16 Hari Lagi - Sebelum Event Webinar Executive Forum: Strategi Sukses Memimpin Kampus dan Meningkatkan Kualitas Pendidikan Tinggi di Jawa Dimulai.

Selengkapnya
Kontak Kami

Dunia Kampus • 12 Jun 2023

Kemenag Gelar Seleksi Fasilitator Moderasi Beragama di 13 Kota dengan CBT SEVIMA Platform

Fadhol SEVIMA

SEVIMA.COM – Kementerian Agama baru saja menggelar asesmen kompetensi fasilitator Penguatan Moderasi Beragama (PMB). Kegiatan ini diikuti ratusan calon fasilitator di 13 kota yang tersebar di seluruh Indonesia, dalam rangka menguatkan pemahaman atas agama yang seimbang.

Seiring dengan luasnya cakupan wilayah dan jumlah peserta, serta posisi strategis Penguatan Moderasi Beragama sebagai salah satu program prioritas Kementerian Agama, diperlukan jaminan agar asesmen berlangsung lancar dan tanpa masalah jaringan. 

Disinilah PT Sentra Vidya Utama (SEVIMA) hadir sebagai penyedia aplikasi ujian berbasis komputer atau Computer Based Test (CBT), yakni SEVIMA Platform CBT, untuk digunakan dalam rangkaian asesmen Penguatan Moderasi Beragama.

Baca juga: Apa Itu CBT? Computer Based Test Yang Banyak Manfaatnya

Suasana ujian tulis dalam Asesmen Fasilitator Moderasi Beragama dengan SEVIMA Platform CBT, di Jakarta, Jumat (24/03/2023)

Suasana ujian tulis dalam Asesmen Fasilitator Moderasi Beragama dengan SEVIMA Platform CBT, di Jakarta, Jumat (24/03/2023)

Hal ini diungkapkan oleh Business Development Manager SEVIMA Adiya Rhesa Firmansah. SEVIMA Platform CBT dipercaya oleh Kementerian Agama untuk mendukung pelaksanaan asesmen Penguatan Moderasi Beragama secara digital dan berbasis komputer. Dengan SEVIMA Platform CBT, pelaksanaan ujian dilakukan secara online (cloud) sehingga berlangsung secara digital dan tidak perlu lagi menggunakan kertas. 

Selain itu jumlah waktu yang diperlukan dalam melaksanakan ujian secara online biasanya lebih singkat, mengingat peserta hanya perlu mengetik dan mengklik jawaban pada layar sesuai dengan soal yang dikerjakan. 

“Kami mendukung melalui penyediaan SEVIMA Platform CBT dalam pelaksanaan asesmen kompetensi fasilitator Penguatan Moderasi Beragama di Kementerian Agama,” kata Aditya.

SEVIMA Platform CBT juga dipercaya karena telah teruji digunakan jutaan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Selain itu, kemampuan SEVIMA Platform CBT memberi garansi bahwa tes dalam rangkaian asesmen kompetensi fasilitator Penguatan Moderasi Beragama tidak akan mengalami hambatan jaringan menjadi alasan Kementerian Agama percaya kepada SEVIMA. 

Terlebih, seluruh ekosistem SEVIMA Platform telah berbasis cloud, sehingga mampu menyimpan serta menyajikan bank soal secara aman, cepat, dan akurat.

“Kementerian Agama merasa cocok dengan pelayanan serta komitmen yang SEVIMA tawarkan, dalam mendukung moderasi beragama. Sehingga SEVIMA dipercaya sebagai mitra pelaksana. Kerjasama ini juga merupakan yang pertama kali dilakukan antara Kementerian Agama dengan SEVIMA, disamping SEVIMA telah melayani ratusan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dan swasta dalam penyediaan Sistem Akademik berbasis Cloud,” sambung Imas Maesaroh PhD, Product Researcher SEVIMA sekaligus Dosen Senior UIN Sunan Ampel Surabaya.

Baca juga: Jaring Talenta Terbaik Bangsa Jadi ASN BMKG, Kampus Ikatan Dinas Ini Gelar Ujian CBT Sampai Pelosok Indonesia

Proses Asesmen Penguatan Moderasi Beragama

Mengutip dari laman Balitbang Diklat Kemenag, Asesmen dilakukan pada tiga termin yang digelar sejak akhir Maret 2023. Rangkaian asesmen yang dilaksanakan dalam Fasilitasi Moderasi Beragama diantaranya tahapan pendaftaran, seleksi administrasi, penulisan artikel, pembuatan video fasilitasi, ujian tulis, dan microtraining, yang dilakukan sesuai dengan Keputusan Menteri Agama Nomor 93 Tahun 2022. SEVIMA Platform CBT dimanfaatkan dalam pelaksanaan ujian tulis.

