Kontak Kami

Akademik & Mutu | Berita | Perguruan Tinggi

Kabar Baik! Kemendikbud dan BNSP Tandatangani 149 Skema Sertifikasi bagi Mahasiswa Vokasi

26 Apr 2021

SEVIMA.COM – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) menandatangani 149 skema sertifikasi kompetensi bagi mahasiswa vokasi. Nantinya, skema sertifikasi nasional ini akan menjadi instrumen dalam proses sertifikasi kompetensi yang dapat digunakan secara nasional di seluruh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) dan Perguruan Tinggi Vokasi (PTV).

Dirjen Pendidikan Vokasi, Wikan Sakarinto menyampaikan, skema sertifikasi yang disusun kali ini akan menyesuaikan dengan standar dan kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Nantinya, sertifikasi ini pun akan menjadi poin utama paket link and match, yakni keterlibatan DUDI dalam segala aspek penyelenggaraan vokasi pendidikan.

Baca Juga: Kolaborasi Vokasi dan DUDI Lahirkan SDM Unggul

“Link and match sudah kita sepakati menjadi menu dan strategi besar untuk vokasi bersama industri. Penandatanganan skema sertifikasi yang disusun serta disepakati bersama hari ini levelnya sudah menikah. Skema sertifikasi ini adalah bentuk pengakuan terstandardisasi yang dipahami bersama oleh vokasi dengan industri, dan diregulatori oleh BNSP,” kata Wikan dalam kegiatan penandatanganan secara virtual, Kamis (25/3).

Penyusunan skema sertifikasi nasional pun akan difokuskan pada lima sektor prioritas, meliputi: permesinan, konstruksi, ekonomi kreatif, perhotelan , dan layanan perawatan pada level 5 dan 6 Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), atau setara dengan jenjang D-3 dan D-4.

Skema sertifikasi pun diyakini Wikan sebagai jawaban dari kebutuhan industri saat ini. Sebab, saat ini industri tengah berlomba-lomba mencari SDM yang unggul dan kompeten di bidang tertentu. Oleh karena itu, dalam proses penyusunan skema sertifikasi, industri dan asosiasi profesi harus benar-benar terlibat. Direktorat Mitras DUDI memiliki andil dalam mewadahi ruang kerja sama tersebut.

Baca juga :  SEVIMA Siap Dukung Nikah Massal Vokasi Industri

Skema yang disusun bersama ini digunakan untuk sertifikasi kompetensi siswa vokasi. Maka selanjutnya pengembangan kurikulum pun harus mengacu pada sertifikasi profesi. Jangan sampai PTV membuat kurikulum yang tidak sesuai dengan kebutuhan sertifikasi, termasuk dari sisi soft skill dan hard skill lulusan, terang Wikan.

Program penyusunan skema sertifikasi nasional berstandar industri ini juga mencakup penyusunan materi uji kompetensi (MUK) dan juknis tempat uji kompetensi (TUK) yang disusun dengan konsep kolaborasi dari seluruh pemangku kepentingan.

“Ada 10 PTV yang menjadi penerima program, namun pada pelaksanaannya melibatkan 54 PTV afiliasi sebidang, 81 prodi, 117 industri, 77 asosiasi profesi, dan 23 instansi terkait,” tutupnya.

Artikel ini disadur dari sumber media online kompas.com.

Diposting Oleh:

Fadhol SEVIMA

Tags:

mahasiswa pendidikan vokasi

Mengenal SEVIMA

SEVIMA merupakan perusahaan Edutech (education technology) yang telah berkomitmen sejak tahun 2004 dalam menyelesaikan kendala kerumitan administrasi akademik di pendidikan tinggi (Universitas, Sekolah Tinggi, Institut, Politeknik, Akademi, dll.) dengan 99% keberhasilan implementasi melalui SEVIMA Platform.

Jadwalkan Diskusi
SEVIMA Platform

Regulasi

Lihat Semua

Video Terbaru

Standar Mutu Kampus Sudah Tercapai, Apa Langkah Selanjutnya?