Pencarian Kategori "siAkad Cloud"


SEVIMA.COM – Melakukan kuliah daring tidak hanya dilakukan ketika masa social distancing saja. Kegiatan perkuliahan daring ini jauh-jauh hari sudah sering dilakukan sebelum aturan social distancing diberlakukan di Indonesia. Perkuliahan daring seperti ini sangat membantu mahasiswa untuk mengerjakan tugas dan melakukan perkuliahan apabila tidak dilakukan di dalam kelas. Kuliah daring juga sangat bermanfaat bagi para dosen apabila berhalangan hadir memberikan materi di dalam kelas. Sistem ini bisa jadi salah satu solusi yang sangat efektif. Sistem perkuliahan melalui sistem daring ini sudah menjadi suatu kebiasaan diberbagai kampus. Beberapa kampus memang sudah menggunakan sistem ini dalam menyelenggarakan perkuliahan. Bisa dibilang bahwa kebiasaan melakukan kuliah daring sudah mulai muncul ketika dunia pendidikan mulai memanfaatkan keberadaan teknologi masa kini. Kebiasaan tersebut bisa dengan mudah dimanfaatkan dengan baik agar mahasiswa dan dosen dapat lebih mudah dalam berinteraksi. Apa Manfaat Kuliah Daring untuk Mahasiswa & Dosen? Sistem perkuliahan dari memang hanya membutuhkan media perangkat komputer dan jaringan internet. Mahasiswa dan dosen pun tidak diwajibkan untuk datang langsung dalam perkuliahan tatap muka. Mereka hanya memanfaatkan dunia virtual untuk melakukan kegiatan tersebut. Sehingga kegiatan perkuliahan daring bisa dilakukan dimana pun dan kapan pun. Selain itu, mahasiswa dan dosen juga dapat menekan ongkos untuk transportasi saat melakukan perkuliahan tatap muka. Mereka hanya membutuhkan kuota internet untuk melakukan perkuliahan tersebut. Tidak hanya itu, seluruh kegiatan yang ada di dalam perkuliahan daring juga sangat menguntungkan bagi para karyawan yang ingin melanjutkan pendidikannya. Sehingga mereka bisa menyesuaikan jadwal kerja dengan jadwal perkuliahan daring dengan baik. Apa Manfaat Kuliah Daring untuk Perguruan Tinggi Bisa dibilang, dengan melakukan perkuliahan daring juga sangat menguntungkan bagi pihak kampus juga. Kampus hanya memberikan sarana media daring dalam perkuliahan dengan baik. Dosen sendiri hanya menyiapkan dan mengunggah materi melalui aplikasi yang digunakan untuk melakukan penyampaian kuliah daring ini. Dengan menggunakan kuliah daring kampus tersebut pasti akan terlihat sangat modern. Sehingga bisa dipastikan bahwa tidak akan ketinggalan jauh dengan kampus lain. Dengan demikian, sistem perkuliahan ini dapat membantu kampus berkembang lebih pesat dan tentunya akan meningkatkan akreditasi dari kampus tersebut. “Walaupun wabah Covid-19 usai, pasti kebiasaan belajar/kuliah online tetap akan menjamur karena sudah menjadi kebiasaan, jadi kalau kampus Anda tidak memulai dari sekarang pasti nanti akan ketinggalan jauh, dan akan tergerus zaman.” Nah, bila kampus anda belum menggunakan sistem kuliah daring, sebisa mungkin anda untuk melakukan transformasi dengan menggunakan media online ini dalam penyampaian materi pembelajaran. Jika kampus Anda ingin memulai, sekaranglah waktunya, ada Siakad Cloud & EdLink yang akan membantu anda dalam memulai kuliah daring dalam kegiatan pembelajaran di kampus anda.

Baca Selengkapnya »

