Berita & Artikel

e-learning

Nov

23

2020

...
Dunia Dosen | e-learning | Tips & Trik
Cara Membuat Modul Perkuliahan Daring yang Efektif dan Menarik

SEVIMA.COM – Akibat dari dampak pandemi, membuat seluruh lini harus merasakan perubahan yang sangat luar biasa. Tidak hanya dari faktor ekonomi saja, namun juga dari faktor pendidikan. Perkuliahan online digadang-gadang sebagai salah satu solusi yang bisa digunakan selama masa pandemi ini. Sayang, tidak semua dosen bisa mengemas metode ini dengan sangat menarik. Kesulitan tersebut dikarenakan belum lengkapnya sistem dan aplikasi yang memadai. Sehingga, dosen memerlukan strategi yang tepat untuk menjalankannya. Dengan adanya metode perkuliahan online ini, dosen harus siap dan tepat untuk menyampaikan perkuliahan online tersebut. Sebagai pengajar yang profesional, dosen diharapkan bisa mengatasi permasalahan ini dengan cepat. Untuk mengatasi permasalahan ini, dosen perlu untuk membuat metode agar mencapai Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) dengan baik, meskipun dilakukan secara online. Lalu, apa saja strategi yang harus dimiliki seorang dosen dalam menciptakan suatu pembelajaran yang efektif? Berikut ulasannya. 1. Pelajari implementasi kuliah daring/online yang baik Yang harus Anda lakukan adalah pelajari lebih dalam tentang perkuliahan online. Seperti prosedur penggunaan fitur yang ada di aplikasi/Learning Management System (LMS). Dengan mempelajari ini akan membantu Anda untuk menentukan materi perkuliahan yang ingin disampaikan, bagaimana penyampaiannya, hingga tahap evaluasi pembelajaran yang akan dilaksanakan. Selain mempelajari tentang sistem perkuliahan online, Anda juga bisa mengikuti Webinar-webinar yang mengulas tentang perkuliahan online, untuk bekal Anda dalam melakukan pembelajaran yang lebih efektif dan menarik. 2. Pahami karakteristik mahasiswa, Apakah bersahabat dengan teknologi Setelah mempelajari tentang implementasi kuliah online, yang harus Anda lakukan adalah pelajari kebiasaan mahasiswa Anda, apakah para mahasiswa banyak mengetahui tentang teknologi/tool yang sekarang Anda gunakan. Pastikan semua mahasiswa paham tentang LMS yang digunakan, agar perkuliahan berjalan dengan baik. Selain itu pelajari juga apakah mereka cukup mudah memahami penyampaian materi dengan menggunakan satu media pembelajaran saja? Lakukan pengamatan dan berinteraksi secara langsung dengan mahasiswa Anda agar mendapat cara yang pas untuk menyampaikan materi.  3. Pelajari lebih dalam mata kuliah yang akan disampaikan Sebelum menyampaikan materi, menyiapkan materi sangat diperlukan. Buatlah materi semenarik mungkin sesuai dengan kreativitas yang Anda miliki. Menyiapkan materi semenarik mungkin, sangat diharapkan untuk menghindari tingkat kebosanan mahasiswa dalam perkuliahan online.  4. Buatlah presentasi pengajaran yang menarik Selain mempersiapkan materi, pembuatan presentasi juga sangat dibutuhkan untuk mengaturnya semenarik mungkin. Dengan membuat presentasi ini lebih menarik, maka dosen bisa melakukan pendalaman dan penyampaian materi kepada mahasiswa lebih efektif. 5. Siapkan berbagai macam metode pembelajaran online Untuk mengatasi perkuliahan yang dilakukan secara online, dosen diharapkan menyiapkan materi dan metode yang efektif. Banyak dosen yang kerap kali menyampaikan materi secara monoton. Ini menyebabkan mahasiswa menjadi malas dan bosen mengikuti perkuliahan online. Untuk mengantisipasinya, dosen dan kampus harus menyediakan platform yang memadai. Dengan demikian, kegiatan belajar mengajar bisa berjalan dengan lancar. 6. Buatlah penugasan yang menarik Meskipun kegiatan belajar mengajar tidak dilakukan secara tatap mata, Anda perlu membuat penugasan yang menarik dan bisa dilakukan walaupun secara online, seperti pembuatan podcast atau video untuk memacu kreativitas mereka. Dengan begini, daya saing serta produktivitas mahasiswa akan semakin meningkat. Selain itu, Anda juga bisa memanfaatkan kuis online, dan pembuatan kuis online ini bisa berkaitan dengan studi kasus yang bersinggungan dengan kehidupan mahasiswa akan membuat mereka […]

Nov

18

2020

...
Dunia Kampus | e-learning | Tips & Trik
5 Tips Tingkatkan IPK Saat PJJ Menurut Kemendikbud

