Dunia Kampus

Tracer Study Masih Jadi Momok Bagi Perguruan Tinggi, Ini Solusinya!

SEVIMA.COM – Salah satu kendala yang sering dialami perguruan tinggi dari dulu dan berulang tiap tahun adalah pelacakan alumni atau melakukan survei alumni. Mungkin anda lebih kenal dengan istilah tracer study. Apakah perguruan tinggi anda juga mengalaminya?

Tujuan tracer study untuk menggali informasi yang berkaitan dengan perjalanan lulusan, mulai dari saat mereka menyelesaikan masa pendidikannya di perguruan tinggi (PT) sampai pada waktu pelaksanaan survei maupun setelahnya. 

Informasi yang didapat dari tracer study sangat berguna untuk berbagai evaluasi hasil pendidikan tinggi anda. Seperti, penyempurnaan dan penjaminan kualitas lembaga pendidikan tinggi dan relevansi pendidikan tinggi, hingga informasi bagi para pemangku kepentingan (stakeholders).

Selain itu, juga berguna untuk kelengkapan persyaratan bagi akreditasi pendidikan tinggi, serta yang paling penting adalah sebagai pemenuhan indikator kinerja utama perguruan tinggi yang tertuang dalam Kepmendikbud No. 754 Tahun 2020

3 Kendala Besar Perguruan Tinggi dalam Melakukan Tracer Study

Sebagian besar perguruan tinggi mengalami beberapa kendala dalam melakukan tracer study. Namun ada 3 kendala besar perguruan tinggi yaitu: Kendala pengumpulan data, mendapatkan feedback dari alumni  dan kurangnya inisiatif lulusan.

1. Kendala Pengumpulan Data 

Beberapa perguruan tinggi masih melakukan pengumpulan data secara manual dengan cara menyebar kertas kuesioner atau broadcast google form melalui pesan singkat, serta wawancara melalui telepon terhadap alumni dan perusahaan. 

Padahal, penyebaran kuesioner menggunakan kertas tentunya memakan banyak biaya untuk pencetakan dan waktu, padahal belum tentu juga kuesioner yang dikirim sampai ke tempat tujuan. Sedangkan broadcast dan wawancara melalui telepon juga terkendala pada sulitnya menghubungi narasumber atau alumni.

Bagaimana, apakah perguruan tinggi anda juga masih merasakan kesulitan pengumpulan data dengan menggunakan kertas kuesioner atau google form?

Untuk menyelesaikan kendala ini, aplikasi Karirlink dari SEVIMA telah menyediakan platform career center dimana terdapat Tracer Study yang dapat dibuat dengan mudah, dan juga telah tersedia template form dari Dikti maupun custom dari Perguruan Tinggi.

Bahkan, dalam Karirlink juga terdapat tempat pemantauan hasil tracer study berupa report yang dapat digunakan untuk pelaporan ke Tracer study Dikti Kemendikbud.

Gambaran Page untuk Tracer Study Perguruan Tinggi

2. Kampus Sulit Mendapatkan Feedback dari Alumni

Tidak hanya satu atau dua perguruan tinggi yang mengalami kendala sulitnya mendapatkan umpan balik (Feedback) dari Alumni. Sehingga mengakibatkan jurusan atau perguruan tinggi kesulitan untuk melakukan pelacakan terhadap alumni.

Padahal alumni merupakan produk keluaran dari suatu institusi pendidikan, yang mana kualitas alumni menunjukan kualitas dari institusi pendidikan tersebut. 

Bagaimana, apakah perguruan tinggi anda juga masih mengalami kendala sulitnya mendapatkan umpan balik (Feedback) dari Alumni?

Untuk menyelesaikan kendala ini, aplikasi Karirlink dari SEVIMA telah menyediakan fitur publish tracer berupa notifikasi dan juga fitur reminder pengisian tracer yang dikirimkan melalui email alumni secara langsung.

3. Kurangnya Inisiatif Lulusan

Selain kampus sulit mendapatkan Feedback dari Alumni, ternyata para lulusan juga minim inisiatif untuk memberikan feedback. Padahal hubungan yang erat antara alumni dan almamater berpotensi besar untuk meningkatkan kualitas pengajaran di kampus. 

Sebagai contoh ketika jurusan merancang kurikulum baru, feedback alumni dapat digunakan untuk menimbang relevansi materi kuliah dengan dunia kerja. Selain itu, alumni bisa menjadi rujukan mahasiswa mulai dari sekedar menghubungkan dengan dunia industri (untuk internship, magang dsb).

Untuk menyelesaikan kendala ini, aplikasi Karirlink dari SEVIMA telah menyediakan solusi yang menarik bagi lulusan yaitu dengan mengisi tracer study Perguruan Tinggi melalui aplikasi Karirlink lulusan juga bisa mendapatkan informasi mengenai lowongan pekerjaan dari mitra Perguruan Tinggi ataupun perusahaan lainnya.

Bagaimana, penasaran dengan aplikasi Karirlink yang dapat memudahkan dan menjawab dari kendala perguruan tinggi saat melakukan tracer study. Makin penasaran? Yuk cari tahu Karirlink, disini: Karirlink.id

Mengenal SEVIMA

SEVIMA merupakan perusahaan Edutech (education technology) yang telah berkomitmen selama 18 tahun dalam menyelesaikan kendala kerumitan administrasi akademik di pendidikan tinggi (Universitas, Sekolah Tinggi, Institut, Politeknik, Akademi, dll.) dengan 99% keberhasilan implementasi melalui sistem informasi siAkadCloud

TAGS :

Komentar