Berita & Artikel

Berita

Sep

22

2020

...
Featured | Success story
Tim SEVIMA Hadiri Peresmian Virtual Universitas Siber Asia oleh Wapres Ma’ruf Amin

SEVIMA.COM – Hari ini, Selasa (22/9) Tim SEVIMA diundang secara resmi oleh Universitas Siber Asia dalam acara peresmian Universitas Siber Asia (UNSIA) secara virtual oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin. UNSIA merupakan universitas siber pertama di Indonesia yang berada di bawah naungan Yayasan Memajukan Ilmu dan Kebudayaan (YMIK) dan telah mendapat izin Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Tim SEVIMA hadir yang diwakili oleh Pak Adit. SEVIMA sendiri selaku patrner dalam implementasi teknologi sistem informasi turut mendukung penuh UNSIA kedepan. Peresmian dilakukan Wapres dengan menandatangani prasasti UNSIA yang turut disaksikan oleh Duta Besar Republik Korea untuk ASEAN Country, Mr Lim Sungnam dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Anwar Makarim. Dalam pidatonya, Ma’ruf mendorong agar seluruh universitas negeri maupun swasta di Indonesia dapat menyediakan sistem pembelajaran berbasis daring. Selain efisien, sistem tersebut, kata Ma’ruf, terbilang terjangkau bagi seluruh masyarakat sehingga makin banyak orang yang bisa masuk universitas. “Saya berharap dengan makin banyaknya lembaga pendidikan yang membuka sistem pembelajaran daring atau e-learning, semakin banyak kesempatan masyarakat untuk melanjutkan pendidikan tinggi,” ujar Ma’ruf dalam sambutannya secara virtual.

Sep

22

2020

...
Featured | Teknologi
Daftar Laman & Aplikasi yang Bisa Menggunakan ‘Kuota Belajar’, Ada SEVIMA EdLink