SEVIMA.COM – Pemerintah telah mengumumkan tambahan kasus Covid-19 yang semula dari 96 kasus dan meningkat menjadi 117 kasus. Meningkatnya kasus Covid-19 di Indonesia ini membuat beberapa aktivitas untuk bersosialisasi dan bertemu dengan orang sedikit terganggu. Banyaknya korban yang mulai terinfeksi Covid-19 ini, pihak WHO sendiri telah menetapkan Corona sebagai salah satu pandemik. Penyebarannya pun sangat cepat di kalangan masyarakat luas. Apabila tidak dilakukan penanganan dengan cepat, maka kasus ini akan bertambah dengan cepat. Untuk menekan grafik peningkatan kasus tersebut, pemerintah menghimbau masyarakat untuk melakukan social distance. Social distance adalah mengurangi kegiatan yang dilakukan di lingkungan public, seperti bekerja, bersekolah dan melakukan aktivitas umum lainnya. Hal ini dimaksudkan agar mencegah orang sakit untuk melakukan kontak secara langsung dengan orang sehat. Dengan melakukan social distance, maka akan mengurangi peluang penyebaran kasus Covid-19 di Indonesia. Social distance ini tentunya juga berimbas pada dunia pendidikan. Beberapa instansi pendidikan yang telah mengumumkan kepada peserta didiknya untuk melakukan kegiatan belajar mengajar di rumah. Dengan berkembangnya teknologi saat ini, anjuran social distance tersebut bukan menjadi suatu permasalahan. Seluruh kegiatan tersebut dilakukan melalui sistem online dan tentunya bisa diakses di rumah. Kegiatan yang bisa dilakukan selama kuliah online 1. Perkuliahan jarak jauh Meski pemerintah dan beberapa perguruan tinggi sudah menyarankan mahasiswanya untuk belajar di rumah, bukan berarti mahasiswa bisa bebas tidak melakukan kegiatan apapun. Dengan memanfaatkan teknologi yang dimiliki, mahasiswa bisa melakukan sistem perkuliahan jarak jauh dengan video konferensi. Sehingga, selama melakukan social distance, mereka masih tetap mendapatkan materi dari dosen mata kuliah terkait. Salah satu aplikasi yang dapat memudahkan proses kuliah online adalah SEVIMA Edlink. Di EdLink sudah tersedia laman untuk diskusi, ujian online, rekap kegiatan dan penilaian, sistem perkuliahan online, dan jadwal perkuliahan dll. Untuk info lebih lengkap silahkan kunjungi EdLink.id 2. Penugasan kuliah dan diskusi online Karena seluruh kegiatan dilakukan di rumah, para mahasiswa bisa mengerjakan seluruh penugasan yang diberikan oleh dosen mereka dengan mengerjakan dan mengumpulkannya secara online. Seluruh tugas tersebut juga bisa dilakukan dan dievaluasi secara efektif melalui sistem online tersebut. Tidak kalah pentingnya, tugas yang biasa didiskusikan di dalam kuliah tatap muka bisa dengan mudah untuk dibahas secara online oleh dosen dan mahasiswa. Sehingga, meskipun kegiatan dilakukan secara keseluruhan di rumah, namun tingkat keefektifannya masih sama seperti melakukan kuliah pada umumnya. Lihat: Cara Registrasi SEVIMA EdLink, Hanya Butuh 3 Detik 3. Ujian online Seiring dengan pengumuman untuk melakukan social distance di lingkungan masyarakat dan perkuliahan, ternyata beberapa perguruan tinggi sedang mengadakan ujian tengah semester. Dengan adanya imbauan tersebut, bukan berarti seluruh ujian bisa dibatalkan begitu saja. Maka dari itu, ujian online pun menjadi salah satu solusi terbaik untuk mengatasi permasalahan tersebut. Dan masih banyak kegiatan lainnya. Nah, meskipun seluruh kegiatan akan dilakukan di rumah, bukan berarti dapat mengganggu sistem perkuliahan. Seluruh kegiatan tersebut bisa dilakukan secara online dan dapat dikerjakan di rumah masing-masing. Bagi kampus anda yang belum menggunakan sistem online, anda bisa mencoba langsung coba EdLink yang mempunyai fitur kuis yang dapat dimanfaatkan untuk ujian online yang sangat efektif. 4. Manfaatkan SIAKAD Online EdLink juga sudah terintegrasi dengan SIAKAD Cloud yaitu sistem informasi […]

Baca Selengkapnya »

