Berita & Artikel

Pengetahuan IT

Agu

13

2020

...
Featured | Pengetahuan IT
5 Problem yang Dihadapi Dosen Saat Kuliah Online

SEVIMA.COM – Hampir seluruh perguruan tinggi telah memberlakukan sistem belajar jarak jauh atau kuliah online untuk seluruh mahasiswanya. Sistem kuliah online ini untuk mencegah penyebaran pandemi virus Covid-19 yang sampai saat ini belum jelas akan sampai kapan. Dalam melaksanakan kuliah online biasanya dosen dan mahasiswa akan membuat group WhattsApp, menggunakan Google Classroom atau tool yang lain. Namun ternyata rata-rata dosen banyak yang menemukan beberapa kendala ketika melakukan perkuliahan secara online. Mungkin karena tool yang digunakan belum mendukung sepenuhnya kebutuhan mereka. Berikut 5 masalah yang sering dihadapi dosen saat kuliah online 1. Dosen mengajar di banyak kelas, harus bikin kelas satu persatu Bisa Anda bayangkan jika seorang dosen mengajar di beberapa kelas atau malah mengajar mata kuliah yang berbeda, betapa banyak grup WhattsApp yang harus dibuat. Harus bikin kelas satu persatu, lalu invite mahasiswa satu per satu lagi. Duh, pasti sangat melelahkan bukan! 2. Belum lagi absenin mahasiswa yang ikut kelas, terus direkap ulang Pasti Anda salah satunya, sudah bikin grup perkelas, waktu kuliah online bingung bagaimana cara absen mahasiswa dan memastikan kalau mereka beneran mengikuti perkuliahan. Apa harus absen di grup, dengan bilang “Hadir”? Wahh, pasti waktu Anda akan terbuang banyak hanya untuk memantau kehadiran, sayang banget bukan. 3. Harus cek dan beri nilai tugas / kuis tiap mahasiswa Penugasan adalah salah satu kegiatan yang harus dilakukan untuk mengukur dan menilai apakah mahasiswa telah memahami materi yang disampaikan dosen. Namun, bagaimana jika Anda harus memberi nilai satu-persatu mahasiswa Anda secara manual, duh melelahkan bukan? apalagi kuliah berikutnya sudah menunggu. 4. Memory penuh share materi dan tugas dari mahasiswa Ketika waktu pengumpulan tugas datang, pernah gak Anda merasakan beberapa aplikasi di HP tidak berfungsi dengan baik (ngelag) karena memori penuh, dan ternyata yang bikin penuh adalah berkas-berkas tugas dari mahasiswa. Duh! 5. Harus install banyak Aplikasi, ribet mau pakai yang mana Bingung mau menggunakan tool apa yang cocok dengan Anda dan menyesuaikan dengan mahasiswa Anda, jadi harus install beberapa aplikasi. Belum lagi ketika mau konferensi video harus install aplikasi yang berbeda, hemm. Tentu ini tidak boleh dibiarkan, karena akan menguras Produktifitas Anda dan juga membuang banyak waktu. Untuk menjawab problem-problem dosen itu, tidak adil rasanya kalau tidak memberikan solusi yang konkrit. Nah untuk membantu perkuliahan online Anda menjadi lebih efektif dan efisien SEVIMA EdLink bisa sedikit meringankan pekerjaan Anda, karena EdLink sudah dirancang khusus untuk perkuliahan online kampus di Indonesia, jadi bisa mengakomodir permasalahan Anda di atas. Gunakan sekarang! EdLink.id

Sep

09

2019

...
Pengetahuan IT | Tips & Trik
4 Grup Tempat Bertanya dan Berbagi Pengalaman Operator PDDikti