SEVIMA.COM – Mulai hari ini, Selasa (22/9/2020) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan menyalurkan kuota internet gratis kepada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), siswa, guru, mahasiswa, dan dosen. Kemendikbud membagikan kuota internet gratis ini menjadi dua, yaitu untuk kuota umum dan kuota belajar. Kuota umum adalah kuota yang digunakan mengakses seluruh laman dan aplikasi dan aplikasi, sedangkan kuota belajar hanya dapat dipakai mengakses laman dan aplikasi pembelajaran. Nah, khusus untuk yang terakhir. Kemendikbud telah menyusun daftar-daftar aplikasi mana saja yang bisa diakses. Hal ini juga berlaku untuk layanan video conference, website, dan website kampus. Baca juga: Asik! SEVIMA EdLink Masuk di Daftar Aplikasi Pembelajaran ‘Kuota Belajar’ Kemendikbud Besaran kuota internet gratis untuk PAUD sebesar 20 GB per bulan, di mana bila dirinci 5 GB untuk kuota umum dan kuota belajar 15 GB. Untuk pelajar dari jenjang pendidikan dasar dan menengah mendapatkan kuota internet gratis 35 GB per bulan dengan rincian 5 GB untuk kuota umum dan kuota belajar 30 GB. Sementara untuk kuota internet gratis bagi pendidik PAUD dan jenjang pendidikan dasar dan menengah akan memperoleh 42 GB per bulannya. Secara detail, 5 GB kuota umum dan 37 GB kuota belajar. Sedangkan, kuota internet gratis mahasiswa dan dosen sama-sama mendapatkan 50 GB per bulan yang mana rinciannya 5 GB untuk umum dan 45 GB kuota belajar. Baca juga: Cara Cek Nama di PDDikti Kemendikbud untuk Dapat Kuota Gratis Berikut daftar aplikasi dan layanan yang bisa diakses kuota internet gratis dari pemerintah, yakni sebagai berikut: Aplikasi – Aplikasi dan website Aminin – Aplikasi dan website Ayoblajar – Aplikasi dan website Bahaso – Aplikasi dan website Birru – Aplikasi dan website Cakap – Aplikasi dan website Duolingo – Aplikasi dan website Edmodo – Aplikasi dan website Eduka system – Aplikasi dan website Ganeca digital – Aplikasi dan website Google Classroom – Aplikasi dan website Kipin School 4.0 – Aplikasi dan website Microsoft Education – Aplikasi dan website Quipper – Aplikasi dan website Ruangguru – Aplikasi dan website Rumah Belajar – Aplikasi dan website Sekolah.Mu – Aplikasi dan website Udemy – Aplikasi dan website Zenius – Aplikasi WhatsApp Baca juga: Cara Dosen Daftar Kuota Gratis Kemendikbud, Pengisian Data di PDDikti Video Conference – Cisco Webex – Google Meet – Microsoft Teams – U Meet Me – Zoom Website – aksi.puspendik.kemdikbud.go.id/membacadigital – bersamahadapikorona.kemdikbud.go.id – bse.kemdikbud.go.id – buku.kemdikbud.go.id – cambridgeenglish.org – elearning.gurudaringmilenial.id – guruberbagi.kemdikbud.go.id – icando.co.id – indihomestudy.com – infomedia.co.id – kelaspintar.id – lms.seamolec.org – mejakita.com – melajah.id – pijarmahir.id – pijarsekolah.id – rumahbelajar.id – setara.kemdikbud.go.id – suaraedukasi.kemdikbud.go.id – tve.kemdikbud.go.id – www.indonesiax.co.id – www.wekiddo.com Website Kampus – Akademi Keperawatan Aisyiyah Padang – Akademi Manajemen Informatika Dan Komputer Serang – Akademi Telkom – Asosiasi Pendidikan Tinggi Informatika dan Komputer – BIna Sarana Informatika Jakarta Timur – Disdik Kalteng – Edlink Sevima – Edlink Sevima – IAIN BUKITTINGGI – Institut Agama Islam Negeri Jember Setidaknya tercatat sebanyak 401 website kampus yang bisa diakses oleh kuota belajar ini. Untuk melihat kampus mana saja yang terdaftar, bisa dilihat disini: http://kuota-belajar.kemdikbud.go.id/

Sep

22

2020

...
Featured
Cara Cek Nama di PDDikti Kemendikbud untuk Dapat Kuota Gratis

SEVIMA.COM – Beberapa waktu lalu Kemendibud mengatakan bahwa akan memberikan kouta internet gratis hingga 35 GB bagi siswa dan 42 GB bagi guru ini memberikan angin yang seger selama pembelajaran Jarak Jauh. Bahkan kouta ini diberikan juga kepada mahasiswa dan dosen sebesar 50 GB hal ini di karenakan harus menjalani Pembelajaran Jarak Jauh selama pandemi COVID-19. Diketahui juga bahwa pemberian kouta gratis ini sudah di atur dalam Surat Edaran Nomor 8202/C/PD/2020 tentang Program Pemberian Kuota Internet bagi Peserta Didik. Surat tersebut meminta pihak sekolah melengkapi data siswa, sehingga pemberian kuota internet untuk proses belajar bisa berjalan dengan baik. Baca juga: Asik! SEVIMA EdLink Masuk di Daftar Aplikasi Pembelajaran ‘Kuota Belajar’ Kemendikbud Sedangkan untuk mahasiswa, aturan pemberian kuota gratis tercantum dalam surat edaran nomor 821/E.E1/SP/2020. Kuota sebesar 50 GB diberikan berdasarkan data dalam Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PD Dikti). Cara mengecek nama dalam Dapodik dan PD Dikti untuk dapat kouta gratis selama PJJ: Cek nama dalam Dapodik untuk kuota gratis Aplikasi Dapodik tidak bisa diakses guru, siswa, atau wali murid. Dapodik hanya bisa diakses kepala satuan pendidikan. Data pokok peserta didik bisa diakses di https://dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id/pd. Untuk data sekolah dalam aplikasi Dapodik bisa diketahui lewat link https://dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id/sp. Cek nama dalam PD Dikti untuk kuota gratis 1. Klik link https://pddikti.kemdikbud.go.id/ 2. Pilih Data Mahasiswa dalam kolom Kategori 3. Lengkapi Nomor Induk Mahasiswa (NIM), nama, nama perguruan tinggi, nama program studi 4. Klik cari dan temukan profil mahasiswa dalam PD Dikti.

