Pencarian Kategori "siAkad Cloud"


SEVIMA.COM – SIAKAD (Sistem Informasi Akademik) adalah Suatu sistem Informasi Akademik yang dibangun untuk memberikan kemudahan kepada pengguna dalam kegiatan administrasi akademik kampus secara online, seperti proses Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB), pembuatan kurikulum, pembuatan jadwal kuliah, pengisian Kartu Rencana Studi (KRS), pengisian nilai, pengelolaan data dosen & mahasiswa. Sistem ini juga dapat berfungsi sebagai pendukung untuk analisis data dalam menentukan keputusan Kampus. Siakad mengelola seluruh data secara terintegrasi sehingga data akan selalu uptodate / realtime dan selalu siap untuk digunakan, serta mengurangi kemungkinan duplikasi data karena siakad menggunakan sistem basis data terpusat. Nah, apa aja sih yang membuat implementasi sistem akademik di perguruan tinggi bisa berhasil? Kalau berdasarkan pengalaman SEVIMA, ada 3 faktor utama yang mempengaruhi keberhasilan implementasi Sistem Informasi Akademik, yaitu: 1. Dukungan pimpinan 2. Pelatihan 3. PIC yang memiliki komitmen tinggi Agar lebih jelas, berikut penjelasan dari beberapa faktor tersebut; 1. Dukungan Pimpinan DUKUNGAN PIMPINAN, ternyata ini penting banget untuk kesuksesan sistem. Pimpinan harus tegas dan juga siap mengambil keputusan. Tentunya keputusan yang mungkin saja beresiko. Kalau masih abu-abu mau ganti sistem atau tidak dan tidak ada keputusan untuk keputusan menggunakan sistem baru dengan kondisi user sudah terbiasa dengan pola manual atau dengan sistem lama maka ujung-ujungnya sistem baru pasti akan tidak dipakai. Salut untuk pimpinan-pimpinan yang siap mengambil keputusan meskipun kadang banyak yang kontra. 2. Pelatihan PELATIHAN, yang dimaksud adalah pelatihan offline ya. Jadi ya harus ketemu langsung. perlu gak sih? kan teknologi sudah maju, bisa video conference bisa koordinasi by phone atau chat, apalagi manual book sistemnya sudah ada. Jawabannya adalah penting. Berdasarkan pengalaman SEVIMA, setelah pelatihan offline kendala implementasi makin terungkap dan dapat langsung dapat teratasi. Setelahnya pun user jadi makin terbuka dan makin aktif untuk menggunakan. Karena sudah pernah bertemu mungkin ya, jadi rasa malu bertanya sebelumnya sudah hilang. Salut juga untuk user-user, dosen, admin prodi dan lainnya yang selalu semangat berkembang untuk perguruan tinggi yang makin baik. 3. PIC yang memiliki komitmen tinggi PIC YANG KOMITMEN, apa itu? Jadi selain pimpinan dan user, PIC atau penanggung jawab implementasi sistem juga punya point penting tersendiri untuk suksesnya implementasi sistem. Menampung kebutuhan-kebutuhan user lalu menerjemahkan dan memandu untuk prosesnya di sistem adalah tugas dari penanggung jawab sistem ini. Nah ini yang kadang suka disalahartikan di perguruan tinggi. PIC ya harus bisa semuanya, input semuanya? Akhirnya? Karena semua dibebankan ke PIC akhirnya prosesnya lambat. Bayangkan kalau tiba-tiba PIC dinas keluar? Wah bisa terhenti nanti implementasi sistemnya. PIC harus didukung user untuk pengumpulan data dan PIC perlu mendapatkan dukungan dari pimpinan. Apa PIC itu harus atau wajib mengerti bahasa pemprograman, atau harus lulusan IT? Kalau untuk implementasi SIAKAD yang product base seperti siAkad Cloud tidak perlu dari IT juga bisa. Yang penting mau belajar, terbuka dan komitmen. Selain itu juga harus tahu dan memahami pola dan kebutuhan-kebutuhan dari user yang ada di perguruan tingginya. Bagaimana kampus Anda siap implementasi Sistem Informasi Akademik yang siap dipakai, lengkap, terintegrasi Feeder Dikti, dilengkapi dengan Mobile Apps. Memudahkan pelaporan ke Feeder Dikti dan telah diimplementasikan di 200+ perguruan tinggi, cek disini: […]

Baca Selengkapnya »

