Berita & Artikel

Kampus Merdeka

Jan

25

2021

...
Info Sentra Vidya Utama | Kampus Merdeka
Kelas Merdeka EdLink, Sarana Tepat Upgrade Skill Mahasiswa Indonesia

SEVIMA.COM– Selain belajar di dalam kelas, alangkah lebih baik jika mahasiswa memiliki ilmu dan skill tertentu. Skill menjadi satu hal yang sangat diperlukan mahasiswa agar memiliki bekal yang mumpuni saat menyelesaikan studinya nanti. Maka sebelum lulus, mahasiswa dianjurkan untuk mengasah skill ini dengan baik.

Jan

11

2021

...
Kampus Merdeka | kemendikbud
Syarat Mengikuti Program Kompetisi Kampus Merdeka 2021

SEVIMA.COM – Apa saja syarat mengikuti program kompetisi kampus merdeka dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti)?

Jan

11

2021

...
Kampus Merdeka | kemendikbud
Panduan Program Kompetisi Kampus Merdeka 2021

SEVIMA.COM – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) meluncurkan Kompetisi Kampus Merdeka.

Dec

07

2020

...
Kampus Merdeka | Pelaporan PDDikti
Bocoran PDDikti Feeder 4.0 Kampus Merdeka, Admin PDDikti Wajib Tahu!

SEVIMA.COM – Beberapa hari lalu, Kemendikbud melalui Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi menginformasikan bahwa laman PDDikti akan mulai downtime pada hari Selasa tanggal 1 Desember 2020 pukul 00.00 WIB sampai dengan hari Senin tanggal 7 Desember 2020 pukul 23.59 WIB. Sistem pelayanan pada website tersebut tidak bisa diakses. Selama masa downtime, para operator disarankan untuk tidak melakukan kegiatan pada laman tersebut.  Menurut surat edaran Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor 3591/E1/TI/2020, downtime layanan pada pddikti.kemendikbud.go.id ini terkait akan dilaksanakannya perubahan struktur data Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) dalam rangka mengakomodir kebijakan Kampus Merdeka.  Setelah berakhirnya masa downtime ini, kabarnya PDDikti juga akan merilis PDDikti Feeder patch 4.0 yang mengakomodir kebijakan Kampus Merdeka. Nah, rilisnya PDDikti Feeder patch 4.0 rupanya mengundang rasa penasaran para operator, mungkin Anda salah satunya? Kira-kira data apa saja yang akan di input di Feeder PDDikti 4.0? Data Apa Saja yang Akan Diinput di Feeder PDDikti 4.0 Kampus Merdeka Gambar: 8 kegiatan pembelajaran pada merdeka belajar Seperti yang kita tahu, ada 8 kegiatan pembelajaran pada program Merdeka Belajar Kampus Merdeka yaitu; Pertukaran pelajar Magang atau praktik kerja Asistensi mengajar di satuan pendidikan Penelitian atau riset Proyek kemanusiaan Kegiatan kewirausahaan Studi proyek independen Membangun desa dengan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN Tematik) Download Buku Panduan: Buku Panduan Merdeka Belajar Kampus Merdeka Nantinya 8 kegiatan pembelajaran pada Merdeka Belajar Kampus Merdeka itu akan didatakan pada PDDikti 4.0. Contoh data apa saja yang akan diinput di Feeder PDDikti 4.0 Kampus Merdeka: Pertukaran Pelajar Dalam program ini mahasiswa dibebaskan untuk melakukan perkuliahan lintas prodi atau perguruan tinggi. Hasil yang didapat melalui program tersebut kemudian akan didata dalam PDDikti Feeder 4.0. Jadi, yang didatakan adalah mahasiswa ini pada semester berapa mengikuti program Pertukaran Pelajar dan di kampus mana, hasilnya akan diakui dalam mata kuliah atau kurikulum yang ada di perguruan tinggi asal itu untuk mata kuliah apa dan nilainya berapa.  Kegiatan-Kegiatan Pembelajaran Bagaimana dengan kegiatan yang lain? Seperti halnya program Pertukaran Pelajar, kegiatan- kegiatan pembelajaran yang lain seperti; Magang atau praktik kerja, Asistensi mengajar di satuan pendidikan, Penelitian atau riset, Proyek kemanusiaan, Kegiatan kewirausahaan, Studi proyek independen, dan Membangun desa dengan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN Tematik) ini juga akan didatakan di PDDikti Feeder 4.0, Untuk pendataanya akan masuk pada kegiatan pembelajaran “aktivitas mahasiswa” dan akan ada jenis-jenis kegiatan yang sesuai dengan program kampus merdeka tersebut. Rencana Pembelajaran Semester (RPS) Mata Kuliah Rencana Pembelajaran Semester (RPS) ini akan mulai didatakan di PDDikti Feeder 4.0. Jadi, untuk admin atau operator PDDikti perguruan tinggi pada tanggal 1 -7 Desember 2020 sebaiknya stop input data dan tunggu sampai Feeder PDDikti 4.0 rilis. Sembari itu yang harus Anda siapkan adalah data-data terkait Kampus Merdeka dan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) Mata Kuliah di perguruan tinggi. Jadi setelah Feeder PDDikti 4.0 rilis Anda sudah mempunyai datanya. Dan untuk perguruan tinggi yang sudah mempunyai Sistem Informasi Akademik (SIAKAD), silahkan sesuaikan  SIAKAD kampus Anda untuk menunjang program Kampus Merdeka. Agar nantinya proses pengiriman datanya ke dalam Feeder PDDikti lancar. Nah, jika Anda ingin berdiskusi dan tidak ingin ketinggalan info terkait PDDikt Feeder 4.0, silahkah gabung di komunitas perguruan tinggi di Grup Facebook SEVIMA Community. Disini, Anda bisa berdiskusi […]

