Berita & Artikel - Kategori

Berita

Nov

30

2021

...
Dunia Mahasiswa | Info Sentra Vidya Utama
Media Partner Gratis untuk Event, Seminar & Kegiatan Organisasi Mahasiswa

SEVIMA.COM – Media partner untuk event mahasiswa. Apakah kamu punya acara atau event kampus yang ingin dipromosikan? Atau kamu ingin kegiatan dan prestasimu viral di media lokal dan nasional di seluruh Indonesia? Kamu datang di artikel yang tepat! Sebagai perusahaan education technology yang telah 18 tahun berdiri dan memiliki jaringan komunitas di lebih dari 2.000 kampus se-Indonesia, SEVIMA siap untuk membantu menjadi media partner untuk event anda secara GRATIS! SEVIMA sebagai media partner yang tepat untuk kegiatanmu akan bertindak sebagai temanmu yang bakal memberi tahu banyak orang tentang eventmu. Bahkan, nggak sedikit juga yang bukan hanya mempromosikan di awal rencana pensi, tapi juga menulis berita setelah acara sukses digelar. Baca juga : Aplikasi CBT dan Server GRATIS dari SEVIMA, Cocok Buat Bikin Try Out, Tes dan Beragam Ujian Beberapa Event Kampus Sudah Publish di SEVIMA Ini contoh beberapa kegiatan mahasiswa di penjuru Indonesia, yang telah bekerjasama dengan SEVIMA: Event BEM Universitas Katolik Darma Cendika Surabaya: Mahasiswa, Ini 3 Tips Jago Public Speaking yang Baik Untuk Pemula Event BEM Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPN “Veteran” Yogyakarta : Tips Membangun Karir Cemerlang ala Vina Muliana, Content Creator & Staff di BUMN Kampus UM Surabaya : UM Surabaya Kenalkan Lingkungan Kampus Lewat Film UNAIR Surabaya : UNAIR Peringkat Pertama Kategori “Informatif” Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Dan masih banyak yang lain Event mahasiswa yang menarik, juga berkesempatan untuk tayang di media nasional Mitra SEVIMA secara GRATIS! Kompas.com : Strategi Lolos Perguruan Tinggi Negeri ala Anies Baswedan Kumparan.com : Inspiratif! 95% Lulusan Kampus Ini Jadi Guru di Bangkalan dan Madura Edukasi Sindonews; Ini Tips Dapat Beasiswa ala Youtuber Jovial da Lopez Medcom.id : Mau Kuliah di ITB? Ini 4 Tips Diterima di ‘Kampus Ganesha’ Dan masih banyak lagi Bekerja sama dengan media dapat menjadi faktor penentu keberhasilan suatu event. Pamor event kamu dan jumlah pengunjung sangat bergantung kepada media partner yang oke! Apa yang Didapat dari Kerjasama Media Partner dengan SEVIMA? 1. Publikasi berita gratis di Sevima.com & Maukuliah.ID2. Kegiatanmu akan ditayangkan di story instagram @maukuliah.id Syaratnya Gimana? GAMPANG BANGET! 1. Cantumkan logo SEVIMA dan Maukuliah.ID sebagai media partner di kegiatan kamu, ukuran gambar bebas2. Panitia wajib membuat daftar hadir kegiatan bagi peserta, yang setidaknya berisi: Nama, Email, Nomor HP. Peserta wajib mengisi daftar hadir tersebut, dan SEVIMA. 3. Membuat sendiri berita dan poster yang ingin ditayangkan oleh SEVIMA4. Poster, salinan daftar hadir, dan berita kegiatan, dikirimkan kepada SEVIMA melalui Whatsapp sebagai bukti event benar-benar dilaksanakan. Ingat ya, berita dan poster dibuat oleh teman-teman sendiri. SEVIMA tinggal mempublikasikannya! Kemana berita dikirim? Dan bagaimana kalau teman-teman ingin tanya-tanya lebih lanjut seputar kesempatan media partner ini? Langsung saja, hubungi Humas SEVIMA atas nama Kak Ilham: Ilham (0816714530) (silahkan klik)

Nov

25

2021

...
Dunia Dosen | Dunia Kampus | Tips & Trik
Berhasil Mengantarkan Mahasiswa Lulus Ukom, Mahasiswa Baru STIKes Alifah Padang Melonjak 50%

