Pencarian Kategori "SIM SEVIMA"


SEVIMA.COM – Sistem keuangan dalam perguruan tinggi sangat menentukan keberhasilan dalam perkembangan perguruan tinggi tersebut. Mengelola keuangan tidaklah semudah membalikkan tangan dan dalam waktu yang singkat. Perlu banyak hal yang harus diperhatikan saat mengatasi pengelolaan keuangan setiap perguruan tinggi. Adanya permasalahan tersebut, kini telah hadir inovasi dari SEVIMA yang memberikan solusi terbaik untuk  menyelesaikan ribetnya mengelola keuangan perguruan tinggi anda. Finance Cloud merupakan sebuah inovasi baru untuk membantu setiap perguruan tinggi berkembang menjadi perguruan terbaik di negeri ini. Agar setiap penganggaran yang ada di perguruan tinggi dapat tercatat dengan baik dan terperinci. Dan yang paling penting, jika perguruan tinggi Anda menggunakan Finance Cloud sudah pasti akan mendapat 5 kelebihan ini, yang akan memudahkan pengelolaan keuangan perguruan tinggi Anda, apa saja? 1. Kemudahan Kebiasaan sering lupa mencatat pembukuan karena harus memakai cara yang kuno, sering kali dianggap menjadi suatu hal yang sangat ribet dan membutuhkan waktu yang lama. Bila anda mulai mencoba untuk menoleh kepada Finance Cloud, anda akan menemukan kemudahan dalam mencatat setiap pembukuan anda. Finance Cloud ini hadir dengan pencatatan anggaran yang terperinci, sehingga setiap anggaran yang tercatat akan mudah sekali untuk dipantau sehingga terciptanya transparansi keuangan. 2. Transparan Keuangan dan anggaran adalah dua hal yang sangat riskan dan sangat mempengaruhi semua aspek dalam perkembangan suatu lembaga atau perguruan tinggi. Dengan menggunakan Finance Cloud, anggaran anda yang sudah ada akan tercatat rapi dan terperinci. Hadir dengan  sistem breakdown, segala aspek anggaran di semua unit akan bisa dipantau dengan rapid dan jelas. Tidak hanya itu, semua anggaran anda bisa dipastikan akan lebih transparan dan dapat dipertanggung jawabkan. 3. Efektif Membutuhkan waktu yang sangat lama saat penarikan jurnal terkadang membuat para akuntan kewalahan. Jika anda sudah mencoba dan menggunakan Finance Cloud, aplikasi ini akan sangat membantu anda karena setiap penganggaran dana sudah tercatat dengan terperinci, maka dengan waktu yang singkat anda akan secara otomatis melakukan penarikan laporan ke jurnal dengan cepat. 4. Aman Menggunakan teknologi memang suatu tuntutan dan kebutuhan agar tidak ketinggalan zaman. Namun, menjaga suatu keamanan data juga menjadi prioritas yang utama. Laporan keuangan merupakan salah satu data yang bisa dibilang cukup riskan bila terjadi suatu kebocoran data. Di dalam Finance Cloud ini setiap data yang anda masukkan pastinya akan disimpan secara baik dan tentunya dengan jaminan keamanan terbaik yang pernah ada. 5. Profesional Anggaran memang suatu hal yang sangat krusial, pastinya harus ditangani secara profesional oleh ahlinya. Di dalam Finance Cloud ini, tersedia berbagai macam fitur yang akan membantu anda untuk mengolah anggaran secara profesional. Tidak hanya itu, akan tersedia tenaga profesional yang siap membantu anda untuk menyelesaikan anggaran anda. Semua kemudahan tersebut hanya akan anda dapatkan di Finance Cloud. Jadi, siapkah anda untuk bergabung membuat perubahan terbaik untuk kampus anda bersama Finance Cloud? Yuk segera coba! financecloud.id

Baca Selengkapnya »