SEVIMA.COM – Sistem Informasi Akademik Kampus atau yang sering disingkat SIAKAD memiliki fungsi utama dalam mengolah data dan informasi yang berhubungan dengan kepentingan civitas akademik ataupun kepentingan pihak ketiga seperti pemerintah dan publik. Kita bisa membayangkan berapa banyak data dan kebutuhan informasi yang dimiliki kampus baik itu untuk kebutuhan internal maupun eksternal akademik kampus. Data-data kampus tersebut seperti data dosen, data mahasiswa, data mata kuliah, data kurikulum, data skripsi, jadwal kuliah dan data manajemen kampus lainnya yang ada kaitannya dengan akademik. Bisa kita bayangkan begitu rumitnya mengelola semua data ini sehingga SIAKAD ini bisa menjadi solusi yang membantu civitas kampus dalam mengelola data akademik. Sistem informasi akademik yang dibuat tentu saja harus mengikuti perkembangan peraturan dan kebijakan pemerintah dalam pendidikan tinggi karena SIAKAD ini merupakan sistem pendidikan perguruan tinggi di Indonesia. Salah satu fungsi SIAKAD yang disesuaikan dengan peraturan Dikti yaitu harus Sistem Informasi Akademik yang bisa tersinkron dengan Feeder PDDikti karena per semesternya kampus diminta melaporkan data ke Dikti secara berkala. Sehingga, jika kampus tidak memiliki SIAKAD tentu saja akan kesulitan dalam proses pelaporan tersebut. Bisa kita bayangkan apa yang terjadi jika kampus tidak memiliki SIAKAD dan hanya menggunakan cara manual dalam mengelola data akademiknya . 1. Boros sumber daya manusia 2. Sulit dalam melakukan kontrol dosen dan mahasiswa 3. Kesulitan dalam penjadwalan 4. Kesulitan dalam mengelola data dosen, mahasiswa dan karyawan Dengan adanya SIAKAD yang terintegrasi maka perguruan tinggi bisa dengan mudah melakukan pelaporan bahkan hanya dengan satu klik data tersinkron otomatis. Keunggulan SIAKAD ini tidak hanya itu saja, banyak keunggulan lainnya yaitu : 1. Mudah dan Sangat Praktis Sistem informasi Akademik kampus siAkad Cloud merupakan sistem yang digunakan dalam mengelola kampus dan sudah terbukti handal serta bisa diimplementasikan di perguruan tinggi dengan instan. SiAkad Cloud ini sangat mudah disesuaikan dengan kebutuhan perguruan tinggi sehingga bisa dikatakan adalah pilihan yang tepat untuk setiap perguruan tinggi. 2. Menghemat Biaya Operasional Menggunakan SIAKAD Cloud tentu saja banyak sekali biaya operasional yang dapat dihemat oleh kampus. Terutama dalam penggunaan kertas dan tenaga operasional yang banyak. Karena, dalam proses pencatatan dan pelaporan tidak cukup hanya dengan satu atau dua orang saja. Jika membangun sebuah Sistem tentu saja membutuhkan server dan tenaga ahli di bidangnya, namun dengan siAkad Cloud maka hal itu tidak dibutuhkan lagi. 3. Terintegrasi Feeder Dikti SIAKAD Cloud ini sudah terintegrasi langsung dengan Feeder Dikti sehingga ketika proses pelaporan ke Feeder PDDikti kampus tidak akan kewalahan, sehingga kampus bisa lebih maksimal memberikan pelayanan pada civitas kampus lainnya. 4. Online 24 Jam Menggunakan SIAKAD Cloud tentu saja bisa di akses kapan saja dan dimana saja. Karena sistem informasi akademik yang tersedia bersifat online, jadi proses penginputan nilai oleh dosen atau penginputan KRS oleh mahasiswa dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja sesuai rentang waktu yang ditentukan pihak kampus. 5. Pembayaran Integrasi dengan Bank SIAKAD Cloud sudah terintegrasi dengan Bank, sehingga akses ke sistem bisa di block sesuai pembayaran uang kuliah yang dilakukan mahasiswa. Apabila mahasiswa belum melakukan pembayaran, maka dia tidak bisa melakukan pengecekan nilai, pengisian KRS dan hal lainnya […]

Baca Selengkapnya »

