Berita & Artikel

siAkad Cloud

Dec

10

2020

...
Aplikasi Online | siAkad Cloud | Success story
Pelatihan Pemantapan siAkad Cloud di Poltekkes Kemenkes Palembang secara Daring

SEVIMA.COM – Saat ini perguruan tinggi sedang memasuki tahun ajaran baru, namun berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena tahun ajaran baru kali ini di tengah masa pandemi. Tentunya membawa perubahan dalam pelayanan pendidikan salah satunya pelayanan di kampus Poltekkes Kemenkes Palembang.

Dec

08

2020

...
Aplikasi Online | Featured | siAkad Cloud
Lebih Baik Implementasi Sistem Informasi Akademik Proyek atau Sewa?

SEVIMA.COM – Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) dewasa ini sudah menjadi aplikasi wajib bagi perguruan tinggi. Kita tahu perguruan tinggi dengan kegiatan akademik yang begitu komplek tentu membutuhkan sistem yang dapat diandalkan dan membantu memudahkan manajemen kampus dalam mengelolanya. Pegembangan sebuah sistem informasi akademik di perguruan tinggi memang sangat penting namun pengerjaannya juga membutuhkan effort yang tidak main-main, harus mempunyai persiapan yang matang dan SDM yang memadai. Tidak semua kampus mampu untuk mengembangan SIAKAD sendiri. Pengadaan Sistem Informasi Akademik yang memberikan benefit untuk kampus tentunya bukan tanpa hambatan. Beberapa hambatan yang sering dihadapi oleh kampus diantaranya: 1. Biaya Permasalahan utama dan umum yang ditemui universitas ketika ingin memiliki software Sistem Informasi Akademik sendiri adalah biaya yang relatif besar, SDM atau teknisi yang belum memadai, infrastruktur dan jaringan internet yang belum stabil, dan software yang tidak sesuai dengan kebutuhan. Biaya pengadaan Sistem Informasi Akademik tidak sedikit. Untuk pengadaan aplikasi akademik atau pendaftaran online, universitas perlu mengeluarkan biaya mencapai ratusan bahkan milyaran rupiah. Hal ini tentunya menjadi bahan pemikiran universitas-universitas yang ingin memiliki sistem informasi sendiri, terlebih universitas yang masih berada dalam skala kecil dengan jumlah mahasiswa yang juga masih terbatas. 2. SDM Dalam pengadaan Sistem Informasi Akademik di sebuah universitas, dibutuhkan pula SDM yang memadai, baik dari kuantitas maupun kualitas. SDM ini berperan dalam pembangunan infrastruktur dan melakukan monitoring. Teknisi harus selalu siap sedia dalam melakukan perawatan terhadap sistem dan melakukan perbaikan jika terjadi kerusakan. Jumlah dan kualitas SDM yang tidak memadai akan mempengaruhi performa dari sistem informasi yang berjalan. 3. Infrastruktur Permasalahan ketiga adalah infrastruktur dan jaringan internet yang tidak stabil. Permasalahan ini terkait dengan permasalahan sebelumnya yaitu dana dan SDM. Pembangunan infrastruktur dan perawatannya yang tidak maksimal dapat berdampak terhadap infrastruktur yang kurang stabil dan mengganggu arus perputaran informasi yang ada di dalamnya. Jaringan internet menjadi syarat utama agar sistem ini berjalan dengan lancar. Jika jaringan terganggu dan tidak stabil maka dapat dipastikan sistem informasi juga akan terhambat. 4. Ketidaksesuaian Sistem Permasalahan terakhir yang ada dalam pengadaan sistem informasi adalah ketidaksesuaian sistem informasi dengan kebutuhan kampus. Kebanyakan sistem informasi akademik masih belum bisa memenuhi semua kebutuhan kampus. Sistem harus memperhatikan permasalahan yang ada, bagaimana tampilannya, apa saja yang akan ada di dalamnya, dan mengedepankan kemudahan operasional bagi karyawan kampus. Pengembangan Sistem Informasi Akademik secara Proyek membutuhkan dana investasi yang cukup besar. Kedepannya juga perlu direncanakan anggaran untuk biaya pemeliharaan infrastruktur, dan biaya untuk pengembangan aplikasi. Permasalahan pengadaan sistem informasi ini saling terkait satu sama lain. lalu adakah solusi untuk semua permasalahan tersebut? Tentunya ada. Saat ini telah berkembang sistem informasi terintegrasi berbasis Cloud yang dapat menyesuaikan kebutuhan kampus dan menghilangkan semua poin permasalahan yang ada di atas. Dengan menggunakan sistem informasi berbasis Cloud, pembangunan infrastruktur dilakukan secara virtual. Pusat penyimpanan dan perputaran informasi akan ada di dalam awan. Karena itu, biaya pembangunan infrastruktur dapat dihapus dari daftar pengeluaran. Layanan cloud ini biasanya menggunakan sistem berlangganan. Universitas hanya melakukan pembayaran untuk biaya berlangganan saja. Berikut studi kasus anggaran penggunaan Cloud vs Non-Cloud. Cloud Vs Non-Cloud No Cloud Harga Cost Infrastruktur Non-Cloud […]

