Berita & Artikel

siAkad Cloud

Okt

27

2020

...
Aplikasi Online | siAkad Cloud | SIM SEVIMA
Manfaat Ketika Data Akademik Dan Keuangan Kampus Saling Terintegrasi

SEVIMA.COM – “Lho, saya kan sudah bayar? Tapi kok tidak bisa KRS-an?” Apakah Anda pernah mendengar perkataan seperti ini dari mahasiswa? Jika pernah, maka itu tandanya data akademik dan keuangan di Perguruan Tinggi Anda belum terintegrasi. Sehingga seringkali menimbulkan beberapa permasalahan klasik seperti human error dan miskomunikasi. Lalu, apa sih manfaat ketika dua data tersebut saling terintegrasi? Jangan khawatir, kami telah merangkum 3 poin penting di bawah ini. 1. Memudahkan Koordinasi Bagian Keuangan dan Akademik Alur koordinasi dan kegiatan yang terjadi jika sistem masih manual seringkali cukup panjang dan lama. Contohnya seperti bagian keuangan yang harus mendata satu-satu siapa mahasiswa yang telah membayar tagihan KRS dan melaporkannya ke bagian akademik. Atau bagian akademik mendata satu-satu siapa mahasiswa yang telah mendaftar yudisium untuk dilaporkan ke bagian keuangan. Tentu, koordinasi dan kegiatan manual seperti itu akan memakan banyak waktu dan tenaga, apalagi pada kondisi pandemik saat ini yang membuat koordinasi menjadi semakin susah akibat anjuran bekerja di rumah (Work From Home). Maka dari itu, sistem yang terintegrasi dapat memangkas alur koordinasi dan memudahkan bagian keuangan dan akademik. Dengan begitu, mahasiswa yang sudah membayar SPP dapat langsung terdata dan diketahui oleh bagian yang bersangkutan. Atau jika mahasiswa mengajukan cuti dan yudisium, maka langsung terproses di sistem. Hemat waktu dan tenaga, ya? Baca juga: Siap Adaptasi Kebiasaan Baru, Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR Kerjasama dengan SEVIMA 2. Meminimalisir Miskomunikasi dan Human Error Seperti yang kami sampaikan di awal, terkadang permasalahan klasik seperti miskomunikasi dan human error sering terjadi jika data keuangan dan akademik tidak terintegrasi. Hal-hal yang sering terjadi adalah mahasiswa yang sudah membayar tapi belum melakukan aktivitas KRS, sehingga membuat bingung bagian akademik. Atau mahasiswa yang sudah membayar KRS tapi tidak bisa melakukan aktivitas tersebut karena miskomunikasi antara bagian keuangan dan akademik.  Selain itu, jika pelaporan dan pendataan masih hardfile yang harus di print terlebih dahulu, membuat data-data itu rawan rusak dan hilang. Sehingga, dengan sistem yang terintegrasi secara online dapat meminimalisir miskomunikasi antara bagian keuangan dan akademik atau pihak Perguruan Tinggi dengan mahasiswanya. Di lain sisi, bagian keuangan dan akademik tidak perlu takut data-datanya rusak dan hilang karena tersimpan secara cloud. Baca juga: Institut Ilmu Sosial dan Budaya Samawa Rea Menjadi Pionir Kampus Go Online di Sumbawa 3. Mudah Memonitor Aktivitas Akademik dan Keuangan Manfaat terakhir dan tidak kalah penting adalah memudahkan seluruh jajaran atau bagian di Perguruan Tinggi termasuk pimpinan untuk memonitor aktivitas akademik dan keuangan. Dengan data yang saling terintegrasi, maka pelaporannya juga tidak perlu dilakukan manual. Cukup dengan beberapa klik saja, maka laporan bulanan dan periode-periode tertentu dapat dibuat dengan mudah.  Nah, itulah 3 manfaat ketika data akademik dan keuangan terintegrasi. Sekarang pertanyaannya adalah, apakah data keuangan dan akademik di Perguruan Tinggi Anda masih belum terintegrasi? Jika belum, maka kami sarankan agar segera menggunakan sistem informasi akademik (siakad) yang terintegrasi dengan bagian keuangan.  SEVIMA sebagai perusahaan IT yang fokus ke sektor pendidikan selama lebih dari 10 tahun telah berhasil mengembangkan siAkad Cloud yang telah mengintegrasikan data akademik dan keuangan. Sehingga selain mendapatkan 3 manfaat di atas, bagian Keuangan juga dapat membuat […]

