Pencarian Kategori "Featured"


Strategi Kampus Menghadapi Wabah Covid-19

 

Admin SEVIMA

 

04 Mei 2020

SEVIMA.COM – Semua perguruan tinggi pasti sudah mempunyai planning matang untuk menghadapi tahun ajaran baru 2020. Namun, dengan adanya Wabah Covid-19 ini tentu rencana-rencana perguruan tinggi harus berbelok tajam. Seperti rencana akreditasi, rencana penerimaan mahasiswa baru, dll., semua jadi tertunda dan tidak optimal. Adanya Wabah Covid-19 ini mengharuskan perguruan tinggi menyusun strategi yang berbeda untuk menghadapinya. Namun, masih banyak perguruan tinggi yang mungkin bingung untuk membuatnya? Untuk itu, pada tanggal 7 April 2020 kemarin, tim SEVIMA mengadakan Webinar dengan mengangkat tema bagaimana strategi kampus menghadapi wabah Covid-19 ini. Webinar ini diperuntukan untuk mewadahi pimpinan kampus berdiskusi untuk penyusunan strategi. Salah satu narasumber Bapak Ari Wibowo selaku Direktur LPP Jogja memberikan materi penting yang bisa dijadikan referensi untuk perguruan tinggi lain, berikut strategi yang diterapkan Bapak Ari Wibowo di Kampus LPP Jogja. 1. Keselamatan dan kesehatan mahasiswa Melihat situasi penyebaran Covid-19 semakin merajalela, keselamatan dan kesehatan mahasiswa harus diutamakan. Berikut kebijakan-kebijakan yang diambil LPP Jogja untuk keselamatan mahasiswa, seperti: Penerapan kuliah online s.d. 7 Juni 2020 Pembuatan satgas COVID-19 Penetapan Prosedur Covid-19 di Asrama Prosedur Pulang kampung untuk mahasiswa 2. Keselamatan dan Kesehatan Dosen Bukan hanya mahasiswa, keselamatan dan kesehatan dosen dan para pegawai di LPP Jogja menjadi prioritas. Berikut langkah-langkahnya: Kerja dari rumah Prosedur masuk ke kantor Satgas Covid-19 memantau kondisi kesehatan keluarga Penugasan pelaksanaan program 3. Kuliah dan Ujian Online Yang tidak boleh ketinggalan lagi tentu kebijakan tentang proses belajar mengajar, kebijakan yang bisa diambil seperti:  Kuliah online dengan Platform (EdLink, GCR, Siakad, Zoom, WA) Meminimalisir tugas Mengutamakan kuliah Asinkron UTS : Online dan Take Home 4. Praktik, PKL, Magang dan TA Strategi selanjutnya yang bisa diterapkan kampus untuk solusi tugas akhir sebagai berikut: Seluruh Praktikum ditunda, direncanakan setelah 7 Juni Pengembangan program pengganti PKL dan magang Modifikasi tugas akhir Itulah beberapa strategi yang bisa dijadikan referensi untuk perguruan tinggi anda dalam menghadapi Wabah Covid-19 ini. Memang untuk menghadapi Covid-19 ini berbagai solusi harus dilakukan tak terkecuali solusi keuangan yang harus dilakukan untuk mengantisipasi hal buruk lainnya yang bisa saja terjadi ke depan. Bagi perguruan tinggi yang ingin mendapat bantuan pinjaman pembiayaan untuk kelangsungan operasional dan peningkatan kualitas belajar mengajar atau fasilitas kampus bisa langsung bekerja sama dengan Pintek. Pintek, sebagai perusahaan financial technology yang memiliki fokus terhadap pendidikan, bersedia memberikan pendanaan kepada seluruh lembaga pendidikan dalam penanganan COVID-19 untuk melanjutkan operasional serta peningkatan kualitas belajar mengajar melalui fasilitas yang memadai. Sejak Oktober 2018, Pintek sudah resmi terdaftar dan diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan berkomitmen menjadi penggerak dalam transformasi pendidikan melalui inovasi keuangan. Jika ingin berdiskusi dan mendapatkan informasi lebih lanjut bisa menghubungi Pintek di 021 – 30060799 atau whatsapp di: bit.ly/081211833340