Oct

27

2020

...
Aplikasi Online | siAkad Cloud | SIM SEVIMA
Manfaat Ketika Data Akademik Dan Keuangan Kampus Saling Terintegrasi

SEVIMA.COM – “Lho, saya kan sudah bayar? Tapi kok tidak bisa KRS-an?” Apakah Anda pernah mendengar perkataan seperti ini dari mahasiswa? Jika pernah, maka itu tandanya data akademik dan keuangan di Perguruan Tinggi Anda belum terintegrasi. Sehingga seringkali menimbulkan beberapa permasalahan klasik seperti human error dan miskomunikasi. Lalu, apa sih manfaat ketika dua data tersebut saling terintegrasi? Jangan khawatir, kami telah merangkum 3 poin penting di bawah ini. 1. Memudahkan Koordinasi Bagian Keuangan dan Akademik Alur koordinasi dan kegiatan yang terjadi jika sistem masih manual seringkali cukup panjang dan lama. Contohnya seperti bagian keuangan yang harus mendata satu-satu siapa mahasiswa yang telah membayar tagihan KRS dan melaporkannya ke bagian akademik. Atau bagian akademik mendata satu-satu siapa mahasiswa yang telah mendaftar yudisium untuk dilaporkan ke bagian keuangan. Tentu, koordinasi dan kegiatan manual seperti itu akan memakan banyak waktu dan tenaga, apalagi pada kondisi pandemik saat ini yang membuat koordinasi menjadi semakin susah akibat anjuran bekerja di rumah (Work From Home). Maka dari itu, sistem yang terintegrasi dapat memangkas alur koordinasi dan memudahkan bagian keuangan dan akademik. Dengan begitu, mahasiswa yang sudah membayar SPP dapat langsung terdata dan diketahui oleh bagian yang bersangkutan. Atau jika mahasiswa mengajukan cuti dan yudisium, maka langsung terproses di sistem. Hemat waktu dan tenaga, ya? Baca juga: Siap Adaptasi Kebiasaan Baru, Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR Kerjasama dengan SEVIMA 2. Meminimalisir Miskomunikasi dan Human Error Seperti yang kami sampaikan di awal, terkadang permasalahan klasik seperti miskomunikasi dan human error sering terjadi jika data keuangan dan akademik tidak terintegrasi. Hal-hal yang sering terjadi adalah mahasiswa yang sudah membayar tapi belum melakukan aktivitas KRS, sehingga membuat bingung bagian akademik. Atau mahasiswa yang sudah membayar KRS tapi tidak bisa melakukan aktivitas tersebut karena miskomunikasi antara bagian keuangan dan akademik.  Selain itu, jika pelaporan dan pendataan masih hardfile yang harus di print terlebih dahulu, membuat data-data itu rawan rusak dan hilang. Sehingga, dengan sistem yang terintegrasi secara online dapat meminimalisir miskomunikasi antara bagian keuangan dan akademik atau pihak Perguruan Tinggi dengan mahasiswanya. Di lain sisi, bagian keuangan dan akademik tidak perlu takut data-datanya rusak dan hilang karena tersimpan secara cloud. Baca juga: Institut Ilmu Sosial dan Budaya Samawa Rea Menjadi Pionir Kampus Go Online di Sumbawa 3. Mudah Memonitor Aktivitas Akademik dan Keuangan Manfaat terakhir dan tidak kalah penting adalah memudahkan seluruh jajaran atau bagian di Perguruan Tinggi termasuk pimpinan untuk memonitor aktivitas akademik dan keuangan. Dengan data yang saling terintegrasi, maka pelaporannya juga tidak perlu dilakukan manual. Cukup dengan beberapa klik saja, maka laporan bulanan dan periode-periode tertentu dapat dibuat dengan mudah.  Nah, itulah 3 manfaat ketika data akademik dan keuangan terintegrasi. Sekarang pertanyaannya adalah, apakah data keuangan dan akademik di Perguruan Tinggi Anda masih belum terintegrasi? Jika belum, maka kami sarankan agar segera menggunakan sistem informasi akademik (siakad) yang terintegrasi dengan bagian keuangan.  SEVIMA sebagai perusahaan IT yang fokus ke sektor pendidikan selama lebih dari 10 tahun telah berhasil mengembangkan siAkad Cloud yang telah mengintegrasikan data akademik dan keuangan. Sehingga selain mendapatkan 3 manfaat di atas, bagian Keuangan juga dapat membuat […]