SEVIMA.COM – Dewasa ini perkembangan teknologi informasi dirasakan sangat pesat, dimana manusia telah memamfaatkan teknologi informasi dalam segala aktivitasnya. Salah satu manfaat dengan adanya teknologi informasi menjadikan suatu hal menjadi efektif dan efisien. Namun, efektif dan efisien tersebut belum dirasakan oleh beberapa perguruan tinggi terutama perguruan tinggi swasta. Kita ambil contoh pada saat penerimaan mahasiswa baru sebagian besar perguruan tinggi masih menggunakan sistem manual. Sistem manual tersebut menjadi kendala dalam beberapa hal seperti pengadaan soal, waktu pemeriksaan dan waktu pengumuman. Kendala-kendala tersebut seharusnya dapat diatasi dengan memanfaatkan teknologi informasi karena salah satu tujuan dengan adanya teknologi informasi adalah untuk menjadikan hal menjadi efektif dan efisien. Adanya perkembangan teknologi informasi haruslah ada solusi terhadap masalah penerimaan mahasiswa baru pada perguruan tinggi. Salah satu solusi yang dapat ditawarkan adalah dengan sistem tes berbasis komputer (CBT) yang ada di siAkad Cloud. Sistem tes berbasis komputer ini dapat menjadikan solusi bagi masalah-masalah yang selama ini terjadi pada penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi. Apa manfaat dan kelebihan yang menjadi alasan mengapa perguruan tinggi harus menerapkan CBT secepatnya? Cek yuk. 1. Sesuai dengan perkembangan teknologi yang tak terbendung Tes dengan metode konvensional yang menggunakan kertas sudah berjalan ratusan bahkan ribuan tahun. Kini zaman mulai berubah menuju ke dunia digital. Satu-persatu negara, satu-persatu aspek kehidupan manusia, semuanya akan berganti menjadi sistem digital. Jika tidak secepatnya beradaptasi, maka pendidikan Indonesia akan semakin tertinggal dan terlindas oleh zaman. Mau tak mau, suka tak suka, zaman digital akan segera menjadi pilihan yang wajib dipakai. 2. Hemat anggaran Butuh anggaran yang cukup besar untuk melaksanakan tes penerimaan mahasiswa baru dengan metode manual, karena perguruan tinggi harus mengeluarkan biaya untuk mencetak soal dan lembar jawabannya. Namun dengan CBT, anggaran kertas untuk tes tidak diperlukan lagi. Hanya dengan satu komputer saja, sekolah sudah bisa menggunakannya untuk tes tanpa batas, bahkan latihan harian sekalipun. 3. Hemat waktu dan tenaga dosen atau pegawai dalam proses Tes PMB Dosen atau pegawai tidak perlu disibukkan dengan persiapan tes yang panjang, seperti mencetak dan memperbanyak kertas soal dan jawaban. Cukup dengan satu kali meng-input soal ke server, seluruh calon mahasiswa sudah bisa mengikuti tes. Begitu juga dengan waktu pasca tes, desen tidak perlu pusing memeriksa hasil tes yang menumpuk berlembar-lembar. Sistem CBT yang ada di siAkad Cloud akan mengakumulasi secara otomatis nilai hasil tes para calon mahasiswa berdasarkan kunci jawaban yang telah diinput sebelumnya. 4. Memudahkan calon mahasiswa saat tes PMB Calon mahasiswa tidak perlu membawa dan meminjam alat tulis, tidak perlu menyilang jawaban dan mencorat-coretnya jika salah. Melalui komputer pada CBT, mahasiswa hanya perlu mengklik jawaban yang benar dan mengkliknya lagi (undo click) jika salah. Saat ada gambar soal yang kecil dan tidak terlalu jelas, calaon mahasiswa bisa memperbesarnya dengan meng-klik pilihan “zoom” hingga gambar terlihat cukup jelas. 5. Hasil tes menjadi lebih cepat dan akurat Perhitungan nilai otomatis oleh sistem komputer akan meminimalisir kesalahan manusia (human error) dalam pemeriksaan. Sistem komputer akan mencocokkan jawaban calon mahasiswa dengan kunci jawaban yang telah diinput dosen sebelumnya. Hasil nilai pun keluar lebih cepat, tidak butuh waktu berhari-hari. Seketika […]

Baca Selengkapnya »

SEVIMA.COM – Pembukuan adalah hal yang penting dalam berbagai lini bisnis tak terkecuali perguruan tinggi. Mengapa demikian? Karena pembukuan terkait erat dengan masalah keuangan dan kita memiliki ingatan yang terbatas. Oleh karena itu kita membutuhkan sistem pencatatan yang sederhana dan mudah dimengerti. Pembukuan yang sederhana belum tentu bisa dengan mudah dipahami, karena mungkin informasi yang disajikan tidak mencukupi. Sebagian staf keuangan kampus beranggapan membuat pembukuan keuangan adalah hal yang rumit. Jadi meskipun mereka mengetahui bahwa hal ini penting, terkadang tidak menjadi prioritas dan malah ditunda-tunda. Namun jika diteruskan hingga berlarut-larut, maka bisa menyebabkan proses bisnis kampus menjadi tersendat-sendat. Selain untuk mengetahui kondisi keuangan perguruan tinggi secara akurat, pembukuan keuangan juga dapat menghindarkan kampus anda dari kecurangan dalam keuangan, membantu untuk mengambil keputusan yang tepat dalam beberapa kebijakan perguruan tinggi. Jenis pembukuan sederhana dalam laporan keuangan Pembukuan sederhana di perguruan tinggi terdiri dari beberapa jenis pencatatan yang bisa anda buat dengan mudah, yaitu: 1. Pembukuan Catatan Kas Jenis ini, sering juga disebut dengan buku kas. Buku kas ini, merupakan gabungan catatan antara transaksi pengeluaran dan pemasukan. Untuk membuat pembukuan ini sangat mudah lho! Anda hanya perlu menuliskan semua pemasukan dan pengeluaran yang terjadi dalam aktivitas perguruan tinggi anda. Pemasukan dan pengeluaran dalam perguruan tinggi sangat penting untuk dicatat dan diketahui. Supaya anda bisa lebih mudah untuk target dan lain sebagainya. Anda bisa mencatat mulai dari pemasukan, belanja pembelian, kegiatan operasional, administrasi, gaji karyawan dan lainnya dalam pembukuan kas ini setiap bulannya. 2. Pembukuan Inventaris Aset Pembukuan inventaris aset ini bisa sangat membantu anda untuk menjaga aset perguruan tinggi, supaya tetap terkendali dan bertambah. Nah, isinya berupa catatan setiap barang atau aset yang dibeli dan miliki. Tapi, jangan lupa sewaktu mencatat aset baru, lakukan juga pencatatan pengeluaran kasa atas pembelian barang tersebut ya. Ada beberapa manfaat dari pencatatan inventaris barang ini, yaitu: Mempermudah pengawasan aset. Menjaga atau mencegah barang agar tidak mudah hilang. Meringankan beban untuk melakukan pengecekan barang. Mempermudah kegiatan mutasi atau penghapusan barang. Bentuk pertanggungjawaban dengan memiliki bukti tertulis terhadap pengelolaan barang. Contoh cara membuat pembukuan sederhana Contoh pembukuan catatan kas. Dalam pembukuan catatan kas ini anda bisa menggabungkan transaksi antara buku kas pemasukan dengan pengeluaran perguruan tinggi. Biasanya yang ada di dalam pembukuan kas ini meliputi judul, uraian, tanggal, penerimaan (debit), pengeluaran (kredit), saldo, dan total dari debit dan kreditnya. Anda bisa melihat contohnya melalui gambar screenshot dari aplikasi finance cloud di bawah ini: Pembukuan sederhana ini bisa membantu anda mengetahui kondisi perguruan tinggi dan target yang diinginkan. Nah, supaya segala pencatatan atau pembukuan sederhana anda bisa lebih rapi dan teratur, anda bisa menggunakan aplikasi finance Cloud dari SEVIMA. Dijamin, pencatatan keuangan perguruan tinggi anda lebih optimal dan akurat. Financecloud.id