SEVIMA.COM – Proses pelaksanaan uji kompetensi atau biasa disingkat dengan UKOM tak hanya isapan jempol belaka. Setiap perguruan tinggi dengan program studi kesehatan wajib melaksanakannya dengan baik. Memasuki 2021 ini, perguruan tinggi dengan program studi kesehatan wajib mengikutkan mahasiswanya pada UKOM. Yang mana UKOM kali ini sebagai salah satu sarana exit exam mahasiswa setelah berakhir masa studinya. Ternyata, hasil UKOM tersebut memiliki dampak yang signifikan terhadap pendaftaran mahasiswa baru di STIKes Alifah Padang.  Jumlah pendaftar sangat melonjak drastis ketika mendapati angka kelulusan mencapai 90% di tahun 2020. “Jumlah calon mahasiswa baru melonjak 50%, setelah hasil UKOM pada tahun 2019 dan 2020 mencapai target yang maksimal,” terang Dr. Ns. Asmawati,S.Kep, M.Kep. selaku ketua STIKes Alifah Padang pada webinar SEVIMA (15/11) lalu. Dalam Webinar yang bertajuk Strategi Sukses Kampus Kesehatan Menyiapkan Uji Kompetensi Exit Exam, Asmawati juga membeberkan tips dan persiapan yang dilakukan STIKes Alifah Padang dalam mengantarkan mahasiswa menuju kelulusan exit exam ini.  “Melalui kesempatan ini, kami hanya ingin berbagi saja tentang apa saja tips dan persiapan intern kampus kami yang biasa dilakukan sebelum UKOM. Dengan adanya tips ini diharapkan perguruan tinggi lain bisa lebih siap dalam menyiapkan UKOM,” terangnya.  Baca juga: Mahasiswi Asal Aceh ini Sabet Nilai Terbaik UKOM Kesehatan se-Indonesia Persiapkan UKOM dengan maksimal Fakta menarik didapati dari kampus ini, Asmawati mengungkapkan bahwa persiapan UKOM di kampus ini dilakukan sejak penjaringan mahasiswa baru. “Kami sudah mencari para mahasiswa berprestasi sejak awal proses pendaftaran. Kami masuk ke pelosok-pelosok untuk menjaring mahasiswa terbaik tersebut. Inilah yang menjadi bekal kami untuk bisa lancar mengikutkan mahasiswa pada UKOM di kemudian hari,” ceritanya sembari bersemangat.  Proses strategi UKOM ini dibagi menjadi beberapa tahapan, antara lain: 1. Tahapan Input Pada tahapan input ini, pihak perguruan tinggi memulainya sejak proses penjaringan mahasiswa. Prosesnya dilakukan mulai penjaringan mahasiswa melalui nilai raport. Selain itu, proses penjaminan mutu juga sangat diperlukan untuk menjamin hasil UKOM yang lebih baik. “Pada tahapan input ini, ada dua hal yang harus disiapkan oleh kampus kami, yaitu penjaringan mahasiswa dan perbaikan penjaminan mutu di kampus. Dua tersebut sangat kami perhatikan dengan baik,” tegasnya.  2. Tahapan proses Nah, pada tahapan kedua ini STIKes Alifah Padang tak mau kehilangan momen. Kampus yang diketuai oleh  Asmawati ini rupanya telah mempersiapkannya dengan baik dan prosedural. “Persiapan tersebut dimulai dari keselarasan PBM, membentuk panitia UKOM, hingga menyediakan bank soal. Tak hanya itu, kampus kami juga memberikan sarana Tryout rutin kepada para mahasiswa. Begitu mahasiswa kami bisa lebih siap dalam menyiapkan UKOM sebagai exit exam,” tuturnya. Selain menyiapkan hal yang rumit, Asmawati juga memberikan reward kepada para dosen yang siaga membimbing mahasiswanya. Tak hanya itu, mahasiswa juga diberikan kesempatan untuk belajar UKOM melalui jalur media sosial, seperti Tik Tok dan Instagram. “Reward terbaik juga kami berikan kepada pada para dosen yang telah berhasil membimbing. Selain itu, kegiatan belajar mahasiswa juga lebih fun dengan media Tik Tok dan Instagram,” tambahnya.  Baca juga: Lulus 100% UKOM, Rektor Universitas Mandala Waluya Bagikan Tips Suksesnya Untuk mendapatkan hasil UKOM yang memuaskan, Asmawati juga mengajak para mahasiswa untuk berdoa bersama. Doa bersama ini dimaksudkan agar […]

Nov

23

2021

...
Berita | Dunia Kampus | Seputar Pendidikan
Cara Perguruan Tinggi Memaksimalkan Penyerapan Anggaran