Oct

09

2020

...
siAkad Cloud | Success story
Keren! Universitas Lancang Kuning Sukses Pelaporan PDDikti 20192 dan Jadi yang Terbaik

SEVIMA.COM – Luar biasa, selamat dan sukses atas pencapaian Universitas Lancang Kuning Pekanbaru Riau yang telah menjadi kampus terbaik dalam melakukan pelaporan data PDDikti 20192 dengan Aktifitas Kuliah Mahasiswa (AKM) 100% terkirim dari 10.806 mahasiswa.

Sep

29

2020

...
siAkad Cloud | Success story
5 Manfaat Menggunakan siAkad Cloud & EdLink (Andar Danova L. Goeltom, S.Sos., M.Sc.)

Penggunaan teknologi pembelajaran siAkad dan EdLink merupakan aplikasi yang sangat besar manfaatnya bagi para dosen atau tenaga pengajar.

Sep

17

2020

...
Aplikasi Online | siAkad Cloud | Teknologi
Cara Agar Penerapan Sistem Informasi Akademik Mengalami Kesuksesan

SEVIMA.COM – Sistem informasi akademik saat ini banyak digunakan oleh perguruan tinggi untuk mengatur sistem manajemen, keuangan dan operasional lainnya. Namun perlu diketahui bahwasanya proses pengembangan sistem informasi manajemen dalam sebuah perguruan tinggi tidaklah mudah, tingkat keberhasilannya berbeda-beda tergantung bagaimana cara yang dipilih oleh sebuah perguruan tinggi tersebut. Dan terlepas dari itu, ada beberapa faktor pendukung yang mempengaruhi sebuah keberhasilan implementasi sistem informasi manajemen dalam perguruan tinggi. Sesuai dengan pengalaman SEVIMA sebagai konsultan IT pengembangan sistem informasi untuk Perguruan Tinggi. Baca juga: siAkad Cloud Bantu Digitalisasi Pelayanan & Kegiatan Akademik Kampus Di tengah Pandemi 5 Faktor yang Mempengaruhi Keberhasilan Penerapan Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) 1. Memiliki Planning yang Matang Dalam sebuah proyek tentu harus ada yang namanya planning. Pengembangan sistem informasi tidak bisa dilakukan secara tiba-tiba, banyak hal yang harus dibicarakan dengan semua yang terlibat, seperti operator P T, dekan dan para pimpinan kampus. 2. Pemilihan Vendor Pengembang Sistem Informasi Akademik yang Tepat Pemilihan pengembang sistem informasi merupakan tahap yang sangat fital, jika kampus Anda salah memilih vendor pengembang, presentasi keberhasilan pengembangan sistem bisa jadi sangat kecil. 3. Mempunyai Roadmap Pengembangan Sistem yang Jelas Sebelum sistem informasi di kembangkan atau dibuat, Anda sebagai user harus menanyakan kepada vendor pengembang, bagaimana roadmap pengembangan sistem informasi akan dikembangkan, supaya arah sistem yang akan dikembangkan sesuai dengan tujuan dan keperluan kampus. Baca juga: Genjot Pelayanan Berkualitas Berbasis Digital, POLNUSTAR Pelatihan Online siAkad Cloud 4. Testing Sistem Informasi Sebelum sistem diluncurkan ada baiknya untuk melakukan sejumlah uji coba atau yang sering kita kenal dengan UAT (User Acceptance Testing) terhadap sistem tersebut. Uji coba ini dilakukan untuk menemukan hal-hal yang masih tidak sesuai dengan kebutuhan perguruan tinggi atau memeriksa error sebuah sistem. 5. Pemahaman Sumber Daya Manusia Setelah tahap uji coba selesai, dan sistem informasi sudah dapat bekerja secara maksimal. Selanjutnya dibutuhkan sosialisasi sistem informasi kepada seluruh sivitas akademik kampus yang terlibat. Keberhasilan implementasi sistem informasi manajemen di perguruan tinggi dipengaruhi oleh banyak hal. Mulai dari perencanaan hingga pengelolaan dari sistem informasi itu sendiri. Untuk menunjang keberhasilan dari implementasi sistem informasi manajemen, segala tahapan dalam implementasinya sebaiknya dilakukan dengan baik dan maksimal, tentunya untuk hasil yang maksimal pula. Berbicara tentang implementasi sistem Informasi Akademik, sistem yang handal dan pengalaman sebuah pengembang Sistem Informasi sangat penting. Untuk itu Perguruan tinggi jangan sampai salah memilih partner dalam mengembangkan sebuah sistem informasi. PT Sentra Vidya Utama (SEVIMA) sudah berpengalaman lebih dari 13 tahun di dunia pengembangan sistem informasi untuk Perguruan Tinggi, sehinga mampu menemukan masalah klasik di kampus beserta SOLUSI-nya sevima.com/produk-layanan

