Berita & Artikel

Pelaporan PDDikti

Jan

15

2021

...
Pelaporan PDDikti | SIM SEVIMA | Success story
Universitas Muhammadiyah Surabaya Sabet Gelar Kampus dengan Akselerasi Sarpras Tercepat se-Jawa Timur 2020

SEVIMA.COM – Surabaya, Bagi Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSurabaya) sebagai salah satu Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) terbaik di Indonesia, kemajuan di bidang pembangunan merupakan penanda penting. 

Jan

07

2021

...
Pelaporan PDDikti | siAkad Cloud | Success story
ITS Peringkat 1 PTN BH dengan Pelaporan PDDikti Terbaik se-Indonesia

SEVIMA.COM – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya meraih penghargaan sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN BH) terbaik periode 2019/2020. ITS mendapatkan peringkat 1 untuk kategori pelaporan Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti). 

Dec

08

2020

...
Pelaporan PDDikti | Solusi SEVIMA
Update Patch PDDikti Feeder 4.0, Apa Saja yang Baru?

SEVIMA.COM – Masa downtime layanan PDDikti akhirnya berakhir. Bersamaan dengan berakhirnya masa tersebut, PDDikti juga merilis PDDikti Feeder patch 4.0 yang akan mengakomodir kebijakan Kampus Merdeka. Nah, rilisnya PDDikti Feeder patch 4.0 pastinya mengundang rasa penasaran para operator, mungkin Anda salah satunya? Kira-kira adakah perbedaan dengan Feeder sebelumnya? Berikut changelog atau catatan perubahannya: Change Log FEEDER 4.0 PD-DIKTI  1. Set Expired Date Feeder adalah 31 Juli 2021 2. Konversi Aktivitas Mahasiswa Kampus Merdeka 3. Rencana Pembelajaran pada Detail Mata Kuliah 4. Rencana Evaluasi pada Detail Mata Kuliah 5. Registrasi Mahasiswa sebagai Mahasiswa Fakultas 6. Validasi Periode Lulus hanya Ganjil & Genap pada Menu Kelulusan 7. Relasi Prestasi dengan Aktivitas Mahasiswa 8. Penambahan Lingkup Kelas dan Mode Kuliah di Kelas 9. Penambahan Perguruan Tinggi pada menu Nilai Transfer 10. Perbaikan Periode Lulus di Rekapitulasi Checkpoint 11. Perbaikan Periode Aktivitas Kuliah Mahasiswa Sebelum Periode Masuk Mahasiswa 12. Penambahan GetPeriodeLampau pada Web Service versi 2 