Sep

21

2020

...
Dunia Kampus | Info Kuliah
Asik! SEVIMA EdLink Masuk di Daftar Aplikasi Pembelajaran ‘Kuota Belajar’ Kemendikbud

SEVIMA.COM – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) terbitkan Peraturan Sekretaris Jenderal Nomor 14 Tahun 2020, tentang Petunjuk Teknis Bantuan Kuota Data Internet Tahun 2020. Petunjuk teknis (juknis) ini menjadi pedoman dalam penyaluran bantuan kuota data internet bagi pendidik dan peserta didik sehingga dapat mendukung penerapan pembelajaran jarak jauh selama masa pandemi COVID-19. Diterangkan dalam petunjuk teknis tersebut bahwa bentuk bantuan yang diberikan Kemendikbud berupa kuota data internet dengan rincian dibagi atas kuota umum dan kuota belajar. Baca juga: Akses EdLink Sepuasnya, Telkomsel, XL dan Indosat Kompak Berikan Kuota Belajar Online Murah Kuota umum dimaksud adalah kuota yang dapat digunakan untuk mengakses seluruh laman dan aplikasi; dan Kuota Belajar adalah kuota yang hanya dapat digunakan untuk mengakses laman dan aplikasi pembelajaran, dengan daftar yang tercantum pada http://kuota-belajar.kemdikbud.go.id/. Nah, kabar baik untuk mahasiswa, dosen dan perguruan tinggi, karena aplikasi SEVIMA EdLink sudah masuk kuota belajar. Jadi bisa lebih leluasa lagi untuk digunakan dalam proses pembelajaran daring. Baca juga: Cegah Corona, Beberapa Kampus Ternama Gunakan EdLink Untuk Kuliah Online Untuk rinciannya sendiri, paket kuota internet untuk peserta didik PAUD mendapatkan 20 GB per bulan dengan rincian 5 GB untuk kuota umum dan kuota belajar 15 GB. Peserta didik jenjang pendidikan dasar dan menengah mendapatkan 35 GB per bulan dengan rincian 5 GB untuk kuota umum dan kuota belajar 30 GB. Sementara itu paket kuota internet untuk pendidik pada PAUD dan jenjang pendidikan dasar dan menengah mendapatkan 42 GB per bulan dengan rincian 5 GB kuota umum dan 37 GB kuota belajar. Paket kuota internet untuk mahasiswa dan dosen mendapatkan 50 GB per bulan dengan rincian 5 GB kuota umum dan 45 GB kuota belajar.

Sep

18

2020

...
Event SEVIMA | Info Sentra Vidya Utama
SEVIMA Selenggarakan Webinar Manajemen Keuangan Perguruan Tinggi