SEVIMA.COM – Akhir-akhir ini sedang santer dibahas mengenai sistem transparansi kampus yang kurang memadai. Akibatnya, kampus pun didemo oleh mahasiswanya sendiri. Usut punya usut, para mahasiswa tersebut menuntut kepada pihak kampus untuk membenahi sistem perkuliahan termasuk sistem administrasi, fasilitas kampus, hingga pembayaran kuliah. Seperti yang kita ketahui setiap perguruan tinggi wajib memiliki sistem akademik yang mumpuni. Sehingga seluruh aktivitas dan sistem akademiknya pun akan transparan. Maka dari itu, memperbaiki sistem di suatu perguruan tinggi adalah suatu hal yang harus dilakukan. Perbaikan tersebut akan memberikan dampak yang baik untuk kampus itu sendiri dan mahasiswanya. Apa saja sih yang harus diperbaiki oleh setiap kampus? 1. Manajemen sumber daya manusia Hal pertama yang harus dibenahi oleh perguruan tinggi adalah manajemen sumber daya manusianya, karena ini sangat dibutuhkan untuk memperbaiki birokrasi kampus. Apabila sistem manajemen sumber daya manusia sudah ditata dengan baik, maka seluruh sistem perkuliahan, administrasi, keuangan dll. pasti akan terbantu dengan baik. 2. Sistem perkuliahan Sistem perkuliahan adalah bagian yang tidak terhindarkan dalam sebuah proses belajar. Kuliah adalah sebuah proses satu arah dalam transfer ilmu, dari yang memberi kuliah yaitu dosen kepada mahasiswa. Kuliah bisa jadi adalah pintu masuk pertama dari sebuah pembelajaran. Nah, di zaman yang serba digital seperti saat ini sistem perkuliahan semakin berkambang dengan adanya metode perkuliahan online. Kuliah online adalah kuliah tanpa harus menghadiri kelas di kampus, kuliah biasanya disampaikan via teleconference, materi pelajaran disediakan secara online, dan juga terdapat forum dimana mahasiswa dapat mengajukan pertanyaan kepada dosen, dan saling berdiskusi antara satu mahasiswa yang satu dan lainnya. Kampus anda juga sudah bisa memulai perkuliahan online dengan SEVIMA EdLink, aplikasi yang memudahkan dosen dan mahasiswa dalam melakukan perkuliahan. Aplikasi ini bisa langsung Anda gunakan untuk memperbaiki sistem perkuliahan. 3. Sistem administrasi Pelaksanaan administrasi di perguruan tinggi menjadi suatu unsur yang harus diperhatikan. Biro Administrasi Akademik (BAA), adalah unsur pelaksana yang menyelenggarakan pelayanan teknis dan administratif dalam bidang akademik. Ada dua macam kelompok besar kegiatan administrasi yang berlangsung di BAA, yaitu  Sistem Administrasi Manajemen Proses dan Sistem Administrasi Manajemen Data. Sistem Administrasi Manajemen Proses adalah  menentukan bagaimana suatu proses itu berlangsung, syarat dan prosedur apa yang harus dilalui dan dipenuhi. Dari Sistem Administrasi Manajemen Proses menghasilkan sebuah hasil akhir berupa data, maka agar dapat mengelola data ini dengan baik  maka perlu diciptakan sebuah Sistem Administrasi Manajemen Data. Sistem Administrasi Manajemen Data adalah kegiatan untuk mengorganisir, menginventarisasi, dan mendokumentasikan atas hasil-hasil dari Sistem Administrasi Manajemen Proses. Hal ini dilakukan agar hasil-hasil tersebut dapat dikelola dan disimpan dengan baik sehingga  dapat menjadi suatu informasi yang  akurat, sistematis dan mudah untuk diakses oleh pihak yang membutuhkan. Sayangnya, masih banyak perguruan tinggi yang masih bingung bagaimana mengatur sistem administrasi menjadi baik. Sekarang, Anda tak perlu khawatir karena ada siAkad Cloud yaitu sistem informasi akademik berbasis cloud yang siap membantu administrasi di kampus anda berjalan dengan baik. 4. Fasilitas kampus Keberadaan fasilitas kampus atau sarana prasarana di sebuah institusi merupakan peran yang sangat penting. Fasilitas yang lengkap juga mendorong terwujudnya proses pembelajaran yang kondusif. Tidak terkecuali bagi perguruan tinggi negeri maupun perguruan tinggi swasta. Sudah seharusnya semua perguruan tinggi menerapkan fasilitas yang […]

Baca Selengkapnya »

5 Alasan Kenapa Perguruan Tinggi Butuh Cloud Computing

 

Admin SEVIMA

 