Baca Selengkapnya »

SEVIMA.COM – Seperti yang kita tahu, Perguruan Tinggi merupakan suatu lembaga pendidikan tinggi yang memiliki misi untuk mempersiapkan para peserta didiknya agar mampu menjadi anggota masyarakat yang dapat menyebarkan luaskan ilmunya secara profesional. Di dalam suatu kegiatan Perguruan Tinggi pastinya memiliki sumber pendanaan yang sangat memengaruhi perkembangan Perguruan Tinggi tersebut. Dalam suatu jurnal manajemen pendidikan disebutkan bahwa, pendapatan yang dimiliki oleh Perguruan Tinggi berasal dari Pemerintah dan masyarakat (Andriani, 2007). Berdasakan UU SPN 20/2003 Ps. 46 yang membahas tentang perolehan dana perguruan tinggi tersebut kemudian akan dibagi menjadi sumbangan untuk pembinaan pendidikan, anggaran untuk seleksi masuk perguruan tinggi, anggaran kontrak kerja yang sesuai dengan peran perguruan tinggi, penyediaan hasil penjualan produk dari penyelenggaraan pendidikan tinggi, sumbangan yang diperoleh dari hibah perorangan atau suatu lembaga, dan penerimaan dari masyarakat lain. Pengalokasian Anggaran Perguruan Tinggi Selain itu, bila dikutip dari Bowen (1980:131), pengalokasian dana pendidikan akan dibagi menjadi tiga, yaitu: 1) alokasi fungsi yang merupakan pengeluaran rutin untuk pendanaan terhadap pelayanan akademi, siswa dan pengajar atau dosen; 2) Alokasi penerima yaitu proses alokasi pengeluaran untuk para staf dan siswa, seperti kompensasi gaji, beasiswa,dan kebutuhan alat kantor; 3) Alokasi modal yang merupakan suatu pengalokasian dana sumberdaya untuk bangunan fisik perguruan tinggi dan dana pendidikan abadi. Dengan adanya pengalokasian dana dari tersebut kepada perguruan tinggi, proses pengembangan dana dari sumber-sumber tersebut dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk keberlangsungan perkembangan dari perguruan tinggi. Biasanya terdapat beberapa komponen yang memberikan manfaat untuk proses perkembangan perguruan tinggi seperti sebagai proses penelitian, pertukaran informasi, pelatihan, pemanfaatan jasa alumni, penyediaan layanan untuk pekerja, serta pemanfaatan tanah/lahan. Jadi dapat dikatakan bahwa segala proses perkembangan yang ada di dalam suatu perguruan tinggi pasti memiliki benang merah dengan sistem pengelolaan dana yang baik dan benar. Peran Penting Anggaran untuk Perkembangan Perguruan Tinggi Perencanaan Peran perencanaan adalah agar pihak keuangan perguruan tinggi mampu atau mempunyai gambaran dalam mengelola pemasukan dan pengeluaran perguruan tinggi. Koordinasi Koordinasi memiliki peranan penting dalam mensinergikan dan menyeimbangkan segala aktivitas dalam pekerjaan antara satu pihak dengan pihak lainnya. Agar sama-sama satu visi dalam mencapai tujuan atau target bersama. Pengawasan peran pengawasan adalah untuk memastikan bahwa semua yang dijalankan telah sesuai dengan acuan yang sudah direncanakan, serta menghindari penyalahgunaan dana dan mengelola agar keuangan tidak cepat habis Pedoman Pedoman juga memiliki peranan penting sebagai panduan atau acuan dalam proses pengambilan keputusan atau kebijakan perguruan tinggi. Permasalahan Pengelolaan Anggaran yang dapat Menghambat Perkembangan Perguruan Tinggi Karena sistem pengelolaan anggaran dalam suatu perguruan tinggi sangat penting untuk meningkatkan perkembangan perguruan tinggi, maka dalam proses validasi anggarannya memerlukan suatu ketelitian dan ketepatan dalam proses laporannya. Bisa dibayangkan, banyaknya anggaran yang masuk dalam suatu perguruan tinggi yang sangat berpengaruh terhadap proses pengembangan perguruan tinggi tersebut dapat terganggu karena belum memakai penggunaan system yang memadai. Seperti masih menggunakan cara yang manual, belum memiliki kode pengamanan yang baik, sulit untuk mengontrol keseluruhan proses keuangan, kurangnya transparansi anggaran, serta pelaporan pajak yang kurang efisien. Beberapa permasalahan tersebut dapat menghambat proses perkembangan perguruan tinggi. Sangat disayangkan, bila semua aspek dalam suatu perguruan tinggi sudah berhasil, namun dapat terhambat karena […]