13. Penambahan GetFakultas pada Web Service versi 2 14. Penambahan GetCountBiodataMahasiswa di Web Service versi 2 15. Perbaikan Hapus Kelulusan melalui Web Service versi 2 INFO YANG PERLU DIKETAHUI TIM PDDIKTI: 1. Sebelum dipublish ke Perguruan Tinggi mohon untuk di copy ke cloud storage berbayar terlebih dahulu, agar tidak terkena limit. 2. Di dalam link di atas terdapat Patch Feeder 4.0 final untuk Windows dan Linux. 3. Minimum Requirement Operating System yang dapat digunakan untuk versi Windows : – Windows 7 32bit – Windows 7 / Server 2008 R2 64bit 4. Operating System yang dapat digunakan untuk versi Linux : – Debian versi 9.11, 9.12 dan 9.13 – Ubuntu versi 16.04 REKOMENDASI UNTUK PERGURUAN TINGGI Pengguna Feeder Lama 1. Download installer Patch Feeder 4.0 pada laman http://pddikti-admin.kemdikbud.go.id 2. Install patch feeder 4.0 tanpa melakukan UNINSTALL FEEDER dan tidak perlu PREFILL 3. Silahkan buka aplikasi feeder 4.0, dan login kedalam aplikasi 4. Setelah berhasil login, segera lakukan SINKRONISASI Pengguna Feeder Baru 1. Download installer Fresh Feeder 3.2 pada laman http://pddikti-admin.kemdikbud.go.id 2. Install Fresh Feeder 3.2 3. Download installer Patch Feeder 3.3 pada laman http://pddikti-admin.kemdikbud.go.id 4. Install Patch Feeder 3.3 5. Download installer Patch Feeder 4.0 pada laman http://pddikti-admin.kemdikbud.go.id 6. Install Patch Feeder 4.0 7. Lakukan generate prefill pada laman http://pddikti-admin.kemdikbud.go.id, kemudian download file prefill setelah berhasil generate 8. Lakukan Push Prefill sesuai petunjuk pada aplikasi Feeder 4.0 9. Silahkan buka aplikasi Feeder 4.0, dan login kedalam aplikasi 10. Setelah berhasil login, segera lakukan SINKRONISASI Apakah Anda penasaran atau bingung dengan perbedaannya? SEVIMA akan membedah changelog dan fitur PDDikti Feeder 4.0 melalui Facebook Live di Grup SEVIMA Community dengan tema “Bedah Perubahan PDDikti Feeder 4.0” pada Hari Jumat, 11 Desember 2020 pukul 15.00 WIB bersama Bu April (Sistem Analis SEVIMA). Jangan sampai ketinggalan ya! Yuk segera gabung: https://biolinky.co/sevima