Okt

09

2020

...
siAkad Cloud | Success story
Keren! Universitas Lancang Kuning Sukses Pelaporan PDDikti 20192 dan Jadi yang Terbaik

SEVIMA.COM – Luar biasa, selamat dan sukses atas pencapaian Universitas Lancang Kuning Pekanbaru Riau yang telah menjadi kampus terbaik dalam melakukan pelaporan data PDDikti 20192 dengan Aktifitas Kuliah Mahasiswa (AKM) 100% terkirim dari 10.806 mahasiswa. Apresiasi menjadi kampus terbaik ini disampaikan oleh Bapak Mahendiri Winata, CTO SEVIMA sekaligus pemateri dalam “Bimbingan Teknis Pelaporan PDDikti 20192” yang digagas oleh SEVIMA (Selasa, 06/10/2020). “Kami sangat mengapresiasi Universitas Lancang Kuning yang telah sukses melakukan pelaporan data PDDikti 20192 dengan Aktifitas Kuliah Mahasiswa (AKM) 100% terkirim dari 10.806 mahasiswa, luar biasa.” Ungkap Pak Mahendri Acara Bimbingan Teknis Pelaporan PDDikti 20192 ini digagas oleh SEVIMA dalam rangka membantu #PejuangPDDikti perguruan tinggi untuk mensukseskan pelaporan ke PDDikti, serta review dan evaluasi pelaporan PDDikti perguruan tinggi mitra SEVIMA. PDDikti sendiri merupakan sebuah pusat kumpulan data penyelenggara pendidikan tinggi seluruh Indonesian. PDDikti mempunyai peranan sangat penting, karena data yang ada terintegrasi secara nasional dan menunjang dan mendukung sistem penjaminan mutu. Kesuksesan kampus dalam melakukan pelaporan PDDikti akan mempengaruhi berbagai hal, salah satunya akreditasi perguruan tinggi, karena PDDikti menjadi sumber untuk mensuplai data ke BAN-PT. Data-data yang disuplai antara lain data kuantitatif untuk pengisian borang yang bisa disuplai PDDikti, antara lain jumlah mahasiswa. Tips Sukses Pelaporan PDDikti ala Universitas Lancang Kuning Dalam acara Bimtek ini, Bapak Ahmad Ade Irwanda atau yang sering dikenal Pak Ade, selaku Kepala Bagian Akademik Universitas Lancang Kuning (UNILAK) membagikan pengalaman suksesnya dalam melakukan pelaporan PDDikti. Menurut Pak Ade, salah satu faktor utama dalam suksesnya pelaporan adalah kerjasama antara pimpinan kampus, dosen dan para operator PDDikti serta didukung adanya sistem atau tool yang tepat. Kebetulan disini UNILAK menggunakan siAkad Cloud dan ProFeeder dari SEVIMA. “Sebelum menggunakan siAkad Cloud, kami untuk validasi data pelaporan membutuhkan 13 operator. Nah, setelah kami menggunakan siAkad Cloud dan ProFeeder, 13 operator kami pangkas menjadi 4 operator saja. Jadi, 1 orang operator bisa bertanggung jawab 2-3 Fakultas. Dari sisi waktu dan SDM kami merasa sangat efisien, ketika menggunakan siAkad Cloud.” Ujar Pak Ade. “Jadi, untuk pelaporan itu biasanya kami selalu migrasi di awal, 2 bulan setelah perkuliahan; data mahasiswa, kelas kuliah, KRS, dosen pengajar AKM dan penilaian kami migrasikan, kontrolnya di awal dan akhir semester. Lalu ketika periode 20192 dibuka kami langsung migrasi 20201, itu tipsnya untuk mengefisiensi dan manajemen pelaporan. Sehingga pelaporan kami menjadi 100 %.” Lanjut dia Salah satu peserta Bimtek juga menanyakan kepada Pak Ade Irwanda terkait masalah yang biasanya dirasakan beberapa kampus, yaitu masalah dosen telat mengirim nilai, mahasiswa telat KRS, dll. “Untuk mengatasi hal itu, awalnya setiap semester kami melakukan pelatihan-pelatihan dan evaluasi akademik kepada Prodi dan Wakil Dekan I Bidang Akademik. Kami jelaskan terkait cek poin pelaporan PDDikti bagaimana agar bisa menjadi tertib.” Ujar pak Ade membagikan pengalamannya. Itulah, pengalaman Universitas Lancang Kuning dalam melakukan pelaporan PDDikti. Sekali lagi, selamat untuk Universitas Lancang Kuning, semoga bisa konsisten dalam Pelaporan PDDikti dan kampusnya semakin berkembang dan maju. Untuk Acara Bimbingan Teknis Pelaporan PDDikti 20192, bisa ditonton kembali disini:

Sep

29

2020

...
siAkad Cloud | Success story
5 Manfaat Menggunakan siAkad Cloud & EdLink (Andar Danova L. Goeltom, S.Sos., M.Sc.)

