Berita & Artikel

Dunia Kampus

Sep

21

2020

...
Dunia Kampus | Info Kuliah
Asik! SEVIMA EdLink Masuk di Daftar Aplikasi Pembelajaran ‘Kuota Belajar’ Kemendikbud

SEVIMA.COM – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) terbitkan Peraturan Sekretaris Jenderal Nomor 14 Tahun 2020, tentang Petunjuk Teknis Bantuan Kuota Data Internet Tahun 2020. Petunjuk teknis (juknis) ini menjadi pedoman dalam penyaluran bantuan kuota data internet bagi pendidik dan peserta didik sehingga dapat mendukung penerapan pembelajaran jarak jauh selama masa pandemi COVID-19. Diterangkan dalam petunjuk teknis tersebut bahwa bentuk bantuan yang diberikan Kemendikbud berupa kuota data internet dengan rincian dibagi atas kuota umum dan kuota belajar. Baca juga: Akses EdLink Sepuasnya, Telkomsel, XL dan Indosat Kompak Berikan Kuota Belajar Online Murah Kuota umum dimaksud adalah kuota yang dapat digunakan untuk mengakses seluruh laman dan aplikasi; dan Kuota Belajar adalah kuota yang hanya dapat digunakan untuk mengakses laman dan aplikasi pembelajaran, dengan daftar yang tercantum pada http://kuota-belajar.kemdikbud.go.id/. Nah, kabar baik untuk mahasiswa, dosen dan perguruan tinggi, karena aplikasi SEVIMA EdLink sudah masuk kuota belajar. Jadi bisa lebih leluasa lagi untuk digunakan dalam proses pembelajaran daring. Baca juga: Cegah Corona, Beberapa Kampus Ternama Gunakan EdLink Untuk Kuliah Online Untuk rinciannya sendiri, paket kuota internet untuk peserta didik PAUD mendapatkan 20 GB per bulan dengan rincian 5 GB untuk kuota umum dan kuota belajar 15 GB. Peserta didik jenjang pendidikan dasar dan menengah mendapatkan 35 GB per bulan dengan rincian 5 GB untuk kuota umum dan kuota belajar 30 GB. Sementara itu paket kuota internet untuk pendidik pada PAUD dan jenjang pendidikan dasar dan menengah mendapatkan 42 GB per bulan dengan rincian 5 GB kuota umum dan 37 GB kuota belajar. Paket kuota internet untuk mahasiswa dan dosen mendapatkan 50 GB per bulan dengan rincian 5 GB kuota umum dan 45 GB kuota belajar.

Sep

17

2020

...
Dunia Kampus | Event SEVIMA | Featured
Dukung Manajemen Keuangan Kampus yang Akuntabel, SEVIMA Gelar Pelatihan Online dan Launching Finance Cloud