Baca Selengkapnya »

SEVIMA.COM – Salah satu faktor yang meningkatkan jumlah pendaftar di perguruan tinggi Anda adalah adanya akreditasi yang baik, karena akreditasi yang baik adalah nyawa dari perguruan tinggi. Karena pentingnya Akreditasi, sudah barang tentu kegiatan akreditasi tidak boleh dipandang sebelah mata jika kampus Anda tidak ingin kalah saing dengan perguruan tinggi lain. Namun, masih banyak dari perguruan tinggi yang masih merasa kesulitan dalam proses akreditasi. Untuk itu, hari ini (Senin, 11/11/2019) SEVIMA meluncurkan produk terbaru SEVIMA Akreditasi Cloud sebagai jawaban bagi para pengelola perguruan tinggi untuk persiapan akreditasi yang singkat dan akreditasi kampus pun meningkat. Anda bisa bayangkan, persiapan akreditasi perguruan tinggi dan prodi hanya tinggal tarik data saja, tanpa harus lembur berhari-hari. Untuk keunggulan lainnya Anda bisa cek disini: http://akreditasicloud.com/ Keahlian SEVIMA dari Pengalaman & Kiprah Di Bidang Pengembangan Sistem untuk Perguruan Tinggi SEVIMA Akreditasi Cloud dikembangkan oleh PT Sentra Vidya Utama (SEVIMA) yang sudah berpengalaman lebih dari 16 tahun dan sudah cukup dewasa untuk dikatakan sebagai pengembang sistem informasi untuk perguruan tinggi terbaik. Berbekal keyakinan dan inovasi yang berkesinambungan, SEVIMA Akreditasi Cloud akan segera menjadi sistem akreditasi/penjaminan mutu perguruan tinggi yang akan membantu permasalahan akreditasi perguruan tinggi saat ini. Ada HARGA KHUSUS untuk Grand Launch SEVIMA Akreditasi Cloud ini, segera dapatkan DISKON, silakan kunjungi: akreditasicloud.com

Baca Selengkapnya »