SEVIMA.COM – Oktober silam, Ditjen Diktiristek menyelenggarakan rapat koordinasi perkembangan pelaksanaan program, kegiatan, dan anggaran di tahun 2021. Pertemuan itu membahas tentang realisasi dan akselerasi program-program agar dapat terlaksana dengan cepat dengan bantuan dan dukungan dari perguruan tinggi. Dilansir dari lama resmi Kemdikbud Dikti, Prof Nizam mendorong perguruan tinggi untuk memaksimalkan penyerapan anggaran di sisa waktu hingga akhir tahun yang tinggal beberapa bulan saja. Beliau menghimbau daya serap di atas target yang ditetapkan oleh kementerian yaitu 71%. Baca juga : siAkad Cloud Dukung IAIN Palu Menuju World Class University Lalu bagaimana cara memaksimalkan daya serap agar mencapai target? Berikut tipsnya: 1. Persiapkan perencanaan anggaran yang matang di awal pengajuan anggaran.2. Selalu pantau realisasi anggaran sesuai perencanaan anggaran.3. Melakukan percepatan dengan inovasi-inovasi terbaru yang sesuai regulasi.4. Dan upgrade sistem di berbagai sektor perguruan tinggi seperti Sistem Informasi Akademik (SIAKAD), Learning Management (LMS), atau Sistem Keuangan. Selain mempercepat realisasi anggaran 2021, upgrade sistem di berbagai sektor perguruan tinggi juga dapat meningkatkan kualitas pembelajaran, pendataan akademik, serta keuangan. Sehingga, nantinya akan berimpact atau mempengaruhi juga pada saat terjadi proses Pemantauan dan Evaluasi Peringkat Akreditasi (PEPA) Prodi otomatis tahap 1 yang dilakukan machine to machine antara SAPTO dengan PDDIKTI. Bagaimana dengan perguruan tinggi Anda? Apakah masih banyak kendala padahal sudah mendekati periode tutup buku penyerapan anggaran? Mumpung masih ada waktu beberapa minggu lagi sebelum tutup buku, yuk konsultasikan kebutuhan sistem informasi yang handal dan sudah terintegrasi dengan Learning Management System (LMS) dan pelaporan PDDikti kepada SEVIMA.

Nov

23

2021

...
Berita | Seputar Pendidikan
Inspiratif! Muji Setiyo Berhasil Sabet Gelar Profesor Termuda Di Muhammadiyah Magelang

SEVIMA.COM – Di penghujung akhir tahun 2021, satu dosen Program Studi D3 Mesin Otomotif, Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Magelang (Unimma) berhasil meraih gelar Profesor. Dia adalah Prof Dr Muji Setiyo ST MT, Guru Besar dalam bidang ilmu Teknik Mesin. Prof Muji tercatat sebagai profesor ketiga di Unimma dan berhasil mendapatkan gelar tersebut pada usia yang masih sangat muda, yakni 38 tahun. Dia telah menjalani masa kerja selama 11 tahun. Ia diangkat melalui Surat Keputusan (SK) Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Republik Indonesia dengan nomor 65090/MPK.A/KP.05.01/2021. Muji berhasil meraih angka kredit sebesar 914,10 terhitung mulai 1 September 2021. Baca juga : 20.000 Mahasiswa Jurusan Kesehatan Gagal Wisuda Setiap Tahunnya Ketua Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) VI Prof Dr Ir Muhammad Zainuri DEA, mengatakan jika kini Unimma telah memiliki tiga profesor. Oleh karena itu, dia meminta seluruh civitas akademika untuk senantiasa menunjukkan kinerja, akuntabilitas institusi serta menjadikan capaian gelar profesor sebagai indikator dan bagian karya ilmiah. ”Harapan kami, turunnya SK Prof Muji ini juga menjadi pemantik bagi rekan-rekan yang lain, untuk meraih predikat yang sama,” katanya. Sementara itu, Rektor UNIMMA, Dr Lilik Andriyani SE MSi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas gelar yang disandang Prof Muji. ”Kami ucapkan selamat pada rekan kita yang masih sangat muda, 38 tahun, Prof Dr Muji Setiyo, ini adalah salah satu generasi muda kami yang memiliki potensi sangat luar biasa,” tuturnya. Baca juga : Pegawai Rumah Sakit Muhammadiyah Yogya Sabet Nilai Tertinggi Uji Kompetensi Prof Muji saat ini menjabat sebagai Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM). Ia baru saja menyelesaikan studi S3 di Universitas Brawijaya, Malang. ”Ini merupakan satu catatan besar dalam hidup saya, menerima amanah dan bertepatan dengan hari lahir persyarikatan,” kata Prof Muji. Dia juga mengapresiasi jajaran civitas akademika Unimma yang telah memberikan dukungan sehingga meraih gelar kehormatan tersebut. ”Mudah-mudahan ilmu saya dapat bermanfaat khususnya bagi Fakultas Teknik, Unimma, dan juga LLDIKTI Wilayah VI,” tuturnya.