SEVIMA.COM – Pengelolaan keuangan dalam suatu organisasi merupakan aspek penting untuk membangun tata kelola organisasi yang sehat dan kredible, tak terkecuali perguruan tinggi. Untuk mendukung semua itu, SEVIMA telah menyelenggarakan web seminar (Webinar) nasional dengan tema: Pentingnya Manajemen Keuangan Perguruan Tinggi untuk Akreditasi pada Selasa, 15/9/2020. Webinar ini mengundang dua orang Narasumber yang luar biasa yaitu Pak Agus Dwi Purwolastono, SE, M.Acc, Ak. beliau merupakan seorang Kepala Bagian Akuntansi dan Pelaporan (Biro Keuangan ITS) yang sangat berpengalaman dibidang manajemen keuangan perguruan tinggi, serta Pak Muhamad Ismuaji Prajitno yang merupakan Produk Manajer SEVIMA Finance Cloud. Dan acara dipandu oleh Ibu Aprilia dan Pak Dicky selaku moderator. Pak Agus Dwi Purwolastono selaku narasumber dalam seminar ini bercerita banyak terkait pengalamanya dalam pengelolaan keuangan di ITS. Menurut dia, pengelolaan keuangan mulai dari perencanaan, penganggaran, perbendaharaan, akuntansi dan pelaporan semua harus didukung oleh sistem informasi. “Kami Di ITS dalam hal pengelolaan keuangan mulai dari perencanaan, penganggaran, perbendaharaan, akuntansi dan pelaporan, kami semua sudah didukung oleh sistem informasi. Terus terang kalau perguruan tinggi seperti kami tidak didukung sistem informasi pasti gak akan bisa, pasti akan kewalahan.” Baca juga: Finance Cloud, Solusi Atasi Ribetnya Mengelola Keuangan Kampus Pak Agus juga menyampaikan terkait manajemen keuangan untuk akreditasi antara lain; Pembiayaan, sarana dan prasarana, serta Sistem informasi yang ada di “Kriteria Penilaian Standar 6 Ban-PT” yang merupakan acuan mutu pengadaan dan pengelolaan dari sarana prasarana untuk menyelenggarakan dan mendukung perwujudan visi dan misi dari perguruan tinggi. Berikut beberapa penjelasan Kriteria Penilaian Standar 6: Pembiayaan, Sarana dan prasarana, serta Sistem Informasi: Untuk lebih lengkap pembahasan materi bisa cek disini: Materi Webinar Manajemen Keuangan Peluncuran Produk Finance Cloud Pada kegiatan ini juga diperkenalkan Produk Finance Cloud versi terbaru kepada para peserta webinar yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Finance Cloud menjadi sistem keuangan pertama di Indonesia yang mengkoordinir pengelolaan keuangan perguruan tinggi. Baca juga: 7 Kelebihan Finance Cloud dalam Membantu Mengelola Keuangan Kampus Webinar ini cukup menyita perhatian publik karena tema dan narasumber yang luar biasa. Berdasarkan data, ada 106 peserta di Live Zoom dan Live Youtube SEVIMA sebanyak 260 kali pemutaran. Antusiasme peserta webinar melahirkan ratusan keingintahuan mendalam dari peserta berupa pertanyaan-pertanyaan kritis pada saat webinar berlangsung. Untuk dapat mengakomodasi pertanyaan-pertanyaan tersebut moderator memilih 10 penanya yang dianggap dapat mewakili beberapa pertanyaan peserta webinar. Dengan terlaksananya web seminar ini, diharapkan melalui informasi yang telah disampaikan dapat memberikan informasi, pengalaman, dan pengetahuan baru kepada para peserta terkait pentingnya manajemen keuangan perguruan tinggi untuk akreditasi. Bagi kampus yang ingin lebih kenal dengan Finance Cloud bisa cek disini: financecloud.id

Sep

16

2020

...
Dunia Kampus | Kampus Merdeka
Tanggapan Para Rektor Terkait Merdeka Belajar – Kampus Merdeka

