Berita & Artikel

Artikel Jaringan

Mei

08

2020

...
Artikel Jaringan | Teknologi
Waspada! Ini Pentingnya Security Password buat Keamanan Data Kamu

SEVIMA.COM – Akhir-akhir ini, banyak sekali terjadi pembobolan data yang dilakukan oleh sekelompok orang tidak bertanggung jawab terhadap salah satu unicorn terbaik di Indonesia. Hal ini sangat dimanfaatkan untuk mengambil peruntungan namun sangat merugikan orang lain. Kejadian seperti ini harusnya membuat kita belajar bahwa pentingnya menjaga sekuritas keamanan dengan mengganti password secara berkala memang sangat dibutuhkan. Lalu, apa saja sih yang wajib harus kita lakukan untuk melakukan sekuritas terhadap keamanan data kita? Berikut ulasannya. 1. Jangan menggunakan transmisi password yang sederhana Kebanyakan orang pasti suka malas mikir untuk bikin password. Mereka lebih memilih untuk membuat password yang seadanya atau mengambil dari salah satu kata di identitasnya. Padahal hal itu sangat membahayakan lho. Password kamu bisa saja disalah gunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Jadi, bagi kamu yang suka ngasal bikin password. Yuk mulai sekarang hati-hati. 2. Kombinasi dengan huruf dan angka perlu diperhatikan Demi keamanan dalam password, kamu harus lebih teliti dalam mengkombinasikan password yang sudah kamu buat. Perhatikan huruf dan angka yang kamu gunakan untuk kombinasi password harus benar dan tepat ya. 3. Jangan menggunakan identitas diri kamu Ini nih yang paling penting. Untuk mengamankan password kamu dari kecaman orang yang tidak bertanggung jawab, jangan sampai kamu menggunakan identitas dari diri kamu ya. Seperti halnya menggunakan tanggal lahir sebagai password kamu. Hal itu bisa membahayakan lho. 4. Gunakan password yang kiranya unik Password yang unik memang sangat membantu kamu untuk terhindar dari kecaman cybercrime. Dengan menggunakan password yang unik, dijamin identitas yang kamu miliki tidak akan bisa di salah gunakan. Jadi bakal membantu kamu dalam menyelamatkan keamanan data yang kamu miliki. Baca juga: Anti Boros Kuota! Ini Rekomendasi Perkuliahan Online yang Hemat 5. Sering lupa? Pakailah manager kata sandi Pasti banyak diantara kamu yang suka lupa sama password sendiri. Alih-alih mau log in, eh ternyata kamu malah terblokir. Yang kayak gini nih bisa bikin masalah. Nah, tapi jangan khawatir dulu. Sekarang ini sudah tersedia manager kata sandi lho. Jadi kamu bisa dengan mudah mengatur seluruh password yang kamu miliki disini. 6. Selalu aktifkan verifikasi secara dua arah, yaitu melalui akun dan emailmu Untuk mengamankan data dan password kamu dari cybercrime, melakukan verifikasi akun dan email memang sangat penting lho. Tujuannya adalah menghindarkan kamu dari pebobolan data dan pemanfaatan bagi orang-orang yang tidak bertanggung jawab. 7. Tetap waspada dengan email perubahan password Dengan menggunakan pengamanan data secara dua arah, kamu akan lebih mudah mengecek perubahan password yang sudah kamu miliki. So, bila ada perubahan password secara mendadak tanpa sepengetahuanmu, kamu akan lebih mudah mengetahuinya. 8. Ganti password secara berkala Agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan, kamu bisa banget tuh merubah password yang kamu miliki secara berkala. Dengan demikian, data-data pribadi serta akun yang kamu miliki bisa terselamatkan dari hal-hal yang tidak diinginkan. 9. Pastikan membuat PIN atau password di seluruh gadget kamu Meskipun kelihatannya sepele, tapi kamu harus bikin password atau PIN di seluruh gadget kamu. Tujuannya tak lain dan tak bukan, agar tidak semua orang bisa membuka gadget kamu. Jadi bisa dipastikan kalau data dan akun yang kamu […]