SEVIMA.COM – Kementerian Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi (Kemenristekdikti) Republik Indonesia kembali mengumumkan klasterisasi perguruan tinggi Indonesia tahun 2019 pada Jumat (16/8) Gedung D Kemenristekdikti, Senayan, Jakarta. Kali ini POLITANI Payakumbuh berhasil menempati peringkat 5 dari 10 terbaik perguruan tinggi vokasi Indonesia tahun 2019. Dikutip dari lamannya www.ristekdikti.go.id klasterisasi ini dilakukan untuk memetakan perguruan tinggi Indonesia yang berada di bawah naungan Kemenristekdikti guna meningkatkan kualitas perguruan tinggi sekaligus menjadi dasar bagi Kemenristekdikti untuk memberikan kebijakan sesuai kapasitas setiap klaster perguruan tinggi tersebut. “Tujuan kami ingin mendorong perguruan tinggi Indonesia semakin maju dan masuk ke kelas dunia. Dorongan ini menjadi sangat penting. Kalau kita sudah sampaikan ini, kita bisa lakukan pemetaan. Tujuannya pemetaan perguruan tinggi Kemenristekdikti bagaimana membuat kebijakan masing-masing yang ada di perguruan tinggi nanti, supaya nanti ke depan kita bisa mewujudkan perguruan tinggi berkualitas,” ungkap Menteri Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir yang mengumumkan Klasterisasi Perguruan Tinggi Indonesia 2019 sekaligus meluncurkan Buku Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH) pada Jumat (16/8). Pada tahun 2019, Kemenristekdikti mengeluarkan hasil klasterisasi perguruan tinggi dalam dua (2) kategori yaitu kategori Perguruan Tinggi Non-Vokasi (pendidikan akademik), yang terdiri dari Universitas, Institut, dan Sekolah Tinggi, dan kategori Perguruan Tinggi Vokasi, yang terdiri dari Politeknik dan Akademi. Perguruan Tinggi Non-Vokasi dengan jumlah sebanyak 2.141 perguruan tinggi dibawah Kemenristekdikti diperoleh 5 (lima) klaster perguruan tinggi Indonesia dengan komposisi Klaster 1 berjumlah 13 perguruan tinggi; Klaster 2 berjumlah 70 perguruan tinggi; Klaster 3 berjumlah 338 perguruan tinggi, Klaster 4 berjumlah 955 perguruan tinggi, dan Klaster 5 berjumlah 765 perguruan tinggi. Sedangkan untuk kategori perguruan tinggi vokasi, urutan klaster dimulai pada klaster 2. Hal ini dilakukan dengan mempertimbangkan capaian/skor tertinggi yang diperoleh oleh perguruan tinggi vokasi. Sehingga untuk kategori perguruan tinggi vokasi dengan jumlah 1.128 perguruan tinggi diperoleh 4 (empat) klaster perguruan tinggi Indonesia dengan komposisi: Klaster 2 berjumlah 5 perguruan tinggi; Klaster 3 berjumlah 62 perguruan tinggi, Klaster 4 berjumlah 545 perguruan tinggi, dan Klaster 5 berjumlah 516 perguruan tinggi. Sertifikat penghargaan dari Menteri Ristek Dikti, dalam akun media sosialnya menyampaikan “Alhamdulillah, hari ini merupakan hari bersejarah bagi kampus kami Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh. PPNP menempati rangking 5 dari peringkat 10 Terbaik Perguruan Tinggi Vokasi Indonesia tahun 2019 dalam Klasterisasi Perguruan Tinggi Indonesia 2019, dan berada pada Cluster ke 2 bersama 4 Politeknik lainnya, dan mendapat apresiasi dari Menteri Ristek Dikti pada acara yang dilaksanakan di Auditorium Gedung D, Kemenristek Dikti, Jumat, 16-8-2019. Sehubungan dengan itu Pak Amrizal yang mewakili POLITANI menghubungi SEVIMA dan mengucapkan syukur dan terima kasih kepada SEVIMA “Alhamdulillah, saya sudah coba ProFeeder untuk Sinkronisasi ke Feeder PDDIKTI, sangat membantu sekali, dan optimis pelaporan PDDIKTI bisa lebih baik dari sebelumnya. Dan Alhamdulillah tahun ini Politeknik Negeri Payakumbuh Mendapat Ranking 5 Pada Klasterisasi Politeknik Se-Indonesia 2019. Salah satu penyumbang data adalah Pelaporan PDDIKTI. Mudah-mudahan dengan SEVIMA SIAKAD Cloud dan ProFeeder ini akan lebih baik lagi prestasi tahun berikutnya. SEVIMA turut bahagia dengan kabar ini, semoga dengan adanya peringkat ini Politani Payakumbuh terus bertambah maju dan berkembang tak hanya puas dengan ini. Dan semoga sistem […]

Baca Selengkapnya »

Mengapa Banyak Yang Memilih Siakad Cloud?