Penggunaan teknologi pembelajaran siAkad dan EdLink merupakan aplikasi yang sangat besar manfaatnya bagi para dosen atau tenaga pengajar. 1. Aplikasi online EdLink sudah terintegrasi dengan sistem Akademik (SIAKAD), dimana Jadwal mata kuliah, Presensi/absensi mahasiswa. Historikal Penilaian, penyelenggaraan Bimbingan TA, PA, Skripsi atau Tesis sudah lengkap di dalamanya. 2. Dengan penggunaan aplikasi siAkad dan EdLink akan memudahkan kendali dan kontrol pembelajaran secara menyeluruh. 3. Dengan penggunaan siAkad dan EdLink, laporan kinerja dosen (LKD) khususnya Dharma Pengajar (Report tata muka kelas, report bimbingan karya ilmiah TA/PA/Skripsi/thesis akan sagat mudah untuk diakases dan dilaporakan. 4. EdLink dapat diakases dan dipergunakan kapan saja dan dimana saja melalui Video Conference unlimited serta aktifitas kuliah lainnya seperti Quiz, tugas, upload materi,interactive discussion, dsb. 5. siAkad dan EdLink merupkan teknologi yang sangat adaptif terhadap perubahan regulasi akademik nasional maupun kebutuhan internal pergutuan tinggi. Yuk dapatkan sistem infromasi akademik terintegrasi dengan e-learning EdLink disini: siakadcloud.com

Sep

17

2020

...
Aplikasi Online | siAkad Cloud | Teknologi
Cara Agar Penerapan Sistem Informasi Akademik Mengalami Kesuksesan

SEVIMA.COM – Sistem informasi akademik saat ini banyak digunakan oleh perguruan tinggi untuk mengatur sistem manajemen, keuangan dan operasional lainnya. Namun perlu diketahui bahwasanya proses pengembangan sistem informasi manajemen dalam sebuah perguruan tinggi tidaklah mudah, tingkat keberhasilannya berbeda-beda tergantung bagaimana cara yang dipilih oleh sebuah perguruan tinggi tersebut. Dan terlepas dari itu, ada beberapa faktor pendukung yang mempengaruhi sebuah keberhasilan implementasi sistem informasi manajemen dalam perguruan tinggi. Sesuai dengan pengalaman SEVIMA sebagai konsultan IT pengembangan sistem informasi untuk Perguruan Tinggi. Baca juga: siAkad Cloud Bantu Digitalisasi Pelayanan & Kegiatan Akademik Kampus Di tengah Pandemi 5 Faktor yang Mempengaruhi Keberhasilan Penerapan Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) 1. Memiliki Planning yang Matang Dalam sebuah proyek tentu harus ada yang namanya planning. Pengembangan sistem informasi tidak bisa dilakukan secara tiba-tiba, banyak hal yang harus dibicarakan dengan semua yang terlibat, seperti operator P T, dekan dan para pimpinan kampus. 2. Pemilihan Vendor Pengembang Sistem Informasi Akademik yang Tepat Pemilihan pengembang sistem informasi merupakan tahap yang sangat fital, jika kampus Anda salah memilih vendor pengembang, presentasi keberhasilan pengembangan sistem bisa jadi sangat kecil. 3. Mempunyai Roadmap Pengembangan Sistem yang Jelas Sebelum sistem informasi di kembangkan atau dibuat, Anda sebagai user harus menanyakan kepada vendor pengembang, bagaimana roadmap pengembangan sistem informasi akan dikembangkan, supaya arah sistem yang akan dikembangkan sesuai dengan tujuan dan keperluan kampus. Baca juga: Genjot Pelayanan Berkualitas Berbasis Digital, POLNUSTAR Pelatihan Online siAkad Cloud 4. Testing Sistem Informasi Sebelum sistem diluncurkan ada baiknya untuk melakukan sejumlah uji coba atau yang sering kita kenal dengan UAT (User Acceptance Testing) terhadap sistem tersebut. Uji coba ini dilakukan untuk menemukan hal-hal yang masih tidak sesuai dengan kebutuhan perguruan tinggi atau memeriksa error sebuah sistem. 5. Pemahaman Sumber Daya Manusia Setelah tahap uji coba selesai, dan sistem informasi sudah dapat bekerja secara maksimal. Selanjutnya dibutuhkan sosialisasi sistem informasi kepada seluruh sivitas akademik kampus yang terlibat. Keberhasilan implementasi sistem informasi manajemen di perguruan tinggi dipengaruhi oleh banyak hal. Mulai dari perencanaan hingga pengelolaan dari sistem informasi itu sendiri. Untuk menunjang keberhasilan dari implementasi sistem informasi manajemen, segala tahapan dalam implementasinya sebaiknya dilakukan dengan baik dan maksimal, tentunya untuk hasil yang maksimal pula. Berbicara tentang implementasi sistem Informasi Akademik, sistem yang handal dan pengalaman sebuah pengembang Sistem Informasi sangat penting. Untuk itu Perguruan tinggi jangan sampai salah memilih partner dalam mengembangkan sebuah sistem informasi. PT Sentra Vidya Utama (SEVIMA) sudah berpengalaman lebih dari 13 tahun di dunia pengembangan sistem informasi untuk Perguruan Tinggi, sehinga mampu menemukan masalah klasik di kampus beserta SOLUSI-nya sevima.com/produk-layanan

