Pencarian Kategori "e-learning"


SEVIMA.COM – Pandemi Covid-19 telah membuat hampir seluruh kampus close down sejak pertengahan Maret 2020. Baru kali ini kampus benar-benar menghadapi ketidakpastian. Untuk itu institusi pendidikan pun dituntut untuk melaksanakan pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi komunikasi dalam jaringan (daring). Perkuliahan Online High or Low Bandwidth Internet Nah, dalam perkuliahan online kita mengenal perkuliahan online yang high bandwidth internet dan low bandwidth internet. Bandwidth internet adalah jumlah konsumsi transfer data yang dihitung dalam satuan waktu bit per second (bps). Jadi kalau ada beberapa mahasiswa atau dosen mengeluhkan kuliah online menguras kuota internet, iya itu mereka menggunakan perkuliahan high bandwidth internet. Kuliah online high bandwidth itu biasanya proses pembelajaran menggunakan video conference (ViCon) atau dikenal pembelajaran online synchronous (serempak) atau menonton media pembelajaran berupa video yang tentu memakan banyak kuota. Kalau low bandwidth bisa menggunakan grup untuk penyampaian materi atau tugas dll, biasa dikenal asynchronous (tidak serempak) dengan menggunakan LMS. Tips dari Dosen ITS Agar Kuliah Daring Tak Menguras Kantong Dosen Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) memberikan rekomendasi agar pembelajaran daring efisien dan tidak menguras kantong untuk biaya akses internet. Menghemat pengeluaran untuk belajar daring sangat dibutuhkan, terutama mengingat banyak kampus yang menerapkan kuliah daring hingga akhir semester genap ini. Syamsul mengatakan, bahwa idenya ini berangkat dari banyaknya keluhan yang disampaikan mahasiswa dan dosen dalam perkuliahan daring. Utamanya, kendala dengan video conference (ViCon) sebagai media pembelajaran. “Pembelajaran melalui ViCon ini dirasa banyak menguras kuota internet,” ujar dosen Departemen Teknik Fisika tersebut dikutip dari laman ITS, Jumat, 3 April 2020. Untuk memvalidasi hal tersebut, Syamsul menjelaskan perhitungan kasar yang dibuatnya. Umpamanya, mahasiswa mengambil 20 satuan kredit semester (SKS) dalam satu semester, dalam satu bulan, mahasiswa tersebut membutuhkan waktu kurang lebih 66,67 jam untuk pembelajaran. Satu jam tersebut diibaratkan membutuhkan kuota internet 1 GB seharga Rp3.820. “Maka, mahasiswa tersebut bisa menghabiskan sekitar Rp 254 ribu per bulannya,” paparnya. Baca juga: Cegah Corona, Beberapa Kampus Ternama Gunakan EdLink Untuk Kuliah Online Doktor bidang teknologi pendidikan tersebut merasa, nominal tersebut cukup mahal untuk ukuran mahasiswa, terlebih yang memiliki kesulitan ekonomi dalam situasi tanggap darurat seperti saat ini. “Belum lagi bila mahasiswa harus belajar dengan Learning Management System (LMS) yang harus menjelajah dunia maya untuk mengerjakan tugas dari dosen, pasti biaya yang dibutuhkan akan bertambah,” timpalnya. Dengan ini, Syamsul menyarankan, untuk diberlakukan pengalihan biaya operasional instansi pendidikan yang tidak terpakai menjadi bantuan subsidi pulsa bagi mahasiswa yang membutuhkan untuk koneksi pembelajaran daring. “Mengacu pada hal ini, sudah terbit surat edaran Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi nomor 302/E.E2/KR/2020 sebagai landasan kebijakan anggaran bagi perguruan tinggi,” ungkapnya. Tim Ahli Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) ini selanjutnya menjelaskan, dalam pembelajaran daring dikenal dua mode, yakni synchronous (serempak) dengan menggunakan ViCon dan asynchronous (tidak serempak) dengan menggunakan LMS. “Efektifnya untuk pembelajaran penuh secara daring mengkombinasikan 40 persen mode serempak dan 60 persen mode tidak serempak,” usulnya. Nah kabar baiknya, semua model pembelajaran high or low bandwidth Internet sudah ter-cover di Learning Management System (LMS) SEVIMA EdLink, yang sudah digunakan banyak perguruan tinggi di Indoneisa. Tinggal pengguna, mau menggunakan […]