Baca Selengkapnya »

SEVIMA.COM – Hallo sobat Sevima! Semoga sehat selalu. Yuk kita bahas kembali jurus-jurus menghadapi Pandemi Covid-19. Kita semua tahu bahwa Pandemi ini telah menyebar di 200-An negara dan berdampak pada sendi-sendi kehidupan kita, termasuk dunia pendidikan tinggi. Saat ini perguruan tinggi tidak dapat lagi melaksanakan kegiatan pembelajaran seperti biasa. Untuk itu, perguruan tinggi dituntut berinovasi, baik di dalam perguruan tinggi maupun inovasi riset yang bermanfaat bagi orang banyak. Nah, inovasi adaptasi apa saja yang harus dilakukan oleh perguruan tinggi saat pandemi Covid-19 ini. 7 Inovasi Perguruan Tinggi Saat Covid-19 1. Inovasi adaptasi kuliah gaya baru Saat pandemi sekarang ini kuliah online sudah menjadi sebuah keniscayaan yang tak bisa ditunda lagi, kalau kampus tidak mau beradaptasi dengan kuliah gaya baru ini, sudah dapat dipastikan perkuliahan tidak akan berjalan. Untuk itu, latih dosen anda untuk merubah cara pembelajaran dengan media Elektronik, Video Conference, Forum. Lakukan peer-review terhadap konten-konten yang dibuat agar sesuai dengan learning outcome yang diharapkan plus membuat mahasiswa tidak bosan atau terbebani tugas terlalu banyak. Bisa juga dengan memanfaatkan tools pembelajaran online seperti Moodle, Spada, Google Classroom, Edmodo, EdLink, Zoom, Webex, Google Meet, Jitsi, guna menunjang proses pembelajaran online. Baca juga: Serentak Berlakukan Kuliah Daring, Sekaranglah Waktunya! 2. Inovasi adaptasi fleksibilitas kerja Dulu bekerja dari rumah hanya di rasakan oleh freelance namun saat pandemi ini bekerja dari rumah atau Work from Home (WFH) adalah kebiasaan baru. Namun bagi kampus, tidak mudah beradaptasi dengan fleksibilitas, khususnya pengukuran kinerja pegawai. Padahal dalam kondisi bekerja konvensional pun kampus masih kesulitan menerapkan prinsip pengukuran kinerja, kecuali untuk dosen yang memang ouputnya lebih mudah diukur. Karena itu dalam kondisi darurat seperti ini untuk sementara insentif pegawai akhirnya “disamaratakan” bukan lagi berbasis kinerja. Namun demikian, sebenarnya kondisi darurat ini bisa menjadi momentum pembelajaran tentang efektivitas dari fleksibilitas kerja dan pengukuran kinerjanya. 3. Inovasi adaptasi dan mitigasi Tugas kampus tidak hanya membantu mendidik masyarakat dengan informasi-informasi penting, tetapi juga bagaimana harus muncul gagasan inovasi baru pemberi solusi, baik inovasi untuk adaptasi maupun inovasi untuk mitigasi. Inovasi untuk adaptasi mulai berkembang, seperti inovasi disinfektan alami, alat pelindung diri, robot untuk melayani pasien, penemuan obat herbal, dan masih banyak lagi. Dalam mitigasi, ilmuwan dunia berlomba-lomba menemukan vaksin. 4. Inovasi adaptasi promosi digital marketing Metode promosi konvensional seperti membagi-bagi brosur, kunjungan ke sekolah-sekolah atau pameran pendidikan jelas sangat tidak mungkin dilakukan disaat wabah Covid-29 ini, semua sekolah dan perguruan tinggi sementara menghentikan aktivitas rutin digantikan dengan sistem pembelajaran online / daring. Untuk itu cara terbaik saat ini adalah dengan menggunakan promosi digital marketing, antara lain website yang menarik dan informasi jelas tentang kampus Anda, buat konten gambar-gambar menarik, artikel berkualitas dan video kreatif, optimalkan media sosial seperti channel youtube, facebook, instagram, twitter dan lain-lain. Baca juga: Panduan Digital Marketing untuk Universitas Cari Mahasiswa 5. Inovasi adaptasi pendaftaran yang simple dan cepat Kita tahu cara pendaftaran melalui pengisian formulir kertas kemudian diserahkan kepada panitia penerimaan mahasiswa baru (PMB) jelas tidak mungkin dilaksanakan dalam situasi seperti saat ini, bahkan menggunakan google form sudah tidak memadai untuk memberikan layanan cepat agar calon mahasiswa tidak terlanjur pindah […]