SEVIMA.COM – Banyaknya proses dan syarat akreditasi yang harus dipenuhi, membuat SEVIMA menyelengarakan webinar mengenai pentingnya manajemen keuangan di perguruan tinggi. Tanpa disadari, sistem manajemen keuangan di perguruan tinggi ini merupakan salah satu komponen utama untuk melakukan akreditasi. Dalam kegiatan Webinar ini, dibuka langsung oleh CEO SEVIMA Bapak Sugianto Halim S.Kom.,M.MT. Dalam sambutannya, Pak Halim menyampaikan bahwa webinar kali ini merupakan serangkaian Webinar yang dilakukan SEVIMA bertujuan untuk membantu perguruan tinggi dalam mengelola keuangan kampus yang lebih baik. Baca juga: Finance Cloud, Solusi Atasi Ribetnya Mengelola Keuangan Kampus “Webinar kali ini adalah serangkaian Webinar yang dilakukan SEVIMA, tujuannya untuk membantu perguruan tinggi bapak/ibu dalam mengelola keuangan kampus yang lebih baik, dan nantinya kita langsung belajar dari pengalaman Bapak Agus.”  Ujar pak Halim. Dalam Webinar ini, turut hadir pembicara berpengalaman, Bapak Agus Dwi Purwolastono, Kepala Bagian Akuntansi dan Pelaporan Biro Keuangan ITS. Pada kesempatan ini, beliau akan memberikan informasi mengenai relasi antara keuangan dan proses akreditasi universitas sesuai dengan pengalaman beliau di bidang akuntan. Baca juga: SEVIMA Gelar Pelatihan Online dan Launching Finance Cloud Beliau mengutarakan bahwa dukungan sistem informasi sangat dibutuhkan dalam penyelenggaraan, penganggaran dan akuntansi keuangan di perguruan tinggi. Sangat penting bagi suatu perguruan tinggi untuk menentukan sistem informasi pendapatan pada kampus.  Seluruh sistem ini diharuskan untuk tetap berkaitan satu sama lain agar semua kegiatan keuangan bisa terekam dengan baik. Semoga dengan adanya webinar ini para peserta bisa mendapat banyak ilmu mengenai akuntansi perguruan tinggi dengan baik. Dengan demikian, para peserta lebih bisa memahami seluruh seluk beluk keuangan kampus dengan menggunakan sistem informasi terstruktur. Bagi anda yang ingin menyimak kembali rekaman video webinar ini, anda bisa mengunjungi disini. Seluruh informasi terkait yang mungkin belum anda dapat, akan anda temukan di sepanjang ulasan video tersebut. Sementara itu, bagi anda yang ingin mendapatkan informasi terkait dengan sistem informasi keuangan, bisa anda kunjungi: financecloud.id

Sep

17

2020

...
Aplikasi Online | siAkad Cloud | Teknologi
Cara Agar Penerapan Sistem Informasi Akademik Mengalami Kesuksesan