Baca Selengkapnya »

SEVIMA.COM – Hai sobat Sevima! Semoga kamu dan keluarga sehat selalu ya. Yaps, karena adanya pandemi virus Covid-19 ini, pemerintah memberi himbauan untuk menerapkan physical distancing, study at home atau bahasa zaman sekarang “belajar dirumah aja“ untuk semua pelajar. Eh sobat pelajar kan? Jadi sobat harus menata ulang atau mengatur waktu untuk perkuliahan online. Penambahan tugas pasti terasa dalam kuliah online ini. Jadi sobat harus menjadwal ulang kegiatan sehari-hari. Kali ini admin mempunyai 5 tips manajemen waktu saat kuliah online. 5 Tips Mengatur Waktu Saat Kuliah Online 1. Menjadwal ulang kegiatan ketika di rumah Saat kuliah online diterapkan jadwal perkuliahan pasti akan berubah, seperti kegiatan praktikum ditiadakan, penambahan jam kuliah online dan sebagainya. Ada baiknya sobat tulis jadwal perubahan kegiatan perkuliahan ya. Penjadwalan perkuliahan ini agar kamu mengetahui kapan saja atau jam berapa kamu memiliki waktu luang, semua waktu luangmu dapat dimanfaatkan untuk hal yang bermanfaat. 2. Gunakan waktu luang untuk kegiatan bermanfaat Ketika sudah menjadwal kegiatan kuliah onlinemu, sobat dapat melihat jam dan kapan kamu mendapatkan waktu kosong. Terdapat beberapa cara dalam mengisi kekosongan waktu seperti; membantu orang tua, mencoba hal baru, membaca buku yang tidak sempat terbaca, bermain bersama adik dan terpenting adalah menjaga keluarga kita tetap senang dan gembira di dalam rumah. 3. Usahakan mengerjakan tugas di pagi hari Kenapa harus pagi hari mengerjakan tugas atau belajar? sangat dianjurkan dilaksanakan pada pagi hari, karena menurut Dr. Jane Oakhill, seorang psikolog di University of Sussex, menemukan bahwa belajar di pagi hari lebih baik untuk mengambil informasi baru. Pada pagi hari merupakan waktu terbaik untuk mengingat fakta dan angka. Baca juga: 5 Tips Kuliah Online Agar Lebih Efektif Selama Social Distancing 4. Tetap harus berolahraga Jangan sampai tubuhmu tidak dapat asupan olahraga, sempatkanlah untuk berolahraga, karena dengan adanya physical distancing sobat terpaksa mengurangi kegiatan diluar rumah. Biasanya berolahraga saat car free day atau car free night, untuk itu kamu harus berolahraga dirumah seperti push up, jalan-jalan di koridor rumah, sit up, angkat beban atau sekedar naik turun tangga. 5. Jangan lupa untuk beristirahat Meskipun kamu memiliki kegiatan “seabreg” kamu harus menjaga kesehatan tubuh dengan istirahat yang cukup. Sebab, tubuh yang kurang istirahat lebih mudah terserang penyakit. Itulah tips manajemen waktu yang bisa kamu lakukan ketika menerapkan kuliah online dari rumah. Tetap jaga kesehatan dan juga tetap belajar ya sobat Sevima. Stay healthy and safe while studying at home. Selamat mencoba.

Baca Selengkapnya »