Baca Selengkapnya »

7 Jurus SEVIMA Menghadapi Tantangan #LawanCOVID

 

Admin SEVIMA

 

30 April 2020

SEVIMA.COM – Pandemi COVID-19 di Indonesia semakin terasa memberikan dampak serius pada semua sektor industri, tidak terkecuali sektor pendidikan di Indonesia. Mulai dari kesulitan melakukan pembelajaran secara normal, kewajiban work from home, peniadaan ujian, dan beberapa kebijakan lainnya yang secara tidak langsung berdampak pada keberlangsungan aktivitas di perguruan tinggi. Oleh karena itu, SEVIMA berusaha menghadirkan jurus-jurus jitu menghadapi tantangan Covid-19 untuk perguruan tinggi agar tetap bertahan di masa sulit ini. 1. Hindari antri di Bank atau Loket kampus gunakan SEVIMAPay untuk membayar semua biaya perkuliahan anda melalui Mobile atau Internet. 2. Meski perkuliahan di kampus ditiadakan, Dosen dan Mahasiswa tetap bisa share materi, quiz, ujian dan kuliah Online via Video Conference dengan SEVIMA EdLink 3. Staff dan Manajemen Kampus tidak perlu terpaksa ngantor selama Work From Home, SEVIMA siAkad Cloud & GoFeeder Cloud siap membantu Operasional kampus tetap berjalan, KRS, Isi Nilai, Cek Laporan, Bimbingan Skripsi, Yudisium tetap berjalan lancar. 4. Calon Mahasiswa & Orang tua tidak perlu bingung & khawatir menentukan kampus yang cocok bagi mereka, semua informasi jalur, biaya dan seleksi siap diakses di Maukuliah.id 5. Takut penerimaan mahasiswa baru terhambat, no worry, di SEVIMA siAkad Cloud dan GoFeeder Cloud sudah dilengkapi dengan modul penerimaan mahasiswa baru online. Daftar cukup dari rumah! 6. Cash is the king, kalau tidak dipantau bagaimana bisa survive, pahlawan kali ini adalah SEVIMA FinanceCloud siap membantu operasional keuangan tetap lancar dan bisa dipantau secara online oleh Pimpinan. 7. Tunda dulu deh pelaporan PDDIKTI dan peningkatan kualitas Akreditasi, eitss ngapain ditunda? SEVIMA punya AkreditasiCloud dan ProFeeder yang siap membantu kampus Bapak/Ibu memenuhi kewajiban pelaporan PDDIKTI dan Akreditasi. So jangan khawatir, tim SEVIMA selalu siap membantu Kampus Anda mengatasi masalah-masalah yang terjadi.

Baca Selengkapnya »