Dec

07

2020

...
Kampus Merdeka | Pelaporan PDDikti
Bocoran PDDikti Feeder 4.0 Kampus Merdeka, Admin PDDikti Wajib Tahu!

SEVIMA.COM – Beberapa hari lalu, Kemendikbud melalui Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi menginformasikan bahwa laman PDDikti akan mulai downtime pada hari Selasa tanggal 1 Desember 2020 pukul 00.00 WIB sampai dengan hari Senin tanggal 7 Desember 2020 pukul 23.59 WIB. Sistem pelayanan pada website tersebut tidak bisa diakses. Selama masa downtime, para operator disarankan untuk tidak melakukan kegiatan pada laman tersebut.  Menurut surat edaran Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor 3591/E1/TI/2020, downtime layanan pada pddikti.kemendikbud.go.id ini terkait akan dilaksanakannya perubahan struktur data Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) dalam rangka mengakomodir kebijakan Kampus Merdeka.  Setelah berakhirnya masa downtime ini, kabarnya PDDikti juga akan merilis PDDikti Feeder patch 4.0 yang mengakomodir kebijakan Kampus Merdeka. Nah, rilisnya PDDikti Feeder patch 4.0 rupanya mengundang rasa penasaran para operator, mungkin Anda salah satunya? Kira-kira data apa saja yang akan di input di Feeder PDDikti 4.0? Data Apa Saja yang Akan Diinput di Feeder PDDikti 4.0 Kampus Merdeka Gambar: 8 kegiatan pembelajaran pada merdeka belajar Seperti yang kita tahu, ada 8 kegiatan pembelajaran pada program Merdeka Belajar Kampus Merdeka yaitu; Pertukaran pelajar Magang atau praktik kerja Asistensi mengajar di satuan pendidikan Penelitian atau riset Proyek kemanusiaan Kegiatan kewirausahaan Studi proyek independen Membangun desa dengan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN Tematik) Download Buku Panduan: Buku Panduan Merdeka Belajar Kampus Merdeka Nantinya 8 kegiatan pembelajaran pada Merdeka Belajar Kampus Merdeka itu akan didatakan pada PDDikti 4.0. Contoh data apa saja yang akan diinput di Feeder PDDikti 4.0 Kampus Merdeka: Pertukaran Pelajar Dalam program ini mahasiswa dibebaskan untuk melakukan perkuliahan lintas prodi atau perguruan tinggi. Hasil yang didapat melalui program tersebut kemudian akan didata dalam PDDikti Feeder 4.0. Jadi, yang didatakan adalah mahasiswa ini pada semester berapa mengikuti program Pertukaran Pelajar dan di kampus mana, hasilnya akan diakui dalam mata kuliah atau kurikulum yang ada di perguruan tinggi asal itu untuk mata kuliah apa dan nilainya berapa.  Kegiatan-Kegiatan Pembelajaran Bagaimana dengan kegiatan yang lain? Seperti halnya program Pertukaran Pelajar, kegiatan- kegiatan pembelajaran yang lain seperti; Magang atau praktik kerja, Asistensi mengajar di satuan pendidikan, Penelitian atau riset, Proyek kemanusiaan, Kegiatan kewirausahaan, Studi proyek independen, dan Membangun desa dengan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN Tematik) ini juga akan didatakan di PDDikti Feeder 4.0, Untuk pendataanya akan masuk pada kegiatan pembelajaran “aktivitas mahasiswa” dan akan ada jenis-jenis kegiatan yang sesuai dengan program kampus merdeka tersebut. Rencana Pembelajaran Semester (RPS) Mata Kuliah Rencana Pembelajaran Semester (RPS) ini akan mulai didatakan di PDDikti Feeder 4.0. Jadi, untuk admin atau operator PDDikti perguruan tinggi pada tanggal 1 -7 Desember 2020 sebaiknya stop input data dan tunggu sampai Feeder PDDikti 4.0 rilis. Sembari itu yang harus Anda siapkan adalah data-data terkait Kampus Merdeka dan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) Mata Kuliah di perguruan tinggi. Jadi setelah Feeder PDDikti 4.0 rilis Anda sudah mempunyai datanya. Dan untuk perguruan tinggi yang sudah mempunyai Sistem Informasi Akademik (SIAKAD), silahkan sesuaikan  SIAKAD kampus Anda untuk menunjang program Kampus Merdeka. Agar nantinya proses pengiriman datanya ke dalam Feeder PDDikti lancar. Nah, jika Anda ingin berdiskusi dan tidak ingin ketinggalan info terkait PDDikt Feeder 4.0, silahkah gabung di komunitas perguruan tinggi di Grup Facebook SEVIMA Community. Disini, Anda bisa berdiskusi […]