SEVIMA.COM – Hai Sobat Sevima ! Bagaimana kegiatan kuliah onlinemu dari rumah? Ya, kami tahu, salah satu masalah ketika kuliah online dari rumah adalah kuota internet. Lagi asik mengerjakan tugas, eh, tahu-tahu tidak bisa internetan karena kuota tiba-tiba habis. Apa lagi di masa pandemi seperti ini, butuh effort lebih untuk beli pulsa. Nah, dalam rangka mendukung upaya pemerintah mengantisipasi penyebaran virus COVID-19 atau virus corona dengan mengimbau belajar dari rumah, SEVIMA EdLink menjalin kerjasama dengan Telkomsel dan XL Axiata untuk menghadirkan Paket Bebas Akses EdLink Web + Mobile. Buat sobat Sevima yang menggunakan provider Telkomsel ada Paket Ilmupedia 30Gb, dan buat pengguna XL ada kuota sebesar 2Gb / hari, jadi kalau sebulan bisa 60Gb. Lumayan banget ya, untuk meringankan beban kuota mahasiswa dan dosen mengakses kuliah online di EdLink Web + Mobile. Perlu dipahami sobat, kamu tetap harus punya Kuota Reguler untuk mengakses EdLink ini, dan aplikasi seperti Youtube, Zoom, Games Online, FB, WA tetap akan memotong paket data reguler kamu. SEVIMA juga tidak bertanggung jawab jika provider tiba-tiba menarik program ini tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Karena promo ini bisa berakhir sewaktu-waktu tergantung kebijakan provider masing-masing. Yuk, kita ucapkan terima kasih untuk Telkomsel dan XL Axiata yang sudah turut membantu meringankan beban kuota mahasiswa dan dosen untuk tetap belajar dari rumah. Semoga membantu ya sobat Sevima!

Baca Selengkapnya »

Tahukah kamu? Menurut data dari BPS, hanya 8% dari 114 juta penduduk bekerja di Indonesia yang sudah menyandang gelar Sarjana. Padahal, menurut penelitian yang dilakukan oleh McKinsey Global Institute pada tahun 2012, permintaan tenaga kerja yang kompeten diprediksi akan meningkat tajam hingga 113 juta orang pada tahun 2030 dengan jumlah ketersediaan hanya 104 juta orang. Dengan pesatnya pertumbuhan penduduk, sebenarnya Indonesia akan mendapatkan bonus demografi atau jumlah penduduk. Akan tetapi, jika tambahan populasi dengan usia produktif ini tidak dibekali keahlian yang tepat, mereka malah akan sulit bersaing untuk mendapatkan pekerjaan yang bagus sehingga menjadi beban bagi negara. Duh… Salah satu solusi untuk meningkatkan keahlian bagi pekerja khususnya yang ingin meniti karier jangka panjang yang makin cemerlang adalah dengan meraih gelar Sarjana. Tak dipungkiri untuk banyak posisi seperti Supervisor, Manajer apalagi Direktur, syarat terpenting adalah lulus kuliah minimal S1. Lalu bagaimana jika kamu sudah kadung bekerja tapi belum punya gelar Sarjana dan ingin meningkatkan karier? Tenang, kini sudah ada kuliah online yang bisa mengakomodir kebutuhan pekerja yang ingin kuliah lagi. Sistem perkuliahan online memang tergolong baru di Indonesia, namun siapa yang menyangka sistem kuliah ini memiliki kelebihan tersendiri dibanding dengan sistem kuliah konvensional  atau tatap muka biasa. Yuk simak apa saja keunggulan sistem kuliah online! 1. Waktu belajar yang fleksibel Dalam hal waktu dan tempat, sistem perkuliahan online lebih fleksibel karena bisa dilaksanakan kapan saja dan dari mana saja. Sistem kuliah ini tidak membutuhkan kelas khusus atau waktu tertentu untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar, biasanya materi diberikan secara online (baik dalam bentuk ebook, video penjelasan, latihan soal, materi, dan lainnya) dan bisa diakses oleh mahasiswa melalui ponsel pintar, tab, atau laptop. Selain waktu dan tempat, fleksibilitas juga dirasakan dalam pilihan materi kuliah online yang mengakomodir setiap kebutuhan mahasiswa. Beberapa orang ada yang lebih senang menonton dibanding membaca, maka mereka bisa belajar dari materi video. Atau mungkin sebaliknya. 2. Hemat biaya Sistem kuliah online atau blended learning biasanya lebih terjangkau dari kuliah konvensional. Data dari Pintaria.com menyebutkan bahwa kuliah dengan sistem blended learning di kampus-kampus mitra mereka bisa 60% lebih rendah dibanding kuliah reguler. Pembiayaannya pun bisa dicicil bulanan. Tidak ada alasan tidak kuliah karena kendala biaya. Jika kamu butuh biaya tambahan untuk mendaftar kuliah blended learning, kamu juga bisa mengajukan pinjaman di Tunaiku. 3. Bisa sambil bekerja Tentu bekerja sambil kuliah tidak akan bisa berjalan secara maksimal. Dua kegiatan yang sama-sama membutuhkan perhatian khusus ini akan sangat melelahkan dan menguras tenaga, namun berbeda ketika mengikuti kuliah online atau kuliah blended learning, kuliah bisa dilaksanakan dimanapun asal kamu terkoneksi dengan internet. Kamu bisa mengejar karier dan cita-cita serta menghimpun pundi-pundi uang, namun di saat bersamaan juga bisa meraih gelar Sarjana. Menarik bukan? Baca juga: 5 Tips Kuliah Online Agar Lebih Efektif Selama Social Distancing 4. Menambah jejaring profesional  Dalam metode kuliah blended learning, kamu tetap hadir ke kampus setiap seminggu sekali biasanya di akhir pekan, untuk mengikuti perkuliahan tatap muka. Di sinilah kamu mendapatkan manfaat menambah jejaring profesional dari mahasiswa lain yang juga kebanyakan adalah karyawan atau pekerja. Kamu dapat berbagi pengalaman dan […]