SEVIMA.COM – Sebentar lagi semua perguruan tinggi akan disibukkan dengan agenda tahunan penerimaan mahasiswa baru. Namun yang berbeda pada tahun ini, PMB bersamaan dengan terjadinya pandemi wabah COVID-19 yang mengakibatkan proses tidak dapat berjalan semestinya. Untuk membantu setiap kampus atau perguruan tinggi dalam memudahkan penerimaan mahasiswa baru dibutuhkan inovasi sebuah sistem yang terintegrasi yaitu Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru atau bisa kita singkat dengan PMB online yang terintegrasi. Menggunakan SPMB online setiap kampus tentu akan banyak menghemat biaya dan juga memudahkan calon mahasiswa baru untuk mendaftar di masa pandemi sekarang. Berikut kemudahan PMB Online untuk kampus dan calon Maba. 1. Calon Mahaiswa Baru Cukup Daftar Dari Rumah Dengan PMB Online, calon mahasiswa baru yang akan mendaftar, cukup dengan mendaftar dari rumah tanpa perlu datang langsung ke kampus. Sistem PMB Online ini berguna untuk mencegah penyebaran Covid-19 karena tidak menimbulkan kerumunan atau interaksi yang berdekatan dengan banyak orang. Sistem seleksi ini bisa menjadi respon kesiapan kampus dalam menghadapi masalah yang terjadi akhir-akhir ini. Baca juga: Panduan Digital Marketing untuk Universitas Cari Mahasiswa 2. PMB Online Inovasi Pendaftaran Mahasiswa Baru Tanpa Ribet SPMB online sebuah inovasi untuk memudahkan penerimaan mahasiswa baru yang memiliki layanan yaitu dimana calon mahasiswa dapat mendaftar langsung secara online tanpa harus datang ke kampus terkait. Saat calon mahasiswa mendaftar pada kampus maka biasa mengisi sendiri form biodata (Isi Data) tanpa harus datang langsung dan calon mahasiswa juga meng-upload persyaratan serta bukti pembayaran. Jadi apabila kampus atau perguruan tinggi memiliki sistem ini proses pendaftaran ujian masuk calon mahasiswa baru jauh lebih mudah. 3. Terintegrasi dengan Computer Based Test (CBT) untuk Melaksanakan Ujian Masuk Dosen atau pegawai tidak perlu disibukkan dengan persiapan tes yang panjang, seperti mencetak dan memperbanyak kertas soal dan jawaban. Cukup dengan satu kali meng-input soal ke server, seluruh calon mahasiswa sudah bisa mengikuti tes. Begitu juga dengan waktu pasca tes, desen tidak perlu pusing memeriksa hasil tes yang menumpuk berlembar-lembar. Sistem CBT yang ada di siAkad Cloud akan mengakumulasi secara otomatis nilai hasil tes para calon mahasiswa berdasarkan kunci jawaban yang telah di-input sebelumnya. Baca juga: Cara Mencari Mahasiswa Baru di Tengah Situasi COVID-19 4. Pembayaran Bisa Dilakukan Online dengan Payment Gateway Agar pemasukan dana kampus tetap lancar, integrasikan proses pembayaran dengan SEVIMAPay, sehingga bisa dibayarkan dengan channel apapun termasuk pembayaran melalui tokopedia! SPMB Online yang ada di sistem siAkad Cloud ini hadir untuk setiap kampus dengan beragam keunggulan dan kelebihan yang sangat membantu. Sudah banyak kampus yang telah menggunakan SPMB Online di siAkad Cloud untuk memudahkan mahasiswa mendaftar dan juga menarik minat mahasiswa agar mendaftar sehingga pendaftar semakin banyak. Kalau Anda ingin meningkatkan jumlah mahasiswa kampus Anda bisa coba disini: siAkadcloud.com

Baca Selengkapnya »

SEVIMA.COM – Hallo sobat Sevima! banyak banget yang bertanya bagaimana sih cara mendapat kuota bebas skses 30GB dari Ilmupedia (Telkomsel) dan juga 2GB/hari dari XL untuk akses kuliah online di EdLink. Jangan khawatir sobat, artikel ini akan memberikan tutorial cara aktivasianya. Agar sobat Sevima bisa tetap belajar dari rumah menggunakan EdLink. Sudah siap? simak baik-baik ya langkah-langkahnya. Cara aktivasi kuota bebas akses 30GB Telkomsel: – Unduh aplikasi MyTelkomsel di Play Store atau App Store – Pada aplikasi MyTelkomsel, login menggunakan nomor Telkomsel yang aktif – Pilih menu “Bebas Akses Ilmupedia 30GB” – Pilih “Beli” – Paket “Bebas Akses Ilmupedia 30GB” langsung aktif setelah terima SMS notifikasi Cara aktivasi kuota bebas akses 2GB/hari XL Axiata: – Unduh aplikasi myXL di Play Store atau App Store – Pada aplikasi myXL, login menggunakan nomor XL yang aktif – Pilih menu “Cari Paket” – Pilih menu “DiRumahLebihBaik” – Di menu bonus kuota pilih “Aktifkan” – Paket “DiRumahLebihBaik” langsung aktif setelah terima SMS notifikasi Bagaimana sudah bisa sobat Sevima? Kalau sudah bisa, jangan lupa tinggalin jejak di kolom komentar ya, dan juga kasih tahu teman-teman kelas sobat. Tetap dirumah aja, kuliah online dengan EdLink. Selamat mencoba!