SEVIMA.COM – Sistem informasi akademik saat ini banyak digunakan oleh perguruan tinggi untuk mengatur sistem manajemen, keuangan dan operasional lainnya. Namun perlu diketahui bahwasanya proses pengembangan sistem informasi manajemen dalam sebuah perguruan tinggi tidaklah mudah, tingkat keberhasilannya berbeda-beda tergantung bagaimana cara yang dipilih oleh sebuah perguruan tinggi tersebut. Dan terlepas dari itu, ada beberapa faktor pendukung yang mempengaruhi sebuah keberhasilan implementasi sistem informasi manajemen dalam perguruan tinggi. Sesuai dengan pengalaman SEVIMA sebagai konsultan IT pengembangan sistem informasi untuk Perguruan Tinggi. Baca juga: siAkad Cloud Bantu Digitalisasi Pelayanan & Kegiatan Akademik Kampus Di tengah Pandemi 5 Faktor yang Mempengaruhi Keberhasilan Penerapan Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) 1. Memiliki Planning yang Matang Dalam sebuah proyek tentu harus ada yang namanya planning. Pengembangan sistem informasi tidak bisa dilakukan secara tiba-tiba, banyak hal yang harus dibicarakan dengan semua yang terlibat, seperti operator P T, dekan dan para pimpinan kampus. 2. Pemilihan Vendor Pengembang Sistem Informasi Akademik yang Tepat Pemilihan pengembang sistem informasi merupakan tahap yang sangat fital, jika kampus Anda salah memilih vendor pengembang, presentasi keberhasilan pengembangan sistem bisa jadi sangat kecil. 3. Mempunyai Roadmap Pengembangan Sistem yang Jelas Sebelum sistem informasi di kembangkan atau dibuat, Anda sebagai user harus menanyakan kepada vendor pengembang, bagaimana roadmap pengembangan sistem informasi akan dikembangkan, supaya arah sistem yang akan dikembangkan sesuai dengan tujuan dan keperluan kampus. Baca juga: Genjot Pelayanan Berkualitas Berbasis Digital, POLNUSTAR Pelatihan Online siAkad Cloud 4. Testing Sistem Informasi Sebelum sistem diluncurkan ada baiknya untuk melakukan sejumlah uji coba atau yang sering kita kenal dengan UAT (User Acceptance Testing) terhadap sistem tersebut. Uji coba ini dilakukan untuk menemukan hal-hal yang masih tidak sesuai dengan kebutuhan perguruan tinggi atau memeriksa error sebuah sistem. 5. Pemahaman Sumber Daya Manusia Setelah tahap uji coba selesai, dan sistem informasi sudah dapat bekerja secara maksimal. Selanjutnya dibutuhkan sosialisasi sistem informasi kepada seluruh sivitas akademik kampus yang terlibat. Keberhasilan implementasi sistem informasi manajemen di perguruan tinggi dipengaruhi oleh banyak hal. Mulai dari perencanaan hingga pengelolaan dari sistem informasi itu sendiri. Untuk menunjang keberhasilan dari implementasi sistem informasi manajemen, segala tahapan dalam implementasinya sebaiknya dilakukan dengan baik dan maksimal, tentunya untuk hasil yang maksimal pula. Berbicara tentang implementasi sistem Informasi Akademik, sistem yang handal dan pengalaman sebuah pengembang Sistem Informasi sangat penting. Untuk itu Perguruan tinggi jangan sampai salah memilih partner dalam mengembangkan sebuah sistem informasi. PT Sentra Vidya Utama (SEVIMA) sudah berpengalaman lebih dari 13 tahun di dunia pengembangan sistem informasi untuk Perguruan Tinggi, sehinga mampu menemukan masalah klasik di kampus beserta SOLUSI-nya sevima.com/produk-layanan

Sep

17

2020

...
Dunia Kampus | Event SEVIMA | Featured
Dukung Manajemen Keuangan Kampus yang Akuntabel, SEVIMA Gelar Pelatihan Online dan Launching Finance Cloud