SEVIMA.COM – Feeder PDDIKTI itu sendiri adalah aplikasi yang digunakan untuk mengelola data Mahasiswa dan data perkuliahan masing-masing Perguruan Tinggi yang nantinya di sikronisasikan dengan Pangkalan Data Perguruan Tinggi/ Forlap Dikti secara online. Feeder PDDIKTI bertujuan untuk meningkatkan penjaminan mutu, relevansi, keterjangkauan, pemerataan yang berkeadilan dan akses pendidikan tinggi yang berkelanjutan sesuai dengan yang diamanatkan oleh Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 184/U/2001 pasal 5. Feeder PDDIKTI akan menjadi satu-satunya aplikasi pelaporan data secara nasional, sehingga semua pelaporan akan masuk melalui satu pintu. PDDIKTI Feeder ini langsung dikelola oleh Dirjen Dikti yang bisa di akses pada link pddikti.ristekdikti.go.id dan tujuan adanya Feeder Dikti ini memudahkan pemerintah dalam mengelola atau mengontrol kampus yang imbasnya bisa menjaga kualitas pendidikan tinggi yang ada di Indonesia. Namun, banyak dari operator yang masih mengalami permasalahan dalam melakukan pelaporan, mau tahu grup yang biasa dibuat nongkrong oleh operator PDDikti? berikut 4 grup yang sering dibuat untuk sharing pengelaman dan bertanya tentang pelaporan Feeder PDDikti: 1. SIGAP PDDIKTI Kalau Anda seorang operator PDDikti perguruan tinggi, sudah pasti tidak asing dengan SIGAP. SIGAP ini untuk menyediakan Wadah Komunikasi atau Forum Diskusi yang memadai antara PDDikti kampus dengan Tim Teknis PDdikti Pusat ( Tim Pusdatin/Forlap), sudah diluncurkan satu aplikasi baru SIGAP yang langsung diasuh Tim Pusdatin, aplikasi SIGAP dengan laman http://sigap.pddikti.ristekdikti.go.id/ ini bisa login dengan pergunakan username dan password untuk login Forlap. Beberapa hal yang perlu diperhatikan selama menjalin komunikasi di SIGAP: 1. Perhatikan tutur kata 2. Perhatikan jangan menggunakan kata-kata yang mengandung SARA 3. Jangan membuat post yang berbau politik Untuk sementara, melalui aplikasi ini Tim PDdikti Pusat akan membantu Bapak/Ibu Pengelola/operator PDDikti mengatasi permasalahan dalam Feeder, Laman Forlap, dan lainnya yang berhubungan dengan Teknis PDDikti. Mengenai masalah terkait pengajuan seperti registrasi dosen, perubahan data dosen, dan perubahan data mahasiswa akan diteruskan kepada unit utama terkait. 2. Operator Epsbed – PDDikti – Feeder – SISTER Salah satu grup Facebook yang cukup aktif untuk menjadi tempat ngopi dan tongkrongan para operator PDDikti, banyak rekan-rekan yang sharing pengalaman mereka di grup Facebook ini. Rekan-rekan bisa langsung join di sini: https://www.facebook.com/groups/epsbed/ dalam grup juga banyak sekali yang paham tentang PDDikti. 3. SEVIMA Community Ini juga grup Facebook yang cukup aktif yang dibuat oleh inisiatif tim SEVIMA karena banyak yang butuh bantuan karena mengalami permasalahan dalam melakukan pelaporan Feeder PDDikti. Grup SEVIMA Community ini dulunya untuk koordinasi pengguna produk SEVIMA GoFeeder dan GoSister namun karena banyak perguruan tinggi yang menanyakan tentang Feeder juga maka grup ini menjadi lebih luas cakupanya. Rekan-rekan bisa langsung bergabung di grup ini, untuk bertanya dan berbagi pengalaman tentang pelaporan PDDikti di sini: https://www.facebook.com/groups/sevimagofeeder/ 4. PDDikti Feeder Berikut adalah grup terakhir, grup ini memang dibuat oleh salah satu operator kampus untuk mewadahi rekan-rekan yang lain, namun akhir-akhir ini Grup ini kurang begitu aktif. Rekan-rekan bisa cek disini: https://www.facebook.com/groups/PDdikti.Feeder/ Bagaimana, apakah membantu? jika membantu jangan lupa untuk di share ke teman-teman operator lain agar terbantu juga. Apakah rekan-rekan punya grup lain untuk bertanya tentang Feeder PDDikti? share di kolom komentar ya.

Agu

28

2019

...
Dunia Kampus | Pengetahuan IT | SEVIMAPay
Bayar Biaya Pendidikan di Tokopedia Lebih Cepat & Aman