Des

19

2019

...
Aplikasi Online | Artikel Jaringan | Dunia Kampus
Manfaat dan Penggunaan Big Data Analytic untuk Perguruan Tinggi

SEVIMA.COM – Digitalisasi data telah membuka peluang penggunaan big data di perguruan tinggi. Nilai big data terletak pada hasil analisis dan prediksi atau tindakan yang diambil dari hasil analisis dan prediksi tersebut. Digitalisasi data memungkinkan praktek efektif untuk memanfaatkan big data analytic berupa learning analytic, academic analytic dan process analytic. Dengan menggunakan big data analytic di Perguruan Tinggi yang didukung dengan kerjasama dari semua kontributor enterprise pendidikan, baik itu mahasiswa, staf, dosen, administrator, dan masyarakat maka memungkinkan untuk membuat akuntabel keputusan berdasarkan informasi dan data yang ditambang hati-hati, sehingga pada akhirnya mendukung peningkatan pengambilan keputusan berdasarkan data di perguruan tinggi dalam upaya meningkatkan kinerja keberhasilan mahasiswa dan institusi. Dengan penggunaan big data analytic di perguruan tinggi maka dapat diperoleh wawasan yang lebih tentang mahasiswa, akademisi, dan proses di perguruan tinggi sehingga mendukung analisis prediksi dan peningkatan pengambilan keputusan berdasarkan data yang pada akhirnya dapat membantu meningkatkan kinerja keberhasilan mahasiswa dan institusi. Penggunaan big data analytic di perguruan tinggi yang meliputi learning analytic, academic analytic, dan process analytic. 1. Learning Analytic Big Data Analytic dapat digunakan untuk menganalisa secara real time pengalaman mahasiswa yang dapat dihasilkan dari aktifitas mahasiswa, seperti : registrasi perkuliahan, pembayaran, partisipasi di kelas, belajar online, dan penilaian. Learning Analytic adalah melakukan analisis data pembelajaran secara real time sehingga dapat digunakan untuk memprediksi mahasiswa sukses dan mahasiswa yang beresiko akademik. Dengan big data analytic di perguruan tinggi dapat memberikan wawasan siswa yang beresiko putus (dropping out) sehingga dapat dilakukan tindakan preventif atau memberikan dukungan tambahan untuk meningkatkan keberhasilan mereka, dan keyakinan, dalam proses pembelajaran sebelum mereka benar-benar gagal. Learning Analytic memiliki potensi untuk membantu mahasiswa dan dosen bersama-sama mengenali tanda-tanda bahaya sebelum ancaman terhadap keberhasilan belajar terwujud. Learning Analytic menyediakan tools, teknologi, dan platform untuk memberdayakan pendidik serta membuka pintu pada pengalaman belajar bermakna yang dapat melibatkan, menginspirasi, dan mempersiapkan siswa saat ini dan masa depan untuk sukses. Untuk learning analytic dapat menggunakan sumber-sumber data dari data-data Student Information System, Course Magement, Online Education, Student Assessment, dan data finance. Baca juga: 10 Digitalisasi yang Harus Dilakukan Perguruan Tinggi di Era Disruptif 2. Academic Analytic Objek yang dapat dianalisis dalam Academic Analytic adalah kinerja staff akademisi. Dengan academic analytic dapat dilakukan analisis yang real time terhadap data-data yang merupakan variable pengukuran kinerja akademisi sehingga dapat diketahui staf-staf akademisi yang berprestasi maupun staf-staf akademisi yang kinerjanya sangat kurang dibandingkan dengan staf-staf akademisi lainnya. Untuk proses academic analytic dapat menggunakan sumber-sumber data dari data-data Outcomes Assessment, Lecture Assessment, Staff Assessment, Faculty Assessment, dan data Finance Assessment. 3. Process Analytic Big Data Analytic dapat juga digunakan untuk menganalisis secara real time proses bisnis di Perguruan Tinggi. Data-data yang digunakan dapat diperoleh dari data log atau data aktifitas dari mahasiswa, dosen, dan unit-unit terkait dengan proses-proses dan aktivitas yang terjadi di Perguruan Tinggi untuk kemudian dilakukan process analytic dengan menggunakan process mining untuk menemukan model proses bisnis baru. Namun process analytic tidak terbatas pada proses penemuan proses bisnis tapi juga memungkinkan untuk memeriksa kesesuaian, mendeteksi penyimpangan, memprediksi penundaan, mendukung pengambilan keputusan, dan merekomendasikan desain […]