SEVIMA.COM – Pengelolaan keuangan dalam suatu organisasi merupakan aspek penting untuk membangun tata kelola organisasi yang sehat dan kredible, tak terkecuali perguruan tinggi. Untuk mendukung semua itu, SEVIMA telah menyelenggarakan web seminar (Webinar) nasional dengan tema: Pentingnya Manajemen Keuangan Perguruan Tinggi untuk Akreditasi pada Selasa, 15/9/2020. Webinar ini mengundang dua orang Narasumber yang luar biasa yaitu Pak Agus Dwi Purwolastono, SE, M.Acc, Ak. beliau merupakan seorang Kepala Bagian Akuntansi dan Pelaporan (Biro Keuangan ITS) yang sangat berpengalaman dibidang manajemen keuangan perguruan tinggi, serta Pak Muhamad Ismuaji Prajitno yang merupakan Produk Manajer SEVIMA Finance Cloud. Dan acara dipandu oleh Ibu Aprilia dan Pak Dicky selaku moderator. Pak Agus Dwi Purwolastono selaku narasumber dalam seminar ini bercerita banyak terkait pengalamanya dalam pengelolaan keuangan di ITS. Menurut dia, pengelolaan keuangan mulai dari perencanaan, penganggaran, perbendaharaan, akuntansi dan pelaporan semua harus didukung oleh sistem informasi. “Kami Di ITS dalam hal pengelolaan keuangan mulai dari perencanaan, penganggaran, perbendaharaan, akuntansi dan pelaporan, kami semua sudah didukung oleh sistem informasi. Terus terang kalau perguruan tinggi seperti kami tidak didukung sistem informasi pasti gak akan bisa, pasti akan kewalahan.” Baca juga: Finance Cloud, Solusi Atasi Ribetnya Mengelola Keuangan Kampus Pak Agus juga menyampaikan terkait manajemen keuangan untuk akreditasi antara lain; Pembiayaan, sarana dan prasarana, serta Sistem informasi yang ada di “Kriteria Penilaian Standar 6 Ban-PT” yang merupakan acuan mutu pengadaan dan pengelolaan dari sarana prasarana untuk menyelenggarakan dan mendukung perwujudan visi dan misi dari perguruan tinggi. Berikut beberapa penjelasan Kriteria Penilaian Standar 6: Pembiayaan, Sarana dan prasarana, serta Sistem Informasi: Untuk lebih lengkap pembahasan materi bisa cek disini: Materi Webinar Manajemen Keuangan Peluncuran Produk Finance Cloud Pada kegiatan ini juga diperkenalkan Produk Finance Cloud versi terbaru kepada para peserta webinar yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Finance Cloud menjadi sistem keuangan pertama di Indonesia yang mengkoordinir pengelolaan keuangan perguruan tinggi. Baca juga: 7 Kelebihan Finance Cloud dalam Membantu Mengelola Keuangan Kampus Webinar ini cukup menyita perhatian publik karena tema dan narasumber yang luar biasa. Berdasarkan data, ada 106 peserta di Live Zoom dan Live Youtube SEVIMA sebanyak 260 kali pemutaran. Antusiasme peserta webinar melahirkan ratusan keingintahuan mendalam dari peserta berupa pertanyaan-pertanyaan kritis pada saat webinar berlangsung. Untuk dapat mengakomodasi pertanyaan-pertanyaan tersebut moderator memilih 10 penanya yang dianggap dapat mewakili beberapa pertanyaan peserta webinar. Dengan terlaksananya web seminar ini, diharapkan melalui informasi yang telah disampaikan dapat memberikan informasi, pengalaman, dan pengetahuan baru kepada para peserta terkait pentingnya manajemen keuangan perguruan tinggi untuk akreditasi. Bagi kampus yang ingin lebih kenal dengan Finance Cloud bisa cek disini: financecloud.id

Sep

16

2020

...
Dunia Kampus | Kampus Merdeka
Tanggapan Para Rektor Terkait Merdeka Belajar – Kampus Merdeka