SEVIMA.COM – Tokopedia identik dengan belanja online. Tapi apakah Anda tahu kalau Tokopedia kini juga menjadi salah satu pusat pembayaran tagihan online terbesar di Indonesia? Seperti pembayaran pulsa, listrik dll. Dan sekarang bayar biaya pendidikan pun bisa dilakukan melalui Tokopedia. Adanya bayar biaya pendidikan di Tokopedia ini merupakan buah kerjasama SEVIMAPay dengan Tokopedia untuk membantu memudahkan pembayaran pendidikan di perguruan tinggi di Indonesia. Sehingga kampus yang telah bergabung dengan SEVIMAPay akan didaftar secara otomatis dan tagihan kuliah seperti SPP dan lain-lain dapat dibayarkan langsung oleh mahasiswa melalui aplikasi dan website atau aplikasi Tokopedia. Mengapa harus Tokopedia? karena mahasiswa Anda bisa membayar biaya pendidikan lebih mudah dengan melalui semua channel pembayaran yang ada di Tokopedia seperti; OVO, Kartu Kredit, Kartu Debit, Virtual Account berbagai Bank hingga pembayaran di Gerai Minimarket Indomaret dan Alfamart. Lalu, Apa Kelebihan Pembayaran di Tokopedia : 1. Bisa dibayarkan melalui semua channel pembayaran yang ada di Tokopedia 2. Universitas tidak harus membuka rekening Bank tertentu 3. Kampus terlihat profesional 4. Memudahkan mahasiswa yang tidak mempunyai ATM 5. Aman dan tanpa ribet Cara Bayar Biaya Pendidikan Di Tokopedia Proses pembayaran pendidikan di Tokopedia sangatlah mudah. Pertama-tama, Anda hanya perlu mengunduh aplikasi Tokopedia yang tersedia gratis di iTunes App Store atau juga di Google Play. Setelah terunduh dan terinstal, maka aplikasi Tokopedia tersebut sudah siap digunakan. Lalu pilih semua kategori nanti akan diarahkan ke pembayaran pendidikan. Seperti dalam gambar dan video berikut: Anda juga bisa lihat tutorial bayar pendidikan di Tokopedia melalui video: Bagaimana dengan kampus Anda? siap menjadi perguruan tinggi PERTAMA yang bisa menggunakan Tokopedia sebagai alat pembayaran biaya pendidikan di perguruan tinggi? Yuk Segera join SEVIMAPay, pembayaran kuliah terkini, aman dan praktis. (sevimapay.com)

Jun

12

2019

...
Artikel Jaringan | Pengetahuan IT | Teknologi
Apa Itu Computing Cloud? Dan Apa Perbedaan SaaS, PaaS, dan IaaS?

SEVIMA.COM – Komputasi awan atau Cloud computing adalah penggabungan teknologi komputerisasi dan internet, dimana data mulai dari skala kecil hingga besar tersimpan di server internet, yang memungkinkan kita dapat mengakses data kita dari berbagai lokasi dan melalui berbagai platform. SaaS merupakan salah satu dari tiga jenis layanan Cloud Computing yang umum ditawarkan oleh penyedia layanan Cloud. Tiga jenis layanan itu adalah SaaS (Software as a Service), PaaS (Platform as a Service), IaaS (Infrastructure as a Service). Yuk kita bahas lebih detail. 1. Software as a Service (SaaS) Software as a Service (SaaS), layanan Cloud pada jenis ini disediakan dalam bentuk perangkat lunak. Contoh dari SaaS adalah Google Apps (Docs, Spreadsheet, dll), Office 365, dan Adobe Creative Cloud. Pada Layanan SaaS pengguna layanan hanya perlu menggunakan aplikasi tersebut tanpa harus mengerti dan mengurus bagaimana data disimpan atau bagaimana aplikasi tersebut di maintenance, karena hal tersebut merupakan service yang disediakan penyedia layanan. Keuntungan: Pengguna dapat langsung memanfaatkan layanan secara gratis atau dengan bayar biaya sewa tanpa harus mengeluarkan investasi untuk membuat sendiri (in-house development) atau membeli lisensi yang relatif mahal. Ketersediaan dan reliabilitas aplikasi terjamin oleh penyedia layanan. Pengguna hanya perlu fokus pada data miliknya. Perangkat yang dibutuhkan oleh pengguna juga hanya komputer dan internet. Kerugian: Pengguna tidak memiliki kendali penuh atas aplikasi yang disewa. Pengguna tidak dapat dengan seenaknya mengubah fitur-fitur yang disediakan karena SaaS bersifat multi-tenant sehingga fitur-fitur yang dibuat adalah fitur yang umum (tidak bisa spesifik terhadap kebutuhan pengguna tertentu). Pada beberapa aplikasi, kustomisasi dapat dilakukan dengan skala dan fungsi yang terbatas. 2. Platform as a Service (PaaS) Platform as a Service (PaaS), layanan Cloud pada jenis ini disediakan dalam bentuk platform yang dapat dimanfaatkan pengguna untuk membuat aplikasi diatasnya. Contoh PaaS adalah Amazon Web Service, Microsoft Azure, Facebook, dll. Hal-hal yang dapat dilakukan pengguna layanan PaaS adalah membangun aplikasi, upload aplikasi, testing, dan mengatur konfigurasi. Keuntungan: Pengguna dapat membuat aplikasi sendiri dengan banyak fitur yang sudah tersedia seperti keamanan platform, OS, sistem database, web server, dan framework aplikasi. Pengguna dapat lebih fokus pada pengembangan aplikasi. Fitur utama dari PaaS biasanya adalah skalabilitas yang tinggi. Ketika aplikasi yang kita upload mulai digunakan oleh banyak user maka secara otomatis layanan PaaS akan menskalakan aplikasi kita menjadi lebih baik dalam melayani pengguna aplikasi kita. Sedangkan ketika aplikasi kembali sepi, maka akan diskalakan ulang sehingga biaya yang dibayarkan benar-benar sesuai dengan yang kita gunakan saat itu. Kerugian: Fitur keamanan yang disediakan oleh layanan PaaS adalah keamanan platform, bukan keamanan aplikasi kita. Jadi kita tetap harus memperhitungkan resiko keamanan dari aplikasi kita sendiri. 3. Infrastructure as a Service (IaaS) Infrastructure as a Service (IaaS), layanan Cloud jenis IaaS pada dasarnya adalah fisik kotak server dan komputer virtual. IaaS menyediakan perusahaan dengan sumber daya komputasi meliputi server, jaringan, storage dan ruang data center. Keuntungan: Pengguna tidak perlu membeli komputer dan peralatannya secara fisik, melakukan pemeliharaan rutin, dan melakukan konfigurasi perangkat. Kerugian: Pengguna harus terhubung ke Internet untuk menggunakannya, serta jika membutuhkan penambahan sumber daya harus menghubungi pihak penyedia layanan. Pengguna mengurus sendiri OS, keamanan, […]