Sep

22

2020

...
Kampus Merdeka
Aplikasi SEVIMA EdLink Support Realisasikan Merdeka Belajar – Kampus merdeka

SEVIMA.COM – Program merdeka belajar, merupakan salah satu program yang cukup dinanti dan disiapkan untuk menciptakan program terbaik di perguruan tinggi. Dalam mewujudkan program merdeka belajar ini, setiap perguruan tinggi pastinya akan mempersiapkannya dengan sebaik mungkin. Tidak hanya itu, pihak perguruan tinggi pun juga membuat perencanaan dan target-target tertentu agar semua kegiatan dalam program merdeka belajar bisa terencanakan dengan baik. Baca juga: Apa Itu Merdeka Belajar Kampus Merdeka? Seperti halnya dalam program merdeka belajar “pertukaran pelajar”. Program ini merupakan salah satu program yang memberikan wadah kepada mahasiswa untuk belajar di luar kampus selama tiga semester. Nah, dalam kesempatan ini mahasiswa akan lebih banyak belajar di luar kampus, seperti magang, kuliah kerja nyata, pengabdian, dan berbagai kegiatan lainnya. Ketika mahasiswa melakukan belajar lintas kampus, diharapkan agar mahasiswa lebih memahami kegiatan di luar lingkungan kampus. Sayangnya, kegiatan belajar di luar kampus tidak bisa berjalan mulus ketika pandemi ini mulai terjadi. Beberapa kegiatan akan ditunda atau bahkan terancam gagal. Nah jangan khawatir dulu, anda bisa memanfaatkan aplikasi SEVIMA EdLink  untuk melakukan program merdeka belajar seperti “pertukaran pelajar” sehingga mahasiswa bisa melakukan belajar lintas kampus dengan aplikasi LMS SEVIMA EdLink. SEVIMA EdLink juga bisa untuk support program “Asistensi mengajar di satuan pendidikan”. Program ini adalah rangkaian program yang terdapat dalam kelas merdeka belajar yang gunanya untuk memberi pengajaran lebih eksklusif terhadap peserta didik. Baca juga: Kelebihan dan Kekurangan Merdeka Belajar Kampus Merdeka Biasanya, asistensi mengajar di satuan pendidikan harus dilakukan di instansi pendidikan tertentu. Namun, selama wabah covid belum selesai ini pasti anda harus mencari alternatif lain. Salah satunya alternatifnya adalah dengan memanfaatkan media pembelajaran secara daring. Keberadaan platform daring sangat membantu agar kegiatan ini bisa berjalan dengan baik. Mengulas tentang program asistensi mengajar di satuan pendidikan, program ini pasti akan sangat bagus jika diterapkan dengan baik. Terlebih bila beberapa dosen menggunakan fitur daring terbaik dari Edlink. Anda bisa menggunakan fitur kelas yang tentunya punya fasilitas lengkap dan menarik, meskipun anda melakukannya melalui sistem daring. Tidak hanya fitur kelas saja, di dalam platform Edlink ini juga dilengkapi dengan banyak fasilitas yang sangat menarik untuk digunakan. Seperti quiz dan ujian online, presensi melalui smartphone, penyediaan jadwal perkuliahan,serta pengumpulan tugas bagi mahasiswa. Dengan merealisasikan program merdeka belajar, seluruh kegiatan perguruan tinggi diharapkan bisa berjalan lancar meskipun di tengah wabah Covid-19. Dengan adanya EdLink semoga bisa membatu pembelajaran dikampus Anda berjalan dengan baik dan juga pelaksanaan Merdeka Belajar. EdLink.id