Baca Selengkapnya »

SEVIMA.COM – Melakukan kuliah daring tidak hanya dilakukan ketika masa social distancing saja. Kegiatan perkuliahan daring ini jauh-jauh hari sudah sering dilakukan sebelum aturan social distancing diberlakukan di Indonesia. Perkuliahan daring seperti ini sangat membantu mahasiswa untuk mengerjakan tugas dan melakukan perkuliahan apabila tidak dilakukan di dalam kelas. Kuliah daring juga sangat bermanfaat bagi para dosen apabila berhalangan hadir memberikan materi di dalam kelas. Sistem ini bisa jadi salah satu solusi yang sangat efektif. Sistem perkuliahan melalui sistem daring ini sudah menjadi suatu kebiasaan diberbagai kampus. Beberapa kampus memang sudah menggunakan sistem ini dalam menyelenggarakan perkuliahan. Bisa dibilang bahwa kebiasaan melakukan kuliah daring sudah mulai muncul ketika dunia pendidikan mulai memanfaatkan keberadaan teknologi masa kini. Kebiasaan tersebut bisa dengan mudah dimanfaatkan dengan baik agar mahasiswa dan dosen dapat lebih mudah dalam berinteraksi. Apa Manfaat Kuliah Daring untuk Mahasiswa & Dosen? Sistem perkuliahan dari memang hanya membutuhkan media perangkat komputer dan jaringan internet. Mahasiswa dan dosen pun tidak diwajibkan untuk datang langsung dalam perkuliahan tatap muka. Mereka hanya memanfaatkan dunia virtual untuk melakukan kegiatan tersebut. Sehingga kegiatan perkuliahan daring bisa dilakukan dimana pun dan kapan pun. Selain itu, mahasiswa dan dosen juga dapat menekan ongkos untuk transportasi saat melakukan perkuliahan tatap muka. Mereka hanya membutuhkan kuota internet untuk melakukan perkuliahan tersebut. Tidak hanya itu, seluruh kegiatan yang ada di dalam perkuliahan daring juga sangat menguntungkan bagi para karyawan yang ingin melanjutkan pendidikannya. Sehingga mereka bisa menyesuaikan jadwal kerja dengan jadwal perkuliahan daring dengan baik. Apa Manfaat Kuliah Daring untuk Perguruan Tinggi Bisa dibilang, dengan melakukan perkuliahan daring juga sangat menguntungkan bagi pihak kampus juga. Kampus hanya memberikan sarana media daring dalam perkuliahan dengan baik. Dosen sendiri hanya menyiapkan dan mengunggah materi melalui aplikasi yang digunakan untuk melakukan penyampaian kuliah daring ini. Dengan menggunakan kuliah daring kampus tersebut pasti akan terlihat sangat modern. Sehingga bisa dipastikan bahwa tidak akan ketinggalan jauh dengan kampus lain. Dengan demikian, sistem perkuliahan ini dapat membantu kampus berkembang lebih pesat dan tentunya akan meningkatkan akreditasi dari kampus tersebut. “Walaupun wabah Covid-19 usai, pasti kebiasaan belajar/kuliah online tetap akan menjamur karena sudah menjadi kebiasaan, jadi kalau kampus Anda tidak memulai dari sekarang pasti nanti akan ketinggalan jauh, dan akan tergerus zaman.” Nah, bila kampus anda belum menggunakan sistem kuliah daring, sebisa mungkin anda untuk melakukan transformasi dengan menggunakan media online ini dalam penyampaian materi pembelajaran. Jika kampus Anda ingin memulai, sekaranglah waktunya, ada Siakad Cloud & EdLink yang akan membantu anda dalam memulai kuliah daring dalam kegiatan pembelajaran di kampus anda.

