Dunia Kampus | Dunia Mahasiswa

Rizal Maula Koordinator Pemuda Pelajar Merdeka: Puluhan Ribu Mahasiswa Berperan Besar Saat Pandemi Lewat Kampus Merdeka

SEVIMA.COM– Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudritsek) mengatakan, para mahasiswa berperan penting dalam pengendalian COVID-19. Kontribusi ini dibuktikan dengan puluhan ribu relawan mahasiswa yang bergabung ke dalam tim penanganan hingga percepatan vaksinasi.

Ketua Umum Persatuan Mahasiswa dan Alumni Bidikmisi (Permadani Diksi) Nasional, Rizal Maula, juga mendukung peran pelajar agar Indonesia tidak semakin mengalami ketertinggalan pembelajaran (learning loss).

“Kami sebagai penerima beasiswa Bidikmisi atau yang sekarang bernama KIP Kuliah akan terus bersinergi dengan pemerintah dalam hal membantu percepatan terwujudnya SDM unggul dan Indonesia maju,” katanya.

Koordinator Komunitas Pemuda Pelajar Merdeka (PPM), Rizal Maula mengungkapkan bahwa Merdeka Belajar bukan hanya program Kampus Merdeka, tetapi ada berbagai program penting yang sangat berdampak pada transformasi pendidikan ke arah yang lebih baik. Acara Simposium Merdeka Belajar yang dimotori oleh komunitas Pemuda Pelajar Merdeka menjadi awal yang baik untuk berkolaborasi, bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan pendidikan, khususnya para pemuda pelajar.

Rizal mengajak para pemuda pelajar bersama-sama mengambil peran dalam penanganan Covid-19 yang berdampak pada masyarakat. “Saya harap seluruh organisasi mahasiswa, organisasi pelajar, sanggup bergotong royong bersama terutama pada bidang pendidikan di masa pandemi ini. Mari kita sama-sama ambil peran untuk menyukseskan Merdeka Belajar bersama Kemendikbudristek,” ajaknya.

Dalam kesempatan ini, komunitas Pemuda Pelajar Merdeka meluncurkan Buku Saku Merdeka Belajar episode 1 sampai dengan 10. Menteri Nadiem mengapresiasi diterbitkannya Buku Saku Merdeka Belajar “Saya yakin, dengan bergerak serentak mewujudkan Merdeka Belajar, kita akan tumbuh menjadi bangsa dan negara yang unggul,” ujarnya bangga.

Sebagai salah satu alumni Bidik Misi, Rizal turut senang dan bangga karena dalam Merdeka Belajar episode kesembilan, Kemendikbudristek mengembangkan Bidik Misi menjadi KIP Kuliah. Hal ini memicunya dan teman-teman komunitas PPM yang sebagian besar merupakan alumni Bidik Misi untuk mengembangkan program dukungan kepada anak-anak putus sekolah.

“Secara gerakan kita akan mengawal mereka yang putus sekolah agar bisa lanjut di program paket A, B, dan C yang nonformal, kita akan fasilitasi, sehingga mereka bisa lanjut sampai kuliah,” janji Rizal.

Bagikan artikel ini
TAGS :

Komentar