Dunia Kampus | Dunia Mahasiswa | Seputar Pendidikan

Kenapa Mahasiswa Suka Pembelajaran Blended Learning

SEVIMA.COM – Proses penyampaian mata kuliah di dunia pendidikan saat ini memang sedikit bergeser. Kegiatan belajar mengajar tak dilakukan secara tatap muka saja. Namun juga dilakukan secara daring. 

Dalam proses ini biasanya dikenal dengan istilah blended learning. Proses pembelajaran yang dilakukan dengan perpaduan online dan offline ini bisa mempermudah mahasiswa menyerap materi yang diberikan oleh dosen. 

Meskipun di masa pandemi seperti ini, mahasiswa masih bisa menyerap ilmu yang diberikan dosen. Tapi di sisi lain mereka juga masih bisa mengadakan sekolah tatap muka dengan aman dan nyaman. 

Baca juga: Apa Peran LMS pada Model Blended Learning di Perguruan Tinggi?

Nah, semakin berjalannya waktu, mahasiswa rupanya sangat menyukai kegiatan blended learning ini lho. Kegiatan perkuliahan dengan menggunakan metode blended learning ini bisa dibilang cukup seru bagi mahasiswa. Kira-kira alasannya apa sih? Yuk kita bahas di bawah ini. 

1. Menggunakan Media Video / Interaktif 

Metode pembelajaran blended learning sangat disukai oleh kalangan para mahasiswa. Gimana nggak, pembelajaran blended learning ini lebih mengedepankan teknologi yang mutakhir. Mulai dari penggunaan media yang mumpuni, hingga menggunakan video yang sangat interaktif. Jadi mereka mereka lebih tertarik dengan media video ini daripada tulisan di papan atau baca buku

2. Quick Feedback

Blended learning biasanya menggunakan Learning Management System (LMS) yang memadai. Terkait dengan skoring online saat ujian, komen, dan like (instant gratification). Mahasiswa akan segera mendapatkan dengan lebih cepat. Mahasiswa bisa langsung mengetahui kesalahan pekerjaan mereka dan bisa melakukan diskusi terkait hasil skoring ini. 

3. Bisa mengatur kecepatan belajar sendiri

Jika kamu belajar dengan metode konvensional, kamu masih merasa kesulitan untuk mengimbangi teman-teman kamu yang terlampau ke depan. Namun, dengan menggunakan metode pembelajaran ini kamu bisa mengatur kecepatan belajarmu sendiri. Mau belajar lambat atau belajar cepat semua bisa kamu dapatkan disini.

 Bahkan buat yang pengen belajar kebut semalam pun juga bisa lho.  Yang pasti belajar dengan metode blended learning ini gak bikin rugi siswa deh. Semua bisa mengikuti sesuai dengan kebutuhan masing-masing. 

4. Mudah melakukan diskusi

Dengan metode ini para mahasiswa juga bisa lho belajar dengan cara diskusi. Mereka akan dibuat berkelompok dan bisa saling sharing materi perkuliahan tersebut. Tujuan dibuat kelompok-kelompok ini supaya dosen juga mudah memberikan tugas yang berbeda.

Selain itu mahasiswa juga bisa dibagi berdasarkan kelompok sosial mereka, mulai dari kelompok mahasiswa elite , kelompok siswa underperform, kelompok siswa cerdas, dan lainnya. Semuanya bisa dibagi secara merata oleh dosen agar lebih mudah dilakukan evaluasi. 

5. Belajar lebih asyik

Bayangkan saja kasus bosen di kelas nungguin dosen menjelaskan materi. Sementara mahasiswa lain sibuk ngerumpi di belakang. Duh udah gak jaman guys. Dengan blended learning ini, mahasiswa bisa berbaur dengan teknologi dengan menggunakan Learning Management System (LMS). 

LMS ini semakin mempermudah mahasiswa untuk belajar lebih asyik. Bagaimana tidak, mereka bisa memanfaatkan berbagai macam bentuk dan metode mulai dari video, animasi, teks, chatting, dan lainnya. Di sinilah mahasiswa sangat menikmati proses belajar seperti ini. 

Baca juga: 12 Jenis Blended Learning dan Contoh Penerapannya

Belajar dengan metode blended learning memang sangat disukai oleh banyak mahasiswa. Terlebih jika menggunakan LMS yang tepat seperti EdLink. Semua proses belajar dengan menggunakan EdLink ini bisa  mempermudah proses belajar mahasiswa. Yang pasti belajar jadi lebih asyik dan menarik. 

Bagikan artikel ini

Komentar