SEVIMA.COM – Di masa pandemi Covid-19 ini, rata-rata perguruan tinggi harus menjalankan proses pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau kuliah online. Meskipun belajar di rumah, mahasiswa bisa meningkatkan nilai prestasi atau Indeks Prestasi Kumulatif (IPK). Penasaran? Dikutip dari instagram Ditjen Dikti Kemendikbud, Minggu (15/11/2020), ada lima cara yang bisa dilakukan mahasiswa untuk memperoleh nilai IPK tinggi ketika mekanisme pembelajarannya dilakukan di rumah. 5 Tips Tingkatkan IPK Saat Kuliah Online 1. Siapkan Perangkat, Aplikasi, dan Jaringan Hal yang pertama bisa kamu dilakukan adalah menyiapkan alat untuk mendukung proses belajar di rumah, seperti laptop, telepon genggam (handphone) dan jaringan internet. Selain itu, siapkan juga aplikasi pendukung belajar, seperti Zoom Meeting, Google Meet, Google Teams, SEVIMA EdLink atau aplikasi e-learning yang sedang digunakan perguruan tinggi. Baca juga: Ternyata Ini Fitur Favorit Para Mahasiswa di SEVIMA EdLink 2. Aktif di Kelas Walaupun perkuliahan dilakukan secara daring (dalam jaringan) atau online, mahasiswa tetap harus fokus pada setiap materi yang diberikan dosen. Mahasiswa juga harus aktif dalam menyiapkan argumennya setiap proses pembelajaran. Dengan fokus dan proaktif di kelas, maka mahasiswa bisa mudah memahami materi dan biasanya menjadi perhatian dosen. Serta akan mendapat nilai plus di mata dosen. 3. Rajin Membaca Buku dan Jurnal Membaca sudah menjadi kewajiban semua pelajar. Dengan sering membaca buku dan jurnal, mahasiswa akan memiliki banyak ilmu pengetahuan. Lalu, bisa menjadi banyak landasan dalam menulis maupun berargumentasi saat kuliah online. 4. Jangan Menunda Tugas Ketika mahasiswa menunda pekerjaan, artinya tidak bisa menggunakan waktu secara maksimal. Pastinya, hasil yang dikerjakan juga tidak akan maksimal. Itu karena konsentrasi terbagi dengan tugas-tugas lain yang berdatangan dari dosen yang lain. Sebaiknya tugas yang baru diberikan langsung bisa dikerjakan. Bila tugas sudah selesai sebelum waktu yang telah ditentukan, maka banyak waktu luang untuk melakukan hal lainnya. 5. Jangan Titip Absen Kebiasaan titip absen harus ditinggalkan, bila ingin memperoleh nilai IPK yang baik. Para dosen sangat konsen pada jumlah kehadiran mahasiswa. Apalagi kuliah online ini kehadiran sulit untuk dilacak. Masalah absen juga harus dipikirkan, agar penilaian dosen terhadap mahasiswanya di posisi yang baik. Bila mahasiswa tidak pernah menitip absen, maka orang itu bisa menghargai waktunya di setiap kegiatan yang dilakukannya setiap hari. Itulah 5 tips tingkatkan IPK saat kuliah online dari Ditjen Dikti Kemendikbud, bisa kamu coba untuk ningkatin IPK saat pandemi seperti ini. Oh iya, mungkin ada teman kamu yang ingin tahu tips ini, jangan lupa untuk dishare ya!

Nov

12

2020

...
Dunia Dosen | e-learning | Tips & Trik
Cara Pembelajaran Praktikum Efektif secara Daring (Oleh: Prof Richardus Eko Indrajit)