Jun

14

2019

...
Artikel Jaringan | Teknologi
Kelebihan dan Kekurangan Cloud Computing, AMANKAH?

SEVIMA.COM – Kelebihan dan kekurangan Cloud Computing, lebih dulu kita pahami tentang Cloud Computing (komputasi awan) yaitu gabungan pemanfaatan teknologi komputer (komputasi) dalam suatu jaringan dengan pengembangan berbasis internet (awan). Sederhananya adalah Cloud Computing merupakan cara suatu komputer bekerja sama dengan layanan internet untuk melakukan aktifitas yang berhubungan dengan data. Yang nantinya data dari komputer akan disimpan kedalam internet. Seperti yang awan yang digambarkan dalam jaringan tersebut, bahwa di dalam jaringan tersebut ada sesuatu yang abstraksi atau yang disembunyikan. Sehingga yang dimaksud disini adalah bahwa orang lain dapat mengakses melalui internet sistem informasi layaknya user namun dia tidak bisa melihat secara detail bagaimana prosesnya. Setiap komputer yang menggunakan komputasi awan berarti ia menjadikan internet sebagai pusat server untuk menyimpan data dan mengelola aplikasi pengguna. Bagi pengguna yang menggunakan teknologi cloud computing dalam menjalankan program, maka tidak perlu baginya proses instalasi dan pengguna bebas mengakses data pribadi melalui komputer dengan syarat terhubung internet. Dalam penggunaan suatu hal pasti tidak terlepas dari segala kekurangan dan kelebihan. Begitu juga dengan penggunaan cloud computing. Cloud computing memiliki beberapa kekurangan dan kelebihan. Diantaranya dijabarkan seperti dibawah ini: Kelebihan dan Kekurangan Cloud Computing A. Kelebihan Cloud Computing 1. Mudah Di Akses dimana saja Karena menggunakan cloud computing data kita tersimpan di dalam server di internet maka mudah bagi pengguna untuk mengakses data dimanapun dan kapanpun asal terhubung dengan internet. 2. Murah Penggunaan cloud computing sangat hemat biaya untuk alokasi perangkat keras. Cloud computing juga tidak memerlukan maintenance dan mengurangi pemakaian listrik. 3. Hemat Kelebihan lain dari cloud computing, dengan adanya sistem komputasi awan memungkinkan perusahaan atau instansi untuk mengurangi infrastruktur komputer yang memerlukan biaya pengadaan dan perawatan cukup besar. 4. Fleksibel Ketika data yang kita punya terlalu besar maka ia otomatis menambah kapasitas hanya dalam hitungan menit dengan melakukan self-provisioning. Sehingga tidak perlu melakukan penambahan jumlah komputer. 5. Ketersediaan Data Sistem yang digunakan cloud computing sudah didesain high availability, sistem tersebut sudah berada pada data center yang sudah menjamin ketersediaan listrik, pendingin, dan lainnya yang sudah menjadi fasilitas pendukung selama 24 jam. 6. Skalabilitas Penggunaan layanan cloud yang menyediakan dan menawarkan penyimpanan sesuai dengan permintaan pengguna, jadi di sini pengguna dapat dengan mudah melakukan manajemen data baik untuk mengurangi atau mereproduksi data yang akan disimpan di server cloud. 7. Aman Jadi tidak perlu ragu lagi untuk menggunakan cloud computing karena sudah pasti aman dan terjamin asalkan mencari partner yang memang sudah mempunyai mempunyai sertifikat atau terstandarisasi ISO untuk menjamin keamananya. B. Kekurangan Cloud Computing 1. Bergantung Pada Koneksi Internet Internet merupakan satu-satunya jalan menuju cloud computing. Ketika tidak ada koneksi internet di tempat Anda, atau jalur internet menuju cloud provider sedang bermasalah, secara otomatis akses ke mesin cloud computing Anda akan terputus. Nah dari sinilah hambatan terbesar yang tengah terjadi di Indonesia, karena belum semua seluruh wilayah telah terjangkau oleh akses internet. 2. Harus Cari Vendor Yang Sudah Standarisasi untuk Menjamin Keamanan Dengan menggunakan sistem komputasi awan berarti Anda mempercayakan sepenuhnya atas keamanan dan kerahasiaan data-data kepada cloud provider. Untuk itu anda harus mencari partner cloud […]