Agu

28

2020

...
siAkad Cloud | Success story
Institut Ilmu Sosial dan Budaya Samawa Rea Menjadi Pionir Kampus Go Online di Sumbawa

SEVIMA.COM – Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya Samawa Rea (IISBUD SAREA) merupakan salah satu institusi pendidikan tinggi yang tergolong baru di Sumbawa, namun dengan inovasi dan kreatifitasnya IISBUD Sarea semakin berkembang dan menjadi kampus favorit di Sumbawa. Saat ini Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya Samawa Rea telah memiliki 3 (tiga) Fakultas dengan 7 (tujuh) Program Studi jenjang Strata 1 (S1), yakni : Fakultas Ilmu Hukum dengan prodi: Ilmu Hukum, Fakultas Ilmu Sosial: Ilmu Pemerintahan dan S1 Sosiologi, Fakultas Ilmu Budaya: Sastra Indonesia, Ilmu Sejarah, Seni Tari, Seni Musik. Pada era teknologi saat ini, IISBUD Sarea paham betul bahwa pemanfaatan teknologi menjadi hal yang utama. Pemanfaatan teknologi dalam sistem pendidikan IISBUD Sarea merupakan langkah transformasi digital yang diambil untuk menjadi kampus digital. Baca juga: Siap Adaptasi Kebiasaan Baru, Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR Kerjasama dengan SEVIMA Apalagi di tengah badai Pandemi Covid-19 ini, serta menyambut tahun ajaran baru kali ini, IISBUD Sarea membutuhkan sistem yang handal untuk mengakomodir aktivitas akademik agar bisa dilakukan secara daring. Untuk itu, IISBUD Sarea bekerjasama dengan SEVIMA dalam mengimplementasikan siAkad Cloud. Implementasi siAkad Cloud ini merupakan bukti nyata untuk meningkatkan kualitas pelayanan IISBUD Sarea kepada mahasiswa, seperti perbaikan tata kelola kampus, permudah penyebaran info-info kepada mahasiswa atau dosen, serta mempermudah perlaporan PDDikti yang menjadi kewajiban setiap kampus kepada pemerintah. Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya Samawa Rea menjadi perguruan tinggi pertama di pulau Sumbawa yang akan menjadi pionir perubahan tata kelola kampus yang tertib dan efesien di NTB dan NTT. Baca juga: Genjot Pelayanan Berkualitas Berbasis Digital, POLNUSTAR Pelatihan Online siAkad Cloud Kedepannya, dengan adanya sistem informasi akademik SIAKAD Cloud dapat meningkatkan pelayanan dan kinerja di bidang sistem informasi akademik di IISBUD Sarea. Diantaranya penerimaan mahasiswa baru, pembayaran mahasiswa, tes seleksi masuk kampus, absensi pegawai, bimbingan skripsi bahkan perkuliahan, semua bisa dilakukan secara online. Bagaimana dengan kampus anda, siap adaptasi dengan kebiasaan baru, dan siap go online seperti kampus IISBUD SAREA? siAkad Cloud bisa membantu kampus anda. Check it Out: siakadcloud.com