SEVIMA.COM – Pasca peluncuran kebijakan dan program mengenai kampus merdeka, pastinya membawa dampak yang dinilai cukup signifikan bagi dunia pendidikan, utamanya adalah pendidikan tinggi. Program ini dinilai mampu memberikan udara segar bagi perguruan tinggi di Indonesia. Adanya dampak yang baik bagi perguruan tinggi ini, sehingga membuat para pimpinan perguruan tinggi pun menyambutnya dengan hangat. Mau tahu kelanjutan tentang tanggapan para rektor mengenai program Merdeka Belajar ini? Berikut ulasannya. Sambutan positif Rektor Institut Pertania Bogor (IPB) Prof. Arif Satria Program yang bisa menghasilkan luaran yang mumpuni ini dinilai mampu membuat mahasiswa bisa lebih berkembang dan fleksibel dalam menjalani dunia perkuliahan mereka. Hal ini dituturkan oleh Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) dalam Kompas.com bahwa program ini akan diselaraskan dengan rencana kurikulum baru di IPB mulai tahun 2020 tepatnya bulan Agustus. Baca juga: Apa Itu Merdeka Belajar Kampus Merdeka? Untuk mendukung program ini kampus akan menyiapkan program smart system untuk mendukung kebijakan dengan akademik baru tersebut. Seperti halnya dengan menyediakan program di luar kampus, yaitu mengikuti magang, PKL, atau pun KKN. Disamping itu, Prof. Arif Satria juga mengungkapkan bahwa dengan menjalankan program ini secara serius akan membantu mahasiswa dalam menentukan masa depan studinya. Sebagai contoh, mereka akan mampu membuat planning pada mata kuliah yang akan diampu dengan sebaik-baiknya. Sehingga mereka tidak akan merasa keberatan dengan adanya jumlah mata kuliah yang mereka ampu. Dorongan terbaik dari Rektor Universitas Negeri Gorontalo mengenai Merdeka Belajar Selain Rektor IPB, kini dukungan penuh juga didapatkan dari Rektor Universitas Negeri Gorontalo, Eduart Wolok. Beliau menuturkan melalui Ligo.id bahwa program Merdeka Belajar bisa memberikan dampak baik bagi mahasiswa di UNG. Hal ini diutarakan bahwa dengan menjalankan program ini dengan baik tentunya akan membantu mahasiswa dalam menyesuaikan diri serta beradaptasi dengan prodi dan perguruan tinggi. Bila program merdeka belajar ini diterapkan kesempatan terbaik bisa didapatkan ketika mahasiswa menempuh studi di luar program studi yang diambil. Mahasiswa akan lebih banyak mengeksplorasi kegiatan mereka dalam dunia luar perkuliahan dengan baik. Baca juga: 5 Payung Hukum Kebijakan Kampus Merdeka dan Program yang Ditawarkan Dengan demikian, Rektor UNG mengungkapkan bahwa kampusnya harus lebih menyiapkan program Merdeka Belajar ini dengan baik. Tujuannya adalah agar semua pihak yang tersangkut dalam program ini bisa mempersiapkan diri mereka dengan baik. Sambutan hangat dari beberapa Rektor di Provinsi Lampung Usai diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan dan Budaya (Kemendikbud), program merdeka belajar ini disambut baik oleh para Rektor di Provinsi Lampung. Kebijakan program ini memberikan hak belajar untuk mahasiswa selama tiga semester untuk menempuh studi di luar program studi. Pada Kupastuntas.com, Rektor Universitas Tulang Bawang (UTB), Agus Mardihantoro mengungkapkan bahwa dengan adanya luncuran program baru ini dinilai akan meningkatkan tingkat kreativitas mahasiswa. Selain itu juga akan mendorong perguruan tinggi menjadi kampus yang mampu bersaing di dunia. Rangkaian program kampus merdeka memberikan ruang yang cukup baik kepada para mahasiswa. Utamanya program tiga semester di luar kelas.  Mahasiswa akan lebih mengenal lingkungan di luar lingkungan kampus dengan baik. Sehingga mahasiswa sendiri juga akan belajar menyesuaikan dengan lingkungan sekitar. Namun, program belajar selama tiga semester ini semata-mata tidak menjadi suatu hal yang wajib diambil oleh mahasiswa. Mereka […]

Sep

09

2020

...
Dunia Kampus | Event SEVIMA
FREE Webinar: Perencanaan Survey Kualitas pada Konsumen

Badan Kejuruan Teknik Industri Persatuan Insinyur Indonesia (BKTI-PII) kembali menyelenggarakan FREE WEBINAR dalam rangka Program E-learning Teknik dan Manajemen Industri: Manajemen Mutu Seri-2 Materi: Perencanaan Survey Kualitas pada Konsumen Instruktur: Andri Hermawan, MT, (Cand. Ph.D.) Hari/tanggal: Selasa, 15 September 2020 Waktu: 09.30 – 12.00 WIB Pendaftaran Free Webinar (Gratis) : http://bit.ly/FreeWebinarDiklat Pendaftaran Kursus Bersertifikat: http://bit.ly/Kursus_Bersertifikat_15Sept Fasilitas: Modul, Grup Discussion, Ujian Online, Sertifikat Kursus dari BKTI-PII Umum: 150.000,- Khusus: 75.000,- (Mahasiswa dan Fresh Graduate) Kelompok Mahasiwa/Fresh Graduate minimal 10 orang: 50.000,- per orang (harus dari kampus yang sama)