SEVIMA.COM – Sistem Informasi Akademik Kampus atau yang sering disingkat SIAKAD memiliki fungsi utama dalam mengolah data dan informasi yang berhubungan dengan kepentingan civitas akademik ataupun kepentingan pihak ketiga seperti pemerintah dan publik. Kita bisa membayangkan berapa banyak data dan kebutuhan informasi yang dimiliki kampus baik itu untuk kebutuhan internal maupun eksternal akademik kampus. Data-data kampus tersebut seperti data dosen, data mahasiswa, data mata kuliah, data kurikulum, data skripsi, jadwal kuliah dan data manajemen kampus lainnya yang ada kaitannya dengan akademik. Bisa kita bayangkan begitu rumitnya mengelola semua data ini sehingga SIAKAD ini bisa menjadi solusi yang membantu civitas kampus dalam mengelola data akademik. Sistem informasi akademik yang dibuat tentu saja harus mengikuti perkembangan peraturan dan kebijakan pemerintah dalam pendidikan tinggi karena SIAKAD ini merupakan sistem pendidikan perguruan tinggi di Indonesia. Salah satu fungsi SIAKAD yang disesuaikan dengan peraturan Dikti yaitu harus Sistem Informasi Akademik yang bisa tersinkron dengan Feeder PDDikti karena per semesternya kampus diminta melaporkan data ke Dikti secara berkala. Sehingga, jika kampus tidak memiliki SIAKAD tentu saja akan kesulitan dalam proses pelaporan tersebut. Bisa kita bayangkan apa yang terjadi jika kampus tidak memiliki SIAKAD dan hanya menggunakan cara manual dalam mengelola data akademiknya . 1. Boros sumber daya manusia 2. Sulit dalam melakukan kontrol dosen dan mahasiswa 3. Kesulitan dalam penjadwalan 4. Kesulitan dalam mengelola data dosen, mahasiswa dan karyawan Dengan adanya SIAKAD yang terintegrasi maka perguruan tinggi bisa dengan mudah melakukan pelaporan bahkan hanya dengan satu klik data tersinkron otomatis. Keunggulan SIAKAD ini tidak hanya itu saja, banyak keunggulan lainnya yaitu : 1. Mudah dan Sangat Praktis Sistem informasi Akademik kampus siAkad Cloud merupakan sistem yang digunakan dalam mengelola kampus dan sudah terbukti handal serta bisa diimplementasikan di perguruan tinggi dengan instan. SiAkad Cloud ini sangat mudah disesuaikan dengan kebutuhan perguruan tinggi sehingga bisa dikatakan adalah pilihan yang tepat untuk setiap perguruan tinggi. 2. Menghemat Biaya Operasional Menggunakan SIAKAD Cloud tentu saja banyak sekali biaya operasional yang dapat dihemat oleh kampus. Terutama dalam penggunaan kertas dan tenaga operasional yang banyak. Karena, dalam proses pencatatan dan pelaporan tidak cukup hanya dengan satu atau dua orang saja. Jika membangun sebuah Sistem tentu saja membutuhkan server dan tenaga ahli di bidangnya, namun dengan siAkad Cloud maka hal itu tidak dibutuhkan lagi. 3. Terintegrasi Feeder Dikti SIAKAD Cloud ini sudah terintegrasi langsung dengan Feeder Dikti sehingga ketika proses pelaporan ke Feeder PDDikti kampus tidak akan kewalahan, sehingga kampus bisa lebih maksimal memberikan pelayanan pada civitas kampus lainnya. 4. Online 24 Jam Menggunakan SIAKAD Cloud tentu saja bisa di akses kapan saja dan dimana saja. Karena sistem informasi akademik yang tersedia bersifat online, jadi proses penginputan nilai oleh dosen atau penginputan KRS oleh mahasiswa dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja sesuai rentang waktu yang ditentukan pihak kampus. 5. Pembayaran Integrasi dengan Bank SIAKAD Cloud sudah terintegrasi dengan Bank, sehingga akses ke sistem bisa di block sesuai pembayaran uang kuliah yang dilakukan mahasiswa. Apabila mahasiswa belum melakukan pembayaran, maka dia tidak bisa melakukan pengecekan nilai, pengisian KRS dan hal lainnya […]

Baca Selengkapnya »

SEVIMA.COM – Suatu hal yang paling ditakutkan oleh sebuah perguruan tinggi adalah keadaan di mana perguruan tinggi tidak mempunyai uang atau menderita kerugian besar hingga jatuh atau dapat disebut dengan gulung tikar. Penyebab kebangkrutan sebuah perguruan tinggi dikarenakan kerugian yang dialaminya. Artinya, perguruan tinggi tersebut memiliki kondisi keuangan yang tidak sehat. Tentu kejadian seperti itu tidak ingin terjadi di perguruan tinggi Anda. Tapi mungkin saja terjadi di perguruan tinggi, untuk itu Anda perlu menyiapkan solusi terbaik untuk mengatasinya dan berjaga-jaga, karena Anda harus memikirkan kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi. Berikut beberapa penyebab pailitnya sebuah perguruan tinggi. Penyebab Perguruan Tinggi Bangkrut: 1. Kurang Mampu Mengatur Keuangan Mengelola keuangan perguruan tinggi bukanlah pekerjaan mudah, banyak sekali pekerjaan yang harus dilakukan dan juga keputusan perguruan tinggi yang harus diambil dengan waktu yang cepat. Salah satu yang menjadi penyebab perguruan tinggi pailit adalah kurang mampu mengatur keuangan perguruan tinggi sehingga pengeluaran perguruan tinggi tidak sebanding dengan pemasukan. Penyebab lain tidak mampu mengatur keuangan adalah beroperasi di luar kemampuan. Bisa jadi satu akuntan kampus/ bagian keuangan kampus merangkap jabatan sehingga tidak bisa fokus dan keteteran ketika mengatur keuangan. Jika seperti itu yang akan terjadi adalah pemasukan dan pengeluaran keuangan perguruan tinggi tidak tercatat dengan tertib, sehingga perguruan tinggi tidak akan tahu kapan harus mencari pemasukan sebelum bangkrut. 2. Minim Pendapatan Yang menjadi kendala rata-rata perguruan tinggi kecil atau menengah ke bawah adalah masih mempunyai sedikit mahasiswa karena kurang diminati oleh calon mahasiswa atau bisa jadi perguruan tinggi juga kurang memahami kebutuhan klien (calon mahasiswa). Sehingga operasi perguruan tinggi dapat terhenti tanpa dana yang memadai. 3. Berhenti Melakukan Inovasi Inovasi dalam dunia apa pun itu penting terutama pendidikan tinggi. Apakah tidak membosankan apabila Anda bergelut di bidang yang sama dan dalam kondisi stuck? Tentu iya. Pada dasarnya, inovasi dan perkembangan itu berjalan beriringan, semakin perguruan tinggi Anda berinovasi, tentu perguruan tinggi akan berkembang. 4. Kurang Mengamati Pergerakan Kompetitor Perguruan Tinggi Lain Kurang mengamati pergerakan kompetitor atau perkembangan perguruan tinggi lain akan menyebabkan sebuah perguruan tinggi kalah bersaing dan tertinggal jauh di belakang. Sebuah perguruan tinggi harus tetap memperhatikan langkah-langkah yang dilakukan kampus lain, dan jangan sampai kampus anda ketinggalan. Dengan mengamati perguruan tinggi lain kampus anda bisa menyiapkan strategi untuk mengejar ketinggalan. Kesalahan-kesalahan di atas tentunya bisa Anda hindari. Dengan perencanaan yang cermat serta penerapan prinsip-prinsip keuangan yang ketat akan mengurangi risiko kegagalan atau kebangkrutan perguruan tinggi. Cara Mengatasi Perguruan Tinggi Bangkrut: 1. Evaluasi Yang harus anda lakukan jika tanda-tanda pailit akan datang adalah evaluasi pengelolaan keuangan perguruan tinggi anda, mulai dari penanggung jawab keuangan hingga sistem yang dipakai saat ini. 2. Tingkatkan Layanan Jika sudah melakukan evaluasi langkah selanjutnya adalah memperbaiki yang kurang dari hasil evaluasi, dan tingkatkan pelayanan keuangan di perguruan tinggi Anda seperti memperbaiki sistem keuangan, karena memperbaiki sistem keuangan adalah kewajiban bagi perguruan tinggi yang mempunyai permasalahan dalam pelayanan keuangan. Contoh solusi untuk meningkatkan layanan adalah digitalisasi / manfaatkan teknologi, saat ini seperti penggunaan sistem akuntansi online sehingga pengelolaan keuangan pergruan tinggi bisa lebih baik dan tercatat rapi. 3. Tingkatkan Branding Perguruan Tinggi […]

