Flash News

Jejak Politeknik LPP Yogyakarta Lakukan Digitalisasi Kampus

SEVIMA.COM – Kemajuan teknologi telah membuat kehidupan menjadi lebih mudah. Seperti yang dirasakan oleh Politeknik Lembaga Pendidikan Perkebunan (LPP) Yogyakarta yang telah melakukan digitalisasi kampus sejak beberapa tahun lalu.

Kepala Bagian Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan Politeknik LPP Yogyakarta Arif Hidayat mengakui bahwa dengan memanfaatkan teknologi membuat aktivitas di kampus lebih efisien.

“Dalam pemikiran sederhana saya digitalisasi kampus itu memanfaatkan teknologi yang sudah berkembang dan membuat sebuah proses kehidupan kampus lebih efisien. Berbeda dengan perguruan tinggi negeri, di swasta diharapkan mampu efisien dan efektif,” kata Arif kepada SEVIMA, Jumat (20/5/2022).

Baca juga : Stop! Ini Dia 5 hal yang Bikin Gagal UTBK!

Dosen yang juga menjabat sebagai Kepala IT di Politeknik LPP Yogyakarta ini mengaku telah melakukan digitalisasi kampus sejak 2016 silam. Dirinya bersama tim membuat roadmap pengembangan sistem informasi untuk lima tahun ke depan, saat itu 2016-2021.

“Proses digitalisasi kampus sesuai dengan time line, pengembangan teknologi informasi yang kami punya dimulai sejak tahun 2016. Bagaimana nanti Politeknik LPP mengadopsi sistem informasi sesuai kekhasan yang ada di kami,” ujarnya.

Dalam prosesnya Politeknik LPP Yogyakarta bertemu dengan SEVIMA sebagai perusahaan konsultan dan pengembang teknologi informasi. Semula pihak kampus menggunakan GoFeeder, namun karena kebutuhan kemudian naik hingga SiAkadCloud.

Selain menggunakan fasilitas dari SEVIMA, Arif terus mengembangkan diri. Pihaknya bahkan telah memiliki 10 sistem pendukung di luar sistem akademik yang ada di SEVIMA. Untuk roadmap lima tahun ke depan berikutnya masih dalam tahap penyusunan.  Salah satu targetnya yakni bisa mengintegrasikan sistem pendukung dengan sistem yang ada di SEVIMA.

Baca juga : Selamat! 81 Kampus Klien SEVIMA Lolos Pendanaan Penelitian Program Kompetitif Nasional 2022

Ia pun mengakui dengan menggunakan sistem berbasis cloud, memiliki keuntungan tersendiri. Salah satunya server yang dimiliki kampus bisa digunakan untuk kebutuhan lainnya, serta biayanya yang lebih terjangkau.

“Cloud itu memang terlihat mahal tapi selelah belajar dan kalkulasi, merawat server jauh lebih mahal,” ucapnya.

Arif pun berbagi tips bagi perguruan tinggi lainnya yang ingin melakukan digitalisasi kampus. Tahap awal yang harus dilakukan yakni membuat road map. Kemudian diperlukan dukungan dari pimpinan dan seluruh civitas akademika.

“Terakhir harus ada kendali yang kuat. Semua civitas akademika harus mau menjalankan. Karena sudah investasi cukup besar, kalau tidak dimaksimalkan itu sayang-sayang,” tandasnya.

Mengenal SEVIMA

SEVIMA merupakan perusahaan Edutech (education technology) yang telah berkomitmen selama 18 tahun dalam menyelesaikan kendala kerumitan administrasi akademik di pendidikan tinggi (Universitas, Sekolah Tinggi, Institut, Politeknik, Akademi, dll.) dengan 99% keberhasilan implementasi melalui sistem informasi siAkadCloud


Komentar