2020 Daftar Ulang Test Tahap 2 8 September 2020 Test Tahap 2 dan Pengumuman Pemenang 12 September 2020 Kontrak kerja Oktober 2020 Mulai Perkuliahan Awal 2021 Tata cara pendaftaran Untuk setiap siswa yang berminat, dapat melakukan pendaftaran disini: bit.ly/BeasiswaSemesta2020, dengan alur sebagai berikut: Mendaftar melalui Google Form yang telah disediakan panitia Tim Sevima akan mengirimkan akses ke maukuliah.id Peserta melakukan login ke website maukuliah.id dan melengkapi berkas yang telah ditentukan sebelumnya Tim Sevima kemudian akan melakukan verifikasi data dari setiap peserta yang mendaftar Tim Sevima akan mengumumkan kelulusan melalui website maukuliah.id Peserta yang lolos dapat melihat jadwal pelaksanaan test tahap 1 (CBT) di website maukuliah.id Pengumuman kelolosan tes tahap 1 akan dilakukan di maukuliah.id Peserta yang lolos akan mengikuti tes tahap 2 sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Jun

24

2020

...
Featured | siAkad Cloud
siAkad Cloud Bantu 100+ Kampus Dapatkan Mahasiswa Baru Secara Online

SEVIMA.COM – Siakad Cloud merupakan Sistem Informasi Akademik kampus berbasis cloud sebuah solusi yang memberikan kemudahan kepada perguruan tinggi dalam membangun Sistem Informasi Akademik tanpa perlu repot menyediakan infrastruktur IT maupun menambah tenaga SDM. Siakad Cloud dirancang untuk memberikan kemudahan kepada perguruan tinggi dalam mengelola administrasi kampus secara terintegrasi, mulai dari penerimaan mahasiswa baru secara online, manajemen kurikulum, membuat jadwal kuliah, pengisian Kartu Rencana studi (KRS), mengelola data nilai mahasiswa, sistem pembayaran online dan berbagai kegiatan lainnya di perguruan tinggi. Siakad Cloud membantu 100 perguruan tinggi lebih dalam memberikan pelayanan prima untuk civitas kampus, bahkan di musim pandemi ini siAkad Cloud juga memudahkan kampus dalam melakukan pendaftaran mahasiswa baru secara online (siakadcloud.com/mitra-siakadcloud). Bagaimana kemudahan PMB Online siAkad Cloud membantu perguruan tinggi mendapat calon mahasiswa baru? 1. Calon Mahaiswa Baru Cukup Daftar Dari Rumah Dengan PMB Online, calon mahasiswa baru yang akan mendaftar, cukup dengan mendaftar dari rumah tanpa perlu datang langsung ke kampus. Sistem PMB Online ini berguna untuk mencegah penyebaran Covid-19 karena tidak menimbulkan kerumunan atau interaksi yang berdekatan dengan banyak orang. Sistem seleksi ini bisa menjadi respon kesiapan kampus dalam menghadapi masalah yang terjadi akhir-akhir ini. Baca juga: Panduan Digital Marketing untuk Universitas Cari Mahasiswa 2. PMB Online Inovasi Pendaftaran Mahasiswa Baru Tanpa Ribet SPMB online sebuah inovasi untuk memudahkan penerimaan mahasiswa baru yang memiliki layanan yaitu dimana calon mahasiswa dapat mendaftar langsung secara online tanpa harus datang ke kampus terkait. Saat calon mahasiswa mendaftar pada kampus maka biasa mengisi sendiri form biodata (Isi Data) tanpa harus datang langsung dan calon mahasiswa juga meng-upload persyaratan serta bukti pembayaran. Jadi apabila kampus atau perguruan tinggi memiliki sistem ini proses pendaftaran ujian masuk calon mahasiswa baru jauh lebih mudah. 3. Terintegrasi dengan Computer Based Test (CBT) untuk Melaksanakan Ujian Masuk Dosen atau pegawai tidak perlu disibukkan dengan persiapan tes yang panjang, seperti mencetak dan memperbanyak kertas soal dan jawaban. Cukup dengan satu kali meng-input soal ke server, seluruh calon mahasiswa sudah bisa mengikuti tes. Begitu juga dengan waktu pasca tes, dosen tidak perlu pusing memeriksa hasil tes yang menumpuk berlembar-lembar. Sistem CBT yang ada di siAkad Cloud akan mengakumulasi secara otomatis nilai hasil tes para calon mahasiswa berdasarkan kunci jawaban yang telah di-input sebelumnya. Baca juga: Cara Mencari Mahasiswa Baru di Tengah Situasi COVID-19 4. Pembayaran Bisa Dilakukan Online dengan Payment Gateway Agar pemasukan dana kampus tetap lancar, integrasikan proses pembayaran dengan SEVIMAPay, sehingga bisa dibayarkan dengan channel apapun termasuk pembayaran melalui tokopedia! SPMB Online yang ada di sistem siAkad Cloud ini hadir untuk setiap kampus dengan beragam keunggulan dan kelebihan yang sangat membantu. Nah kira-kira mengapa perguruan tinggi banyak memilih Siakad Cloud untuk menjadi solusinya, berikut alasanya: Mengapa Banyak Yang Memilih Siakad Cloud? 1. Siakad Cloud Sesuai dengan Regulasi Pemerintah Siakad Cloud dibangun dalam upaya memudahkan pengelolaan data yang selalu mengikuti arahan dan peraturan sesuai kebijakan pemerintah sehingga selalu disempurnakan dan diperbarui sesuai peraturan Dikti (Kemendikbud). Dan dengan siAkad Cloud pastinya tidak perlu ribet lagi dalam pelaporan ke forlap PDDIKTI, karena siAkad cloud juga dilengkapi dengan modul PDDIKTI Integrator, […]