Baca Selengkapnya »

SEVIMA.COM – Mengelola keuangan perguruan tinggi bukanlah pekerjaan mudah, banyak sekali pekerjaan yang harus dilakukan dan juga keputusan perguruan tinggi yang harus diambil dengan waktu yang cepat. Salah satunya termasuk saat melakukan transaksi keuangan, ini bersangkutan dengan masuk dan keluarnya uang perguruan tinggi yang tidak sedikit. Tetapi, yang sering menjadi masalah dalam perguruan tinggi adalah pada saat pembuatan laporan keuangan, tanpa disadari dalam pembuatan laporan ini banyak yang ketidakcocokan neraca pada akun keuangan perguruan tinggi. Bahkan tidak jarang bagian keuangan kampus tidak tahu di mana letak kesalahan dan tidak tahu dari mana akar permasalahan tersebut. Berikut beberapa masalah yang sering dihadapi pada keuangan perguruan tinggi kecil: 3 Masalah Yang Sering Dihadapi Bagian Keuangan Perguruan Tinggi 1. Pencatatan Transaksi Kurang Tertib & Rapi Masalah yang paling banyak dikeluhkan bagian keuangan perguruan tinggi adalah tidak tercatatnya laporan keuangan secara rapi karena tidak rutin input transaksi penerimaan atau pengeluaran. Bahkan karena masih mengelola secara manual terkadang terjadi human error atau kurangnya ketelitian, sehingga banyak terjadi kesalahan dalam penginputan transaksi. 2. Kurang Mengetahui Cerminan Kondisi Keuangannya Sendiri Pengalaman tim SEVIMA ketika implementasi sistem keuangan di perguruan tinggi, banyak dari bagian keuangan kampus tidak tahu kondisi keuangan perguruan tinggi saat ini, apakah sedang untung atau rugi, karena hutang piutang dan harta tidak termonitor secara konsisten sehingga tidak tahu jumlah kekayaan perguruan tingginya sendiri. Sebenarnya perguruan tinggi punya banyak harta akan tetapi rasanya keuangan seret terus, tentu ini sebab dari ketidaktahuan akan tolak ukur kondisi keuangan kampusnya sendiri. 3. Tidak Mempunyai Kontrol Keuangan Yang Baik Permasalahan serius yang sering dialami bagian keuangan perguruan tinggi adalah tidak terkontrolnya alur keuangan perguruan tinggi. Bagian keuangan tidak tahu pos-pos pengeluaran dan pemasukan (akun transaksi dan unit kerja). Terkadang bagian keuangan juga tidak bisa mengatur pengeluaran agar sebanding dengan pemasukan, jika ini terjadi sangat berbahaya bagi perguruan tinggi. Itulah 3 masalah akuntansi yang sering terjadi di perguruan tinggi, universitas, sekolah tinggi kecil bahkan perguruan tinggi negeri, untuk itu sebaiknya hindari beberapa masalah akuntansi kampus yang sering terjadi. Agar bisa mendapatkan laporan keuangan yang tepat dan akurat. Untuk mempermudah pekerjaan Akuntan dan tentunya sangat bermanfaat bagi perguruan tinggi, tersedia berbagai aplikasi software akuntansi yang fungsinya juga membantu pengelolaan keuangan perguruan tinggi. Salah satu software akuntansi yang sering dipakai oleh perguruan tinggi adalah Finance Cloud. Finanace Cloud ini juga sangat membantu Anda dalam persaingan, di mana waktu yang biasanya Anda gunakan untuk mengurus laporan pembukuan perguruan tinggi Anda, dapat lebih hemat dan Anda bisa lebih fokus untuk perkembangan kampus. Aplikasi software akuntansi Finance Cloud ini berstandar akuntansi yang bisa membuat atau menyusun laporan dan pembukuan keuangan, dan juga dengan bantuan Cloud, jadi kampus anda tidak perlu pusing dalam menangani server Universitas Anda sendiri. Server ditangani oleh profesional di bidang IT dan jaminan akses selama 24 jam serta terjamin keamanan datanya. Ingin membuat keuangan kampus menjadi lebih terkendali dan membantu dalam akreditasi Kampus nantinya?, yuk gunakan Finance Cloud SEVIMA. Ada HARGA KHUSUS untuk Grand Launching SEVIMA Finance Cloud ini, segera dapatkan DISKON HINGGA 40%, yuk cek benefit yang ada dapatkan di sini: financecloud.id