Jun

12

2019

...
Artikel Jaringan | Pengetahuan IT | Teknologi
Apa Itu Computing Cloud? Dan Apa Perbedaan SaaS, PaaS, dan IaaS?

SEVIMA.COM – Komputasi awan atau Cloud computing adalah penggabungan teknologi komputerisasi dan internet, dimana data mulai dari skala kecil hingga besar tersimpan di server internet, yang memungkinkan kita dapat mengakses data kita dari berbagai lokasi dan melalui berbagai platform. SaaS merupakan salah satu dari tiga jenis layanan Cloud Computing yang umum ditawarkan oleh penyedia layanan Cloud. Tiga jenis layanan itu adalah SaaS (Software as a Service), PaaS (Platform as a Service), IaaS (Infrastructure as a Service). Yuk kita bahas lebih detail. 1. Software as a Service (SaaS) Software as a Service (SaaS), layanan Cloud pada jenis ini disediakan dalam bentuk perangkat lunak. Contoh dari SaaS adalah Google Apps (Docs, Spreadsheet, dll), Office 365, dan Adobe Creative Cloud. Pada Layanan SaaS pengguna layanan hanya perlu menggunakan aplikasi tersebut tanpa harus mengerti dan mengurus bagaimana data disimpan atau bagaimana aplikasi tersebut di maintenance, karena hal tersebut merupakan service yang disediakan penyedia layanan. Keuntungan: Pengguna dapat langsung memanfaatkan layanan secara gratis atau dengan bayar biaya sewa tanpa harus mengeluarkan investasi untuk membuat sendiri (in-house development) atau membeli lisensi yang relatif mahal. Ketersediaan dan reliabilitas aplikasi terjamin oleh penyedia layanan. Pengguna hanya perlu fokus pada data miliknya. Perangkat yang dibutuhkan oleh pengguna juga hanya komputer dan internet. Kerugian: Pengguna tidak memiliki kendali penuh atas aplikasi yang disewa. Pengguna tidak dapat dengan seenaknya mengubah fitur-fitur yang disediakan karena SaaS bersifat multi-tenant sehingga fitur-fitur yang dibuat adalah fitur yang umum (tidak bisa spesifik terhadap kebutuhan pengguna tertentu). Pada beberapa aplikasi, kustomisasi dapat dilakukan dengan skala dan fungsi yang terbatas. 2. Platform as a Service (PaaS) Platform as a Service (PaaS), layanan Cloud pada jenis ini disediakan dalam bentuk platform yang dapat dimanfaatkan pengguna untuk membuat aplikasi diatasnya. Contoh PaaS adalah Amazon Web Service, Microsoft Azure, Facebook, dll. Hal-hal yang dapat dilakukan pengguna layanan PaaS adalah membangun aplikasi, upload aplikasi, testing, dan mengatur konfigurasi. Keuntungan: Pengguna dapat membuat aplikasi sendiri dengan banyak fitur yang sudah tersedia seperti keamanan platform, OS, sistem database, web server, dan framework aplikasi. Pengguna dapat lebih fokus pada pengembangan aplikasi. Fitur utama dari PaaS biasanya adalah skalabilitas yang tinggi. Ketika aplikasi yang kita upload mulai digunakan oleh banyak user maka secara otomatis layanan PaaS akan menskalakan aplikasi kita menjadi lebih baik dalam melayani pengguna aplikasi kita. Sedangkan ketika aplikasi kembali sepi, maka akan diskalakan ulang sehingga biaya yang dibayarkan benar-benar sesuai dengan yang kita gunakan saat itu. Kerugian: Fitur keamanan yang disediakan oleh layanan PaaS adalah keamanan platform, bukan keamanan aplikasi kita. Jadi kita tetap harus memperhitungkan resiko keamanan dari aplikasi kita sendiri. 3. Infrastructure as a Service (IaaS) Infrastructure as a Service (IaaS), layanan Cloud jenis IaaS pada dasarnya adalah fisik kotak server dan komputer virtual. IaaS menyediakan perusahaan dengan sumber daya komputasi meliputi server, jaringan, storage dan ruang data center. Keuntungan: Pengguna tidak perlu membeli komputer dan peralatannya secara fisik, melakukan pemeliharaan rutin, dan melakukan konfigurasi perangkat. Kerugian: Pengguna harus terhubung ke Internet untuk menggunakannya, serta jika membutuhkan penambahan sumber daya harus menghubungi pihak penyedia layanan. Pengguna mengurus sendiri OS, keamanan, […]