Nov

19

2021

...
Dunia Akademik | Dunia Kampus | Dunia Mahasiswa
Mahasiswi Asal Aceh ini Sabet Nilai Terbaik UKOM Kesehatan se-Indonesia

SEVIMA.COM – Direktur Akademi Keperawatan Kesdam Iskandar Muda Banda Aceh (AKIMBA) Ibu Ns. Wiwin Haryati, S.Kep.,M.Kep meghadiri kegiatan Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) Asosiasi Institusi Pendidikan Vokasi Keperawatan Indonesia (AIPViKI) dan Seminar Nasional Keperawatan dengan tema “Peluang dan Tantangan Perawat Vokasi Bekerja di Luar Negeri” yang berlangsung dari tanggal 15 – 17 November 2021 bertempat di Hotel El Royale, Jalan Merdeka No. 2, Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat.  Dalam rilis pers yang dikutip dari AKIMBA, kegiatan RAKERNAS AIPViKI di Kota Bandung merupakan kegiatan tahunan yang pada tahun ini diselenggarakan dengan adaptasi secara protokol kesehatan ditengah-tengah kondisi Pandemi Covid-19. Tujuan diselenggarakan kegiatan RAKERNAS ini membahas keberlangsungan dan hasil pencapaian serta program akan dilaksanakan kedepan nya untuk Perawat Vokasi Indonesia. Baca juga : Lulus 100% UKOM, Rektor Universitas Mandala Waluya Bagikan Tips Suksesnya Mahasiswa AKIMBA Berhasil Menerima Piagam Penghargaan dari AIPViKI Pusat Pada kegiatan RAKERNAS tahun ini mahasiswa AKIMBA berhasil menerima Piagam Penghargaan dari AIPViKI Pusat dengan kategori Capaian Nilai UKOM Tertinggi Periode Bulan Okbtober tahun 2020 di tingkat nasional yang langsung diterima oleh Direktur AKIMBA Ibu Ns. Wiwin Haryati, S.Kep.,M.Kep atas nama mahasiswa Rika Syafrina dari AIPViKI Pusat. Selama proses persiapan Uji Kompetensi (UKOM), mahasiswa AKIMBA dibimbing secara instens oleh dosen-dosen terbaik dibidang nya masing-masing dengan mengutamakan metode latihan (penganyaan) agar dapat mengetahui tips dan trik dalam menjawab soal UKOM dengan mengikuti bobot nilai standar nasional serta juga melaksanakan kegiatan Try Out agar dapat mengukur capaian hasil nilai peserta didik secara kognitif dari proses pengayaan yang diterima oleh mahasiswa dari dosen AKIMBA. Baca juga : 20.000 Mahasiswa Jurusan Kesehatan Gagal Wisuda Setiap Tahunnya Direktur AKIMBA mengucapkan terima kasih banyak kepada AIPViKI Pusat atas penghargaan capaian nilai UKOM tertinggi ditingkat nasional yang diberikan kepada AKIMBA, dan Direktur AKIMBA mengucapkan rasa syukur kepada ALLAH SWT atas prestasi AKIMBA dikancah pendidikan perawat vokasi nasional. Direktur AKIMBA juga mengharapkan agar pencapaian ini dapat terus dipertahankan oleh mahasiswa pada Uji Kompetensi (UKOM) diperiode-periode selanjutnya sehingga para alumni AKIMBA dapat berdaya saing tinggi khususnya di tingkat regional dan nasional.

Nov

18

2021

...
Dunia Dosen | Dunia Kampus | Tips & Trik
Lulus 100% UKOM, Rektor Universitas Mandala Waluya Bagikan Tips Suksesnya