Aug

28

2020

...
siAkad Cloud | Success story
Institut Ilmu Sosial dan Budaya Samawa Rea Menjadi Pionir Kampus Go Online di Sumbawa

SEVIMA.COM – Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya Samawa Rea (IISBUD SAREA) merupakan salah satu institusi pendidikan tinggi yang tergolong baru di Sumbawa, namun dengan inovasi dan kreatifitasnya IISBUD Sarea semakin berkembang dan menjadi kampus favorit di Sumbawa.

Aug

26

2020

...
siAkad Cloud | Success story
Siap Adaptasi Kebiasaan Baru, Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR Kerjasama dengan SEVIMA

SEVIMA.COM – LSPR Communication and Business Institute, yang sebelumnya dikenal dengan nama London School of Public Relations (LSPR) Jakarta, berdiri sejak tahun 1992.

Jul

29

2020

...
siAkad Cloud | Success story
Genjot Pelayanan Berkualitas Berbasis Digital, POLNUSTAR Pelatihan Online siAkad Cloud

SEVIMA.COM – Memasuki tahun ajaran baru di tengah pandemi tentunya membawa perubahan dalam pelayanan pendidikan. Kali ini Politeknik Negeri Nusa Utara (POLNUSTAR) terus berupaya memperbaiki administrasi dan pelayanan kepada para civitas akademika khususnya mahasiswa dengan implementasi siAkad Cloud.

Jul

21

2020

...
siAkad Cloud | Teknologi
10 Kelebihan Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Online

SEVIMA.COM – Salah satu kegiatan penting dalam sebuah perguruan tinggi adalah Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB). SPMB ini tujuan untuk menyaring dan menemukan bibit unggulan yang memungkinkan untuk mencetak lulusan yang terbaik nantinya. Namun penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi saat ini sedang mendapat ujian, karena adanya pandemi Covid-19. Untuk mengatasi hal tersebut, saat ini sudah ada sistem untuk melakukan seleksi penerimaan mahasiswa baru secara online. Dengan adanya SPMB Online calon mahasiswa hanya mendtafarkan diri lewat sistem yang nantinya langsung terintegrasi. Calon mahasiswa juga tidak perlu antri lama – lama dan pihak administrasi tidak capek lagi harus layani satu – satu. Berikut 10 Keunggulan proses PMB Online dengan siAkad Cloud: 1. Proses pendaftaran yang simple dan mudah bagi calon mahasiswa 2. Terintegrasi dengan sistem pembayaran online 3. Terintegrasi dengan Computer Based Test (CBT) 4. Proses penilaian dan ranking otomatis 5. Terintegrasi dengan modul keuangan mahasiswa, biaya daftar ulang mahasiswa baru. 6. Pembuatan Nomor Induk Mahasiswa (NIM) secara otomatis 7. Dapat melayani ribuan calon mahasiswa tanpa crowded tanpa antri 8. Tidak merepotkan panitia PMB 9. Calon mahasiswa bisa daftar dan ujian, anytime anywhere, tergantung regulasi kampus 10. Pendaftaran dilakukan secara online dan kampus akan terlihat profesional Itulah beberapa kelebihan atau manfaat penerimaan mahasiswa baru secara online, jadi tunggu apalagi ayo saatnya kampus Anda go digital untuk proses pendaftaran mahasiswa baru yang lebih efektif dan efisien. Mahasiswa senang pihak kampus pun tenang. Tunggu apalagi yuk coba gratis disini: siakadcloud.com