Mei

29

2019

...
Dunia Kampus | Pengetahuan IT | SIM SEVIMA
5 Manfaat Sistem Keuangan Bagi Perguruan Tinggi

SEVIMA.COM – Apakah Anda pernah merasakan ribetnya menghitung, menginput, hingga membuat laporan ketika mengelola keuangan perguruan tinggi Anda? Jika benar berarti Anda sebagai akuntan kampus yang masih menggunakan proses manual. Dengan perkembangan zaman seperti saat ini, semua pekerjaan dapat dilakukan dengan lebih mudah dan cepat, salah satunya dalam mengurus keuangan kampus. Jika dulu pekerjaan dalam hal keuangan hanya dilakukan secara manual, kini Anda sudah bisa memanfaatkan aplikasi keuangan. Kampus/universitas, menjadi salah satu instansi yang pengelolaan keuangannya cukup berat. Banyaknya transaksi yang dilakukan dalam sebuah kampus tentu membutuhkan perhitungan yang cermat, cepat, namun harus tetap akurat. Jika hanya dilakukan secara manual, terkadang sering terjadi human error dalam perhitungannya. Untuk itu, sistem manajemen keuangan sangat berperan dalam hal ini, berikut ini adalah: Beberapa Manfaat Sistem Manajemen Keuangan Bagi Perguruan Tinggi: 1. Lebih Hemat Waktu Dengan sistem manajemen keuangan, sebuah perguruan tinggi bisa lebih cepat dalam meng-update laporan keuangan. Mengapa demikian? Karena jika laporan keuangan dikerjakan secara manual, maka akan membutuhkan waktu untuk perhitungan dan mencocokkannya. Biasanya jika dikerjakan secara manual, penyusunan laporan keuangan membutuhkan waktu sekitar satu minggu. Sedangkan dengan aplikasi keuangan, semua sudah tersistem sehingga Anda hanya perlu menginput data didalamnya dan hasil akan segera muncul sehingga lebih menghemat waktu Anda. 2. Sistem Terintegrasi dengan Sistem Lain Sistem keuangan (Finace Cloud) terintegrasi langsung dengan beberapa sistem yang ada di kampus seperti sistem akademik kampus, jadi seperti mengatur anggaran, pencatatan transaksi keluar dan masuk, hingga menghasilkan laporan akuntansi yang di butuhkan perguruan tinggi, contoh laporan arus kas, neraca dan laba rugi, akan lebih cepat karena langsung terintegrasi dengan SIAKAD, jadi data bisa langsung sinkron dengan sistem keuangan kampus. Baca juga: Grand Launching Produk Baru: SEVIMA Finance Cloud 3. Memudahkan Manajemen Keuangan Kampus Sistem keuangan kampus juga memberi kemudahan dalam manajemen keuangan, tidak hanya secara spesifik namun juga secara menyeluruh. Semua ini akan memudahkan Anda untuk membuat kondisi keuangan yang stabil. Melalui manajemen keuangan tersebut, pada akhirnya Anda dapat menentukan laporan yang akurat sehingga akreditasi kampus pun meningkat. 4. Terhindar Dari Kesalahan Perhitungan Perguruan tinggi juga mempunyai banyaknya transaksi keuangan, dan tentu membutuhkan fokus lebih pada penyusunannya laporan keuangan. Penyusunan laporan secara manual tentu memiliki risiko tinggi dalam perhitungannya, apalagi jika terdapat banyak orang yang mengerjakan. Dengan adanya sistem manajemen keuangan maka perguruan tinggi dapat membuat laporan secara akurat dan terhindar dari kesalahan, karena sistem manajemen keuangan sudah dirancang sedemikian rupa untuk menyelesaikan laporan. Penggunaan sistem manajemen keuangan memberikan banyak sekali manfaat dan kemudahan jika dibandingkan dengan menggunakan Microsoft Excel ataupun pencatatan manual. 5. Mudah Dimonitoring Manfaat lain dari sistem manajemen keuangan adalah dapat mudah untuk memonitoring arus keuangan kampus, shingga meminimalisir kecurangan dalam pengeloaan keuangan. Karena semua transaksi keuangan dapat dicatat dalam sistem keuangan sehingga setiap penyerapan dan penggunaan anggaran bisa dipantau secara real-time. Itulah beberapa manfaat aplikasi keuangan untuk perguruan tinggi Anda. Kini, saatnya Anda beralih dari manual dan gunakan aplikasi atau sistem manajemen keuangan untuk mengelola keuangan perguruan tinggi dengan baik. FinanceCloud adalah software akuntansi keuangan terintegrasi yang dapat Anda manfaatkan untuk membantu mengelola keuangan kampus. Sesuai namanya Finance Cloud, […]

