Event | Event SEVIMA

SEVIMA Gelar Kopdar Para Dosen se-Purwokerto Bahas Literasi Keuangan Syariah 

SEVIMA.COM– Pandemi di Indonesia membuat kita harus berkegiatan melalui dunia maya. Namun, bukan berarti kita sulit untuk berkomunikasi dan mendapatkan informasi ya. Melalui dunia maya kita masih bisa saling mengisi untuk bertukar informasi. Maka dari itu, komunitas SEVIMA Purwokerto mengajak para tenaga kependidikan dan dosen di wilayah Eks-Karesidenan Purwokerto untuk bersilaturahmi melalui forum Kopi Darat Virtual. Acara ini mengajak para peserta Kopdar untuk berdiskusi seputar Haji dan Keuangan Syariah melalui Aplikasi Zoom pada Selasa (23/03/2021). 

Acara yang mengusung tema ‘Literasi Keuangan Syariah Rencanakan Haji di Masa Depan’ ini menghadirkan para pembicara terbaik, yaitu KH. Dr. Sam’ani Sya’roni, M.Ag. (Ulama dan Dosen IAIN Pekalongan) dan Gyasti Sununingtyas (Perwakilan Danamon Syariah Pekalongan). 

“Adanya acara ini semoga bisa membantu para peserta, utamanya dari kalangan tenaga kependidikan dan dosen untuk saling bersilaturahmi dan bertukar pikiran mengenai perbankan syariah dan kemudahannya,” ujar Joseph Abriyan selaku Konsultan Danamon Syariah saat memberikan sambutan dalam acara ini. 

Lebih dekat dengan perbankan syariah dan dunia digital

Dunia perbankan kini mulai memanfaatkan dunia digital. Seluruh proses literasi di bidang perbankan pun akan lebih mudah dilakukan dengan menggunakan sistem digital ini. Terlebih di masa pandemi seperti sekarang ini. 

Ternyata perbankan syariah di Indonesia juga tak mau ketinggalan dengan adanya layanan digital ini. Perbankan syariah di Indonesia juga turut andil menggunakan layanan digital ini. 

Bisa dipastikan,dengan adanya layanan digital akan memudahkan pihak bank untuk memperkenalkan perbankan syariah di Indonesia. Nah, adanya dunia digital inilah kini masyarakat akan dengan mudah melakukan kegiatan perbankan hanya dengan genggaman saja. 

Literasi perbankan syariah dan tabungan haji

Momentum ibadah haji ini memang sangat dinantikan oleh seluruh masyarakat di Indonesia. Untuk menjalankan ibadah haji ini masyarakat harus menyiapkan diri sebaik mungkin. Namun, selama pandemi ini masyarakat Indonesia harus menyiapkan hal yang beda seperti yang pada sebelumnya. 

Menurut KH. Dr. Sam’ani Sya’roni, M.Ag., menjalankan ibadah haji tidak harus menunggu hingga punya uang yang banyak. Akan tetapi bisa memanfaatkan layanan tabungan haji sambil menunggu jadwal keberangkatan haji yang telah ditentukan. Mengingat jika layanan haji di Indonesia memerlukan waktu antrian yang sangat lama untuk berangkat haji. 

“Sembari menunggu waktu antrian yang sangat lama untuk berangkat haji, sebaiknya melakukan persiapan dengan mendaftar sedini mungkin. Mengingat jatah haji di Indonesia membutuhkan waktu 20 tahun hingga 40 tahun,” jelas KH. Sam’ani Sya’roni. 

Gyasti Sununingtyas, selaku perwakilan Danamon Syariah Pekalongan juga mengungkapkan, bahwa persiapan ibadah haji tak melulu soal keuangan saja. Namun juga proteksi diri baik dari segi kesehatan dan mental dari calon haji itu sendiri. 

Tingginya minat calon haji di Indonesia

Tingginya minat haji bagi masyarakat Indonesia memang dari tahun ke tahun semakin bertambah. Sayangnya, tak banyak masyarakat yang menyiapkan tabungan untuk melakukan ibadah haji. 

Maka dari itu, untuk membantu masyarakat di Indonesia, Danamon Syariah memberikan kesempatan untuk para calon haji merencanakan keberangkatan ibadah haji. Danamon Syariah memfasilitasi para calon jemaah haji untuk menyiapkan persiapan haji sedini mungkin. 

Gyasti mengungkapkan bahwa dengan menggunakan layanan tabungan haji, masyarakat di indonesia akan dengan mudah mendapatkan kepastian nomor porsi untuk berangkat ibadah haji. Mereka tak perlu lagi bingung jika ingin menjalankan ibadah haji. Meskipun keuangan yang dimiliki belum sepenuhnya cukup untuk melunasi. 

“Tabungan haji dijamin akan memudahkan para calon jemaah haji. Mereka tak perlu kebingungan lagi saat mendaftarkan diri. Mereka akan dengan mudah mendapatkan kepastian nomor porsi untuk berangkat ke tanah suci,” terang Gyasti. 

Pada dasarnya hal terpenting dalam menjalankan ibadah haji adalah niat. Jika niat tersebut sudah Anda kantongi, maka Anda bisa merencanakan ibadah haji tersebut. 

Pada kopdar hari ini, seluruh peserta sangat antusias dan melayangkan sejumlah pertanyaan menarik seputar haji di masa pandemi dan persiapannya. Untuk menambah semangat peserta Kopdar, SEVIMA memberikan sejumlah Merchandise kepada para peserta yang berasal dari Eks-Karesidenan Purwokerto tersebut. 

Bagikan artikel ini

Komentar