Baca Selengkapnya »

SEVIMA.COM – Himbauan dari pemerintah untuk melakukan social distancing, membuat beberapa kegiatan yang kita lakukan harus dikerjakan di rumah. Meskipun banyak hal yang harus dilakukan di dalam dalam rumah, bukan berarti seluruh kegiatan yang kita lakukan bisa terbengkalai kan? Kegiatan tersebut bisa sekali diantisipasi untuk dilakukan dengan baik dan benar selama kita punya niat dan tekad untuk menyelesaikan kerjaan tersebut. Selama masa social distancing seperti ini, seluruh kegiatan perkuliahan pun juga dilakukan di dalam rumah. Namun, mungkin banyak sekali di antara kamu yang masih suka bosen dan malas untuk mengerjakannya. Eits, jangan malas dulu ya. Berikut adalah tips biar kamu efektif selama melakukan kuliah online. 1. Buat reminder jadwal kuliah online Melakukan perkuliahaan di rumah bukan berarti kamu melupakan kewajibanmu menjadi mahasiswa. Kamu harus mengingat dan mencatat jadwal perkuliahan online yang sudah diberikan oleh dosenmu. Biasanya, setiap perkuliahan online selalu diberikan absensi agar dosen bisa mengecek kehadiranmu dalam perkuliahan online tersebut. So, jangan terlalu menyepelekan ya. Bisa-bisa kamu dapat teguran jika terlalu menyepelekannya, lho. 2. Disiplin waktu dalam pengumpulan tugas Selain melakukan pengecekan jadwal mata kuliah online, kamu juga wajib sekali untuk mencatat jadwal pengumpulan tugas yang diberikan oleh dosenmu. Biasanya, ketika kamu melakukan sistem online, kamu harus tepat waktu mengumpulkan tugas tersebut. Karena semua sistem tercatat secara online, maka tidak ada toleransi jika kamu telat mengumpulkan tugas. 3. Simak dengan baik materi perkuliahan online yang disampaikan Berada di rumah bukan berarti membuat kamu seenaknya sendiri dalam melakukan perkuliahan. Kamu harusnya lebih bersemangat dan selalu menyimak dengan baik semua materi perkulihan yang diberikan oleh dosen kamu. Tidak hanya itu, kamu juga harus melakukan konsentrasi tinggi agar materi perkuliahan onlinemu bisa berjalan efektif. 4. Catat hal-hal penting tentang materi perkuliahan Gak hanya menyimak saja, kamu juga wajib untuk mencatat semua hal-hal penting dalam materi perkuliahan tersebut. Dengan demikian, meskipun perkuliahan tersebut diadakan dalam sistem online, tapi kamu masih bisa untuk mendapatkan poin-poin penting saat penyampaian materi online tersebut. 5. Cari ruangan yang buat kamu nyaman dan berkonsentrasi tinggi Namanya juga mengerjakan di rumah, pasti kamu susah untuk melakukan konsentrasi saat melakukan perkuliahan oline. Beberapa hal dapat men-distract kamu saat kuliah onlinemu berlangsung. Nah, maka dari itu kamu seharusnya mencari lokasi di tempat tinggalmu yag nyaman dan tentunya dapat memudahkan kamu untuk berkonsentrasi dalam perkuliahan tersebut. Itulah 5 tips yang bisa kamu lakukan selama melakukan perkuliahan online. Dengan demikian, kamu akan melakukan kegiatan tersebut dengan sangat efektif meskipun semuanya dilakukan di dalam rumah. Bagi teman-teman yang belum punya platform untuk kuliah online, coba deh aplikasi EdLink untuk memulai kuliah online di kampus mu. Semangat berkuliah online ya!