Sep

16

2020

...
Dunia Kampus | Kampus Merdeka
Tanggapan Para Rektor Terkait Merdeka Belajar – Kampus Merdeka

SEVIMA.COM – Pasca peluncuran kebijakan dan program mengenai kampus merdeka, pastinya membawa dampak yang dinilai cukup signifikan bagi dunia pendidikan, utamanya adalah pendidikan tinggi. Program ini dinilai mampu memberikan udara segar bagi perguruan tinggi di Indonesia. Adanya dampak yang baik bagi perguruan tinggi ini, sehingga membuat para pimpinan perguruan tinggi pun menyambutnya dengan hangat. Mau tahu kelanjutan tentang tanggapan para rektor mengenai program Merdeka Belajar ini? Berikut ulasannya. Sambutan positif Rektor Institut Pertania Bogor (IPB) Prof. Arif Satria Program yang bisa menghasilkan luaran yang mumpuni ini dinilai mampu membuat mahasiswa bisa lebih berkembang dan fleksibel dalam menjalani dunia perkuliahan mereka. Hal ini dituturkan oleh Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) dalam Kompas.com bahwa program ini akan diselaraskan dengan rencana kurikulum baru di IPB mulai tahun 2020 tepatnya bulan Agustus. Baca juga: Apa Itu Merdeka Belajar Kampus Merdeka? Untuk mendukung program ini kampus akan menyiapkan program smart system untuk mendukung kebijakan dengan akademik baru tersebut. Seperti halnya dengan menyediakan program di luar kampus, yaitu mengikuti magang, PKL, atau pun KKN. Disamping itu, Prof. Arif Satria juga mengungkapkan bahwa dengan menjalankan program ini secara serius akan membantu mahasiswa dalam menentukan masa depan studinya. Sebagai contoh, mereka akan mampu membuat planning pada mata kuliah yang akan diampu dengan sebaik-baiknya. Sehingga mereka tidak akan merasa keberatan dengan adanya jumlah mata kuliah yang mereka ampu. Dorongan terbaik dari Rektor Universitas Negeri Gorontalo mengenai Merdeka Belajar Selain Rektor IPB, kini dukungan penuh juga didapatkan dari Rektor Universitas Negeri Gorontalo, Eduart Wolok. Beliau menuturkan melalui Ligo.id bahwa program Merdeka Belajar bisa memberikan dampak baik bagi mahasiswa di UNG. Hal ini diutarakan bahwa dengan menjalankan program ini dengan baik tentunya akan membantu mahasiswa dalam menyesuaikan diri serta beradaptasi dengan prodi dan perguruan tinggi. Bila program merdeka belajar ini diterapkan kesempatan terbaik bisa didapatkan ketika mahasiswa menempuh studi di luar program studi yang diambil. Mahasiswa akan lebih banyak mengeksplorasi kegiatan mereka dalam dunia luar perkuliahan dengan baik. Baca juga: 5 Payung Hukum Kebijakan Kampus Merdeka dan Program yang Ditawarkan Dengan demikian, Rektor UNG mengungkapkan bahwa kampusnya harus lebih menyiapkan program Merdeka Belajar ini dengan baik. Tujuannya adalah agar semua pihak yang tersangkut dalam program ini bisa mempersiapkan diri mereka dengan baik. Sambutan hangat dari beberapa Rektor di Provinsi Lampung Usai diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan dan Budaya (Kemendikbud), program merdeka belajar ini disambut baik oleh para Rektor di Provinsi Lampung. Kebijakan program ini memberikan hak belajar untuk mahasiswa selama tiga semester untuk menempuh studi di luar program studi. Pada Kupastuntas.com, Rektor Universitas Tulang Bawang (UTB), Agus Mardihantoro mengungkapkan bahwa dengan adanya luncuran program baru ini dinilai akan meningkatkan tingkat kreativitas mahasiswa. Selain itu juga akan mendorong perguruan tinggi menjadi kampus yang mampu bersaing di dunia. Rangkaian program kampus merdeka memberikan ruang yang cukup baik kepada para mahasiswa. Utamanya program tiga semester di luar kelas.  Mahasiswa akan lebih mengenal lingkungan di luar lingkungan kampus dengan baik. Sehingga mahasiswa sendiri juga akan belajar menyesuaikan dengan lingkungan sekitar. Namun, program belajar selama tiga semester ini semata-mata tidak menjadi suatu hal yang wajib diambil oleh mahasiswa. Mereka […]

