Pencarian Kategori "Tips & Trik"


SEVIMA.COM – Tutup buku bukanlah istilah yang asing bagi bagian keuangan. Namun, jika Anda yang tidak memiliki kemampuan dasar tentang akuntansi, mungkin ini bisa jadi hal yang baru. Secara singkat tutup buku merupakan kegiatan yang dilakukan di bagian keuangan dalam rangka meng-cut off atau menutup pelaporan di akhir periode. Tutup buku biasanya dilakukan dengan dua tahap, yaitu pada saat akhir bulan dan pada akhir tahun. Proses ini menjadi bagian tersibuk dalam setiap bulan bahkan tahun. Banyak hal yang harus di persiapkan agar dapat melewatinya dengan baik. Berikut adalah 5 tips mudah menyusun laporan keuangan akhir tahun, cepat dan akurat! 1. Disiplin dengan Deadline dan Waktu Penyampaian Jangan suka menunda-nunda. Buat ceklist persiapan seperti: buku besar yang mencakup keseluruhan tahun anggaran, dan juga informasi soal asset, liabilitas dan ekuitas. Lengkapi semua faktur, tindak lanjuti pembayaran terhutang, dan catat faktur yang sudah jatuh tempo. Rekap semua dengan mutasi rekening bank, untuk memastikan pembayaran dan penerimaan sesuai agar datanya valid. Semua data yang di kumpulkan di uraikan secara sederhana, sehigga memudahkan Anda menganalisa dan memutuskan langkah selanjutnya untuk mengembangkan usaha Anda. 2. Kumpulkan Semua Catatan Keuangan Siapkan semua info tentang data dan bukti transaksi untuk membuat laporan keuangan. Jangan lupa buat daftar ceklis seperti jurnal dan buku besar dalam tahun tersebut, dan info lainnya seperti aset, utang, modal, dsb. Laporan laba rugi menunjukan jenis pendapatan yang diperoleh dalam satu periode, jumlah dari tiap jenis pendapatan, jumlah total dari keseluruhan pendapatan, jenis-jenis biaya atau beban dalam suatu periode, jumlah dari tiap jenis beban dan jumlah total dari keseluruhan beban atau biaya. 3. Buat Laporan Sederhana Buatlah laporan yang sederhana dengan menguraikan data yang dihimpun secara akurat, tuliskan dengan gaya dan bahasa sederhana agar mudah dipahami. 4. Gunakan Bantuan Profesional Kalau perguruan tinggi anda kesulitan dalam melakukan laporan keuangan bisa gunakan bantuan profesional seperti menyewa akuntan dari perusahaan akutansi. Tapi bantuan profesional biasanya membutuhkan dana yang mahal. Namun pembukuan bisa kita lakukan sendiri dengan mudah bila tahu caranya dengan bantuan software akutansi kampus. 5. Gunakan Software Akuntansi Kampus Sistem informasi, software atau perangkat lunak untuk akuntansi mempermudah aktivitas dan pencatatan akuntansi, sehingga prosesnya menjadi lebih singkat, mudah dan effisien. Tiap software akuntansi memiliki fitur-fitur yang dapat memudahkan pencacatan akuntansi. Pencatatan akuntansi manual ataupun menggunakan aplikasi spreadsheet sederhaana seperti excel, membuat Anda harus merekap ulang atau duplikasi di beberapa buku tersendiri untuk stok, kas dan piutang. Hal tersebut membuat pencatatan transaksi sering salah, tidak sinkron antar buku dan juga melelahkan. Pengunaan sistem akuntansi perguruan tinggi yang baik sangat berpengaruh dalam waktu untuk menerbitkan laporan keuangan yang akurat. Dengan menggunakan software, penerbitan laporan keuangan menjadi lebih cepat dibandingkan dengan proses manual. Dengan terus berkembangnya teknologi dalam bidang akuntansi, pencatatan dan pembukuan dapat dilakukan secara realtime dan otomatis sehingga tidak perlu lagi melakukan duplikasi pencatatan di buku tersediri seperti dalam pencatatan manual. Salah satu software accounting terbaik saat ini adalah finance Cloud. Apa saja yang bisa Anda dapatkan di finance Cloud? cek: financecloud.id

Baca Selengkapnya »