Agu

26

2020

...
siAkad Cloud | Success story
Siap Adaptasi Kebiasaan Baru, Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR Kerjasama dengan SEVIMA

SEVIMA.COM – LSPR Communication and Business Institute, yang sebelumnya dikenal dengan nama London School of Public Relations (LSPR) Jakarta, berdiri sejak tahun 1992. Perubahan nama menjadi LSPR Communication and Business Institute pada tahun 2020 seiring dengan bertumbuhnya institusi pendidikan tinggi yang satu ini. LSPR sekarang terdiri dari dua fakultas yaitu di bidang Komunikasi dan Bisnis. Saat ini Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR menyelenggarakan 7 (tujuh) Program Studi, yaitu Ilmu Komunikasi Program Magister, Ilmu Komunikasi Program Sarjana, Ilmu Komunikasi Program Sarjana Program Pendidikan Jarak Jauh yang diselenggarakan di Provinsi Bali, Desain Komunikasi Visual Program Sarjana, Manajemen Program Sarjana, Pariwisata Program Sarjana, dan Bisnis Jasa Program Sarjana. Baca juga: Genjot Pelayanan Berkualitas Berbasis Digital, POLNUSTAR Pelatihan Online siAkad Cloud Guna mempertahankan aktivitas akademik kampus dan meningkatkan kewaspadaan atas penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19), LSPR Communication & Business Institute mengambil langkah preventif dan mitigasi, guna mengantisipasi penyebaran virus corona sebagai bentuk perhatian kepada kesehatan seluruh sivitas akademika. Salah satu langkah konkrit LSPR Communication & Business Institute adalah melakukan kerjasama dengan SEVIMA untuk memudahkan aktivitas pembelajaran daring dan aktivitas akademik secara online. Saat ini optimalisasi sistem informasi teknologi adalah sebuah keharusan. Infrastruktur IT yang reliabel, maju, dan inovatif adalah sebuah hal yang sangat dibutuhkan oleh LSPR Communication & Business Institute untuk menyambut kebiasaan baru. Baca juga: UNIPMA Berhasil Mengirimkan Pelaporan PDDikti 100% Oleh karena itu LSPR Communication & Business Institute menggandeng SEVIMA untuk mengimplementasikan sistem informasi akademik online SIAKAD Cloud dan aplikasi pembelajaran online SEVIMA EdLink. Kedepannya dengan adanya sistem informasi akademik SIAKAD Cloud dan SEVIMA EdLink dapat meningkatkan pelayanan dan kinerja di bidang sistem informasi akademik di LSPR Communication & Business Institute. Diantaranya penerimaan mahasiswa baru, pembayaran mahasiswa, tes seleksi masuk kampus, absensi pegawai, bimbingan skripsi bahkan perkuliahan, semua bisa dilakukan secara online. Bagaimana dengan kampus anda, siap adaptasi dengan kebiasaan baru, dan siap go online seperti Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR? siAkad Cloud bisa membantu kampus anda. Check it Out: siakadcloud.com Foto dokumentasi Tim SEVIMA bersama Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR (foto diambil sebelum ada Covid-19):  

Jul

29

2020

...
siAkad Cloud | Success story
Genjot Pelayanan Berkualitas Berbasis Digital, POLNUSTAR Pelatihan Online siAkad Cloud

