Kompetisi Menulis

Revolusi Teknologi Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya di Masa Pandemi Covid-19

Penulis: Salsabila Istifany
Mahasiswa-Unika Atmajaya
Artikel ini Masuk dalam 10 Besar Kategori Mahasiswa “Kompetisi Menulis SEVIMA #revolutionizeEducation” 

Pandemi Covid-19 membawa dampak di berbagai sektor, salah satunya sektor pendidikan. Semua perguruan tinggi di Indonesia perlu mengikuti revolutionize education dengan cara harus mempersiapkan dan beradaptasi dengan teknologi yang wajib digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Sama halnya dengan Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya (Unika Atma Jaya). Unika Atma Jaya telah mempersiapkan semua kebutuhan proses belajar mengajar yang dibutuhkan oleh dosen dan mahasiswa.

Pada semester ganjil 2020/2021, Unika Atma Jaya menerapkan kuliah daring secara full dalam rangka mengikuti kebijkan yang diberikan oleh pemerintah dan sekaligus sebagai bentuk revolutionize education. Unika Atma Jaya menggunakan aplikasi Microsoft Teams untuk jadwal rutin perkuliahan dan juga memiliki beberapa aplikasi untuk mendukung kegiatan belajar mengajar, di antaranya adalah AIDA, MyAtma, dan AtmaLib.

Microsoft Teams

Mahasiswa Unika Atma Jaya masing-masing diberikan akun Office 365 agar dapat memiliki akses untuk log in di Microsoft Teams. Microsoft Teams memiliki beberapa kegunaan, yaitu dapat membuat grup kelas untuk masing-masing mata kuliah, mengumpulkan assignments, dan juga dapat merekam materi perkuliahan yang disampaikan dosen lalu mendengarnya kembali kapan saja.

AIDA

AIDA adalah aplikasi aplikasi yang dimiliki Unika Atma Jaya yang bisa diunduh di Play Store (Android) maupun App Store (iOS). AIDA adalah aplikasi untuk memudahkan mahasiswa Unika Atma Jaya dalam melakukan presensi kuliah. Presensi kuliah dilakukan dengan cara scan barcode yang akan dibagikan oleh dosen, lalu kehadiran mahasiswa akan otomatis tercatat di dalam sistem. Dengan tercatatnya presensi setiap perkuliahan ke dalam sistem, maka mahasiswa tidak akan terkena cekal 75% kehadiran.

Melalui aplikasi AIDA, mahasiswa juga dapat melihat jadwal kuliah dan jadwal ujian. Hal ini sangat membantu mahasiswa untuk menjadi lebih terorganisir tanpa perlu mencatat jadwal tersebut di dalam notebook.

MyAtma

MyAtma adalah sistem administrasi akademik yang telah dimiliki Unika Atma Jaya sejak 2016. Sistem ini mampu mengakomodir kebutuhan Unika Atma Jaya, seperti proses database dari sejak calon mahasiswa hingga menjadi alumni, dan juga berbagai kebutuhan proses pendidikan yang ada di Unika Atma Jaya.

Dengan MyAtma, mahasiswa bisa dengan mudah melakukan payment plan atau membuat cicilan. Semua sudah tersedia di dalam MyAtma, mulai dari berapa biaya kuliah yang harus dibayar, lalu jika ingin mencicil juga dapat terlihat berapa biaya yang sudah dibayar dan masih harus dibayar.

Membuat Kartu Rencana Studi (KRS) juga dilakukan melalui MyAtma. Jadi, saat waktu KRS tiba, mahasiswa tidak perlu datang ke kampus untuk mendapatkan mata kuliah yang ingin diambil, cukup buka MyAtma melalui laptop atau ponsel sambil rebahan di rumah juga bisa. Setelah KRS berhasil dilakukan, jadwal kuliah mahasiswa akan otomatis tersimpan di dalam MyAtma maupun AIDA.

Mahasiswa juga dapat melihat Grade Point Average (GPA) / Current Grade Point Avarage (CGPA) di dalam MyAtma. Lalu juga ada kuesioner kepuasan mahasiswa yang bisa diisi untuk peningkatan kualitas Unika Atma Jaya. Serta masih banyak kegunaan lainnya yang ada di dalam sistem tersebut, loh.

AtmaLib

AtmaLib adalah perpustakaan Unika Atma Jaya yang tersedia baik secara offline maupun online. Melalui AtmaLib, mahasiswa dapat mengakses e-journal dan e-books untuk membantu pembelanjaran online seperti saat ini.

Terdapat sejumlah sarana untuk membantu proses pembelajaran yang disediakan oleh AtmaLib, seperti Panopto, Turnitin, Microsoft Teams, Toonly, Mendeley, Grammarly, dan lain-lain. Grammarly yang dimiliki oleh AtmaLib juga sudah premium, sehingga hal ini menjadi suatu keuntungan bagi mahasiswa yang ingin mongereksi tulisan dan memperbaiki tata bahasa dalam membuat resume, laporan, dan tugas kuliah yang menggunakan bahasa Inggris.

AtmaLib juga mengumumkan bahwa per tanggal 2 September 2020, mahasiswa tidak perlu datang ke perpustakaan untuk mengunggah tugas akhir. Jadi, tugas akhir dapat diunggah secara online melalui AtmaLib. Lalu, jika membutuhkan bantuan lebih lanjut/konsultasi, mahasiswa bisa menghubungi 2 PIC yang sudah disediakan sehingga tidak perlu lagi datang ke perpustakaan. Hal ini dilakukan guna mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

Kesimpulan

Pandemi Covid-19 mengharuskan kita semua untuk bangkit dan keluar dari zona nyaman. Semua akademisi perguruan tinggi di Indonesia harus bisa mengikuti perkembangan zaman dan melakukan revolutionize education agar kualitas dari akademisi perguruan tinggi tidak menurun seolah-olah hanya karena kaget dengan teknologi. Kendala dalam menggunakan teknologi adalah bukan dari teknologinya, tetapi dari manusia. Oleh karena itu, semua akademisi perguruan tinggi di Indonesia perlu mengedukasi manajemennya untuk perubahan. Demi mencerdaskan mahasiswa, kemajuan bangsa, dan kesejahteraan bersama.

Bagikan artikel ini

Komentar