SEVIMA.COM – Pasca peluncuran kebijakan dan program mengenai kampus merdeka, pastinya membawa dampak yang dinilai cukup signifikan bagi dunia pendidikan, utamanya adalah pendidikan tinggi. Program ini dinilai mampu memberikan udara segar bagi perguruan tinggi di Indonesia. Adanya dampak yang baik bagi perguruan tinggi ini, sehingga membuat para pimpinan perguruan tinggi pun menyambutnya dengan hangat. Mau tahu kelanjutan tentang tanggapan para rektor mengenai program Merdeka Belajar ini? Berikut ulasannya. Sambutan positif Rektor Institut Pertania Bogor (IPB) Prof. Arif Satria Program yang bisa menghasilkan luaran yang mumpuni ini dinilai mampu membuat mahasiswa bisa lebih berkembang dan fleksibel dalam menjalani dunia perkuliahan mereka. Hal ini dituturkan oleh Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) dalam Kompas.com bahwa program ini akan diselaraskan dengan rencana kurikulum baru di IPB mulai tahun 2020 tepatnya bulan Agustus. Baca juga: Apa Itu Merdeka Belajar Kampus Merdeka? Untuk mendukung program ini kampus akan menyiapkan program smart system untuk mendukung kebijakan dengan akademik baru tersebut. Seperti halnya dengan menyediakan program di luar kampus, yaitu mengikuti magang, PKL, atau pun KKN. Disamping itu, Prof. Arif Satria juga mengungkapkan bahwa dengan menjalankan program ini secara serius akan membantu mahasiswa dalam menentukan masa depan studinya. Sebagai contoh, mereka akan mampu membuat planning pada mata kuliah yang akan diampu dengan sebaik-baiknya. Sehingga mereka tidak akan merasa keberatan dengan adanya jumlah mata kuliah yang mereka ampu. Dorongan terbaik dari Rektor Universitas Negeri Gorontalo mengenai Merdeka Belajar Selain Rektor IPB, kini dukungan penuh juga didapatkan dari Rektor Universitas Negeri Gorontalo, Eduart Wolok. Beliau menuturkan melalui Ligo.id bahwa program Merdeka Belajar bisa memberikan dampak baik bagi mahasiswa di UNG. Hal ini diutarakan bahwa dengan menjalankan program ini dengan baik tentunya akan membantu mahasiswa dalam menyesuaikan diri serta beradaptasi dengan prodi dan perguruan tinggi. Bila program merdeka belajar ini diterapkan kesempatan terbaik bisa didapatkan ketika mahasiswa menempuh studi di luar program studi yang diambil. Mahasiswa akan lebih banyak mengeksplorasi kegiatan mereka dalam dunia luar perkuliahan dengan baik. Baca juga: 5 Payung Hukum Kebijakan Kampus Merdeka dan Program yang Ditawarkan Dengan demikian, Rektor UNG mengungkapkan bahwa kampusnya harus lebih menyiapkan program Merdeka Belajar ini dengan baik. Tujuannya adalah agar semua pihak yang tersangkut dalam program ini bisa mempersiapkan diri mereka dengan baik. Sambutan hangat dari beberapa Rektor di Provinsi Lampung Usai diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan dan Budaya (Kemendikbud), program merdeka belajar ini disambut baik oleh para Rektor di Provinsi Lampung. Kebijakan program ini memberikan hak belajar untuk mahasiswa selama tiga semester untuk menempuh studi di luar program studi. Pada Kupastuntas.com, Rektor Universitas Tulang Bawang (UTB), Agus Mardihantoro mengungkapkan bahwa dengan adanya luncuran program baru ini dinilai akan meningkatkan tingkat kreativitas mahasiswa. Selain itu juga akan mendorong perguruan tinggi menjadi kampus yang mampu bersaing di dunia. Rangkaian program kampus merdeka memberikan ruang yang cukup baik kepada para mahasiswa. Utamanya program tiga semester di luar kelas.  Mahasiswa akan lebih mengenal lingkungan di luar lingkungan kampus dengan baik. Sehingga mahasiswa sendiri juga akan belajar menyesuaikan dengan lingkungan sekitar. Namun, program belajar selama tiga semester ini semata-mata tidak menjadi suatu hal yang wajib diambil oleh mahasiswa. Mereka […]

Sep

15

2020

...
Teknologi | Tips & Trik
5 Tips untuk Kampus Agar Lancar Menyelenggarakan KRS Online