SEVIMA.COM – Seperti yang kita tahu, Perguruan Tinggi merupakan suatu lembaga pendidikan tinggi yang memiliki misi untuk mempersiapkan para peserta didiknya agar mampu menjadi anggota masyarakat yang dapat menyebarkan luaskan ilmunya secara profesional. Di dalam suatu kegiatan Perguruan Tinggi pastinya memiliki sumber pendanaan yang sangat memengaruhi perkembangan Perguruan Tinggi tersebut. Dalam suatu jurnal manajemen pendidikan disebutkan bahwa, pendapatan yang dimiliki oleh Perguruan Tinggi berasal dari Pemerintah dan masyarakat (Andriani, 2007). Berdasakan UU SPN 20/2003 Ps. 46 yang membahas tentang perolehan dana perguruan tinggi tersebut kemudian akan dibagi menjadi sumbangan untuk pembinaan pendidikan, anggaran untuk seleksi masuk perguruan tinggi, anggaran kontrak kerja yang sesuai dengan peran perguruan tinggi, penyediaan hasil penjualan produk dari penyelenggaraan pendidikan tinggi, sumbangan yang diperoleh dari hibah perorangan atau suatu lembaga, dan penerimaan dari masyarakat lain. Pengalokasian Anggaran Perguruan Tinggi Selain itu, bila dikutip dari Bowen (1980:131), pengalokasian dana pendidikan akan dibagi menjadi tiga, yaitu: 1) alokasi fungsi yang merupakan pengeluaran rutin untuk pendanaan terhadap pelayanan akademi, siswa dan pengajar atau dosen; 2) Alokasi penerima yaitu proses alokasi pengeluaran untuk para staf dan siswa, seperti kompensasi gaji, beasiswa,dan kebutuhan alat kantor; 3) Alokasi modal yang merupakan suatu pengalokasian dana sumberdaya untuk bangunan fisik perguruan tinggi dan dana pendidikan abadi. Dengan adanya pengalokasian dana dari tersebut kepada perguruan tinggi, proses pengembangan dana dari sumber-sumber tersebut dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk keberlangsungan perkembangan dari perguruan tinggi. Biasanya terdapat beberapa komponen yang memberikan manfaat untuk proses perkembangan perguruan tinggi seperti sebagai proses penelitian, pertukaran informasi, pelatihan, pemanfaatan jasa alumni, penyediaan layanan untuk pekerja, serta pemanfaatan tanah/lahan. Jadi dapat dikatakan bahwa segala proses perkembangan yang ada di dalam suatu perguruan tinggi pasti memiliki benang merah dengan sistem pengelolaan dana yang baik dan benar. Peran Penting Anggaran untuk Perkembangan Perguruan Tinggi Perencanaan Peran perencanaan adalah agar pihak keuangan perguruan tinggi mampu atau mempunyai gambaran dalam mengelola pemasukan dan pengeluaran perguruan tinggi. Koordinasi Koordinasi memiliki peranan penting dalam mensinergikan dan menyeimbangkan segala aktivitas dalam pekerjaan antara satu pihak dengan pihak lainnya. Agar sama-sama satu visi dalam mencapai tujuan atau target bersama. Pengawasan peran pengawasan adalah untuk memastikan bahwa semua yang dijalankan telah sesuai dengan acuan yang sudah direncanakan, serta menghindari penyalahgunaan dana dan mengelola agar keuangan tidak cepat habis Pedoman Pedoman juga memiliki peranan penting sebagai panduan atau acuan dalam proses pengambilan keputusan atau kebijakan perguruan tinggi. Permasalahan Pengelolaan Anggaran yang dapat Menghambat Perkembangan Perguruan Tinggi Karena sistem pengelolaan anggaran dalam suatu perguruan tinggi sangat penting untuk meningkatkan perkembangan perguruan tinggi, maka dalam proses validasi anggarannya memerlukan suatu ketelitian dan ketepatan dalam proses laporannya. Bisa dibayangkan, banyaknya anggaran yang masuk dalam suatu perguruan tinggi yang sangat berpengaruh terhadap proses pengembangan perguruan tinggi tersebut dapat terganggu karena belum memakai penggunaan system yang memadai. Seperti masih menggunakan cara yang manual, belum memiliki kode pengamanan yang baik, sulit untuk mengontrol keseluruhan proses keuangan, kurangnya transparansi anggaran, serta pelaporan pajak yang kurang efisien. Beberapa permasalahan tersebut dapat menghambat proses perkembangan perguruan tinggi. Sangat disayangkan, bila semua aspek dalam suatu perguruan tinggi sudah berhasil, namun dapat terhambat karena […]