 

Admin SEVIMA

 

12 Agustus 2019

SEVIMA.COM – Pendatang baru yang menjadi primadona. Iya, begitulah gambaran umum tentang siAkad Cloud, sebuah solusi yang memberikan kemudahan kepada perguruan tinggi dalam membangun Sistem Informasi Akademik tanpa perlu repot menyediakan infrastruktur IT maupun menambah tenaga SDM. SiAkad Cloud sudah membantu 100 perguruan tinggi lebih dalam memberikan pelayanan prima untuk civitas kampus. Nah kira-kira mengapa perguruan tinggi banyak memilih Siakad Cloud untuk menjadi solusinya, berikut alasanya: Mengapa Banyak Yang Memilih Siakad Cloud?: 1. Siakad Cloud Sangat Mudah Digunakan Siakad Cloud yang dikembangkan SEVIMA didesain dengan tampilan dan menu-menu yang mudah dioperasikan dengan tidak menghilangkan informasi penting yang ingin disampaikan. Siakad Cloud sistem informasi pengelolaan kampus yang terbukti handal dan dapat diimplementasikan di kampus anda secara instant. Dan mudah untuk diadaptasikan sesuai dengan kebutuhan dan perubahan (peraturan, proses bisnis) di setiap perguruan tinggi. 2. Siakad Cloud Sesuai Dengan Regulasi Ristekdikti Siakad Cloud dibangun dalam upaya memudahkan pengelolaan data yang selalu mengikuti arahan dan peraturan sesuai kebijakan pemerintah sehingga selalu disempurnakan dan diperbarui sesuai peraturan Ristekdikti. Dan dengan siAkad Cloud pastinya tidak perlu ribet lagi dalam pelaporan ke forlap PDDIKTI, karena siAkad cloud juga dilengkapi dengan modul PDDIKTI Integrator, jadi anda tidak perlu susah-susah untuk melakukan proses penginputan data 2 kali untuk pelaporan ke Feeder PD DIKTI. Anda dapat berfokus pada pelayanan untuk para civitas akademia. 3. Siakad Cloud Dapat Diandalkan Siakad Cloud dirancang untuk mengakomodasi kebutuhan sistem akademik pada Perguruan Tinggi seperti sistem pengambilan mata kuliah, format transkrip nilai, pengelolaan data mahasiswa dan dosen, pengelolaan program studi dan lain-lain. Sehingga Siakad Cloud sangat bisa diandalkan dalam manajemen akademik bahkan untuk proses Akreditasi kampus. 4. Telah Digunakan oleh Banyak Perguruan Tinggi Berbagai perguruan tinggi kecil hingga besar, baik perguruan tinggi swasta maupun negeri telah mempercayakan sistem informasi akademik mereka kepada Siakad Cloud. Mereka terus memberikan masukan dan saran untuk kesempurnaan produk Siakad Cloud. Dengan baiknya komunikasi yang terjalin antara staf support kami dengan civitas perguruan tinggi, maka berbagai kesulitan dan masalah dapat diatasi dengan cepat. 5. Siakad Cloud Dikembangkan oleh Perusahaan yang Solid dan Fokus Siakad Cloud dikembangkan oleh PT Sentra Vidya Utama (SEVIMA) yang sudah berpengalaman lebih dari 16 tahun, dan cukup dewasa untuk dikatakan sebagai pengembang sistem informasi untuk perguruan tinggi terbaik. Siakad Cloud dibangun berdasarkan pengalaman SEVIMA dalam mengimplementasikan Sistem manajemen Kampus di berbagai kampus ternama di Indonesia. 6. Support Terjamin Kami memiliki tim support yang telah berpengalaman baik dalam masalah implementasinya diberbagai perguruan tinggi swasta maupun negeri serta dengan beberapa masalah yang dihadapi kampus terutama tentang pelaporan PDDikti. Semua kami support dengan penuh. 7. Siakad Cloud Terus Berinovasi Siakad Cloud terus melakukan perbaikan mulai dari pertama kali rilis hingga sekarang, ini membuktikan kami terus berinovasi dan berkembang, sehingga perguruan tinggi dapat terus memperoleh kemudahan-kemudahan baru dikemudian hari. Kami tahu, terpadunya administrasi perguruan tinggi anda dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi perguruan tinggi anda, dan memungkinkan setiap stakeholder mendapat kepuasan terhadapat layanan kampus anda. Yuk dapatkan sistem informasi manajemen akademik kampus sesuai dengan regulasi Ristekdikti: siakadcloud.com