SEVIMA.COM – Uji Kompetensi atau biasa disingkat UKOM merupakan sebuah uji kompetensi mahasiswa program vokasi maupun profesi dari kampus kesehatan sebelum bisa memperoleh ijazah.  Di tahun 2021 ini, UKOM menjadi salah satu exit exam bagi mahasiswa kesehatan. Jika sebelumnya UKOM hanya digunakan berdasarkan nilai batas murni berdasarkan batas lulusnya. Namun berbeda di tahun ini, nilai tersebut dilakukan dengan melakukan penggabungan nilai Indeks Prestasi Kumulatif 60% dan nilai Uji Kompetensi 40%.  Dr. Ratna Umi Nurlila, S.Si, M.Sc, Rektor Universitas Mandala Waluya mengungkapkan, bahwa kampus yang Ia pimpin  berhasil mengantarkan mahasiswanya lulus UKOM 100% pada 2020 lalu. Bahkan, kampus ini menyabet predikat perguruan tinggi swasta terbaik dengan tingkat kelulusan UKOM paling tinggi di Sulawesi Utara.  “Tahun 2020 lalu kampus kami telah berhasil melampaui UKOM 100%. Bisa dibilang bahwa hal ini sebagai salah satu pencapaian tertinggi di kampus kami. Oleh karena itu, kami terus berupaya agar semua program studi yang mengikuti exit exam bisa berhasil seperti sebelumnya,” terang Dr. Ratna saat Webinar SEVIMA tentang Strategi Sukses Kampus Kesehatan Menyiapkan Uji Kompetensi Exit Exam pada Selasa (15/11/2021) lalu.  Baca juga: Mengenal Uji Kompetensi (UKOM) Pada Perguruan Tinggi Kesehatan Rahasia Sukses Lulus Uji Kompetensi Exit Exam 100% Dalam webinar ini, Ratna mengupas tuntas bagaimana kampus tersebut berhasil lulus UKOM 100%. Disampaikan oleh Ratna ada beberapa hal yang harus diperhatikan jika ingin berhasil melampaui UKOM ini, di antaranya.  1. Memperhatikan proses pembelajaran Agar pelaksanaan UKOM bisa berjalan dengan maksimal, dosen dan pihak perguruan tinggi harus mengatur kurikulum dan RPS dengan baik. Selain itu, perguruan tinggi juga harus menyiapkan sarana prasarana yang memadai, mulai dari penggunaan laboratorium hingga penyediaan tempat PKL.  “Kurikulum dan RPS digunakan sebagai rambu-rambu bagi mahasiswa untuk persiapan Exit Exam. Harapannya, mahasiswa bisa lebih memahami semua materi yang diberikan saat ujian dilaksanakan,” terangnya.  2. Gunakan blueprint sebagai bahan kegiatan pembelajaran Blueprint digunakan sebagai rambu-rambu paling penting dalam kegiatan pembelajaran. Apalagi mata kuliah tertentu, pasti banyak sekali persiapan yang harus dimatangkan. “Tingkat kesuksesan UKOM juga bisa dipengaruhi bagaimana kampus menyiapkan blueprint. Blueprint ini digolongkan sebagai sebuah rambu-rambu untuk menciptakan keberhasilan mahasiswa mengikuti exit exam tersebut,” tegasnya.  3. Lakukan tryout mandiri Selain mengatur kurikulum dan sarana prasarana yang ada, proses pelaksanaan tryout juga harus diperhatikan. Terutama tryout  berbasis CBT, online, maupun LCD.  “ Tryout ini sebagai ajang mengasah kemampuan mahasiswa agar lebih siap dalam melakukan pelaksanaan UKOM. Soal-soal yang dikeluarkan dalam try out ini pun juga menggunakan beberapa kasus sesuai kriteria soal pada exit exam,” ungkap dia.  Baca juga: Pertaruhan Kampus & Mahasiswa Kesehatan Bila Sampai Tidak Lulus Exit Exam 4. Dosen diwajibkan menyusun soal latihan Perguruan tinggi juga harus menyiapkan dosennya untuk menyusun soal-soal exit exam tersebut. Tak hanya itu, proses pembuatan soal latihan ini juga menghadirkan secara langsung para ahli di bidangnya.  “Pembuatan latihan soal ini tak hanya dilakukan oleh dosen saja, namun juga diikuti oleh beberapa praktisi yang ada di bidangnya. Harapannya, soal-soal tersebut bisa membantu mahasiswa untuk memahami soal dan bisa lebih sukses mengikuti exit exam,” katanya.  5. Perhatikan kelengkapan data Disamping penguatan materi dan sarana prasarana, kelengkapan data pada perguruan tinggi […]

Nov

18

2021

...
Dunia Dosen | Dunia Kampus | Seputar Pendidikan
Bagaimana Pelaksanaan Semester Antara (Semester Pendek)? Yuk Simak!