Sep

15

2020

...
Kampus Merdeka
5 Payung Hukum Kebijakan Kampus Merdeka dan Program yang Ditawarkan

SEVIMA.COM – Program kampus merdeka, merupakan suatu program yang dinilai mampu mengatasi polemik dan situasi terkini di dunia pendidikan. Program yang diprakarsai oleh Menteri Pendidikan Indonesia, Nadiem Makarim ini nyatanya juga sudah menyiapkan program unggulan yang sangat menarik. Program tersebut dirancang untuk menciptakan kultur belajar yang sangat inovatif, tidak mengekang dan memenuhi kebutuhan peserta didik. Disamping itu, pemerintah juga sudah menyiapkan payung hukum untuk mewadahi program ini. Nah, apa saja payung hukum dan program dari kebijakan kampus merdeka ini? Untuk lebih tahu tentang program merdeka belajar – kampus merdeka bisa dibaca disini: Apa Itu Merdeka Belajar Kampus Merdeka? Payung Hukum Kebijakan Kampus Merdeka Selain mempunyai program unggulan yang sangat menarik. Program kampus merdeka juga sudah memiliki payung hukum yang mewadahi, antara lain. 1. Permendikbud Nomor 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi Dalam Permendikbud Nomor 3 Tahun 2020, Pemerintah mencanangkan untuk mengatur tentang standar nasional pendidikan tinggi. Standar pendidikan tinggi tersebut terbagi menjadi tiga kelompok, yaitu : Standar Nasional Pendidikan Standar Penelitian Standar Pengabdian kepada Masyarakat. 2. Permendikbud Nomor 4 Tahun 2020 tentang Perubahan Perguruan Tinggi Negeri menjadi Perguruan Tinggi Badan Hukum Dalam perguruan tinggi, perubahan status dari Perguruan Tinggi Negeri menjadi Perguruan Tinggi Badan Hukum juga diulas secara lengkap di dalam Permendikbud Nomor 4 ini. Tujuannya tak lain adalah untuk  menyelenggarakan Tridharma Perguruan Tinggi yang lebih bermutu, menciptakan tata kelola PTN yang lebih baik, memenuhi standar minimum kelayakan finansial, menjalankan suatu tanggungjawab sosial, serta yang terakhir adalah berperan dalam pembangunan perekonomian. 3. Permendikbud Nomor 5 tahun 2020 tentang Akreditasi Program Studi dan Perguruan Tinggi Selain perubahan status perguruan tinggi, proses akreditasi program studi dan perguruan tinggi sangatlah diperlukan. Proses akreditasi ini sangat berguna untuk menentukan studi kelayakan dari Program Studi dan Program Studi tersebut. 4. Permendikbud Nomor 6 tahun 2020 tentang Penerimaan Mahasiswa Baru Program Sarjana pada Perguruan Tinggi Negeri Penerapan payung hukum juga ditujukan pada Permendikbud Nomor 6 tahun 2020. Peraturan ini tidak semata-mata hanya membahas tentang penerimaan mahasiswa baru saja, namun juga mengulas tentang ujian masuk perguruan tinggi UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer), daya tampung mahasiswa baru, serta kesatuan kegiatan pendidikan dan pembelajaran pada program studi. Baca juga: Kelebihan dan Kekurangan Merdeka Belajar Kampus Merdeka 5. Permendikbud Nomor 7 tentang Pendirian, Perubahan , Pembubaran Perguruan Tinggi Negeri dan Pendirian, Perubahan dan Pencabutan Izin Perguruan Tinggi Swasta. Tak hanya itu, perubahan status dari perguruan tinggi negeri dan perubahan serta pencabutan izin perguruan tinggi swasta juga sangat diperlukan dalam perguruan tinggi. Tujuannya agar pihak kamus bisa menaati aturan serta