Baca Selengkapnya »

SEVIMA.COM – Munculnya virus Corona di Indonesia selama beberapa pekan ini membuat beberapa kegiatan harus diupayakan untuk dilakukan di dalam rumah saja. Pemerintah pun sudah menganjurkan seluruh masyarakat untuk melakukan social distancing agar virus yang sedang melanda di seluruh Negara ini bisa berkurang di Indonesia. Selain itu, pemerintah juga sudah mulai mengambil keputusan agar para pelajar melakukan seluruh aktivitas di dalam rumah. Hal ini juga berimbas kepada sistem perkuliahan di Indonesia. Seluruh kegiatan belajar mengajar serta ujian yang biasa dilakukan dengan sistem tatap muka pun harus dilakukan dengan sistem perkuliahan daring. Seluruh kegiatan tersebut diberikan melalui sistem online. Sehingga seluruh mahasiswanya dapat mengakses kegiatan tersebut di rumah masing-masing. Nah, beberapa perguruan tinggi ternama sudah mulai melaksanakan sistem perkuliahan tersebut dalam sistem online. Pihak perguruan tinggi tersebut memanfaatkan Siakad Cloud dan EdLink sebagai perantara proses belajar mengajar mereka. Kampus yang menggunakan SEVIMA EdLink Beberapa kampus telah menggunakan SEVIMA EdLink untuk memulai kuliah online di perguruan tingginya. Berikut contohnya: – Video conference – Diberbagai kampus EdLink sudah digunakan oleh banyak perguruan tinggi, bisa Anda cek disini: edlink.id Bagaimana cara mendapatkan EdLink ini? Cara yang dipakai pun dinilai cukup sangat mudah. Bisa diakses di edlink.id atau download EdLink pada Playstore dan sudah terintegrasi dengan siAkad Cloud jika pihak perguruan tinggi telah menggunakan siAkad Cloud. Kemudian mahasiswa akan dengan mudah bisa mengakses aplikasi ini sebagai pengganti perkuliahan tatap muka selama masa social distancing ini. Apa saja sih fasilitas yang bisa dimanfaatkan di EdLink ini? Banyak sekali fasilitas yang bisa kamu pergunakan di dalam EdLink ini. Fasilitas tersebut tidak kalah menariknya dengan perkuliahan tatap muka. Disini mahasiswa akan diberikan seperangkat video konversi untuk proses pembelajaran mereka. Tidak hanya itu, sistem penugasan, ujian dan absensi pun juga bisa dilakukan di dalam aplikasi ini. Yang lebih menarik, mahasiswa dan dosen bisa berkomunikasi dan berdiskusi satu sama lain di laman diskusi pada aplikasi ini. Bagaimana sih cara pengoperasian pada aplikasi ini? Hal pertama yang dilakukan adalah akses edlink.id atau mendownload aplikasi EdLink pada Playstore. Setelah menginstalnya, anda bisa melakukan registrasi atau login akun. Biasanya jadwal ujian serta pertemuan perkuliahan yang dulunya sudah tercatat pada KRS di siAkad Cloud sudah muncul di dalam EdLink ini. Setelah dosen melakukan pengunggahan data mengenai materi ujian atau materi, mahasiswa pun bisa mengaksesnya di dalam laman masing-masing sesuai dengan kebutuhan di dalam perkuliahan tersebut. Meski seluruh kegiatan ini dilakukan di dalam rumah, namun mahasiswa masih bisa menggunakan kesempatan belajar mengajar ini melalui EdLink dengan maksimal. Untuk itu, bagi kampus anda yang masih mengalami kesulitan untuk menjalani perkuliahan online, anda bisa mencoba untuk beralih pada EdLink. Semoga dengan diberlakukanya sistem social distancing ini, merebaknya virus corona di Indonesia bisa mereda. Sehingga masyarakat bisa melakukan kegiatan tanpa disertai rasa takut. Stay safe everyone! Jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan.

