Apa Itu KSTI, KPPTI, dan KJTI? Simak Penjelasannya
03 Nov 2026
Berita | Perguruan Tinggi | Strategi & Tata Kelola
19 Apr 2021
SEVIMA.COM- Setelah merencanakan proses pengaktifan kampus baru di Desa Pombewe, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, IAIN Palu terus berbenah. Terutama dalam hal pengembangan ilmu dan keislaman.
Rektor IAIN Palu, Prof. Dr. Sagaf S. Pettalongi, M.Pd mengatakan, rencana pengaktifan kampus II ini akan dimulai pada Juli 2021. Ini diharapkan agar proses pembangunan sumber daya manusia di wilayah Sigi segera terwujud.
Tak hanya itu, wujud pengaktifan kampus ini juga dilatarbelakangi untuk menggalang pusat kajian Islam yang moderat di wilayah Sulawesi Tengah. Sehingga, konsep dasar ilmu ini akan segera tersampaikan dengan baik.
Baca juga: IAIN Palu Kembangkan Kampus Baru di Sigi, Siap Bangun SDM Unggul
IAIN Palu, sebagai salah satu perguruan tinggi keislaman ini siap untuk menggagas visi dalam pengembangan kajian Islam terpadu di wilayah Sulawesi Tengah. Dalam rencana pengembangannya, IAIN Palu akan mulai melakukan pengembangan mulai dari tahun 2019 hingga 2039 mendatang.
Bentuk dukungan ini diberikan karena sejalan dengan visi IAIN Palu yang siap mengembangkan kajian Islam yang berbasis integrasi ilmu, spiritualitas dan kearifan lokal. Sehingga ilmu yang akan disampaikan tidak hanya keislaman saja, namun juga disesuaikan dengan nilai-nilai kearifan lokal yang berkembang di wilayah Sulawesi Tengah.
Dengan menjadi pusat kajian Islam moderat ini, diharapkan mampu memberikan kontribusi yang nyata kepada masyarakat sekitar.
Baca juga: siAkad Cloud Dukung IAIN Palu Menuju World Class University
Dukungan positif datang dari Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Rusli Dg Palabbi. Beliau menyebutkan bahwa kampus IAIN Palu harus siap menjadi pusat kajian Islam di wilayah Sulawesi Tengah.
Sehingga kampus tidak hanya sebagai pelaksana pendidikan dan menyediakan proses belajar mengajar saja, namun juga dituntut sebagai pusat kajian Islam terpadu.
IAIN Palu sebagai perguruan tinggi negeri representasi Islam, tidak hanya dituntut untuk membangun fasilitas akademik untuk memenuhi kebutuhan mahasiswa dalam proses belajar dan mengajar, tetapi juga dituntut menjadi pusat kajian Islam terpadu di Sulteng.
Pada dasarnya, pendidikan nilai keislaman tidak bisa dipisahkan dengan sistem pendidikan nasional. Oleh karena itu, Perguruan Tinggi Islam diharapkan mampu berperan aktif untuk merealisasikan strategi ini.
Untuk itu, IAIN Palu, sebagai salah satu perguruan tinggi Islam, harus mampu menyesuaikan nilai-nilai keislaman ini yang disesuaikan dengan kemajuan teori-teori ilmu pengetahuan modern dan perkembangan zaman.
Diposting Oleh:
Seprila Mayang SEVIMA
SEVIMA merupakan perusahaan Edutech (education technology) yang telah berkomitmen sejak tahun 2004 dalam menyelesaikan kendala kerumitan administrasi akademik di pendidikan tinggi (Universitas, Sekolah Tinggi, Institut, Politeknik, Akademi, dll.) dengan 99% keberhasilan implementasi melalui SEVIMA Platform.
Jadwalkan Diskusi