Kampus Merdeka | kemendikbud

Kebijakan ‘Kampus Merdeka’ Berbeda dengan Pendidikan Vokasi

SEVIMA.COM – Kebijakan kampus merdeka merupakan salah kebijakan yang diriliskan langsung oleh Kemendikbud-ristek. Kebijakan ini rupanya terus disosialisasikan kepada seluruh civitas akademik di perguruan tinggi di Indonesia. Kebijakan Kampus Merdeka merupakan wujud kepedulian Kemendikbud-ristek untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia agar lebih berkembang pesat. 

Perlu diketahui, bahwa kebijakan Kampus Merdeka ini rupanya berbeda dengan Pendidikan Vokasi di Indonesia. Program Kampus Merdeka merupakan wujud memberikan kebebasan pendidikan kepada para mahasiswa. Namun lain halnya dengan Pendidikan Vokasi. Pendidikan Vokasi di Indonesia lebih mengedepankan wujud integrasinya terhadap kebutuhan dunia usaha dan dunia industri. Yang mana ketika lulus nanti mahasiswanya mampu memenuhi kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI). 

Dilansir dari Antaranews.com, Kemendikbud Ristek, Nadhiem Makarim mengungkapkan bahwa wujud pendidikan Vokasi ini akan mengedepankan wujud integrasi dalam menjawab kebutuhan dunia usaha dunia industri (DUDI). Sedangkan Kampus Merdeka di sini bertugas untuk mewujudkan kebebasan pendidikan kepada para mahasiswa yang lebih kompetitif dan mandiri. yang ada. 

Baca juga: Kolaborasi Vokasi dan DUDI Lahirkan SDM Unggul

Kebijakan Kampus Merdeka hadirkan nuansa baru di dunia pendidikan

Kebijakan Kampus Merdeka sendiri merupakan salah satu cetusan terbaru dalam meningkatkan mutu pendidikan. Program ini lebih akan mengajak mahasiswa belajar dan praktik di luar kelas selama tiga semester. 

Melalui Kebijakan Kampus Merdeka ini, mahasiswa bisa melakukan studi di luar kampus melalui kegiatan magang di perusahaan, studi di fakultas atau kampus lain, bahkan bisa melakukan research dan pengabdian masyarakat. Adanya program ini sangat diharapkan mampu mendorong mahasiswa untuk terus berkembang dan memahami ilmu lain di luar studinya. 

 Baca juga: 10 Terobosan Mendikbud dalam Merdeka Belajar Kampus Merdeka

Pendidikan Vokasi hadirkan SDM unggul untuk penuhi kebutuhan DUDI

Adanya pendidikan Vokasi merupakan salah satu wujud keseriusan pemerintah dalam mengembangkan pendidikan di Indonesia, utamanya dalam meningkatkan dunia usaha dan dunia industri. Program Vokasi memang sangat erat hubungannya dengan pemenuhan standar sumber daya manusia DUDI. 

Dikutip dalam Medcom.id, Nadiem Makarim (Mendikbud-Ristek) mengungkapkan bahwa Program Pendidikan Vokasi ini selain mencetak sumber daya yang unggul, namun juga mampu memberikan Matching Fund dari kampus Vokasi. Dengan adanya program ini mampu mendorong berkembangnya teknologi di dalam suatu kampus. Sehingga lulusannya mampu menghasilkan product research yang sesuai dengan kebutuhan pasar. 

Kedua program ini memang sangat berdampak besar terhadap perkembangan pendidikan di Indonesia. Untuk itu, jika perguruan tinggi menerapkannya sesuai dengan proporsi yang dibutuhkan, pasti akan menghasilkan lulusan yang sangat unggul dan bisa berkompetisi di dunia kerja. 

Mengenal SEVIMA

SEVIMA merupakan perusahaan Edutech (education technology) yang telah berkomitmen selama 18 tahun dalam menyelesaikan kendala kerumitan administrasi akademik di pendidikan tinggi (Universitas, Sekolah Tinggi, Institut, Politeknik, Akademi, dll.) dengan 99% keberhasilan implementasi melalui sistem informasi siAkadCloud

TAGS :

Komentar