Berita | Siaran Pers

Optimalkan MBKM, UNAIR Tempati Posisi Pertama Indikator Kinerja Utama Kampus PTN-BH

Surabaya, 15 Oktober 2021 – Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi direspon dengan baik oleh beberapa perguruan tinggi. Salah satunya Universitas Airlangga. Pada kesempatan jumpa pers (15/10), Rektor UNAIR Prof. Moh Nasih dihadapan awak media menjelaskan:

Berkaitan dengan MBKM ada sembilan aktivitas yang bisa diikuti oleh mahasiswa sebagai bagian dari implementasi dari MBKM. UNAIR sesungguhnya sudah sangat lama mengimplementasikan beberapa hal yang berkaitan dengan MBKM.

Dulu jika ada mahasiswa yang menjuarai beberapa bidang tertentu sudah kami hitung dengan SKS. Mahasiswa yang mengikuti konferensi atau student exchange tidak perlu lagi KKN. Hal hal ini sejatinya sudah termasuk bagian dari implementasi dari MBKM. Demikian juga dengan magang dan praktik industri. UNAIR sangat mendorong dalam hal ini. Kami sudah memberangkatkan ratusan mahasiswa untuk melakukan magang industri. Kemarin kami sudah komunikasi dengan menteri BUMN untuk ke depan bisa mendukung program-program magang industri lebih masif lagi. Tidak hanya itu, mahasiswa yang mengikuti riset dengan dosen dan mahasiswa yang wirausaha kami masukkan dalam SKS tertentu. Mereka yang sudah menjalankan start up dengan baik, kami memberikan penghargaan pada saat wisuda pula.

Selanjutnya, pembelajaran lintas studi dan rumpun ilmu, kami sudah aplikasikan sejak mahasiswa semester satu. Artinya semua sudah kami dukung penuh dengan sarana yang sangat maksimal. Hal-hal tersebut sebagai bukti bahwa UNAIR sudah melaksanakan MBKM dengan sebaik-baiknya dengan penilaian indikator dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi menunjukkan UNAIR telah melampaui dari batas penilaian.

UNAIR mencapai poin pencapaian 74, dengan poin pertumbuhan 673, dengan posisi tinggi 10 persen, dan hal ini kalau dari kelompok PTNBH, UNAIR menempati posisi pertama. Karena pencapaian itu UNAIR mendapatkan insentif 24 miliar dari kementerian.

Sementara itu, Wakil Rektor Akademik, Mahasiswa, dan Alumni Prof. Bambang Sektiari mengatakan bahwa MBKM yang digalakkan oleh kementerian sejatinya sudah diaplikasikan UNAIR. Misalnya kompetisi yang diikuti mahasiswa diikutsertakan dalam SKS. Salah satunya program studi kesehatan yang melakukan studi terpadu di RS UNAIR atau Hospital Base.

Dari data yang kami himpun, setidaknya ada 15.591 mahasiswa telah mengikuti program magang, kewirausahaan, pertukaran lintas studi, magang bersertifikat, dan beberapa program kegiatan sosial. (*)

Mengenal SEVIMA

SEVIMA merupakan perusahaan Edutech (education technology) yang telah berkomitmen selama 18 tahun dalam menyelesaikan kendala kerumitan administrasi akademik di pendidikan tinggi (Universitas, Sekolah Tinggi, Institut, Politeknik, Akademi, dll.) dengan 99% keberhasilan implementasi melalui sistem informasi siAkadCloud

TAGS :

Komentar