Dunia Kampus | Kampus Merdeka | kemendikbud

Selamat! 142 Perguruan Tinggi Penerima Bantuan PKKM 2021, What Next?

SEVIMA.COM – SEVIMA mengucapkan selamat kepada perguruan tinggi yang telah memenangkan Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) tahun anggaran 2021 dari yang Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek). 

Berdasarkan surat pengumuman Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi yang diterbitkan pada Senin (7/6/2021), ada 142 perguruan tinggi negeri maupun swasta dinyatakan lolos pada program PKKM 2021.

Dalam pengumumannya, Ditjen Dikti melalui Direktur Jenderal Dikti Prof. Ir. Nizam, M.Sc., DIC, Ph.D., IPU, Asean Eng. menyatakan bahwa perguruan tinggi yang menerima bantuan tersebut telah mengajukan proposal dan memenuhi syarat yang telah ditentukan.

Baca juga: Penerima Bantuan Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) 2021

Ada 5 syarat yang dipenuhi, yaitu perguruan tinggi pengusul adalah perguruan tinggi akademik (universitas, institut, sekolah tinggi) binaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan; PTN/PTS telah melakukan pelaporan data kegiatan belajar mengajar melalui Pangkalan Data Pendidikan Tinggi dengan persentase 95 % untuk TA 2019- 1 dan 2019-2. 

Kemudian PTN/PTS tersebut tidak sedang dikenakan sanksi oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi; PTS pengusul tidak sedang dalam proses pengajuan perubahan perguruan tinggi dan perubahan badan hukum; dan perguruan tinggi tidak sedang memiliki masalah internal dan tidak dalam sengketa hukum 

Selain itu, perguruan tinggi tersebut telah mengikuti dan lulus tahapan seleksi yang terdiri dari tahap evaluasi administratif, tahap evaluasi kualitas dan kelayakan proposal, dan tahap verifikasi kelayakan (visitasi daring). 

Baca juga: Sistem Pendukung Penerapan Kampus Merdeka

Berikut Para Pemenang Bantuan PKKM di Liga II dan III

Pada Liga II PKKM Kemendikbud Ristek didasarkan pada kapasitas perguruan tinggi sesuai dengan Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PD Dikti). Liga II yaitu kampus dengan jumlah mahasiswa 5.001 hingga 18.000 mahasiswa, pagu minimum Rp 1 miliar per program studi per tahun. Sementara pagu maksimum Rp 8 juta per mahasiswa aktif setiap program studi.

Untuk Liga III yaitu kampus dengan jumlah mahasiswa 1000 hingga 5000 mahasiswa, pagu minimum Rp 500 juta per program studi per tahun. Sementara pagu maksimum Rp 5 juta per mahasiswa aktif setiap program studi. Berikut para pemenang bantuan PKKM di Liga II dan III.

LIGA II

  1. Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
  2. Universitas Jenderal Soedirman
  3. Universitas Muhammadiyah Jakarta
  4. Universitas Trisakti
  5. Universitas Kristen Petra
  6. Universitas Pendidikan Ganesha
  7. Universitas Pancasila
  8. Universitas Trunojoyo
  9. Universitas Sanata Dharma
  10. Universitas Teuku Umar
  11. Universitas Surabaya
  12. Universitas Muhammadiyah Cirebon
  13. Universitas Muhammadiyah Mataram
  14. Universitas Medan Area
  15. Institut Teknologi Nasional Bandung
  16. Universitas Muhammadiyah Jember
  17. Universitas Muhammadiyah Purwokerto
  18. Universitas Warmadewa
  19. Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  20. Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
  21. Institut Teknologi Sumatera
  22. Universitas Kanjuruhan
  23. Universitas Katolik Parahyangan
  24. Universitas Kuningan
  25. Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara
  26. Universitas Yarsi
  27. Universitas PGRI Adi Buana
  28. Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
  29. Universitas PGRI Semarang
  30. Universitas Muhammadiyah Palembang
  31. Universitas Muhammadiyah Pare-pare
  32. Universitas Pancasakti Tegal
  33. Universitas Aisyiyah Yogyakarta
  34. Universitas HKBP Nommensen
  35. Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya
  36. Universitas Muhammadiyah Semarang
  37. Universitas Samudra
  38. Universitas Dian Nuswantoro
  39. Universitas Ibn Khaldun
  40. Universitas Kristen Maranatha
  41. Universitas Pakuan
  42. Universitas Atma Jaya Yogyakarta
  43. Universitas Muhammadiyah Tangerang
  44. Universitas Tarumanagara
  45. Universitas Pelita Harapan
  46. Universitas Swadaya Gunung Djati