18 Februari 2020

SEVIMA.COM – Perkembangan teknologi dan komunikasi pada abad 21 ini memang tidak bisa dipungkiri lagi kecanggihannya. Semua bidang pun kini sudah mulai memanfaatkan kecanggihan teknologi tersebut. Tak terkecuali di kalangan dunia pendidikan. Di dunia pendidikan pun sekarang ini sudah mulai menggunakan teknologi sebagai pelengkap untuk kebutuhan sehari-hari. Semua kebutuhan teknologi tersebut dimanfaatkan sebagai salah satu cara untuk meningkatkan mutu pendidikan. Dewasa ini, kecanggihan teknologi dan informasi dimanfaatkan untuk membuat suatu inovasi baru dalam hal penyimpanan data. Memang menjadi suatu kewajiban dalam perguruan tinggi, bahwa semua penyimpanan data harus dilakukan dengan cara yang benar. Karena menyangkut kebutuhan dan kepentingan orang banyak. Bila perguruan tinggi anda menggunakan sistem penyimpanan cloud computing, maka anda akan dengan mudah menemukan dampak positif berikut. 1. Memiliki dampak yang besar untuk perkembangan kampus Dalam perguruan tinggi, biasanya memiliki berbagai macam komponen data yang akan digunakan untuk proses peningkatan mutu dari kampus. Seperti data alumni, prestasi mahasiswa, prestasi dosen, sistem pendataan keuangan dan sistem pendataan untuk kegiatan akademik. Data-data yang terkumpul tersebut akan dikumpulkan secara sistematis dan nanti akan diolah dengan mudah sesuai kebutuhan kampus. Bila sebuah kampus tidak bisa melakukan administrasi data dengan baik, maka kegiatan lain pun akan terhambat. Hal itu tidak akan terjadi apabila kampus anda menggunakan sistem cloud computing. Semua data yang anda simpan akan terorganisir dengan baik dan tentunya dengan kapasitas penyimpanan lebih besar. Sehingga, proses peningkatan mutu di kampus anda pun akan ikut meningkat. 2. Kebutuhan Kampus Sangat Banyak dan Kompleks Kebutuhan kampus dalam sistem penyimpanan memang sangat dan perlu untuk diperhatikan. Banyak data yang harus disimpan harus memiliki kapasitas storage yang sangat besar. Terlebih, semua sistem yang ada di kampus juga membutuhkan penyimpanan data yang aman dan kompleks. seperti KRS Online, KHS Online, pembayaran UKT, hingga kebutuhan administrasi kampus lainnya. Nah, dengan menggunakan Cloud Computing ini, semua sistem tersebut akan tersimpan rapi dengan kapasitas yang cukup besar. Ditambah lagi, anda juga akan merasakan kemudahan dalam mengakses data tersebut. Sehingga, semua data yang kampus anda miliki akan terpantau dengan baik. 3. Kemudahan pada sistem pelayanan Namanya juga sudah berbasis modern, penggunaan cloud computing ini dapat diakses dengan sangat mudah dan cepat. Melalui jaringan internet, semua data yang tersimpan bisa diakses dan dimanfaatkan sebaik mungkin. Anda akan mendapatkan kemudahan saat anda ingin melakukan pengolahan data yang anda inginkan. Disamping sistem pengelolaan yang baik, anda juga akan mendapatkan kemudahaan untuk memantau data-data yang sudah anda simpan di sistem cloud computing ini. Sangat menarik untuk diterapkan kan? 4. Memangkas Anggaran Operasional Kampus Biasanya, ketika kampus anda menggunakan penyimpanan dengan server konvensional, kampus anda pasti akan mengeluarkan banyak biaya untuk operasional ini. Namun, hal tersebut tidak anda temukan apabila anda sudah beralih dengan sistem cloud computing. Disamping memiliki kemudahan dalam mengakses, pada sistem cloud computing ini juga sangat hemat untuk perguruan tinggi anda. Anda tidak lagi mengeluarkan biaya ekstra untuk perawatan pada sistem ini. Karena berbasis virtual, anda akan lebih mudah melakukan perawatan data melalui sistem cloud computing ini. Jadi, biaya yang biasa anda anggarkan untuk perawatan server pun, secara otomatis akan terpangkas apabila anda menggunakan cloud […]

Baca Selengkapnya »