Dec

02

2020

...
Pelaporan PDDikti
5 Kendala Dalam Pelaporan PDDikti dan Solusinya

SEVIMA.COM – Sebagai bentuk tanggungjawab pemerintah dalam mengontrol kualitas perguruan tinggi di Indonesia maka diharuskan untuk seluruh perguruan tinggi melakukan pelaporan secara berkala kepada pemerintah melalui sistem pelaporan PDDIKTI Feeder. Namun ada beberapa kendala yang sering dialami para operator atau admin PDDikti ketika melakukan pelaporan. Untuk membantu para operator/admin PDDikti dalam menyelesaikan masalah yang sering terjadi, berikut kami ulas beberapa kendala yang biasa terjadi dalam pelaporan PDDikti: 5 Kendala Dalam Pelaporan PDDikti dan Solusinya: 1. Gagal login Feeder setelah Push Prefill Biasanya kendala ini terjadi pada pengguna baru yang sudah berhasil instal Feeder hingga versi terbaru dan Push Prefill tapi tetap saja gagal login, bagaimana solusinya? Solusi: 1. Anda bisa Login ke laman pddikti.kemdikbud.go.id kemudian lakukan generate prefill ulang dan download prefill terbaru 2. Lakukan instalasi ulang aplikasi PDDikti Feeder hingga versi terbaru 3. Push prefill terbaru di aplikasi PDDikti Feeder 2. Validasi wajib setting periode yang beririsan sehingga tidak bisa melakukan input periode bahkan melakukan proses sinkronisasi Contoh studi kasus dari kendala ini seperti berikut; semisal Anda menginputkan data mulainya perkuliahan di Prodi Informatika pada periode semester 2014-1 dengan tanggal mulai yaitu: 02-12-2020 dan tanggal akhir 22-12-2021. Kemudian Anda input data mulai perkuliahan di Prodi Informatika pada semester 2014-2 dengan tanggal awal 3-12-2020 dan tanggal akhir 21-12-2021. Karena periode yang akan diinputkan masuk dalam rentang tanggal yang sudah ada di Prodi yang sama. Maka Anda tidak akan bisa melakukan input periode bahkan melakukan proses sinkronisasi. Bagaimana solusinya? Solusi: Yang harus Anda lakukan adalah memastikan tanggal awal dan tanggal akhir pada periode yang akan diinputkan tidak dalam rentang tanggal yang sudah ada di Prodi yang sama. 3. Tidak bisa melakukan input data KRS, nilai dan aktivitas kuliah mahasiswa untuk mahasiswa yang sudah lulus Solusi: 1. Lakukan penghapusan data kelulusan mahasiswa pada menu daftar mahasiswa lulus/Drop Out 2. Inputkan data yang dibutuhkan seperti data KRS, nilai dan aktivitas kuliah mahasiswa 3. Setelah data sudah di input dengan baik, inputkan kembali data kelulusan mahasiswa pada menu daftar mahasiswa lulus/Drop Out 4. Gagal sinkronisasi dan muncul pesan eror “error operation time out” Solusi: 1. Pastikan koneksi internet komputer/PC anda stabil saat melakukan sinkronisasi 2. Lakukan sinkronisasi setelah mengisikan beberapa data (misal seminggu sekali) agar data bisa terkirim dengan baik, Jangan tunggu hingga akhir periode saja baru melakukan sinkronisasi. 5. Sudah melakukan instalasi awal dan berhasil push prefill, namun ada beberapa data yang belum muncul pada aplikasi PDDikti Feeder Solusi : 1. Lakukan sinkronisasi dan tunggu prosesnya hingga selesai 2. Setelah sinkronisasi selesai, lanjutkan cek kembali apakah data sudah muncul pada aplikasi PDDikti Feeder. Itulah beberapa kendala yang biasa ditemui para operator/admin PDDikti ketika melakukan pelaporan. Semua kendala pasti ada solusinya, bagi operator yang mempunyai kendala dalam pelaporan PDDikti bisa berbagi cerita kepada Tim SEVIMA, kami siap membantu. Anda bisa memudahkan pelaporan PDDikti dengan tool pendukung SEVIMA ProFeeder: profeeder.sevima.com

Dec

01

2020

...
Pelaporan PDDikti | Success story
Dampak Merger Perguruan Tinggi Pelaporan PDDikti Terpecah, Ini Solusi UKWMM & UKWMS

SEVIMA.COM – Tiga kampus Swasta terbaik yaitu Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS), Akademi Sekretari Widya Mandala Surabaya (AKSEWMS) dan Universitas Katolik Widya Mandala Madiun (UKWMM), telah deklarasi penggabungan untuk menjadi lebih baik, terutama dalam menghadapi revolusi industri di dunia pendidikan, (Rabu (11/7/2018).

Nov

27

2020

...
Pelaporan PDDikti | SEVIMA ProFeeder
Banyak Data UNSADA yang Tidak Sesuai dengan Data di Forlap PDDikti, Sekarang 100% Valid

