Berita | Dunia Kampus | Seputar Pendidikan

Sempat Diremehkan Mantan karena Kuliah di STMKG, Perjuangan Mahasiswa ini Viral

SEVIMA.COM – Beredar viral dari Instagram @infobmkg, mantan mahasiswa Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG) yang sempat diremehkan mantan. Mahasiswa yang tidak disebutkan namanya tersebut mendapat 44,7 ribu likes karena kisahnya yang inspiratif.

Dalam caption tertulis, mahasiswa tersebut dulunya sempat meragukan masa depan sang mahasiswa yang kuliah du STMKG tersebut. Alih-alih bersedih, keraguan sang wanita justru menjadi semangat mahasiswa tersebut untuk terus belajar dan mengabdi sebagai Pegawai Negeri Sipil di Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) selepas lulus.

“Duh dulu aja kamu ngeraguin aku akan jadi apa nanti. Tapi sekarang malah nyariin! Makasih ya sudah jadi alasan aku untuk membuktikan diri,” disampaikan mahasiswa tersebut dalam caption instagram BMKG, Senin (08/11).

Baca juga : Kuota Internet Gratis dari Kemdikbud Cair Tiap Tanggal 11-15

Diungkapkan Kepala BMKG Prof. Dwikorita Karnawati secara terpisah dalam Talkshow SEVIMA, Minggu (05/09) sore, Sebagai sekolah kedinasan, Dwikorita menyebutkan bahwa STMKG akan menggelar perkuliahan selama empat tahun secara gratis kepada para siswanya dalam program Diploma IV. Pelajaran yang didapatkan antara lain terkait matematika, fisika, bahasa inggris, serta meteorologi, klimatologi dan geofisika.

“Penggemblengan mental juga kami hadirkan di STMKG. Sehingga ketika lulus, mereka nantinya menjadi PNS BMKG yang siap menjaga bumi Indonesia siang dan malam selama 24 jam,” ungkap Dwikorita.

Dwikorita melanjutkan bahwa sebagai PNS, lulusan STMKG akan ditempatkan di mana saja. Mulai dari di pegunungan, pulau terluar Indonesia, hingga di Bandara. Dimanapun ada laporan seputar cuaca dan bencana alam, dipastikan disitu ada pengawasan dari para taruna BMKG.

“Terkadang, masyarakat belum menyadari kehadiran lulusan STMKG. Padahal, kalau kita di bandara dan pesawat mau terbang, itu yang memberi izin cuaca bagus, ya teman-teman BMKG. Oleh karena itu, STMKG cukup diminati para milenial dengan jumlah pendaftar mencapai 11 ribu orang, padahal kami hanya akan menerima 265 taruna,” lanjut Dwikorita.

Baca juga : 8 Poin Penting Permendikbud Nomor 30 Tahun 2021

Bagi para taruna STMKG, Dwikorita selaku Kepala BMKG berharap agar mereka selalu bersyukur. Rasa syukur itu dapat disalurkan dengan cara tekun belajar dan siap mengabdi ke seluruh negeri.

“Kalian yang lolos adalah the real champion. Sedangkan yang belum lolos ataupun belum sempat mendaftar, tidak perlu berkecil hati karena Indonesia adalah negara yang luas. Masih banyak bidang ilmu yang bisa ditekuni dengan baik. Pantau terus website STMKG, karena seleksi ini rutin dibuka setiap tahunnya,” pungkas Dwikorita.

Bagikan artikel ini
TAGS :

Komentar