Berita | Liputan Media

Inilah Tips Jitu Tetap Berprestasi Meski Pandemi Menurut Sekjen IKA ITS

Pandemi COVID-19 masih berlangsung. Walaupun demikian, terobosan dan inovasi di bidang pendidikan tak boleh terhenti. Inilah yang terus dilakukan kampus-kampus mitra Sevima di seluruh Indonesia.

Sevima merangkum kisah-kisah pencapaian minggu ini, pada Senin (04/01) hingga Minggu (10/01) dalam “Flash News” yang secara rutin akan kami bagikan kepada rekan-rekan media.

Berada di situasi pandemi yang hampir setahun ini ternyata membuat berbagai pihak sulit untuk berkarya. Seperti halnya, kebiasaan bersosialisasi, belajar di dalam kelas, hingga berdiskusi rupanya harus kita tinggalkan selama masa pademi ini.

Meskipun berada di situasi pandemi seperti ini, bukan berarti kita harus menyerah dengan keadaan. Masih banyak cara yang dilakukan agar tetap survive di situasi seperti ini.

Nah, kali ini Sekretaris Jenderal Ikatan Alumni ITS Surabaya, Thonthowi Djauhari,S.Si ingin berbagi tips jitu agar tetap berprestasi selama pandemi berlangsung. Kira-kira, apa saja yang perlu dilakukan? Berikut ulasannya.

1. Mengupayakan piranti pendukung dengan semaksimal mungkin

Sulit memang, saat melakukan kegiatan belajar mengajar di rumah masing-masing. Namun, keterbatasan itu bisa dilalui apabila menggunakan piranti dan pendukung yang baik.

Thontowi mengungkapkan, kesulitan ini bisa diminimalisir jika pihak kampus bisa mengawasi dan memperhatikan mahasiswanya yang tidak memiliki piranti pendukung ini. Sebisa mungkin, pihak kampus bisa membantu mereka dalam menyediakan fasilitas yang memadai apabila memiliki keterbatasan piranti itu. Dengan demikian dapat  dipastikan jika seluruh mahasiswa bisa melakukan kegiatan belajar mengajar meskipun dilakukan di rumah masing-masing.

2. Meningkatkan Softskill

Keahlian seseorang tidak bisa hanya dilihat dari kemampuan mereka dalam memahami pelajaran saja. Namun, mereka harus dibekali dengan kemampuan soft skill yang baik.

Menurut Thonthowi, mahasiswa setidaknya harus mengasah softskill mereka. Ini diperlukan agar bisa berkarya pasca lulus nanti. Soft skill sangat dibutuhkan ketika memasuki dunia kerja. Untuk itu, meskipun berada di situasi dan kondisi pandemi, soft skill tetap bisa diasah dengan mengikuti kegiatan kampus meskipun hanya melalui daring.

3. Belajar dan diskusi

Belajar merupakan satu kegiatan wajib yang bisa dilakukan mahasiswa agar bisa sukses dan berprestasi. Kegiatan belajar mengajar bisa diasah semaksimal mungkin jika mereka bisa melakukan diskusi saat kegiatan belajar mengajar.

Dengan demikian, meskipun ada di situasi pandemi, mahasiswa akan tetap bisa memahami materi yang telah disampaikan dosen. Maka, seluruh materi akan bisa terserap dengan baik.

Itulah tips yang disampaikan oleh Sekjen IKA ITS. Nah, mungkin tips tersebut bisa Anda jadikan acuan untuk tetap berprestasi meskipun dalam kondisi pandemi ini.

Bagikan artikel ini

Komentar