SEVIMA.COM – Universitas Darma Persada yang sering kita dengar dengan sebutan UNSADA merupakan salah satu kampus favorit di Jakarta Timur. Menurut data situs University Ranking www.4icu.org, universitas yang bernaung di bawah Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Jepang (PPIJ) ini masuk dalam 105 Top Universities in Indonesia.  Saat ini mahasiswa aktif di UNSADA kurang lebih memiliki 10 Ribu mahasiswa. Bisa dibayangkan betapa banyak mahasiswa yang harus dikelola dan dilaporkan aktivitas pembelajaran ke pemerintah (PDDikti). Bukan hal yang mudah, tentu saja UNSADA butuh effort yang besar untuk memenuhi Hak civitas akademik untuk dilaporkan PDDikti. Dalam mengelola data 10 Ribu mahasiswa, UNSADA butuh sistem agar terkelola dengan baik, sebelum mengenal SEVIMA, UNSADA telah mempunyai sistem informasi sendiri untuk mengelola data akademik, namun masih kesulitan dalam hal pelaporan PDDikti. Banyak data dari UNSADA yang tidak sesuai dengan data yang ada di pelaporan Forlap PDDikti, seperti data tentang dosen pengampu mata kuliah, di perkuliahan dan pelaporan Forlap Dikti datanya berbeda. Berikut beberapa kasus yang telah dialami UNSADA perihal pelaporan PDDikti: Tim UNSADA belum mengenal aturan feeder dengan baik Sebelum periode 20191 yang lalu terdapat perubahan nomenklatur, belum melakukan proses pengolahan data dan pelaporan sama sekali. Dampaknya pada akreditasi dan mendapatkan ijazah Periode 20192 ada perubahan nomenklatur prodi, prodi ganti nama dan tata aturan, kode. Dampaknya mahasiswa harus dimutasikan data. Sistem Iformasi Akademik (Siakad) tidak ada migrasi data yang dilakukan, sehingga riwayat pendidikan memiliki perbedaan yang tidak pas. Prosesnya membutuhkan waktu yang cukup lama.  UNSADA kalau masuk di prodi lama gak boleh masuk di prodi baru Mungkin masalah-masalah seperti ini bukan hanya UNSADA saja yang mengalaminya namun juga universitas lainnya.  Agar tidak berlarut-larut tenggelam dalam permasalahan pelaporan PDDikti, Tim UNSADA mulai bekerjasama dengan SEVIMA dengan melakukan pembenahan sistem informasi UNSADA yang dimulai dari sistem informasi akademik dan tool pelaporan SEVIMA ProFeeder. sehingga data yang diperlukan untuk pelaporan PDDikti siap dengan baik. Dampak positif dari implementasi ini, UNSADA sudah dapat dirasakan oleh berbagai unit kerja yang terkait, seperti data KRS di UNSADA menjadi lebih akurat, pelaporan manajemen dan pelaporan ke Forlap PDDikti jadi lebih cepat dengan data yang valid.

Nov

23

2020

...
Pelaporan PDDikti
Pernah Pelaporan PDDikti Secara Manual, Sekarang Otomatis, Oleh: Anggraeni Pratiwi (Sekolah Tinggi Pariwisata NHI Bandung)