SEVIMA.COM – Praktikum yang seharusnya dilakukan dalam pertemuan tatap muka, akhirnya harus digeser dengan sistem daring. Seperti yang kita ketahui, pembelajaran praktikum sendiri ditujukan kepada mahasiswa untuk menguji dan melaksanakan apa yang ada di dalam teori yang terjadi pada keadaan nyata. Untuk mengetahui pembelajaran praktikum efektif, kali ini kita akan membahas lebih detail menurut saran dari Prof.Richardus Eko Indrajit. Yuk simak ulasan berikut ini.  Ada berapa saja jenis eksperimen yang ada dalam pembelajaran siswa? Dalam pembelajaran praktikum, dibagi lagi menjadi tiga eksperimen, yaitu eksperimen praktikum laboratorium, eksperimen lapangan, dan eksperimen alami. Berikut penjelasannya. 1. Eksperimen laboratorium Eksperimen laboratorium sendiri bisa diartikan bahwa suatu eksperimen tersebut dilakukan dalam keadaan yang sangat terkontrol dengan baik. Dengan maksud, ketikan melakukan pengujian eksperimen tersebut, anda bisa melakukan pengukuran eksperimen secara akurat. Namun, ada beberapa eksperimen laboratorium yang ternyata memungkinkan untuk kamu lakukan di luar laboratorium lho. Eksperimen tersebut seperti eksperimen di bidang elektronika dan komputer. Sayangnya, ada beberapa eksperimen laboratorium yang tidak bisa dilakukan di luar laboratorium. Hal itu disebabkan karena ketersediaan bahan-bahannya. 2. Eksperimen lapangan Dari seluruh eksperimen, eksperimen lapangan ini dinilai paling mudah dan efisien. Sehingga sangat memungkinkan bagi para peserta didik untuk melakukannya di rumah masing-masing. Eksperimen ini sangat mudah sekali lho. Hanya dengan memanfaatkan keberadaan barang-barang di sekitar kita, kita sudah bisa melakukan percobaan ini. Sayangnya, ketika melakukan percobaan ini mungkin ada beberapa faktor eksternal yang bisa mengganggu jalannya eksperimen ini, seperti cuaca, suhu ruang, panas matahari, dan lainnya. Untuk itu, tingkat keberhasilannya tidak bisa terkontrol dengan baik. Baca juga: Jangan Malas! Ini 12 Keuntungan Ikut Kuliah Online bagi Mahasiswa 3. Eksperimen alami Bisa dibilang, eksperimen alami adalah eksperimen yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, tingkat keberhasilannya pun di luar kendali kita. Karena setiap melakukan percobaan ini memang memanfaatkan keadaan dan makhluk hidup di sekitar kita. Adakah cara efektif yang bisa dilakukan untuk melakukan praktikum saat pandemi? Menurut Prof Richardus Eko Indrajit, pada kondisi pandemi ini anda bisa melakukan praktikum dengan ada dua pilihan: 1. Laboratorium Saat melakukan kegiatan praktikum di dalam laboratorium ini, bisa dilakukan dengan catatan bahwa para peserta wajib mematuhi protokol kesehatan yang sudah dikeluarkan oleh pemerintah. Seperti membagi mahasiswa menjadi dua kelompok dan tetap jaga jarak saat melakukan praktikum. Praktikum ini diperlukan karena keberadaan bahan yang tidak bisa dijangkau oleh para mahasiswa. Sehingga sangat membutuhkan laboratorium untuk melakukan praktikum tersebut. 2. Secara imajinatif Ada pula yang bisa dilakukan dalam melakukan percobaan selama pandemic, seperti halnya dilakukan secara imajinatif. Praktikum ini bisa dilakukan dengan mengganti alat untuk praktikum dengan ruang dunia maya. Seperti halnya, menggunakan aplikasi piano untuk menggantikan piano yang ada di lingkungan kampus. Lalu, apa saja yang bisa dilakukan selama praktikum di musim pandemic agar lebih efektif menurut Prof Richardus Eko Indrajit ? 1. Mencari laboratorium virtual di Internet Mencari wadah laboratorium virtual di internet ternyata bisa dijadikan suatu trobosan terbaik,lho. Jadi meskipun situasi dan kondisi tidak memungkinkan untuk masuk di lingkungan laboratorium, anda masih bisa melakukan praktikum ini dengan baik dan benar meski hanya melalui virtual. 2. Menyaksikan orang lain secara live Menyaksikan orang lain live ini […]