SEVIMA.COM – Bagi para mahasiswa, adanya semester pendek ini sangat membantu proses pelaksanaan perkuliahan. Semester pendek atau biasa dikenal dengan SP merupakan sebuah semester singkat yang diadakan antara semester genap dan semester ganjil di setiap tahunnya.  Sebagai contoh, proses pelaksanaan semester pendek pada semester 2 akan diadakan saat proses libur panjang sebelum mahasiswa memasuki semester 3. Waktu pelaksanaan perkuliahan di tengah libur panjang inilah yang disebut sebagai semester pendek.  Pada dasarnya, semester pendek merupakan sebuah program yang dilakukan tergantung dengan otoritas kampus atau dari fakultas yang melaksanakan perkuliahan tersebut. Karena pelaksanaan tergantung dengan kampus dan fakultas, maka bisa jadi tak semua kampus dan fakultas tak melaksanakan program semester pendek tersebut.  Baca juga: Tips dan Keuntungan Lulus Cumlaude Buat Mahasiswa, Begini Caranya Berapa lama waktu proses pelaksanaan semester pendek? Sesuai dengan ketentuan PP No. 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan Pasal 87, bahwa semester antara atau semester pendek bisa dilakukan antara semester genap dan ganjil. Semester antara ini diselenggarakan untuk remediasi, pengayaan atau percepatan perkuliahan. Proses pelaksanaan semester pendek ini biasanya akan berlangsung selama 4 hingga 6 minggu saja. Karena dilaksanakan selama masa libur perkuliahan, jadi perkuliahan selama semester pendek tidak mengganggu perkuliahan kamu.  Apa saja tujuan semester pendek? Dalam proses pelaksanaan semester pendek ini, ada dua tujuan utama. Kedua tujuan tersebut antara lain: 1. Memperbaiki nilai yang kurang Adanya semester pendek ini bisa memperbaiki nilai-nilai yang kurang. Misalnya saja kamu mendapatkan nilai C, D, atau E, kamu bisa mengulang mata kuliah tersebut pada semester pendek untuk mendapatkan nilai yang lebih bagus.  2. Mempercepat masa studi Tak hanya memperbaiki nilai yang kurang, semester pendek juga bisa membantu kamu untuk mempercepat masa studi. Jika dalam masa sarjana diselesaikan selama 144 SKS, kamu bisa mencicil menyelesaikan 18 SKS di setiap semester. Jadi selama setahun kamu bisa menyelesaikan 36 SKS. Dengan begitu masa studi kamu akan lebih cepat selesai.  Apa saja syarat mengambil semester pendek? Untuk bisa mengikuti semester pendek, ada beberapa persyaratan yang harus kamu penuhi. Beberapa persyaratan yang harus dilakukan antara lain: Ada proses administrasi Ada nilai yang harus kamu ulang Ingin mengambil semester pendek dengan minimal nilai sesuatu persyaratan fakultas. Baca juga: Anti Gagal Mengisi KRS buat Mahasiswa Baru Bagaimana cara yang tepat mengambil semester pendek? Untuk mengambil semester pendek. Hal utama yang dilakukan adalah menyesuaikan kebijakan yang berlaku di kampus atau fakultas. Selain itu, mahasiswa juga harus memastikan bahwa kampus tersebut menyelenggarakan program semester pendek. Yang paling terakhir, pastikan mahasiswa harus menerima KHS semester ganjil terlebih dahulu. Setelah itu mahasiswa bisa mengisi KRS semester pendek yang akan diikuti.  Nah, itulah cara yang bisa dilakukan untuk mengikuti perkuliahan semester pendek. Setelah melakukan proses pelaksanaan ini, mahasiswa bisa dengan mudah mengikuti proses perkuliahan selama semester pendek. 

Nov

17

2021

...
Berita | Seputar Pendidikan | Siaran Pers
20.000 Mahasiswa Jurusan Kesehatan Gagal Wisuda Setiap Tahunnya