Baca Selengkapnya »

SEVIMA.COM – Selain melakukan kegiatan organisasi, mahasiswa biasanya juga melakukan kegiatan magang pada semester akhir. Kegiatan ini tentunya sangat berguna dan bermanfaat untuk mengasah skill mahasiswa. Terutama mengasah skill di dalam dunia kerja agar mahasiswa tahu dan mampu menghadapi dunia kerja dengan baik. Sayangnya, masih ada dari kamu yang mungkin masih bingung atau belum tahu tentang apa saja yang disiapkan saat magang. Nah, Berikut ini tips yang bisa kamu lakukan sebelum magang. 1. Cari informasi dan detail perusahaan tempat magang Sebelum melakukan kegiatan magang, hendaknya kamu harus mencari tahu mengenai perusahaan yang akan kamu tuju. Carilah detail informasi mengenai perusahaan terkait. Pastikan dulu perusahaan yang akan kamu tuju memiliki kuota untuk magang atau tidak. Setelah itu segeralah catat mengenai prosedur yang harus kamu penuhi bilang akan magang di tempat tersebut. 2. Cari informasi detail pekerjaan yang kamu pilih Jika kamu sudah tahu mengenai detail perusahaan, sekarang tugas kamu adalah mencari informasi mengenai tugas yang akan kamu kerjakan selama magang. Dengan mengetahui detail job description dan informasi mengenai pekerjaan saat magang, maka kamu akan tahu bagaimana gambarannya. Jangan lupa untuk selalu belajar di setiap kegiatan yang kamu lakukan. Yang seperti ini sangat bermanfaat, lho. Baca juga: SEVIMA EdLink: Metode Baru Menjalankan Perkuliahan 3. Persiapkan proposal dan laporan kegiatan magang Proposal dan laporan kegiatan magang biasanya dibutuhkan oleh setiap mahasiswa yang akan magang. Tujuannya adalah agar mahasiswa tersebut benar-benar mendapatkan izin dari kampus untuk mengikuti kegiatan magang tersebut. Di beberapa Perguruan Tinggi biasanya proposal dan laporan kegiatan ini juga digunakan untuk kepentingan penilaian dari pihak kampus. So, pastikan proposal dan laporan kegiatan magang ini dengan baik dan benar ya. 4. Persiapkan dokumen pribadi yang dibutuhkan Setiap kegiatan magang, pasti membutuhkan data pribadi dari setiap peserta. Beberapa data yang harus kamu siapkan seperti Curriculum Vitae (CV), KTP, kartu mahasiswa, kartu keluarga dan pas foto. Beberapa perusahaan juga membutuhkan surat keterangan sehat dari rumah sakit atau dokter, lho. Jadi siapkan aja deh data tersebut sebelum kamu apply untuk magang. Nah, makanya siapkan datanya ya, jangan sampai terhambat ya gara-gara kamu gak prepare. 5. Persiapkan finansial dengan baik Siapa bilang kalau magang gak butuh mempersiapkan finansial? Saat magang kamu harus menyiapkan budget yang pas. Karena beberapa kegiatan magang biasanya dilakukan di luar kota, jadi kamu harus mempersiapkan masalah finansial ini dengan baik. Pikirkan dengan matang mengenai kos, biaya makan, dan biaya transportasinya. Jangan sampai kamu gak menyiapkan sama sekali. 6. Persiapkan mental dan target kerja Selain menyiapkan dokumen dan data, kamu juga harus menyiapkan mental. Lingkungan kerja sangat beda dengan lingkungan di dunia kampus. Di lingkungan kerja, kamu diwajibkan untuk memiliki target dan sasaran yang pas. Biasakan dirimu untuk memiliki target dan tujuan saat menjalani pekerjaan di tempat magang. Agar kamu tidak kaget, hendaknya kamu harus mempersiapkan sedini mungkin, yah. Itulah 6 tips yang bisa kamu terapkan ketika akan magang. Utamakan prepare yang matang agar kegiatan magangmu berjalan lancar. Jangan sampai kegiatan magangmu terhambat gara-gara kamu gak prepare ya. Good Luck!