Mar

01

2019

...
Aplikasi Online | Artikel Jaringan | Dunia Kampus
Perbandingan Cloud VS Non Cloud dari Segi Harga untuk Perguruan Tinggi

SEVIMA.COM – Sebagai bagaian IT kampus, Anda dituntut untuk selalu memperbaharui cara kerja baru dengan teknologi saat ini. Hal tersebut terkadang membuat Anda stress. Terlebih jika atasan menginginkan perubahan yang besar terhadap teknologi yang sekarang ini kampus Anda pakai dan juga dituntut seefisien mungkin. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional menyebutkan bahwa sistem pendidikan nasional harus mampu menjamin pemerataan kesempatan pendidikan, peningkatan mutu serta relevansi dan efisiensi manajemen pendidikan. Amanah undang-undang ini yang harus diwujudkan kedalam bentuk nyata layanan kampus kepada civitas akademiknya dengan baik dan tetap mengedepankan efisiensi dan efektivitas, baik bisnis proses maupun pembiayaan. Nah, salah satu teknologi yang sedang mengalami peningkatan di Indonesia yaitu cloud computing atau komputasi awan. Di Indonesia sendiri pengguna layanan cloud semakin meningkat, bahkan tercatat dapat memangkas banyak biaya. Baiklah, ayo kita mulai bandingkan cloud computing Vs Non-Cloud. Cloud Vs Non-Cloud No Cloud Harga Cost Infrastruktur Non Cloud Harga 1 Server Xeon E5 8Gb + RAID 1 Redundant Storage 1,500,000 Server Xeon E3 8GB + 2x 1 TB HDD 25,000,000 2 + Smart UPS Online with Disaster Recovery System UPS 2000va 9,000,000 3 + Koneksi Internet Redudant 24/7, 100 Mbps (1:1) Koneksi internet dedicated minim 1 mbps (only for server) 2,000,000/bln 4 + Data Center dengan Keamanan Tinggi & Gas Halon AC Ruang server 4,000,000 5 + Power Redudancy dengan SLA 99% Sekat Ruang Server (kaca preferable) 7,000,000 6 + Support 24 jam Perangkat Network Server (firewall/switch) 3,000,000 7 Tenaga Support Infrastructure 4,000,000/bln 8 Peralatan Pengaman kebakaran/apar 35,000,000 9 Rack server kalau tidak ada raise floor 12,000,000 10 OS windows server (jika pakai windows) 13,500,000 11 Initial setup cost 4,000,000 Biaya Awal 1,500,000 Biaya Awal 113,500,000 Biaya Cadangan jika terjadi kerusakan dalam 4 tahun  1 Cadangan Harddrive 1 TB 1,500,000 2 Biaya upgrade memory 8GB tambahan 1,500,000 3 Total biaya tambahan jika terjadi kerusakan lain? 3,000,000 4 Training SDM secara technical (CDCP: (Certified Data Centre Professional)) 13,000,000 5 CAL untuk Windows jika butuh windows 3,500,000 TOTAL 0 TOTAL 22,500,000 Biaya yang dikeluarkan setelah 4 tahun 1 Server Xeon E3 8GB + 2x 1 TB HDD 25,000,000 2 UPS 2000va 9,000,000 3 Koneksi internet dedicated minim 1 mbps (only for server) 96,000,000 4 AC Ruang server 4,000,000 5 Perangkat Network Server (firewall/switch) 3,000,000 6 Tenaga Support Infrastructure 192,000,000 7 Peralatan Pengaman kebakaran/apar 35,000,000 8 Maintenenance AC & ruangan 4,800,000 10 Maintenenance UPS (ganti accu 2 thn sekali) 8,000,000 Biaya Total selama 4 tahun 72,000,000 Biaya Total selama 4 tahun 376,800,000     Total Biaya 4 tahun dan initial setup 496,300,000   Mungkin alasan ini yang menjadikan kampus ramai – ramai menggunakan Cloud. Tidak mengharuskan berinvestasi server dengan beban maintenance yang tidak sedikit. Pendekatan pay-as-you-go akan memberikan kontrol penuh pada pengguna untuk melakukan scale up dan scale down sesuai kapasitas keperluan kampus. Bayangkan saja harga sebuah software Siakad + SERVER, pasti Cloud lebih hemat 20 kali lipat. Bagaimana, sangat hemat bukan? Ingin mencoba SEVIMA GoFeeder Cloud? Bisa kirim email ke Kontak Kami atau download di Gofeeder.sevima.com