Jun

16

2020

...
Dunia Kampus | e-learning | Featured
NEWS: Pembelajaran di Perguruan Tinggi Masih Harus Dilakukan Daring

SEVIMA.COM – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim menetapkan Tahun Akademik 2020/2021 di perguruan tinggi tetap dimulai pada Agustus 2020. Meskipun demikian, ia menegaskan bahwa pembelajaran di jenjang pendidikan tinggi ini tetap dilaksanakan secara daring. “Tahun akademik tetap dimulai bulan Agustus 2020, tetapi pembelajaran di perguruan tinggi di semua zona masih dilakukan secara daring,” katanya saat menyampaikan keterangan pers tentang Penyelenggaraan Pembelajaran Tahun Ajaran dan Akademik Baru di Masa Pandemi Covid-19 secara langsung melalui virtual di Youtube Kemendikbud RI, Senin (15/6). Nadiem beralasan bahwa kampus memiliki potensi mengadopsi belajar jarak jauh lebih mudah ketimbang pendidikan menengah dan pendidikan dasar. “Saat ini semua perguruan tinggi masih melakukan secara online sampai ke depannya mungkin kebijakan berubah,” lanjutnya. Menteri yang masih berusia 35 tahun itu menegaskan bahwa aktivitas prioritas yang berhubungan dengan kelulusan dan sulit dilakukan secara daring masih diperbolehkan untuk dilakukan secara tatap muka. Nadiem mencontohkan penelitian laboratorium, praktikum, studio, bengkel, yang semua hal tersebut membutuhkan mesin dan peralatan masing-masing. Baca juga: Panduan Pembelajaran Tahun Ajaran & Akademik Baru di Masa Pandemi Covid-19 “Kalau ini aktivitas prioritas yang berdampak pada kelulusan mahasiswa, masing-masing pemimpin perguruan tinggi diperbolehkan untuk mengizinkan aktivitas mahasiswa datang ke kampus hanya untuk aktivitas prioritas itu yang berhubungan dengan kelulusannya,” ujarnya. Alumnus Universitas Brown dan Universitas Harvard itu beralasan, tidak ingin mengorbankan potensi mahasiswa untuk segera lulus pada saat ini karena akan menciptakan beragam masalah lainnya. Sementara pembelajaran masih dilakukan secara daring. “Masih tidak diperkenankan untuk melakukan kuliah tatap muka. Tidak diperkenankan berbondong-bondong untuk mahasiswa masuk ke dalam kampus, cuman buat individual project mereka yang khusus prioritas untuk kelulusannya,” jelasnya. Baca juga: Sambut New Normal, Ini 5 Perlengkapan Wajib di Perguruan Tinggi Kebolehan mahasiswa datang ke kampus untuk menyelesaikan studinya itu juga tentu saja harus dilakukan dengan memenuhi standar protokol kesehatan yang ketat sesuai dengan aturan yang sudah dikeluarkan oleh pemerintah melalui Kementerian Kesehatan. “Adapun jika terdapat mata kuliah yang tidak dapat dilaksanakan secara daring maka diletakkan di bagian akhir semester,” pungkasnya. Berikut video cuplikanya:

Jun

15

2020

...
Dunia Kampus | Featured | Lawan Covid-19
Panduan Pembelajaran Tahun Ajaran & Akademik Baru di Masa Pandemi Covid-19

SEVIMA.COM – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Kementerian Agama (Kemenag), Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan Komisi X DPR RI telah mengumumkan rencana penyusunan Keputusan Bersama Empat Kementerian tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Tahun Ajaran dan Tahun Akademik Baru di Masa Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) secara virtual melalui webinar, Senin (15/06/2020). Panduan yang disusun dari hasil kerjasama dan sinergi antar kementerian ini bertujuan mempersiapkan satuan pendidikan saat menjalani masa kebiasaan baru. “Prinsip dikeluarkannya kebijakan pendidikan di masa Pandemi Covid-19 adalah dengan memprioritaskan kesehatan dan keselamatan peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, keluarga, dan masyarakat.” ujar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim. Tahun ajaran baru bagi pendidikan anak usia dini (PAUD), pendidikan dasar, dan pendidikan menengah di tahun ajaran 2020/2021 tetap dimulai pada bulan Juli 2020. “Namun demikian, untuk daerah yang berada di zona kuning, oranye, dan merah, dilarang melakukan pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan. Satuan pendidikan pada zona-zona tersebut tetap melanjutkan Belajar dari Rumah,” terang Mendikbud Nadiem Anwar Makarim, pada webinar tersebut. Terkait jumlah peserta didik, hingga 15 Juni 2020, terdapat 94 persen peserta didik yang berada di zona kuning, oranye, dan merah dalam 429 kabupaten/kota sehingga mereka harus tetap Belajar dari Rumah. Adapun peserta didik yang saat ini berada di zona hijau hanya berkisar 6 persen. Nadiem menegaskan, proses pengambilan keputusan dimulainya pembelajaran tatap muka bagi satuan pendidikan di kabupaten/kota dalam zona hijau dilakukan secara sangat ketat dengan persyaratan berlapis. Keberadaan satuan pendidikan di zona hijau menjadi syarat pertama dan utama yang wajib dipenuhi bagi satuan pendidikan yang akan melakukan pembelajaran tatap muka. Persyaratan kedua, adalah jika pemerintah daerah atau Kantor Wilayah/Kantor Kementerian Agama memberi izin. Ketiga, jika satuan pendidikan sudah memenuhi semua daftar periksa dan siap melakukan pembelajaran tatap muka. Keempat, orang tua/wali murid menyetujui putra/putrinya melakukan pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan. “Jika salah satu dari empat syarat tersebut tidak terpenuhi, peserta didik melanjutkan Belajar dari Rumah secara penuh,” tegas Mendikbud. Nadiem juga mengajak semua pihak termasuk seluruh kepala daerah, kepala satuan pendidikan, orang tua, guru, dan masyarakat bergotong-royong mempersiapkan pembelajaran di tahun ajaran dan tahun akademik baru. “Dengan semangat gotong-royong di semua lini, saya yakin kita pasti mampu melewati semua tantangan ini,” kata Mendikbud. Panduan Pembelajaran Tatap Muka pada Zona Hijau Di luar pelarangan yang berlaku di zona kuning, oranye, dan merah, tahapan pembelajaran tatap muka satuan pendidikan di zona hijau dilaksanakan berdasarkan pertimbangan kemampuan peserta didik dalam menerapkan protokol kesehatan. Dengan demikian, urutan pertama yang diperbolehkan pembelajaran tatap muka adalah pendidikan tingkat atas dan sederajat, tahap kedua pendidikan tingkat menengah dan sederajat, lalu tahap ketiga tingkat dasar dan sederajat. Itupun harus dilakukan sesuai dengan tahapan waktu yang telah ditentukan. “Namun, begitu ada penambahan kasus atau level risiko daerah naik, satuan pendidikan wajib ditutup kembali,” terang Mendikbud. Rincian tahapan pembelajaran tatap muka satuan pendidikan di zona hijau adalah: • Tahap I: SMA, SMK, MA, MAK, SMTK, SMAK, Paket C, SMP, MTs, Paket […]