7 Hari Lagi - Sebelum Event Webinar Premium: Pengelolaan Keuangan Institusi Pendidikan: Menavigasi Laporan Keuangan untuk Pertumbuhan dan Inovasi Dimulai.

Selengkapnya
Kontak Kami

Opini • 23 Feb 2024

Dampak, Peluang, dan Tantangan Kurikulum OBE di Perguruan Tinggi Indonesia

Erna SEVIMA

Oleh : Atidira Dwi Hanani, Universitas Indo Global Mandiri (UIGM)

Pendidikan adalah pilar penting dalam pembentukan masa depan generasi muda. Oleh karena itu, penyusunan kurikulum pendidikan adalah elemen kunci dalam memastikan mahasiswa mendapatkan pendidikan yang efektif dan relevan. Salah satu pendekatan terbaru dalam kurikulum pendidikan adalah Kurikulum Outcome Based Education (OBE). OBE menempatkan fokus pada hasil atau kompetensi yang diharapkan mahasiswa peroleh selama masa pendidikan mereka. Kurikulum OBE membawa dampak yang signifikan, menghadirkan peluang, namun juga dihadapkan pada tantangan yang perlu diatasi.

Penerapan kurikulum OBE telah membawa dampak positif, di antaranya adalah penekanan pada pencapaian hasil belajar yang konkret. Dalam kurikulum OBE, mahasiswa diberi tugas nyata yang memungkinkan mereka untuk mengembangkan keterampilan dan pengetahuan yang dapat diterapkan dalam dunia nyata. OBE memberikan landasan yang kuat bagi mahasiswa untuk bersiap masuk ke dunia kerja. Mereka tidak hanya memiliki pengetahuan akademis, tetapi juga keterampilan praktis yang sangat dihargai oleh pengusaha. Hal ini dapat membantu mengurangi kesenjangan antara dunia pendidikan dan dunia kerja dan mempersiapkan lulusan yang lebih baik untuk tantangan karier mereka di masa depan.

Selain itu, kurikulum OBE memberikan mahasiswa pengalaman belajar yang lebih terfokus dan relevan. Mahasiswa lebih aktif terlibat dalam proses pembelajaran, karena mereka tahu bahwa setiap tugas dan aktivitas memiliki tujuan yang jelas. OBE memungkinkan pengukuran yang lebih jelas terhadap pencapaian mahasiswa. Dengan menetapkan hasil yang spesifik, dosen dapat mengukur sejauh mana mahasiswa mencapai kompetensi yang diharapkan. Hal ini memungkinkan untuk mengidentifikasi kelemahan dan kekuatan mahasiswa secara lebih akurat.

Kurikulum OBE juga membuka pintu bagi sejumlah peluang dalam dunia pendidikan. Salah satunya adalah peningkatan kerja sama antara lembaga pendidikan dan industri. Dengan fokus pada hasil yang dapat diukur, kurikulum dapat disesuaikan dengan kebutuhan nyata dalam dunia kerja. Penerapan OBE dapat memfasilitasi kolaborasi yang lebih erat antara lembaga pendidikan dan dunia industri, yang dapat membantu lulusan untuk dengan lebih lancar berintegrasi dalam dunia kerja.

Selain itu, kurikulum OBE memberikan mahasiswa kesempatan untuk memilih proyek dan tugas yang sesuai dengan minat dan kekuatan mereka. Hal ini memberi mereka ruang untuk mengembangkan keterampilan khusus dan minat yang mungkin tidak tercakup dalam kurikulum tradisional. OBE memberi peluang untuk pembelajaran yang lebih disesuaikan. Setiap mahasiswa memiliki kemampuan dan minat yang berbeda, dan OBE memungkinkan fleksibilitas dalam pemilihan metode pembelajaran yang paling sesuai dengan kebutuhan individu.

Yang paling menarik adalah OBE mendorong inovasi dalam desain kurikulum. Pendidik harus menciptakan pembelajaran yang lebih menarik dan berorientasi pada hasil, yang dapat mendorong pemikiran kreatif dan solusi baru dalam pendidikan.

Meskipun ada banyak manfaat, kurikulum OBE juga menghadapi sejumlah tantangan yang harus diatasi. Salah satu tantangan utama adalah pengukuran hasil belajar yang objektif dan konsisten. Mengukur kompetensi dan hasil pembelajaran bisa jauh lebih rumit daripada menguji pengetahuan akademis tradisional.

Selain itu, ada masalah dengan beban kerja yang diperlukan untuk mengembangkan, mengimplementasikan, dan mengevaluasi kurikulum OBE. Hal ini dapat menjadi tantangan khusus bagi lembaga pendidikan yang sudah beroperasi dengan sumber daya terbatas. Ada juga kekhawatiran bahwa dalam upaya untuk memenuhi persyaratan kurikulum OBE, beberapa lembaga pendidikan mungkin terlalu fokus pada aspek hasil belajar dan mengabaikan pengembangan karakter dan keterampilan non-akademis yang juga penting.

Penerapan OBE adalah sebuah langkah yang signifikan dalam dunia pendidikan. Meskipun ada tantangan yang harus diatasi, potensi dampak positif dan peluang yang ditawarkan oleh OBE sangat besar. Kurikulum ini memungkinkan pendidikan yang lebih relevan dan responsif terhadap kebutuhan mahasiswa dan masyarakat. Namun, perlu diingat bahwa tidak ada pendekatan pendidikan yang sempurna. Untuk mencapai keberhasilan dalam menerapkan OBE, perlu ada komitmen kuat dari semua pihak yang terlibat dalam pendidikan, termasuk dosen, lembaga pendidikan, dan pemerintah.

Sebagai masyarakat yang peduli tentang masa depan pendidikan, kita dapat mendukung penerapan OBE dengan terus terlibat dalam diskusi dan mengikuti perkembangan dalam dunia pendidikan. Dengan memahami dampak, peluang, dan tantangan yang terkait dengan OBE, kita dapat berperan aktif dalam meningkatkan kualitas pendidikan untuk generasi yang akan datang.

Artikel ini sebelumnya telah terbit di Kumparan.com

Tags:

kurikulum obe obe Sevima sevima platform

Mengenal SEVIMA

SEVIMA merupakan perusahaan Edutech (education technology) yang telah berkomitmen sejak tahun 2004 dalam menyelesaikan kendala kerumitan administrasi akademik di pendidikan tinggi (Universitas, Sekolah Tinggi, Institut, Politeknik, Akademi, dll.) dengan 99% keberhasilan implementasi melalui SEVIMA Platform, segera jadwalkan konsultasi di: Kontak Kami

×