Sep

14

2018

...
Aplikasi Online | Artikel Jaringan | Tips & Trik
Panduan Lengkap Instal & Update Feeder PDDIKTI Terbaru

SEVIMA.CO.ID – Pangkalan Data Pendidikan Tinggi atau yang biasa dikenal dengan PDDIKTI merupakan kumpulan data penyelenggaraan kegiatan Pendidikan Tinggi di seluruh Perguruan Tinggi yang terintegrasi secara nasional. Data yang ada dalam aplikasi ini akan terhubung dengan forlap, di mana data-data dalam feeder akan dikirim ke forlap. Aplikasi ini nantinya akan membantu perkembangan perguruan tinggi dengan mengirimkan informasi-informasi terkait penyelenggaraan kegiatan. (Baca: Tips Penting Agar Pelaporan PDDikti Feeder Lancar) Aplikasi ini juga bersifat wajib untuk perguruan tinggi dibahwah naungan Ristekdikti. Berdasarkan Permenristekdikti nomor: 61 tahun 2016 pada pasal 10 butir (7) dan Pasal 12 butir (3), perguruan tinggi yang tidak menyampaikan laporan secara benar akan mendapat sanksi. Berikut merupakan cara menginstall aplikasi Feeder PD DIKTI v2.2, baik untuk pengguna baru maupun pengguna lama: – Bagi pengguna lama: a. Anda harus mengunduh atau download installer pacth Feeder 2.2 di laman https://forlap.ristekdikti.go.id/files/feeder b. Pastikan perangkat komputer Anda dalam keadaan “Run as Administrator” sebelum menjalankan patch c. Install pacth feeder 2.2 tanpa melakukan uninstall feeder versi lama dan tidak perlu prefill d. Silakan buka aplikasi feeder 2.2, kemudian login seperti biasa kedalam aplikasi Baca juga: Aplikasi Feeder Gratis untuk Import Data Kampus – Bagi pengguna baru: a. Anda harus mengunduh atau download installer Feeder v2.0, Patch Feeder v2.1, dan Patch b. Feeder v2.2 pada laman https://forlap.ristekdikti.go.id/files/feeder c. Pastikan perangkat komputer Anda dalam keadaan “Run as Administrator” sebelum menjalankan installasi d. Kemudian Install Feeder v2.0 terlebih dahulu e. Dilanjutkan install Patch Feeder v2.1 f. Setelah selesai menginstall aplikasi versi lama, maka anda akan di bawa ke laman browser, akan muncul tampilan aplikasi expired. g. Lalu dilanjutkan install Patch Feeder v2.2 (saat ini) f. Jika sudah menginstall versi terbaru, tidak akan ada tulisan expired. g. Kemudian klik data awal, silakan isikan kode registrasi. Kode registrasi Anda peroleh dari forlap, dengan masuk ke akun dan username di masing-masing Perguruan Tinggi. Hal yang perlu diperhatikan adalah, sebelum Anda memuat prefill, Anda harus mengunduh/download prefill, kemudian letakkan unduhan tersebut di disk C pada folder prefill_pddikti. Prefill bisa Anda dapatkan dengan cara yang sama dalam memperoleh kode registrasi. Atau Anda juga bisa melakukan Push Prefill sesuai petunjuk pada aplikasi feeder v2.2 h. Setelah selesai, klik login. Masuk dengan username dan password masing-masing Perguruan Tinggi. Anda sekarang bisa memulai menginput data. Semoga membantu, jangan lupa dishare agar teman-teman operator kampus lain pada tahu. SEVIMA : Take IT Easy