SEVIMA.COM – Memanfaatkan kegunaan internet memang sudah menjadi suatu keharusan di era sekarang ini. Di dalam kalangan masyarakat pun sudah mulai memanfaatkan keberadaan internet untuk aktifitas kegiatan mereka, utamanya dalam menjalankan social media, email, dan menyimpan berbagai dokumen pribadi. Sementara itu, di dalam pemanfaatan teknologi ini hadir sebuah cloud computing yang merupakan suatu gabungan dari pemanfaatan teknologi komputer dengan jaringan yang berbasis internet. Dalam dunia kampus pun, cloud computing ini juga sangat dibutuhkan untuk kegiatan akademik. Nah, untuk mengetahui manfaatnya lebih detail, yuk simak 5 ulasan berikut. 1. Pusat semua penyimpanan data Biasanya, data yang disimpan dalam sistem di suatu perguruan tinggi pasti memerlukan storage yang cukup besar dan kompleks. Dengan menggunakan Cloud Computing, anda akan dimudahkan dengan melakukan penyimpanan data yang terpusat dalam satu server. Sistem penyimpanannya pun akan ditata rapi di dalam sistem penyimpanan Cloud Computing itu sendiri. Sehingga, semua data yang akan disimpan itu berbentuk virtual dengan memanfaatkan jaringan berbasis internet. 2. Keamanan Terjamin Karena semua data disimpan secara terpusat, maka sistem keamanannya pun dapat dipastikan akan terkontrol lebih baik. Dalam penyediaan server penyimpanan data tersebut, sistem Cloud Computing ini juga dilengkapi dengan jaminan platform, jaminan data pribadi, dan jaminan terkait lainnya. Data akademik yang di dalamnya pun akan terjamin keamanannya. 3. Mudah dan fleksibel saat dioperasikan Tidak hanya keamanannya saja yang terjamin, dengan menggunakan Cloud Computing anda akan merasakan kemudahan dalam mengakses data. Selagi user anda terkoneksi dengan jaringan internet, dapat dipastikan anda dapat membuka dan mengakses data tersebut dimanapun dan kapanpun. Terlebih lagi penyimpanan yang berbentuk virtual, juga dapat memudahkan penggunanya dalam kegiatan sehari-hari. Pengguna tidak harus membawa hardware untuk membuka semua file atau data yang diinginkan. 4. Hemat biaya Karena hanya menggunakan penyimpanan yang berbentuk virtual, maka anda juga dapat menghemat biaya. Anda tidak lagi diharuskan membeli perangkat keras dan mengeluarkan biaya perawatan untuk merawat penyimpanan data anda tersebut. Biaya perawatan yang biasa kampus anda keluarkan untuk server konvensional pun tidak akan anda keluarkan lagi apabila memakai sistem ini. 5. Kapasitas penyimpanan lebih besar Disamping tidak membutuhkan perangkat keras untuk menyimpan data, sistem Cloud Computing ini juga memiliki kapasitas penyimpanan yang cukup besar. Terlebih kebutuhan penyimpanan data dalam sistem akademik yang banyak, pasti akan dimudahkan dengan menggunakan Cloud Computing ini. 5 kelebihan dalam sistem kerja Cloud Computing ini pasti bisa anda rasakan jika kampus anda mulai beralih ke sistem penyimpanan ini. Apakah Anda pernah membayangkan kalau ada Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) dalam cloud computing, pasti lebih simply dan overpower kan, Anda bisa cek siakadcloud.com

Baca Selengkapnya »

SEVIMA.COM – Kebutuhan portal penyimpanan di perguruan tinggi memang membutuhkan penyimpanan (storage) yang cukup besar dan memadai. Kapasitasnya pun harus mampu menyimpan semua data yang harus diolah di kampus. Kebutuhan data penyimpanan tersebut sangat diperlukan untuk proses KRS online, mail server, web portal yang dimiliki setiap perguruan tinggi. Banyaknya kebutuhan tersebut membuat sistem yang harus dimiliki setiap perguruan tinggi memiliki penyimpanan yang memadai. Terlebih kebutuhan mahasiswa dalam kegiatan KRS Online yang biasa dilakukan setiap semester membutuhkan storage dengan kapasitas besar. Terlebih bila sistem penyimpanan pada server yang dimiliki kampus kurang memadai, maka akan membuat maintenance pada sistem tersebut. Keadaan seperti ini tentunya tidak hanya merugikan mahasiswa, namun juga dari pihak kampus sendiri. Kenapa server konvensional dinilai tidak efektif lagi? Sistem penyimpanan memang dinilai sebagai salah satu hal yang sangat krusial, butuh perawatan ekstra dan pengaplikasian terbaik untuk meningkatkan kegunaan penyimpanan tersebut secara optimal. Biasanya, bila perguruan tinggi tersebut memakai penyimpanan dengan menggunakan server konvensional, bisa dipastikan dalam perawatannya pasti membutuhkan biaya tambahan. Seperti yang kita ketahui, estimasi pembayaran untuk mengimplementasikan server konvensional sebanyak Rp4.000.000. Biaya tersebut cukup dibilang sangat besar apabila harus dikeluarkan setiap bulannya. Namun, jika anda menggunakan cloud computing, anda akan merasakan perbedaannya. Hanya dengan membayar Rp1.500.000 per bulan, anda sudah bisa melakukan akses langganan cloud dan support. Anda bisa bayangkan, berapa banyak uang yang dapat dihemat apabila perguruan tinggi anda menggunakan produk ini. Jadi, bila anda beralih menggunakan produk ini, maka kebutuhan perguruan tinggi akan lebih mudah dan lebih hemat. Apa yang membuat cloud computing lebih unggul? Cloud computing merupakan suatu inovasi baru yang tidak mewajibkan untuk berinvestasi pada server terkait. Pengguna akan diberikan kontrol penuh terkait dengan penggunaan produk untuk melakukan scale up dan scale down tergantung dengan kebutuhan masing-masing kampus. Kemudahan dalam mengaksesnya pun juga sangat memudahkan penggunanya yang bisa diakses dimanapun dan kapanpun. Terlebih biaya yang dibutuhkan pun jauh lebih ekonomis daripada server konvensional. Kini, SEVIMA hadir dengan membawa solusi baru untuk memenuhi kebutuhan perguruan tinggi terutama dalam server penyimpanan berupa cloud computing ini. Dengan menggunakan cloud computing ini anda akan dengan mudah melakukan perubahan dan inovasi baru untuk kampus anda. Nah, banyak sekali bukan keuntungan yang akan anda dapat ketika beralih ke Cloud Computing? Apakah Anda pernah bayangkan kalau ada Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) dalam cloud computing, pasti lebih simply dan overpower kan, Anda bisa cek siakadcloud.com