LIGA III

  1. Universitas Internasional Batam
  2. Universitas Janabadra
  3. Universitas PGRI Madiun
  4. Institut Teknologi Indonesia
  5. Universitas Presiden
  6. Institut Teknologi Padang
  7. Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
  8. Institut Seni Indonesia Padang Panjang
  9. Universitas Hamzanwadi
  10. Universitas Muhammadiyah Palopo
  11. Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
  12. Universitas Pendidikan Nasional
  13. Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong
  14. Universitas Muhammadiyah Palangka Raya
  15. Universitas Bangka Belitung
  16. Institut Teknologi Nasional Yogyakarta
  17. Universitas Indo Global Mandiri
  18. Universitas PGRI Wiranegara
  19. Universitas Muhammadiyah Sukabumi
  20. Universitas Al-Muslim
  21. Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng
  22. Universitas Djuanda
  23. Universitas Ngurah Rai
  24. Institut Seni Indonesia Yogyakarta
  25. Universitas Muhammadiyah Gresik
  26. Universitas Yudharta Pasuruan
  27. Universitas Pembangunan Jaya
  28. Universitas Suryakancana
  29. Universitas Muhammadiyah Kotabumi
  30. Institut Komunikasi Dan Bisnis LSPR
  31. Universitas Dhyana Pura
  32. Universitas Slamet Riyadi
  33. Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Makassar
  34. Universitas Kristen Indonesia Paulus
  35. Universitas Kristen Duta Wacana
  36. Universitas Kristen Krida Wacana
  37. Universitas Ivet
  38. Universitas Nurul Jadid
  39. Institut Seni Indonesia Surakarta
  40. Universitas Muhammadiyah Magelang
  41. Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
  42. Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya 
  43. Universitas Islam Darul `ulum
  44. Universitas Muhammadiyah Sorong
  45. Universitas Widya Mataram
  46. Universitas Paramadina
  47. Universitas Ma Chung
  48. Universitas Muhammadiyah Purworejo
  49. Universitas Langlang Buana
  50. Universitas Pasir Pengaraian
  51. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Malangkucecwara
  52. Universitas Muhadi Setiabudi
  53. Institut Teknologi Telkom Purwokerto
  54. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Dewantara
  55. Universitas Muhammadiyah Sinjai
  56. Universitas Abdurrab
  57. Institut Bisnis dan Keuangan Nitro
  58. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nasional
  59. Universitas Majalengka
  60. Universitas Muhammadiyah Lamongan
  61. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Ngudia Husada Madura
  62. Institut Sains Dan Teknologi Akprind
  63. Universitas PGRI Yogyakarta
  64. Universitas Al-azhar Indonesia
  65. Universitas Ciputra Surabaya

Baca juga: MoU UMT dengan SEVIMA dalam Program Merdeka Kampus Merdeka

Dana Bantuan PKKM Kemendikbud-Ristek, Digunakan Untuk Apa?

Untuk apa dana yang di dapat dalam kompetisi tersebut? Sesuai dengan anjuran Kemendikbud-Ristek bahwa dana bantuan tersebut dapat digunakan untuk:

– Meningkatkan Angka Partisipasi Pendidikan Tinggi
– Menguatkan Mutu Dosen dan Relevansi Pendidikan Tinggi
– Menguatkan Mutu Dosen dan Tenaga Kependidikan
– Menguatkan Sistem Tata Kelola Ditjen Pendidikan Tinggi

Dalam point keempat yaitu “Menguatkan Sistem Tata Kelola Ditjen Pendidikan Tinggi” dana ini bisa digunakan untuk implementasi sistem yang mampu untuk mendukung penguatan tata kelola kampus, seperti halnya dalam pelaksanaan akademik maupun kemahasiswaan yaitu dengan implementasi Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) kampus yang berguna untuk mengelola akademik.

Lebih cocok lagi kalau sistem akademik yang digunakan tersedia fitur pendukung pelaksanaan kampus merdeka. Jadi, mahasiswa bisa memiliki kemudahan untuk mengambil mata kuliah lain yang berada di luar program studi yang diambilnya.

Serta, bagian administrasi kampus akan dimudahkan dalam melakukan pendataan mahasiswa yang mengikuti program kampus merdeka. Serta dimudahkan pula untuk melakukan “konversi nilai”.

Plusnya lagi, dengan menggunakan sistem akademik yang sudah sesuai dengan program kampus merdeka, kampus anda:

– Bisa memenuhi salah satu indikator kinerja utama (IKU)
– Data siap untuk pelaporan Kampus Merdeka ke Feeder PDDikti
– Dan, kampus Anda bisa menjadi pelopor merdeka belajar kampus merdeka

Apakah ada sistem informasi akademik yang sudah menyediakan fitur kampus merdeka, jawabnya ada yaitu sistem informasi akademik siAkad Cloud, satu-satunya sistem informasi yang sudah mempunyai fitur pendukung kampus merdeka. Saat ini sudah ada 150 kampus yang telah sukses menerapkan kampus merdeka menggunakan siAkad Cloud, sekarang giliran kampus Anda untuk menggunakan siAkad Cloud.

Bagikan artikel ini

Komentar