Lomba Artikel

Praktikum Kebidanan Berbasis Teknologi Model Blended Learning

Penulis: Arni Evayanti, S.ST
Kampus: Akademi Kebidanan Konawe

Masihkah anda GAPTEK (Gagap Teknologi) ? pasti jawaban nya tidak lagi pada zaman modernisasi ini. Perkembangan teknologi pembelajaran metode daring bukan hal yang baru lagi dalam dunia pendidikan. Metode ini telah ada sejak sebelum pandemi dan makin meningkat penggunaannya selama masa pandemi covid-19. Pembelajaran metode daring kini tetap dipergunakan sebagai metode utama pembelajaran di akhir masa pandemi.

Meskipun institusi tempat saya mengabdi tepatnya di Akademi Kebidanan Konawe telah memulai pembelajaran tatap muka (luring) namun tak luput dengan tugas daring (online) yang sangat membantu dengan interaksi dunia luar. Dalam hal ini kami menerapkan media teknologi model blended learning. Model blended learning lebih sederhana digunakan dengan mengkolaborasikan antara pembelajaran online dengan face-to-face (tatap muka).

Model blended learning yang sedang dijalani sekarang sangat membantu komunikasi baik langsung maupun tak langsung antara pendidik dan peserta didik, sesama peserta didik, dan peserta didik terhadap media teknologi yang digunakan. Metode ini tentunya dapat tertuang melalui video interaktif, video rekaman, gambar animasi, Audio Slide Presentasi dan lain sebagainya.

Namun pengalaman belajar praktikum peserta didik kebidanan dapat kami pantau dan bimbing melalui berbagai media salah satunya media video interaktif. Penggunaan media tersebut sangat penting digunakan dalam berkomunikasi dengan peserta didik saat melakukan praktik kebidanan, baik didalam maupun diluar daerah dengan metode bimbingan dan penilaian yang sesuai panduan yang diterapkan Institusi Akademi Kebidanan Konawe (Akbid Konawe).

Akbid Konawe merupakan kampus yang terletak di Kabupaten Konawe dengan kualitas signal yang kurang memadai (low and high signal) namun tidak meruntuhkan semangat untuk mengembangkan pembelajaran mahasiswa berbasis media teknologi daring (online). Di akhir masa pandemi Kebutuhan pembelajaran 75% kami terapkan secara tatap muka (luring) dengan tetap memperhatikan protocol kesehatan.

Oleh karena itu model blended learning sangat membantu interaksi peserta didik dan pendidik dalam membimbing mahasiswa melakukan praktikum maupun pembelajaran teori. Semakin meningkatnya perkembangan teknologi, maka tak akan kami sia-siakan untuk memajukan fungsi dan manfaatnya dalam pembelajaran. Berusaha untuk maju mengikuti informasi digital dengan mengikuti seminar maupun webinar sangat membantu membuka wawasan, ide kreatifitas, menambah ilmu metode-metode pembelajaran interaktif yang dapat diterapkan sesuai kondisi apapun.

Penggunaan model blended learning menggunakan video interaktif ini sangat membantu memantau tugas luar peserta didik dalam hal, praktik klinik kebidanan di Rumah Sakit dan Puskesmas, Laporan Tugas Akhir di daerah terjangkau maupun daerah yang tidak terjangkau oleh jarak namun memiliki signal, proyek praktikum kelas maupun laboratorium yang membutuhkan praktek lapangan atau langsung di masyarakat, tugas praktik yang berbaur dengan lingkungan sekitar yang dapat memberikan inspiratif positif bagi mahasiswa.

Tentunya dapat dilakukan pemantauan secara langsung maupun tak langsung tanpa menguras energi dan waktu. Peserta didik dapat merasa lebih bersemangat dan tidak merasa bosan untuk terus belajar sehingga mendapatkan hasil yang optimal sesuai pengalaman yang didapatkan. Beberapa Hasil video yang direkam secara langsung maupun tidak langsung, gambar animasi,  dapat disimpan dan menjadi bahan pembelajaran bagi pembaca, penonton, yang dapat dilihat melalui unggahan Youtube, Instagram dan Facebook. Hal ini tentunya sangat membantu institusi kami dalam menumbuhkan minat dan animo masyarakat untuk menarik calon peserta didik berikutnya menjadi calon bidan masa depan di Institusi Akademi Kebidanan Konawe.

Selain Model blended learning yang diterapkan secara online dengan platform digital metode zoom meeting, whatsapp group, video interaktif dan lain sebagainya. Penggunaan teknologi media website dalam hal ini pengaktifan sistem informasi akademik (siakad) juga sangat bermanfaat membantu mobilisasi dosen dan peserta didik dalam menyalurkan informasi maupun materi pembelajaran.

Memberikan kemudahan akses siakad kepada peserta didik dan pendidik melalui website kampus tentunya sangat penting disiapkan, sehingga dapat mengakses informasi, pembayaran, tugas, bahan ajar, nilai, program mata kuliah, jurnal, perpustakaan, dimana saja dan kapan saja. Selain itu kreativitas peserta didik, dosen maupun alumni dapat memberikan sumbangsi besar melalui unggahan tulisan artikel mengenai hal-hal kebidanan atau kegiatan ekstrakurikuler, hasil praktikum, seminar-seminar yang dijalani demi meningkatkan mutu kebidanan.

Meskipun penerapan teknologi terkini masih terbilang cukup terbatas pada institusi kami, namun kami tetap berusaha yang terbaik untuk meningkatkan metode-metode pembelajaran berbasis teknologi. Terlebih menghadapi persiapan uji kompetensi bagi tenaga kesehatan secara CBT (Computer Based Test) merupakan tantangan terbesar yang harus dilalui mahasiswa setiap akhir semester, penggunaan teknologi komputer/laptop terus ditingkatkan, penggunaan aplikasi online/offline dalam mengakses soal-soal pembelajaran telah dilaksanakan.

Semoga penerapan media teknologi model blended learning ini semakin meningkat dengan kolaborasi metode pembelajaran lainnya. Oleh karena itu berbagai pelatihan, dukungan dan masukkan dari berbagai aspek dapat membantu memajukan institusi Akademi Kebidanan Konawe bersaing dengan dunia luar di Era Revolusi Industri.

Mengenal SEVIMA

SEVIMA merupakan perusahaan Edutech (education technology) yang telah berkomitmen selama 18 tahun dalam menyelesaikan kendala kerumitan administrasi akademik di pendidikan tinggi (Universitas, Sekolah Tinggi, Institut, Politeknik, Akademi, dll.) dengan 99% keberhasilan implementasi melalui sistem informasi siAkadCloud

TAGS :

Komentar