Apr

09

2019

...
Dunia Kampus | Pengetahuan IT
Revolusi Industri 4.0 yang Sudah Di Depan Mata

SEVIMA.COM – Revolusi industri 4.0 sudah di depan mata. Bahkan revolusi industri generasi keempat ini telah dibicarakan dan gaungnya semakin nyaring terdengar di Indonesia. Apalagi sejak Pemerintah RI telah me-launching peta jalan atau roadmap yang disebut “Making Indonesia 4.0”. Pemerintah RI berharap, sektor Industri 4.0 ini mampu menyumbang penciptaan lapangan kerja lebih banyak serta investasi baru yang berbasis teknologi. Lalu sebenarnya apa yang dimaksud dengan revolusi industri 4.0? Konsep revolusi industri 4.0 pertama kali diperkenalkan oleh Profesor Klaus Schwab. Ekonom terkenal asal Jerman yang menulis dalam bukunya, The Fourth Industrial Revolution bahwa konsep itu telah mengubah hidup dan kerja manusia. Dalam pada itu Dosen Institut Teknologi Bandung (ITB), Richard Mengko, yang mengambil sumber dari A.T. Kearney, mengungkap sejarah revolusi industri yang sampai akhirnya menyentuh generasi ke-4 ini. Berikut ini empat tahap evolusi industri dari dahulu hingga kini. 1. Akhir abad ke-18 Revolusi industri yang pertama terjadi pada akhir abad ke-18. Ditandai dengan ditemukannya alat tenun mekanis pertama pada 1784. Kala itu, industri diperkenalkan dengan fasilitas produksi mekanis menggunakan tenaga air dan uap. Peralatan kerja yang awalnya bergantung pada tenaga manusia dan hewan akhirnya digantikan dengan mesin tersebut. Banyak orang menganggur tapi produksi diyakini berlipat ganda. 2. Awal abad ke-20 Revolusi industri 2.0 terjadi di awal abad ke-20. Kala itu ada pengenalan produksi massal berdasarkan pembagian kerja. Lini produksi pertama melibatkan rumah potong hewan di Cincinnati, Amerika Serikat, pada 1870. 3. Awal 1970 Pada awal tahun 1970 ditengarai sebagai perdana kemunculan revolusi industri 3.0. Dimulai dengan penggunaan elektronik dan teknologi informasi guna otomatisasi produksi. Debut revolusi industri generasi ketiga ditandai dengan kemunculan pengontrol logika terprogram pertama (PLC), yakni modem 084-969. Sistem otomatisasi berbasis komputer ini membuat mesin industri tidak lagi dikendalikan manusia. Dampaknya memang biaya produksi menjadi lebih murah. 4. Awal 2018 Nah, sekaranglah zaman revolusi industri 4.0 yang ditandai dengan sistem cyber-physical. Saat ini industri mulai menyentuh dunia virtual, berbentuk konektivitas manusia, mesin dan data, semua sudah ada di mana-mana. Istilah ini dikenal dengan nama internet of things (IoT). Tentunya, Pemerintah Republik Indonesia melihat peluang ini dan dianggap bisa menyumbang penciptaan lapangan kerja lebih banyak serta investasi baru yang berbasis teknologi. Sehingga dibentuklah roadmap dengan nama “Making Indonesia 4.0”. MAHASISWA YANG HARUS BERSIAP Mahasiswa yang tengah menuntut ilmu harus bersiap menghadapi tantangan besar yang terjadi era Revolusi Industri 4.0 yang terjadi saat ini. Perubahan pola baru ini membawa dampak terciptanya jabatan dan keterampilan kerja baru dan hilangnya beberapa jabatan lama karena sudah tidak relevan lagi dalam dunia kerja. Tantangan itu harus dihadapi sesuai pola kerja baru yang tercipta dalam revolusi 4.0. Satu faktor yang penting adalah ketrampilan dan kompetensi yang harus tetap secara konsisten ditingkatkan, Revolusi industri 4.0 merupakan integrasi pemanfaatan internet dengan lini produksi di dunia industri. Perubahan pun terjadi dalam dunia industri dewasa ini yang ditandai berubahnya iklim bisnis dan industri yang semakin kompetitif karena perkembangan teknologi informasi, bahkan kadang perkembangan saat ini sudah tidak linear lagi dengan apa yang terjadi dalam satu dekade terakhir. Oleh karena itu, lembaga pendidikan dan pelatihan Indonesia harus mampu menghasilkan lulusan yang […]