Baca Selengkapnya »

SEVIMA.COM – Rekan-rekan SEVIMA yang kami cintai, semoga Anda dan keluarga dalam keadaan sehat selalu. Seperti yang kita semua ketahui, dampak dari COVID-19 berkembang dengan sangat cepat dalam waktu terakhir. WHO telah menyatakan COVID-19 sebagai pandemi global. Salah satu langkah dalam pencegahan penyebaran Virus Corona ini dengan cara social distancing, yaitu menjaga diri kita dari kegiatan sosial yang melibatkan banyak orang atau kerumunan. Imbas adanya social distancing ini adalah kami telah menunda workshop “Melibas Akreditasi IAPT 3.0 dan IAPS 4.0” yang rencana akan dilaksanakan di Bali. Namun, Anda tidak perlu khawatir, sebagai upaya turut membantu mengurangi penyebaran wabah COVID-19 SEVIMA telah menyediakan platform untuk kuliah online SEVIMA EdLink yang bisa dimanfaatkan oleh kampus-kampus kecil yang belum memiliki infrastruktur penunjang pembelajaran online. Platform SEVIMA EdLink bisa digunakan FREE untuk versi Community dan juga sudah bebas limitasi kelas. Semoga situasi ini dapat segera membaik dan kita semua dapat kembali beraktifitas secara normal.

Baca Selengkapnya »

SEVIMA.COM – Lagi happening banget nih istilah kuliah online atau e-learning, apakah kampus Anda ada rencana memulai program kuliah online?. Kita tahu, saat ini metode pembelajaran sudah berbeda dengan metode belajar beberapa tahun ke belakang. Yuk cek aplikasi apa yang bisa membantu kamu untuk melakukan sekolah hingga kuliah online. 1. Ruangguru Ruangguru merupakan perusahaan teknologi terbesar di Indonesia yang berfokus pada layanan berbasis pendidikan. 2. Zenius.net Zenius.net merupakan aplikasi yang menyediakan produk dan jasa untuk kegiatan belajar secara online. 3. Google Classroom Google Classroom adalah aplikasi daring untuk menunjang kegiatan belajar dengan memanfaatkan akun Gmail sebagai layanan lingkup pendidikan online. 4. SEVIMA EdLink Sevima EdLink adalah aplikasi berbasis android yang dikhususkan untuk dunia pendidikan dalam membantu dosen/guru menghemat waktu, menjaga kelas tetap teratur, dan meningkatkan komunikasi dengan mahasiswa. edlink.id 5. Microsoft Microsoft juga menyediakan aplikasi belajar online, peserta didik dan pendidik berhak menggunakan Office 365 Education gratis, peserta didik cukup memasukkan alamat email sekolah saja. 6. Moodle Merupakan aplikasi yang dapat diakses secara gratis untuk kegiatan belajar secara online. 7. Blackboard CourseSites Blackboard adalah merupakan aplikasi sekaligus portal penyedia layanan pendidikan online yang dapat diakses secara gratis, dan biasanya digunakan oleh berbagai universitas. 8. Schoology Schoology adalah aplikasi LMS (Learning Management System) yang memiliki banyak fitur yang dapat digunakan untuk kegiatan belajar mengajar secara gratis, biasanya beberapa universitas juga menggunakan aplikasi ini. 9. Latitude Learning Latitude Learning adalah portal layanan LMS pendidikan yang bisa digunakan oleh 100 pengguna sekaligus dalam satu kelas. 10. Edmodo Edmodo adalah platform microblogging pribadi yang dikembangkan untuk guru dan siswa sebagai aplikasi penunjang kegiatan belajar mengajar secara online. 11. Quipper Quipper merupakan perusahaan teknologi pendidikan, yang menyediakan layanan produk/jasa pendidikan bagi siswa di Indonesia. Yaps, sekarang Anda bisa memilih aplikasi yang cocok untuk rencana kuliah online di kampus Anda, namun untuk kampus yang baru memulai untuk program kuliah online aplikasi SEVIMA EdLink sangat cocok untuk memulainya. Anda bahkan mendapat support penuh penggunaan aplikasi ini untuk penerapannya dari tim SEVIMA.

Baca Selengkapnya »