Baca Selengkapnya »

SEVIMA.COM – Universitas atau perguruan tinggi merupakan kelanjutan pendidikan menengah yang diselenggarakan untuk mempersiapkan peserta didik untuk menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademis dan profesional yang dapat menerapkan, mengembangkan dan menciptakan ilmu pengetahuan, teknologi dan kesenian. Perguruan Tinggi di Indonesia terbagi atas perguruan tinggi Negeri dan Swasta yang dibagi dalam beberapa kategori antara lain akademik, politeknik, sekolah tinggi, institut, dan universitas. Dalam laman PDDikti, jumlah perguruan tinggi di Indonesia mencapai 4.683 unit dengan rincian sebagai berikut: Akademik 997 unit, Politeknik 296 unit, Sekolah Tinggi 2.546 unit, Institut 230, dan Universitas 614 unit. Perguruan tinggi ini tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Dengan jumlah perguruan tinggi yang cukup besar tentunya harus memiliki kualitas yang baik juga, agar dapat menarik minat calon mahasiswa. Untuk itu, perguruan tinggi harus bisa memberikan pelayanan terbaik bagi mahasiswa maupun calon mahasiswa. Salah satunya adalah pemilihan sistem pengolahan data yang baik. Sekarang ini, seluruh Perguruan Tinggi di Indonesia mulai berbenah dalam pengolahan data dan pelayanan akademiknya. Sebagian besar sudah menggunakan Sistem Informasi Akademik berbasis digital dengan pertimbangan efektifitas dan efisiensi penanganan datanya. Sistem Informasi Akademik memberikan kemudahan dalam penanganan data – data mahasiswa dengan efektif dan efesien. Dengan memiliki sistem informasi terintegrasi, perguruan tinggi akan lebih mudah melakukan pengolahan data mahasiswa. Di sisi lain, mahasiswa juga akan merasakan kemudahan untuk melakukan pendaftaran, pembayaran, maupun melihat laporan akademiknya. Fasilitas yang berkualitas tentunya menjadi nilai tambah bagi perguruan tinggi. Perkembangan kualitas perguruan tinggi harus sejalan penggunaan teknologi informasi. Karena itu mari kita tingkatkan kualitas pendidikan di Indonesia dengan meningkatkan kualitas teknologi informasi. Bagaimana sekarang? Anda bisa menilik dan meminta demo siAkad cloud di sini: siAkadCloud.com

Baca Selengkapnya »