Feb

27

2019

...
Aplikasi Online | Pengetahuan IT
Ambil Jurusan IT? Ini 7 Pilihan Karir yang Menjanjikan

SEVIMA.COM – Mau ambil jurusan IT, namun masih ragu? Yaps kamu berada ditulisan yang tepat. Saat ini jurusan Teknik Informatika sedang benar-benar berada di puncak popularitas. Jurusan ini diincar oleh banyak orang mengingat di era kemajuan teknologi seperti saat ini. Kita tahu saat ini peranan teknologi sangat besar bagi masyarakat. Terlebih lagi dalam hal inovasi. Hampir seluruh sektor usaha membutuhkan orang-orang yang berkecimpung di bidang Information Technology (IT). Secara otomatis, banyak lowongan pekerjaan yang tersedia di bidang IT. Sebab pada dasarnya, mereka sangat dibutuhkan. Beberapa profesi dan prospek kerja lulusan IT: 1. Web Developer Profesi yang satu ini paling banyak digeluti oleh teman-teman lulusan IT. Web developer itu tugasnya menciptakan aplikasi berbasis web dengan menggunakan bahasa pemrograman. Pada dasarnya, web developer membuat berbagai hal “terjadi” pada sebuah website. Peran web developer adalah sebagai penghubung dari semua sumber daya yang akan digunakan pada sebuah website, mulai dari pemanggilan database, membuat halaman website yang dinamis, hingga mengatur cara pengunjung untuk berinteraksi dengan elemen-elemen dari website tersebut. 2. Web Designer Web designer adalah seseorang yang bekerja dengan unsur-unsur visual pada suatu halaman web. Dia adalah orang yang membuat wajah halaman web tampak begitu “cantik”. Para web design mengintegrasikan komponen seperti gambar, file flash, atau multimedia ke dalam halaman web untuk menambah pengalaman visual user, atau untuk melengkapi content paage. 3. Mobile Application Developer Seorang developer aplikasi adalah orang-orang kreatif yang bekerja menciptakan berbagai macam aplikasi berbasis mobile yang bisa disesuaikan dengan sistem operasi pada gadget saat ini. Inilah salah satu profesi yang menuntut kreativitas tingkat tinggi dan pemahaman algoritam yang cukup baik. Lowongan pekerjaan lulusan IT seperti mobile developer ini, saat ini sangat di butuhkan. Bahkan setiap perusahaan kini sudah memiliki aplikasi dan dapat di akses pada smartphone atau gadget lainnya. 4. System Analyst Profesi inilah yang bertugas menganalisa sistem yang akan digunakan oleh organisasi. Untuk menjadi seorang System analyst yang handal, kamu perlu tingkat ketelitian yang tinggi sehingga berbagai tahapan dalam merangkai sistem bisa dipantau dengan cermat. Tak hanya itu saja, pekerjaan ini juga dituntut untuk bisa berinovasi dengan sesuatu yang baru dalam hal pengupgrade-an sistem dari sistem yang telah ada. 5. Sofware Tester Seorang Sofware Taster biasanya akan melakukan pengujian pada perangkat lunak di tempatnya bekerja. Ia akan bertanggung jawab atas kebenaran serta fungsinya sebagai perangkat lunak yang telah diciptakan. Selain itu, biasanya software tester menguji perangkat lunak dengan menggunakan perangkat lunak tersebut tetapi di luar aturan dari perangkat lunak tersebut. 6. Network Administrator Prospek kerja lulusan IT lainnya adalah network administrator. Salah satu yang terpenting di era kemajuan teknologi adalah tersedianya tenaga ahli dalam menjaga keamanan sistem jaringan sehingga terhindar dari kebocoran informasi atau terkena hack yang bisa membuat sistem eror dan merusak data yang ada di dalamnya. 7. IT Consultant Prospek kerja lulusan IT selanjutnya adalah IT consultant. Setiap sistem pasti punya permasalahannya baik itu skala kecil maupun besar. Peran seorang IT Consultant adalah mencari solusi atas permasalahan dan kebutuhan sistem yang ada. IT Consultant bertanggung-jawab mengatasi masalah-masalah dalam sistem tersebut agar sistem dapat berjalan dengan lancar. Bagaimana, apakah […]