Cerita: Anggraeni Pratiwi – Sekolah Tinggi Pariwisata NHI Bandung Cerita ini Terpilih Menjadi 15 Finalis dalam Lomba Sharing Operator SEVIMA Pandemi Covid-19 di Indonesia pada triwulan pertama sedikit membawa hikmah untukku, kala itu kehamilan memasuki usia 22 weeks atau sekitar 5 bulan membuatku dianjurkan untuk full work from home. Hari–hari yang saya lalui dengan bekerja di rumah membuatku memiliki lebih banyak “Me Time”, ya sekedar scroll kebutuhan bayi di marketplace atau nonton drama Korea. Tentu saja semua kulakukan ketika semua pekerjaanku sudah beres. Namaku Anggra, hampir 5 tahun aku bekerja sebagai pegawai tidak tetap di STP Bandung, banyak suka dan duka yang aku rasakan. Sejak awal masuk, aku terbiasa berkutat dengan data mahasiswa bersama dua orang temanku (oleh sebab itu kita sering dipanggil dengan julukan “Charlie Angels” hahaha). Seiring bertambahnya kebutuhan administratif PDDikti, aku mengerjakan pelaporan PDDikti secara manual dengan langsung menginput data-data ke feeder. Mulai dari perbaikan pelaporan 12 periode, mulai dari periode 20121 sampai dengan 20182 secara manual, iya MANUAL diinput ke dalam feeder. Berasa kena durian runtuh waktu awal pindah job desc. Pada semester 2 di tahun 2018, STP Bandung memutuskan untuk menggunakan SiakadCloud, salah satu platform garapan PT. Sevima, platform ini sangat membantuku karena bisa melakukan sinkronisasi data ke feederdengan menggunakan aplikasi profeeder. Bener-bener bisa dibilang start from zero, aku mengerjakan pelaporan ini dengan bermodalkan “sok tahu” mengutak-atik plus tanya sana-sini. Bisa dibilang, aku paling rajin nanya ke Mbak Dewi, Mba Rani dan Mas Pras, ya… aku lebih rajin chat mereka daripada pasangan mereka (peaceeee!!!). Plonga-plongo, itu dua kata yang paling cocok menggambarkan kondisiku saat itu. Pepatah malu bertanya sesat di jalan nampaknya berlaku, yaps aku bertanya dar A sampai Z mengenai Siakad dan Profeeder, siang malam kujalani demi pelaporan 100% wkwkwkwk. Hari perkiraan lahirku di akhir Juli, artinya cuti aku berlangsung sampai dengan akhir Oktober, yang notabene adalah penutupan pelaporan periode 20192. Tiba saatnya aku mengajukan surat cuti melahirkan, aku titipkan pengajuan itu kepada temanku Nourma untuk dapat dibantu prosesnya dan Nourma juga yang menjadi penggantiku selama cuti. Walaupun status cuti melahirkan, aku tetap intens melaporkan progres pelaporan PDDikti dan laporan kerja harian ke Ibu Nining, Kepala Sub Bagian KKS di STP Bandung. Aku pun melakukan koordinasi dengan Nourma baik melalui chat, video call bahkan bertemu langsung. Aku memang typical suka mencicil daripada harus menjalani system kebut semalam untuk menyelesaikan pekerjaan. Jadi siang malam rela aku habiskan untuk menyelesaikan pekerjaanku ini. Memasuki pertengahan Juli, tiba-tiba aku merasakan kontraksi yang lumayan intens, bergegaslah suami mengantarkanku ke Rumah Sakit. MasyaAllah ternyata sudah pembukaan 2, perasaan makin campur aduk dag dig dug. Antara belum siap melahirkan (karena maju 2 minggu dari perkiraan) dan tanggungan pekerjaan yang aku rasa masih belum bisa aku selsesaikan. Akhirnya… keesokan harinya dokter memutuskan aku untuk segera dibawa ke ruang bersalin karena pembukaannya sudah bertambah. Hal pertama yang paling kuingat adalah “LAPTOP JANGAN SAMPE LUPA DIBAWA”, dan terakhir yang kuingat adalah aku sempat melaporkan posisi pelaporan PDDikti yang sudah 87% per 15 Juli 2020. Keesokan harinya, kamis 16 Juli dini hari pukul 02.00, putra pertamaku lahir dengan sehat, alhamdulillah… welcome my […]

Nov

23

2020

...
Event SEVIMA | Pelaporan PDDikti
Layaknya Orangtua, Operator PDDikti Berperan bagi Kemajuan Perguruan Tinggi, Oleh: Hasriani Santaria (STAI Al-Azhar Gowa)