Sep

08

2020

...
Dunia Kampus | Featured
Download Buku Panduan Merdeka Belajar Kampus Merdeka

SEVIMA.COM – Panduan Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Tahun ini 2020 Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan mengeluarkan sebuah buku saku tentang Panduan Merdeka Belajar – Kampus Merdeka. Buku saku tentang Panduan Merdeka Belajar – Kampus Merdeka ini sebagai pengejawantahan Permendikbud Nomor 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi yang menjelaskan bahwa terdapat empat amanah kebijakan terkait Merdeka Belajar – Kampus Merdeka. 4 Amanah kebijakan Merdeka Belajar – Kampus Merdeka 1. Kemudahan pembukaan program studi baru 2. Perubahan sistem akreditasi perguruan tinggi 3. Perubahan perguruan tinggi menjadi badan hukum 4. Dan hak belajar tiga semester di luar program studi Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi pada alinea kedua mengatakan bahwa Kebijakan Merdeka Belajar – Kampus Merdeka dilaksanakan dalam rangka mewujudkan proses pembelajaran di perguruan tinggi yang otonom dan fleksibel sehingga tercipta kultur belajar yang inovatif, tidak mengekang, dan sesuai dengan kebutuhan mahasiswa. Kebijakan ini juga bertujuan untuk meningkatkan link and match dengan dunia usaha dan dunia industri, serta untuk mempersiapkan mahasiswa dalam dunia kerja sejak awal. Untuk mendapatkan buku saku tersebut silakan download dengan mengelik LINK di bawah ini: Buku Panduan Merdeka Belajar Kampus Merdeka

Agu

31

2020

...
Dunia Kampus | Info Kuliah | Tips & Trik
Mudah! Ini Cara Mendapatkan Kuota Internet Gratis dari Kemendikbud

SEVIMA.COM – Kegiatan sekolah dan kuliah daring akan mendapat dukungan kuota/pulsa gratis dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Nah, bagaimana cara mendapatkannya? Menteri Kemdikbud, Nadiem Makarim akan mencairkan subsidi kuota untuk mendukung Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi setiap siswa. Penyaluran bantuan akan berlangsung selama 3-4 bulan ke depan, mulai dari September 2020. Bantuan untuk siswa, guru, mahasiswa, dan dosen besarannya berbeda. Untuk siswa, subsidi kuota mencapai 35GB, sedangkan guru mendapat 42GB. Sementara, mahasiswa dan dosen masing-masing mendapat 50GB secara gratis. Kabar tersebut disampaikan langsung oleh Mendikbud, Nadiem ketika mengadakan Raker bersama komisi X DPR RI di gedung MPR/DPR RI, Senayan. “Kami sudah mendapat persetujuan untuk anggaran sebesar 9 triliun untuk tahun ini yang akan kami kerahkan untuk pulsa atau kuota data bagi siswa, guru, mahasiswa, dan dosen, selama 3 hingga 4 bulan kedepan,” ujarnya pada Kamis (27/8/2020). Cara Dapatkan Kuota Gratis Kemendikbud – Perguruan Tinggi: 1. Mahasiswa terdaftar aktif di masing-masing kampus 2. Mendaftarkan nomor telepon ke pihak kampus Catatan: pengumpulan nomor telepon biasanya bersifat daring, melalui situs resmi kampus Baca juga: Kemdikbud Bagi-bagi Pulsa, Yuk Update Data Mahasiswa dan Dosen 3. Operator seluler akan menyalurkan bantuan berbentuk pulsa – Sekolah: 1. Sekolah mendata nomor tiap siswa dan guru 2. Sekolah mendaftarkan nomor itu ke Data Pokok Pendidikan (Dapodik) 3. Pemilahan operator tiap nomor 4. Penyaluran data ke nomor masing-masing siswa/guru Tak hanya itu saja, jika nantinya masih ada siswa yang belum mendapatan subsidi kuota internet ini, maka masih ada tahapan berikutnya. Artikel disadur dari berbagai sumber media online.