Baca Selengkapnya »

SEVIMA.COM – Mewabahnya Covid-19 di tanah air ternyata membawa dampak yang cukup signifikan. Dampak tersebut juga dirasakan oleh seluruh perguruan tinggi di Indonesia. Adanya imbauan untuk melakukan seluruh kegiatan belajar mengajar di rumah ternyata harus membuat perguruan tinggi tersebut mengosongkan kelas dan menggantinya dengan pertemuan secara online. Beberapa kegiatan yang harusnya dilakukan dalam semester ini pun harus tertunda, dan digantikan dengan kegiatan melalui media virtual saja. Sayangnya, ada beberapa kegiatan yang tidak bisa digantikan secara virtual, seperti halnya kegiatan Kuliah Kerja Nyata, Praktik Kerja Lapangan, sampai kegiatan wisuda. Namun, masih ada beberapa kegiatan yang dilakukan secara online dalam menghadapi perkuliahan di masa seperti sekarang. Berikut ini adalah strategi baru yang dibuat oleh perguruan tinggi. 1. Proses penulisan artikel ilmiah sebagai pengganti skripsi Sebagai salah satu solusi yang diberikan dari pihak perguruan tinggi adalah mengganti tugas akhir atau skripsi dengan penulisan artikel ilmiah. Di dalam penulisan ini, paling utama ditujukan kepada mahasiswa yang belum melakukan pengambilan data di lapangan. Jadi dalam penulisannya, mahasiswa hanya menggunakan data sekunder yang sudah dianalisa detail terlebih dahulu. Seperti halnya di Universitas Negeri Surabaya. Berdasarkan surat edaran Rektor nomor B/17447/UN38/HK.01.01/2020 untuk menerapkan physical distancing selama mewabahnya Covid-19 ini, beberapa opsi alternatif juga diterapkan seperti halnya melakukan pergantian skripsi menjadi artikel ilmiah bagi para mahasiswa yang mengambil skripsi pada semester genap ini. 2. Proses pengambilan data melalui online Biasanya, pengambilan data yang digunakan untuk skripsi atau tugas akhir mahasiswa diambil di lapangan. Namun, adanya wabah Covid-19 ini membuat para dosen dan mahasiswa harus berputar otak. Kegiatan tersebut dilakukan dengan cara online bagi yang memungkinkan. Tidak hanya itu, beberapa metode lain juga diterapkan oleh mahasiswa dengan cara merubah metode primer menjadi metode sekunder. Dalam proses pengambilan data di Universitas Negeri Surabaya, kampus ini menerapkan untuk mengambil data secara online terutama untuk mahasiswa di rumpun ilmu sosial. Sementara proses pengambilan data yang membutuhkan eksperimen pada mahasiswa di rumpun ilmu sains, mereka hanya bisa menggunakan simulasi yang kelak bisa diimplementasikan antara siswa dan guru. Baca juga: Kampus Diimbau Selenggarakan Ujian Akhir yang Fleksibel 3. Penulisan esai sebagai pengganti tes berbahasa inggris Banyak perguruan tinggi yang memberikan syarat kelulusan melalui standar berbahasa inggris. Namun, di tengah wabah ini banyak juga yang memberikan opsi lain bagi para mahasiswanya yang belum lulus dengan standar ini. Karena tidak dapat menyelenggarakan tes standar bahasa inggris tersebut, membuat perguruan tinggi mengeluarkan kebijakan terbarunya, yaitu dengan membuat esai berbahasa inggris sebagai pengganti tes berbahasa inggris tersebut. Hal ini terjadi di Universitas Airlangga, Surabaya. Berdasarkan surat edaran yang dikeluarkan oleh Direktur Pendidikan nomor 1149/UN.3/PK/2020 mengenai Pemberitahuan Alternatif Pengganti Tes ELPT bagi mahasiswa yang belum mencapai target nilai English Proficiency yang akan diwisuda pada bulan Juni 2020. Mahasiswa akan diberikan pengganti tes dengan membuat esai berbahasa inggris sebanyak 700-1000 kata. Yang kemudian esai tersebut akan dinilai kelayakannya oleh pihak Pusat Bahasa. 4. Melakukan ujian skripsi melalui media video konferensi Beberapa hari yang lalu, banyak beredar berita di media sosial jika penyelenggaraan sidang skripsi dilakukan melalui video konferensi. Mahasiswa yang melakukan sidang tersebut diwajibkan untuk melakukan proses sidang bersama para dosen […]