Baca Selengkapnya »

SEVIMA.COM – Siapa diantara kalian yang selepas SMA berencana untuk kuliah? angkat tangan. Nah tulisan ini untuk kamu yang saat ini duduk di kelas 3 atau kelas XII SMA atau SMK, pasti saat ini kamu sedang gundah, galau dan campur-campur untuk memilih universitas sesuai dengan minat bakat anda ataupun kampus idaman. Oh iya berarti kamu sudah dewasa ya. Jadi kamu harus bisa menentukan pilihanmu sendiri. Ets tenang, untuk membantu kamu agar tidak menyesal, Ini 5 pertimbangan penting yang harus kamu ketahui agar segera mendapatkan kampus idamanmu dan tidak menyesal karena salah memilih jurusan. 1. Tentukan jurusan sesuai passionmu Yang harus kamu perhatikan pertama kali sebelum kamu memilih kampus idaman adalah harus menentukan jurusan yang sesuai dengan minat bakat kamu, jangan sampai nanti ketika kamu masuk ke kampus atau perguruan tinggi, kamu merasa salah pilih jurusan. Jika kamu belum tahu jurusan apa yang akan kamu pilih, kamu bisa konsultasikan dengan guru BK di sekolahmu atau bisa browsing-browsing di Internet. 2. Cita-cita yang ingin kamu capai Selain passion, ada hal yang harus kamu pertimbangkan matang-matang yaitu cita-cita kamu. Kenapa cita-cita? karena cita-citalah yang aka memotivasi kamu untuk lebih berkembang dan semangat untuk belajar atau kuliah di jurusan yang akan kamu pilih. 3. Akreditasi jurusan Selain passion dan cita-cita, kamu juga wajib banget untuk mengatahui akreditasi jurusan yang akan kamu pilih, setidaknya jurusanmu itu mempunyai akreditasi B agar memudahkan kamu dalam melamar pekerjaan atau pun daftar CPNS. 4. Kualitas dosen pengajar Setelah cari tahu akreditasi program studi, kamu juga bisa cari tahu dosen-dosen yang akan mengajar kamu. Kamu bisa cek di website resmi jurusan di kampus yang ingin kamu tuju. Bisa kepoin juga, lulusan dari mana aja dosen yang akan mengajar kamu. 5. Prospek kerja lulusan jurusan Terakhir, kamu juga harus mempertimbangkan lagi prospek kerja ke depan dari jurusan yang akan kamu pilih. Pikirkan, apakah jurusan yang dipilih bisa memberikan keuntungan ke masa depan. Sekali lagi, jangan lupa juga untuk memastikan jurusan yang kamu pilih sudah terakreditasi dengan baik karena hal ini akan membantumu di dunia kerja nantinya. Yaps, itulah 5 hal yang bisa kamu pertimbangkan agar tidak menyesal dikemudian hari. Jadi, sekarang kamu jangan sampai salah pilih jurusan, ya.

Baca Selengkapnya »

SEVIMA.COM – Rata-rata mahasiswa ingin menyelesaikan program studinya di perguruan tinggi agar memudahkan dalam mendapat pekerjaan di sebuah perusahaan impian mereka. Tahun ini, QS World university rankings (WUR) merilis pemeringkatan universitas mana saja yang menghasilkan atau mencetak lulusan paling mudah dipekerjakan. Berikut 6 universitas di Indonesia dalam “Best QS Graduate Employability Rankings 2020” di Indonesia. 1. Institut Teknologi Bandung (ITB): peringkat 301-500 dunia2. Bina Nusantara University (Binus): peringkat 301-500 dunia3. Universitas Diponegoro: peringkat 301-500 dunia3. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS): peringkat 301-500 dunia4. Universitas Gadjah Mada: peringkat 301-500 dunia5. Universitas Indonesia: peringkat 301-500 dunia Menurut lembaga “QS Graduate Employabilty Rankings 2020”, menilai banyak universitas terbaik dunia menghasilkan lulusan berprestasi tiap tahun. Dan Soft skill menjadi kesenjangan keterampilan yang paling menonjol di beberapa industri, khususnya teknik dan teknologi. Mahasiswa pun dituntut untuk memiliki keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan. Sumber : www.topuniversities.com/university-rankings/employability-rankings/2020

Baca Selengkapnya »