Baca Selengkapnya »

SEVIMA.COM – Setiap organisasi seperti perusahaan, start up, waralaba bahkan instansi perguruan tinggi tak lepas dari proses manajemen keuangan, karena mengelola keuangan instansi tidak boleh diabaikan. Namun dengan banyaknya aktivitas yang harus dikerjakan, membuat akuntan di perguruan tinggi mengalami kesulitan dalam memantau dan fokus pada pencatatan keuangannya. Memiliki staf khusus yang menangani keuangan memang bisa menjadi pilihan. Tapi pengerjaan secara manual tentunya akan menimbulkan beberapa resiko seperti kesalahan pencatatan, kecurangan, atau pembuatan laporan yang lama. Untuk mempermudah pekerjaan Akuntan dan tentunya sangat bermanfaat bagi perguruan tinggi, tersedia berbagai aplikasi software akuntansi yang fungsinya juga membantu pengelolaan keuangan perguruan tinggi. Teknologi ini juga sangat membantu Anda dalam persaingan, dimana waktu yang biasanya Anda gunakan untuk mengurus laporan pembukuan perguruan tinggi Anda, dapat lebih hemat dan Anda bisa lebih fokus untuk perkembangan kampus. Berikut alasan pentingnya software akuntansi untuk perguruan tinggi. 5 Alasan Pentingnya Software Akuntansi Untuk Perguruan Tinggi: 1. Dapat Bekerja Lebih Cepat Dengan teknologi yang semakin canggih, Anda hanya butuh waktu sebentar untuk menyelesaikan semua pekerjaan anda. Misalnya yang harusnya anda membutuhkan waktu untuk menyiapkan buku atau mengganti buku untuk pencatatan keuangan, kini anda bisa menyelesaikannya dengan memasukkan data transaksi ke dalam sistem informasi manajemen keuangan perguruan tinggi anda. 2. Pembukuan Lebih Rapi dan Berjalan Otomatis Dengan adanya software akuntansi input transaksi penerimaan/pengeluaran lebih rutin dan lebih teliti, manajemen keuangan perguruan tinggi pun akan lebih rapi dan dapat berjalan secara otomatis. Proses dalam mencatat, mengidentifikasi, hingga menyajikan data yang berhubungan dengan transaksi juga dapat diketahui dengan mudah. Selain itu, pembacaan informasi keuangan yang berfungsi untuk memprediksi dan memperkirakan potensi perguruan tinggi dalam pencapaian pengambilan keputusan juga menjadi tidak rumit. 3. Bisa Lebih Hemat Waktu & Biaya Seperti yang semua orang ketahui, waktu bisa diibaratkan seperti mata uang baru di zaman modern ini. Oleh karena itu, setiap proses yang dapat menghemat waktu sangatlah dianjurkan. Efisiensi akan tercapai ketika Anda menggunakan lebih sedikit unit sumber daya untuk menghasilkan output yang lebih banyak. Disinilah manfaat software akuntansi benar-benar terasa. Dengan menggunakan software akuntansi, tidak perlu lagi menghabiskan banyak waktu untuk menangani berbagai masalah yang muncul ketika Anda masih menggunakan metode pembukuan konvensional. Dan juga menghemat biaya, untuk perguruan tinggi kecil dengan budget yang terbatas, mempekerjakan akuntan bisa jadi suatu kemewahan. Bahkan kampus besar, alternatif mengembangkan sistem akuntansi perguruan tinggi sendiri dapat menenggelamkan dana secara cepat. 4. Data Anda Lebih Aman Berbeda dengan pengelolaan manual, terkandang Anda menyimpan bukti transaksi secara fisik, ada banyak insiden yang mungkin terjadi. Berkas tersebut dapat saja hilang atau rusak karena berbagai alasan. Penggunaan software akuntansi pada sebuah perguruan tinggi sangat menguntungkan dimana data akan otomatis tersimpan dalam software akuntansi finance cloud. 5. Laporan Keuangan Lebih Jelas Isi laporan keuangan sangatlah banyak dan membutuhkan waktu yang lama untuk menyusunnya secara manual, mulai dari membuat table di Microsoft Excel dan lain sebagainya. Dengan menggunakan software akuntansi, anda hanya tinggal memasukkan data ke dalam system saja kemudian jadilah laporan keuangan seperti yang diinginkan. Software akuntansi di Indonesia sangat beragam jenisnya. Namun khusus untuk perguruan tinggi tentu ada software keuangannya sendiri yaitu […]