Sep

29

2020

...
e-learning | Teknologi
SEVIMA EdLink, Aplikasi LMS Terbaik Karya Anak Bangsa

SEVIMA.COM – Aplikasi Learning Management System atau lebih biasa disebut sebagai LMS, merupakan salah satu bentuk platform yang sangat diperlukan untuk melakukan pembelajaran online. Di Indonesia sendiri banyak perguruan tinggi yang telah menggunakan aplikasi LMS ini dalam melakukan pembelajaran daring. Aplikasi Learning Management System yang sering digunakan biasanya; Google Classroom, Edmodo, Moodle dsb. Sayangnya, LMS tersebut kebanyakan berasal dari luar negeri, bukan buatan dari karya anak bangsa Indonesia sendiri. Sehingga beberapa sistem dan penggunaannya pun terkadang tidak sesuai dengan sistem pembelajaran di Indonesia. SEVIMA EdLink, Aplikasi LMS Karya Anak Bangsa Nah, sebenarnya ada Learning Management System (LMS) asli dari Indonesia yang telah banyak digunakan perguruan tinggi yaitu SEVIMA EdLink. EdLink merupakan platform unggulan karya anak bangsa yang memiliki kualitas setingkat dengan produk keluaran luar negeri. EdLink diyakini mampu memberikan kualitas terbaik dalam membantu para mahasiswa dan dosen dalam menjalankan studi secara online. Menariknya lagi, seluruh ruang dan fasilitas yang disediakan oleh EdLink ini sudah disesuaikan dengan kultur pembelajaran di Indonesia. Jadi tidak usah diragukan lagi, jika aplikasi yang satu ini akan sangat mudah untuk dioperasikan.     Saat ini SEVIMA EdLink sendiri telah dimanfaatkan oleh 270 perguruan tinggi, dan memudahkan pembeljaran daring 150.000+ Mahasiswa dan 7.000 Dosen di beberapa perguruan tinggi di Indonesia. Diantaranya Politeknik Negeri Payakumbuh, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya, Universitas BSI Bandung, dan masih banyak lagi. Setelah menggunakan aplikasi tersebut, mereka merasakan kemudahan dan sangat terbantu  dalam melakukan proses pembelajaran. Sehingga, dalam interaksi dalam proses belajar mengajar yang mereka lakukan menjadi lebih menarik. Baca juga: Terbukti! SEVIMA EdLink Tingkatkan Minat Belajar di Tengah Pandemi Covid-19 Program apa saja yang tersedia di SEVIMA Edlink? Membahas tentang SEVIMA EdLink, gak afdol rasanya kalau tidak membahas detail program yang ada di dalam platform ini. Disini kita akan mengupas tuntas tentang program yang ada di aplikasi ini.  1. Presensi online mahasiswa  Presensi mahasiswa memang kadang suka bikin ribet. Mahasiswa harus buka laptop dulu dan mungkin ada juga yang masih dilakukan secara konvensional. Di tengah pandemi yang seperti ini, SEVIMA EdLink memberikan kemudahan untuk para pelaku dunia pendidikan, lho. Di dalam SEVIMA EdLink sudah dilengkapi dengan presensi mahasiswa yang cukup diakses melalui smartphone. Wah, mudah sekali bukan. Dengan demikian, mahasiswa akan lebih mudah mengaksesnya dimanapun dan kapanpun.   2. Video konferensi jarak jauh Akhir-akhir ini, pembelajaran hanya bisa dilakukan melalui online saja. Jadi, sebagai pelaku di dunia pendidikan, anda harus pandai mengatur dan memilih aplikasi yang terbaik untuk peserta didik anda.  Dalam SEVIMA EdLink sudah disiapkan ruang untuk melakukan perkuliahan jarak jauh dengan menggunakan video konferensi. Dengan menggunakan video konferensi ini, semua sistem belajar mengajar akan sangat mudah dan leluasa dalam pelaksanaannya.  Baca juga: 7 Aktivitas yang Bisa Dilakukan Dosen di SEVIMA EdLink 3. Jadwal perkuliahan online Seringnya cekal karena lupa dengan jadwal perkuliahan pasti akan bisa diminimalisir bila menggunakan SEVIMA EdLink. Disini para mahasiswa akan menikmati fasilitas jadwal perkuliahan yang tersedia di dalam aplikasi. Sehingga mahasiswa akan lebih mudah dalam menjalankan perkuliahan.  Menariknya lagi, dalam sistem ini juga terdapat notifikasi jadwal perkuliahan yang bisa membantu siswa saat memulai perkuliahan tersebut. Jadi, bisa dipastikan kalau anda menggunakan SEVIMA EdLink, kejadian seperti […]

Sep

24

2020

...
Dunia Kampus | e-learning
Jangan Malas! Ini 12 Keuntungan Ikut Kuliah Online bagi Mahasiswa

SEVIMA.COM – Pandemi Covid-19 memang mengubah berbagai hal di dunia, termasuk dalam dunia kuliah. Mahasiswa kini perlu menyesuaikan diri untuk menempuh pendidikan secara online atau pembelajaran jarak jauh (PJJ) dari rumah. Namun, meski tampak sebagai tantangan, ternyata kuliah online justru memiliki banyak keuntungan lho! berikut ini keuntungan ikut PJJ dikutip dari laman Rencanamu bagi mahasiswa: 1. Lebih praktis dan santai, dulu waktu kuliah harus berangkat pagi dan setelah mata kuliah pertama ikut rapat UKM. Kemudian ikut kuliah lagi, baru sorenya pulang. Tapi sekarang tidak perlu capek lagi. Sekarang kuliah dari rumah, bisa dari tempat tidur atau di sekitaran rumah saja. Lebih praktis dan santai. 2. Sekarang jadi lebih banyak waktu di rumah, apalagi anak kos dan anak rantau, pasti tidak ada lagi rasa kangen rumah. Atau harus beli tiket untuk mudik lagi. 3. Waktu menjadi lebih efisien, karena tidak terbuang di perjalanan dan lain-lainnya. Baca juga: 4 Tips Kuliah Daring Agar tidak Garing, Dosen Wajib Tahu! 4. Karena bisa belajar di rumah aja, sehingga kamu tidak mudah capek, karena bisa hemat energi. Tetapi ingat, badan harus fit dan jaga kesehatan. 5. Bisa makan sambil kuliah, ketika kuliah dan merasa lapar, kini kamu bisa sambil makan di depan laptop atau komputer saja. 6. Sekarang kamu bisa atur waktu belajar sendiri. Kecuali untuk beberapa mata kuliah yang harus live. 7. Bisa menghemat biaya atau uang karena tidak perlu transportasi atau biaya kos. 8. Di rumah, makanan lebih terjamin, apalagi kalau kamu hobi memasak. 9. Tetap bisa kuliah meski sedang berada di kampung orangtua, atau jadwal bisa lebih leluasa. 10. Jika ngantuk saat kuliah, maka kamu bisa membuat kopi. Atau jika kamu sedang sakit dan ada mata kuliah penting, maka kamu masih bisa melihat video dari atas kasur. Baca juga: Kuliah Online, Apa Saja yang Bisa Dijadikan Indikator Penilaian? 11. Magang, bimbingan skripsi, rapat organisasi dilakukan jarak jauh secara online jadi lebih praktis. 12. Jika dulu tak bisa ikut kursus karena jadwalnya bentrok kuliah, kini bisa ikut secara online. Nah, itulah beberapa manfaat atau keuntungan kuliah online. Sejauh ini, kuliah online begitu membantu dalam meningkatkan proses belajar dan mengajar yang tidak dapat dilakukan di kelas nyata karena adanya keterbatasan ruang dan waktu dalam belajar. Salah satu sistem untuk memulai kuliah online bagi perguruan tinggi adalah SEVIMA EdLink, yang menyediakan beragam fitur untuk menunjang proses belajar dan mengajar mahasiswa serta dosen.

