Berita | Dunia Kampus

IAIN Palu Siap Kembangkan Kajian Islam Terpadu di Wilayah Sulteng

SEVIMA.COM- Setelah merencanakan proses pengaktifan kampus baru di Desa Pombewe, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, IAIN Palu terus berbenah. Terutama dalam hal pengembangan ilmu dan keislaman. 

Rektor IAIN Palu, Prof. Dr. Sagaf S. Pettalongi, M.Pd mengatakan, rencana pengaktifan kampus II ini akan dimulai pada Juli 2021. Ini diharapkan agar proses pembangunan sumber daya manusia di wilayah Sigi segera terwujud. 

Tak hanya itu, wujud pengaktifan kampus ini juga dilatarbelakangi untuk menggagas pusat kajian Islam yang moderat di wilayah Sulawesi Tengah. Sehingga, konsep dasar dari ilmu ini akan segera tersampaikan dengan baik. 

Baca juga: IAIN Palu Kembangkan Kampus Baru di Sigi, Siap Bangun SDM Unggul

Dukung pengembangan Islam Terpadu

IAIN Palu, sebagai salah satu perguruan tinggi keislaman ini siap untuk menggagas visi dalam pengembangan kajian Islam terpadu di wilayah Sulawesi Tengah. Dalam rencana pengembangannya, IAIN Palu akan mulai melakukan pengembangan mulai dari tahun 2019 hingga 2039 mendatang. 

Bentuk dukungan ini diberikan karena sejalan dengan visi IAIN Palu yang siap mengembangkan kajian Islam yang berbasis integrasi ilmu, spiritualitas dan kearifan lokal. Sehingga ilmu yang akan disampaikan tak hanya keislaman saja, namun juga disesuaikan dengan nilai-nilai kearifan lokal yang berkembang di wilayah Sulawesi Tengah. 

Dengan menjadi pusat kajian Islam moderat ini, diharapkan mampu memberikan kontribusi yang nyata kepada masyarakat sekitar. 

Baca juga: siAkad Cloud Dukung IAIN Palu Menuju World Class University

Pusat pengembangan ilmu keislaman di Sulteng

Dukungan positif datang dari Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Rusli Dg Palabbi. Beliau menyebutkan bahwa kampus IAIN Palu harus siap jadi pusat kajian Islam di wilayah Sulawesi Tengah. 

Sehingga kampus bukan hanya sebagai pelaksana pendidikan dan pemenuhan proses belajar mengajar saja, namun juga dituntut sebagai pusat kajian Islam terpadu. 

IAIN Palu sebagai perguruan tinggi negeri representasi Islam, bukan hanya dituntut untuk membangun fasilitas akademik untuk memenuhi kebutuhan mahasiswa dalam proses belajar dan mengajar, tetapi juga dituntut menjadi pusat kajian Islam terpadu di Sulteng.

Pada dasarnya, pendidikan nilai keislaman tidak bisa terpisahkan dengan sistem pendidikan nasional. Oleh karena itu, perguruan tinggi Islam sangat diharapkan mampu berperan aktif untuk merealisasikan strategi di ini. 

Untuk itu, IAIN Palu, sebagai salah satu perguruan tinggi Islam, harus mampu menyesuaikan nilai-nilai keislaman ini yang disesuaikan dengan kemajuan teori-teori ilmu pengetahuan modern dan perkembangan zaman. 

Bagikan artikel ini
TAGS :

Komentar