SEVIMA.COM – Mahasiswa yang berkuliah di jurusan keperawatan, farmasi, dan jurusan kesehatan lainnya, diwajibkan Pemerintah untuk lulus Uji Kompetensi (UKOM). Sistem ujian ini disebut sebagai exit exam. Jika tidak lulus UKOM, maka mahasiswa belum bisa dinyatakan lulus dari kampus. Mirip dengan Ujian Nasional di tingkat sekolah. Hal tersebut diungkapkan oleh Chief Marketing Officer (Direktur Pemasaran) SEVIMA Ridho Irawan saat menggelar Webinar bersama Budi Susatia selaku Ketua Asosiasi Poltekkes se-Indonesia. Ridho juga menyebutkan bahwa jumlah mahasiswa yang gagal diwisuda akibat UKOM tidaklah sedikit. Merujuk dari data Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, terdapat sekitar 20.000 mahasiswa jurusan kesehatan yang gagal wisuda setiap periode UKOM digelar. “Angka tersebut didapat dari data Ditjen Dikti bahwa setiap periode UKOM di tahun 2019, terdapat 40 sampai 60 ribu mahasiswa yang ikut sebagai peserta, dan setiap periode UKOM memiliki tingkat kelulusan antara 60 sampai 64 persen. Artinya, ada 20.000 mahasiswa kesehatan yang gagal lulus hanya karena UKOM. Padahal mereka sudah kuliah bertahun-tahun, dan pengabdian mereka sebagai tenaga kesehatan sangat dibutuhkan untuk menangani Pandemi COVID-19 ini,” lanjut Ridho pada Webinar yang digelar pada Selasa (16/11) dan diikuti oleh 900 pimpinan kampus kesehatan se-Indonesia Baca juga: Mengenal Uji Kompetensi (UKOM) Pada Perguruan Tinggi Kesehatan Kenapa Mahasiswa Tidak Lulus UKOM? Ada setidaknya tiga masalah yang menghadang kelulusan para mahasiswa kesehatan dalam UKOM. Diantaranya: Pertama, mahasiswa belum menguasai materi sehingga dinyatakan tidak lulus. Kedua, ketika kampus mendaftarkan mahasiswa mengikuti UKOM, ada mahasiswa yang dinyatakan tidak memenuhi syarat karena datanya di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) tidak ada atau tidak lengkap. Dan ketiga, data yang tidak lengkap membuat ijazah (Penomoran Ijazah Nasional) tidak bisa diterbitkan. Akibat dari ketidaklulusan UKOM bisa fatal. Budi Susatia mengungkapkan, mahasiswa yang tidak lulus UKOM harus mengikuti ulang ujian di tahun berikutnya. Artinya, wisuda juga akan tertunda sampai berikutnya. “(Jika tidak lulus UKOM, maka mahasiswa) menambah lagi kuliah selama satu tahun. Untuk mengikuti retake (ujian ulang).  Bahkan berdasarkan pengalaman kami, mereka yang mengulang ujian, punya kecenderungan untuk gagal lagi di kesempatan kedua dan ketiga. Karena mereka sudah lelah, minder, motivasinya nggak ada,” jelas Budi Susatia yang juga menjabat sebagai Direktur Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang (POLKESMA). Ketika jumlah mahasiswa yang tidak lulus exit exam cukup banyak, nama kampus juga bisa menjadi buruk. Karena dianggap kampus tidak bisa mendidik para mahasiswanya dengan baik. “Untuk itu, kita perlu strategi agar hasil yang dicapai mahasiswa dalam menempuh ujian exit exam cukup signifikan kelulusannya, sehingga menguntungkan bagi mahasiswa sendiri dan kampus,” jelas Budi. Baca juga: Pertaruhan Kampus & Mahasiswa Kesehatan Bila Sampai Tidak Lulus Exit Exam Strategi Sukses Kampus Kesehatan Menyiapkan Uji Kompetensi Exit Exam Ada beberapa strategi yang telah diterapkan Budi selaku Ketua Asosiasi dan par untuk membekali mahasiswanya sukses dalam mengikuti UKOM. Berikut tipsnya bagi para kampus, dosen, dan mahasiswa: 1. Siapkan Strategi Belajar Mengajar UKOM Bagi Budi, perang dimulai sebelum pertarungan dimulai. Oleh karena itu, persiapan menjadi sangat penting. Civitas akademika kampus kesehatan, bisa mulai mempersiapkan strategi belajar mengajar terkait UKOM dengan cara menerapkan hal-hal yang biasa mereka terapkan kepada pasien. Seperti melakukan diagnosa atas permasalahan, planning atas cara belajar mengajar, […]

Nov

17

2021

...
Berita | Dunia Akademik | Dunia Kampus | Info Sentra Vidya Utama
Pertaruhan Kampus & Mahasiswa Kesehatan Bila Sampai Tidak Lulus Exit Exam