Asesmen termin pertama berlangsung pada 24 Maret di empat kota, yaitu Balai Diklat Keagamaan (BDK) Aceh, Medan, Semarang, dan Pusdiklat Jakarta. Sementara termin kedua diadakan pada 27 Maret di BDK Padang, Palembang, Banjarmasin, Manado, dan Ambon. Terakhir termin ketiga berlangsung pada 30 Maret di BDK Bandung, Surabaya, Denpasar, dan Makassar.

Peserta asesmen berasal dari berbagai unit kerja, yaitu Pusdiklat, BDK, Loka Diklat Keagamaan, Perguruan Tinggi Keagamaan, Kantor Wilayah Kementerian Agama, dan Madrasah. Ketua Tim Pengendalian Mutu Internalisasi Penguatan Moderasi Beragama Mastuki menyatakan asesmen kompetensi fasilitator Penguatan Moderasi Beragama merupakan bagian dari pengendalian mutu. Asesmen berkala penting dilakukan untuk menjaga dan meningkatkan kompetensi dan performance fasilitator. 

“Melalui asesmen ini akan diketahui mana fasilitator yang memiliki lower grade, middle, dan higher grade. Hasil asesmen ini menjadi dasar kebijakan Kementerian Agama untuk peningkatan kompetensi dan pemberdayaan fasilitator, di samping penjaminan mutu Penguatan Moderasi Beragama yang lebih sistematis,” ungkap mantan Kepala Biro Humas Data dan Informasi Kemenag ini di Jakarta, Jumat (24/03/2023).

Baca juga: Aplikasi CBT SEVIMA Dapat Digunakan Untuk Tryout Uji Kompetensi (UKOM)

Ilustrasi soal uji coba (bukan soal ujian sebenarnya dalam asesmen Penguatan Moderasi Beragama), dalam SEVIMA Platform CBT. Peserta dapat melakukan pengerjaan soal secara langsung dari gadget apapun, dengan keamanan yang tetap terjaga karena soal diacak secara otomatis dan perhitungan skor berlangsung secara real-time.

Ilustrasi soal uji coba (bukan soal ujian sebenarnya dalam asesmen Penguatan Moderasi Beragama), dalam SEVIMA Platform CBT. Peserta dapat melakukan pengerjaan soal secara langsung dari gadget apapun, dengan keamanan yang tetap terjaga karena soal diacak secara otomatis dan perhitungan skor berlangsung secara real-time.

Internalisasi Penguatan Moderasi Beragama sudah memiliki baku mutu sebagaimana tertuang dalam Keputusan Menteri Agama Nomor 93 Tahun 2022 serta aturan teknis lainnya yang dikeluarkan Pokja Penguatan Moderasi Beragama. Desain dan substansi Penguatan Moderasi Beragama juga sudah tertuang dalam Modul. “Untuk menggaransi internalisasi Penguatan Moderasi Beragama sesuai dengan baku mutu tersebut, salah satu yang perlu diukur adalah fasilitator. Tentu bukan hanya fasilitator, terhadap mutu penyelenggaraan, konten, sarana, dan lain-lain juga akan dilakukan penilaian,” tegas pria yang saat ini menjabat Kepala Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan.

Koordinator Tim Pengendalian Mutu Internalisasi Penguatan Moderasi Beragama Rosidin juga mengungkapkan bahwa fasilitator diwajibkan menulis artikel tentang moderasi beragama dan mengirimkan video fasilitasi salah satu materi dalam pelatihan Penguatan Moderasi Beragama sesuai Modul. Sebagai penutup, kegiatan asesmen diakhiri dengan praktik microtraining.

“Sehingga CBT yang dilakukan bersama dengan seluruh rangkaian Penguatan Moderasi Beragama, dapat menggaransi internalisasi nilai-nilai Penguatan Moderasi Beragama,” pungkas Rosidin.

Tags:

-

Mengenal SEVIMA

SEVIMA merupakan perusahaan Edutech (education technology) yang telah berkomitmen selama 18 tahun dalam menyelesaikan kendala kerumitan administrasi akademik di pendidikan tinggi (Universitas, Sekolah Tinggi, Institut, Politeknik, Akademi, dll.) dengan 99% keberhasilan implementasi melalui sistem informasi siAkadCloud

×