Dunia Akademik | Dunia Kampus | Dunia Mahasiswa

Kabar Gembira! Kemenag Resmi Beri Potongan UKT Mahasiswa PTKIN Hingga 100%

SEVIMA.COM – Akibat pandemi Covid-19, banyak sekali sektor yang mengalami kerugian. Hampir semua lini merasakan dampak dari adanya pandemi. Bahkan beberapa sektor ekonomi keluarga mahasiswa Perguruan Tinggi Islam negeri (PTKIN) pun berpengaruh dengan adanya pandemi ini. Akibatnya, orangtua mengalami kesulitan saat membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT). 

Baca juga: Cara Mahasiswa Mendapat Keringanan UKT Sampai 2.4 Juta dari Kemendikbudristek & Kemenag

Kemenag beri keringanan UKT kepada mahasiswa PTKIN

Untuk membantu mengurangi beban mahasiswa tersebut, Kementerian Agama memberikan respon positif, yaitu dengan memberikan keringanan uang semester mencapai Rp 169 Miliar pada tahun anggaran 2021. Keringanan UKT ini akan diberikan kepada 58 PTKIN yang terdiri dari 24 Universitas Islam Negeri (UIN), 29 Institut Agama Islam Negeri (IAIN), dan 5 Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN).

Keringanan ini akan diberikan selama dua semester, yaitu pada semester genap (periode Februari 2021) dan semester ganjil (periode Agustus 2021). Keringanan tersebut akan diberikan secara dua jenis, yaitu pengurangan UKT dengan mulai dari 10% hingga 100%. 

Dikutip dari Kemenag.go.id, terdapat 6.559 mhasiswa PTKIN yang akan menerima keringanan UKT tersebut hingga 100%. Sementara itu, keringanan biaya semester juga akan diberikan kepada 160ribu mahasiswa dengan realisasi anggaran hingga Rp 54 miliar pada semester ganjil kemarin. 

Di semester genap 2021 ini senilai Rp 97,7 miliar akan diberikan kepada  187.488 mahasiswa dengan 1.069 mahasiswa yang menerima bantuan pengurangan UKT hingga 100%. Sementara itu pada semester ganjil 2021, Kemenag kembali memberikan keringanan penurunan UKT 1 tingkat kepada 9.990 mahasiswa dengan realisasi anggaran Rp 6,7 miliar. Kemenag juga mendapatkan pengurangan UKT 10% sampai 100% kepada 130.554 mahasiswa dengan anggaran Rp 64,7 miliar.

Selain UKT, Kemenag juga memberikan bantuan paket data dan internet kepada mahasiswa. Bantuan ini akan mendukung mahasiswa untuk bisa melakukan kuliah jarak jauh. Dengan begitu mahasiswa yang mengalami kesulitan selama pandemi akan semakin ringan. 

Dengan adanya keringanan yang diberikan oleh Kemenag, diharapkan dapat mengurangi beban mahasiswa selama masa perkuliahan di tengah pandemi. Jadi, meskipun pandemi belum berakhir, setidaknya pendidikan di Indonesia masih terus berkembang pesat. 

Mengenal SEVIMA

SEVIMA merupakan perusahaan Edutech (education technology) yang telah berkomitmen selama 18 tahun dalam menyelesaikan kendala kerumitan administrasi akademik di pendidikan tinggi (Universitas, Sekolah Tinggi, Institut, Politeknik, Akademi, dll.) dengan 99% keberhasilan implementasi melalui sistem informasi siAkadCloud

TAGS :

Komentar