Agu

24

2020

...
Dunia Kampus | e-learning
Akses EdLink Sepuasnya, Telkomsel, XL dan Indosat Kompak Berikan Kuota Belajar Online Murah

SEVIMA.COM – Untuk mendukung kegiatan pembelajaran daring, Telkomsel, Indosat Ooredoo, dan XL Axiata kompak memberikan kuota hemat bagi para pengguna untuk belajar secara online. Dengan kuota belajar dari rumah ini, para pelajar mendapatkan berbagai keuntungan. Anda akan mendapatkan akses ke berbagai platform pendidikan. Salah satunya platform Learning Management System (LMS) SEVIMA EdLink yang bisa Anda gunakan sepuasnya. Berikut ini adalah cara aktifkan dan paket data hemat yang bisa Anda gunakan untuk belajar secara online. 1. Telkomsel Telkomsel merilis kuota untuk pelajar. Kuota belajar Telkomsel merupakan gabungan layanan ilmupedia dan Conference. Kuota dari Telkomsel tersebut adalah Kuota Belajar 10GB dengan hanya Rp10. Paket Kuota Belajar sudah bisa didapatkan oleh pengguna layanan prabayar Telkomsel mulai tanggal 21 Agustus sd 31 Desember 2020, dengan mengakses melalui aplikasi MyTelkomsel atau UMB *363*844#. Ketika menggunakan aplikasi MyTelkomsel. Paket tersebut bisa ditemukan dengan mengklik menu “beli paket” kemudian pilih “internet” lalu pilih “pendidikan” lalu pilih paket “ilmupedia 10 GB”. Atau, bisa langsung mendapatkan paket hemat Ilmupedia di: https://www.telkomsel.com/kuotabelajar. Setelah aktif, Anda bisa langsung menikmati pembelajaran daring menggunakan SEVIMA EdLink sepusanya. Selamat mencoba! 2. Indosat Ooredoo Sama seperti Telkomsel, Indosat Ooredoo juga menawarkan benefit kuota internet Paket pintar sebesar 30GB hanya Rp 5000 bagi para pelanggannya yang ingin mengakses beragam aplikasi e-learning, salah satunya SEVIMA EdLink. Nah, bagi pengguna yang ingin mengaktifkan Paket pintar sebesar 30GB hanya Rp 5000 ini, bisa langsung melakukan aktivasi melalui aplikasi myIM3 atau menghubungi nomor *123*369# dari ponsel. Baca juga: 4 Tips Kuliah Daring Agar tidak Garing, Dosen Wajib Tahu! 3. XL Axiata Seperti halnya Telkomsel dan Indosat, XL Axiata juga memberikan kuota hemat Paket Xtra Edukasi, yang menawarkan tiga varian harga mulai dari Rp 1.000 (2 GB) dengan masa berlaku 1 hari, Rp 2.500 (5 GB) masa berlaku 3 hari, dan Rp 7.500 (15 GB) untuk masa berlaku 7 hari. Untuk cara mengaktifkan paket Xtra Edukasi anda bisa menggunakan aplikasi myXL, caranya masuk aplikasi lalu mengklik menu “cari paket” kemudian pilih “paket #DiRumahAja” lalu pilih “Bisa Produktif” lalu pilih aja paket yang Anda butuhkan. Dengan mengaktifkan paket Xtra Edukasi, pelanggan dari kalangan pelajar dapat mengakses beberapa aplikasi untuk pembelajaran daring salah satunya SEVIMA EdLink. Terimakasih Telkomsel, Indosat Ooredoo dan XL Axiata yang sudah turut membantu meringankan beban kuota mahasiswa dan dosen untuk tetap belajar dari rumah. Semoga membantu ya sobat Sevima!