menjalankan fungsinya menjadi lebih baik. Program yang Ditawarkan pada Kebijakan Kampus Merdeka Tak berhenti dari situ saja. Beberapa program menarik juga akan ditawarkan pada kebijakan kampus merdeka ini. Program tersebut antara lain. 1. Kemudahan izin Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta dalam membuka program studi baru Program ini ditujukan agar perguruan tinggi di Indonesia mampu menjalin relasi yang baik dan tentunya bersaing dengan deretan perguruan terbaik di dunia. Tentunya dengan syarat bahwa perguruan tinggi tersebut memiliki akreditasi A atau B yang sudah dikeluarkan oleh BAN-PT. 2. Sistem akreditasi untuk perguruan tinggi (re-akreditas) […]

Sep

14

2020

...
Kampus Merdeka
Peluncuran Logo Kampus Merdeka Indonesia Jaya Kemendikbud

SEVIMA.COM – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) meluncurkan logo program Kampus Merdeka. Program ini merupakan turunan dari program utama Kemendikbud, yakni Merdeka Belajar. Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti), Nizam mengatakan, jika peluncuruan logo ini merupakan wujud dari semangat implementasi Kampus Merdeka. Menurut Nizam, Kampus Merdeka dapat menjadi alat untuk menjebol tembok keilmuan. “Semangat untuk memerdekakan ruang keilmuan yang tidak berbatas. Kita harus menjebol tembok keilmuan, inilah semangat dari Kampus Merdeka,” ujar Nizam dalam Peluncuran logo Kampus Merdeka yang digelar secara virtual, Senin, 14 September 2020. Baca juga: Apa Itu Merdeka Belajar Kampus Merdeka? Pendidikan yang tidak terbatas ini sekaligus untuk menjawab tantangan di masa pandemi virus korona (covid-19) maupun di masa depan. Ragam ilmu mesti dipelajari karena masa depan dipenuhi ketidakpastian. “Permasalahan yang semakin kompleks membutuhkan kolaborasi, inovasi, interaksi antarprogram studi, antar kampus, dan interaksi kampus dengan dunia nyata, dunia kerja. Jadi kita harus memerdekakan ruang sempit, dan tembok antarprogram studi,” terang Nizam. Menurutnya, dengan robohnya batasan keilmuan, lewat kemerdekaan belajar, manusia bisa lebih siap menghadapi masa depan. Dia menyebut rancangan dan kompetensi masa depan ada di tangan kita sendiri dan tidak harus melulu mengikuti keadaan. “Cara terbaik menghadapi masa depan adalah dengan menciptakan hari esok. menciptakan masa depan, gimana caranya? dengan cara membuka dunia kampus dengan dunia kerja dengan dunia nyata dan itu kita kawinkan,” jelas dia. Baca juga: Download Buku Panduan Merdeka Belajar Kampus Merdeka Nizam menyebut inilah semangat Kampus Merdeka yang sebetulnya sudah digaris bawahi Bapak Pendidikan Nasional Ki Hadjar Dewantara. Tujuan pendidikan tak sekadar memberikan ilmu tapi menciptakan manusia berdikari, mandiri, tidak bergantung pada orang lain dan mampu merancang hari besok. “Sangat sederhana tapi bermakna. bagaimana kita menyiapkan insan merdeka. Semoga kampus menjadi mata air bagi industri, bagi pembangunan lapangan kerja, bagi masyarakat, bagi pembangunan sosial, dan mata air bagi bangsa,” pungkas Nizam. Download logo kampus merdeka indonesia jaya http://ringkas.kemdikbud.go.id/logoKampusMerdeka Sumber: https://www.medcom.id/pendidikan/news-pendidikan/ZkeBd8AK-kemendikbud-luncurkan-logo-kampus-merdeka

