Kontak Kami

Perguruan Tinggi

Kabar Gembira untuk PTS! Jalur Mandiri PTN Dilarang Menerima Mahasiswa Lolos SNBP

11 Jun 2024

SEVIMA.COM – Ketua Pelaksanaan Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) mengumumkan aturan terbaru bahwa peserta yang lulus SNBP dilarang ikut jalur mandiri . Aturan terbaru ini disampaikan langsung oleh Prof. Ganefri, Ph.D selaku ketua umum SNPMB pada Konferensi Pers Peluncuran SNPMB Tahun 2024 pada (8/12) lalu . Beliau menekankan bahwa aturan ini bertujuan agar calon mahasiswa dapat memaksimalkan opsi pilihannya dalam memilih kampus. 

“Pada tahapan SNBP siswa diberi dua pilihan untuk memilih kampus, namun hati-hati, bahkan ketika lolos pada pilihan kedua, tetap harus diambil . Kalau tidak diambil maka tidak diperbolehkan mendaftar jalur mandiri. Kalau dulu memang boleh (mendaftar), tapi sekarang ditegaskan tidak boleh ,” ujar ketua SNPMB tersebut untuk tekanan aturan tersebut. 

Lalu seperti apa dampak aturan penerimaan mahasiswa baru (PMB) 2024 ini memberikan peluang bagi Perguruan Tinggi Swasta (PTS) untuk dapat menerima mahasiswa? Mari kita ulas.

Kebijakan & Regulasi Penerimaan Mahasiswa Baru 2024 Tingkatkan Peluang Masuk

Kebijakan PMB 2024 yang dijelaskan oleh ketua SNPMB telah diterapkan secara rinci pada Permendikbudristek No.62 Tahun 2023 . Melalui aturan ini, Kemendikbud mengatur secara ketat kuota hingga timeline pada saat PMB. Dijelaskan bahwa kuota minimal jalur SNBP adalah 20% . 

Dengan adanya aturan ketat terkait kuota SNBP untuk PTN, maka ini membuka pintu peluang bagi perguruan tinggi swasta semakin membuka lebar untuk penerimaan dengan lebih maksimal. Terlebih dengan kuota yang semakin sedikit 20%, SNPMB memperketat bahwa siswa yang telah lulus SNBT maupun SNBT dilarang untuk mendaftar lewat jalur mandiri PTN. Aturan ini berdampak pada siswa yang hanya memiliki sedikit opsi untuk masuk PTN, sehingga kuota pendaftar yang telah lolos SNBT/SNBT dapat beralih ke PTS. 

Seperti apa langkah yang tepat membaca peluang yang tepat untuk memanfaatkan momen ini? Mari kita ulas.

Baca juga: Sistem Informasi Akademik yang Telah Mendukung Tracer Study dan Career Center

Strategi Memaksimalkan Promosi untuk Memaksimalkan Intake Mahasiswa Baru 

Momen setelah pengumuman SNBP menjadi waktu yang tepat untuk melakukan hardselling menarik pelajar. Hal ini disampaikan langsung Qausya Faviandhani, SE., MM. selaku Pakar Marketing dan juga Direktur Marketing di Universitas Narotama Surabaya membagikan tips strategi memaksimalkan promosi secara hardselling untuk menarik mahasiswa. 

“Setelah momen SNBP, ini menjadi kesempatan emas bagi Bapak/Ibu dari kampus swasta untuk melakukan promosi hardselling . Jadi sebelum SNBP, kampus dapat melakukan brand awareness agar mahasiswa familiar dengan kampus bapak/ibu, baru setelah SNBP, dapat menunjukkan Unique Selling Point untuk menonjolkan kelebihan kampus,” jelas Qausya pada webinar “Mengenal Kebijakan PMB Kampus Negeri & Kiat Sukses Kampus Swasta Menyiapkan PMB” pada Senin (19/02) lalu. 

Berikut tips yang dibagikan oleh Qausya untuk memaksimalkan momen ini:

1. Maksimalisasi brand awareness sebelum momen SNBP

Sebelum momen SNBP, tim PMB perlu memaksimalkan kesadaran merek dengan merancang strategi yang efektif untuk menarik pelajar baru. Salah satu strategi yang dapat dilakukan melalui sosialisasi pengenalan kampus diberbagai channel seperti mengadakan kampanye dan iklan. 

“Pada tahap ini, target kita pertama mahasiswa awareness ( softselling) dulu terhadap kampus dan mengenal kita. Jadi kampus dapat mempersiapkan branding ingin dikenal sebagai kampus apa,” jelas Qausya menekankan pentingnya brand awareness sebelum hardselling. 

2. Manfaatkan website & media sosial

Pada saat kampus telah memaksimalkan kesadaran , pelajar yang tertarik biasanya akan mencari tahu kampus lebih dalam. Maka perguruan tinggi perlu memaksimalkan website resmi hingga media sosial agar terlihat profesional.