SEVIMA.COM – Pendaftaran mahasiswa baru itu sendiri merupakan salah satu kegiatan yang ada dalam perguruan tinggi atau kampus dimana memungkinkan adanya ratusan bahkan ribuan calon mahasiswa baru mendaftar masuk perguruan tinggi setiap tahunnya. Tentu saja proses pendaftaran dan penerimaan mahasiswa baru tersebut sedikit membutuhkan tenaga. Apabila kampus atau perguruan tinggi menggunakan cara manual atau konvensional dalam pengelolaan dan pengolahan data pendaftaran mahasiswa baru tentunya akan memerlukan waktu yang relatif lama. Karena akan banyak kemungkinan permasalahan yang akan dihadapi dalam proses penerimaan mahasiswa baru, baik itu dari mahasiswa ataupun permasalahan yang akan dihadapi pihak kampus itu sendiri. Berikut Kemungkinan Masalah Yang Akan Terjadi: 1. Menguras Banyak Waktu, bagi calon mahasiswa yang ingin mendaftar, jika kampus tersebut menggunakan cara manual tentu saja akan menguras waktu untuk datang langsung serta ada kemungkinan antrian yang panjang saat pendaftaran. 2. Panitia pendaftaran harus standby saat pendaftaran 3. Banyaknya kertas/berkas pendaftaran yang terkadang memungkinkan tercecer-nya kertas atau blangko pendaftaran. 4. Calon mahasiswa harus membawa tumpukan berkas persyaratan yang dimintai kampus. 5. Hasil seleksi bisa didapatkan dalam waktu yang cukup lama Tentu saja kemungkinan permasalahan tersebut bisa diatasi dengan menggunakan SPMB Online di siAkad Cloud. SPMB Online digunakan untuk siswa/siswi lulusan SMA/SMK sederajat yang mendaftar di Universitas atau perguruan tinggi dengan mudah tanpa harus datang ke kampus tujuan. SPMB Online di siAkad Cloud ini memiliki layanan dimana calon mahasiswa dapat mendaftar langsung secara online dimana saat calon mahasiswa mendaftar bisa langsung mengisi sendiri form biodata dengan mengisi data yang dibutuhkan kampus serta dan meng-upload persyaratan dan bukti pembayaran pendaftaran. Dengan adanya sistem ini proses pendaftaran ujian masuk calon mahasiswa baru jauh lebih mudah. Setelah calon mahasiswa mendaftar, data tersebut akan divalidasi oleh admin dan calon mahasiswa bisa mencetak kartu ujian secara online. Dimana pada kartu ujian tersebut sudah disediakan Jadwal ujian, lokasi ujian dan nomor duduk/nomor peserta ujian. Setelah mahasiswa tersebut dinyatakan lulus, pada PMB juga bisa melakukan pendaftaran ulang. Sementara itu untuk pihak yang selaku admin dalam aplikasi SPMB ini bisa mengisi data master yang dibutuhkan, membuka dan menutup jadwal pendaftaran, mengatur jadwal ujian, dan memvalidasi data mahasiswa yang terdaftar. Setelah calon mahasiswa ujian, admin bisa mengatur kode koreksi mahasiswa. Tujuan pengkodean koreksi ini adalah agar tidak adanya kecurangan. Setelah itu admin bisa mengkoreksi nilai. Menu yang ada bisa disesuaikan dengan kebutuhan pihak kampus. Selain itu sistem ini menyediakan pelaporan, sehingga proses pelaporan peserta ujian menjadi lebih efisien dan memudahkan panitia. Kemudahan Dengan Adanya Sistem PMB : 1. Proses Pendaftaran Mudah 2. Proses pendaftaran ujian masuk menjadi sangat mudah, cepat dan efisien. 3. Integrasi dengan Bank Mitra 4. Sistem mampu berintegrasi dengan Bank Mitra perguruan tinggi terkait biaya pendaftaran dan akses ke Sistem PMB. 5. Pembuatan dan Cetak Nomor Pendaftaran, Nomor Ujian dan Kartu Ujian Sistem mampu melakukan pembuatan dan cetak nomor pendaftaran, Nomor Ujian dan Kartu Ujian secara Otomatis 6. Pemetaan Otomatis Lokasi Ujian 7. Laporan Statistik Itulah beberapa dari kelebihan SPMB, jadi tunggu apalagi ayo majukan kampus kamu untuk proses pendaftaran mahasiswa baru yang mana memudahkan saat proses pendaftaran. Mahasiswa senang pihak kampus pun […]

Baca Selengkapnya »