SEVIMA.COM – Pasti kamu gak mau, kalau hanya masalah sepele perjuanganmu untuk daftar CPNS gugur begitu saja. Untuk itu, kamu harus perhatikan betul-betul masalah ini agar tidak terjadi pada dirimu. Kita tahu, pendaftaran tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) telah dibuka beberapa hari lalu (11/11/2019). Untuk tahun ini, jumlah lowongan sebanyak 152.286 formasi. Rinciannya, 37.425 untuk formasi Kementerian/Lembaga sedangkan 114.861 untuk formasi Pemerintah Daerah. Nah, untuk persiapan, berikut beberapa masalah sepele yang dialami para pendaftar CPNS. Sebaiknya kamu tahu agar tidak terlempar: Mau Daftar CPNS? 5 Masalah Sepele Ini Bisa Bikin Kamu Gugur! 1. Salah memasukkan nama kamu Jangan sampai salah masukan nama ya, dilansir dari FAQ yang tertera di website resmi SSCN, nama yang diisikan adalah nama yang tertera pada ijazah tanpa gelar. Nama tersebut tidak dapat diubah ketika pendaftar selesai menglik “akhiri Pendaftaran” di halaman SSCN. Sehingga jika terjadi kesalahan dapat diperbaiki setelah Anda lulus seleksi CPNS dengan melampirkan “Nama” yang benar. 2. Muncul keterangan “NIK sudah terdaftar” Ketika kamu menemukan informasi “NIK sudah terdaftar” saat melakukan pendaftaran, maka Anda bisa mengakses halaman Helpdesk SSCN di https://helpdesk.bkn.go.id/sscn Selanjutnya klik menu “NIK didaftarkan orang lain” dan lengkapi form isian yang tersedia. 3. Masalah status Akreditasi Ini juga masalah yang sering disepelekan oleh calon pelamar CPNS, padahal akreditasi ini sangat penting. Untuk akreditasi yang diakui adalah status akreditasi yang tertera pada saat kelulusan sesuai dengan tanggal ijazah. Sehingga jika status akreditasi kampus Anda yang sekarang berbeda dengan yang dulu saat Anda lulus, maka Anda tetap menggunakan status akreditasi lama tersebut. 4. Data diri tidak ditemukan Pendaftar bisa mendatangi Dinas dukcapil Kabupaten atau Kota masing-masing untuk konsolidasi data jika data berikut tidak ditemukan: Nomor induk kependudukan (NIK) Nomor Kartu Keluarga (KK) Nama lengkap sesuai KTP ataupun tempat lahir tanggal lahir sesuai KTP tak ditemukan Pendaftar bisa menghubungi melalui call center dengan mengirimkan data. Adapun formatnya: # NIK # Nama_Lengkap # Nomor_Kartu_Keluarga # Nomor_Telp # Permasalahan 5. Melamar lebih dari satu jabatan Untuk Anda yang ingin melamar lebih dari 1 jabatan, hal ini tidak bisa dilakukan. Formasi CPNS tahun 2019, setiap pelamar CPNS hanya dapat mendaftar 1 (satu) formasi jabatan pada 1 instansi dalam 1 kali periode pendaftaran.

Baca Selengkapnya »

SEVIMA.COM – Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) resmi mengumumkan pembukaan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019. Rencananya, pendaftaran dimulai pada 11 November 2019 mendatang. Hal itu tertuang dalam Pengumuman No: B/1069 /M.SM.01.00/2019 tentang Informasi Penerimaan CPNS Tahun 2019 di Lingkungan Pemerintah Pusat dan Daerah yang ditandatangani oleh Menteri PANRB Tjahjo Kumolo. “Rekrutmen kali ini dibuka pada 68 kementerian/lembaga dan 462 pemerintah daerah,” ujar Menteri Tjahjo di Jakarta, Senin (28/10). Seperti pada rekrutmen sebelumnya, pendaftaran rekrutmen CPNS dilakukan pada situs SSCASN BKN (sscasn.bkn.go.id). Satu orang pelamar hanya boleh mendaftar di satu instansi dan satu formasi jabatan di kementerian/lembaga/pemda. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) pada rekrutmen CPNS menggunakan Computer Assisted Test (CAT) yang telah terbukti menekan angka kecurangan dan percaloan. Rencananya, SKD akan dilakukan pada Februari 2020 dan dilanjutkan dengan Seleksi Kompetisi Bidang (SKB) pada Maret 2020. Untuk selanjutnya, pengumuman terkait syarat pendaftaran dan lain-lain akan diumumkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan instansi masing-masing. Menteri PANRB mengimbau agar calon pelamar berhati-hati terhadap kemungkinan adanya penipuan terkait seleksi CPNS 2019. “Tidak ada satu orang atau pihak manapun yang bisa membantu kelulusan,” tutup Menteri Tjahjo. (don/HUMAS MENPANRB) Pengumuman tentang Informasi Penerimaan CPNS Tahun 2019 dapat dilihat pada tautan berikut: Pengumaman CPNS Sumber: https://www.menpan.go.id Cara cek akreditasi, ijazah dan data di PDDikti:

Baca Selengkapnya »

SEVIMA.COM – Hallo kakak-kakak maba, bagaimana nih kesan pertama masuk kuliah? masih semangatkan kuliahnya, oh iya mau taya nih, apa sih istilah-istilah teknis yang paling sulit kamu pahami di masa bersekolah? Apakah itu SBMPTN, SNMPTN, ekstrakurikuler, atau fullday school? pasti istilah-istilah itu udah kamu pahami di luar kepala. Bukan mau nakut-nakutin atau gimana, nih. Kamu udah siap belum menerima istilah teknis masa perkuliahan yang lebih membingungkan dan lebih banyak jumlahnya? Mendengar istilah SKS, IP, IPK, registrasi administrasi, dan registrasi akademik aja udah bingung, kan? Tenang, tenang. Artikel ini ada buat menghilangkan kebingungan kamu atas istilah-istilah membingungkan itu, kok. Jadi, simak baik-baik penjelasannya di bawah ini. Kalo perlu, bookmark link artikelnya sekalian karena pasti berguna sampai lulus nanti. Haha. Istilah-Istilah di Dunia Kampus yang Harus Diketahui Mahasiswa Baru 1. KTM “Kartu Tanda Mahasiswa.” Gak usah dijelasin lagi pun kamu pasti tau kalo itu mirip dengan Kartu Siswa yang kamu terima di SMA. Kartu itu harus dijaga baik-baik karena dibutuhin ketika kamu mau minjem buku perpus, naik sepeda kampus, berobat gratis di pusat kesehatan mahasiswa, atau memakai fasilitas lain di kampus. 2. KRS Merupakan singkatan “Kartu Rencana Studi.” Ibarat di restoran, KRS adalah kertas “order food” yang diberikan waiter/waitress untuk diisi pelanggannya. Nah, kamu harus mengisi KRS dengan matakuliah-matakuliah yang mau diambil semester itu. Sebelum kampus-kampus menerapkan sistem online, KRS secara harfiah merupakan kartu. Bentuknya kayak formulir gitu. Sekarang, hampir tiap kampus udah punya KRS online yang memudahkan mahasiswanya mengatur jadwal studi dari rumah. 3. SKS Merupakan singkatan dari “Satuan Kredit Semester.” Benda apa itu? Itu adalah bobot pendidikan tiap mata kuliah. Masih bingung? Yaudah, kita ibaratkan aja main game. Pada umumnya, tiap kampus mewajibkan mahasiswa menempuh bobot pendidikan sebesar 144 SKS untuk lulus (kalo di UI, jumlahnya sudah termasuk skripsi). Satu mata kuliah punya bobot SKS berbeda-beda. Ada yang 1, 2, 3, hingga 6 SKS. Kalo total SKS di akhir semester pertama udah 24 SKS, berarti kamu butuh 120 SKS lagi untuk wisuda. Biasanya, sih. Mahasiswa cuma dibolehin mengambil maksimal 24 SKS tiap semester biar gak keteteran belajarnya. 4. IP Adalah singkatan dari “Indeks Prestasi,” yang artinya sama aja kayak nilai akhir semester. Di Indonesia, skala IP dari yang paling rendah sampai yang paling tinggi adalah 0 (nol) hingga 4 (empat). Mahasiswa yang dapet IP 4 di akhir semester udah pasti dapet nilai “A” di semua matakuliahnya. Ya. Penilaian di universitas tuh pakai huruf. “E” untuk yang paling rendah dan “A” yang paling tinggi. Kalau mau lulus matkul, biasanya nilai minimal harus di atas C (misalnya C+, B-, B, dan seterusnya). 5. IPK “Indeks Prestasi Kumulatif” tuh dalam pertandingan sepak bola artinya mirip banget seperti “skor agregat.” Secara teknis, IPK dihitung berdasarkan rata-rata IP yang didapat mahasiswa tiap semester. Yang udah-udah, IPK tuh gampang turun dan susah banget naiknya. Jadi, pertahankan konsistensi kuliah kalo IPK mau stabil. 6. SP Nih! Yang cowok-cowok jangan mikir aneh dulu. SP di dunia perkuliahan tuh singkatan dari “Semester Pendek.” Itu adalah waktu belajar tambahan opsional yang ada di antara semester genap dan semester ganjil. Biasanya, […]