Cerita: Hasriani Santaria- STAI Al-Azhar Gowa Cerita ini Terpilih Menjadi 15 Finalis dalam Lomba Sharing Operator SEVIMA Separuh Jiwaku Telah Pergi Oleh: Emak Operator You know ? Menjadi operator itu seperti mengasuh bayi bapak/ibu 🤭, tiap saat dikeloni 😂 padahal pelaporannya per semester kan 😅. Yaa sama seperti bapak ibu lainnya menjadi operator itu sesuatu banget karena dari tangan operatorlah keberlangsungan hidup suatu Perguruan Tinggi. 7 tahun berlalu Emis dan PDDikti sudah mendarah daging dalam hidupku, bagaimana tidak dari awal diwajibkannya pelaporan PDDikti dan emis, tanggung jawab itu saya pikul. Maukah kalian kuceritakan awal-awal pelaporan di kampus kami ?  Yaa kampus kami, kampus kecil. Sebuah Perguruan Tinggi Islam Swasta di kota Makassar yang harus bersaing dengan kampus-kampus besar lainnya. Dalam pelaporan bagaimana ? Mudah kan, kan hanya kampus kecil, eitss jangan salah. Awal-awal pelaporan itu penuh perjuangan karena saya haru mengolah nilai sendiri secara manual kemudian menginputnya sendiri, karena pada saat itu belum ada prodi di kampus kami, yang ada bagian akademik sekaligus berfungsi sebagai prodi. Capek gak ? Udah gak bisa dibilang, nilai udah ready aja kendalanya masih ada-ada saja kan ? Apalagi ini masih harus saya olah sendiri 🤭. Di kampus kami belum terbangun sistem waktu itu, jadi alur untuk saya bisa mendapatkan data mahasiswa maupun nilai saya diping pong dulu kemana-mana 🙈, bahkan saya harus mencari sendiri dan membuka berkas satu per satu 🤭. Masya Allah, perjuangan banget. Sehingga suatu ketika dalam rapat, saya sampaikan ke pimpinan bahwa pelaporan PDDikti ini sangat penting dan tidak bisa dianggap sepele, karena jantung kampus ada pada PDDikti. Sekali, dua kali saya sampaikan direspon, tapi tetap untuk sementara hasilnya begitu saja, untuk sampai kepada penginputan data maka saya harus mengolahnya sendiri. Terus saya suarakan, sampai akhirnya mendapat perhatian, terbentuk lah prodi yang sebenarnya, terbentuklah staf kemahasiswaan diikuti suport system’ lainnya. Udah aman belum pelaporannya ? Beluuummm, pelatihan PD Dikti di Kopertais 8 hanya 3-4 kali dilakukan sejak tahun 2013 sampai 2020. Sehingga setiap ada kendala yang saya alami, saya harus nanya kesana kemari, nanya ke operator pusat responnya bisa berhari-hari, nanya ke teman-teman sesama operator mereka pun terkadang mengalami kendala yang sama. Trus gimana ? Yaa diplototin 🤣, iya diplototin trus 😅, dan diotak atik hingga akhirnya ketemu solusinya sendiri 😍. Jadi bisa dong ya diatasi sendiri ? Kagaakkk 😂, Alhamdulillahnya kadang bisa kadang gak, hingga terkadang saya neror operator pusat di Kemenag 🙈 untuk minta bantuan sampai akhirnya beliau hafal dengan saya 🤭. Kata beliau, emak-emak produktif 🙊. Gimana gak produktif bapak ibu saya kemana-mana bawa baby 😅. Setiap ada pelatihan seperti pelatihan emis, babyku tak pernah lepas dari gendonganku 😅. Capek gak Bu ? Masya Allah, pulangnya baru berasa, berasa pegel 😂, tapi saya nikmati karena saya menyadari bahwa tanggung jawab saya ada disini, sebagai operator. Anggapan awal bahwa operator itu bukan siapa-siapa adalah nyata, dan tidak begitu penting dalam sebuah struktur organisasi di kampus kami 🥺. Namun, dengan segala keterbatasan yang ada, Alhamdulillah pelaporan kami tetap ontime. Jadi dalam satu semester saya melaporkan emis dan PD Dikti. Suatu […]

Nov

23

2020

...
Info Sentra Vidya Utama | Pelaporan PDDikti | SEVIMA ProFeeder
Sistem Belum Update Feeder PDDikti, Menghambat UNIKA De La Salle Dalam Melakukan Pelaporan

