34 Hari Lagi - Sebelum Event Webinar: Strategi Sukses DIgitalisasi Pendidikan Tinggi di Kalimantan Dimulai.

Selengkapnya
Kontak Kami

Dunia Kampus • 17 Apr 2023

Tahun Keempat, SEVIMA Kembali Dukung Sistem PMB Beasiswa SDM Sawit 2023

Seprila Mayang SEVIMA

SEVIMA.COM– Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) segera membuka beasiswa Sumber Daya Manusia (SDM) perkebunan kelapa sawit 2023. PT Sentra Vidya Utama (SEVIMA) kembali dipercaya mendukung sistem penerimaan mahasiswa baru (PMB) program beasiswa tahunan tersebut.

Customer Experience Specialist SEVIMA Mochammad Khoirul Anam mengatakan kerja sama ini merupakan tahun keempat SEVIMA mendukung untuk sistem PMB Beasiswa SDM Sawit. Proses PMB sendiri dilakukan secara terpusat oleh DITJENBUN dengan sistem online.

“SEVIMA mendukung program pemerintah ini sejak tahun 2020, artinya sekarang sudah tahun keempat. Kami senang bisa mendukung sistem pendaftaran dan seleksi nasional penerimaan beasiswa yang diselenggarakan oleh Ditjenbun,” kata Anam saat Koordinasi dan Sosialisasi Beasiswa SDMPKS Tahun 2023 di Bandung, Kamis (13/4/2023).

Anam menyampaikan SEVIMA Platform menjadi backbone pada sistem pendaftaran Beasiswa Sawit. Mulai dari pendaftaran, seleksi administrasi, input hasil tes tertulis dan wawancara, hingga grading untuk kelulusan. Sementara untuk tes tertulis dan tes wawancara pihak Ditjenbun bekerjasama dengan pihak ketiga lainnya.

“SEVIMA Platform menjadi backbone proses pendaftaran hingga calon mahasiswa dinyatakan lulus. Hasil tes online dan wawancara akan diinput di sistem SEVIMA Platform untuk menentukan kelulusan calon mahasiswa,” ujarnya.

Direktur Perlindungan Perkebunan Ditjenbun Mr. Hendratmojo Bagus Hudoro mengatakan tahun ini kuota Beasiswa Sawit naik dua kali lipat, dari sebelumnya 1.000 menjadi 2.000. Seluruh pendanaan Beasiswa Sawit ini dibiayai oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).

“Ini merupakan salah satu cara untuk meningkatkan sumber daya manusia, tujuannya tidak hanya fokus pada kebun dan tanaman saja tapi menyiapkan sumber daya manusianya. Ada lima jenjang yang bisa dipilih oleh calon mahasiswa yang semuanya fokus pada kelapa sawit,” kata Bagus.

Ia menambahkan pihaknya tidak hanya ingin mencetak lulusan yang berkualitas, sehingga semua dipersiapkan mulai dari seleksi. Sehingga Ditjenbun menggandeng berbagai pihak termasuk SEVIMA sebagai penyedia layanan akademik yang terbukti memiliki kompetensi di bidangnya.

“Untuk mendapatkan SDM yang berkualitas kita harus memiliki persiapan mulai dari seleksi, pelaksanaan, dan evaluasi, untuk bisa mencapai itu Ditjen Perkebunan tidak memiliki kompetensi di bidang pendidikan jadi kita menggandeng berbagai pihak termasuk PT SEVIMA, yang punya pengalaman di bidangnya,” ucapnya.

Tahun ini ada penambahan jumlah perguruan tinggi yang bekerjasama dengan Ditjenbun. Setidaknya ada 13 perguruan tinggi yang terdiri dari Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta, Politeknik LPP Yogyakarta, Politeknik Kelapa Sawit CWE Bekasi, Politeknik Kampar, ITSI Medan, Universitas Prima Indonesia Medan, INSTIPER Yogyakarta, Sekolah Vokasi IPB, Politeknik ATI Padang, Politeknik Teknologi Kimia Industri Medan, Politeknik Aceh, Polbangtan Medan, dan Institut Teknologi Perkebunan Pelalawan.

Pembukaan pendaftaran akan dibuka mulai Mei 2023 mendatang. Seleksi penerimaan calon mahasiswa program Beasiswa Sawit ini dilakukan secara terpusat oleh Ditjenbun. Rencananya kuliah akan dimulai pada awal September.

 

Ditulis oleh Erna SEVIMA

Tags:

-

Mengenal SEVIMA

SEVIMA merupakan perusahaan Edutech (education technology) yang telah berkomitmen selama 18 tahun dalam menyelesaikan kendala kerumitan administrasi akademik di pendidikan tinggi (Universitas, Sekolah Tinggi, Institut, Politeknik, Akademi, dll.) dengan 99% keberhasilan implementasi melalui sistem informasi siAkadCloud

Artikel Sebelumnya Aturan Penilaian Angka Kredit (PAK) dan Beban Kerja Dosen (BKD) sesuai PermenPAN RB Nomor 1 Tahun 2023 Artikel Selanjutnya Pakar IT Onno W. Purbo: Jangan Asal Pilih Layanan untuk Perguruan Tinggi
×