Agu

12

2016

...
Artikel Jaringan | Pengetahuan IT | Teknologi
VPS Menjadi Solusi Paling Ekonomis Bagi Universitas

SEVIMA.COM – Berbicara mengenai Perguruan Tinggi dengan banyaknya mahasiswa dan data transaksi akademik yang ada maka, sistem informasi dan pengadaan Server mutlak diperlukan untuk menunjang pengelolaannya. Investasi besar yang dibutuhkan untuk menyediakan sistem ini tentu saja bukan hal yang mudah bagi sebagian kampus. Saat ini hadir teknologi VPS yang menjadikan internet sebagai pusat server untuk mengelola dan menyimpan data pengguna. Dengan itu Perguruan Tinggi tidak perlu melakukan pengadaan server. VPS menjadi solusi paling ekonomis untuk universitas yang menginginkan performa, keamanan dan fleksibilitas. Apa itu VPS? VPS adalah singkatan dari Virtual Private Server yaitu Server Virtual yang bekerja menggunakan Sistem Operasi  pada server (penyedia VPS) untuk melakukan proses penyimpanan data atapun bekerja sebagai Pengganti PC pribadi. Secara sederhana VPS (Virtual Private Server) dapat diartikan komputer server yang berada di dunia maya. Artinya tidak nyata (virtual) namun kita dapat memiliki dengan cara menyewa. Hampir sama dengan komputer di dunia nyata, VPS memiliki harddisk, memory, prosesor sampai dengan operasi sistem (OS). Yang paling menyolok dari VPS (Virtual Private Server) adalah beroperasi selama 24 jam tanpa henti dan terhubung dengan jaringan internet. Dengan demikian data serta aplikasi yang ada di VPS dapat diakses atau dijalankan terus menerus selama 24 jam lewat jaringan internet kapan dan dimana saja. VPS dapat dibagi menjadi beberapa VM (Virtual Machines), dimana di setiap VM adalah berupa “Virtual server” yang dapat di install system operasi tersendiri. VPS terasa seperti sebuah Dedicated Server. Dibanding dengan shared hosting, menyewa VPS akan mendapatkan resource yang lebih baik sehingga tidak terganggu jika ada problem pada website yang dikelola. Selain itu VPS mendapatkan root akses sehingga lebih leluasa dalam mengkustomasi server sesuai kebutuhan anda. Kelebihan Memiliki VPS VPS lebih ekonomis, anda hanya membayar bulanan dan akan mendapat akses yang mudah VPS mempunyai performa lebih baik VPS lebih Fleksibel Anda dapat melakukan apa saja terhadap VPS Anda karena Anda memiliki akses terhadap ROOT. VPS memberikan garansi resource (CPU, RAM, dan Space) Perawatan VPS terbilang cukup mudah, Anda bisa mulai menggunakan VPS dengan SDM minim dan nantinya bisa ditingkatkan ketika bisnis sudah berkembang. VPS memiliki kontrol lebih baik dibandingkan dengan shared hosting, pengguna memiliki izin untuk mengatur script dan memiliki akses root yang tidak di ijinkan di shared hosting Fungsi VPS (Virtual Private Server) SSH Tunneling. Berfungsi hampir sama dengan VPN yaitu mengubah IP menjadi IP VPS tersebut. ( Konten – VPS – ISP – Komputer anda ) VPN atau Virtual Private Network berfungsi mirip seperti SSH Tunneling, yaitu mengubah IP karena Konten akan melewati VPS Terlebih dahulu sebelum mengirim ke ISP anda,lalu ke Komputer anda. Proxy berfungsi mirip seperti VPN, tetapi tidak seleluasa VPN dalam penggunaanya. VPS dapat difungsikan menjadi tempat menyimpan Web anda ( Web Hosting). Anda dapat dengan leluasa menggunakan resource VPS anda untuk Web Pribadi anda juga. VPS juga dapat digunakan untuk menyimpan File-file yang ingin anda bagikan secara Online dengan orang-orang disekitar anda atau dengan publik. VPS juga dapat dipergunakan untuk Game Private Server seperti Ragnarok, RF Online, Minecraft, dan lain-lainnya. Shoutcast Hosting untuk membuat Radio Online sendiri menggunakan VPS. Semoga ulasan diatas dapat […]

