Kontak Kami

Karier & Dunia Kerja | Mahasiswa & Calon Mahasiswa

5 Pekerjaan Paling Banyak Dibutuhkan Menurut Mendikbud Nadiem Makarim

22 Jan 2021

SEVIMA.COM – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim menyebutkan lima pekerjaan yang dianggap paling hot di Indonesia saat ini. Paling hot maksudnya adalah yang paling banyak dibutuhkan saat ini.

Hal itu disampaikan Nadiem di hadapan para milenial dalam gelaran Indonesia Millennial Summit (IMS) 2020 di The Tribrata, Jakarta, Jumat (17/1/2020). Pekerjaan itu adalah bidang analis, peneliti, desain UX, insinyur perangkat lunak, dan manajemen produk. “Itu adalah lima pekerjaan yang paling hot di Indonesia saat ini,” kata Nadiem.

Berikut penjelasan singkat pekerjaan-pekerjaan rekomendasi Mendikbud Nadiem Makarim;

1. Analis

Profesi analis dapat ditemukan di berbagai bidang, seperti politik, kesehatan, teknologi, ekonomi, dan lain-lain. Dibidang teknologi, kita mengenal sistem analis. Ahli kimia yang bekerja di laboratorium juga disebut analis. Dibidang kesehatan, ada jurusan Analis Kesehatan atau Teknologi Laboratorium Medik.

Namun apapun bidangnya, tugas seorang analis adalah membedah, menguraikan, memilah, dan mengenal seluruh bagian. Oleh karena itu, seorang analis harus memiliki kemampuan dalam memahami data dan informasi. Kamu siap jadi analis?

2. Peneliti/Researcher

Jika merasa memiliki kesabaran dan konsistensi, profesi ini mungkin menarik buat Anda. Tapi hal paling mendasar yang dibutuhkan oleh seorang peneliti adalah rasa ingin tahu yang tinggi. Dari rasa ingin tahu inilah dilakukan penelitian dan analisis – yang memerlukan waktu, untuk kemudian informasi yang diperoleh disampaikan kepada klien.

3. Desain UX

Anak IT pasti tidak asing lagi dengan istilah UX Design. Seiring dengan semakin banyaknya perusahaan digital, profesi UX Design juga semakin dibutuhkan untuk mengakomodasi layanan melalui web atau aplikasi. Dalam mendesain, faktor sisi kenyamanan pengguna menjadi pertimbangan utama tanpa membahayakan estetika.

Info loker desainer UX: sevima.com/karir

4. Insinyur Perangkat Lunak

Rekayasa perangkat lunak sendiri merupakan penerapan prinsip-prinsip teknik pengembangan perangkat lunak. Rekayasa perangkat lunak diterapkan pada sistem yang kompleks, seperti organisasi bisnis.

Seorang insinyur perangkat lunak mengawali pekerjaannya dengan menganalisis kebutuhan pengguna. Kemudian, berangkat dari kebutuhan tersebut, insinyur perangkat lunak mendesain, mengkonstruksi, dan menguji aplikasi melalui penggunaan bahasa pemrograman.

Baca juga:  Kuliah Jurusan Teknik Informatika, Belajar Apa Aja Sih?

5. Manajer Produk

Sebenarnya bidang manajemen produk sudah cukup lama. Kenapa masih dibutuhkan lagi di masa mendatang? Karena perkembangan teknologi yang cukup besar didunia bisnis. Maka tentunya, ada penyesuaian, pergeseran, bahkan perubahan dalam dunia bisnis seiring dengan penggunaan teknologi yang semakin masif.

Manajer produk sendiri bertugas menghasilkan produk yang berkualitas. Tak selesai sampai disitu, tugas manajer produk pula untuk menghasilkan strategi bisnis produk tersebut. Itulah sebabnya, seorang manajer produk perlu memahami seluruh aspek bisnis di mana ia bekerja.

Sekarang, apakah kita harus sepakat dengan Mendikbud Nadiem Makarim? tentu itu tergantung kamu, boleh setuju atau tidak. Tapi bolehlah dijadikan referensi ide sebagai rujukan dalam memilih jurusan kuliah, karena memang saat ini 5 pekerjaan itu sangat dibutuhkan di lapangan.

Itulah 5 pekerjaan yang paling banyak dibutuhkan menurut Mendikbud Nadiem Makarim, bagaimana cara pagar?

Diposting Oleh:

Fadhol SEVIMA

Tags:

karier mendikbud nadiem makarim

Mengenal SEVIMA

SEVIMA merupakan perusahaan Edutech (education technology) yang telah berkomitmen sejak tahun 2004 dalam menyelesaikan kendala kerumitan administrasi akademik di pendidikan tinggi (Universitas, Sekolah Tinggi, Institut, Politeknik, Akademi, dll.) dengan 99% keberhasilan implementasi melalui SEVIMA Platform.

Jadwalkan Diskusi
SEVIMA Platform

Regulasi

Lihat Semua

Video Terbaru

Membangun Kampus Bermutu dan Mendunia tanpa Meninggalkan Budaya | Rektor Unmas Denpasar