SEVIMA.COM – Memasuki tahun ajaran baru di tengah pandemi tentunya membawa perubahan dalam pelayanan pendidikan. Kali ini Politeknik Negeri Nusa Utara (POLNUSTAR) terus berupaya memperbaiki administrasi dan pelayanan kepada para civitas akademika khususnya mahasiswa dengan implementasi siAkad Cloud. Implementasi siAkad Cloud merupakan aksi nyata POLNUSTAR untuk memberikan pelayanan akademik terbaik bagi mahasiswanya apalagi di situasi pandemi yang belum jelas kapan akan berakhir. Untuk mensukseskan implementasi sistem informasi akademik berbasis cloud ini TIM SEVIMA memberikan pelatihan khusus untuk kampus POLNUSTAR dalam penggunaan siAkad Cloud. Pelatihan dilaksanakan selama 3 hari secara online dengan mempelajari beberapa modul penting yang ada di siAkad Cloud. Pelatihan Online siAkad Cloud untuk POLNUSTAR Hal terpenting dan yang segera dipakai oleh POLNUSTAR adalah modul penerimaan mahasiswa baru. Pelatihan modul penerimaan mahasiswa baru untuk memudahkan pendaftaran di masa pandemi. Tujuannya tak lain adalah untuk memberikan kemudahan kepada pihak perguruan tinggi agar bisa melakukan pendaftaran mahasiswa baru di tengah pandemi. Baca juga: Pelatihan SiAkad Cloud Di Kampus Politeknik Pariwisata Makassar Seperti yang kita ketahui, memang pendaftaran yang dilakukan di tahun pelajaran baru ini memang sedikit berbeda dengan tahun lalu. Sehingga mau tidak mau, seluruh kegiatan pendaftaran harus dilakukan secara online. Nah, disinilah seluruh pegawai dari perguruan tinggi tersebut dibekali pelatihan modul agar seluruh kegiatan pendaftaran bisa berjalan sesuai rencana. Salah satu modul yang harus segera diterapkan juga dan masih berkaitan dengan PMB online adalah modul pembayaran dengan Sevimapay. Pengenalan proses pembayaran dengan Sevimapay ini diharapkan akan mempermudah para mahasiswa dan kampus untuk melakukan transaksi pembayaran. Terlebih di tengah situasi pandemi yang tidak menentu seperti ini melakukan transaksi melalui Sevimapay bisa dijadikan sebagai solusi terbaik dalam proses pembayaran kuliah. Selain pelatihan dua modul itu masih banyak lagi beberapa modul di siAkad Cloud. Nah, di tengah situasi pandemi sperti ini, POLUNSTAR sudah berusaha untuk melakukan salah satu hal terbaik untuk memperbaiki pelayanan pendidikannya. Lalu bagaimana dengan perguruan tinggi anda? Siapkah anda melakukan perubahan terbaik untuk kampus anda? siakadcloud.com

Jul

21

2020

...
siAkad Cloud | Teknologi
10 Kelebihan Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Online

SEVIMA.COM – Salah satu kegiatan penting dalam sebuah perguruan tinggi adalah Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB). SPMB ini tujuan untuk menyaring dan menemukan bibit unggulan yang memungkinkan untuk mencetak lulusan yang terbaik nantinya. Namun penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi saat ini sedang mendapat ujian, karena adanya pandemi Covid-19. Untuk mengatasi hal tersebut, saat ini sudah ada sistem untuk melakukan seleksi penerimaan mahasiswa baru secara online. Dengan adanya SPMB Online calon mahasiswa hanya mendtafarkan diri lewat sistem yang nantinya langsung terintegrasi. Calon mahasiswa juga tidak perlu antri lama – lama dan pihak administrasi tidak capek lagi harus layani satu – satu. Berikut 10 Keunggulan proses PMB Online dengan siAkad Cloud: 1. Proses pendaftaran yang simple dan mudah bagi calon mahasiswa 2. Terintegrasi dengan sistem pembayaran online 3. Terintegrasi dengan Computer Based Test (CBT) 4. Proses penilaian dan ranking otomatis 5. Terintegrasi dengan modul keuangan mahasiswa, biaya daftar ulang mahasiswa baru. 6. Pembuatan Nomor Induk Mahasiswa (NIM) secara otomatis 7. Dapat melayani ribuan calon mahasiswa tanpa crowded tanpa antri 8. Tidak merepotkan panitia PMB 9. Calon mahasiswa bisa daftar dan ujian, anytime anywhere, tergantung regulasi kampus 10. Pendaftaran dilakukan secara online dan kampus akan terlihat profesional Itulah beberapa kelebihan atau manfaat penerimaan mahasiswa baru secara online, jadi tunggu apalagi ayo saatnya kampus Anda go digital untuk proses pendaftaran mahasiswa baru yang lebih efektif dan efisien. Mahasiswa senang pihak kampus pun tenang. Tunggu apalagi yuk coba gratis disini: siakadcloud.com

Jul

15

2020

...
Dunia Kampus | siAkad Cloud | Teknologi
siAkad Cloud Bantu Digitalisasi Pelayanan & Kegiatan Akademik Kampus Di tengah Pandemi