SEVIMA.COM – Banyak sekali istilah atau nama pendek dari “Sistem Informasi Manajemen Kampus” diantaranya: SIAKAD, SIMA, SIA, SIKA, SIKAD, SIM, SIAMIK, SIAMA, SITA, SISFO, Portal, Anjungan Kampus, Smart Campus. Fungsi utama SIAKAD adalah digunakan untuk melakukan pengolahan data dan informasi kampus bagi kepentingan civitas akademika serta kepentingan pihak ketiga (pemerintah dan publik). Tentu saja, dikarenakan Sistem Informasi Akademik ini dibuat untuk sistem pendidikan perguruan tinggi di Indonesia, maka sistem ini akan selalu mengikuti perkembangan peraturan dan kebijakan pemerintah dalam pendidikan tinggi. Salah satunya adalah pelaporan persemester (Forlap PDDikti) perguruan tinggi. Sistem Informasi Manajemen Kampus ini tentunya juga memiliki fitur export data ke format database yang digunakan DIKTI dalam pelaporan PDDikti sehingga perguruan tinggi yang menggunakan SIAKAD tidak perlu repot-repot lagi melakukan input data dua kali. Selain fitur export data ke PDDikti yang menjadi unggulan kami, berikut adalah beberapa keunggulan lainnya : Keunggulan Aplikasi/Sistem Informasi Akademik (SIAKAD): 1. Sangat Menghemat Biaya dan Operasional Jika anda menggunakan Siakad Cloud, anda tidak perlu mengeluarkan biaya pembelian infrastruktur, tanpa biaya tenaga ahli pengembang dan tanpa biaya pemeliharaan. Silahkan dipikirkan lagi! 2. Mudah dan Sangat Praktis Siakad Cloud merupakan sistem informasi pengelolaan kampus yang terbukti handal dan dapat diimplementasikan di kampus anda secara instant. Dan mudah untuk diadaptasikan sesuai dengan kebutuhan dan perubahan (peraturan, proses bisnis) di setiap perguruan tinggi. 3. Langsung Terintegrasi dengan PD DIKTI Jadi anda tidak perlu susah-susah untuk melakukan proses penginputan data 2 kali untuk pelaporan ke Feeder PD DIKTI. Anda dapat berfokus pada pelayanan untuk para civitas akademia. 4. Sistem Online 24 jam Non-stop Menggunakan Siakad Cloud, sistem dapat online 24 jam non-stop sehingga pengguna dapat mengakses layanan yang diperlukan dari manapun dan kapan pun. 5. Terintegrasi dengan Aplikasi Android Sudah saatnya kampus anda menggunakan Mobile Aplikasi University. Memudahkan Dosen berinteraksi dengan mahasiswanya dan mahasiswa dapat dengan mundah mengakses informasi kampus, KRS dan nilai melalui smartphone mereka. 6. Pembayaran Mahasiswa Terintegrasi dengan Bank Academic Cloud terintegrasi dengan Bank mitra, dengan memanfaatkan Host to Host (H2H) payment. Kerumitan pendataan pembayaran mahasiswa tidak akan anda temui lagi saat anda menggunakan Academick Cloud. Dan mahasiswa anda tidak perlu antri panjang. 7. Administrasi Transparan Administrasi universitas yang transparan bagi pihak Campus, mahasiswa, dan stakeholder lain yang berkepentingan. 8. Desain Tema khusus Anda dapat menyesuaikan gaya desain sesuai dengan identitas universitas anda. 9. Keamaanan Data Tentu saja data anda aman, bebas dari serangan oknum yang tidak bertanggung jawab dan kita back up data Anda secara teratur online dan offline. Kami tahu, terpadunya administrasi perguruan tinggi anda dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi perguruan tinggi anda, dan memungkinkan setiap stakeholder mendapat kepuasan terhadapat layanan kampus anda. Yuk dapatkan sistem informasi manajemen akademik kampus sesuai dengan regulasi Ristekdikti: siakadcloud.com

Baca Selengkapnya »

SEVIMA.COM – Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) sudah menjadi aplikasi wajib bagi perguruan tinggi saat ini. Perguruan tinggi dengan kegiatan akademik yang begitu komplek tentu membutuhkan sistem yang dapat membantu memudahkan manajemen dan civitas kampus dalam mengelolanya. Dengan adanya Sistem Informasi Akademik Pengelolaan Informasi Akademik (SIA, SIAKAD, SISFO,) bisa mencakup seluruh kegiatan akademik di kampus mulai dari proses penerimaan mahasiswa baru (PMB), pembuatan kurikulum, KRS (pengisian kartu rencana studi) sampai ke pembuatan jadwal kuliah dan masih banyak lagi fungsi yang akan mempermudah pengelolaan kegiatan kampus. Berikut 5 Fungsi Utama Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) : 1. Pusat Informasi Dengan adanya Siakad kita bisa dengan mudah mengetahui apa yang terjadi dikampus dalam waktu cepat. Siakad menggunakan sistem respon secara otomatis seperti penjadwalan kelas dan lain-lain. 2. Integrasi Data Dengan integrasi data Siakad akan mengelola secara terintegrasi seluruh data sehingga data tersebut akan selalu diperbaharui atau selalu uptodate serta selalu realtime saat digunakan. Dengan Siakad tidak ada yang namanya duplikasi data karena Siakad menggunakan sistem basis data secara terpusat. 3. Memudahkan Proses Pengelolaan Data Akademik & Non Akademik Sistem Informasi Akademik sangat membantu dalam pengelolaan data nilai mahasiswa, mata kuliah, data staf pengajar/dosen serta administrasi fakultas/jurusan yang sifatnya masih manual untuk dikerjakan dengan bantuan software agar mampu mengefektifkan waktu dan menekan biaya operasional. 4. Rekam Kegiatan Kampus Siakad akan memberikan layanan kepada pengguna dengan selalu mematau seluruh kegiatan dan perkembangan kampus mulai dari PMB, KRS sampai proses penilain sehingga seluruh kegiatan akan dapat diselesaikan secara efisien dan efektif. 5. Media Komunitas Pengguna Dengan menggunakan fitur dari Siakad akan mempermudah seluruh civitas kampus dalam memberi dan menerima informasi mulai dari admin, staff, mahasiswa, dosen, dan pimpinan akan lebih leluasa dalam melakukan komunikasi. Salah satu sistem informasi akademik yang dapat membantu kampus anda dan sudah sesuai regulasi Ristekdikti adalah siAkad Cloud. Dengan siAkad Cloud civitas kampus dapat mudah dalam pengelolaan data nilai mahasiswa, mata kuliah, data staf pengajar/dosen serta administrasi fakultas/jurusan yang sifatnya masih manual untuk dikerjakan dengan bantuan software agar mampu mengefektifkan waktu dan menekan biaya operasional. Bagaimana sekarang? Anda bisa meminta demo gratis siAkad Cloud disini: siAkadCloud.com