Agu

24

2020

...
Dunia Kampus | e-learning
Akses EdLink Sepuasnya, Telkomsel, XL dan Indosat Kompak Berikan Kuota Belajar Online Murah

SEVIMA.COM – Untuk mendukung kegiatan pembelajaran daring, Telkomsel, Indosat Ooredoo, dan XL Axiata kompak memberikan kuota hemat bagi para pengguna untuk belajar secara online. Dengan kuota belajar dari rumah ini, para pelajar mendapatkan berbagai keuntungan. Anda akan mendapatkan akses ke berbagai platform pendidikan. Salah satunya platform Learning Management System (LMS) SEVIMA EdLink yang bisa Anda gunakan sepuasnya. Berikut ini adalah cara aktifkan dan paket data hemat yang bisa Anda gunakan untuk belajar secara online. 1. Telkomsel Telkomsel merilis kuota untuk pelajar. Kuota belajar Telkomsel merupakan gabungan layanan ilmupedia dan Conference. Kuota dari Telkomsel tersebut adalah Kuota Belajar 10GB dengan hanya Rp10. Paket Kuota Belajar sudah bisa didapatkan oleh pengguna layanan prabayar Telkomsel mulai tanggal 21 Agustus sd 31 Desember 2020, dengan mengakses melalui aplikasi MyTelkomsel atau UMB *363*844#. Ketika menggunakan aplikasi MyTelkomsel. Paket tersebut bisa ditemukan dengan mengklik menu “beli paket” kemudian pilih “internet” lalu pilih “pendidikan” lalu pilih paket “ilmupedia 10 GB”. Atau, bisa langsung mendapatkan paket hemat Ilmupedia di: https://www.telkomsel.com/kuotabelajar. Setelah aktif, Anda bisa langsung menikmati pembelajaran daring menggunakan SEVIMA EdLink sepusanya. Selamat mencoba! 2. Indosat Ooredoo Sama seperti Telkomsel, Indosat Ooredoo juga menawarkan benefit kuota internet Paket pintar sebesar 30GB hanya Rp 5000 bagi para pelanggannya yang ingin mengakses beragam aplikasi e-learning, salah satunya SEVIMA EdLink. Nah, bagi pengguna yang ingin mengaktifkan Paket pintar sebesar 30GB hanya Rp 5000 ini, bisa langsung melakukan aktivasi melalui aplikasi myIM3 atau menghubungi nomor *123*369# dari ponsel. Baca juga: 4 Tips Kuliah Daring Agar tidak Garing, Dosen Wajib Tahu! 3. XL Axiata Seperti halnya Telkomsel dan Indosat, XL Axiata juga memberikan kuota hemat Paket Xtra Edukasi, yang menawarkan tiga varian harga mulai dari Rp 1.000 (2 GB) dengan masa berlaku 1 hari, Rp 2.500 (5 GB) masa berlaku 3 hari, dan Rp 7.500 (15 GB) untuk masa berlaku 7 hari. Untuk cara mengaktifkan paket Xtra Edukasi anda bisa menggunakan aplikasi myXL, caranya masuk aplikasi lalu mengklik menu “cari paket” kemudian pilih “paket #DiRumahAja” lalu pilih “Bisa Produktif” lalu pilih aja paket yang Anda butuhkan. Dengan mengaktifkan paket Xtra Edukasi, pelanggan dari kalangan pelajar dapat mengakses beberapa aplikasi untuk pembelajaran daring salah satunya SEVIMA EdLink. Terimakasih Telkomsel, Indosat Ooredoo dan XL Axiata yang sudah turut membantu meringankan beban kuota mahasiswa dan dosen untuk tetap belajar dari rumah. Semoga membantu ya sobat Sevima!

Agu

19

2020

...
Dunia Dosen | e-learning
Kuliah Online, Apa Saja yang Bisa Dijadikan Indikator Penilaian?