Okt

29

2012

...
Artikel Jaringan
Membuat Jaringan Wifi Laptop Menjadi Hotspot

SEVIMA.COM – Oke laptop merupakan media gadget yang sering kita gunakan ,selain karena nyaman dengan ukuran dan juga sesuai dengan kebutuhan kita biasanya. Nah Laptop juga bisa anda manfaatkan selain hanya untuk perkerjaan dan hiburan, Wifi laptop anda bisa juga digunakan untuk membuat jaringan hotspot dirumah anda tanpa adanya tambahan modem lagi. Nah dengan ini anda bisa share koneksi internet anda di dalam lingkup anda, Berikut caranya Jangan lupa aktifkan terlebih dahulu WLAN pada laptop. Klik tombol Windows Start, pada kolom Search programs and files ketik: adhoc kemudian enter. Jendela Setup Ad Hoc Network akan terbuka, klik Next untuk melanjutkan  Pada kolom Network name isi dengan nama yang akan kita gunakan sebagai SSID, contohnya: catatanteknisi, Pilih mode security; WEP, WPA2-Personal atau Open. Isi Security key isi dengan password misalnya password, centang pilihan Save this network, kemudian klik Next Setelah muncul jendela The catatanteknisi network is ready to use, klik Close Cek koneksi WiFi dengan mengklik icon wireless pada taskbar sebelah kanan, akan terlihat status  – Waiting for users. Seting jaringan WiFi Ad Hoc di Windows 7 sudah selesai, selanjutnya kita dapat menggunakan laptop lain atau komputer dengan usb wireless agar terkoneksi dengan jaringan  yang telah kita buat tersebut. Apabila ada user (laptop lain) yang connect ke jaringan ini, maka status WiFi pada langkah no 5 akan berubah menjadi Connected. Pastikan Tiap komputer yang mau terhubung ,ip nya sudah diatur dan dalam subnet mask yang sama,untuk tablet pc dan gadget hape belum bisa konek kesini yaa. SEVIMA : Take IT Easy