Agu

18

2020

...
Dunia Kampus
15 Kampus Terbaik 2020 Versi Kemendikbud, IPB Geser ITB & UGM

SEVIMA.COM – [Daftar ter Update] Dari kemarin beberapa institusi telah merilis peringkat kampus terbaik versi masing-masing. Nah akhirnya yang ditunggu-tunggu pemeringkatan resmi 2020 dari Kemendikbud telah rilis yang melibatkan 2.136 kampus di Indonesia. Secara rutin, setiap bulan Agustus, Pemerintah secara resmi mengumumkan klasterisasi perguruan tinggi. Tahun ini pengumuman klasterisasi perguruan tinggi dilakukan oleh Direktorat Jenderal Perguruan Tinggi ( Dirjen Dikti) Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Klasterisasi perguruan tinggi ini bertujuan membangun landasan bagi Kemendikbud dan perguruan tinggi untuk melakukan perbaikan terus-menerus dalam rangka meningkatkan performa dan kesehatan organisasi. Selain klasterisasi, Dirjen Dikti Kemendikbud juga melakukan pemeringkatan perguruan tinggi berbasis pada 4 indikator penilaian meliputi: 1. Indikator Input (20 persen): meliputi persentasi jumlah dosen S3, jumlah lektor dan guru besar, rasio mahasiswa dan dosen, jumlah mahasiswa asing dan jumlah dosen yang bekerja sebagai praktisi industri. 2. Indiktor proses (25 persen): meliputi penilaian akreditasi universitas dan program studi, kerja sama perguruan tinggi, pembelajaran daring, pelaksanaan Kampus Merdeka, dan kelengkapan laporan. 3. Indikator output (25 persen): meliputi penilaian jumlah artikel ilmiah, kinerja penelitian dan mahasiswa, dan jumlah prodi bersertifikasi internasional. 4. Indikator outcome (30 persen): meliputi penilaian kinerja inovasi, jumlah lulusan yang memperoleh kerja dalam waktu 6 bulan, jumlah nilai sitasi per dosen, dan kinerja pengabdian masyarakat 15 Universitas Terbaik Di Indonesia Terbaru Versi Kemendikbud: 1. Institut Pertanian Bogor Dengan skor 3,648 – klaster 1. Institut Pembangunan Bogor adalah perguruan tinggi berbentuk institut yang berada di provinsi Jawa Barat, tepatnya di kota Bogor. IPB lebih berfokus di bidang pertanian, meski banyak juga jurusan non-agragris. IPB konsisten masuk dalam daftar universitas terbaik di Indonesia di peringkat 10 besar. Singkatan : IPB Kota : Bogor, Jawa Barat Didirikan : 1 September 1963 2. Universitas Indonesia Dengan skor 3.414 – klaster 1. Berikutnya dalam daftar perguruan tinggi terbaik di Indonesia adalah Universitas Indonesia atau UI. Letaknya berada di perbatasan kota Depok dan Jakarta, namun sering dianggap sebagai universitas di Jakarta. Kampus negeri di Jakarta ini pertama didirikan di tahun 1849. UI juga pernah beberapa kali menempati peringkat 1 list universitas terfavorit di Indonesia dan termasuk salah satu universitas terbesar di Indonesia. Singkatan : UI Kota : Depok, Jawa Barat Didirikan : 1849 3. Universitas Gadjah Mada Dengan skor 3.315 – klaster 1. Urutan universitas terbaik di Indonesia selanjutnya adalah Universitas Gajah Mada atau biasa disingkat UGM. Kampus UGM terletak di Yogyakarta dan sudah didirikan sejak tahun 1949. UGM memang konsisten menempati posisi 1 daftar universitas terbaik di Indonesia. Dengan statusnya sebagai PTN. Singkatan : UGM Kota : Sleman, Yogyakarta Didirikan : 19 Desember 1949 Baca juga: 6 Metode Pembelajaran Paling Efektif di Masa Pandemi Menurut Para Pakar 4. Universitas Airlangga Dengan skor 3.299 – klaster 1. Tak lengkap membahas daftar ranking universitas di Indonesia terbaru tanpa memasukkan universitas di Surabaya. Universitas Airlangga atau UNAIR mungkin paling pas jika disebut sebagai universitas terbaik di Surabaya. UNAIR terkenal sebagai kampus yang memiliki kredibililtas dan moralitas tinggi serta salah satu universitas terbaik di Jawa Timur. Singkatan : UNAIR Kota : Surabaya, Jawa Timur Didirikan : 10 November 1954 5. Institut Teknologi […]