SEVIMA.COM – Menyelenggarakan kuliah online bukan semata-mata terbebas dari indikator penilaian. Dalam pelaksanaan kuliah online, justru harus membuat para pengampu harus lebih menyiapkan indikator penilaian yang lebih ekstra dalam persiapan kuliah online. Indikator-indikator ini merupakan hal yang sangat krusial untuk menentukan penilaian yang akan diberikan kepada mahasiswa. Nah, kira-kira apa saja sih indikator dalam penilaian kuliah online itu? Apakah ada perbedaan dengan penilaian dalam kuliah konvensional? Di bawah ini adalah beberapa indikator penilaian yang biasanya digunakan dalam kuliah online. Yuk simak! 1. Penugasan Individual Sama seperti kuliah konvensional pada umumnya, kuliah online tentunya juga masih menyelenggarakan penugasan individu bagi para mahasiswa. Penugasan ini digunakan sebagai salah satu komponen penilaian untuk mahasiswa. Dalam penugasan individu ini, mahasiswa diwajibkan untuk mengumpulkannya secara online dalam laman penugasan yang sudah disediakan oleh dosen masing-masing. Baca juga: 5 Tips Kuliah Online Agar Lebih Efektif Selama Social Distancing 2. Penugasan Kelompok Selain penugasan individual, penugasan kelompok juga menjadi salah satu indikator penting dalam hal ini. Penugasan secara kelompok akan diberikan agar mahasiswa bisa melakukan kerjasama dan diskusi satu sama lain. Penugasan ini nantinya akan disubmit dalam platform online yang dipakai oleh kampus masing-masing. 3. Kegiatan diskusi Meskipun kuliah online diselenggarakan melalui media virtual, namun kegiatan diskusi masih tetap dilakukan lho. Diskusi penting sekali untuk dilakukan agar mahasiswa mampu berkolaborasi dan bertukar pikiran. Tujuannya adalah agar mahasiswa bisa mengemukakan pendapat mereka mengenai materi yang disampaikan oleh dosen. Nah, dalam kegiatan diskusi ini, dosen juga akan mengambil nilai dalam keikutsertaan mereka dalam diskusi ini. Baca juga: Anti Boros Kuota! Ini Rekomendasi Perkuliahan Online yang Hemat 3. Kuis atau game Tak hanya ujian saja, penilaian juga diambil dalam kuis dan game. Biasanya, kegiatan ini diselenggarakan dua kali setiap semester. Dalam pelaksanaan kuis atau game ini, dosen akan memberikannya melalui online sesuai dengan kebutuhan masing-masing mahasiswa. Penilaian melalui kuis dan game ini dinilai cukup efektif buat para mahasiswa. Selain karena mengulas materi sebelumnya, kuis dan games juga akan membantu mahasiswa mengingat dengan mudah materi yang disampaikan oleh dosen. 5. Aktif mengikuti video conference Belajar online akan terasa tidak afdol apabila tidak mengikuti video conference. Video conference ini diberikan agar mahasiswa bisa menerima materi perkuliahaan dengan mudah. Dosen akan menyampaikan seluruh materi yang diampu selama masa perkuliahan. Dalam kegiatan ini, keikutsertaan mahasiswa dalam mengikuti video conference juga menjadi salah satu penilaian soft skill mahasiswa. Baca juga: 4 Tips Kuliah Daring Agar tidak Garing, Dosen Wajib Tahu! 6. Ujian Perkuliahan pasti tidak jauh dari kata ujian. Ujian diberikan agar dosen bisa mengetahui seberapa jauh pemahaman mahasiswa terhadap materi yang disampaikan oleh dosen. Dalam perkuliahaan online, ujian yang diberikan akan dilakukan melalui online. sesuai dengan aturan dan perangkat lunak yang digunakan oleh dosen masing-masing. Ke-enam indikator tersebut sangat penting untuk memberikan penilaian terhadap mahasiswa. Sistem pembelajaran online ini tersebut akan lebih mudah dan cepat bila anda menggunakan EdLink. Platform pembelajaran terbaik yang dirancang untuk dosen dan mahasiswa. Di platform EdLink, anda akan menemukan berbagai fasilitas untuk penugasan online, absensi, ruang diskusi, kuis online, ujian online, dan yang paling penting adalah report nilai mahasiswa. Edlink.id

Agu

04

2020

...
Dunia Dosen | e-learning | Tips & Trik
4 Tips Kuliah Daring Agar tidak Garing, Dosen Wajib Tahu!