Baca Selengkapnya »

Cara Agar Perguruan Tinggi Siap Bertransformasi Digital

 

Admin SEVIMA

 

04 Februari 2020

SEVIMA.COM – Istilah Era digital sering digunakan dalam kemunculan digital, jaringan internet khususnya teknologi informasi komputer. Internet sudah menjadi tidak asing lagi bagi orang-orang. Saat ini, internet sudah menjadi bagian dari kebutuhan sehari-hari kita, seakan tidak bisa hidup tanpa internet. Perkembangan era digital yang pesat saat ini, sangat membantu masyarakat dunia memberikan kemudahan layanan dan cakupan tanpa batas tak terkecuali untuk perguruan tinggi. Terlebih lagi untuk mahasiswa generasi millennial atau generasi Z tidak bisa lepas dari yang namanya teknologi digital, baik itu untuk kehidupan sehari-hari maupun pada kegiatan kampus. Untuk itu, perguruan tinggi sudah semestinya memberikan pelayanan berbasis digital untuk mahasiswa generasi millennial atau generasi Z saat ini, berikut cara agar kampus siap berbasis digital. 1. Membekali staf kampus dengan keterampilan digital Kunci untuk menyediakan lingkungan digital yang tepat adalah anggota staf yang terlatih dan terlibat penuh dalam merancang dan memberikan pemahaman penggunaan teknologi pada mahasiswa. Untuk itulah pentingnya perguruan tinggi bekerja sama dengan konsultan IT yang siap mengantarkan perguruan tinggi untuk berbasis digital Kita semua tahu, mengelola birokrasi kampus tentu bukan pekerjaan mudah. Namun, beranjak menggunakan digital adalah keharusan agar perguruan tinggi tetap bertahan di era digital ini. 2. Mengembangkan lingkungan virtual yang tepat Selain melatih staf, universitas juga mulai berpikir tentang bagaimana mereka harus menciptakan pengalaman belajar dan ruang yang memenuhi kebutuhan mahasiswa di masa depan. Lingkungan belajar tidak diperbaiki dan teknologi jauh dari statis, jadi alih-alih mengembangkan ruang belajar digital baru, universitas mungkin lebih baik menanamkan teknologi digital di ruang yang sudah mereka miliki. Daripada berinvestasi dalam ruang dan tempat fisik, kita perlu berinvestasi pada orang-orang yang dapat memberikan keterampilan digital yang relevan kepada mahasiswa mereka. Dalam membina lingkungan yang tepat untuk pembelajaran digital, universitas memiliki peluang nyata untuk meningkatkan keterampilan di setiap tingkatan. Tetapi mengubah universitas berbasis digital yang berjalan lancar adalah tugas besar. Dibutuhkan pendekatan organisasi holistik, yang melibatkan kolaborasi antara mahasiswa, tim kurikulum, manajemen, rektor maupun senat kampus. Lalu, adakah sistem yang membantu untuk memulai kampus transformasi digital? Anda bisa menerapkan e-learning dengan SEVIMA EdLink atau ingin penerapan sistem informasi akademik untuk smart campus bisa dengan siAkad Cloud yang telah digunakan lebih dari 200 perguruan tinggi.

Baca Selengkapnya »