Baca Selengkapnya »

SEVIMA.COM – Apakah saat ini kampus anda sedang bersaing untuk mendapatkan mahasiswa? jika iya, sekarang Anda sedang membaca artikel yang tepat, yang akan memberikan solusi untuk meningkatkan jumlah mahasiswa pendaftar dengan teknik digital marketing perguruan tinggi. Kita tahu, jumlah perguruan tinggi yang terus meningkat dan bertambah setiap waktunya tentu saja menyebabkan persaingan yang sangat ketat oleh antar kampus atau perguruan tinggi dalam mendapatkan calon mahasiswa setiap tahunnya. Persaingan dalam mendapatkan mahasiswa baru ini setiap tahunnya akan semakin tinggi, sehingga apabila kampus tidak membranding atau tidak dikenal oleh masyarakat tentu saja akan kewalahan bahkan bisa-bisa akan tutup secara perlahan. Dalam mendapatkan calon mahasiswa untuk bisa bergabung tentu saja apapun akan dilakukan oleh pihak kampus, termasuk menampilkan setiap kelebihan yang dimiliki oleh kampus atau perguruan tinggi tersebut. Hal yang dilakukan untuk mempromosikan kampus tersebut dinamai dengan membranding kampus, dimana kampus yang sudah memiliki branding akan bisa tetap eksis di mata masyarakat setiap tahunnya dan tidak akan kekurangan mahasiswa, melainkan jumlah mahasiswa akan terus meningkat karena brand yang dimiliki kampus tersebut. Apabila kampus melakukan promosi tidak maksimal tentu saja akan menyebabkan kurangnya mahasiswa yang terdaftar. Itu semua berefek kepada pendapatan dan biaya operasional kampus. Dampak buruknya kampus sering kewalahan ketika melakukan promosi kampus ini. Ragam cara yang biasa dilakukan oleh kampus dalam mempromosikan kampus dan biasanya menyebarkan brosur dengan mengunjungi sekolah-sekolah terdekat dan memasang spanduk di jalan. Namun, cara itu tidak terlalu efektif. Karena membutuhkan banyak biaya serta waktu. Baca juga: Strategi Branding Perguruan Tinggi Untuk Menarik Minat Mahasiswa Baru Sementara sebagaimana yang kita ketahui bahwa perkembangan zaman saat ini menuntut semua aktivitas yang kita lakukan supaya lebih instan dan cepat serta mudah didapatkan. Tentu saja membutuhkan sebuah sistem atau cara yang dapat bekerja dengan cepat dan efesien. Lalu kita juga bisa melihat pola dan kebiasaan para remaja zaman sekarang yang bisa dikatakan tidak terlepas dengan namanya internet. Mereka lebih sering bermain di dunia maya jika dibandingkan dengan dunia nyata. Mereka berselancar di internet untuk mencari materi terkait pelajaran maupun bersosialisasi atau media sosial. Dengan memanfaatkan teknologi kita bisa membangun sebuah terjangan baru dalam mempromosikan kampus yang disebut dengan Digital Marketing Kampus. Digital marketing kampus merupakan sistem atau aplikasi yang digunakan untuk melakukan marketing atau cara memasarkan kampus. Tujuannya tentu saja untuk meningkatkan brand kampus baik untuk lingkungan sekitar maupun di lingkungan luar. Program ini bisa menggunakan sosial media seperti : Facebook, instagram, website, Fb Ads, dan design branding campus (Pembuatan Video Animasi Kampus). Manfaat dan Kelebihan Menggunakan Digital Marketing Kampus: 1. Informasi seputar kampus akan tersebar dengan luas dan cepat Menggunakan digital marketing kampus ini maka informasi mengenai kampus atau perguruan tinggi akan tersebar lebih luas bahkan lebih cepat dari dugaan. Tidak hanya di dalam daerah bahkan dunia. 2. Menghemat biaya promosi Digital Marketing Kampus ini bisa menghemat biaya dalam promosi serta waktu untuk promosi. Karena, tidak dibutuhkan lagi kertas dan browsur dan informasi cukup melalui media bisa tersebar lebih luas 3. Memberikan Kemudahan Calon pendaftar akan lebih mudah untuk mendapatkan informasi seputar kampus tersebut. 4. Menuju Era Internet Of Thing Pada […]