Baca Selengkapnya »

SEVIMA.COM – Dewasa ini, sistem manajemen keuangan menjadi kebutuhan di segala lini, mulai dari perusahaan, pengusaha, start up hingga institusi perguruan tinggi. Manajemen keuangan sangatlah penting untuk diimplementasikan karena berkaitan dengan kegiatan penyimpanan dana, pemeriksaan, pengelolaan, perencanaan dan pengendalian yang dilakukan oleh organisasi tertentu. Pemanfaatan teknologi informasi memiliki manfaat yang luar biasa besar, terutama bagi instansi pendidikan. Dengan menggunakan teknologi informasi, perguruan tinggi dapat menyediakan, mengelola, dan melaporkan keuangan dengan mudah, cepat, dan akurat. Selain itu, sistem informasi bagi manajemen memiliki manfaat untuk membantu terutama saat proses pengambilan keputusan. Dalam akuntansi, Anda pasti mengenal sistem informasi manajemen keuangan atau sistem informasi yang berhubungan dengan masalah akuntansi. Sistem informasi keuangan memiliki peran penting untuk kemajuan perguruan tinggi, dengan adanya sistem manajemen keuangan perguruan tinggi bisa melakukan semua kegiatannya dengan lebih efektif dan efisien. Namun, terkadang perguruan tinggi belum mengetahui harus menggunakan sistem manajemen keuangan yang seperti apa yang cocok dengan proses manajemen dan pelaporan keuangan perguruan tinggi. Beberapa perguruan tinggi di Indonesia memakai cara alternatif yaitu mengimplementasikan sistem akuntansi seperti, sistem informasi akuntansi Jurnal, Zahir dan software akuntansi lainnya, padahal sistem ini tidak untuk perguruan tinggi namun untuk perusahaan. Kalau kita cermati, banyak sekali perbedaan pengelolaan keuangan di perusahaan dan instansi perguruan tinggi, berikut alasan kenapa software keuangan atau akuntansi biasa tidak sesuai dengan proses manajemen keuangan kampus atau perguruan tinggi: Kenapa Software Akuntansi Biasa Tidak Cocok Untuk Perguruan Tinggi? 1. Beda Fokus Pertama, software akuntansi biasa seperti Jurnal, Zahir dll. memiliki fokus utama lebih ke perusahaan, dagang/perusahaan waralaba sehingga fitur yang ada, tentu saja fokus untuk jual beli barang/jasa, bukan untuk kebutuhan pengelolaan keuangan perguruan tinggi. 2. Tidak Terintegrasi Dengan Keuangan Akademik Karena bukan diperuntukkan untuk perguruan tinggi sudah dapat dipastikan Software akuntansi biasa sulit bahkan tidak bisa diintegrasikan dengan keuangan akademik, khususnya keuangan akademik yang ada di sistem informasi akademik SEVIMA. 3. Mekanisme Manajemen Anggaran Kurang Terkadang di beberapa Software akuntansi biasa, belum ada mekanisme manajemen anggaran sampai dengan pertanggungjawaban penggunaan anggaran seperti yang ada di perguruan tinggi. 4. Tim Support Tidak Berpengalaman Di Perguruan Tinggi Untuk tim support dari software akuntansi biasa biasanya lebih fokus dan berpengalaman dalam masalah-masalah yang sering dihadapi oleh perusahaan dagang/ perusahaan waralaba dan belum tentu paham betul permasalahan keuangan yang ada di perguruan tinggi. 5. Beda Tujuan Perbedaan yang paling menonjol dalam pengelolaan keuangan di perusahaan dan perguruan tinggi adalah perusahaan cenderung mencatat penjualan/biaya operasional agar bisa memonitor untung/rugi dan berinvestasi. Sedangkan perguruan tinggi cenderung membutuhkan mekanisme anggaran dalam mengatur alokasi dana untuk menunjang dan meningkatkan mutu operasional perguruan tinggi. Nah, bagaimana sudah jelas bukan kalau software akuntansi biasa itu tidak cocok dengan perguruan tinggi. Sekarang pertanyaan besarnya adalah adakah software akuntansi atau sistem informasi keuangan yang memang diperuntukkan untuk perguruan tinggi? tentu jawabannya ADA, yaitu SEVIMA Finance Cloud. Finance Cloud merupakan sistem informasi manajemen keuangan yang di desain khusus untuk memudahkan pengelolaan keuangan perguruan tinggi serta berbasis cloud. Karena dikhususkan untuk perguruan tinggi, software akuntansi Finance Cloud mempunyai fitur-fitur yang memang diperlukan untuk memudahkan manajemen keuangan kampus. Bahkan pada saat launching SEVIMA […]

Baca Selengkapnya »