Feb

11

2019

...
Dunia Kampus | Pengetahuan IT
Sistem Pembelajaran Daring (SPADA) Indonesia, Kuliah Millennials

SEVIMA.COM – Sistem Pembelajaran Daring atau SPADA adalah implementasi Pendidikan Jarak Jauh pada Pendidikan Tinggi yang bertujuan untuk meningkatkan pemerataan akses terhadap pembelajaran yang bermutu. Dengan sistem pembelajaran daring, SPADA Indonesia memberikan peluang bagi mahasiswa dari satu perguruan tinggi tertentu untuk dapat mengikuti suatu mata kuliah bermutu tertentu dari perguruan tinggi lain dan hasil belajarnya dapat diakui sama oleh perguruan tinggi dimana mahasiswa tersebut terdaftar. SPADA Indonesia menawarkan 3 (tiga) program yaitu: 1. Materi Terbuka, yaitu menyediakan materi mata kuliah yang disajikan secara online dalam berbagai bentuk media agar dapat diakses oleh mahasiswa dan dosen kapan saja dan dimana saja. 2. Mata Kuliah Terbuka, yaitu sistem pembelajaran daring satu mata kuliah utuh yang memungkinkan untuk dapat digunakan oleh dosen terkait sebagai mata kuliah daring untuk diselenggarakan dalam pembelajaran. 3. Mata Kuliah Daring, yaitu mata kuliah dalam bentuk pembelajaran daring utuh, yang siap ditawarkan oleh salah satu PT penyelenggara kepada PT lain (PT mitra) untuk dapat diikuti oleh mahasiswa PT mitra sebagai wahana alih kredit (credit transfer) dan nilai yang diperoleh mahasiswa dari PT penyelenggara dapat di transfer (credit transfer) di PT di mana mereka terdaftar. SPADA Indonesia telah bekerjasama dengan 51 Perguruan Tinggi, yang selanjutnya, SPADA Indonesia terbuka bagi seluruh perguruan tinggi yang ada di Indonesia. Mau tahu Kelebihan dan Persiapan yang Harus Dilakukan Kampus unuk kulah daring: Kuliah Daring, Kelebihan dan Persiapan yang Harus Dilakukan Kampus

Nov

26

2018

...
Info Sentra Vidya Utama | Pengetahuan IT
CEO SEVIMA Mentoring 14 StartUp Binaan IDX Incubator Surabaya

SEVIMA.COM – Surabaya, IDX Incubator Surabaya telah melakukan serangkaian kegiatan pencarian startup di Surabaya yang memiliki potensi bisnis menarik dan bisnis model baru untuk membawa perubahan di era Digital. Dan pada tanggal 22 Oktober 2108 lalu IDX Incubator Surabaya telah mengumumkan 14 Startup yang tergabung di angkatan pertama di tahun 2018 ini. Progam mentoring ini adalah tahap lanjutan dari rangkaian kegiatan IDX Incubator Surabaya agar para startup ini mampu melompat ke level berikutnya. Dalam kesempatan kali ini, program mentorship menghadirkan CEO PT Sentra Vidya Utama (SEVIMA) Bapak Sugianto Halim, dengan tema “Build the dream team”. Seluruh Startup yang telah terpilih harus mengikuti sesi mentoring ini dan memiliki kesempatan untuk berinteraksi selama waktu yang disediakan. 14 Startup yang terpilih pada angkatan pertama ini adalah : 1. @tuupaiapp 2. @maempedia 3. @ternaknesia 4. @temandokter.app 5.@vojomusic.id 6. @jugglejack.id 7. @1001malamdotcom 8. @loveusahaofficial 9. @otebesmart 10. @bisnisresto 11. @mancon.id 12. @ojesyindonesia 13. Sansekerta 14. @gainz.tech Bapak Sugianto Halim sebagai CEO SEVIMA telah malang melintang di dunia teknologi informasi selama 15 tahun, selain sebagai bagian dari mentor di IDX Incubator Surabaya, CEO SEVIMA ini juga ingin meningkatkan kemajuan IT khususnya di Surabaya dengan membantu para Startup untuk bisa maju dan berkembang. Dokumentasi: SEVIMA: Take IT Easy