SEVIMA.COM – Sepakat gak, kalau kuliah daring ternyata membutuhkan lebih banyak energi dan kreativitas. Selama masa social distancing seperti ini, seluruh kegiatan perkuliahan akan dilakukan dari rumah. Namun, ternyata perkuliahan yang dilakukan secara online dirasa menjenuhkan. Nah untuk menghindari mahasiswa stres, dosen harus memberikan pembelajaran online yang sedikit berbeda agar perkuliahan menjadi lebih efektif dan menyenangkan. Langsung saja cus kita bahas tips kuliah daring agar gak garing. 4 Tips Kuliah Daring Agar tidak Garing 1. Pilih Desain Sederhana Guna Menghindari Stres Mahasiswa Gunakan desain penyampaian materi yang sederhana, kan prinsip pembelajaran daring harus mencapai tujuan pembelajaran. Anda bisa gunakan slide power point, video, podcast, maupun mencari referensi dan sumber belajar relevan di internet. Baca juga: 5 Tips Kuliah Online Agar Lebih Efektif 2. Pilih Mode Pembelajaran yang Sederhana Pilih mode pembelajaran yang sederhana dan sebisa mungkin variatif, bergantian atau gabungan mode belajar yang sifatnya synchronous atau satu waktu dan beda tempat serta asynchronous atau beda waktu dan beda tempat. 3. Padukan Tool Pembelajaran Online dengan Sosial Media Manfaatkan LMS seperti SEVIMA EdLink padukan dengan media sosial populer yang banyak digunakan mahasiswa seperti Youtube, Instagram, dan Spotify. 4. Berikan Tugas yang Sederhana tapi Berimpek Karena situasi seperti tugas kuliah bisa diubah dengan format yang lebih sederhana dan memiliki manfaat yang luas. Contoh mahasiswa diberikan tugas untuk merancang dan mengeksekusi social campaign melalui media sosial. Itulah 4 tips yang bisa Anda lakukan agar perkuliahan online menjadi lebih hidup. Bagi rekan-rekan dosen yang belum punya platform untuk kuliah online, coba deh aplikasi EdLink untuk memulai kuliah online di kampus Anda. Semangat berkuliah online ya!

Jul

30

2020

...
Dunia Dosen | e-learning | Lawan Covid-19
6 Metode Pembelajaran Paling Efektif di Masa Pandemi Menurut Para Pakar

SEVIMA.COM – Setelah munculnya wabah Covid-19 di belahan bumi, sistem pendidikan pun mulai mencari suatu inovasi untuk proses kegiatan belajar mengajar. Terlebih adanya Surat Edaran no. 4 tahun 2020 dari Menteri Pendidikan dan kebudayaan yang menganjurkan seluruh kegiatan di institusi pendidikan harus jaga jarak dan seluruh penyampaian materi akan disampaikan di rumah masing-masing. Setiap institusi pun dituntut untuk memberikan inovasi terbaru untuk membentuk proses pembelajaran yang sangat efektif ini. Sayangnya, tak semua institusi pendidikan rupanya paham betul mengenai inovasi terbaru yang harus dipakai untuk melakukan pembelajaran selama pandemi. Kebanyakan dari mereka masih belum bisa menyesuaikannya karena terkendala sarana dan prasarana. Jangan khawatir dulu, bagi anda yang masih bingung menemukan model pembelajaran terbaru yang pas untuk peserta didik anda. Beberapa ahli sudah menggodok tentang metode pembelajaran yang cocok selama pandemi ini. Apa saja sih metode pembelajaran tersebut? Berikut ulasannya. 1. Project Based Learning Metode project based learning ini diprakarsai oleh hasil implikasi dari Surat Edaran Mendikbud no.4 tahun 2020. Project based learning ini memiliki tujuan utama untuk memberikan pelatihan kepada pelajar untuk lebih bisa berkolaborasi, gotong royong, dan empati dengan sesama. Menurut Mendikbud, metode project based learning ini sangat efektif diterapkan untuk para pelajar dengan membentuk kelompok belajar kecil dalam mengerjakan projek, eksperimen, dan inovasi. Metode pembelajaran ini sangatlah cocok bagi pelajar yang berada pada zona kuning atau hijau. Dengan menjalankan metode pembelajaran yang satu ini, tentunya juga harus memerhatikan protokol kesehatan yang berlaku. Baca juga: Cegah Corona, Beberapa Kampus Ternama Gunakan EdLink Untuk Kuliah Online 2. Daring Method Untuk menyiasati ketidak kondusifan di situasi seperti ini, metode daring bisa dijadikan salah satu hal yang cukup efektif untuk mengatasinya. Dilansir dari Kumparan, Kemendikbud mengungkapkan bahwa metode daring bisa mengantasi permasalahan yang terjadi selama pandemi ini berlangsung. Metode ini rupanya bisa membuat para siswa untuk memanfaatkan fasilitas yang ada di rumah dengan baik. Seperti halnya membuat konten dengan memanfaatkan barang-barang di sekitar rumah maupun mengerjakan seluruh kegiatan belajar melalui sistem online. Nah, metode daring ini sangatlah cocok diterapkan bagi pelajar yang berada pada kawasan zona merah. Dengan menggunakan metode full daring seperti ini, sistem pembelajaran yang disampaikan akan tetap berlangsung dan seluruh pelajar tetap berada di rumah masing-masing dalam keadaan aman. Baca juga: Tetap Bisa Kuliah dengan Pembelajaran Online via EdLink 3. Luring Method Luring yang dimaksud pada model pembelajaran yang dilakukan di luar jaringan. Dalam artian, pembelajaran yang satu ini dilakukan secara tatap muka dengan memperhatikan zonasi dan protokol kesehatan yang berlaku. Metode ini sangat pas buat pelajar yang ada di wilayah zona kuning atau hijau terutama dengan protocol ketat new normal. Dalam metode yang satu ini, siswa akan diajar secara bergiliran (shift model) agar menghindari kerumunan. Dikutip dari Kumparan, model pembelajaran Luring ini disarankan oleh Mendikbud untuk memenuhi penyederhanaan kurikulum selama masa darurat pendemi ini. Metode ini dirancang untuk menyiasati penyampaian kurikulum agar tidak berbelit saat disampaikan kepada siswa. Selain itu, pembelajaran yang satu ini juga dinilai cukup baik bagi mereka yang kurang memiliki sarana dan prasarana mendukung untuk sistem daring. 4. Home Visit Method Seperti halnya metode yang lain, home visit […]