Baca Selengkapnya »

SEVIMA.COM – SIAKAD (Sistem Informasi Akademik) adalah Suatu sistem Informasi Akademik yang dibangun untuk memberikan kemudahan kepada pengguna dalam kegiatan administrasi akademik kampus secara online, seperti proses Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB), pembuatan kurikulum, pembuatan jadwal kuliah, pengisian Kartu Rencana Studi (KRS), pengisian nilai, pengelolaan data dosen & mahasiswa. Sistem ini juga dapat berfungsi sebagai pendukung untuk analisis data dalam menentukan keputusan Kampus. Siakad mengelola seluruh data secara terintegrasi sehingga data akan selalu uptodate / realtime dan selalu siap untuk digunakan, serta mengurangi kemungkinan duplikasi data karena siakad menggunakan sistem basis data terpusat. Nah, apa aja sih yang membuat implementasi sistem akademik di perguruan tinggi bisa berhasil? Kalau berdasarkan pengalaman SEVIMA, ada 3 faktor utama yang mempengaruhi keberhasilan implementasi Sistem Informasi Akademik, yaitu: 1. Dukungan pimpinan 2. Pelatihan 3. PIC yang memiliki komitmen tinggi Agar lebih jelas, berikut penjelasan dari beberapa faktor tersebut; 1. Dukungan Pimpinan DUKUNGAN PIMPINAN, ternyata ini penting banget untuk kesuksesan sistem. Pimpinan harus tegas dan juga siap mengambil keputusan. Tentunya keputusan yang mungkin saja beresiko. Kalau masih abu-abu mau ganti sistem atau tidak dan tidak ada keputusan untuk keputusan menggunakan sistem baru dengan kondisi user sudah terbiasa dengan pola manual atau dengan sistem lama maka ujung-ujungnya sistem baru pasti akan tidak dipakai. Salut untuk pimpinan-pimpinan yang siap mengambil keputusan meskipun kadang banyak yang kontra. 2. Pelatihan PELATIHAN, yang dimaksud adalah pelatihan offline ya. Jadi ya harus ketemu langsung. perlu gak sih? kan teknologi sudah maju, bisa video conference bisa koordinasi by phone atau chat, apalagi manual book sistemnya sudah ada. Jawabannya adalah penting. Berdasarkan pengalaman SEVIMA, setelah pelatihan offline kendala implementasi makin terungkap dan dapat langsung dapat teratasi. Setelahnya pun user jadi makin terbuka dan makin aktif untuk menggunakan. Karena sudah pernah bertemu mungkin ya, jadi rasa malu bertanya sebelumnya sudah hilang. Salut juga untuk user-user, dosen, admin prodi dan lainnya yang selalu semangat berkembang untuk perguruan tinggi yang makin baik. 3. PIC yang memiliki komitmen tinggi PIC YANG KOMITMEN, apa itu? Jadi selain pimpinan dan user, PIC atau penanggung jawab implementasi sistem juga punya point penting tersendiri untuk suksesnya implementasi sistem. Menampung kebutuhan-kebutuhan user lalu menerjemahkan dan memandu untuk prosesnya di sistem adalah tugas dari penanggung jawab sistem ini. Nah ini yang kadang suka disalahartikan di perguruan tinggi. PIC ya harus bisa semuanya, input semuanya? Akhirnya? Karena semua dibebankan ke PIC akhirnya prosesnya lambat. Bayangkan kalau tiba-tiba PIC dinas keluar? Wah bisa terhenti nanti implementasi sistemnya. PIC harus didukung user untuk pengumpulan data dan PIC perlu mendapatkan dukungan dari pimpinan. Apa PIC itu harus atau wajib mengerti bahasa pemprograman, atau harus lulusan IT? Kalau untuk implementasi SIAKAD yang product base seperti siAkad Cloud tidak perlu dari IT juga bisa. Yang penting mau belajar, terbuka dan komitmen. Selain itu juga harus tahu dan memahami pola dan kebutuhan-kebutuhan dari user yang ada di perguruan tingginya. Bagaimana kampus Anda siap implementasi Sistem Informasi Akademik yang siap dipakai, lengkap, terintegrasi Feeder Dikti, dilengkapi dengan Mobile Apps. Memudahkan pelaporan ke Feeder Dikti dan telah diimplementasikan di 200+ perguruan tinggi, cek disini: […]

Baca Selengkapnya »