SEVIMA.COM – Sadar atau tidak, saat ini teknologi menjadi kunci bagi manusia untuk tetap mempertahankan aktivitas kehidupan maupun bisnis selama masa pandemi COVID-19. Kemudahan yang ditawarkan teknologi memang sangat membantu aktivitas masyarakat dalam kondisi physical distancing. Selain membantu dalam sektor bisnis, teknologi seperti telekonferensi pun dimanfaatkan di dunia akademis seperti perguruan tinggi. Platform e-learning seperti EdLink kebanjiran pengguna sejak kebijakan pembelajaran dari rumah di berlakukan. Lambat laun, perilaku ini akan menjadi hal yang biasa. Mereka yang sebelumnya tak mengenal platform e-learning EdLink, kini menjadi pengguna harian demi melangsungkan studi di tengah pandemi. Penggunaan Teknologi Edukasi selama Pandemi Penerapan teknologi dalam dunia edukasi akan semakin masif mengingat masyarakat yang sudah terbiasa dengan aktivitas selama masa pandemi. Hal ini senada dengan prediksi masa depan setelah pandemic berakhir menurut Forbes. Salah satu prediksi yang disebut Forbes adalah maraknya kegiatan yang dilakukan secara digital termasuk kegiatan akademis. Konsep pemanfaatan teknologi di tengah pandemi saat ini menjadi cerminan penerapan digitalisasi kampus atau sering disebut smart campus di perguruan tinggi. Smart campus adalah konsep kampus atau perguruan tinggi yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk mengintegrasikan berbagai aktivitas sivitas akademika. Manfaat smart campus adalah untuk mempermudah aktivitas hingga memangkas proses menjadi lebih praktis. Baca juga: Sudahkah Kampus Anda Menjadi Smart Campus? Siakad Cloud membantu 100 perguruan tinggi lebih dalam memberikan pelayanan prima untuk civitas kampus, bahkan di musim pandemi ini siAkad Cloud juga memudahkan kampus dalam melakukan pendaftaran mahasiswa baru secara online (siakadcloud.com/mitra-siakadcloud). Kami Berkomitmen untuk Membantu Perguruan Tinggi Di tengah pandemi, kami terus beradaptasi. Kami berinovasi untuk membantu perguruan tinggi dalam menjalankan kegiatan akademik yang sesuai dengan pedoman new normal, seperti; 1. PMB Online Memastikan perguruan tinggi Anda tetap bisa sukses penerimaan mahasiswa baru 2. CBT Online Memudahkan tes penerimaan mahasiswa baru yang lebih cepat dan akurat 3. Pembayaran Online Memastikan pembayaran yang lebih mudah agar calon mahasiswa terbantu 4. Kuliah Online Memastikan pembelajaran di kampus Anda tetap berjalan dengan baik 5. Bimbingan Online Memudahkan mahasiswa tetap bisa bimbingan online 6. Absensi Online Memastikan pegawai/dosen kampus tetap bisa bekerja dari rumah Kemudahan ini hanya beberapa contoh manfaat siAkad Cloud yang sudah dirasakan sivitas akademika di Indonesia. Secara lebih luas, siAkad Cloud dapat mengakomodir beragam aktivitas sivitas akademika melalui sistem yang terintegrasi. Baca juga: 10 Digitalisasi yang Harus Dilakukan Perguruan Tinggi di Era Disruptif Kami tahu meski tidak sepenuhnya terganti oleh kegiatan digital, diprediksi penyelenggara kegiatan akan mengombinasikan kegiatan online dan offline. Dengan demikian, penerapan konsep smart campus dengan siAkad Cloud di Indonesia dapat menjadi solusi tepat untuk menyambut masa depan perguruan tinggi pascapandemi. siAkad Cloud bisa digunakan mahasiswa dan dosen untuk mengetahui jadwal kuliah, absensi, pembayaran kuliah, nilai, Kartu Rencana Studi (KRS) hingga kalender akademik. Fitur dalam aplikasi ini dibedakan bagi mahasiswa dan dosen sehingga lebih relevan dalam menunjang aktivitas pendidikan. Dan masih banyak manfaat lainnya yang bisa di dapat perguruan tinggi, Anda bisa cek disini: siakadcloud.com

Jun

24

2020

...
Featured | siAkad Cloud
siAkad Cloud Bantu 100+ Kampus Dapatkan Mahasiswa Baru Secara Online