Baca Selengkapnya »

SEVIMA.COM – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengeluarkan imbauan terkait pelaksanaan ujian akhir di perguruan tinggi supaya bisa diselenggarakan secara lebih fleksibel. Plt. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (plt. Dirjen Dikti) Nizam, mengatakan, Kemendikbud mengimbau agar kampus memudahkan atau tidak mempersulit tugas akhir dan skripsi mahasiswa selama darurat Covid-19. Untuk karya tulis akhir tidak harus berupa pengumpulan data primer di lapangan/laboratorium. Metode dan waktunya bisa beragam dan fleksibel sesuai bimbingan dari dosen pembimbing. “Jadwal ujian silakan diatur sesuai perkembangan, bentuknya tidak harus konvensional, tetapi bisa dalam bentuk penugasan, esai, kajian pustaka, analisa data, proyek mandiri, dan sebagainya,” kata dia. Baca juga: Pemanfaatan CBT untuk Tes Online dari Rumah Menurut dia, hal yang penting proses tersebut didasarkan pada capaian pembelajaran yang diharapkan. “Jadwal praktik bisa digeser, akhir semester bisa digeser, kalender akademik bisa disesuaikan, yang tidak boleh dikompromikan adalah kualitas pembelajarannya,” kata dia. Sumber: https://www.pikiran-rakyat.com/pendidikan/pr-01362015/perguruan-tinggi-diimbau-selenggarakan-ujian-akhir-yang-fleksibel

Baca Selengkapnya »