Jul

27

2020

...
e-learning | Tips & Trik
7 Aktivitas yang Bisa Dilakukan Dosen di SEVIMA EdLink

SEVIMA.COM – Munculnya virus Corona di Indonesia selama beberapa pekan ini membuat beberapa kegiatan harus diupayakan untuk dilakukan di dalam rumah saja. Pemerintah pun sudah menganjurkan seluruh masyarakat untuk melakukan social distancing agar virus yang sedang melanda di seluruh Negara ini bisa berkurang di Indonesia. Selain itu, pemerintah juga sudah mulai mengambil keputusan agar para pelajar melakukan seluruh aktivitas di dalam rumah. Hal ini juga berimbas kepada sistem perkuliahan di Indonesia. Seluruh kegiatan belajar mengajar serta ujian yang biasa dilakukan dengan sistem tatap muka pun harus dilakukan dengan sistem perkuliahan daring. Seluruh kegiatan tersebut diberikan melalui sistem online. Sehingga seluruh mahasiswanya dapat mengakses kegiatan tersebut di rumah masing-masing. Anda sebagai dosen akan kesulitan untuk melakukan perkuliahan online tanpa adanya tool yang digunakan. Nah Anda bisa memanfaatkan SEVIMA EdLink. SEVIMA EdLink adalah aplikasi yang membatu pembelajaran daring menjadi lebih mudah dan efektif. Kira-kira apa saja aktivitas yang bisa dilakukan seorang dosen di SEVIMA EdLink: 1. Sinkronisasi kelas di SIAKAD dengan mudah Dengan EdLink Anda sebagai dosen bisa memanfaatkan fitur sinkronisasi kelas dengan sistem SIAKAD di perguruan tinggi Anda. Jadi Anda tidak perlu khawatir lagi tentang data Akademik, kurikulum dll karena sistem e-learning SEVIMA EdLink bisa tersinkron dengan siAkad kampus. 2. Bagikan materi gak pake ribet Anda tidak perlu lagi takut tidak bisa memberikan materi kuliah, dengan SEVIMA EdLink aktivitas membagikan materi menjadi lebih mudah, bahkan tidak hanya sekedar share, Anda juga bisa membagikan materi dengan melakukan presentasi melalui video conference. 3. Bagikan tugas, koreksi dan beri nilai langsung ke mahasiswa Hal yang tak kalah penting lagi adalah aktivitas membagikan tugas, mengoreksi dan memberi nilai kepada mahasiswa, jadi dengan EdLink semua bisa dilakukan otomatis. Jadi tambah seru kan perkuliahan dengan EdLink? 4. Bagikan kuis, ketahui peluang curang mahasiswa saat mengerjakan Ingin tambah seru lagi? Agar mahasiswa tidak bosan dengan pemberian materi dan tugas, coba praktekkan aktivitas kuis di SEVIMA EdLink, dijamin makin seru perkuliahan online Anda, apa lagi ada pendeteksi kecurangan di modul kuis ini. 5. Lihat laporan aktivitas mahasiswa dengan mudah Ingin menilai mahasiswa berdasarkan aktivitas perkuliahan online-nya. Wah bisa banget, di EdLink Anda bisa lihat laporan aktivitas mahasiswa dengan mudah. Jadi tidak perlu khawatir aktivitas mahasiswa tidak makasimal. 6. Lihat progress mahasiswa dalam mengerjakan tugas dan kuis Masih khawatir mahasiswa tidak aktif mengerjakan tugas dari Anda. “Mahasiswa ini kirim tugas gak ya, mahasiswa ini beneran ngerjain tugas gak ya”. Nah, dengan tampilan Progress mahasiswa anda bisa tenang sambil ngemil melihat Progress mahasiswa Anda. 7. Lakukan video conference tanpa batas waktu Tidak melulu membagikan materi dan tugas, mahasiswa juga butuh bertatap muka walaupun melalui daring. Nah bapak ibu dosen bisa menggunakan aktivitas pembelajaran dengan video conference di SEVIMA EdLink, tanpa batas waktu. Itulah 7 aktivitas yang bisa Anda lakukan role dosen di SEVIMA EdLink. Apakah hanya 7 aktivitas itu, tentu saja tidak masih banyak lagi aktivitas-aktivitas yang bisa Anda lakukan untuk membuat perkuliahan menjadi lebih efektif. Selamat mencoba! edlink.id