Baca Selengkapnya »

SEVIMA.COM – PT Sentra Vidya Utama mengadakan workshop siAkad Cloud yang dihadiri oleh 107 peserta dari berbagai perguruan tinggi dari penjuru Indonesia, pada hari Rabu-Kamis (24-25/04/2019), di Hotel LUMINOR, Surabaya. Kegiatan ini mengambil tema “Menyongsong Transformasi Digital 4.0” dengan mendatangkan beberapa narasumber yang berpengalaman dibidangnya diantaranya: 1. Ir. Moses L Singgih, M.Sc., MRegSc., Ph.D.“Persiapan Akreditasi IAPS 4.0” 2. Gerald Ariff B.Eng (Hons) MSc “Pembelajaran Jarak Jauh: Tantangan & Peluang untuk Institusi Pendidikan Tinggi di Era Pendidikan 4.0” 3. Mahendri Winata S.T “Strategi mudah pelaporan FEEDER & SISTER SEVIMA berharap, dengan adanya Workshop Menyongsong Transformasi Digital 4.0 ini, agar perguruan tinggi di Indonesia bisa menghadapi tantangan yang besar bernama revolosi pendidikan 4.0 yang merupakan pendidikan yang bercirikan pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran atau dikenal dengan sistem siber (cyber system). Dan bagi rekan-rekan yang belum bisa mengikuti acara workshop ini bisa menyimak pemaparan materi dari beberapa narasumber di channel youtube SEVIMA, berikut reangkuman videonya: 1. Ir. Moses L Singgih, M.Sc., MRegSc., Ph.D.“Persiapan Akreditasi IAPS 4.0” 2. Gerald Ariff B.Eng (Hons) MSc “Pembelajaran Jarak Jauh: Tantangan & Peluang untuk Institusi Pendidikan Tinggi di Era Pendidikan 4.0” 3. Mahendri Winata S.T “Strategi mudah pelaporan FEEDER & SISTER

Baca Selengkapnya »

SEVIMA.COM – Tim SEVIMA yang diwakili ibu Aprilia menjadi narasumber di acara Workshop Validasi Data Laporan PDDikti bagi perguruan tinggi di lingkungan LLDikti Wilayah VIII tahun 2019, pada 27 Maret 2019 di Hotel on The Rock, Kupang. Diadakannya workshop ini untuk membantu perguruan tinggi di Lingkungan LLDikti Wilayah VIII khususnya area Nusa Tenggara Timur agar data pelaporan bisa lebih valid dan berjalan lancar. Waktu dikonfirmasi, ibu Aprilia menyampaikan bahwa “Perguruan tinggi di Lingkungan LLDikti Wilayah VIII khususnya area Nusa Tenggara Timur ada 60 perguruan tinggi, dalam pelaporan mereka sudah bagus namun mereka rata-rata masih secara manual”. “Untuk itu sudah saatnya kampus-kampus di area NTT bisa memanfaatkan Sistem Informasi Akademik yang terintegrasi dengan Feeder PDDikti, dan bagi perguruan tinggi yang sudah mempunyai SIAKAD, sudah seharunya untuk mempelajari Web Service Versi 2.3 yang telah disediakan oleh Feeder PDDikti”. Lanjut ibu Aprilia. Bagi rekan-rekan yang ingin tahu Sistem Informasi Akademik yang telah terintegrasi dengan Feeder PDDikti bisa cek: siakadcloud.com Dokumentasi:

Baca Selengkapnya »