SEVIMA.COM – Sebentar lagi musim tahun ajaran baru, mahasiswa baru akan melakukan registrasi dan mahasiswa aktif akan melakukan herregistrasi dan pelaksanaan KRS (Kartu Rencana Studi). Apa itu KRS? KRS adalah sebuah lembar khusus berisi daftar mata kuliah yang akan kamu ambil pada satu semester. Pengisian KRS biasanya dilakukan pada awal tiap semester. Selain mata kuliah yang diambil dan jumlah SKS (Satuan Kredit Semester), terdapat pula informasi data mahasiswa, berupa nama, Nomor Induk Mahasiswa, fakultas, jurusan, dan tahun masuk kuliah. Agar tidak semarawut, berikut: 5 Tips untuk Kampus agar Penyelenggaraan KRS Online Lancar 1. Pastikan Sudah Tersedia Sistem KRS Online Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah mempunyai sistem informasi akademik (SIAKAD) yang siap untuk di gunakan dalam penyelenggaraan KRS Online. 2. Siapkan Channel pembayaran yang mudah Hal yang tak boleh terlewatkan adalah channel pembayaran yang mudah, agar proses pembayaran saat herregistrasi lebih lancar. Biasanya Pembayaran menjadi syarat mahasiswa bisa melakukan KRS. 3. Pastikan Aplikasi dan SERVER memadai Agar tidak terjadi Server overload, maka siapkan Server yang memadai dan sekiranya mampu untuk menampung mahasiswa yang akan mengakses. Kalau tidak mau susah bisa pakai siAkad Cloud. 4. Pertimbangkan jumlah mahasiswa Karena jumlah mahasiswa, menentukan segalanya, seperti terkait SERVER, jumlah petugas KRS, Dosen wali pun harus disesuaikan. 5. Siapkan dan sediakan Waktu KRS yang cukup Karena KRS ini harus dilakukan dan penting, maka waktu pelaksanaan sangat perlu diperhatikan. Kalau bisa disediakan juga waktu untuk perbaikan KRS. Itulah 5 tips yang bisa kampus Anda terapkan agar pelaksanaan KRS di kampus Anda bisa terlaksana tanpa hambatan. Kita semua tahu, betapa pentingnya KRS dan sistem informasi akademik ini bagi civitas kampus terutama bagi mahasiswa. Di era modern saat ini, sistem yang handal sangat diperlukan oleh perguruan tinggi, seperti sistem informasi siAkad Cloud yang siap membantu Anda dalam pelaksanaan KRS yang lebih lancar.

Sep

14

2020

...
Info Kuliah | Info Sentra Vidya Utama
Pengumuman Penerima Beasiswa SEMESTA 2020

SEVIMA.COM – Luar biasa, acara puncak “Seleksi akhir Beasiswa SEMESTA SEVIMA 2020” telah dilaksanakan secara Online. Dari 500 pendaftar diseleksi menjadi 30 orang yang mengikuti Hackathon Beasiswa SEMESTA SEVIMA, meski dikala Pandemi COVID-19 acara tetap dapat dilaksanakan dengan lancar, dan hari Sabtu (12/9/2020). Ada tiga siswa-siswi pemenang dan berhasil mendapatkan program beasiswa S1 di kampus ternama pilihan mereka. Ketiga pemenang dianggap juri memiliki kemampuan terbaik diantara yang terbaik yang telah mengikuti seleksi ketat sebelumnya dan tes akhir ini. Tiga pemenang Beasiswa akan mendapat total hadiah 170 jt, Full Beasiswa S1 + Kesempatan Bekerja di SEVIMA. Baca juga: Gak Usah Bingung Mau Kuliah di Mana, Cari di Maukuliah.id Aja Berikut nama-nama pemenang beasiswa dari SEVIMA: 1. Alfin Ardian Nasrullah (SMK Budi Utomo) 2. Mayang Larasati (SMKN 2 Singosari) 3. Sabilla Ayu Pramesti (SMK Telkom Malang) Semoga hal kecil yang dilakukan SEVIMA bisa menginspirasi banyak pihak untuk ikut serta membantu mengembangkan Pendidikan di Indonesia. Selamat kepada pemenang beasiswa SEMESTA SEVIMA 2020, semoga hadiah ini bisa membuat masa depan kalian lebih baik lagi, jangan lupa ucapkan terimakasih kepada orang tua yang telah mendoakan kalian. Dan terimakasih pula kepada segenap personil SEVIMA dan Tim Panitia Beasiswa Semesta yang telah bekerja keras siang-malam mempersiapkan, menyelenggarakan, dan mensukseskan acara ini. You are the best team. #RevolutionizeEducation