SEVIMA.COM –  Bagi suatu perguruan tinggi, melakukan pelaporan secara berkala kepada PDDikti adalah wajib hukumnya. Pelaporan ini digunakan sebagai barometer untuk menilai kegiatan yang sudah diselenggarakan oleh setiap perguruan tinggi. Regulasi penilaian tersebut dipengaruhi oleh persiapan dan kesiapan setiap perguruan tinggi dalam melakukan pelaporan PDDikti. Sayangnya, dalam melakukan pelaporan tersebut sering kali terjadi berbagai masalah yang dapat menghambat pelaporan tersebut. Salah satu faktor yang memicu timbulnya permasalahan tersebut biasanya dikarenakan ketidaksiapan perguruan tinggi dalam melakukan pelaporan PDDikti. Meskipun melakukan permasalahan tersebut terlihat sangatlah klise, namun memiliki dampak yang cukup besar. Jika permasalahan tersebut tidak segera dicari jalan keluarnya, maka akan semakin menghambat pelaporan setiap perguruan tinggi ke PDDikti. Pengalaman UNIKA De La Salle Saat Melakukan Pelaporan Permasalahan mengenai pelaporan ini terjadi pada Universitas Katolik De La Salle. Kampus yang terletak di Kota Manado tersebut ternyata memiliki pengalaman yang cukup rumit saat melakukan pelaporan PDDikti. Saat memulai melakukan pengecekan data, ternyata Universitas De La Salle belum memiliki server data yang memadai. Kala itu, Universitas Katolik De La Salle memang sudah memiliki sistem akademik sendiri. Namun, sistem tersebut ternyata belum ter-upgrade sesuai dengan ketentuan standar PDDikti. Ini menyebabkan pihak kampus mengalami kesulitan dalam melakukan pelaporan. Tidak hanya itu, tim Universitas Katolik De La Salle juga merasa kesulitan saat melakukan akomodir data yang sudah ada. Jika keadaan ini terus menerus dibiarkan, pasti akan mengganggu seluruh proses penilaian PDDkti terhadap kampus tersebut. UNIKA De La Salle Mencari Penyelesaian Secepat Mungkin Memiliki sistem yang kurang terintegrasi mengharuskan pihak kampus harus mencari penyelesaian secepat mungkin. Teringat tentang produk yang diluncurkan oleh SEVIMA pada pertemuan LLDikti tahun 2014 silam, hingga pada tahun 2018 Universitas De La Salle memutuskan untuk menghubungi SEVIMA. Setelah menghubungi tim SEVIMA, akhirnya kampus ini memutuskan untuk menggunakan layanan ProFeeder. SEVIMA ProFeeder merupakan suatu Layanan Software as a Service (SaaS) yang bisa dimanfaatkan untuk melakukan proses pelaporan data akademik oleh perguruan tinggi. Produk keluaran SEVIMA ini sudah dirancang maksimal dengan terintegrasi langsung pada PDDIKTI Feeder. Sehingga sangat mempermudah perguruan tinggi saat menggunakannya. Setelah mengaplikasikan SEVIMA ProFeeder, pihak kampus mengaku sangat puas dan senang dengan hasil yang didapat. Seluruh proses pemasukan data dilakukan dengan sangat mudah dan sangat efektif melalui layanan ini. Tidak hanya itu, kemudahan yang didapatkan atas kerjasama yang baik antara pihak kampus dan SEVIMA. Seluruh kerja keras dan usaha yang dilakukan oleh Universitas De La Saller akhirnya berbuah manis. Kampus ini berhasil mendapatkan 100% pelaporan PDDikti. Setelah kampus ini berhasil mendulang kesuksesan, pihak kampus pun memutuskan untuk melakukan pelaporan secara mandiri. Meskipun pelaporan tersebut dilakukan secara mandiri oleh tim, namun pihak SEVIMA ProFeeder tetap melakukan pengawasan. Dengan demikian, tim SEVIMA ProFeeder bisa dengan leluasa memberikan pelayanan bila terjadi suatu trouble di kemudian hari. Banyaknya perguruan tinggi yang belum mengetahui kemudahan ini, pastinya masih bingung dalam melakukan pelaporan PDDikti. Nah, jika salah satu perguruan tinggi tersebut adalah kampus Anda, maka segera sudahi kesulitan itu hanya dengan profeeder.sevima.com.

Campuspedia
Instagram