Flash News

Tips Taklukkan Ukom Ala STIK Muhammadiyah Pontianak

SEVIMA.COM – Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan (STIK) Muhammadiyah Pontianak memiliki cara sendiri agar mahasiswanya bisa menakhlukan uji kompetensi (Ukom). Karena memang tidak mudah bagi calon tenaga kesehatan untuk melewatinya.

Ketua STIK Muhammadiyah Pontianak Haryanto mengatakan sejak semester awal perkuliahan mahasiswa telah dikenalkan dengan soal uji kompetensi. Sehingga mahasiswa akan terbiasa dengan soal-soal uji kompetensi.

“Mahasiswa dari awal dikenalkan soal uji kompetensi. Karena soal uji kompetensi ini adalah kasus jadi dari semester awal sudah dikenalkan soal-soalnya, baik UTS maupun UAS dalam bentuk kasus,” kata Haryanto kepada SEVIMA.

Baca juga : Tips Agar Mahasiswa Lulus UKOM dengan Nilai Maksimal

Tidak hanya mahasiswa yang dikenalkan dengan soal-soal uji kompetensi sejak awal semester, tetapi pihak kampus juga menyediakan berbagai fasilitas penunjang. Tak tanggung-tanggung STIK Muhammadiyah Pontianak menyiapkan 108 unit komputer. Sehingga mahasiswa pun bisa melaksanakan uji kompetensi tingkat nasional.

“Kami persiapkan fasilitas, komputer ada 108 unit dan itu terus berkembang, mahasiswa bisa melaksanakan uji kompetensi tingkat nasional maupun regional, UTS, juga labolatorium untuk ujian kompetensi,” ujarnya.

Ia menambahkan uji kompetensi ini tidak hanya menjadi tantangan bagi mahasiswa tetapi juga dosen sebagai tenaga pengajar. Bagaimana dosen bisa memodifikasi pembelajaran kepada mahasiswa sehingga lebih mengenal soal-soal uji kompetensi yang berbasis kasus.

“Uji kompetensi ini diawal menjadi hal yang sangat dirasakana berat oleh mahasiswa. Sementara bagi dosen bagaimana memodifikasi pembelajaran perkuliahan jangan motonon, harus lebih berkreasi,” ucapnya.

 

Mengenal SEVIMA

SEVIMA merupakan perusahaan Edutech (education technology) yang telah berkomitmen selama 18 tahun dalam menyelesaikan kendala kerumitan administrasi akademik di pendidikan tinggi (Universitas, Sekolah Tinggi, Institut, Politeknik, Akademi, dll.) dengan 99% keberhasilan implementasi melalui sistem informasi siAkadCloud


Komentar