Agu

27

2018

...
Aplikasi Online | Dunia Kampus | Pengetahuan IT | siAkad Cloud
Wujudkan “World Class University” Dengan Cyber Campus

SEVIMA.CO.ID – Teknologi terus dimanfaatkan oleh banyak perguruan tinggi sehingga menjadikan kampus berkualitas yang berbasis teknologi informasi. Perguruan tinggi menerapkan teknologi mulai dari proses penerimaan mahasiswa baru, proses pembayaran uang kuliah sampai pada proses belajar mengajar. Seluruh civitas kampus terintegrasi dengan sistem yang berbasiskan teknologi informasi. Salah satu upaya yang dilakukan untuk mewujudkan perguruan tinggi yang berbasis teknologi informasi adalah dengan Cyber Campus. Selain itu Cyber Campus mewujudkan perguruan tinggi dengan gelar world class university. Cyber memiliki arti dunia maya sehingga Cyber Campus atau Cyber University dapat diartikan sebagai kampus yang menggunakan teknologi informasi dengan perantara dunia maya dalam proses belajar mengajar. Dengan sistem serba online sehingga para mahasiswa tidak harus datang langsung ke kampus. Bayangkan betapa repot jika ribuan mahasiswa harus datang ke kampus untuk melakukan pendaftaran maupun untuk pembayaran uang kuliah. Tentunya membutuhkan pegawai yang sangat banyak dan waktu yang lama serta biaya yang tidak sedikit. Baca Juga: Mengenal Cyber University, Pendidikan Canggih Penerapan Cyber Campus dilakukan dengan adanya Sistem Informasi Akademik atau SIAKAD kampus yang dapat diakses dimana saja dan kapan saja. Akses buku panduan yang tersedia di perpustakaan untuk mendukung proses belajar mengajar juga tersaji dalam bentuk digital yang dapat diakses secara online. Semua info mulai dari info beasiswa, nilai mahasiswa setiap semester, jadwal kuliah, dan masih banyak lainnya dengan sangat mudah karena tidak pelu lagi adanya papan pengumuman dan telah tersaji lengkap dalam aplikasi Sistem Informasi Akademik. Kemudian seluruh materi perkuliahan tersaji lengkap di E-Learning yang dapat diakses oleh mahasiswa yang bersangkutan. Diskusi dan proses tanya jawab dapat langsung disampaikan di E-Learning. Cyber Campus memiliki kecanggihan teknologi untuk proses belajar mengajar di kampus seperti adanya live conference atau menggunakan online di E-Learning antara dosen dan mahasiswa sehingga tidak harus bertatap muka langsung dalam hal dikusi. Pemberian tugas dari dosen dan pengumpulan tugas dari mahasiswa untuk setiap mata kuliah juga dapat diakses dosen dan mahasiswa melalui E-Learning. Baca Juga: SEVIMA & HarukaEdu Siap Bantu Perguruan Tinggi Buka Kelas “Online” Cyber Campus dengan akses secara online mahasiswa juga dapat menggali informasi lebih banyak dari berbagai sumber. Pastinya hal tersebut akan berdampak positif untuk meningkatkan proses belajar mahasiswa. Mahasiswa juga dituntut mandiri dalam proses penggalian informasi dan harus sangat aktif dalam mendalami materi yang dipelajari. Selain itu penerapan Cyber Campus dilakukan mulai dari sistem pembelajaran dimana pemaparan materi dilakukan menggunakan screen projector sehingga proses belajar mengajar menjadi lebih menarik dan lebih mudah. Terdapat juga LCD TV yang terpasang di lokasi strategis seperti kantin sehingga sangat membantu mahasiswa mengetahui info kegiatan terkini dari kampus. Dengan Cyber Campus pemberitahuan informasi kepada seluruh civitas kampus menjadi lebih mudah dan secara realtime. Proses pencatatan absensi baik itu mahasiswa, dosen maupun pegawai kampus dapat dilihat melalui aplikasi yang terintegrasi langsung di perangkat smartphone. Mengurangi para pegawai yang bertugas tentu akan menekan biaya yang harus dikeluarkan oleh kampus. Proses monitoring setiap bagian di kampus menjadi lebih mudah dengan CCTV yang tepasang hampir disetiap sisi sehingga mudah untuk memantau setiap kegiatan yang mungkin mencurigakan. Sehingga dengan mengimplementasikan Cyber Campus menjadikan kampus melaksanakan semua aspek kehidupan kampus dengan […]