Jul

15

2020

...
Dunia Kampus | siAkad Cloud | Teknologi
siAkad Cloud Bantu Digitalisasi Pelayanan & Kegiatan Akademik Kampus Di tengah Pandemi

SEVIMA.COM – Sadar atau tidak, saat ini teknologi menjadi kunci bagi manusia untuk tetap mempertahankan aktivitas kehidupan maupun bisnis selama masa pandemi COVID-19. Kemudahan yang ditawarkan teknologi memang sangat membantu aktivitas masyarakat dalam kondisi physical distancing. Selain membantu dalam sektor bisnis, teknologi seperti telekonferensi pun dimanfaatkan di dunia akademis seperti perguruan tinggi. Platform e-learning seperti EdLink kebanjiran pengguna sejak kebijakan pembelajaran dari rumah di berlakukan. Lambat laun, perilaku ini akan menjadi hal yang biasa. Mereka yang sebelumnya tak mengenal platform e-learning EdLink, kini menjadi pengguna harian demi melangsungkan studi di tengah pandemi. Penggunaan Teknologi Edukasi selama Pandemi Penerapan teknologi dalam dunia edukasi akan semakin masif mengingat masyarakat yang sudah terbiasa dengan aktivitas selama masa pandemi. Hal ini senada dengan prediksi masa depan setelah pandemic berakhir menurut Forbes. Salah satu prediksi yang disebut Forbes adalah maraknya kegiatan yang dilakukan secara digital termasuk kegiatan akademis. Konsep pemanfaatan teknologi di tengah pandemi saat ini menjadi cerminan penerapan digitalisasi kampus atau sering disebut smart campus di perguruan tinggi. Smart campus adalah konsep kampus atau perguruan tinggi yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk mengintegrasikan berbagai aktivitas sivitas akademika. Manfaat smart campus adalah untuk mempermudah aktivitas hingga memangkas proses menjadi lebih praktis. Baca juga: Sudahkah Kampus Anda Menjadi Smart Campus? Siakad Cloud membantu 100 perguruan tinggi lebih dalam memberikan pelayanan prima untuk civitas kampus, bahkan di musim pandemi ini siAkad Cloud juga memudahkan kampus dalam melakukan pendaftaran mahasiswa baru secara online (siakadcloud.com/mitra-siakadcloud). Kami Berkomitmen untuk Membantu Perguruan Tinggi Di tengah pandemi, kami terus beradaptasi. Kami berinovasi untuk membantu perguruan tinggi dalam menjalankan kegiatan akademik yang sesuai dengan pedoman new normal, seperti; 1. PMB Online Memastikan perguruan tinggi Anda tetap bisa sukses penerimaan mahasiswa baru 2. CBT Online Memudahkan tes penerimaan mahasiswa baru yang lebih cepat dan akurat 3. Pembayaran Online Memastikan pembayaran yang lebih mudah agar calon mahasiswa terbantu 4. Kuliah Online Memastikan pembelajaran di kampus Anda tetap berjalan dengan baik 5. Bimbingan Online Memudahkan mahasiswa tetap bisa bimbingan online 6. Absensi Online Memastikan pegawai/dosen kampus tetap bisa bekerja dari rumah Kemudahan ini hanya beberapa contoh manfaat siAkad Cloud yang sudah dirasakan sivitas akademika di Indonesia. Secara lebih luas, siAkad Cloud dapat mengakomodir beragam aktivitas sivitas akademika melalui sistem yang terintegrasi. Baca juga: 10 Digitalisasi yang Harus Dilakukan Perguruan Tinggi di Era Disruptif Kami tahu meski tidak sepenuhnya terganti oleh kegiatan digital, diprediksi penyelenggara kegiatan akan mengombinasikan kegiatan online dan offline. Dengan demikian, penerapan konsep smart campus dengan siAkad Cloud di Indonesia dapat menjadi solusi tepat untuk menyambut masa depan perguruan tinggi pascapandemi. siAkad Cloud bisa digunakan mahasiswa dan dosen untuk mengetahui jadwal kuliah, absensi, pembayaran kuliah, nilai, Kartu Rencana Studi (KRS) hingga kalender akademik. Fitur dalam aplikasi ini dibedakan bagi mahasiswa dan dosen sehingga lebih relevan dalam menunjang aktivitas pendidikan. Dan masih banyak manfaat lainnya yang bisa di dapat perguruan tinggi, Anda bisa cek disini: siakadcloud.com

