Berita | Teknologi

Implementasi Blended Learning di Kampus LSPR Jakarta

SEVIMA.COM – Dunia pendidikan termasuk yang paling diuntungkan dari kemajuan Teknologi Informasi dan Komunikasi karena memperoleh manfaat yang luar biasa. Hal ini dimanfaatkan kampus elit di Jakarta yaitu LSPR Communication and Business Institute, yang sebelumnya dikenal dengan nama London School of Public Relations (LSPR) Jakarta.

LSPR Jakarta mulai implementasi model pembelajaran Blended Learning atau pola yang memadukan pembelajaran offline dan online ini sebelum pandemi masuk di negara kita Indonesia, sehingga LSPR Jakarta sudah bersiap diri ketika pemerintah menganjurkan pembelajaran “hybrid learning” di sebagian besar perguruan tinggi di Indonesia.

Sigap Melihat Keadaan dan kepentingan Kampus

Tak mau berlama lagi, untuk mempertahankan aktivitas akademik kampus dan meningkatkan kewaspadaan atas penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19), LSPR Communication & Business Institute mengambil langkah preventif guna mengantisipasi penyebaran virus corona sebagai bentuk perhatian kepada kesehatan seluruh sivitas akademika.

Salah satu langkah konkrit LSPR Communication & Business Institute adalah melakukan kerjasama dengan SEVIMA dalam pengadaan Learning Manajemen System (LMS) SEVIMA EdLink untuk memudahkan aktivitas pembelajaran daring dan aktivitas akademik secara online.

Implementasi Pembelajaran Blended Learning di LSPR Jakarta

LSPR Jakarta salah satu kampus yang berani dan siap melakukan pembelajaran Blended Learning. Saat ini saja, tercatat 78% kelas-kelas perkuliahan di LSPR Jakarta telah menerapkan pembelajaran secara daring di SEVIMA EdLink. 

Walaupun pembelajaran dilakukan secara jarak jauh, LSPR Jakarta tetap bisa melakukan perkuliahan secara efektif dengan SEVIMA EdLink. Disini LSPR Jakarta menerapkan model pembelajaran Blended Learning, LSPR Jakarta menyadari bahwa PJJ bukan berarti harus full dilakukan dalam jaringan (daring). Tetapi juga bisa luar jaringan (luring) atau perpaduan antara keduanya. 

LSPR Jakarta juga menerapkan pembelajaran sinkronus dan asinkronus. Sinkronus berarti dosen dan mahasiswa belajar di waktu yang sama, seperti tatap muka secara virtual. Dalam proses pembelajaran ini mereka memanfaatkan fitur “Video Conference/Zoom Meeting” yang ada di SEVIMA EdLink, bahkan LSPR Jakarta tercatat sebagai kampus yang paling sering menggunakannya.

Selain itu, LSPR Jakarta juga menerapkan model asinkronus, jadi mahasiswa belajar di waktu yang berbeda dengan dosennya, misalnya mahasiswa mendapatkan tugas untuk dikerjakan di rumah. Disini, LSPR Jakarta memanfaatkan fitur “Kelas kuliah (Kelas Kuliah, Tugas, Forum Diskusi, Ujian)” yang ada di SEVIMA EdLink.

Menengok implementasi Blended Learning di LSPR Jakarta ini, kita bisa ambil pelajaran bahwa strategi yang harus dilakukan kampus adalah meracik pembelajaran daring sinkronus dan asinkronus serta luring asinkronus secara tepat. Karena sementara ini tatap muka di kelas tidak dapat dilakukan.

Dampak positif yang dirasakan LSPR Jakarta dalam mengimplementasikan metode pembelajaran tersebut dan memanfaatkan SEVIMA EdLink adalah mereka bisa memenuhi capaian pembelajaran atau CPMK. Jadi, kampus Anda bisa menjadikan ini sebagai referensi, dengan mengambil metode yang cocok dan buang yang tidak sesuai untuk diterapkan di perguruan tinggi Anda.

Bagikan artikel ini

Campuspedia
Instagram
Komentar
[gs-fb-comments]