SEVIMA.COM – Seperti yang tertulis dalam peraturan Ristekdikti bahwa keberhasilan lulusan di dunia kerja menjadi salah satu kreteria penilaian Akreditasi perguruan tinggi. Ini bukti bahwa alumni menjadi komponen penting yang harus diperhatikan oleh seluruh perguruan tinggi, karena kemajuan kampus/almamater dapat dilihat dari alumninya. Bukan hanya itu, alumni juga bisa menjadi jalan untuk mendapat jaringan kerja yang diharapkan dapat menciptakan kesan yang baik dilingkungan kerja sehingga memudahkan adik kelas untuk diterima di lingkungan kerja yang sama. Bahkan dalam kebijakan baru “Kampus Merdeka” tracer study wajib dilakukan kampus setiap tahunnya. Berikut 5 alasan mengapa kampus Anda butuh Tracer Study. 1. Tracer Study untuk Akreditasi Kampus Salah satu aspek akreditasi adalah keberhasilan lulusan di dunia kerja. Akreditasi adalah pengakuan secara resmi yang diberikan badan akreditasi terhadap kompetensi suatu lembaga atau organisasi dalam melakukan kegiatan dengan kriteria penilaian tertentu. Hasil akreditasi biasanya dijadikan pedoman bagi instansi dalam penerimaan karyawan. Akreditasi sendiri sebagai upaya pemerintah untuk menjamin mutu alumni perguruan tinggi. Itulah mengapa akreditasi selalu dipersiapkan dengan baik. Oleh karena itu kampus butuh sistem Tracer Study untuk memantau keberhasilan lulusan di dunia kerja. Baca juga: Pengertian dan Manfaat Sistem Career Center & Tracer Study 2. Mengetahui Outcome Pendidikan yang Dihasilkan oleh Perguruan Tinggi Semua perguruan tinggi pasti menghasilkan outcome. Penting bagi perguruan tinggi untuk mengetahui outcome sehingga perguruan tinggi tahu kebermanfaatan alumni dalam perubahan kondisi sosial, ekonomi, kependudukan, dan lingkungan. Oleh karena itu, kampus perlu menyediakan sistem tracer study untuk menampung partisipasi alumni dalam pembangunan negeri sesuai dengan program studi yang diambil semasa kuliah. 3. Mengetahui Kontribusi Perguruan Tinggi terhadap Kompetensi yang ada di Dunia Kerja Salah satu misi dari perguruan tinggi adalah menjadikan mahasiswanya berkompeten dalam prodi yang dipilihnya, untuk mengetahui seberapa berhasil alumninya tentu kampus perlu menyediakan sistem untuk mengukur konstribusi para alumni di dunia kerja. Nantinya para alumni dimudahkan untuk memberikan info tentang karir dan data domisili alumni, serta dapat menginfokan kontribusinya dalam dunia kerja. ini juga dapat dijadikan bahan evaluasi perguruan tinggi dalam memperbaiki kurikulum program studi. 4. Untuk Monitoring Lulusan Perguruan Tinggi Ketika Memasuki Dunia Kerja Seperti yang kita tahu bahwa perguruan tinggi biasanya menjadi tempat berkumpul pelajar-pelajar di seluruh Indonesia. Jumlahnya yang ribuan akan terus bertambah setiap tahunnya. Setiap tahun pula, kampus akan meluluskan mahasiswanya hingga 4 periode wisuda. Lulusan perguruan tinggi akan menyebar baik secara geografis maupun instansi. Untuk merancang strategi promosi dari segi geografis maupun instansi dari lulusan, dibutuhkan situs alumni yang memberikan kemudahan alumni untuk update kondisi terbarunya. Hal tersebut tentu akan memudahkan bagian humas kampus dalam menjaring mahasiswa baru pada daerah geografis lulusan maupun jaringan kerja pada instansi lulusan. 5. Sebagai Evaluasi Perguruan Tinggi Evaluasi adalah keharusan bagi perguruan tinggi yang ingin meningkatkan mutu. Karena dengan evaluasi dapat dijadikan dasar pengambilan keputusan terkait tingkat keberhasilan yang telah dicapai dan tindakan selanjutnya yang diperlukan. Alumni yang telah tergabung dengan situs alumni dianjurkan untuk selalu mengirimkan info terkini lulusan. Selain pada peningkatan skill yang dibutuhkan industri dengan menambah mata kuliah tertentu, evaluasi juga bisa dijadikan bahan pengkajian permasalahan manajemen seperti alur pendaftaran mahasiswa baru yang lebih mudah […]

Baca Selengkapnya »