SEVIMA.COM – Bagi kampus kesehatan, salah satu tantangan terbesar dalam mengelola pendidikan tinggi adalah kegiatan Ujian Kompetensi (UKOM) sebagai exit exam. Mahasiswa program vokasi maupun profesi dari kampus kesehatan harus dinyatakan lulus Ujian Kompetensi, sebelum bisa memperoleh ijazah. “Ujian kompetensi sebagai exit exam ini baru dilaksanakan pada tahun 2021, yang sebelumnya itu dengan UKOM dimana nilainya murni berdasarkan nilai batas lulusanya saja. Tapi berbeda dengan sekarang, nilainya penggabungan antara nilai Indeks Prestasi Kumulatif 60% dan nilai Uji Kompetensi 40%,” demikian penjelasan Budi Susatia, S.Kp., M.Kes., sebagai Ketua Asosiasi Poltekkes se-Indonesia (APKESI) yang disampaikan dalam Webinar SEVIMA: Strategi Sukses Kampus Kesehatan Menyiapkan Uji Kompetensi Exit Exam, Selasa (16/11/2021). Baca juga : Mengenal Uji Kompetensi (UKOM) Pada Perguruan Tinggi Kesehatan Kenapa Mahasiswa Tidak Lulus UKOM? Menurut Ridho Irawan, Chief Marketing Officer SEVIMA dalam sambutannya, ternyata tidak sedikit permasalahan akademik yang terjadi pada kampus saat mempersiapkan uji kompetensi.   “Beberapa masalah ketika kampus melakukan kegiatan UKOM diantaranya, mahasiswa belum menguasai materi sehingga dinyatakan tidak lulus. Selain itu, ketika kampus mendaftarkan mahasiswa mengikuti UKOM, ada mahasiswa yang dinyatakan tidak memenuhi syarat karena datanya di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) tidak ada atau tidak lengkap,” terang Ridho Tentu dengan dijadikannya Ujian Kompetensi UKOM) sebagai exit exam ini menjadi pertaruhan dan tantangan tersendiri bagi perguruan tinggi dan mahasiswa bila sampai tidak lulus exit exam.  “Bagi mahasiswa tentu akan berakibat pada tertundanya wisuda sampai dengan tahun depan bila tidak lulus uji kompetensi nasional ini,” jelas Budi Susatia yang juga menjabat sebagai Direktur Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang (POLKESMA). Sedang bagi kampus jika jumlah mahasiswa yang tidak lulus exit exam cukup banyak, maka akan menjadi preseden mutu pendidikan kampus yang akan dinilai masyarakat. “Untuk itu, kita berharap bahwa hasil yang dicapai mahasiswa dalam menempuh ujian exit exam cukup signifikan kelulusannya sehingga menguntungkan bagi mahasiswa sendiri dan kampus,” jelas Budi lebih lanjut  Baca juga : Strategi Memenangkan Hibah Penelitian Nasional dan Internasional Strategi Sukses Kampus Kesehatan Menyiapkan Uji Kompetensi Exit Exam Untuk mensukseskan uji kompetensi di perguruan tinggi, ada beberapa persiapan dan strategi yang harus dilakukan agar dapat mencapai target lulus 100%. Budi Susatia membagikan strateginya, yang pernah digunakan untuk mensukseskan POLKESMA pelaksanaan uji kompetensi, diantaranya. 1. Membuat Strategi Untuk mematangkan mahasiswa mengikuti kegiatan UKOM, setiap perguruan tinggi harus membuat strategi yang matang. Terlebih soal UKOM kali ini tak hanya mencakup materi saja, namun juga berdasarkan hasil temuan di lapangan.   “Untuk lebih menyiapkan mahasiswa sukses UKOM, tahapan strategi ini dibagi menjadi beberapa tahapan, yaitu asesmen, diagnosis, planning, intervensi, dan evaluasi. Kelima tahapan itu harus benar-benar dilakukan dengan baik untuk memenuhi standar yang telah ditentukan oleh KEMENKES,” jelasnya. 2. Persiapan Matang Selain strategi, perguruan tinggi juga harus menyiapkan persiapan yang matang. Persiapan ini dilakukan dari beberapa pihak, mulai dari tahapan menyediakan CBT untuk tryout, dosen yang diwajibkan menyediakan modul, mahasiswa diwajibkan mengikuti tryout, dan yang paling penting adalah sharing experience dengan alumni berpengalaman.   “Beberapa hal dapat menunjang proses persiapan UKOM seperti, menyediakan CBT untuk tryout, dosen yang diwajibkan menyediakan modul, mahasiswa diwajibkan mengikuti tryout, dan yang paling penting adalah sharing experience dengan alumni berpengalaman”, tegasnya. […]

Nov

17

2021

...
Berita | Seputar Pendidikan | siAkad Cloud
Siakad Cloud SEVIMA Siap Memperkuat UIN Datokarama Palu

SEVIMA.COM – UIN Datokarama Palu, Sulawesi Tengah, mulai mengoptimalkan penggunaan sistem informasi akademik berbasis digital untuk mempercepat pelayanan dan meningkatkan tata kelola birokrasi dan laporan akademik pada perguruan tinggi negeri Islam itu. “Teknologi Informasi berperan penting dalam memperbaiki kualitas suatu Instansi. Penggunaannya tidak hanya sebagai otomatisasi terhadap akses informasi, tetapi juga menciptakan akurasi, kecepatan, dan kelengkapan sebuah sistem yang terintegrasi, sehingga proses organisasi bisa efisien, terukur, fleksibel,” ucap Kepala Pusat Teknologi Informasi Data UIN Datokarama Palu Arif Rachmat, di Palu, Selasa. Arif mengatakan dalam pelayanan akademik UIN Palu mulai menggunakan “SEVIMA siAkad Cloud”, yang merupakan sistem digital, yang umum digunakan oleh perguruan tinggi termasuk perguruan tinggi di bawah naungan Kementerian Agama. Baca juga: SELAMAT! IAIN Palu Resmi Alih Status Menjadi UIN Datokarama Palu