Kompetisi Menulis

Revolusi Pendidikan STIE Cendekia Karya Utama Semarang

Penulis: Yudho Purnomo 
STIE Cendekia Karya Utama Semarang

Artikel ini Masuk dalam 15 Besar “Kompetisi Menulis SEVIMA #revolutionizeEducation” 

Kondisi Pandemi membuat semua manusia segera mengambil kebijakan untuk bisa bertahan hidup,memutus penularan Covid-19 dengan social distancing hingga diterapkannya new normal. Pandemi ini berdampak ke segala bidang salah satunya bidang pendidikan. Pembelajaran daring ini mempengaruhi rancangan pembelajaran yang sebelumnya dilakukan secara tatap muka di kampus. Pembelajaran daring menuntut dosen harus menentukan media pembelajaran yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi mahasiswa.

STIE CendekiaKU (Cendekia Karya Utama) tetap berkomitmen menyelenggarankan pembelajaran daring dengan tanpa mengurangi mutu dari pembelajaran dan mutu lulusan, apa yang sebelumnya biasa dilakukan secara tatapmuka tetap bisa dilaksanakan tanpa mengurangi mutu dari pembelajaran. Perlu diketahui media pembelajaran merupakan salah satu saluran atau alat yang digunakan untuk menyampaikan informasi materi yang mampu mendukung proses pembelajaran. Seiring perkembangan teknologi STIE CendekiaKU menggunakan berbagai media pembelajaran diantara WhatsApp group, Zoom Meeting, Google Classroom, Google Meet, Google Hangout dan sebagainya.

STIE CendekiaKU (Cendekia Karya Utama) tetap berkomitmen membekali mahasiswa dengan pendidikan keahlian Logistik yang menjadi keahlian andalan di STIE CendekiaKU. Pelatihan Logistics Administrative Officer (LAO) dilaksanakan selama 2 bulan yang sertifikat nya diakui  oleh ASEAN. Pelatihan LAO dilakukan sebelum pelaksanaan  program mahasiswa praktek kerja (PRAJA) dengan standar protokol kesehatan, setelah melalui pendidikan LAO mahasiswa diharapkan sudah memiliki bekal kemampuan secara teori dan praktik sehingga secara mahasiswa siap terjun ke dunia kerja dan harapannya setelah lulus langsung siap kerja.

PRAJA merupakan kurikulum yang dapat membantu mahasiswa mendapatkan pengalaman kerja dan data kuantitatif maupun kualitatif sebagai bahan mahasiswa menyelesaikan skripsinya. Sehingga mahasiswa STIE CendekiaKU tidak berlama-lama dalam menyelesaikan skripsi dan juga sudah siap kerja sekaligus memiliki keahlian LAO. Perlu digaris bawahi bahwasanya apapun jenis media pembelajarannya tidak akan menjamin keberhasilan dalam proses pembelajaran, jika dosen dan mahasiswa tidak dapat memanfaatkannya dengan baik.

Bagikan artikel ini

Komentar