Sep

14

2020

...
Kampus Merdeka
Kelebihan dan Kekurangan Merdeka Belajar Kampus Merdeka

SEVIMA.COM – Setiap program pembelajaran bagi siswa, tak afdol rasanya jika tidak mengetahui tentang seluk beluk di dalamnya. Seperti halnya merdeka belajar ini. Merdeka belajar merupakan salah satu program yang dibentuk oleh pemerintah untuk menciptakan sistem pendidikan yang lebih baik.

Sep

10

2020

...
Dunia Dosen | Kampus Merdeka
Cara Dosen Daftar Kuota Gratis Kemendikbud, Pengisian Data di PDDikti

SEVIMA.COM – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengungkapkan mekanisme bagi mahasiswa dan dosen yang ingin mendapatkan kuota data gratis 50 GB dari pemerintah. Ini cara mendapatkan kuota data gratis 50 GB bagi mahasiswa dan dosen. Seperti diketahui, pemerintah menjanjikan subsidi paket internet untuk mendukung pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau belajar kepada pelajar sebesar 35 GB per bulan, guru 42 GB per bulan, mahasiswa 50 GB per bulan, dan dosen 50 GB per bulan. Baca juga: Apa Itu Merdeka Belajar Kampus Merdeka? Adapun bantuan subsidi kuota data tersebut untuk mendukung belajar online berlangsung dari September hingga Desember 2020. Terkait cara mendapatkan kuota data gratis 50 GB untuk mahasiswa dan dosen ini mahasiswa dan dosen tersebut harus mendaftarkan nomornya telebih dahulu. Karena banyak dosen yang tanya terkait cara pengisian data manual di PDDikti, berikut tutorialnya, yang kami dapat dari LLDIKTI setempat. Cara Pengisian Kolektif Data Kontak Dosen di PDDikti Pengisian kelengkapan data dosen dapat dilakukan pada laman pddikti-admin.kemdikbud.go.id, berikut langkah-langkah petunjuk pengisian data dosen pada laman PDDikti : 1. Pengelola PDDikti perguruan tinggi melakukan login pada sistem 2. Setelah melakukan login pada akun PDDikti yang dimiliki oleh masing-masing perguruan tinggi, silahkan pilih menu Kelengkapan Data Dosen pada Dashboard dilaman PDDikti, 3. Setelah masuk pada menu Kelengkapan Data Dosen akan tampil data nama dosen pada perguruan tinggi yang melakukan login dan silahkan isikan data Email dan No. HP dosen yang belum dilengkapi, 4. Setelah mengisikan data Email dan No. HP, klik tombol simpan pada bagian kanan bawah, Demikian langkah-langkah petunjuk pengisian Kelengkapan Data Dosen pada laman PDDikti.