Tahukah kamu? Menurut data dari BPS, hanya 8% dari 114 juta penduduk bekerja di Indonesia yang sudah menyandang gelar Sarjana. Padahal, menurut penelitian yang dilakukan oleh McKinsey Global Institute pada tahun 2012, permintaan tenaga kerja yang kompeten diprediksi akan meningkat tajam hingga 113 juta orang pada tahun 2030 dengan jumlah ketersediaan hanya 104 juta orang. Dengan pesatnya pertumbuhan penduduk, sebenarnya Indonesia akan mendapatkan bonus demografi atau jumlah penduduk. Akan tetapi, jika tambahan populasi dengan usia produktif ini tidak dibekali keahlian yang tepat, mereka malah akan sulit bersaing untuk mendapatkan pekerjaan yang bagus sehingga menjadi beban bagi negara. Duh… Salah satu solusi untuk meningkatkan keahlian bagi pekerja khususnya yang ingin meniti karier jangka panjang yang makin cemerlang adalah dengan meraih gelar Sarjana. Tak dipungkiri untuk banyak posisi seperti Supervisor, Manajer apalagi Direktur, syarat terpenting adalah lulus kuliah minimal S1. Lalu bagaimana jika kamu sudah kadung bekerja tapi belum punya gelar Sarjana dan ingin meningkatkan karier? Tenang, kini sudah ada kuliah online yang bisa mengakomodir kebutuhan pekerja yang ingin kuliah lagi. Sistem perkuliahan online memang tergolong baru di Indonesia, namun siapa yang menyangka sistem kuliah ini memiliki kelebihan tersendiri dibanding dengan sistem kuliah konvensional  atau tatap muka biasa. Yuk simak apa saja keunggulan sistem kuliah online! 1. Waktu belajar yang fleksibel Dalam hal waktu dan tempat, sistem perkuliahan online lebih fleksibel karena bisa dilaksanakan kapan saja dan dari mana saja. Sistem kuliah ini tidak membutuhkan kelas khusus atau waktu tertentu untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar, biasanya materi diberikan secara online (baik dalam bentuk ebook, video penjelasan, latihan soal, materi, dan lainnya) dan bisa diakses oleh mahasiswa melalui ponsel pintar, tab, atau laptop. Selain waktu dan tempat, fleksibilitas juga dirasakan dalam pilihan materi kuliah online yang mengakomodir setiap kebutuhan mahasiswa. Beberapa orang ada yang lebih senang menonton dibanding membaca, maka mereka bisa belajar dari materi video. Atau mungkin sebaliknya. 2. Hemat biaya Sistem kuliah online atau blended learning biasanya lebih terjangkau dari kuliah konvensional. Data dari Pintaria.com menyebutkan bahwa kuliah dengan sistem blended learning di kampus-kampus mitra mereka bisa 60% lebih rendah dibanding kuliah reguler. Pembiayaannya pun bisa dicicil bulanan. Tidak ada alasan tidak kuliah karena kendala biaya. Jika kamu butuh biaya tambahan untuk mendaftar kuliah blended learning, kamu juga bisa mengajukan pinjaman di Tunaiku. 3. Bisa sambil bekerja Tentu bekerja sambil kuliah tidak akan bisa berjalan secara maksimal. Dua kegiatan yang sama-sama membutuhkan perhatian khusus ini akan sangat melelahkan dan menguras tenaga, namun berbeda ketika mengikuti kuliah online atau kuliah blended learning, kuliah bisa dilaksanakan dimanapun asal kamu terkoneksi dengan internet. Kamu bisa mengejar karier dan cita-cita serta menghimpun pundi-pundi uang, namun di saat bersamaan juga bisa meraih gelar Sarjana. Menarik bukan? Baca juga: 5 Tips Kuliah Online Agar Lebih Efektif Selama Social Distancing 4. Menambah jejaring profesional  Dalam metode kuliah blended learning, kamu tetap hadir ke kampus setiap seminggu sekali biasanya di akhir pekan, untuk mengikuti perkuliahan tatap muka. Di sinilah kamu mendapatkan manfaat menambah jejaring profesional dari mahasiswa lain yang juga kebanyakan adalah karyawan atau pekerja. Kamu dapat berbagi pengalaman dan […]

Baca Selengkapnya »

SEVIMA.COM – Untuk membantu dunia pendidikan agar tetap bisa belajar di rumah, SEVIMA sebagai konsultan IT yang berfokus pada pendidikan telah memberikan beberapa terobosan untuk mendukung program pemerintah. Nah, kali ini SEVIMA akan memberikan terobosan baru untuk menunjang belajar di rumah melalui kerjasama dengan salah satu penyedia kursus online ternama Udemy dengan menggratiskan materi-materi kursus online yang berkualitas yang selama bulan April 2020. Bagi rekan-rekan Bapak/Ibu Dosen atau mahasiswa yang tertarik bisa daftar dan mengikuti “150 Course Online secara GRATIS” di Udemy.com melalui Link berikut : bit.ly/sevima_udemy Semoga kolaborasi SEVIMA dan Udemy ini bisa bermanfaat bagi Bapak/Ibu Dosen pengajar yang telah bekerja keras selama masa wabah Corona / COVID-19 ini.