Jul

03

2020

...
Dunia Kampus | e-learning | Featured
Mendikbud: Pembelajaran Jarak Jauh akan Permanen

SEVIMA.COM – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim mengatakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bisa diterapkan secara permanen usai pandemi virus korona (covid-19). Hal ini diungkapkan Nadiem dalam rapat kerja dengan Komisi X DPR. Menurut analisis Kemendikbud, pemanfaatan teknologi dalam kegiatan belajar-mengajar akan menjadi hal yang mendasar. “Pembelajaran jarak jauh, ini akan menjadi permanen. Bukan pembelajaran jarak jauh pure saja, tapi hybrid model. Adaptasi teknologi itu pasti tidak akan kembali lagi,” kata Nadiem. Baca juga: Penting! Ini 7 Tips Mengajar Dari Mendikbud Di Masa Pandemi Covid-19 Dia mengatakan, pemanfaatan teknologi ini akan memberikan kesempatan bagi sekolah melakukan berbagai macam modeling kegiatan belajar. “Kesempatan kita untuk melakukan berbagai macam efisiensi dan teknologi dengan software dengan aplikasi dan memberikan kesempatan bagi guru-guru dan kepala sekolah dan murid-murid untuk melakukan berbagai macam hybrid model atau school learning management system itu potensinya sangat besar,” tuturnya. Menurut Nadiem, hal ini terbukti dalam pelaksanaan pembelajaran jarak jauh selama pandemi Covid-19. Ia menilai, para guru dan orangtua akhirnya mencoba beradaptasi dan bereksperimen memanfaatkan teknologi untuk kegiatan belajar. “Walau sekarang kita semua kesulitan beradaptasi dalam PLJ, tapi belum pernah dalam sejarah Indonesia kita melihat jumlah guru dan kepala sekolah yang bereksperimen dan orangtua juga bereksperimen beradaptasi dengan teknologi,” ucapnya. “Jadi ini merupakan sebuah tantangan dan ke depan akan menjadi suatu kesempatan untuk kita,” kata Nadiem. Baca juga: 5 Pekerjaan Paling Banyak Dibutuhkan Menurut Mendikbud Nadiem Makarim Nadiem menambahkan, Kemendikbud melakukan perumusan kurikulum hingga asesmen PJJ. Kurikulum itu disusun dengan mempertimbangkan penyederhanaan belajar dan fokus kepada aspek literasi, numerasi, dan pendidikan berkarakter. Tim dari Kemendikbud, yakni Balitbang, sedang mempersiapkan kurikulum itu. Selain kurikulum PJJ, lanjut dia, Kemendikbud juga menyiapkan modul pembelajaran. Dengan modul tersebut, siswa dapat belajar di rumah secara mandiri. Modul itu juga membantu guru melakukan PJJ. Kemendikbud juga menyusun modul untuk para orang tua dalam mendampingi anaknya belajar. Sumber: https://nasional.kompas.com/read/2020/07/02/14445511/mendikbud-setelah-pandemi-covid-19-pembelajaran-jarak-jauh-akan-permanen