Lomba Artikel

Teknologi SIAKAD Bagi Perguruan Tinggi

Penulis: Erdy Poernomo, S.Pd.
Kampus: Universitas Bakrie

Dalam menyongsong era disrupsi di berbagai sektor kehidupan umat manusia, inovasi teknologi telah banyak bermunculan saat ini. Inovasi tersebut berhasil membuat transformasi dalam berbagai bidang seperti perubahan media cetak menjadi media elektronik, ojek pangkalan menjadi Ojek Online (Ojol), mall atau pasar menjadi marketplace atau toko online (e-commerce), serta digitalisasi dalam bidang lainnya. Hal ini telah membuat tatanan hidup manusia mengalami dinamika seiring pesatnya perkembangan teknologi dalam setiap sendi kehidupan, tidak terkecuali dalam bidang pendidikan.

Indonesia sebagai salah satu negara yang terkena dampak pandemi Coronavirus Disease (Covid-19) “dipaksa‟ untuk melakukan revolusi dalam sistem pendidikannya, dari yang bersifat konvensional beralih menjadi sistem pembelajaran modern berbasis platform digital. Mulai dari pendidikan dasar, menengah dan tinggi dipacu untuk beradaptasi menggunakan kreativitasnya dalam proses pembelajaran agar tujuan pembelajaran dari suatu materi dapat tercapai dengan baik meskipun tanpa melakukan tatap muka secara langsung.

Pendidikan tinggi merupakan salah satu wadah bagi generasi muda agar mereka memiliki kemampuan atau kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja. Generasi muda lulusan pendidikan tinggi bukan hanya bertugas untuk melanjutkan tongkat estafet para pendahulunya tetapi juga harus mampu menjawab tantangan kebutuhan dunia pada saat terjadi pandemi dan sesudah pandemi.

Teknologi seyogyanya dihadirkan sebagai solusi untuk mengatasi hambatan dan kerumitan yang terjadi dalam hidup manusia. Bukan hanya itu, kemudahan dan kenyamanan juga merupakan hal penting untuk diperhatikan pemakainya. Dari sini, penulis mengungkapkan peran teknologi yang digunakan oleh para pemangku kepentingan, khususnya di dunia pendidikan tinggi.

Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) merupakan suatu sistem yang dibangun untuk memberikan kemudahan kepada pengguna dalam kegiatan administrasi akademik kampus secara online. Teknologi SIAKAD dianggap menjadi jawaban atas tantangan yang timbul untuk memfasilitasi baik dalam kegiatan akademik maupun non akademik di dalam suatu perguruan tinggi pasca terjadinya pandemi. Pada kegiatan yang bersifat akademik dosen, mahasiswa serta staf kependidikan dapat melihat pengumuman yang tertera pada SIAKAD seperti kalender akademik, jadwal ujian, jadwal yudisium, serta pengumuman lainnya.

Lebih spesifik, mahasiswa dalam akun SIAKAD-nya dapat melakukan pengisian kartu rencana studi (KRS) secara online, melihat secara deskriptif indeks prestasinya, mengunduh materi pembelajaran pada setiap sesi perkuliahan, mengunggah tugas, dan lain sebagainya. Yang terbaru di dalam SIAKAD yaitu adanya fitur link perkuliahan online menggunakan platform zoom meetings.

Bagi dosen, SIAKAD dapat digunakan untuk dapat melihat perkembangan secara deskriptif mahasiswa bimbingannya, mengunggah materi untuk setiap pertemuannya, membuat kuis, memberikan penilaian dan lain sebagainya. Betapa mudahnya teknologi dalam bentuk SIAKAD integrasi kegiatan akademik secara kesatuan sehingga memberikan kemudahan bagi penggunanya.

Dalam kegiatan non akademik, teknologi SIAKAD saat ini juga mampu menyediakan layanan secara online dalam hal surat menyurat seperti pembuatan surat pengantar magang, surat pengantar penelitian, surat keterangan aktif kuliah. Lebih lanjut, data yang terekam dalam SIAKAD dapat digunakan untuk berbagai kepentingan seperti pembayaran uang kuliah berdasarkan KRS yang mahasiswa pilih, pembayaran ujian, pendaftaran wisuda dan berbagai macam pembayaran lainnya yang digunakan Biro Keuangan Universitas.

Kegiatan pelaporan di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI) yang secara berkala dilakukan pun menggunakan data di dalam SIAKAD. Beberapa data yang dilaporkan seperti pendaftaran mahasiswa baru; nilai mata kuliah per mahasiswa; maupun data pembimbingan yakni bimbingan akademik, bimbingan magang, serta bimbingan tugas akhir atau skripsi. Dalam kepentingan audit dan akreditasi, SIAKAD dapat menyajikan statistik deskriptif dalam bentuk tabel dan grafik seperti jumlah mahasiswa periode tertentu beserta statusnya (aktif, cuti, non aktif dan keluar), data indeks prestasi kumulatif (IPK), dan lain sebagainya.

Dengan demikian, SIAKAD sebagai sebuah teknologi sejatinya dihadirkan untuk memberikan manfaat positif khususnya kepada para pelaku di sektor pendidikan tinggi. Melalui SIAKAD yang dikembangkan oleh SEVIMA, penulis beberapa tahun ini telah merasakan manfaatnya baik dalam kegiatan akademik maupun non akademik. Dari sini, penulis ingin mengatakan bahwa teknologi tinggi yang digunakan suatu perguruan tinggi dapat menjadi representasi teknologi yang juga digunakan dunia industri 4.0 yang sedang berlangsung saat ini dan berkembang menuju era selanjutnya. Pada gilirannya teknologi modern yang digunakan oleh suatu perguruan tinggi secara tidak langsung, akan berdampak pada intake mahasiswa setiap periodenya.

Mengenal SEVIMA

SEVIMA merupakan perusahaan Edutech (education technology) yang telah berkomitmen selama 18 tahun dalam menyelesaikan kendala kerumitan administrasi akademik di pendidikan tinggi (Universitas, Sekolah Tinggi, Institut, Politeknik, Akademi, dll.) dengan 99% keberhasilan implementasi melalui sistem informasi siAkadCloud

TAGS :

Komentar