Flash News

Tips Agar Mahasiswa Lulus UKOM dengan Nilai Maksimal

SEVIMA.COM – Mengikuti Uji Kompetensi (UKOM) bagi calon tenaga kesehatan termasuk Tenaga Kesehatan Masyarakat bukanlah hal yang mudah. Tak sedikit mahasiswa yang tidak lulus UKOM.

Direktur Akademi Kebidanan Munawarah Bireuen Sarah Nadia mengaku banyak mahasiwa di kampusnya yang mengeluh tidak lulus UKOM pada awal kebijakan diterapkan. Pihaknya pun kemudian melakukan evaluasi terkait dengan pelaksanaan UKOM.

“Awalnya banyak mahasiswa mengeluh, tidak lulus UKOM. Kemudian kami evaluasi kembali kurangnya di mana?” kata Sarah kepada SEVIMA.

Baca juga : Mengenal Uji Kompetensi (UKOM) Pada Perguruan Tinggi Kesehatan

Sarah pun berbagi tips agar mahasiswa bisa lulus UKOM dengan nilai maksimal. Perguruan tinggi perlu mengadakan try out sebelum diadakan UKOM, sehingga mahasiswa akan terbiasa dengan soal kasus yang diberikan.

“Akhirnya kami buat try out sesuai dengan mata kuliah yang akan diadakan UKOM,” ucapnya.

Selain itu, dalam setiap pembelajaran mata kuliah tersebut dosen diharapkan bisa memberikan pembahasan mengenai materi yang akan keluar dalam UKOM. Begitu juga saat ujian, mahasiswa diberikan soal terkait dengan kasus-kasus dalam medis.

Baca juga: UKOM Kesehatan 2022 Segera Dibuka! Begini Cara Daftar, Pelaksanaan & Persiapannya

Ia menambahkan try out diadakan selama tujuh hari. Setiap hari mahasiswa yang mengikuti try out akan mendapatkan 50 soal yang dibagi menjadi dua sesi. Dengan begitu mahasiswa akan terbiasa dengan contoh kasus yang diberikan.

Dengan metode yang digunakan tingkat kelulusan mahasiswa yang mengikuti UKOM meningkat drastis. Semula tingkat kelulusan di kampusnya sekitar 50 persen saja.

“Alhamdulillah dengan try out yang kami buat, presentasi kelulusan semakin meningkat. Jadi setiap akhir mau UKOM kami selalu adakan try out atau pembekalan bagi mahasiswa,” tandasnya.

Mengenal SEVIMA

SEVIMA merupakan perusahaan Edutech (education technology) yang telah berkomitmen selama 18 tahun dalam menyelesaikan kendala kerumitan administrasi akademik di pendidikan tinggi (Universitas, Sekolah Tinggi, Institut, Politeknik, Akademi, dll.) dengan 99% keberhasilan implementasi melalui sistem informasi siAkadCloud


Komentar