SEVIMA.COM – Siakad Cloud merupakan Sistem Informasi Akademik kampus berbasis cloud sebuah solusi yang memberikan kemudahan kepada perguruan tinggi dalam membangun Sistem Informasi Akademik tanpa perlu repot menyediakan infrastruktur IT maupun menambah tenaga SDM. Siakad Cloud dirancang untuk memberikan kemudahan kepada perguruan tinggi dalam mengelola administrasi kampus secara terintegrasi, mulai dari penerimaan mahasiswa baru secara online, manajemen kurikulum, membuat jadwal kuliah, pengisian Kartu Rencana studi (KRS), mengelola data nilai mahasiswa, sistem pembayaran online dan berbagai kegiatan lainnya di perguruan tinggi. Siakad Cloud membantu 100 perguruan tinggi lebih dalam memberikan pelayanan prima untuk civitas kampus, bahkan di musim pandemi ini siAkad Cloud juga memudahkan kampus dalam melakukan pendaftaran mahasiswa baru secara online (siakadcloud.com/mitra-siakadcloud). Bagaimana kemudahan PMB Online siAkad Cloud membantu perguruan tinggi mendapat calon mahasiswa baru? 1. Calon Mahaiswa Baru Cukup Daftar Dari Rumah Dengan PMB Online, calon mahasiswa baru yang akan mendaftar, cukup dengan mendaftar dari rumah tanpa perlu datang langsung ke kampus. Sistem PMB Online ini berguna untuk mencegah penyebaran Covid-19 karena tidak menimbulkan kerumunan atau interaksi yang berdekatan dengan banyak orang. Sistem seleksi ini bisa menjadi respon kesiapan kampus dalam menghadapi masalah yang terjadi akhir-akhir ini. Baca juga: Panduan Digital Marketing untuk Universitas Cari Mahasiswa 2. PMB Online Inovasi Pendaftaran Mahasiswa Baru Tanpa Ribet SPMB online sebuah inovasi untuk memudahkan penerimaan mahasiswa baru yang memiliki layanan yaitu dimana calon mahasiswa dapat mendaftar langsung secara online tanpa harus datang ke kampus terkait. Saat calon mahasiswa mendaftar pada kampus maka biasa mengisi sendiri form biodata (Isi Data) tanpa harus datang langsung dan calon mahasiswa juga meng-upload persyaratan serta bukti pembayaran. Jadi apabila kampus atau perguruan tinggi memiliki sistem ini proses pendaftaran ujian masuk calon mahasiswa baru jauh lebih mudah. 3. Terintegrasi dengan Computer Based Test (CBT) untuk Melaksanakan Ujian Masuk Dosen atau pegawai tidak perlu disibukkan dengan persiapan tes yang panjang, seperti mencetak dan memperbanyak kertas soal dan jawaban. Cukup dengan satu kali meng-input soal ke server, seluruh calon mahasiswa sudah bisa mengikuti tes. Begitu juga dengan waktu pasca tes, dosen tidak perlu pusing memeriksa hasil tes yang menumpuk berlembar-lembar. Sistem CBT yang ada di siAkad Cloud akan mengakumulasi secara otomatis nilai hasil tes para calon mahasiswa berdasarkan kunci jawaban yang telah di-input sebelumnya. Baca juga: Cara Mencari Mahasiswa Baru di Tengah Situasi COVID-19 4. Pembayaran Bisa Dilakukan Online dengan Payment Gateway Agar pemasukan dana kampus tetap lancar, integrasikan proses pembayaran dengan SEVIMAPay, sehingga bisa dibayarkan dengan channel apapun termasuk pembayaran melalui tokopedia! SPMB Online yang ada di sistem siAkad Cloud ini hadir untuk setiap kampus dengan beragam keunggulan dan kelebihan yang sangat membantu. Nah kira-kira mengapa perguruan tinggi banyak memilih Siakad Cloud untuk menjadi solusinya, berikut alasanya: Mengapa Banyak Yang Memilih Siakad Cloud? 1. Siakad Cloud Sesuai dengan Regulasi Pemerintah Siakad Cloud dibangun dalam upaya memudahkan pengelolaan data yang selalu mengikuti arahan dan peraturan sesuai kebijakan pemerintah sehingga selalu disempurnakan dan diperbarui sesuai peraturan Dikti (Kemendikbud). Dan dengan siAkad Cloud pastinya tidak perlu ribet lagi dalam pelaporan ke forlap PDDIKTI, karena siAkad cloud juga dilengkapi dengan modul PDDIKTI Integrator, […]