Lomba Artikel

SEVIMA, Transformasi digital dan Jembatan Bagi Civitas Akademika STIS Al-Manar

Penulis: Adhi Hermawawan, SH

STIS Al-Manar

Era digitalisasi telah menuntut setiap elemen pendidikan termasuk perguruan tinggi di Indonesia. Perkembangan teknologi dan komunikasi yang tumbuh dengan cepat menjadi tantangan setiap perguruan tinggi untuk melek terhadap teknologi. Bahkan beradaptasi dengan teknologi dapat menunjang performa kampus dalam mengatasi problematika yang terjadi di lingkungan kampus.

UNESCO dalam sebuah pernyataan yang mengungkapkan bahwa kehadiran teknologi yaitu untuk melengkapi kebutuhan pendidikan yang belum terpenuhi “to meet the unmet educational needs”. Teknologi tentu dinilai sebagai solusi untuk mengatasi permasalahan serta melengkapi kebutuhan pendidikan.

Mari kita menilik kampus kecil yang berada di wilayah Utan Kayu, Matraman, Jakarta. Sebut saja Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Al-Manar. Usianya yang baru menginjak 8 tahun, menjadikan kampus ini terbilang masih belia. Meskipun belia, bukan berarti tanpa beban. Sebagai kampus yang baru mulai justru permasalahan timbul dari berbagai sisi.

Pengalaman yang masih sedikit, bahkan pengolahan kampus yang serba manual, menjadi hambatan kampus untuk berkembang. Seperti halnya permasalahan aktivitas Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB). Promosi yang masih dilakukan secara manual melalui sebar brosur dan pasang spanduk, menjadi metode konvensional yang kurang maksimal di era perkembangan teknologi komunikasi saat ini.

Sebaran yang tidak meluas, tentu menghambat kampus untuk menjangkau lebih banyak calon mahasiswa baru. Belum lagi proses pendaftaran yang masih menggunakan lembaran formulir sebagai syarat pendaftaran. Selain prosesnya yang memakan waktu, tentu berpotensi terjadinya kesalahan dalam input data.

Berbeda halnya dengan perguruan tinggi yang telah populer, umumnya diburu oleh ratusan bahkan ribuan calon mahasiswa baru. Proses pendaftaran yang terintegrasi, bahkan melalui online, tentu semakin menghemat waktu.  

Belum lagi untuk pendataan yang tidak terintegrasi dan sulit untuk dilacak, menjadi permasalahan yang berakibat fatal karena bersangkutan dengan database kampus. Hal ini menjadi pekerjaan yang berujung permasalahan yang akan timbul ke depannya. Dari perbedaan permasalahan di atas, tentu dapat kita simpulkan bahwa teknologi menjadi kebutuhan untuk menunjang perguruan tinggi.

Dukungan teknologi saja tentu tidak akan maksimal tanpa ada peranan civitas akademika. Mulai dari mahasiswa, dosen hingga struktural kampus juga harus berperan aktif di era teknologi digital. Misalnya, memanfaatkan platform sosial media dalam penyebaran informasi, pengolahan data dan informasi melalui website atau bahkan menggunakan platform pendidikan yang menunjang kebutuhan kampus.

Jika civitas akademika ikut berperan dalam digitalisasi kampus, tentunya berbagai permasalahan kampus yang berkaitan dengan informasi dan pengolahan data dapat terselesaikan dengan baik.

Saat ini sudah tersedia berbagai platform atau aplikasi yang menunjang performa kampus salah satunya yaitu SEVIMA. Hadirnya SEVIMA dapat menjadi solusi dan mendongkrak pengolahan data yang selama ini masih bersifat manual. Platform SEVIMA sendiri merupakan pioner solusi sistem informasi akademik no. 1 di Indonesia.

SEVIMA menjadi platform ekosistem digital yang terintegrasi dan mampu menjangkau dari hulu hingga hilir. Berbagai fitur dapat menunjang kebutuhan kampus seperti sistem informasi manajemen akademik, learning manajemen sistem, pembayaran online, penunjang persiapan akreditasi, pelaporan hingga pendataan civitas akademika semua tersedia dalam platform ini.

STIS Al-Manar yang sebelumnya masih konvensional dalam mengelola data kampus, kini tidak ada alasan untuk bertransformasi digital. Dengan dukungan dari platform SEVIMA, STIS AL-Manar mampu berevolusi secara digital untuk pengelolaan data. Hal ini tentu sangat membantu institusi pendidikan dalam manajemen data yang sudah terintegrasi dengan pangkalan data pendidikan pemerintahan.

Didukung dengan SEVIMA Community, menjadi wadah baru bagi setiap perguruan tinggi untuk bersama-sama dalam menghadapi tantangan dan kesulitan. Saling membantu, berbagi pengalaman dan wawasan positif untuk bertransformasi secara  digital serta mendukung Merdeka Belajar Kampus Merdeka.  

SEVIMA, tidak hanya menjadi solusi perguruan tinggi untuk bertransformasi secara digital namun juga sebagai jembatan bagi civitas akademika kampus dalam menjalankan roda kampus untuk mencapai World Class University.

Mengenal SEVIMA

SEVIMA merupakan perusahaan Edutech (education technology) yang telah berkomitmen selama 18 tahun dalam menyelesaikan kendala kerumitan administrasi akademik di pendidikan tinggi (Universitas, Sekolah Tinggi, Institut, Politeknik, Akademi, dll.) dengan 99% keberhasilan implementasi melalui sistem informasi siAkadCloud

TAGS :

Komentar