“Mahasiswa yang tertarik dengan kampus kita akan mencari informasi tentang kampus, nah mereka biasanya mencari melalui website dan media media resmi kita. Makanya website dan media sosial kampus perlu dikelola dengan maksimal untuk memberikan informasi yang dibutuhkan calon pendaftar,” jelas Qausya.

3. Mempermudah proses pendaftaran

Mempermudah alur dan proses pendaftaran bisa menjadi salah satu opsi untuk meningkatkan penerimaan siswa baru. Apabila proses pendaftaran dipermudah, maka akan meningkatkan minat pendaftaran di kampus kita. Itulah mengapa perguruan tinggi perlu memperhatikan proses pendaftaran dengan sebaik mungkin. 

“Jadi biasanya pendaftaran kampus itu berkas-berkasnya lumayan banyak, nah kita bisa membuat pendaftaran menjadi lebih simple. Untuk pendaftaran, kampus dapat meminta berkas yang penting saja, untuk berkas lainnya dapat menyusul setelah diterima agar calon pendaftar tinggal melakukan pembayaran pendaftaran saja,” tegasnya.

Kini strategi meningkatkan brand awareness  untuk mahasiswa baru dapat tim PMB maksimalkan dengan menggunakan tools Customer Relation Management (CRM) SEVIMA yang terintegrasi dengan Modul Pendaftaran Mahasiswa Baru (PMB). Bagaimana CRM yang terintegrasi dengan Modul PMB dapat meningkatkan penerimaan siswa baru? Mari kita ulas secara detail.

Memaksimalkan Intake dengan SEVIMA CRM Telah Terintegrasi dengan Modul PMB

Melalui SEVIMA CRM, perguruan tinggi bisa pengelola menghubungi calon mahasiswa baru. Tak hanya itu, tim PMB juga bisa melakukan manajemen potensi ( lead) pendaftar untuk menjadi mahasiswa baru . Saat ini, SEVIMA CRM telah berhasil terintegrasi dengan modul Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB). Di mana akan membantu tim PMB memaksimalkan lead untuk melakukan pendaftaran. 

Pengumpulan data untuk dikelola melalui SEVIMA CRM diperoleh dengan 2 cara, yaitu pengumpulan data saat sosialisasi ke berbagai sekolah serta kegiatan expo kampus dan data pengunjung website Maukuliah yang sudah melakukan banyak interaksi pada website. 

Kontak yang dihasilkan dari kegiatan sosialisasi pemasaran kampus dapat dipindahkan ke dalam CRM untuk diolah lebih lanjut oleh tim PMB. Sedangkan data yang dikumpulkan melalui formulir diambil langsung dari laman kampus. Berikut tampilan pengelolaan data yang dikumpulkan menjadi data prospek:

(Gambar 1. Tampilan manajemen data prospek pada Modul CRM)

Data yang diperoleh dari calon mahasiswa akan secara otomatis dicatat dalam fitur data Prospek di SEVIMA CRM, yang memungkinkan administrator untuk mengelolanya lebih lanjut dan mengambil tindakan yang diperlukan.

Dari tampilan modul CRM, Bapak/Ibu dapat melihat betapa mudahnya mengelola kontak prospek untuk dijadikan masukan. Data calon yang rapi dan mudah dikelola jadi poin plus untuk tim PMB untuk mengetahui kontak yang dapat didekati . 

Baca juga: Prodi Tidak Lolos Perpanjangan Akreditasi, Apakah Surat Keputusan (SK) Prodi Akan Dicabut? 

Kontak-kontak yang telah dikumpulkan melalui SEVIMA CRM dapat ditargetkan menjadi audiens untuk promosi hardselling setelah momen SNBP selesai. Dengan demikian, perguruan tinggi dapat mengambil langkah meningkatkan daya saing mereka dalam menarik pendaftaran baru.

Mengelola kontak calon pendaftar bukan hal yang mudah jika dilakukan secara manual. Maka di dalamnya peran alat SEVIMA CRM membantu tim PMB untuk meningkatkan peluang penerimaan siswa baru semakin maksimal. 

Itu tadi kontak kemudahan pengelolaan menggunakan SEVIMA CRM selama momen PMB. Bagi Bapak/ Ibu yang ingin memaksimalkan asupan siswa baru, yuk segera gunakan SEVIMA CRM dan hubungi kami melalui Whatsapp 082261610404 . 

Diposting Oleh:

Seprila Mayang SEVIMA

Tags:

jalur mandiri perguruan tinggi PTS

Mengenal SEVIMA

SEVIMA merupakan perusahaan Edutech (education technology) yang telah berkomitmen sejak tahun 2004 dalam menyelesaikan kendala kerumitan administrasi akademik di pendidikan tinggi (Universitas, Sekolah Tinggi, Institut, Politeknik, Akademi, dll.) dengan 99% keberhasilan implementasi melalui SEVIMA Platform.

Jadwalkan Diskusi
SEVIMA Platform

Regulasi

Lihat Semua

Video Terbaru

Membangun Kampus Bermutu dan Mendunia tanpa Meninggalkan Budaya | Rektor Unmas Denpasar