SEVIMA.COM – Dewasa ini perkembangan teknologi informasi dirasakan sangat pesat, dimana manusia telah memamfaatkan teknologi informasi dalam segala aktivitasnya. Salah satu manfaat dengan adanya teknologi informasi menjadikan suatu hal menjadi efektif dan efisien. Namun, efektif dan efisien tersebut belum dirasakan oleh beberapa perguruan tinggi terutama perguruan tinggi swasta. Kita ambil contoh pada saat penerimaan mahasiswa baru sebagian besar perguruan tinggi masih menggunakan sistem manual. Sistem manual tersebut menjadi kendala dalam beberapa hal seperti pengadaan soal, waktu pemeriksaan dan waktu pengumuman. Kendala-kendala tersebut seharusnya dapat diatasi dengan memanfaatkan teknologi informasi karena salah satu tujuan dengan adanya teknologi informasi adalah untuk menjadikan hal menjadi efektif dan efisien. Adanya perkembangan teknologi informasi haruslah ada solusi terhadap masalah penerimaan mahasiswa baru pada perguruan tinggi. Salah satu solusi yang dapat ditawarkan adalah dengan sistem tes berbasis komputer (CBT) yang ada di siAkad Cloud. Sistem tes berbasis komputer ini dapat menjadikan solusi bagi masalah-masalah yang selama ini terjadi pada penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi. Apa manfaat dan kelebihan yang menjadi alasan mengapa perguruan tinggi harus menerapkan CBT secepatnya? Cek yuk. 1. Sesuai dengan perkembangan teknologi yang tak terbendung Tes dengan metode konvensional yang menggunakan kertas sudah berjalan ratusan bahkan ribuan tahun. Kini zaman mulai berubah menuju ke dunia digital. Satu-persatu negara, satu-persatu aspek kehidupan manusia, semuanya akan berganti menjadi sistem digital. Jika tidak secepatnya beradaptasi, maka pendidikan Indonesia akan semakin tertinggal dan terlindas oleh zaman. Mau tak mau, suka tak suka, zaman digital akan segera menjadi pilihan yang wajib dipakai. 2. Hemat anggaran Butuh anggaran yang cukup besar untuk melaksanakan tes penerimaan mahasiswa baru dengan metode manual, karena perguruan tinggi harus mengeluarkan biaya untuk mencetak soal dan lembar jawabannya. Namun dengan CBT, anggaran kertas untuk tes tidak diperlukan lagi. Hanya dengan satu komputer saja, sekolah sudah bisa menggunakannya untuk tes tanpa batas, bahkan latihan harian sekalipun. 3. Hemat waktu dan tenaga dosen atau pegawai dalam proses Tes PMB Dosen atau pegawai tidak perlu disibukkan dengan persiapan tes yang panjang, seperti mencetak dan memperbanyak kertas soal dan jawaban. Cukup dengan satu kali meng-input soal ke server, seluruh calon mahasiswa sudah bisa mengikuti tes. Begitu juga dengan waktu pasca tes, desen tidak perlu pusing memeriksa hasil tes yang menumpuk berlembar-lembar. Sistem CBT yang ada di siAkad Cloud akan mengakumulasi secara otomatis nilai hasil tes para calon mahasiswa berdasarkan kunci jawaban yang telah diinput sebelumnya. 4. Memudahkan calon mahasiswa saat tes PMB Calon mahasiswa tidak perlu membawa dan meminjam alat tulis, tidak perlu menyilang jawaban dan mencorat-coretnya jika salah. Melalui komputer pada CBT, mahasiswa hanya perlu mengklik jawaban yang benar dan mengkliknya lagi (undo click) jika salah. Saat ada gambar soal yang kecil dan tidak terlalu jelas, calaon mahasiswa bisa memperbesarnya dengan meng-klik pilihan “zoom” hingga gambar terlihat cukup jelas. 5. Hasil tes menjadi lebih cepat dan akurat Perhitungan nilai otomatis oleh sistem komputer akan meminimalisir kesalahan manusia (human error) dalam pemeriksaan. Sistem komputer akan mencocokkan jawaban calon mahasiswa dengan kunci jawaban yang telah diinput dosen sebelumnya. Hasil nilai pun keluar lebih cepat, tidak butuh waktu berhari-hari. Seketika […]

Baca Selengkapnya »

Asia Cyber University Gabung SEVIMA siAkad Cloud

 

Admin SEVIMA

 

15 November 2019

SEVIMA.COM – Siapa yang belum kenal dengan Asia Cyber University? iya, kampus yang sering dikenal dengan “kampus pertama yang punya Rektor Asing”. Saat ini Asia Cyber University telah bekerjasama dengan SEVIMA untuk mengembangkan sistem informasi akademik online siAkad Cloud. Kerjasama ini tentu untuk meningkatkan pelayanan Asia Cyber University terhadap civitas kampus. SEVIMA bangga sekaligus mengapresiasi Asia Cyber University yang telah mempercayakan SEVIMA untuk membantu mempersiapkan sistem dan platform akademik online di sana. Asia Cyber University tergolong kampus baru, namun semangatnya begitu luar biasa. Untuk itu, SEVIMA berharap dengan adanya sistem informasi akademik online siAkad Cloud ini bisa membantu Asia Cyber University untuk meningkatkan pelayanan dan memberi dampak positif bagi perkembangan Asia Cyber University kedepan. Bagaimana dengan kampus anda, ingin seperti Asia Cyber University? yuk gabung: siakadcloud.com

Baca Selengkapnya »