Baca Selengkapnya »

SEVIMA.COM – Apakah saat ini kampus anda sedang bersaing untuk mendapatkan mahasiswa? apakah kampus anda terdampak Covid-19? jika iya, sekarang Anda sedang membaca artikel yang tepat, yang akan memberikan solusi untuk meningkatkan jumlah mahasiswa pendaftar dengan teknik digital marketing perguruan tinggi. Sebuah universitas tentu memiliki kompetitor seperti industri lain. Agar para bakal calon mahasiswa tertarik dengan kampus Anda, Anda perlu membangun brand awareness di internet untuk menggaet perhatian tersebut. Bahkan, digital marketing dapat membantu Anda dalam mendapatkan data-data para calon mahasiswa sehingga akan mendorong mahasiswa untuk melakukan pendaftaran. Tentu, universitas sangat memerlukan sebuah digital marketing strategy dalam memasarkan brand Anda. Lebih dari itu, digital marketing dapat menciptakan fondasi yang kuat. Beberapa hal ini yang membuat digital marketing begitu penting bagi universitas. 1. Lebih Mudah Dicari di Internet Seperti yang sudah disebutkan tadi, banyak orang yang mencari sesuatu lewat internet dengan bantuan mesin pencarian, seperti Google, Yahoo, ataupun Amazon. Jadi sudah seharusnya kampus Anda dapat di temukan di beberpa platform pencarian ini. 2. SEO Anda dapat memaksimalkan SEO atau Search Engine Optimization yang merupakan cara paling mudah dan murah dalam konteks pemasaran digital. SEO dapat membantu universitas Anda mudah dicari di internet dengan beberapa kata kunci tertentu. Untuk menggunakan strategy ini, Anda perlu membuat sebuah website terlebih dahulu. Selain itu, SEO juga tentang bagaimana website Anda memiliki konten yang bagus dan informatif tinggi. Kebanyakan orang pasti akan mengunjungi website terlebih dahulu untuk mempelajari universitas Anda sebelum melakukan pendaftaran. Anda perlu memiliki panduan dan informasi serta website yang ramah bagi para calon mahasiswa Anda. Baca juga: Cegah Corona, Beberapa Kampus Ternama Gunakan EdLink Untuk Kuliah Online 3. Aktif di Seluruh Platform Media Sosial Ada sebuah riset dari eMarketer bahwa ternyata sektor pendidikan merupakan salah satu industri teratas di dunia yang harus menggunakan media sosial sebagai bagian dari strategi digital marketing. Alasan lain adalah karena target utama universitas Anda merupakan orang yang berumur 18-24 tahun, maka media sosial merupakan platform pemasaran terbaik bagi universitas Anda: media interaksi langsung dengan para calon mahasiswa. Dengan media sosial pula, calon mahasiswa akan merasa sangat dekat. Anda hanya perlu membuat konten yang dekat dengan para mahasiswa dan berinteraksi dengan mereka. Buat para calon mahasiswa merasa dekat dengan universitas Anda. Tentunya, untuk menjalankan media sosial, Anda perlu strategi-strategi khusus. Oleh karena itu, Social Media Marketing menjadi sarana pemasaran yang populer saat ini. 4. Buat Iklan Digital Membuat iklan digital bagi sebuah universitas sebenarnya bisa dikatakan cukup mudah, karena memiliki target yang jelas. Untuk itu, Anda perlu beriklan dengan memanfaatkan sarana pemasaran berbayar yang ada di internet, misalnya Google Adwords, Facebook Business, dan lain-lainnya. Iklan digital memungkinkan Anda mendapatkan data-data para calon mahasiswa bahkan mahasiswa akan cenderung untuk mendaftarkan diri ke universitas Anda. Dengan catatan, digital campaign yang Anda buat tepat sasaran. Beberapa channel digital campaign yang bisa Anda coba adalah Pay per Click (PPC), email marketing, FB dan IG boost, dan Google Adsense maupun Google Adwords. Selain itu, Anda juga perlu membuat landing page, banner menarik, dan beberapa hal lainnya. Iklan digital membantu universitas Anda untuk menyebarkan jangkauan, meningkatkan […]

Baca Selengkapnya »